• Tidak ada hasil yang ditemukan

Koordinasi dan rentang usia manajemen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Koordinasi dan rentang usia manajemen"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

KELOMPOK 6

GUSTI Y. GANDAIMU

HEORIANUS WAKE LULU OBETH YABOISEMBUT JEREMIA H. JARFI

(2)

7. KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN

KOORDINASI adalah proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegian pada satuan-satuan yang terpisah suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien.

(3)

Rentang manajemen dan koordinasi saling

berhubungan erat :

Semakin besar jumlah rentangan semakin sulit

untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif.

Jumlah bawahan yang melapor ke setiap

(4)

BERAPA JUMLAH RENTANGAN YANG IDEAL ?

Ada 2 alasan utama penetuan rentangan yang tepat : 1. Rentangan menajemen mempengaruhi

penggunaan efisien dari menajer dan pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka. >Terlalu melebar tidak

efisien >terlalu sempit manajer tidak digunakan sepenuhnya.

(5)

Semakin sempit rentang manajemen, struktur organisasi

akan berbentuk “TALL”

Semakin lebar rentang manajemen, struktur organisasi

(6)

HUBUNGAN ANTARA RENTANG

MANAJEMEN DAN STRUKTUR ORGANISASI 1. Rentangan dasar ( FLAT ) :

1 Tingkatan manajemen dengan 1 Manajer

2. Rentangan lebih tinggi :

2 Tingkatan manajemen dengan 4 manajer

3. Rentangan tinggi (Tall) :

(7)

1. Tingkatan manajemen, 1 Manajer

(8)
(9)
(10)

Referensi

Dokumen terkait

Proposisi yang penulis ajukan adalah: (1) untuk menjadi seorang manajer yang efektif, maka seorang manajer harus menguasai keseluruhan teori manajemen mulai dari manajemen klasik

Manajemen laba dan biaya agensi merupakan variabel yang saling berhubungan, jika manajemen laba merupakan perilaku oportunistik manajer, maka biaya agensi harus menunjukkan

manajemen; Peranan & keterampilan manajer; kompetensi personal manajer (pemimpin) yang efektif.. Mahasiswa dapat memahami tentang Pengertian organisasi

Sistem MBO dapat dilukiskan sebagai suatu proses yang atasan dan para bawahan atau manajer-manajer Organisasi merumuskan secara Bersama-sama sasaran Organisasi, menetapkan

Untuk melihat kemampuan seorang manajer dalam memimpin dan melakukan koordinasi dilihat dari besar kecilnya jumlah bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya, yang

Dalam penyusunan anggaran melibatkan berbagai pihak baik manajer atasan (superior) maupun manajer bawahan (subordinat) yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan dan

Proposisi yang penulis ajukan adalah: (1) untuk menjadi seorang manajer yang efektif, maka seorang manajer harus menguasai keseluruhan teori manajemen mulai dari manajemen klasik

Pidarta menyatakan manajemen perubahan merupakan usaha yang dilakukan oleh seorang pemimpin atau manajer dalam menyusun sebuah perencanaan, koordinasi, pengarahan, pengawasan untuk