• Tidak ada hasil yang ditemukan

manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum"

Copied!
227
0
0

Teks penuh

Management of Change in Curriculum Integration på MA Darul Falah og SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo. Afhandlingstitel: Change Management in Curriculum Integration på MA Darul Falah og SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo.

Tabel 1.1 Perbedaan antara MA dan SMK 7
Tabel 1.1 Perbedaan antara MA dan SMK 7

Fokus Permasalahan

Penerapan manajemen perubahan integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah Sukorejo yang meliputi bagaimana proses integrasi kurikulum dilakukan, kelebihan, kekurangan dan kendala yang dihadapi; Evaluasi manajemen perubahan integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah Sukorejo yang berisi tentang proses evaluasi, apa hasilnya dan tindak lanjutnya.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Bagi guru, manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum diharapkan dapat membantu penyusunan rencana pembelajaran di kelas; Bagi orang tua siswa, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bentuk pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah tersebut.

Kajian Terdahulu

Disertasi Nurul Maidi berjudul Efektivitas Manajemen Perubahan Dalam Mengembangkan Budaya Organisasi di SMP IT Darul Azhar Aceh Tenggara Tahun 2020. Perbedaan mendasar dengan disertasi peneliti saat ini terletak pada variabelnya; yang menjadi perhatian peneliti saat ini adalah manajemen perubahan sebagai mitra integrasi kurikulum.

Sistematika Penulisan

Manajemen perubahan merupakan upaya untuk mengelola akibat yang terjadi akibat perubahan dalam organisasi. Tujuan manajemen perubahan adalah untuk menjamin kelangsungan hidup dan keberhasilan organisasi dalam mencapai visi dan misinya.

Tabel 2.1 Klasifikasi Area Manajemen  Perubahan
Tabel 2.1 Klasifikasi Area Manajemen Perubahan

Integrasi Kurikulum

Glatthorn mengatakan integrasi kurikulum tidak sebatas memberikan siswa gambaran pengetahuan yang komprehensif melalui bentuk pembelajaran dan budaya, tetapi juga memberikan motivasi dan mengembangkan kompetensi siswa. Integrasi kurikulum menghilangkan batas-batas dalam mata pelajaran yang berbeda dan menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk unit-unit. Integrasi kurikulum terbentuk dari satuan-satuan proses belajar mengajar, dimana bagian-bagian satuan tersebut didukung oleh sejumlah materi atau bidang kajian.

Kesimpulan dari konsep integrasi kurikulum adalah pembauran atau penyatuan yang terjadi antara kurikulum yang ada dengan mata pelajaran yang terdapat di sekolah. Model pelaksanaannya didasarkan pada model integrasi kurikulum, yaitu: terfragmentasi (model deskriptif), terkoneksi (connected model), tersarang (nested model), sekuensial (ordered model), terbagi (distributed model), anyaman (network model), berulir (model terhubung), terintegrasi (model terintegrasi), terbenam (model terendam), jaringan (model jaringan).

Tabel 2.2 Klasifikasi Integrasi berdasar Disiplin  Keilmuan 46
Tabel 2.2 Klasifikasi Integrasi berdasar Disiplin Keilmuan 46

Lokasi Penelitian

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu peneliti hanya mencatat dan menganalisis objek yang ada (dalam kondisi alami) kemudian menarik kesimpulan dengan mengacu pada teori profesional dan penelitian sebelumnya.2 Peneliti datang ke lembaga untuk mengumpulkan data dari lingkungan, mahasiswa dan masyarakat. sumber utama. yaitu kurikulum tentang cara merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi. Peneliti yakin telah menemukan kecocokan atau kesesuaian untuk dibahas, sehingga ia mengambil kedua lembaga tersebut sebagai objek penelitian.

Data dan Sumber Data

MA dan SMK Darul Falah Sukorejo mencoba melakukan terobosan baru dengan menyatukan proses pembelajaran dalam satu kelas. Informasi berupa sikap atau tindakan dalam penelitian ini sama dengan yang diperoleh dari sumber wawancara yaitu kepala lembaga, kepala kurikulum, kepala kurikulum, guru dan siswa. Yang dimaksud dengan sikap atau tindakan adalah hasil tanggapan tidak berupa kata-kata terhadap suatu pernyataan atau pertanyaan dari peneliti.

Teknik Pengumpulan Data 1. Observasi

Pedoman digunakan namun dapat dan memang berkembang sesuai dengan pembahasan narasumber 7 Peneliti membuat pedoman penentuan garis besar agar dapat terus konsisten dengan topik pembahasan yang peneliti ajukan. Dedik Widianto, S.Pd, beliau merupakan bagian dari Yayasan Kurikulum yang menentukan kemajuan manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo; Ustdzah Daniar Alviana, S.Si., dan Edi Purnomo, S.Pd., keduanya merupakan bagian dari kurikulum institusi MA dan SMK Darul Falah Sukorejo;

Perwakilan guru dan siswa sebagai peserta atau pihak yang terkena dampak manajemen perubahan pada kurikulum terpadu MA dan SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo.

Teknik Analisis Data

Interpretasi diperlukan karena data yang dikumpulkan jarang berupa angka-angka, datanya kaya akan rincian dan panjang.11 Setelah mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, peneliti memilahnya sehingga terurut menurut yang pertama, kedua dan formulasi ketiga. Dengan demikian, data yang terbatas akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti mengumpulkan data lebih lanjut dan mencarinya bila diperlukan. Kondensasi data mengacu pada proses pemilihan, pemfokusan, penyederhanaan, pengabstraksian, dan transformasi data dalam catatan lapangan dan transkrip dalam penelitian ini, yang diuraikan sebagai berikut: 12.

Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap data yang terkumpul, terutama mengenai kualitas dan kecukupan data; Langkah selanjutnya setelah kondensasi data adalah penyajian data, yang diartikan oleh Miles dan Huberman sebagai kumpulan informasi terstruktur yang memungkinkan penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan.

Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

Triangulasi Data, teknik ini untuk memeriksa keabsahan data, peneliti menggunakan alat selain data itu sendiri untuk perbandingan. Triangulasi sumber, peneliti memeriksa kebenaran antar sumber, antara wawancara dan dokumentasi, wawancara dengan observasi dan dokumentasi dengan observasi; Misalnya, jika peneliti mengajukan pertanyaan kepada narasumber, maka peneliti juga akan mengamati apakah narasumber setuju dengan jawaban dalam wawancara;

Bab keempat ini berisi penjelasan mengenai perencanaan manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum, yang diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Sesuai dengan diagram proses manajemen perubahan pada bab sebelumnya, peneliti akan membagi perencanaan ini menjadi dua tahap.

Paparan Data

Profil Madrasah Aliyah Darul Falah Sukorejo MA Darul Falah mempunyai alamat yang sama dengan kediaman Islam dibawah naungannya karena masih dalam satu komplek. Kedua mata pelajaran ini berasal dari lembaga pendidikan lain yang sebelumnya kekurangan jam mengajar sehingga bergabung dengan MA Darul Falah. SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo merupakan lembaga pendidikan 100% murni yang menerapkan wajib pesantren kepada seluruh santrinya sehingga para santri harus mengikuti kurikulum Pesantren yang didalamnya terdapat Tahfidz Kitab.

SMK Darul Falah yang terletak di Pondok Pesantren Darul Falah, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, berdiri pada tahun 2013 dan telah menghasilkan siswa-siswi berprestasi. Lokasi dan alamat SMK Darul Falah masih satu komplek dengan kampus induk.

Tabel 4.1 Kondisi peserta didik selama empat tahun terakhir  Dari  tabel  tersebut  dapat  diartikan  bahwa  pertumbuhan  jumlah  total  peserta  didik  megalami  kenaikan  walaupun  tidak  secara  signifikan
Tabel 4.1 Kondisi peserta didik selama empat tahun terakhir Dari tabel tersebut dapat diartikan bahwa pertumbuhan jumlah total peserta didik megalami kenaikan walaupun tidak secara signifikan

Paparan Data Khusus

Perubahan ini dipimpin oleh Ustadz Dedik terkait dengan unifikasi atau integrasi kurikulum di Sekolah Magister dan SMK Darul Falah. Biasanya diagnosis situasional dilakukan melalui asesmen dan angket, sedangkan di SMK MA dan Darul Falah dilakukan melalui FGD (Focus Group Discussion). Perubahan yang terjadi di SMK MA dan Darul Falah diprakarsai oleh Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah.

12 Dokumentasi, Perencanaan Manajemen Perubahan Integrasi Kurikulum MA dan Darul Falah SMK Sukorejo Ponorogo, Selasa 5 Juli 2022. Ustdz Dedik juga yang mengeluarkan kebijakan kurikulum untuk mengintegrasikan kurikulum di Darul Falah MA dan Profesional Sekolah.

Gambar 4.1 FGD Perumusan Kebijakan dalam  Perencanaan Manajemen Perubahan 12
Gambar 4.1 FGD Perumusan Kebijakan dalam Perencanaan Manajemen Perubahan 12

Analisis Data

MA dan SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo merupakan organisasi yang bergerak di bidang jasa pendidikan. Menurut peneliti, bagian ini merupakan wakil kepala kurikulum MA dan SMK Darul Falah. Tidak hanya menggunakan kertas dan komputer, MA dan SMK Darul Falah telah beberapa kali melakukan evaluasi pembelajaran berdasarkan prestasi, penjualan, prestasi dan sejenisnya;

Dalam memilih strategi, perlu dilakukan analisis mendalam terhadap keadaan dan kondisi integrasi kurikulum antara MA dan SMK Darul Falah. Dengan memperhatikan konsep strategi pemilihan, MA dan SMK Darul Falah memutuskan untuk melanjutkan program integrasi kurikulum.

Sinkronisasi Data

Komunkasi Perubahan

Dua hari setelah perencanaan, tepatnya Kamis tanggal 7 Juli 2022, kami para guru MA dan SMK Darul Falah Sukorejo kembali berkumpul. Integrasi kurikulum merupakan langkah penting menuju peningkatan kualitas pembelajaran dan memastikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan sekolah. Integrasi kurikulum dianggap sebagai langkah penting menuju peningkatan kualitas pembelajaran dan memastikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan institusi.

Sebagai seorang pendidik, perubahan integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah merupakan hal yang positif dan diperlukan. Dalam wawancara tersebut Arista memberikan pandangannya terkait perubahan integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah.

Integrasi Kurikulum

Hal ini memerlukan upaya dan kolaborasi yang erat antara guru, staf kurikulum, dan pemangku kepentingan lainnya untuk merancang dan mengelola integrasi kurikulum secara efektif. Selain itu, penilaian yang cermat dan berkelanjutan terhadap efektivitas integrasi kurikulum diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan tercapai. Kelebihan belajar: Integrasi kurikulum dapat memperkenalkan lebih banyak topik dan mata pelajaran untuk dipelajari siswa.

Kesulitan dalam penilaian: Integrasi kurikulum dapat menyulitkan guru untuk menilai kemajuan siswa secara akurat dan obyektif. Kami akan bekerja sama merancang dan mengelola integrasi kurikulum yang memenuhi kebutuhan dan harapan siswa serta mempertimbangkan kondisi dan keadaan lingkungan sekitar.

Gambar 5.1 Contoh Penilaian Ujian Akhir Semester  Gasal Kelas 11 Kolaboratif Tahun Ajaran 2022/2023 15
Gambar 5.1 Contoh Penilaian Ujian Akhir Semester Gasal Kelas 11 Kolaboratif Tahun Ajaran 2022/2023 15

Pemaduan Konsep Kurikulum Terintegrasi

“Jadi mata pelajaran umum di Ma Darul Falah juga akan dialami oleh siswa di SMK Darul Falah.” Edi Purnomo menjelaskan, yang terjadi di MA dan SMK Darul Falah adalah kelas IPA, IPS, asisten perawat, TKJ dipindahkan menjadi satu ruang kelas dan. Peningkatan kolaborasi antara guru SMK dan MA Darul Falah untuk memfasilitasi pengembangan dan penerapan kurikulum terpadu yang efektif;

Memberikan kesempatan kepada siswa SMK dan MA Darul Falah untuk berkolaborasi dalam kegiatan kelas dan. Sekolah kami menerapkan kurikulum terpadu dengan menggabungkan beberapa mata pelajaran yang saling berkaitan ke dalam satu proyek atau tugas.

Analisis Data

Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan komunikasi perubahan antara lain kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang terbuka dan transparan, pendekatan yang berfokus pada masyarakat, dan penggunaan media yang tepat. Studi menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional yang mampu memberikan inspirasi dan membangun hubungan emosional dengan karyawan dapat meningkatkan dukungan dan komitmen karyawan terhadap perubahan.25. Menurut Rune Todnem, komunikasi yang efektif dan terbuka sangat penting dalam sosialisasi perubahan, karena dapat membantu mengurangi resistensi terhadap perubahan dan membangun kesadaran akan pentingnya perubahan.26.

Selain itu, pendekatan yang berpusat pada manusia juga dapat membantu mengkomunikasikan perubahan.27 Menurut Robbins & Judge, memperhatikan kebutuhan dan perspektif karyawan dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memastikan keberhasilan perubahan.28. Secara keseluruhan, MA dan SMK Darul Falah telah melakukan beberapa tindakan sejalan dengan faktor kunci dalam komunikasi perubahan.

Sinkronisasi

Monitoring Pelaksanaan Manajemen Perubahan Dalam dunia pendidikan integrasi kurikulum

Setelah satu semester lebih selesai, peneliti kembali ke MA dan SMK Darul Falah untuk meninjau keberlanjutan manajemen perubahan yang telah dilakukan. Untuk proses monitoring manajemen perubahan integrasi kurikulum, peneliti mendatangi narasumber utama perubahan yang terjadi yaitu Dedik Widianto: 1. Yang pertama adalah perencanaan yaitu pimpinan lembaga dan pihak kurikulum sepakat bertemu untuk berdiskusi kriteria diskusi digunakan untuk mengukur keberhasilan integrasi kurikulum ini.

Sebisa mungkin kita segera mengatasi kendala-kendala yang ada di lapangan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan integrasi kurikulum. Berdasarkan pernyataan tersebut, Dedik Widianto sebagai bagian dari kurikulum Yayasan menerapkan tiga langkah dalam mengevaluasi manajemen perubahan.

Gambar

Tabel 1.1 Perbedaan antara MA dan SMK 7
Gambar 1.1 Jadwal Pelajaran di MA dan SMK Darul Falah  Sukorejo 14
Tabel 2.1 Klasifikasi Area Manajemen  Perubahan
Tabel 2.2 Klasifikasi Integrasi berdasar Disiplin  Keilmuan 46
+7

Referensi

Dokumen terkait

Jadi, pengertian manajemen ialah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha pendidikan agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dan pengaruh persepsi perawat pelaksana dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan manajemen keperawatan

RENTANG MANAJEMEN adalah jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan.... Rentang manajemen dan koordinasi saling berhubungan

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan atas pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian,

Manajemen sebagai suatu proses dipandang sebagai rangkaian kegiatan dari fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan

Manajemen (management) ialah penganalisisan, perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, pengarahan, serta pengawasan sumber daya manusia untuk menyelesaikan suatu kegiatan

Berdasarkan hasil pembahasan sesuai dengan fungsi manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan memberikan pengaruh, serta pengawasan, terlihat

MANAJEMEN ADALAH SENI DAN ILMU DALAM PERENCANAAN, PENGORGANISASIAN, PENGARAHAN, PEMOTIVASIAN DAN PENGENDALIAN TERHADAP ORANG DAN MEKANISME KERJA UNTUK MENCAPAI TUJUAN MANAJER