• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemaduan Konsep Kurikulum Terintegrasi

Dalam dokumen manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum (Halaman 172-179)

D. Sinkronisasi Data

3. Pemaduan Konsep Kurikulum Terintegrasi

165

kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan ke dalam setiap mata pelajaran dan memperhatikan kondisi dan keadaan lingkungan sekitar, selain itu juga bisa memecah polarisasi serta efisiensi sarana prasarana.

Integrasi kurikulum diharapkan dapat membantu siswa memperoleh pengetahuan yang lebih utuh, menyeluruh, dan bermakna. Namun, integrasi kurikulum juga memiliki beberapa risiko negatif, seperti kurangnya fleksibilitas dalam pembelajaran dan risiko kurang memperhatikan perbedaan individu siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang baik dalam menerapkan konsep integrasi kurikulum.

merupakan kurikulum kolaborasi antara beberapa kurikulum yang dilaksanakan dalam satu jenjang jenis pendidikan, antara kurikulum Kemenag, Yayasan, dan kurikulum Murid.18

Peneliti beralih kepada Edi Purnomo sebagai Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK Darul Falah.

Tentang kurikulum terintegrasi ini, Edi memberikan pendapatnya sebagai berikut:19

“Kita samakan persepsi dahulu, pemaduan konsep kurikulum terintegrasi yang dimaksud adalah mengacu pada pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian atau penyatuan beberapa mata pelajaran atau konsep yang berbeda dalam satu kurikulum. Dengan demikian, siswa dapat mempelajari materi dari perspektif yang lebih holistik dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana konsep-konsep yang berbeda dapat terkait satu sama lain. Jadi mata pelajaran umum di MA Darul Falah, nantinya juga akan dirasakan oleh siswa SMK Darul Falah”

Edi Purnomo menjelaskan bahwa yang terjadi di MA dan SMK Darul Falah adalah berpindah dari kelas IPA, IPS, Asisten Perawat, TKJ dijadikan satu kelas dan

18 Heni Novianti, “Konsep Kurikulum Terpadu dalam Perspektif Pendidikan Islam”, Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 7., No. 2, 201. DOI https://doi.org/10.36667/jppi.v7i2.364

19 Wawancara, Edi Purnomo, Wakil Kepala Kurikulum SMK Darul Falah Sukorejo, Selasa, 5 Juli 2022

167

digolongkan hanya berbasis jenis kelamin. Alasannya juga sudah disebutkan oleh Dedik Widianto, yakni penyamaan standar tentang materi pelajaran agama, pencegahan polarisasi, serta efisiensi sarana dan prasarana.

Erwin Purwanto melanjutkan penjelasan tentang pemaduan konsep kurikulum terintegrasi ini dengan sederhana. Menurut Erwin, integrasi kurikulum ini adalah:20

a. memadukan antara mata pelajaran yang saling terkait;

b. Pengembangan program pembelajaran yang memadukan keterampilan akademik dengan keterampilan sosial dan emosional, seperti kerja sama, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan;

c. Peningkatan kolaborasi antara guru-guru SMK dan MA Darul Falah untuk memfasilitasi pengembangan dan pelaksanaan kurikulum terintegrasi yang efektif;

d. Membuat kesempatan untuk siswa SMK dan MA Darul Falah bekerja sama dalam kegiatan kelas dan

20 Wawancara, Erwin Purwanto, Kepala SMK Darul Falah Sukorejo, Selasa, 5 Juli 2022.

ekstrakurikuler, yang membantu siswa memahami konsep dan keterampilan dalam konteks yang lebih luas dan relevan.

Sehingga hasil akhir yang diharapkan adalah semakin tipisnya polarisasi antara siswa MA dan SMK karena intensitas bertemu di dalam maupun di luar kelas.

Terkait polarisasi, peneliti mendapat jawaban dari Arista Anggun yang mengatakan:21

“Jelas berbeda, dari fokus mereka pun sudah berbeda.

SMK memang disiapkan untuk bekerja, sementara MA disiapkan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Hal tersebut membuat prioritas mereka jadi berbeda, cara belajar, di kelas, praktek, magang, dan semacamnya. MA dan SMK, mereka semuanya mukim di pondok. Jadi sangat dimungkinkan bila terjadi gesekan-gesekan.”

Meminimalisir polarisasi ini adalah saah satu latar belakang inisiator perubahan melakukan manajemen perubahan. Tidak hanya tujuan pendidikan, namun dari sisi emosional serta sosia para siswa juga dipikirkan oleh Dedik Widianto.

21 Wawancara, Arista Anggun, Guru MA Darul Falah Sukorejo,

Sabtu, 9 Juli 2022.

169

Tentang bagaiamana pelaksanaan secara nyata, Dedik Widianto yang juga guru Bahasa Indonesia menjawab:

“Sekolah kami menerapkan kurikulum terintegrasi dengan memadukan beberapa mata pelajaran yang saling terkait dalam satu proyek atau tugas. Misalnya, ketika kami mengajarkan pelajaran Bahasa Indonesia, kami tidak hanya memfokuskan pada keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga memadukan konsep-konsep dari mata pelajaran lain seperti Sejarah, Sosiologi, dan Agama. Contohnya, ketika kami mengajarkan novel-novel klasik Indonesia, kami memadukan materi Bahasa Indonesia dengan sejarah dan budaya Indonesia, serta nilai-nilai religius yang terkandung dalam novel tersebut. Kami juga menggunakan metode pembelajaran yang beragam seperti diskusi kelompok, presentasi, dan penulisan esai untuk memfasilitasi pembelajaran terintegrasi ini.

Dalam penerapan kurikulum terintegrasi ini, kami berharap siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif, serta mampu mengaplikasikan konsep-konsep yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja di masa depan. Itulah cara kami menerapkan pemaduan konsep kurikulum terintegrasi dalam pembelajaran di MA Darul Falah”

Formulasinya adalah sama dengan penilaian akhir semester ganjil yang telah peneliti paparkan sebelumnya.

Ketika siswa mengerjakan proyek atau penugasan Bahasa Indonesia, mereka tidak akan hanya mendapat

nilai satu, namun tergantung berapa mata pelajaran yang ikut terlibat atau kolaborasi di dalamnya. Sebagai gambaran lebih lanjut, peneliti sertakan gambar berikut:

Gambar 5.2 Contoh Penilaian Ujian Akhir Semester Gasal Kelas 11 Kolaboratif Tahun Ajaran 2022/202322

Dari gambar tersebut, dapat diketahui tiga mata pelajaran dapat dikerjakan hanya dengan satu penugasan dengan tema pernikahan. Juga disebutkan dalam sub bahasan sebelumnya, ada beberapa guru yang tidak mengikuti evaluasi pembelajaran guru secara kolaboratif

22 Dokumentasi, “Contoh Penilaian Ujian Akhir Semester Gasal Kelas 11 Kolaboratif Tahun Ajaran 2022/2023”, Senin, 9 Januari 2023

171

ini, sehingga penugasan siswa semakin banyak dan akhrinya keteteran.23

Berikut contoh lain dari integrasi kurikulum yang berhasil didokumentasikan oeh peneliti:

23 Wawancara, Arista Anggun, Guru MA Darul Falah Sukorejo,

Senin, 9 Januari 2023.

Gambar 5.3 Integrasi Proyek Pembeajaran Qurdist dengan TKJ24

Dengan memadukan konsep dari berbagai mata pelajaran, siswa dapat melihat dan memahami hubungan antara konsep-konsep tersebut, serta mengaplikasikan pemahaman mereka dalam kehidupan sehari-hari dan di masa depan. Pemaduan kurikulum terintegrasi juga memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif yang diperlukan untuk sukses dalam dunia kerja. Selain itu, dengan melakukan kolaborasi antara sekolah-sekolah yang berbeda, pemaduan kurikulum terintegrasi juga dapat memperluas wawasan siswa tentang budaya dan nilai yang berbeda.

Dalam dokumen manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum (Halaman 172-179)