• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komunkasi Perubahan

Dalam dokumen manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum (Halaman 156-162)

D. Sinkronisasi Data

1. Komunkasi Perubahan

Pendidikan dan pelatihan merupakan dua hal penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pendidikan biasanya mengacu pada proses formal di mana seseorang memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui lembaga pendidikan, seperti sekolah, perguruan tinggi, atau universitas. Pendidikan ini dapat mencakup kurikulum umum atau kurikulum

yang lebih spesifik dalam bidang tertentu.1 Sementara itu, pelatihan lebih fokus pada pemberian keterampilan dan pengetahuan praktis untuk meningkatkan kinerja seseorang dalam suatu pekerjaan atau tugas tertentu.

Pelatihan dapat dilakukan dalam bentuk seminar, lokakarya, pelatihan online, atau pelatihan on-the-job, yang melibatkan pengalaman praktis dalam tugas yang relevan.2

Dalam konteks integrasi kurikulum di Madrasah Aliyah Darul Falah dan Sekolah Menengah Kejuruan Darul Falah, pendidikan dan pelatihan dilakukan untuk mempersiapkan guru dan staf administrasi dalam penerapan kurikulum baru. Pelatihan dilakukan dalam bentuk diskusi berkelanjutan yang mencakup pembelajaran tentang kurikulum baru, teknik pengajaran yang efektif, penggunaan teknologi pendidikan, dan evaluasi pembelajaran.

Setelah perencanaan dilakukan pada Selasa 5 Juli 2022, Tenaga Pendidik yang berurusan langsung dengan

1 Malayu Hasbi S.P Hasibuan, Manajemen Sumber Daya Manusia (Jakarta: Bumi Aksara, 2007), 57.

2 Ibid.

151

peserta didik dikumpulkan untuk disampaikan tentang kurikulum terintegrasi.3

“Dua hari setelah perencanaan, tepatnya di hari Kamis 7 Juli 2022, kami kumpulkan kembali bapak ibu tenaga pendidik di MA dan SMK Darul Falah Sukorejo. Dalam forum tersebut seingat saya, kami informasikan bahwa perubahan adalah sebuah proses yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, sebagai guru, kita harus terbuka dan siap untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Integrasi kurikulum adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dan sekolah. Kita harus memahami tujuan dan manfaat dari integrasi kurikulum ini, dan berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkannya dalam pembelajaran sehari- hari. Diskusi ini diharap bisa membantu para guru dalam menerapkan kurikulum baru. Jadi, perubahan memang memmbutuhkan waktu dan kesabaran. Kita harus terus belajar, beradaptasi, dan terbuka untuk umpan balik dan saran dari rekan kerja dan manajemen sekolah. Dengan semangat belajar yang positif, kita dapat menghadapi perubahan ini dengan sukses dan memberikan hasil yang baik bagi siswa dan sekolah.”

Berdasar keterangan Pak Dedik Widianto yang merupakan bagian kurikulum Yayasan tersebut,

3 Wawancara, Dedik Widianto, Bagian Kurikulum Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah Sukorejo, Sabtu, 9 Juli 2022

diketahui bahwa dua hari setelah perencanaan, tepatnya pada Kamis 7 Juli 2022, tenaga pendidik di MA dan SMK Darul Falah Sukorejo mengadakan untuk membahas integrasi kurikulum. Pak Dedik Widianto menyampaikan bahwa perubahan adalah sebuah proses yang tidak bisa dihindari, sehingga sebagai guru, harus siap dan terbuka untuk beradaptasi dengan perubahan.

Integrasi kurikulum dipandang sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik dan lembaga.

Selain hal tersebut beliau juga menekankan bahwa tenaga pendidik harus memahami tujuan dan manfaat dari integrasi kurikulum yang terjadi, serta berusaha untuk menerapkannya dalam pembelajaran sehari-hari.

Perubahan membutuhkan waktu dan kesabaran, sehingga guru harus terus belajar, beradaptasi, serta terbuka saran dari rekan kerja dan manajemen sekolah.

Kesimpulanya adalah bahwa semangat belajar yang positif dan keyakinan guru dapat menghadapi perubahan dengan sukses dapat memberikan hasil bagi siswa dan sekolah.

153

Arista Anggun yang merupakan peserta musyawarah sekaligus guru Fisika mengatakan bahwa:4

“Sebagai tenaga pendidik, perubahan dalam integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah merupakan hal yang positif dan sangat dibutuhkan. Integrasi kurikulum dapat membantu mengoptimalkan proses pembelajaran dan memperluas wawasan siswa.

Namun, tentunya saya juga membutuhkan pendampingan dan pelatihan yang memadai untuk dapat mengimplementasikan perubahan ini dengan baik. Saya berharap ada dukungan dan fasilitas yang memadai untuk memastikan kesuksesan integrasi kurikulum ini dan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi siswa.”

Dalam wawancara tersebut Arista memberikan pandangannya mengenai perubahan dalam integrasi kurikulum di MA dan SMK Darul Falah. Pihaknya menyatakan bahwa perubahan ini merupakan hal yang positif dan dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran serta memperluas wawasan siswa. Namun, ia juga menekankan pentingnya adanya dukungan dan fasilitas yang memadai dalam implementasi perubahan ini. Dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ia memiliki pandangan positif terhadap integrasi

4 Wawancara, Arista Anggun, Guru MA Darul Falah Sukorejo, Sabtu, 9 Juli 2022.

kurikulum, namun juga menyadari tantangan dan kebutuhan dukungan dalam proses perubahan ini. Hal ini menunjukkan bahwa responden memiliki sikap terbuka dan siap untuk belajar dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Kepala Madrasah Aliyah Darul Falah, Mujib Nur Kholik berharap dari perubahan ini:5

“Penggabungan proses pembelajaran menjadi satu atap ini semoga tidak hanya ajang untuk berpindah tempat atau merasakan iklim yang berbeda saja.

Melainkan juga menciptakan kualitas dua lembaga yang saling bersinergi menuju lebih baik. Sehingga penting bagi seluruh warga kedua lembaga untuk bisa mengatur dan mengelola perubahan ini agar supaya sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Tidak melulu tentang akademik, namun juga kegiatan yang sifatnya praktek lapangan semisal ekstrakurikuler, kesenian, muatan lokal, atau bahkan pendidikan karakter pada peserta didik.”

Erwin Purwanto sebagai kepala SMK Darul Falah Sukorejo Ponorogo menambahkan bahwa integrasi pembelajaran beserta perangkatnya antara kedua lembaga MA dan SMK Darul Falah diharapkan ada peningkatan layanan pendidikan dari segi praktis

5 Wawancara, Mujib Nur Kholik, Kepala MA Darul Falah

Sukorejo, Senin, 4 Juli 2022.

155

maupun teoritisnya. Dengan begitu diharapkan akan muncul bibit-bibit siswa atau peserta didik berprestasi.

Ditopang dengan anggaran dan sumber daya manusia yang cukup. Ditambah serta manajamen perubahan yang efektif dan efisien dalam menciptakan madrasah dan sekolah berkeunggulan dan memiliki ciri khas.6

Dalam dokumen manajemen perubahan dalam integrasi kurikulum (Halaman 156-162)