• Tidak ada hasil yang ditemukan

RPP SMK: Menguasai Dasar Rangakian DC MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF. Oleh : DZIKRUL HAKIM ( )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RPP SMK: Menguasai Dasar Rangakian DC MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF. Oleh : DZIKRUL HAKIM ( )"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Oleh :

DZIKRUL HAKIM (095514300)

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2011

(2)

Silabus

Sekolah : SMK Negeri 5 Surabaya Mata Pelajaran : Dasar Kompetensi Kejuruan

Kelas : X (Sepuluh)

Semester : 1 (Satu)

Standar Kompetensi : Menganalisis rangkaian listrik

Kompetensi

Dasar

Materi Pokok/Materi Pembelajaran

Kegiatan

Pembelajaran Indikator

Penilaian

Alokasi

Waktu Sumber Belajar Teknik Bentuk

Instrumen Instrumen Mengaplikasikan

rangkaian listrik arus searah

Besaran- besaran pada searah Rangkaian arus searah

Mendiskusikan rangkaian dasar DC

Merancang dan melaksanakan percobaan sederhana untuk menyelidiki pengaruh jumlah penambahan resistor terhadap nilai arus total

Produk:

1. Menuliskan rumus dasar hukum ohm

2. Menerapkan rumus dasar hukum ohm

3. Menyebutkan sifat-sifat dari rangkaian paralel

Proses:

1. Merumuskan hipotesis 2. Mengidentifikasi variabel-

variabel

3. Merumuskan definisi operasional variabel 4. Melaksanakan eksperimen

untuk menyelidiki pengaruh jumlah penambahan resistor terhadap nilai arus total 5. Membuat tabel pengamatan

dan mencatat hasil-hasil eksperimen

6. Melakukan analisis data 7. Menarik kesimpulan

Tes

Tes

Tes tertulis

Tes kinerja

LP 1 : Produk

LP 2: Proses

2 x 45 menit

1. LKS SMK:

Mengukur arus pada rangkaian listrik paralel 2. Kunci LKS SMK:

Mengukur arus pada rangkaian listrik paralel 3. LP 1: Produk

dilengkapi kunci 4. LP 2: Proses 5. LP 3: Psikomotor 6. LP 4:

Pengamatan Perilaku Berkarakter 7. LP 5:

Pengamatan Keterampilan Sosial

8. Tabel Spesifikasi Lembar

Penilaian 9. Silabus

(3)

Merangkai alat alat ukur amperemeter pada KIT rangakaian DC

Psikomotor:

1. Memasang alat dan bahan sesuai dengan gambar 1 LKS

Perilaku Berkarakter:

1. Jujur, 2. Peduli,

3. Tanggung jawab Keterampilan Sosial:

1. Bertanya,

2. Menyumbang ide atau pendapat,

3. Menjadi pendengar yang baik, 4. Berkomunikasi,

5. Kerja sama

Tes

Pengamatan

Pengamatan

Tes kinerja

Lembar pengamatan perilaku berkarakter Lembar pengamatan keterampilan sosial

LP 3:

Psikomotor

LP 4:

Pengamatan Perilaku Berkarakter LP 5:

Pengamatan Keterampilan Sosial

Daftar Pustaka

Kurikulum SMK Negeri 5 Surabaya. 2010. Silabus Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi Keahlian: Teknik Instalasi Tenaga LIstrik.

(4)

1

RPP SMK: Menguasai Dasar Rangakian DC

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 5 Surabaya Program Keahlian : Teknik Instalasi Tenaga Listrik Mata Pelajaran : Dasar Kompetensi Kejuruan Kelas/Semester : X/1

Jumlah Pertemuan : 1 Pertemuan

I. Standar Kompetensi : Menganalisis rangkaian listrik

II. Kompetensi Dasar : Mengaplikasikan rangkaian listrik arus searah III. Indikator

a. Kognitif 1. Produk:

1. Menuliskan rumus dasar hukum ohm 2. Menerapkan rumus dasar hukum ohm 3. Menyebutkan sifat-sifat dari rangkain paralel

2. Keterampilan Proses:

1. Merumuskan hipotesis

2. Mengidentifikasi variabel-variabel

3. Merumuskan definisi operasional variabel

4. Melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki pengaruh penambahan jumlah resistor terhadap nilai arus total

5. Membuat tabel pengamatan dan mencatat hasil-hasil eksperimen 6. Melakukan analisis data

7. Menarik kesimpulan b. Psikomotor

Memasang alat dan bahan sesuai dengan Gambar 1 pada LKS

c. Afektif

1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi:

a) Jujur b) Peduli

c) Tanggung jawab

(5)

2

2. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi:

a) Bertanya

b) Menyumbang ide atau pendapat c) Menjadi pendengar yang baik d) Berkomunikasi

e) Kerja sama

IV. Tujuan Pembelajaran:

Kognitif

1. Produk

a) Tanpa melihat LKS 1 SMK TPTL, siswa dapat menuliskan rumus dasar hukum ohm dengan mengerjakan soal terkait di LP 1: Produk sesuai kunci jawaban.

b) Tanpa melihat LKS 1 SMK TPTL, siswa dapat menerapkan rumus dasar hukum ohm dengan mengerjakan soal yang terkait pada LP 1: Produk sesuai kunci jawaban.

c) Tanpa melihat LKS 1 SMK TPTL, siswa dapat menyebutkan sifat-sifat dari rangkaian paralel dengan mengerjakan soal yang terkait pada LP 1: Produk sesuai kunci jawaban.

2. Keterampilan Proses

a) Diperbolehkan membuka LKS SMK TPTL, siswa dapat merumuskan hipotesis sesuai dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

b) Diperbolehkan membuka LKS SMK TPTL, siswa dapat mengidentifikasi variabel- variabel sesuai dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

c) Diperbolehkan membuka LKS SMK TPTL, siswa dapat merumuskan definisi operasional variabel sesuai dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

d) Diberikan alat, bahan, dan LKS SMK TPTL, siswa dapat melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki pengaruh panambahan jumlah resistor terhadap nilai arus total sesuai rubriks yang ditentukan di LP 2.

e) Diberikan kesempatan melakukan eksperimen, siswa dapat membuat tabel pengamatan dan mencatat hasil-hasil eksperimen sesuai dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

f) Diperbolehkan membuka LKS SMK TPTL, siswa dapat melakukan analisis data sesuai dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

g) Diperbolehkan membuka LKS SMK TPTL, siswa dapat menarik kesimpulan sesuai

dengan rubriks yang ditentukan di LP 2.

(6)

3

Psikomotor

Diberikan LKS SMK TPTL serta alat dan bahan yang dibutuhkan, siswa dapat merakit

alat dan bahan sesuai dengan Gambar 1 pada LKS sesuai dengan rincian tugas

kinerja yang ditentukan pada LP 3: Psikomotor.

Afektif

1.

Perilaku Berkarakter

Terlibat dalam proses belajar mengajar yang menerapkan MPK, diamati dengan LP 4 paling tidak dinilai membuat kemajuan dalam:

a) Jujur b) Peduli

c) Tanggung jawab

2. Keterampilan Sosial

Terlibat dalam proses belajar mengajar yang menerapkan MPK, diamati denagan LP 5 paling tidak siswa dinilai membuat kemjuan dalam:

a) Bertanya

b) Menyumbang ide atau pendapat c) Menjad pendengar yang baik d) Berkomunikasi

e) Kerja sama

V. Materi Pembelajaran : Mengukur Arus Pada Rangkaian Paralel VI. Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

VII. Model Pembelajaran : Model Pembelajaran Kooperatif (MPK) VIII. Proses Belajar Mengajar

A. Pendahuluan (± 10 menit)

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

1. Memotivasi Siswa dengan menunjukkan dan mendemontrasikan merakit

rangkaian paralel menggunakan software PhET. (Fase 1 MPK)

2.

Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran produk, proses, psikomotor, dan keterampilan sosial. (Fase 1 MPK)

(7)

4

B. Inti (± 70 menit)

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Penggalan 1

1. Menyajikan informasi dengan menuliskan rumus hukum ohm,

mendemonstrasikan cara menerapkan hukum ohm, serta menuliskan pengaruh perubahan hambatan terhadap arus pada rangkaian paralel dengan penambahan satu resistor pada rangkaian paralel dengan mengacu pada Kunci LKS itu (Fase 2 MPK)

2. Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif dan membagikan LKS SMK TPTL: mengukur arus pada rangkaian paralel serta alat dan bahan yang dibutuhkan satu set per kelompok terdiri dari 4-5 siswa. (Fase 3 MPK)

3. Membimbing kelompok bekerja merumuskan hipotesis,

mengidentifikasi variabel-variabel, merumuskan definisi operasional variabel, dengan mengacu pada kunci LKS SMK TPTL. Setiap siswa ditekankan untuk menyumbang ide dalam tugas ini. (Fase 4 MPK) 4. Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok

mengkomunikasikan pekerjaannya dan ditanggapi kelompok lain.

Siswa ditekankan untuk aktif menyumbang ide dan pendapat serta menjadi pendengar yang baik. (Fase 5 MPK)

Penggalan 2

5. Membimbing kelompok bekerjasama untuk melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki pengaruh penambahan jumlah resistor terhadap nilai arus total, dengan menggunakan alat dan bahan yang telah disediakan dan sesuai prosedur yang tertulis di LKS SMK, setiap kelompok diingatkan untuk aktif bekerjasama, dan jujur dalam melaporkan hasil pengamatan serta ikut bertanggung jawab. (Fase 4 MPK)

6. Membimbing membuat tabel pengamatan dan mencatat hasil-hasil eksperimen dengan mengacu pada Kunci LKS SMK. Tekankan perlunya jujur dalam melakukan pengamatan dan mencatat hasil pengamatan itu di dalam tabel. (Fase 4 MPK)

7. Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mengkomunikasikan pekerjaannya dan ditanggapi kelompok lain.

Siswa ditekankan untuk aktif menyumbang ide dan pendapat serta menjadi pendengar yang baik. (Fase 5 MPK)

Penggalan 3

8. Membimbing kelompok bekerjasama melakukan analisis data dan menarik kesimpulan. Siswa diminta untuk aktif menyumbang ide.

(Fase 4 MPK)

(8)

5 9. Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok

mengkomunikasikan pekerjaannya dan ditanggapi kelompok lain.

Siswa ditekankan untuk aktif menyumbang ide dan pendapat serta menjadi pendengar yang baik. (Fase 5 MPK)

10. Memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut. (Fase 6 MPK)

C. Penutup

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4 1.

Dengan melibatkan siswa menutup pelajaran dan memberi PR mencari

tahu bagaimana hubungan antara besar hambatan dan besar arus dengan menggunakan software PhET

IX. Penilaian Hasil Belajar 1. Kisi-isi lembar penilaian 2. LP 1: Produk

3. LP 2: Proses 4. LP 3: Psikomotor

5. LP 4: Format Pengamatan Keterampilan Karakter 6. LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial 7. Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian

X. Sumber Belajar 1. Silabus

2. LKS SMK TPTL: Mengukur Arus Pada Rankaian Paralel 3. Kunci LKS SMK TPTL: Mengukur Arus Pada Rankaian Paralel 4. Alat dan bahan:

Catu daya daya 0- 12 volt

Ampermeter 1

Baterai 4

Saklar 1

Kit rangkaian DC

Resistor 8 dengan masing- masing niali resistor 10 0hm

(9)

6

Daftar Pustaka

_______________. tt. Performance Assessment in The Science Classroom. New York: Glencoe McGraw-Hill.

_______________. 2000. Inqury Skills Activity Book. Upper Saddle River, New Jersey:

Prentice Hall.

Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

Bell. Randy L. 2008. Teaching the Nature of Science through Process Skills Activities for Grades 3 – 8. Printed in the United States of America: Pearson Education.

Free Download Phet Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder Simulations: Circuit Constructions Kit (DC only).Didownload pada 7 Maret 2011.

http://www. Phet/sims/resistance- in- a- wire/ resistance- in- a- wire_en.html.

Kurikulum SMK Negeri 5 Surabaya. 2010. Silabus Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi

Keahlian: Teknik Instalasi Tenaga LIstrik.

(10)

7

LKS SMK: Menguasai dasar-dasar Rangkaian DC

Ekeperimen Tidak Dibimbing – INKUIRI PENEMUAN

Mengukur Arus Pada Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah angkaian komponen yang disusun secara berjajar sehingga berbentuk cabang diantara sumber arus listriknya.

Hukum ohm adalah besarnya arus listrik yang mengalir kedalam suatu pengantar akan berbanding lurus dengan tegangannya dan berbanding terbalik dengan hambatannya.

Dimana:

Arus adalah aliran elektron yang mengalir dari satu atom ke atom yang lain melalui suatu penghantar diukur dalam satuan ampere.

Tegangan adalah beda potensial yang terjadi pada saat muatan positif berpindah dari suatu titik ke titik lain dalam suatu medan listrik.

Hambatan adalah penahan atau perlawananan yang diterima oleh elektron – elektron yang mengalir pada suatu penghantar oleh molekul – molekul yang ada didalamnya.

Rangkaian Paralel merupakan salah satu yang memiliki lebih dari satu bagian garis edar untuk mengalirkan arus. Dalam kendaraan bermotor, sebagian besar beban listrik dihubungkan secara paralel. Masing-masing rangkaian dapat dihubung-putuskan tanpa mempengaruhi rangkaian yang lain.

Sifat-sifat Rangkaian Paralel

1. Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.

2. Masing-masing cabang dalam rangkaian paralel adalah rangkaian individu. Arus masing-masing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.

3. Sebagaian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian paralel, tahanan total rangkaian

mengecil, oleh karena itu arus total lebih besar. (Tahanan total dari rangkaian parallel

adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)

(11)

8

4. Jika terjadi salah satu cabang tahanan paralel terputus, arus akan terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut.

A. Tujuan : Menyelidiki hubungan antara jumlah hambatan dan nilai arus total pada rangkaian paralel.

B. Bahan

2 baterai volt atau catu daya 0 – 12 volt, 8 resistro dengan nilai masing – masing resistor 10 Ohm, kabel dengan klip buaya atau Kit rangkaian DC.

C. Alat:

Catu daya 0 – 12 volt, ampermeter 1, baterai 4, sakelar 1, atau Kit rangkian DC.

D.

Berbasis ICT/Internet :

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder alamat situs http://phet.colorado.edu Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only)

E. Rumusan Masalah (KPS 2)

Bagaimana pengaruh perubahan jumlah cabang paralel hambatan terhadap nilai arus pada rangkaian parallel, dengan penambahan resistor pada rangkaian paralel?

F. Hipotesis (KPS 19) :

_____________________________________________________________________

_____________________________________________________________________

________________________

G. Variabel (KPS18) :

(a) Yang dipertahankan konstan: ________________________

(b) Yang dimanipulasi: ________________________________

(c) Yang merespon: __________________________________

H. Definisi Operasional Variabel (KPS 17):

_____________________________________________________________________

_____________________________________________________________________

______________________________________________________________

(12)

9

I. Rencana Eksperimen (KPS 20

Siswa harus merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk mempelajari pengaruh perubahan jumlah hambatan terhadap nilai arus total seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar 1.

Daftar langkah-langkah/prosedur yang kamu buat dan rakitan rangkaianmu harus disetujui oleh gurumu sebelum eksperimen itu dilaksanakan.

Ceklist : 1. Apakah alat dan bahan telah terangkai dengan benar?

2. Apakah Ampermeter telah dihubungkan paralel dengan tahanan?

Prosedur (KPS 20) : (1) Siapkan seluruh alat dan bahan sesuai dengan yang dibutuhkan.

(2) Rakitlah semua alat dan bahan sesuai dengan Gambar 1.

(3) Konsultasikan kepada gurumu untuk memastikan rakitanmu benar.

(4) Hubungkan rangkaianmu dengan sumber tegangan dan aktifkan, kemudian baca dan catat penunjukkan ampermeter pada Tabel 1.

(5) Matikan rangkaianmu, kemudian tambahkan resistor 10 ohm pada rangkaian itu, aktifkan kembali rangkaianmu lalu baca dan catat penunjukkan Ampermeter pada Tabel 1.

(6) Ulangi langkah 5 itu dengan menambahkan resistor berturut

10 0hm sampai 6 kali

(13)

10

J. Pengamatan (KPS 1; KPS 10; KPS 11) :

Tabel 1. Hubungan Antara tegangan, arus, dan hambatan

Posisi Tegangan DC (volt)

R1

(Ohm) R2

(Ohm)

R3

(Ohm)

R4

(Ohm) R5

(Ohm) R6

(Ohm) R7

(Ohm) R8

(Ohm)

Arus (ampere)

1 2 3 4 5 6 7

K. Analisis (KPS 16)

1. Apakah hubungan antara hambatan dengan arus?

Semakin ... hambatan yang dirangkai paralel, semakin ... arus total yang mengalir.

L. Kesimpulan (KPS 23) :

1. Apakah hipotesismu dapat diterima?

...

2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat?

...

Daftar Pustaka

Yeap Tok Kheng. 2008. Science Process Skills Form 3. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd., Pearson, Longman

Kurikulum SMK Negeri 5 Surabaya. 2010. Silabus Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi

Keahlian: Teknik Instalasi Tenaga LIstrik.

(14)

11

Kunci LKS SMK: Menguasai dasar-dasar Rangkaian DC

Ekeperimen Tidak Dibimbing – INQUIRI PENEMUAN

Mengukur Arus Pada Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah angkaian komponen yang disusun secara berjajar sehingga berbentuk cabang diantara sumber arus listriknya.

Hukum ohm adalah besarnya arus listrik yang mengalir kedalam suatu pengantar akan berbanding lurus dengan tegangannya dan berbanding terbalik dengan hambatannya.

Dimana:

Arus adalah aliran elektron yang mengalir dari satu atom ke atom yang lain melalui suatu penghantar diukur dalam satuan ampere.

Tegangan adalah beda potensial yang terjadi pada saat muatan positif berpindah dari suatu titik ke titik lain dalam suatu medan listrik.

Hambatan adalah penahan atau perlawananan yang diterima oleh elektron – elektron yang mengalir pada suatu penghantar oleh molekul – molekul yang ada didalamnya.

Rangkaian Paralel merupakan salah satu yang memiliki lebih dari satu bagian garis edar untuk mengalirkan arus. Dalam kendaraan bermotor, sebagian besar beban listrik dihubungkan secara paralel. Masing-masing rangkaian dapat dihubung-putuskan tanpa mempengaruhi rangkaian yang lain.

Sifat-sifat Rangkaian Paralel

1. Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.

2. Masing-masing cabang dalam rangkaian paralel adalah rangkaian individu. Arus masing-masing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.

3. Sebagaian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian paralel, tahanan total rangkaian

mengecil, oleh karena itu arus total lebih besar. (Tahanan total dari rangkaian parallel

adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)

(15)

12

4. Jika terjadi salah satu cabang tahanan paralel terputus, arus akan terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut.

A. Tujuan : Menyelidiki hubungan antara jumlah hambatan dan nilai arus total pada rangkaian paralel.

B. Bahan

2 baterai volt atau catu daya 0 – 12 volt, 8 resistro dengan nilai masing – masing resistor 10 Ohm, kabel dengan klip buaya atau Kit rangkaian DC.

C. Alat:

Catu daya 0 – 12 volt, ampermeter 1, baterai 4, sakelar 1, atau Kit rangkian DC.

D.

Berbasis ICT/Internet :

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder alamat situs http://phet.colorado.edu Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only)

E. Rumusan Masalah (KPS 2)

Bagaimana pengaruh perubahan jumlah cabang paralel hambatan terhadap nilai arus pada rangkaian parallel, dengan penambahan resistor pada rangkaian paralel?

F. Hipotesis (KPS 19) : Apabila jumlah hambatan/resistor ditambah, maka nilai arus total (I

tot

) yang mengalir pada rangkaian semakin besar.

G. Variabel (KPS18)

A. Yang dipertahankan : Tegangan, ampermeter, panjang kabel B. Yang dimanipulasi : Jumlah hambatan/resistor

C. Yang merespon : Nilai arus total H. Definisi Operasional Variabel (KPS 17):

Jumlah hambatan (Variabel manipulasi) dimanipulasi dengan cara di tambahkan resistor dimasing – masing pencabangan dengan nilai 10Ω yang dirangkai paralel

.

Besar nilai arus total (I

total

) pada rangkaian paralel (variabel respon) diukur dengan

Amperemeter.

(16)

13

I. Rencana Eksperimen (KPS 20):

Siswa harus merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk mempelajari pengaruh perubahan jumlah hambatan terhadap nilai arus total seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

Gambar 1.

Daftar langkah-langkah/prosedur yang kamu buat dan rakitan rangkaianmu harus disetujui oleh gurumu sebelum eksperimen itu dilaksanakan.

Ceklist : 1. Apakah alat dan bahan telah terangkai dengan benar?

2. Apakah wattmeter telah terangkai dengan benar?

Prosedur (KPS 20) (1) Siapkan seluruh alat dan bahan sesuai dengan yang dibutuhkan.

(2) Rakitlah semua alat dan bahan sesuai dengan Gambar 1.

(3) Konsultasikan kepada gurumu untuk memastikan rakitanmu benar.

(4) Hubungkan rangkaianmu dengan sumber tegangan dan aktifkan, kemudian baca dan catat penunjukkan ampermeter pada Tabel 1.

(5) Matikan rangkaianmu, kemudian tambahkan resistor 10 ohm pada rangkaian itu, aktifkan kembali rangkaianmu lalu baca dan catat penunjukkan Ampermeter pada Tabel 1.

(6) Ulangi langkah 5 itu dengan menambahkan resistor berturut

10 0hm sampai 6 kali

(17)

14

J. Pengamatan (KPS 1; KPS 10; KPS 11) :

Table 1 Hubungan Antara tegangan, arus, dan hambatan

Posisi Tegangan DC (volt)

R1 (Ohm)

R2 (Ohm)

R3 (Ohm)

R4 (Ohm)

R5 (Ohm)

R6 (Ohm)

R7 (Ohm)

R8 (Ohm)

Arus (ampere)

1 3 10 10 0,60

2 3 10 10 10 0,90

3 3 10 10 10 10 1,20

4 3 10 10 10 10 10 1,50

5 3 10 10 10 10 10 10 1,80

6 3 10 10 10 10 10 10 10 2,10

7 3 10 10 10 10 10 10 10 10 2,40

K. Analisis (KPS 16) :

1. Apakah hubungan antara jumlah hambatan dengan nilai arus? Semakin banyak jumlah hambatan yang dirangkai paralel, semakin besar nilai arus yang mengalir.

L. Kesimpulan (KPS 23) :

1. Apakah hipotesismu dapat diterima?

Dapat diterima

2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat?

Hipotesis diterima, yaitu apabila jumlah hambatan/resistor ditambah, maka semakin besar pula nilai arus (I

total

) yang mengalir pada rangkai.

Daftar Pustaka

Yeap Tok Kheng. 2008. Science Process Skills Form 3. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd., Pearson, Longma

Kurikulum SMK Negeri 5 Surabaya. 2010. Silabus Dasar Kompetensi Kejuruan Kompetensi

Keahlian: Teknik Instalasi Tenaga LIstrik.

(18)

15

Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian

No. Indikator LP dan Butir Soal Kunci LP dan Butir Soal

1. Produk:

1. Menuliskan rumus dasar hukum ohm 2. Menerapkan rumus dasar hukum ohm 3. Menyebutkan sifat-sifat dari rangkain

paralel

LP 1: Produk Butir soal no 1 Butir soal no 2,3 Butir soal no 4

Jawaban siswa sesuai dengan Kunci LP 1:

produk butir soal 1,2,3,4

2. Keterampilan Proses:

1. Merumuskan hipotesis

2. Mengidentifikasi variabel-variabel 3. Merumuskan definisi operasional

variabel

4. Melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki pengaruh penambahan jumlah resistor terhadap nilai arus total

5. Membuat tabel pengamatan dan mencatat hasil-hasil eksperimen 6. Melakukan analisis data

7. Menarik kesimpulan

LP 2: RTK 1 LP 2: RTK 2 LP 2: RTK 3 LP 2: RTK 4 LP 2: RTK 5 LP 2: RTK 6, LP 2: RTK7

Diserahkan kepada penilaian guru dan/atau pengamat.

3. Psikomotor:

1. Memasang alat dan bahan sesuai dengan Gambar 1 pada LKS

LP 3: Psikomotor RTK 1, 2, 3, dan 4

Diserahkan kepada judgement

Penilai/Guru 4. Afektif

Perilaku Berkarakter:

1. Jujur 2. Peduli

3. Tanggung jawab

LP 4:

RTK 1, RTK 2, RTK 3

Diserahkan kepada judgement

Penilai/Guru 5. Keterampilan Sosial:

1. Bertanya,

2. Menyumbang ide atau berpendapat 3. Menjadi pendengar yang baik 4. Komunikasi

5. Kerja sama

LP 5:

RTK 1, RTK 2, RTK 3, RTK 4, RTK 5

Diserahkan kepada judgement

Penilai/Guru

(19)

16

Nama:_____________________ No Absen__________________Tanggal_______________

LP 1: Produk

Petunjuk

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Tuliskan rumus hukum ohm pada suatu rangakaian tertutup?...

...

2. Suatu beban yang mempunyai tahanan R= 100 Ω, dihubungkan kesumber tegangan V yang besarnya 220 volt. Berapa besar arus (I) dan daya (P) yang mengalir pada rangakaian tersebut ?...

...

3. Sebuah bateri memberikan arus 0,5 A kepada sebuah lampu selama 2 menit.

Berapakan muatan listrik yang di pindahkan ?...

...

4. Sebutkan sifat-sifat dari rangkaian rangkaian paralel ? ...

...

Daftar Pustaka

Mclaughlin, Charles W. Thompson, Marilyn. 1997. Glencoe Physical Science Teacher

Reinforcement. New York: Glencoe McGraw-Hill.

(20)

17

Nama:_____________________ No Absen__________________Tanggal_______________

Kunci LP 1: Produk

Petunjuk

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!

1. Tuliskan rumus hukum ohm pada suatu rangkaian tertutup ?

2. Suatu beban yang mempunyai tahanan R= 100 Ω, dihubungkan kesumber tegangan V yang besarnya 220 volt. Berapa besar arus (I) dan daya (P) yang mengalir pada rangakaian tersebut ?

Jawab :

Besarnya arus (I) yang mengalir:

Daya (P)

P = I x V

P = 2,2 x 220

P = 480 Watt

(21)

18

3. Sebuah batere memberikan arus 0,5 A kepada sebuah lampu selama 2 menit.

Berapakah banyaknya muatan listrik yang dipindahkan ?.

Jawab :

Diketahui : I = 0,5 amp t = 2 menit.

Ditanyakan : Q (muatan listrik).

Penyelesaian : t = 2 menit = 2 x 60 = 120 detik Q = I x t

= 0,5 x 120 = 60 coulomb.

4. Sebutkan sifat- sifat dari rangkaian paralel ?

a) Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.

b) Masing-masing cabang dalam rangkaian paralel adalah rangkaian individu.

Arus masing-masing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.

c) Sebagaian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian paralel, tahanan total rangkaian mengecil, oleh karena itu arus total lebih besar. (Tahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)

d) Jika terjadi salah satu cabang tahanan paralel terputus, arus akan terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut.

Daftar Pustaka

Mclaughlin, Charles W. Thompson, Marilyn. 1997. Glencoe Physical Science Teacher

Reinforcement. New York: Glencoe McGraw-Hill

(22)

19

LP 2: Proses

Petunjuk

1. Siapkan gambar seperti diatas dan bahan-bahan berikut ini.

a. KIT Pengukuran Arus Listrik b. Ampermeter DC

c. Resistor 10 Ω, 2 buah d. Resistor 20 Ω, 6 buah

2. Berikan rumusan masalah pada siswa: “Apakah pengaruh jumlah tahanan terhadap besar arus total yang mengalir?”

3. Berikan siswa tugas:”Buatlah hipotesis yang sesuai dengan rumusan masalah tersebut.”

4. Identifikasilah variabel-varibel dan rumuskandefinisi operasional variabel-variabel yang terdapat dalam hipotesis kamu!

5. Laksanakanlah eksperimen untuk menguji hipotesismu dengan menggunakan alat dan bahan yang disediakan!

6. Buatlah tabel pengamatan dan catatlah hasil-hasil eksperimen yang kamu peroleh pada tabel tersebut!

7. Lakukan analisis data dan simpulkan hasil eksperimenmu!

(23)

20

Format Penilaian Kinerja Proses

Sekolah: ………..

Kelas: ……….

No. Rincian Tugas Kinerja (Skor Maksimum)

Siswa

1 2 3 4 5 6 7 Siswa

ke-n 1 Merumuskan hipotesis. (15)

2 Mengidentifikasi variabel-variabel. (15) 3 Merumuskan definisi operasional variabel.

(15)

4 Melaksanakan eksperimen untuk menyelidik banyaknya jumlah penambah resistor terhadap besar nilai arus total. (20)

5 Membuat tabel pengamatan dan mencatat hasil-hasil eksperimen. (10)

6 Melakukan analisis data (10) 7 Menarik kesimpulan (15)

Skor Total (100)

……….., ………20 Guru

(……….)

Daftar Pustaka

_______________. tt. Performance Assessment in The Science Classroom. New York: Glencoe

McGraw-Hill.

(24)

21

LP 3: Psikomotor

Petunjuk:

1. Siapkan catu daya 10-12 volt,8 resistor dengan nilai masing- masing 10 ohm dan 2 baterai

Tugas

1. Berikan siswa tugas: “Rakitlah rangkaian pengukuran daya listrik sesuai dengan Gambar 1. LKS SMK.”

Format Penilaian Kinerja Merakit Rangkaian Pengukuran Daya Listrik

No Rincian Tugas Kinerja (Skor Maksimum)

Siswa

1 2 3 4 5 6 7 Siswa

ke-n 1 Menyiapkan alat dan bahan yang

dibutuhkan. (25)

2 Menghubungkan amperemeter sesuai seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1 LKS SMK.

(25)

3 Mengaktifkan rangkaian dan mencatat penujukan Ampermeter. (25)

4 Melepaskan saklar dan penambahan resistor dengan nilai 10 ohm,kemudian mengaktifkan rankaian dan mencatat penunjukan Ampermeter. (25)

Skor Total (100)

……….., ………20

Guru

(……….)

Daftar Pustaka

_______________. tt. Performance Assessment in The Science Classroom. New York: Glencoe

McGraw-Hill.

(25)

22

Siswa: _______________________Kelas: _________________Tanggal: _________________

LP 4: Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

Petunjuk:

Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini:

D = Memerlukan C = Menunjukkan B = Memuaskan A = Sangat

perbaikan kemajuan baik

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

No Rincian Tugas Kinerja

(RTK) Memerlukan

perbaikan (D)

Menunjukkan kemajuan (C)

Memuaskan (B)

Sangat baik (A)

1

Jujur

2

Peduli

3

Tanggungjawab

Surabaya, 20

Pengamat

(………)

Daftar pustaka

Sumber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A

Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

(26)

23

Siswa: ________________________ Kelas: ________________Tanggal: ________________

LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial

Petunjuk:

Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini:

D = Memerlukan C = Menunjukkan B = Memuaskan A = Sangat

perbaikan kemajuan baik

Format Pengamatan Keterampilan Sosial

No Rincian Tugas Kinerja

(RTK) Memerlukan

perbaikan (D)

Menunjukkan kemajuan (C)

Memuaskan (B)

Sangat baik (A)

1

Bertanya

2

Menyumbang ide atau pendapat

3

Menjadi pendengar yang baik

4

Berkomunikasi

5

Kerja sama

Surabaya, 20

Pengamat

(………)

Daftar Pustaka

Sumber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A

Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

Referensi

Dokumen terkait

2 Wakil Dekan Bidang I SALINAN TERKENDALI 02 3 Wakil Dekan Bidang II SALINAN TERKENDALI 03 4 Manajer Pendidikan SALINAN TERKENDALI 04 5 Manajer Riset dan Pengabdian

Buku Kalender Pendidikan ini disusun sebagai pedoman dalam menyusun rencana dan program bagi sekolah TK, TKLB, SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan PNFI di lingkungan

pengertian jihad (berperang), sehingga karena seringnya dipergunakan untuk itu, seolah olah sabi>lillah hanya khusus untuk jihad.. 1) Bahwa arti asal kata ini menurut

Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada Desember 2015 di Desa Hoelea Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur, dengan mewawancarai

X adalah koordinat foto yang dikoreksi sepanjang sumbu x untuk titik a, y adalah koordinat foto yang dikoreksi sepanjang sumbu y untuk titik a, xc adalah jarak fiducial

17 Tahun 2009 tentang Retribusi Pelayanan Kebersihan/Persampahan.. Peraturan

Pengawasan kualitas merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki kualitas produk bila dipergunakan, mempertahankan kualitas produk yang sudah tinggi dan

Penelitian menggunakan 60 ekor ayam pedaging, dua puluh ekor ayam di awal penelitian diambil darahnya untuk pengamatan titer antibodi asal induk terhadap infeksi virus