• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik cairan pulpa hasil samping fermentasi biji kakao yang ditambahkan ragi tape untuk produksi cuka makan.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Karakteristik cairan pulpa hasil samping fermentasi biji kakao yang ditambahkan ragi tape untuk produksi cuka makan."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar l. Penrbahan suhu dalatn ttrmpukan bi ji pada perlakuanpenarnbahan ragi tape selama fermentasi br.yi kakao
Gambar 2. Perubahan larantitas cairan pulpa biji yang dihasilkan dariperlaktat penambahan ragi tape selama fermentasi biji kakao
Gambar 4. Perubahan kadar total asam cairan pulpa biii yang dihasilkan dari perlakuanpenambahan ragi tape selama fermentasi biji kakao

Referensi

Dokumen terkait

[r]

EXCLUDE QUOTES ON EXCLUDE.

mineralization in soils under six indigenous tree species, an abandoned pasture and a secondary forest in the atlantic lowlands of costa rica", Plant and Soil,

Dari pertimbangan rendemen dan kadar asam asetat destilat yang diperoleh dari proses pernumian cairan pulpa hasil samping fementasi biii kakao, dapat ditetapkan bahwa

Berbeda dengan perlakuan penambahan ragi roti (P2) dan perlakuan kombinasi (P4) yang memiliki nilai lebih tinggi dikarenakan rendahnya kandungan yeast yang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi biji kakao dengan penambahan ragi tape menghasilkan jumlah yeast, bakteri asam laktat (BAL), dan bakteri asam asetat (BAA)

Penambahan etanol dan lama fermentasi yang tepat untuk menghasilkan cuka kakao dengan kadar asam asetat tertinggi adalah etanol 5% dan lama fermentasi 10 hari dengan kadar

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sesuai permasalahan mitra adalah untuk : 1) dapat menampung cairan pulpa hasil samping fermentasi biji kakao sehingga