• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 4 Mendeteksi Kontaminasi di Tempat Kerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Bab 4 Mendeteksi Kontaminasi di Tempat Kerja"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Bab 4

Mendeteksi Kontaminasi di Tempat Kerja

Pencemaran udara dari asap kendaraan bermotor sering dituduh sebagai sumber kontaminasi timbel dalam makanan. Selain itu, ada sumber kontaminasi lain, yaitu dari kemasan makanan, zat warna tekstil, dan limbah industri. Kadar timbel yang berada di terminal bus dan daerah padat lalu lintas sangat besar. Pencemaran atau kontaminasi ini menyebabkan sayuran yang berada di dekat tempat tersebut banyak mengandung timbel. Selain itu, jajanan yang berada di sekitar terminal bus juga tidak luput dari kontaminasi timbel.

Standar Kompetensi

Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan tempat kerja.

Kompetensi Dasar Mengontrol kontaminasi.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi dalam buku ini, siswa diharapkan:

1. mengetahui pengertian kontaminasi;

2. mengetahui dan menjelaskan tempat-tempat yang mudah terkena kontaminasi, misalnya pada pakan ternak, pertambangan, dan logam berat;

3. mengetahui dan melaksanakan cara mendeteksi kontaminasi dan tindakan selanjutnya.

Gambar Asap dari kendaraan bermotor

(2)

Indikator

1. Siswa dapat mengetahui dan menjelaskan pengertian kontaminasi.

2. Siswa dapat mengetahui dan menjelaskan tempat-tempat yang mudah terkena kontaminasi, misalnya pada pakan ternak, pertambangan, dan logam berat.

3. Siswa dapat mengetahui dan melaksanakan cara mendeteksi kontaminasi dan tindakan selanjutnya.

Peta Konsep

Istilah Penting

aaaa

bbbb

cccc

dddd

eeeee

ffffff

gggggg

hhhhhh

Mendeteksi Kontamnasi di

Tempat Kerja

Pengertian Kontaminasi

Tempat yang Mudah Terkontaminasi

Cara Mendeteksi Kontaminasi

Pakan Ternak Pertambangan Logam Berat mempelajari

meliputi

(3)

A. Pengertian Kontaminasi

Terkontaminasi artinya terkena kotoran; Misalnya tercemar yaitu air tanah ini sudah dengan limbah pabrik; udara kotor, dan sebagainya. Parker’s laser particle counter mendiagnosa produk membentuk dasar untuk efektifitas trouble shooting dalam sistem hidrolik. Sistem 20 dengan monitornya memperhitungkan pengukuran aliran, tekanan dan suhu secara simultan.

Tambah Materi agar pendalaman materi seimbang dengan subbab yang lain

B. Tempat yang Mudah Terkontaminasi 1. Pakan Ternak

Toxfin® adalah salah satu produk yang diproduksi oleh Kemin Industries, Inc., yang berpusat di Des Moines, United States of America. Toxfin® berfungsi untuk mengontrol kontaminasi mikotoksin pada pakan ternak. Produk ini dikembangkan berdasarkan metode revolusioner yang disimulasikan sebagai penyerap mikotoksin dengan cara mengikatnya pada saluran pencernaan yang disebut dengan Bi-Phasal Test Methode. Metode ini mengevaluasi pengikatan mikotoksin lebih cepat. Toxfin® mengandung kombinasi dari beberap zat pengikat yang telah dimodifikasi dan diaktifasi secara fisik dan kimia guna meningkatkan efikasi daya ikatnya terhadap mikotoksin, dan sangat rendah afinitas terhadap vitamin, mineral dan nutrien lainnya. Juga sangat stabil pada rentang pH, penyimpanan dan stabil pada suhu panas selama proses pelleting dan ekstrusi. Toxfin® dikembangkan oleh Kemin Industries, Inc., dengan serangkaian penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkesinambungan.

2. Pertambangan

Di mana pun kita berada, debu pasti selalu ada. Hati-hati dengan keberadaannya.

Mengapa? Bahaya debu bila kita hirup salah satunya dapat mengganggu sistem pernafasan kita. Debu-debu di daerat pengoperasian alat berat umumnya dianggap tidak berbahaya, meski tidak terhirup dan hanya menempel pada kulit, ternyata dapat menimbulkan gatal-gatal di kulit. Dan telah diketahui, debu termasuk salah satu alergen (penyebab alergi) yang menimbulkan kaligata/biduran atau urtikaria. Ini sebagai reaksi kulit yang tinggi sensitivitasnya. Debu di sekitar tempat kerja yang berasal dari pabrik industri, misalnya, dapat menyebabkan sesak nafas hingga sakit pernafasan atau penyakit paru yang serius.

Penyakit paru ini termasuk penyakit yang banyak diderita masyarakat kita. Ada beberapa jenis debu yang di antaranya bisa menyebabkan penyakit pernafasan atau paru. Yakni debu organik dan anorganik. Selain itu gas dan bahan aerosol yang larut. Berdasarkan penelitian, gas dan erosol yang sering menimbulkan gangguan pernafasan antara lain gas dari hidrokarbon, bahan kimiawi insektisida, serta gas dari pabrik plastik dan hasil pembakaran plastik. Khususnya gas yang berasal dari pabrik plastik adalah polytetrafluorethylene, fosgen dan lainnya. Fosgen dihasilkan dari pembakaran bungkus-bungkus plastik. Gas ini, jika terhirup, dapat menimbulkan iritasi pada mukosa hidung. Dan dari penggunaan bahan kimia (seperti insektisida) dan lainnya akan menimbulkan gangguan pernafasan melalui susunan syaraf pusat.

Banyak jenis debu yang secara tidak sengaja terhirup oleh para pekerja pabrik. Debu ini lama kelamaan merusak paru dan menimbulkan apa yang disebut dengan penyakit paru kerja.

Dan tergantung dari jenis debunya, maka nama penyakit disesuaikan dengan bahan

penyebabnya. Antara lain seperti asbestosis, byssinosis, silikosis atau lainnya. Ada juga nama

penyakit yang tidak menurut aturan. Misalnya "Farmers Lung" atau penyakit paru yang

(4)

diderita oleh para petani. Perlu diketahui, Farmer s lung banyak terjangkit di musim panen.

Pada musim itu banyak sisa-sisa batang padi atau gandum hingga berbagai jamur. Gejalanya ditandai demam/ badan panas, batuk-batuk (kadangkala batuk darah), dan sesak nafas. Debu organik, dapat menyebabkan penyakit pernafasan. Ini karena kepekaan dari saluran nafas bagian bawah terutama alveoli terhadap debu meningkat. Kepekaan inilah yang mengakibatkan penyempitan saluran nafas, hingga dapat menghambat aliran udara yang keluar masuk paru dan akibatnya sesak nafas.

Banyak jenis debu organik dihasilkan oleh industri tekstil mulai dari proses awal yakni pembuatan biji kapas sampai penenunan. Masa / waktu untuk timbulnya penyakit ini cukup lama. Waktu yang terpendek adalah 5 tahun. Gejala khas yang mucul dari penyakit ini adalah merasa berat di dada atau sesak. Berdasarkan penelitian, angka kesakitan bisa mencapai 60%

dan angka tertinggi terjadi pada mereka yang bekerja di bagian pemintalan. Debu anorganik, bila terhirup dalam jumlah banyak, dapat menimbulkan gangguan paru pula. Debu ini banyak menyerang para pekerja di pabrik semen, asbes, keramik, tambang emas atau besi. Debu ini mengandung partikel-partikel besi, timah putih, asbes dan lainnya. Kemampuan debu untuk bisa masuk ke dalam paru tergantung dari besar kecilnya partikel tersebut. Bila partikel debu yang masuk ke dalam paru berukuran diameter 5¬10 mikron (1 mikron = 1/1000 milimeter), is akan tertahan dan melekat pada dinding saluran pernafasan bagian atas. Sedang yang berukuran 3-5 mikron akan masuk lebih dalam dan tertimbun pada saluran nafas bagian tengah.

Melihat kenyataan di atas, kita tidak boleh menganggap sepele terhadap debu. Untuk mencegah/ mengurangi risiko bahayanya, perlu memikirkan aspek higiene di tempat kerja.

Juga melindungi diri dengan kontrol rutin kesehatan, perlengkapan kerja yang memberi perlindungan dari debu, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap debu-debu di sekitar kita.

3. Logam Berat

Sebagai ilustrasi kasus Kontaminasi Logam Berat yaitu tercemarnya Teluk Buyat.

Sampel darah empat warga Buyat, Minahasa Selatan, dinyatakan positif mengandung Merkuri. Apa sebetulnya Merkuri dan apa pula bahaya logam berat bagi tubuh? .

Setelah melakukan kajian selama 6 hari terhadap sampel darah 4 warga Buyat, Pusat Kajian Risiko dan Keselamatan Lingkungan UI, Kamis (29/7) lalu menyimpulkan bahwa kadar total merkuri dalam darah empat warga Buyat melebihi batas normal. Keempatnya masing-masing adalah Srifika (1,9 tahun) sebesar 9,51 mikrogram per liter, Juhria (42) sebesar 22,50 mikrogram per liter, Masna (40) sebesar 14,90 mikrogram per liter, dan Rasyid (39) sebesar 23 mikrogram per liter. Padahal, kadar normal merkuri di dalam tubuh hanya sebesar 8 mikrogram per liter.

Hal itu disampaikan Dr. rer. nat. Budiawan dari Pusat Kajian Risiko dan Keselamatan Lingkungan UI. Artinya, merkuri total dalam darah keempat warga Buyat tersebut melebihi batas normal, namun belum mencapai dosis efek yang dapat menimbulkan gejala penyakit Minamata. "Berdasarkan literatur, nilai ambang batas terjadinya gejala Minamata pada tubuh manusia akibat paparan total merkuri adalah 200 500 mikrogram per liter," lanjutnya. Dengan demikian, gejala penyakit yang dialami keempat warga Buyat tersebut bukanlah merupakan penyakit Minamata. "Pasalnya, dosis efektif belum tercapai, dan mereka tidak menunjukkan tremor (kejang)."

Penambangan emas memang banyak melibatkan bahan-bahan kimia. Untuk menjaga

dampak buruk penambangan emas terhadap lingkungan, dilakukan proses detoksifikasi

tailing saat proses pembuangan limbah ke laut. "Namun, meski telah diproses sedemikian

rupa, tetap saja tailing tadi mengandung baham beracun seperti merkuri, arsen, sianida,

dan antimon. Ini merupakan konsekuensi sebuah industri tambang emas." Merkuri alias

(5)

air raksa atau hydragyricum (Hg), merupakan satu-satunya logam yang pada suhu kamar berwujud cair, tidak berbau, berwarna keperakan, dan mengkilap. Merkuri akan menguap bila dipanaskan sampai suhu 357 derajat Celcius. "Merkuri dapat dijumpai di alam seperti di air dan di tanah, terutama dari deposit alam, limbah industri, dan aktivitas vulkanik.

Dalam pertambangan emas misalnya, merkuri digunakan dalam proses ekstraksi dan pemurnian hasil tambang emas," Merkuri juga banyak digunakan dalam industri seperti termometer, tambal gigi, baterai, dan soda kaustik. "Merkuri dapat pula bersenyawa dengan khlor, belerang, dan oksigen senyawa untuk membentuk garam merkurium yang sering digunakan dalam industri krim pemutih kulit," . Karena sifat ionnya yang mudah berinteraksi dengan air, maka merkuri dengan mudah memasuki tubuh melalui tiga cara, yaitu melalui kulit, inhalasi (pernafasan) maupun lewat makanan. Bila masuk melalui kulit akan menyebabkan reaksi alergi kulit berupa iritasi kulit. "Reaksi seperti ini tidak perlu menunggu lama. Cukup mandi beberapa kali di sungai atau di laut yang tercemar merkuri, kulit pun akan segera mengalami iritasi," Pekerja yang biasa menggunakan merkuri berisiko tinggi menghirup uap merkuri lewat hidungnya. Uap yang terhirup ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan dan paru. "Saraf juga bisa rusak,".Cara lain masuknya merkuri ke dalam tubuh manusia adalah melalui makanan atau minuman. "Jadi, pada gilirannya, manusia sendiri juga ikut menimbun merkuri dalam tubuhnya." Dampak akibat masuknya merkuri ke dalam tubuh biasanya muncul dalam waktu lama. "Bisa bulanan atau tahunan, tergantung kadar merkuri yang masuk.

Merkuri akan menumpuk dan selanjutnya mengganggu fungsi ginjal atau sering disebut nefrotoksik,". Cara kontaminasi lain adalah akibat adanya merkuri yang masuk ke dalam perairan melalui tailing. "Merkuri dengan mudah berikatan dengan unsur kimia khlor.

Ikatan dengan ion klor akan membentuk merkuri anorganik (HgCl) yang mudah masuk ke dalam plankton dan dapat berpindah ke biota laut lain, seperti plankton, karang, ikan, dan sebagainya. Di sana, ia akan mengalami perubahan oleh mikroorganisme menjadi merkuri organik (metil merkuri) dalam sedimen." Sifat metil merkuri dapat terakumulasi dalam tubuh ikan, sehingga ikan mengandung metil merkuri lebih banyak lagi. Efek yang terlihat seperti kasus "penyakit Minamata" tahun 1956. Seperti disebutkan di atas, metil merkuri jauh lebih berbahaya daripada merkuri, karena di dalam tubuh manusia, senyawa tersebut akan mengikatkan diri dengan jaringan lemak dan mengalami biokonsentrasi sehingga sulit diuraikan oleh tubuh. Oleh sebab itu, memakan ikan yang tercemar metil merkuri dengan dosis di bawah ambang pun, jika dilakukan dalam jangka waktu lama, akan meningkatkan jumlah merkuri di dalam tubuh.

Pencemaran udara dari asap kendaraan alat berat yang berbahan bakar solar sebagai sumber kontaminasi timbel dalam makanan, selain kemasan, zat warna tekstil, dan limbah industri. Bapedal DKI tahun 1998, kadar timbel yang melayang-layang di udara Jakarta rata-rata telah mencapai 0,5 mikrogram per m kubik udara. Untuk kawasan tertentu, seperti terminal bus yang bahan bakar solar dan daerah padat lalu lintas, kadar timbel bisa mencapai 2-8 mikrogram per meter kubik. Pencemaran ini telah menyebabkan sayuran yang ditanam dekat jalan padat lalu lintas, mengandung timbel di atas ambang batas yang ditentukan oleh WHO. Yakni antara 15,5 ppm hingga 29,9 ppm (Rukaesih Ahmad, 1994). Padahal WHO memberi ambang batas hanya sampai 2 ppm. Demikian pula makanan jajanan di sekitar terminal bus tak terhindarkan lagi dari kontaminasi timbel.

Sumber lain adalah peralatan dapur, khususnya yang digunakan untuk memasak dan

menyajikan makanan. Timbel yang terdapat pada lapisan gelas yang terbuat dari keramik

Cina, porselen, atau tanah liat dapat larut oleh makanan yang bersifat asam. Air minum

yang disalurkan lewat pipa timbel akan tinggi kandungan timbel yang terlarut dalam air

tersebut. Demikian pula makanan kaleng akan tinggi kandungan timbelnya bila masih

menggunakan teknologi pematrian dengan timbel (Pb). Beberapa kertas kemasan dan

(6)

non-kemasan (kertas koran dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan terdeteksi mengandung timbel melebihi batas yang ditentukan.

Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kontaminasi timbel pada lingkungan adalah pemakaian bensin bertimbel yang masih tinggi di Indonesia. Untuk mempermudah bensin premium terbakar, titik bakarnya harus diturunkan melalui peningkatan bilangan oktan dengan penambahan timbel dalam bentuk tetrail lead (TEL). Namun dalam proses pembakaran, timbel dilepas kembali bersama-sama sisa pembakaran lainnya ke udara dan siap masuk ke dalam sistem pernafasan manusia. Perjalanannya dapat mengikuti alur rantai makanan , sementara timbel yang terlepas di lingkungan akan tersebar dan tertimbun (bioakumulasi) dalam matrik biologi dan kimia di tubuh inangnya. Seperti halnya kasus Minamata, ketika limbah pabrik kimia yang mengandung merkuri (Hg) di atas milik Chisso, Co yang memproduksi plastik (PVC), dibuang ke Teluk Minamata di Jepang selama beberapa tahun sebelum 1953. Metilmerkuri masuk ke dalam tubuh fitoplankton yang kemudian dimakan zooplankton. Lalu zooplankton dimakan oleh ikan kecil yang menjadi mangsa ikan-ikan besar. Ikan-ikan inilah yang dimakan oleh keluarga nelayan di sekitar Teluk Minamata, sehingga terjadi wabah neurologis yang tidak menular.

Di dalam tubuh manusia, timbel menularnya melalui saluran pernapasan atau saluran pencernaan menuju sistem peredaran darah. Melalui peredaran darah menyebar ke berbagai jaringan lain seperti ginjal, hati, otak, syaraf, dan tulang. Keracunan timbel ini pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit), dan paralysis (kelumpuhan). Keracunan yang terjadi bisa bersifat kronik dan akut. Pada keracunan kronik, awalnya tidak menyebabkan gangguan kesehatan yang tampak, tetapi makin lama efek toksin (racun) itu menumpuk hingga akhirnya terjadi gejala keracunan. Keracunan timbel kronik ditandai dengan depresi, sakit kepala, sulit berkonsentrasi, daya ingat terganggu, dan sulit tidur.

www. heqrisonline.blogspot.com Gambar 38. Bahaya debu

C. Cara Mendeteksi Kontaminasi dan Tindakan Selanjutnya 1. Cara Mendeteksi Kontaminasi dengan Alat Kontrol

www.intecs.co.id

(7)

Gambar 36. Alat Kontrol kontaminasi ICountPD

Parker Icount Particle Detector, dari Parker mewakili teknologi paling mutakhir dalam mendeteksi partikel yang paling padat. ukuran kecil terpasang secara permanen, on-line partikel detektor, membawa produk inovatif untuk semua industri. Dangan berbasis laser, kemajuan teknologinya adalah biaya efektif merupakan solusi dalam fluida manajemen dan kontrol kontaminasi.

www. intecs.co.id

Gambar 37. Parker Icount Particle Detector 2. Mencegah Kontaminasi

Tambah Materi

- mencegah kontaminasi - rangkuman

- soal-soal evaluasi bab 4 (pilihan ganda dan uraian) - tugas mandiri

- tugas kelompok - info

- diskusi

- simulasi (kalau ada)

Gambar

Gambar Asap dari kendaraan bermotor

Referensi

Dokumen terkait

(6) Bantuan Pemerintah dalam bentuk pemberian bantuan kepada masyarakat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf g, bantuan operasional potensi dan sumber

Hasil pengamatan pada benih jagung yang telah dilakukan dengan menggunakan metode uji diatas kertas, pengukuran dilakukan pada hari ke-3 yaitu benih tidak ada

2. Tidak ada %ang retak .. Permukaan dinding keda air  #. Tidak ber#ubang &. Jum#ah wastafe# sesuai dengan jum#ah kar%awan.. Tidak menjadi temat erkembang biakan *ekt)r 

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang

Berdasarkan penelitian yang dilakukan bisa didapatkan representasi realitas Basuki Tjahaja Purnama yang ditampilkan dalam video berita kemajemukan dalam pilkada Jakarta dan

Program Guru Pembelajar sebagai salah satu strategi pembinaan guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menjamin guru dan tenaga kependidikan mampu secara

Metoda kurva kalibrasi memiliki kelebihan keakuratan data yang diperoleh karena dilakukan pengukuran terhadap beberapa keakuratan data yang diperoleh karena dilakukan

Melalui penelitian yang dilakukan ini akan dikembangkan bagaimana cara untuk dapat menghasilkan pengetahuan yang sesuai dengan struktur pembelajaran secara online sehingga