44
Analisis dan Pembuatan Website E-Commerce Panda Home Industri Palur
Rivan Aditya Pradana, 102622031, [email protected] Fakultas Teknik Elektro dan Informatika, Universitas Surakarta
Abstraksi
Wilayah kabupaten sukoharjo terdapat banyak home industri pembuatan parfum dan penjualan peralatan laundry salah satunya Panda Home Industri yang beralamatkan di Dukuh Karanganyar RT 03/10 Mojolaban Sukoharjo. Dalam hal ini penulis menemukan permasalahan karena persaingan penjualan di wilayah kabupaten Sukoharjo yang cukup banyak dan omset penjualan masih rendah ,jadi harus ada sebuah inovasi baru untuk meningkatkan omset penjualan dengan cara memperluas target pasar menjadi keseluruhan Indonesia. Mengatasi masalah tersebut penulis membuat website penjualan .
Maka karena sebab tersebut penulis akan mengungkapkan bagaimana caranya membangun dan merancang serta memeperluas target pasar menjadi keseluruhan Indonesia.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode observasi dan wawancara secara langsung dengan pemilik Panda Home Industri.Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terbentuknya website penjualan sehingga dapat meningkatkan omset penjualan dengan cara memperluas target pasar menjadi keseluruh Indonesia
Kata Kunci : Panda Home Industri, website e-commerce Pustaka :9 (2015-2016)
Abstract
Sukoharjo regency area there are many home industries making perfume and laundry equipment sales, one of which is Panda Home Industry, which rescued in Dukuh Karanganyar RT 03/10 Mojolaban Sukoharjo. In this case the writer found a problem because the sales competition in the Sukoharjo district is quite large and the sales turnover is still low, so there must be a new innovation to increase sales turnover by expanding the target market to the whole of Indonesia. Overcoming this problem the author makes a sales website.
So for this reason the author will show how to build and design and expand the target market to the whole of Indonesia. In this study the authors used the method of observation and interviews directly with the owners of the panda home industry. The expected outcome of this research is the formation of a sales website so that it can increase sales turnover by expanding the target market throughout Indonesia
Keywords : Panda Home Industry, e-commerce website Refrence : 9(2005 – 2015 )
1.1. LATAR BELAKANG MASALAH Saat ini komputer dan informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat terlebih adanya internet. Internet merupakan jaringan komputer global diseluruh dunia sebagai media komunikasi dan informasi modern yang dapat memberikan, menampilkan berbagai informasi dan data kepada publik. Suatu lembaga, intansi pemerintah atau swasta dapat memberikan/menampilkan profil, iklan, data, informasi kepada publik melalui internet dengan memanfaatkan fasilitas
website(Akbar, 2005)
Media informasi online ini antara lain adalah sebuah website, yang di dalam website dapat didapatkan banyak informasi yang ingin kita publikasikan, dengan demikian akan banyak orang menemukan informasi yang mereka butuhkan. Saat ini di Indonesia sendiri terjadi penurunan minat yang sangat besar pada media cetak, orang lebih menyukai membaca secara online di karenakan kemudahanya, informasi online lebih disukai karena juga bersifat up to date, setiap saat bisa bertambah dan
berubah menyesuaikan informasi yang ada . Di wilayah Sukoharjo terdapat banyak pembuat dan penjual parfum serta peralatan laundry dan bahan pembersih lainya, salah satunya Panda Home Industri yang beralamat di Dukuh Karanganyar RT03/RW10 Palur Mojolaban Sukoharjo.
Berdasarkan wawancara yang penulis lakukan dengan Bapak Arif Boediono pemilik Panda Home Industri, penulis menemukan permasalahan karena persaingan penjualan semakin ketat maka omset penjualan masih rendah jadi harus ada sebuah inovasi baru untuk meningkatkan omset penjualan dengan cara memperluas target pasar menjadi keseluruhan Indonesia.
Berdasarkan pada penulisan latar belakang masalah tersebut, akan di lakukan penelitian dengan mengambil judul
“PEMBUATAN WEBSITE E-COMMERCE PANDA HOME INDUSTRI PALUR”.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah, maka permasalahan yang diteliti dapat dirumuskan:
1. Panda Home Indsutri belum memiliki website penjualan.
2. Bagaimana merancang dan membangun website penjualan pada Panda Home Industri Palur untuk memperluas target pasar keseluruhan Indonesia ?
1.3 BATASAN MASALAH
Menghindari meluasnya permasalahan yang akan dibahas maka peneliti membatasi permasalahan dalam merancang website dan menganalisis antara lain:
1. Website ini dibangun sebagai media promosi dan informasi.
2. Website hanya dikelola oleh admin . 3. Website ini dibangun menggunakan
CMS Wordpress menggunakan plugin Woocommerce.
1.4. TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah terbentuknya website penjualan
untuk Panda Home Industri Palur yang diharapkan dapat meningkatkan omset penjualan produk-produk Panda Home Indusri Palur.
1.5 .MANFAAT PENELITIAN
Manfaat dari penelitian ini adalah website E-commerce pada Panda Home industri Palur dapat di gunakan untuk media promosi dan informasi produk untuk meningkatkan omset penjualan pada panda Home Industri Palur
1.6. METODE PENELITIAN
Dalam kegiatan ini penulis mengambil beberapa hal yang dianggap penting yang dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk penelitian selanjutnya. Adapun metode penelitian yang dilakukan sebagai berikut :
1.6.4. Metode Pengumpulan Data c. Observasi
Dalam metode ini peneliti melakukan pengamatan secara langsung ketempat guna mendapatkan data berupa foto- foto produk dan lain-lain dari Panda Home Industri Palur.
d. Wawancara
Dalam metode ini peneliti melakukan wawancara secara langsung terhadap pemilik Panda Home Industri Bapak Arif Boediono tentang keinginan beliau bagaimana tampilan dan isi website Panda Home Industri yang akan di bangun .
e. Kepustakaan
Dalam metode ini untuk pembuatan website E-commerce Panda Home Industri, peneliti mendapatkan data langsung dari pemilik Panda Home Industri tentang data produk dan harga di Panda Home Industri, serta dari materi materi dan jurnal yang didapat dari internet maupun buku refrensi.
1.6.5. Metode Pengembangan e. Analisis
Berdasarakan wawancara, observasi di Panda Home Industri, maka akan disusun kebutuhan pengguna dan kebutuhan pengembang.
f. Perancangan
Mempersiapkan alat yang digunakan untuk membuat website E- Commerce kemudian merancang desainnya menggunakan Wordpress.
g. Pembuatan
Proses pembuatan website E- Commerce menggunakan CMS Wordpress dan menggunakan plugin woocommerce.
h. Uji Coba
Melakukan uji coba website E- Commerce secara online kemudian membuat kuisioner.
2.1. GAMBARAN UMUM DAN LANDASAN TEORI
Panda Home Industri adalah sebuah industri rumahan yang bergerak di bidang pembuatan dan penjualan parfum beserta peralatan laundry. Panda Home Industri itu sendiri berdiri sejak 14 maret 2015 . Panda Home Industri ini terletak di Dukuh Karanganyar Rt03/Rw10 Palur Mojolaban Sukoharjo.
Denah lokasi Panda Home Industri:
Gambar 2.1. Denah Lokasi
2.2. LANDASAN TEORI
Sebagai bahan acuan penulis mengambil beberapa landasan teori yang berhubungan dengan pembuatan Website dengan mengunakan CMS Wordpress sebagai media promosi pada Rumah Chrocket Batu sebagai berikut:
2.2.1 Internet
Menurut Chaffey (2011), internet adalah jaringan fisik yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. Internet sendiri
terdiri dari infrastruktur jaringan server dan hubungan komunikasi diantaranya yang digunakan untuk menyimpan dan memindahkan informasi antara komputer klien dan web server. Menurut Kotler dan Amstrong (2010), internet memungkinkan komunikasi antara jutaan komputer di seluruh dunia yang saling terhubung. Internet merujuk pada jaringan fisik yang menghubungkan komputer- komputer lintas dunia.
Jaringan tersebut terdiri dari infrastruktur server jaringan dan hubungan komunikasi antara mereka yang digunakan untuk menjaga dan mengirimkan informasi di internet. Sedangkan Williams dan Sawyer (2011), menyebutkan internet sebagai “the mother of all networks” yang berarti bahwa internet (the “net”) adalah jaringan komputer di seluruh dunia yang menghubungkan ratusan ribu jaringan dari jaringan yang lebih kecil.
Jaringan ini menghubungkan entitas pendidikan, komersial, nirlaba, dan militer, serta individu. Dapat disimpulkan dari teori diatas bahwa internet adalah jaringan fisik yang menghubungkan seluruh komputer, infrastruktur, server di dunia yang menghasilkan informasi untuk client dan perusahaan.
2.2.2 Website E-Commerce
McLeod Pearson (2008:59) mendefinisikan Perdagangan elektronik atau yang disebut juga e-commerce, adalah penggunaan jaringan komunikasi dan komputer untuk melaksanakan proses bisnis.
Pandangan populer dari ecommerce adalah penggunaan internet dan komputer dengan browser Web untuk membeli dan menjual produk. Perdagangan elektronik e-commerce mencangkup proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan atau informasi melalui jaringan komputer, termasuk internet (Turban, 2012:38).
E-commerce sering dianggap sederhana untuk merujuk kepada pembelian dan penjualan yang memakai internet (Chaffey, 2009:10). E-commerce meliputi semua ukuran transaksi yang menggunakan transmisi digital untuk pertukaran informasi melalui peralatan elektronis. Atas barang atau jasa dari transaksi tersebut dapat dikirimkan dengan
menggunakan jalur tradisional seperti delivery service atau dengan mekanisme digital, yaitu dengan cara mendownload produk internet.
Beberapa orang menganggap penggunan definisi e-commerce terlalu sempit, sehingga banyak yang menggantinya dengan e-business karena cakupannya lebih luas.
Bisnis elektronik (electronic bussines atau e-bussines) mengarah pada definisi e-commerce yang lebih luas, tidak hanya pembelian dan penjualan barang saja.
Tetapi juga layanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis. Sebagian lainnya memandang e-bussines sebagai kegiatan selain pembelian dan penjualan di internet, seperti kolaborasi dan aktivitas intra bisnis.
Berdasarkan pengertian-pengertian di atas tersebut, transaksi-transaksi yang dilakukan content provider merupakan transaksi e- commerce. Transaksi yang dilakukan oleh content provider merupakan pertukaran informasi dengan menggunakan transmisi digital. Seringkali, content provider menggunakan internet dalam transaksi penjualannya.
2.2.3 Website
Menurut Hidayat (2010:2), “web atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halamanhalaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masingmasing dihubungkan dengan jaringan- jaringan halaman”.
Menurut Wahana Komputer (2003:68),
“web adalah sebuah sistem di internet yang memungkinkan setiap orang tampil selama 24 jam sehari, khususnya dokumen yang ditempatkan di komputer yang tersambung di internet bisa menggunakan sepanjang hari”.
Satu set protocol yang mendefinisikan bagaimana system bekerja dan mentransfer data, dan sebuah software yang membuatnya bekerja dengan mulus. Web menggunakan teknik hypertext dan multimedia yang membuat internet mudah digunakan dijelajahi dan dikontribusikan. Web merupakan system hypermedia yang berarea luas yang ditujukan 16 untuk akses secara universal. Salah satu
kuncinya adalah kemudahan tempat seseorang atau perusahaan dapat menjadi bagian dari web berkontribusi pada web (Hanson,2000).
Sedangkan Menurut Hardjono (2006)
“web merupakan fasilitas hyperteks untukmenampilkan data berupa teks, gambar, suara, animasi, dan data multimedia lainnya.”
Halaman-halaman dari website dapat diakses melalui URL (uniform Resoursce Locator) yang biasanya disebut dengan HOMEPAGE. URL ini mengatur halaman situs untuk manjadi sebuah hirarki mekipus hyperlink yang ada di dalam halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberi tahu mereka susunn keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bias mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut.
Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs email gratis, yang membutuhkan sub skripsi agar dapat mengakses situs tersebut.
Penemu website adalah Sir Timthy John Barnes Lee, sedangkan website yang tersambung dalam jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Awalnya Sir Timthy membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan mempengaruhi informasi kepada sesama peneliti di tempat Sir Timthy bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (Tempat dimana Sir Timthy bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat 17 digunakan secara gratis oleh semua orang.
Sebuah website bisa berupa hasil bekerja dari perorangan atau individu, atau menunjukan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website menunjukan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Website ditulis atau secara dinamik dikonversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web broser, yang dikenal juga dengan HTTP client.
Halaman website dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkat dapat berupa komputer pribadi, laptop, PDA ataupun telepon seluler. Sebuah website dibuat di dalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan web server, atau yang disebut yang disebut juga HTTP server, artinya software yang dipakai akan menjalankan sutau sistem, yang kemudian
menerima intruksi dari penggunjung website, lalu mengirim halaman-halaman yang dipelukan untuk memenuhi permintaan pengunjung.
Apache dan Microsoft Internet Server (IIS).adalah perangkat lunak yang biasa digunakan untuk web server. Beberapa tahun lalu, masih sangat mudah untuk mengelompokan jenis-jenis Website berdasarkan fungsi dan tujuannya, namun dengan berkembanganya teknologi baik internet, browser, script dan program untuk membangun website serta teknologi alat untuk mengakses internet, maka jenis websitepun semakin beragam dan semakin kompleks.
Untuk membuat website diperlukan beberapa komponen yang harus ada (terinstal) di dalam komputer, yaitu : 18 1. Web browser merupakan komponen yang wajib yang harus ada di komputer. Untuk menjalankan aplikasi web harus menggunakan web browser, beberapa contoh web browser yaitu : Internet Exsploler, Mozila Firefox, Opera, Chrome, Safari, dan lain-lain. 2. Web Sevrer merupakan perangkat lunak wajib jika membuat halaman web dinamis. Dalam web server semua script web diletakkan, biasanya diletakkan di
“document root” dalam web server tersebut.
Dengan menggunakan web server maka pembuat web dapat melakukan ujicoba terhadap halaman-halaman web yang dibuat, tanpa adanya koneksi langsung ke internet (localhost).
Contoh web server adalah IIS, Apache, Xitami. 3. Script digunakan untuk membuat web statis menggunakan client side scripting (HTML, CSS, Java Script). Untuk membuat web dinamis menggunakan server side scripting (ASP, PHP, JSP). 4. Database server merupakan tempat penyimpanan data dalam sebuah web.
Contohnya MySQL, Microsoft SQL Server, Oracle, DB2 (IBM), PostgreSQL. 5. Web editor merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk mengetikan perintah-perintah script yang diguankan baik itu client side scrpting maupun server side scripting. Beberapa web editor dapat digunakan untuk mengatur layout (tampilan) web secara instan.
Berikut contoh web editor : Notepad, Macromedia Dreamweaver, Ultra Edit, Adobe Go Live, Netbean. 19 6. Image Editor
merupakan perangkat lunak yang digunakan
untuk mengelola gambar-gambar dan animasi yang akan digunakan di dalam halaman web.
Berikut contoh Image editor : Adobe Photoshop, Corell Draw, Macromedia Flash.
2.2.4 Digital Marketing
Teknologi digital telah mengubah cara manusia dalam berkomunikasi, bertindak, dan mengambil keputusan. Aktivitas pemasaran pun tak lepas dari pengaruh teknologi digital. Istilah pemasaran berbasisdigital (digital marketing) telah mengalami evolusi dari awalnyakegiatanpemasaran barang dan jasa yang menggunakan saluran digital hingga pengertian yang lebih luas yaitu proses memperoleh konsumen ,membangun preferensi konsumen, mempromosikan merek, memelihara konsumen, dan meningkatkan penjualan.
Konsep digital marketing berasal dari internet dan mesin pencari (searchengines) pada situs. Ketika penggunaaninternet meledak di tahun 2001, pasar didominasi oleh Google dan Yahoo sebagai search engine optimization(SEO). Penggunaan pencarian melalui internet berkembang pada tahun 2006 dan pada tahun 2007 penggunaan perangkat mobile meningkat drastis yang juga meningkatkan penggunaan internet dan masyarakat dari berbagai penjuru dunia mulai berhubungan satu sama lain melalui media sosial (Khan & Siddiqui, 2013).
Definisi digital marketing menurut American Marketing Association (AMA) adalah aktivitas,institusi, dan proses yang difasilitasi oleh teknologi digital dalam menciptakan, mengomunikasikan, dan menyampaikan nilai- nilai kepada konsumen dan pihak yang berkepentingan lainnya (Kannan &Hongshuang, 2016).
Chaffey (2013) mendefinisikandigital marketing sebagai penggunaan teknologi untuk membantu aktivitaspemasaran yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan konsumen dengan cara menyesuaikan dengan kebutuhan mereka.Sawicky (2016) mengartikan digital marketing sebagai eksploitasi terhadap teknologi digital yangdigunakan untuk menciptakan suatu saluran untuk mencapai resipien potensial untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pemenuhankebutuhan
konsumen yang lebihefektif. Digital marketing didefinisikan juga sebagai kegiatan pemasaran yangmenggunakan media berbasis internet(Wardhana, 2015).Internet adalah alat yang cukup berpengaruh untuk bisnis.
2.3 TINJAUAN PUSTAKA
Menurut penelitian yang dilakukan Rulia Puji Hastanti dari Universitas Surakarta (2015) yang berjudul “Sistem Penjualan berbasis web (Ecommerce) Pada Tata Distro Kabupaten Pacitan” menggunakan bahasa pemrograman PHP untuk membuat sebuah website E- Commerce. Dalam penelitian tersebut menggunakan metode penelitian berupa analisis masalah, analisis hasil wawancara, analisis sistem berjalan, dan analisis kebutuhan fungsional.
Menurut penelitian yang dilakukan Suprihadi dari Universitas Kristen Satya Wacana (2013) yang berjudul “Perancangan E- Commerce berbasis Web dan Siten Notifikasi Transaksi Bisnis Berbasis Mobile Pada Sistem Jaringan Klaster” menggunakan codeignitor untuk membuat website e-commerce.
Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian tersebut melakukan pengurusan ijin serta pengumpulan data ke dinas terkait, melakukan perancangan, melakukan uji coba sistem dengan metode black box, terakhir melakukan uji coba ke klaster dengan metode implementasi.
Dari dua penelitian tersebut dapat diambil kesamaan tujuan, yaitu untuk promosi dan meningkatkan penjualan dan di tempat- tempat tersebut. Selain persamaan, terdapat juga perbedaan dari kedua penelitian tersebut, yaitu dari penelitian pertama coding menggunakan php, dan penelitian kedua menggunakan codeignitor sebagai media untuk membuat website e-commerce mereka.
Sedangkan pada penelitian ini penulis menggunakan CMS Wordpress (dengan plugin Woocommerce) untuk membuat website e- commerce
3.1. ANALISIS DAN PERANCANGAN
Sebelum melakukan perancangan website, langkah pertama yang dilakukan penulis adalah menganalisis suatu masalah
yang akan dibahas dengan lengkap dan jelas.
Analisis sistem merupakan proses pemahaman dengan melakukan pemecahan atau penguraian terhadap sistem yang sedang berjalan dipecahkan atau diuraikan menjadi bagian-bagian tertentu, sehingga menjadi lebih mudah dipahami untuk menentukan pokok permasalahan kemudian memberikan rekomendasi sistem yang baru atau sistem usulan terhadap obyek yang dikaji sebagai pemecahan masalah. Analisis sistem diperlukan sebagai sumber dasar dalam melakukan perancangan sistem baru. Sumber dasar sebagai acuan yang digunakan diperoleh dengan mengumpulkan bukti-bukti atau data untuk memperoleh semua keterangan yang dibutuhkan dalam pembuatan website E-commerce pada Panda Home Industri Palur.
3.1.1 Sistem yang Berjalan
Sejak berdirinya Panda Home Industri Palur pada tanggal 14 Maret 2015, penjualan pada Panda Home Industri Palur dilakukan secara online, yang mana pelanggan tidak datang ketempat atau toko untuk melakukan pembelian. Produk-produk pada Panda Home Industri Palur dipasarkan pertama kali melalui facebook yang dipromosikan pada grup yang ada di facebook. Pada galeri foto facebook tidak dicantumkan jumlah stock barang, membuat customer seringkali menanyakan stock barang yang ingin dibeli masih ada atau sudah habis.
Ketika menerima pesanan, pegawai Panda Home Industri Palur memeriksa ketersediaan produk. Apabila produk masih tersedia, maka admin mengirimkan pesan kepada pembeli untuk segera melakukan transfer uang sejumlah harga produk ditambah ongkos pengiriman melalui SMS.
Sedangkan apabila produk tidak tersedia atau dengan kata lain kehabisan stock, maka pegawai mengirimkan pesan melalui SMS bahwa ketersediaan produk yang di inginkan sudah habis dan menawarkan kepada pembeli update produk terbaru pada galeri foto facebook.
3.1.2 Wawancara
Pada tahapan analisis penulis mengumpulkan data untuk mendapatkan keterangan mengenai semua hal yang berhubungan dengan pembuatan website E- Commerce Panda Home Industri. Data diperoleh dengan cara melakukan wawancara pada customer Panda Home Industri Palur yang pernah membeli produk maupun yang belum pernah membeli produk dari Panda Home Industri Palur.
3.1.4. Analisis Perangkat Penunjang Untuk menunjang pembuatan website E-Commerce pada Panda Home Industri Palur agar menjadi sebuah website yang baik dan benar, dibutuhkan tiga perangkat atau alat bantu. Perangkat atau alat bantu tersebut terdiri dari elemen yang saling berkaitan dalam proses input dan output agar sesuai dengan harapan.
Perangkat tersebut meliputi hardware, software.
1) Hardware (Perangkat Keras) Merupakan perangkat keras yang dibutuhkan untuk pembangunan website E-Commerce oleh penulis, perangkat keras tersebut adalah sebagai berikut:
a) Prosesor Intel Core i3 b) RAM 4GB
c) Harddisk 500 GB d) Monitor 14 inchi e) Keyboard f) Mouse g) DVD RW
2) Software (Perangkat Lunak) Merupakan program atau aplikasi yang digunakan untuk pembuatan website E-Commerce oleh penulis, program atau aplikasi tersebut adalah sebagai berikut:
a) Sistem Operasi : Microsoft Windows 7 Ultimate 64 bit
b) Desain Gambar :
Coreldraw X7.
c) Script Editor : Wordpress
d) Browser :
Google Chrome
e) Text Editor : Microsoft Office Word 2007
3) Brainware (Pengguna)
Brainware atau pengguna ialah orang yang mengelola dan menggunakan website E-Commerce Panda Home Industri Palur. Brainware disini dibagi menjadi dua tingkatan, yaitu
administrator dan user yang masing- masing mempunyai hak akses yang berbeda.
a) Administrator
Administrator merupakan bagian yang memiliki hak akses penuh dalam
mengelola atu melakukan kendali dan kontrol pada website E-Commerce toko Panda Home Industri Palur. Dalam hal ini disebut sebagai Admin Panda Home Industri Palur. Admin toko merupakan pemilik/pegawai dari Panda Home Industri Palur.
b) User
User merupakan seorang pengguna yang memiliki sebuah account pribadi dengan hak akses terbatas didalam pengelolaan website E-Commerce. Dalam hal ini user ialah customer Panda Home Industri Palur.
3.2 Kerangka Pemikiran
Gambar 3.1. Flowcard Customer
3.3 Perancangan Website
Perancangan website bertujuan memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada admin dan user.
3.3.1 Domain dan Hosting
Penggunaan nama website Panda Home Industri Palur disesuaikan dengan nama toko.
Penamaan tersebut bertujuan agar nama website mudah diingat dan memberikan daya tarik pada masyarakat yang gemar berbelanja online. Selain itu penamaan domain juga bertujuan untuk mendapat rating atas pada search engine, sehingga selain sebagai penarik minat masyarakat untuk berbelanja website Panda Home Industri Palur.
Perencanaan nama website pada Panda Home Industri Palur adalah PandaHomeIndustry.com.
3.3.2 Pembayaran dan pengiriman Panda Home Industri Palur merupakan usaha home industri yang menjual berbagai kebutuhan rumah tangga antara lain sabun,pewangi dan pembersih melalui website, maka dari itu setiap transaksi pada website E-Commerce Panda Home Industri Palur dilakukan mengikuti sistem yang dibagun dan diterapkan, yaitu menggunakan transaksi elektornik. Perencanaan pembayaran dilakukan melalui transfer bank. Adapun perencanaan rekening bank yang dipakai untuk menerima transfer biaya pembelian dari customer dan pengiriman barang customer
3.4 Perancangan Desain Website
Perancangan halaman website E- Commerce diperlukan untuk mempermudah dalam pembuatan website E-Commerce.
3.4.1 Rancangan Tampilan Halaman Login Admin
Gambar 3.2. Rancangan Tampilan halaman Login Admin
3.4.2 Rancangan Tampilan Halaman Home
Gambar 3.3 Rancangan Tampilan Halaman Shop
3.4.3 Rancangan Tampilan Panduan Transaksi
Gambar 3.4. Rancangan Tampilan Halaman Panduan Transaksi
3.4.4 Rancangan Tampilan Tentang Kami
Gambar 3.5. Rancangan Tampilan Tentang Kami
Pembuatan Website
Langkah awal dalam pembuatan website E-Commerce Panda Home Industri Palur adalah melakukan installasi CMS yang telah dibuat untuk Panda Home Industri Palur, dan untuk selanjutnya dilakukan pengeditan pada CMS tersebut agar sistem toko online sesuai dengan kebutuhan admin dan customer, serta memberikan sebuah website yang user friendly untuk customer Panda Home Industri Palur.
3.5 Installasi Wordpress di hosting
Dalam pembuatan website E- Commerce Panda Home Industri Palur memanfaatkan Wordpress yang sudah di sediakan oleh Cpanel di dalam hosting.
Pembuatan website secara online dilakukan di komputer menggunakan jaringan internet.
Proses instalasi yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1) Langkah awal yaitu buka di C-Panel pada hosting yang sudah kita miliki.
2) Lalu selanjutnya pilih Softaculous Apps Instaler dan pilih menu wordpress.
3) Selanjutnya klik menu install yang
ada di atas
pojok.
4) Selanjutnya isikan data yang sesuai
pada kolom
tersebut.
5) Selanjutnya pilih tema menurut selera masing masing dan klik tombol install.
6) Apabila instalasi selesai maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah.
4.1. Implementasi Website
Agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan, website E-Commerce Panda Home Industri ini perlu diimplementasikan apakah website E- Commerce yang telah dibuat dapat diterapkan dan berfungsi dengan efektif dan efisien, maka langkah selanjutnya mempublikasikan website E-Commerce sehingga dapat diakses oleh customer yang berbelanja online. Langkah-langkah untuk mempublikasikan website E- Commerce Panda Home Industri Palur di internet agar dapat diakses oleh customer adalah sebagai berikut:
Dengan adanya implementasi ini akan ditemukan hal-hal yang dirasa kurang, sehingga perbaikan website E-
Commerce Panda Home Industri Palur akan dilakukan dengan segera agar mendapatkan hasil yang terbaik.
4.1.1. Halaman Awal Website Tampilan awal website menyajikan produk-produk yang dijual oleh Panda Home Industri Palur .Customer dapat memilih produk berdasarkan kategori produk yang tersedia pada tampilan awal website E-Commerce.
Gambar 4.9. Tampilan Awal Website
Gambar 4.1 Tampilan Awal 4.1.2 Tampilan Menu Utama
Menu utama terdiri dari barisan link halaman-halaman utama yang memuat informasi tentang website E-Commerce secara terperinci.
Gambar 4.2 Menu Utama 4.1.3 Melakukan Transaksi
1) Memilih produk
Untuk memilih produk yang ada pada Panda Home Industri Palur bisa dilakukan dengan cara mengklik kategori yang ada pada header website atau mengkilk ikon kategori yang tersedia pada menu shop, kemudian mengklik produk yang dipilih. Untuk melihat detail produk yang ingin dibeli, bisa dilakukan dengan cara mengklik nama produk.
Gambar 4.3. Tampilan Produk
Gambar 4.4. Tampilan Detail Produk
2) Membeli Produk
Untuk membeli produk pada Panda Home Industri Palur, customer bisa memasukkan jumlah produk yang dibeli dan mengklik tombol masukan keranjang yang ada pada setiap produk. Dengan begitu, produk yang dibeli akan masuk ke keranjang belanja.
Gambar 4.5. Tampilan Keranjang Belanja Customer
3) Order
Setelah customer selesai memilih produk, langkah selanjutnya adalah mengklik tombol process to check out.
Maka akan tampil form yang harus di isi.
Gambar 4.6. Tampilan Halaman Chekout
5) Jasa Pengiriman
Panda Home Industri Palur menggunakan jasa pengiriman JNE,POS dan J&T mengikuti tarif yang
diberikan.Pada tampilan Jasa pengiriman disediakan form untuk memilih kecepatan pengiriman barang sesuai harga.
Gambar 4.7. Tampilan Ongkos Kirim
6) Pesanan Saya
Setelah order, customer menunggu konfirmasi dari administrator untuk status order. Status order ada 4, yaitu PendingOrder berarti administrator sedang melakukan pengecekan, “On hold” berarti pesanan tertahan dan customer bisa mentransfer uang melalui ATM, “Selesai ” berarti pesanan sudah dikonfirmasi oleh admin dan dikirim melalui expedisi yang telah di tentukan oleh customer, pada tahap ini pemesan akan diberi nomor resi sehingga administrator sudah tidak bertanggung jawab lagi dengan pesanan, dan yang terakhir “Pesanan gagal” berarti customer tidak bisa melanjutkan pesanan karena pesanan tidak disetujui admin karena stok barang habis atau customer tidak menyelesaikan pembayaran barang.
Gambar 4.8. Tampilan Status Order
4.1.4 Uji Coba Website
Uji coba website dibagi menjadi dua macam, yaitu uji coba terhadap front office atau halaman customer dan uji
coba terhadap back office atau halaman admin.
4.1.3 Uji Coba FrontOffice
Ujicoba FrontOffice, yaitu setiap halaman dan fitur website yang bisa diakses oleh user umum atau customer bersama fungsinya dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa website E- Commerce yang telah dibuat dapat dijalankan dan diakses oleh customer.
Tabel 4.1. Uji Coba Front Office No Halaman
Website
Berhasil Keterangan
1 Shop Dapat diakses
Berjalan sesuai rancangan.
Halaman dan isi dapat dibuka dengan lancar 2 Tentang
Kami
Dapat diakses
Berjalan sesuai rancangan.
Halaman dan isi dapat dibuka dengan lancar 3 Panduan
Transaksi
Dapat diakses
Berjalan sesuai rancangan.
Halaman dan isi dapat dibuka dengan lancar
5.1. PENUTUP 5.2 Kesimpulan
Kesimpulan dari Pembuatan Website E- Commerce Panda Home Industri Palur, adalah :
1. Panda Home Industri Palur telah memiliki website E-Commerce yang dapat menyampaikan informasi produk kapan saja dan transaksi pembelian produk bisa dilakukan kapan saja selama customer memiliki koneksi internet.
2. Website E-Commerce pada Panda Home Industri Palur memudahkan customer Panda Home Industri Palur dalam bertransaksi, dapat melihat stok dan update produk terbaru.
5.3 Saran
Dikarenakan terbatasnya waktu dalam penelitian, maka penulis memberikan saran antara lain :
1. Bagi peneliti mengenai pembuatan website E-Commerce dapat mengembangkan penelitian dengan menambahkan fasilitas-fasilitas yang diperlukan lainnya, seperti dengan menambahkan fasilitas Whatsapp untuk melakukan konfirmasi transaksi.
2. Disarankan mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai agar mampu mengoperasikan website E-Commerce Panda Home Industri Palur dalam memperbarui informasi pada produk, dan merespon umpan balik dari customer melalui email dan fasilitas chatting yang dipakai.
DAFTAR PUSTAKA
1. Hastanti, RuliaPuji, 2015, SistemPenjualanBerbasis Web (E-Commerce) Pada Tata Distro Kabupaten Pacitan, Jurnal Bianglala Informatika Vol 3 No 2, 9, http://download.portalgaruda.org/article.php?arti cle=379115&val=6595&title=Sistem%20Penjualan
%20Berbasis%20Web%20, (10 juli 2019)
2. Suprihadi, 2013, Perancangan E- Commerce Berbasis Web dan Sistem Notifikasi Transaksi Bisnis Berbasis Mobile Pada Sistem Jejaring Klaster, Jurnal Teknologi Informasi-Aiti
Vol. 10 No. 2, 16,
http://ris.uksw.edu/download/jurnal/kode/J0075 9, (10 juli 2019)
3. Qorri Aini Addinda, Joni Dwi Pribadi, 2017, Pembuatan Website Menggunakan CMS Wordpress Sebagai Media Promosi Pada Rumah Croket Batu, Jurnal Aplikasi Bisnis Vol 3 No 1,
http://jab.polinema.ac.id/index.php/jab/article/vi ew/92, (7 Januari 2020)
4. Purwana Dedy, Rahmi, Aditya Sandy,2017, Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Malaka Duren Sawit, Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 1
No. 1,
http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpm/article /download/1781/1498 ,(7 Januari 2020)
5. Handayani, 2013, Pembuatan Website E-Commerce Pada Distro Java Trend, Seminar Riset Unggulan Nasional Informatika dan Komputer Vol . 4 No. 2, http://ijns.org/journal/index.php/
seruni/article/view/715, (Januari 2020)