• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "3. 1"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

45 BAB III

METODE PENELITIAN

3. 1 Jenis, Desain, dan Lokasi Penelitian 3.1.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian meta analisis.

Menurut Sopiyudin Dahlan (2012) Meta Analisis merupakan metode telaah yang disertai teknik statistik untuk menghitung kesimpulan beberapa hasil penelitian. Dalam penelitian memanfaatkan buku atau jurnal0sebagai sumber. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu meta analisis, analisis yang menguraikan sistematik dengan menganalisis hasil penelitian yang sudah diterbitkan secara0nasional dan berkaitan dengan penggunaan0model pembelajaran0TGT dan TSTS terhadap keterampilan kolaborasi siswa SD dalam pembelajaran tematik dalam (Bahrul Hayat 2015). Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keefektifan yang signifikan pada model pembelajaran TGT dan TSTS dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi pada kelas IV.

3.1.2 Lokasi Penelitian

Penilitian ini dilakukan di Program studi pendidikan sekolah dasar, Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana, dengan hasil penelitian dalam bentuk jurnal nasional. Waktu pelaksanaan penelitian mulai dari bulan Juni sampai Agustus 2020.

(2)

3.2 Variabel Penelitian dan Definisi Operasion 3.2.1 Variabel Penelitian

Menurut Slameto (2015:195) Variabel penelitian menjadi komponen jika diukur memberikan nilai bervariasi. Dalam penelitian variabel menggambarkan faktor yang0penting dan harus dipahami, karena sangat berpengaruh sebagai pedoman untuk memutuskan hipotesan dan0penelitian. Sedangkan menurut Sugiyono (2017:125) variable penelitian merupakan sifat maupun nilai dari orang, obyek maupun kegiatan yang memiliki perbedaan tertentu yang dipilih peneliti untuk mempertimbangkan dan menarik kesimpulan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas (X) dan- Variabel terikat (Y).0Variabel0bebas atau independent variable menggambarkan variabel yang diduga sebagai penyebab munculnya variabel yang lain. Variabel0bebas biasanya dimanipulasi, diamati, dan diukur untuk mengetahui pengaruhnya terhadap variabel lain (Slameto, 2015: 198). Dalam penelitian ini variabel bebas yang digunakan yaitu TGT (Team Games Tournament) (X1) dan TSTS (Two Stay Two Stray) (X2), dan variabel terikat (Y) atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas adalah berpikir kritis.00

3.2.2 Definisi Operasional

Menurut Slameto (2015: 218) operasionalisasi merupakan salah satu langkah terakhir dalam proses pengukuran yaitu suatu perencanaan prosedur-prosedur untuk menyeleksi Bab ke dalam kategori. Adapun Definisi operasional diperlukan guna menentukan jenis dan indikator dari variabel - variabel yang terkait dalam penelitian, sehingga pengujian hipotesisdengan alat bantu statistik dapat dilakukan dengan benar (Wahyudi, 2012). Definisi operasionaldalam penelitian ini yaitu:

a. TGT (Team Games Tournament)

Model pembelajara TGT menurut Trianto (2011: 147) berpendapat bahwa istilah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran

(3)

sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada sisswa. Terdapat 5 tahap model pembelajaran TGT menurut Taniredja (2011: 67-68) Tahap 1: Penyajian kelas, Penyajian kelas pada pembelajaran kooperatif TGT tidak berbeda dengan pengajaran biasa atau pengajaran klasikal oleh guru, pengajaran difokuskan dengan materi yang dibahas, tahap 2 : Kelompok disusun dengan beranggotakan 4-5 orang yang mewakili pencampuran dari berbagai keragaman dalam kelas seperti kemampuan akademik,jenis kelamin,ras atau etnik, tahap 3 : Permainan ,Pertanyaan dalam game harus dirancang dari materi yang relevan dengan materi yang telah disajikan untuk menguji pengetahuan yang disajikan untuk menguji pengetahuan yang diperoleh mewakili masing-masing kelompok, tahap 4 : Kompetisi,Turnamen adalah susunan beberapa game yang dipertandingkan. Biasanya dilaksanakan pada akhir minggu atau akhir unit atau pokok bahasan, tahap 5 : Pengakuan Kelompok, Pengakuan kelompok dilakukan dengan memberi penghargaan berupa hadiah atau sertifikat atas usaha yang telah dilakukan kelompok selama belajar.

b. TSTS (Two Stay Two Stray)

Metode Two Stay Two Stray merupakan sistem pembelajaran kelompok dengan tujuan agar siswa dapat saling bekerja sama, bertanggung jawab, saling membantu memecahkan masalah, dan saling mendorong satu sama lain untuk berprestasi. Metode ini juga melatih siswa untuk bersosialisasi dengan baik Huda, (2014:207). Ada 5 tahap dalam model pembelajaran TSTS menurut Huda (2011:141) Tahap 1: Siswa bekerjasama dengan kelompok yang terdiri dari siswa secara heterogen, tahap 2 : Guru memberikan tugas disetiap kelompok untuk mendiskusikan dan dikerjakan bersama-sama, tahap 3 : dua

(4)

orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi ke tamu mereka,tahap 4 : tamu mohon diri dan kembali kekelompok merekan sendiri serta melaporkan temuan mereka dari kelompok lain, tahap 5 : presentasi setiap kelompok.

3.3 Populasi,Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel 3.3.1 Populasi

Populasi menurut Sukmadinata (2012:250) merupakan kelompok besar dan wilayah yang menjadi lingkup tujuan penelitian untuk menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini populasi yang diambil adalah adalah artikel pada jurnal pendidikan yang telah dipublikasikan secara nasional.

3.3.2 Sampel

Sampel berdasarkan Sugiyono (2010:118) yaitu bagian0dari jumlah dan0karakteristik0yang dimiliki oleh komunitas tersebut.

Pengambilan sampel dilakukan dengan pertimbangan bahwa tidak mungkin dilakukan penelitain dengan populasi yang besar. Sehingga akan diambil beberapa sampel yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah artikel yang ada di jurnal yang sudah diterbitkan secara nasional dan dengan0kriteria ditulis0oleh peneliti umum atau mahasiwa dan penelitian dilaksanakan di indonesia, penelitian dilakukan 10 tahun terakhir atau 2010-2020, subyek penelitian berupa artikel penelitian online dengan kata kunci model pembelajaran TGT, Model pembelajaran TSTS, keterampilan kolaborasi. Penelitian0dilaksanakan pada0jenjang sekolah dasar (SD), isi artikel memenuhi data yang dibutuhkan dalam menghitung effect size.

(5)

3.4 Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data 3.4.1 Teknik Analisis data

Teknik pengumpulan data menurut Sugiyono (2010:308) merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena untuk mendapatkaan data yang memenuhi standar yang telah ditetapkan atau untuk memperoleh data dalam penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis effect size. Rumus effect size yang digunakan adalah formula pengaruh dengan rumus eta kuadrat (ή2).

Penelitian eksperimen yang hanya melibatkan dua kelompok yaitu kelompok eskperimen dan kelompok kontrol menggunakan analisis

komparasi dengan tekik analisis uji-t. rumus effect size yang digunakan 3.4.2 Instrumen Pengumpulan Data

Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi yang diinginkan disebut instrumen penelitian. Instrumen0yang dipakai di penelitian ini0adalah lembaran pemberian kode (coding data).

Variabel-variabel yang digunakan untuk pemberian kode dalam memperoleh informasi mengenai0besar pengaruh (effect size) pada penelitian0meta-analisis sebagaimana yang telah dilakukan oleh Kadir, yaitu (1) data artikel yang terdiri dari nama peneliti, judul penelitian, nama jurnal dan tahun publikasi; (2) karakteristik sampel berupa tempat penelitian, subjek penelitian dan sampel penelitian; (3) variable, desain dan instrument berupa variable independen dan dependen, desain penelitian dan pengujian hipotesis; (4) intervensi pembelajaran kelas eksperimen dan kelas kontrol; (5) effect size; dan (6) rerata effect size.

(6)

Tabel 3.1 Data Artikel Kriteria Pengumpulan

data

Pengelompokkan data

Jumlah artikel yang diperoleh

Tahun Publikasi

2011 0

2012 0

2013 0

2014 0

2015 0

2016 0

2017 2

2018 1

2019 4

2020 1

Jenis metode kooperatif

TGT 4

TSTS 4

Variabek terikat Kolaborasi 8

3.4.3 Teknik Analisis Hasil Pembelajaran 1. Uji Prasyarat

a. Uji normalitas digunakan dengan tujuan untuk memberikan nilai statistik pada kelompok data atau variabel yang dapat menentukan apakah0data0tersebut0berdistribusi0normal atau tidak.00Uji normalitas digunakan untuk menyimpulakan apakah data yang sudah dikumpulkan berdistribusi0normal0yang diambil dari populasi0normal.

Untuk pengambilan keputusan terhadap data distribusi dan tidak terdistribusi dapat dilakukan dengan analis data yaitu Nilai signifikasi/probabilitas > 0,05 maka data betditribusi

(7)

normal Nilai signifikasi/probabilitas < 0,05 maka data tidak betditribusi normal.

b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan0untuk0mengetahui0apakah data dalam0variabel X dan Y-bersifat0homogen0atau tidak.

Uji homogenitas dilakukan untuk memenuhi uji syarat dalam melakukan analisis. Pengambilan keputusan terhadap data distribusi dan tidal terdistribusi dapat dilakukan dengan analisisi data sebagai berikut Nilai signifikasi/probabilitas >

0,05 maka, dapat dikatakan bahwa varian dua kelompok populasi data homogen. Nilai0signifikasi/probabilitas < 0,05 maka, dapat0dikatakan0bahwa0varian0dua kelompok populasi0data tidak0homogen.

c. Uji Linearitas

Uji linearitas dipakai untuk mengetahui apakah sebaran data yang telah diuji mempunyai hubungan linearatau tidak secara signifikan.

2. Uji Hipotesis

Uji hipotesis digunakan untuk mengetahui apakah Ho diterima atau ditolak. Ho0ditolak—apabila--nilai signifikasi atau--nilai probabilitas kesalaha (α) > 0,05. Sebaliknya Ho ditolak dan Ha diterima—apabila0nilai signifikasi atau0nilai0probabilitas (α) <

0,05. Hipotesis yag akan diuji dalam penelitian ini sebagai berikut Ho : Tidak--terdapat perbedaan yang signifikan antara

penggunaan model pembelajaran TGTdan TSTS terhadap peninhkatan kolaborasi siswa SD

Ha : Terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran TGT dan TSTS terhadap peningkatan kemampuan kolaborasi siswa SD

Referensi

Dokumen terkait

Dari enam butir pokok mengenai konsep pemberdayaan masyarakat ini, dapat disimpulkan, bahwa: (1) pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan hanya melalui

Permasalahan yang timbul sebelum pasien menjalani program fisioterapi adalah pasien merasakan nyeri gerak ,nyeri tekan,nyeri diam, penurunan kekuatan otot, keterbatasan

sebagai berikut: sebuah struktur yang sangat organik dengan minimal formalisasi; spesialisasi pekerjaan yang tinggi berdasar pendidikan formal; para spesialis akan memiliki

Pemant auan penyi mpanan Menyus un perencana an UKM Kese hat an l i ngkungan Ber sama dengan penanggung  j awab UKM mer enca nak an kegi at an UKM Kese hat an l i ngkungan set i ap

dirumuskan oleh undang-undang sebagai alat pembayaran yang sah. Berdasarkan fungsinya dalam kegiatan sehari-hari, uang adalah suatu benda yang dapat digunakan sebagai alat

Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan mengenai keterampilan proses Fisika pada siswa kelas X SMA Seri Rama YLPI Pekanbaru didapatkan informasi sebagai

Tentu, pada tataran realita tidak mungkin akan kita dapati praksis yang sesuai dengan teori yang berasas tersebut. Jika setiap orang tetap akan memaksakan pengaplikasian di