• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017 PERANCANGAN COMPANY PROFILE SEBAGAI BAGIAN CORPORATE IDENTITY DI PERUSAHAAN ERFLOG_20

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017 PERANCANGAN COMPANY PROFILE SEBAGAI BAGIAN CORPORATE IDENTITY DI PERUSAHAAN ERFLOG_20"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

1

PERANCANGAN COMPANY PROFILE SEBAGAI BAGIAN CORPORATE

IDENTITY DI PERUSAHAAN ERFLOG_20

1

Ati Suci Dian Martha, S.kom.,M.T.,2Fajar Ariansyah Rinaldi

1

Program Studi Multimedia dan Desain Grafis Politeknik Komputer Niaga LPKIA

2

Program Studi Multimedia dan Desain Grafis Politeknik Komputer Niaga LPKIA Jln. Soekarno Hatta No. 456 Bandung 40266, Telp. +62 22 75642823, Fax. +62 22 7564282

Email :[email protected]

Abstrak

Company Profile merupakan penjelasan mengenai perusahaan termasuk produknya secara verbal maupun grafik yang mengangkat corporate value serta product value serta keunggulan perusahaan dibandingkan pesaing berdasarkan kedua value diatas.

Dibuatnya latar belakang Skripsi Minor ini adalah membahas permasalahan yang ada di perusahaan. Dimana pelanggan yang ingin membeli produk dari perusahaan harus mengirimkan dahulu foto produk yang terdapat di instagram perusahaan. Maka penulis membuat Company Profile sebagai bagian Corporate Identity dengan berbasis website untuk memudahkan pelanggan dalam mendapatkan informasi dan melakukan transaksi.

Website ini dibangun dengan bahasa pemograman PHP, CSS, HTML sehingga menghasilkan website yang dapat memudahkan karyawan dalam melakukan editing dan pembaharuan di dalam program.

Kata kunci : Company Profile, Website

1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang

Di jaman yang serba canggih ini jaringan internet menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari, tak sedikit dari masyarakat diseluruh dunia menggunakan jaringan internet untuk mengakses sosial media dan informasi-informasi menarik bahkan mencari kebutuhan sehari-hari. Mulai dari berhubungan dengan teman lama di sosial media, mencari tutorial atau tata cara dalam mempermudah kegiatan sehari-hari seperti tutorial hijab, tutorial memasak, sampai tutorial make up, mencari informasi yang bermanfaat bagi kesehatan, melihat berita-berita terkini, sampai membeli barang-barang kebutuhan secara online di online shop.

Online shop adalah sebuah toko yang secara online menarik pelanggan dengan cara memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tanpa harus keluar rumah. Banyak perusahaan dagang yang menggunakan online shop ini untuk mempromosikan perusahaan serta produknya, sehingga menarik lebih banyak pelanggan serta memperluas pangsa pasarnya.

Salah satu bentuk online shop yang diminati oleh perusahaan dagang yang sedang berkembangsebagai media promosi yaitu berbentuk website. website online shop biasanya berbentuk dinamis, berisi informasi mengenai perusahaan dan katalog produk yang disediakan oleh perusahaan serta adanya media interaksi antara konsumen dan perusahaan.

ERFLOG_20 adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang fashion yang menjual jaket bomber dan pakaian wanita, berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik ERFLOG_20, media pemasaran ERFLOG_20 selama ini menggunakan metode Word of Mouth (WOM) atau biasa disebut dari mulut ke mulut, Facebook dan Instagram media promosi yang dimiliki oleh perusahaan dan perusahaan belum mempunyai Corporate identiity berbasis website sebagai media promosi. Oleh karena itu perlu dibuat sebuah website Company Profile sehingga perusahaan mempunyai Corporate

(2)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

2 identity yang berbasis web. Website Company Profile yang diharapkan dapat memberikan informasi kepada konsumen mengenai perusahaan, produk yang diperdagangkan.

I.1 IdentifikasiPermasalahan

Berdasarkan latar belakang tersebut identifikasi masalah yang di simpulkan yaitu:

1.

Perusahaan belum mempunyai website Company profile sebagai corporate identity.

I.2 RuangLingkupPermasalahan

Memperhatikan begitu luasnya masalah yang berhubungan dengan website, ada batasan pembahasan mengenai website ini.

1. Membuat Corporate Identity berbasis web.

I.3 Tujuan Perancangan

Tujuan dari pembuatan website ini adalah mengembangkan pangsa pasar perusahaan ERFLOG_20 sehingga meningkatkan penjualannya:

1. Perusahaan mempunyai Corporate Identity berbasis web yang dapat mempromosikan produk perusahaan

I.4 Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian yang diterapkan kedalam laporan ini adalah Simple Interaction Desain Model. Metodologi ini cocok dalam pembuatan\ website di ERFLOG_20 karna metodologi ini mempunyai tahapan yang cocok dalam pembuatan website di ERFLOG_20 I.5 SistematikaPenulisan

Sistematika penulisan yang akan diterapkan kedalam laporan ini adalah sebagai berikut :

DAFTAR ISI

BAB I : PENDAHULUAN

Pada bab ini digunakan untuk mengetahui permasalahan dan solusi yang akan dilakukan, berisi tentang latar belakang, identifikasi

persoalan, lingkup batasan, tujuan, kegunaan dan sistematika penulisan.

BAB II : DASAR TEORI

Dalam bab ini diuraikan tentang teori dasar yang dipergunakan dalam pembuatan web desain, antara lain : website, Desain, Metodologi, serta teori pendukung lainnya.

BAB III : ANALISIS DAN PERANCANGAN

Bab ini digunakan untuk membahas secara rinci mengenai analisis desain, konsep desain, serta proses pembuatn desain dalam web ini.

BAB IV : IMPLEMENTASI

Bab ini menguraikan dan membahas hasil pembuatan web desain yang dibuat untuk diimplementasikan di perusahaan ERFLOG_20.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan yang dapat diambil dari inti pembahasan pada bab-bab sebelmnya serta saran-saran yang diharapkan berguna bagi pengembangan website ini di masa mendatang.

DAFTAR PUSTAKA

Berisi literature yang dipakai sebagai referensi dalam penyusunan skripsi

II. Landasan Teori

II.1 Teori Tentang Perancangan

Langkah awal dalam membuat sebuah sistem adalah perancangan dari sistem tersebut. Mohamad Subhan (2012:109) dalam bukunya yang berjudul Analisa Perancangan Sistem mengungkapkan: “Perancangan adalah proses pengembangan spesifikasi baru

(3)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

3 berdasarkan rekomendasi hasil analisis sistem”.

II.2 Web Desain

web desain ialah sebuah kumpulan hyperlink yang menampilkan informasi teks, gambar diam dan gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya yang memcerminkan perhatian pada apresiasi dan adaptasi terhadap lingkungannya.

II.3 Pengertian mengenai Company Profile : Dalam bukunya The Company Image, Elinor Selame mengatakan Company profile (Profil perusahaan) adalah laporan yang memberikan gambaran tentang sejarah, status saat ini, dan tujuan masa depan sebuah bisnis. Sebuah profil perusahaan bisnis dapat sesingkat satu halaman, atau mengandung data yang cukup untuk mengisi beberapa halaman. Walaupun ada sejumlah format yang berbeda yang digunakan menyusun sebuah profil, ada beberapa jenis informasi penting yang wajib disertakan. ( Selame dalam Sutojo 2004:18 )

Company Profile merupakan penjelasan mengenai perusahaan termasuk produknya secara verbal maupun grafik yang mengangkat corporate value serta product value serta keunggulan perusahaan dibandingkan pesaing berdasarkan kedua value diatas.

II.4 Teori Tentang Corporate Identity

Dalam bukunya The Company Image, Elinor Selame mengatakan identits korporat atau corporate identity adalah apa yang senyatanya ada pada atau ditampilkan oleh perusahaan. ( Selame dalam Sutojo 2004:13 )

Identitas korporat (corporate identity) menurut M. Linggar Anggoro ( 2000:280) adalah suatu cara atau suatu hal yang memungkinkan suatu perusahaan dikenal dan

dibedakan dari perusahaan-perusahaan lainnya. Ia juga menyebutkan bahwa identitas perusahaan harus diciptakan melalui suatu rancangan desain khusus yang meliputi hal-hal unik atau khas tentang perusahaan yang bersangkutan secara fisik.

II.5 Teori SWOT

Menurut Fred R. David (2008:8) dalam bukunya Analisis SWOT , Semua organisasi memiliki kekuatan dan kelemahan dalam area fungsional bisnis. Tidak ada perusahaan yang sama kuatnya atau lemahnya dalam semua area bisnis.

Kekuatan / kelemahan internal , digabungkan dengan peluang/ancaman dari eksternal dan pernyataan misi yang jelas, menjadi dasar untuk penetapan tujuan dan strategi.Tujuan dan strategi ditetapkan dengan maksud memanfaatkan kekuatan internal dan mengatasi kelemahan.

Berikut ini merupakan penjelasan dari SWOT (David,Fred R.,2005:47) yaitu:

1. Kekuatan (Strenghts)

Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keungulan-keungulan lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani. Kekuatan adalah kompetisi khusus yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan di pasar

2. Kelemahan (Weakness)

Kelemahan adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya, keterampilan, dan kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja perusahaan. Keterbatasan tersebut daoat

(4)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

4 berupa fasilitas, sumber daya keuangan,kemampuan manajemen dan keterampilan pemasaran dapat meruoakan sumber dari kelemahan perusahaan.

3. Peluang (Opportunities)

Peluang adalah situasi penting yang mengguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Kecendrungan – kecendrungan penting merupakan salah satu sumber peluang, seperti perubahaan teknologi dan meningkatnya hubungan antara perusahaan dengan pembeli atau pemasokk merupakan gambaran peluang bagi perusahaan.

4. Ancaman (Threats)

Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungan dalam lingkungan perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang atau yang diinginkan perusahaan. Adanya peraturan-peraturan pemerintah yang baru atau yang direvisi dapat merupakan ancaman bagi kesuksesan perusahaan.

II.6 Metodologi Penyelesaian Masalah

Rio Silvianto (2013:5) dalam bukunya Teori Metode Desain Metodologi penyelesaian masalah yang dilakukan dalam penelitian ini termasuk dalam metode Simple Interaction Desain Model.

Pada model rancangan interaksi sederhana ini input atau masukan hanya memiliki satu titik. yang mana masukan tersebut diidentifikasikan apakah sesuai dengan kebutuhan, lalu didesain sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Setelah didesain rancangan tersebut dibangun dan harus interaktif. Setelah itu barulah rancangan tersebut dievaluasi.

Evaluasi dapat dilakukan dimana saja, rancangan yang telah di evaluasi dapat kembali didesain ulang atau apakah rancangan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan user, maka alur tersebut akan terus berputar hingga pada tahap evaluasi tidak lagi terjadi kesalahan, baik dalam penetapan kebutuhan user maupun pendesainannya, sehingga pada tahap evaluasi terciptalah sebuah hasil akhir yang valid.

Jadi tahap metode dalam pembuatan web tersebut adalah :

1. Web akan di identifikasi berdasarkan kebutuhan user 2. Kemudian akandi desain sesuai

persyaratan yang telah ditetapkan 3. Kemudian web tersebut dibangun 4. Setelah itu web akan di evaluasi 5. Bila web belum sesuai dengan

kebutuhan user, perancang akan kembali ke tahap pertama sampai web tersebut benar – benar sesuai kebutuhan user

Gambar.II.1 Gambar Simple Interaction Desain Model

III Analisis dan Perancangan III.1 Analisis Swot

Adapun analisis yang dilakukan pada perusahaan guna melihat perancangan yang akan dibuat sesuai dengan kebutuhan perusahaan, yaitu :

(5)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

5 a.Strengthness

Kekuatan yang dimiliki oleh Erfolg_20 yaitu produk yang terjamin baik kualitasnya dan memiliki desain yang trendi. Memiliki media promosi untuk pemasaran secara online lewat sosial media, yaitu akun instagram.

Harga yang terjangkau oleh konsumen di bandingkan dengan brand lain.

b. Weakness

Konsumen kesulitan dalam bertransaksi secara online karena harus mengirim terlebih dahulu foto produk yang akan di beli.. c.Opportunities

Berubahnya segmentasi pasar. d. Threats

Banyaknya pesaing yang menyediakan barang sama. Banyaknya pesaing yang menggunakan jasa Search Engine

Online (SEO), yang membuat

mesin pencari lebih mengutamakan nama halamannya.

Munculnya perusahaan sejenis dengan corporate identity yang menarik dan modern.

Strategi yang akan di ambil untuk memaksimalkan promosi perusahaan adalah memanfaatkan Weakness dan Opportunities dari Erfolg_20, kelemahan yang ada dapat di jadikan sebagai motivasi untuk melakukan inovasi yang baru bagi perusahaan, dan peluang yang ada dapat mendorong untuk menciptakan inovasi

baru. Berdasarkan pemanfaatan Weakness dan Opportunities tersebut terbentuklah sebuah gagasan untuk membuat sebuah Website dengan Desain Web yang menarik.

III.2 Konsep Desain

Ada beberapa konsep yang akan diterapkan dalam pembuatan produk, antara lain :

a.

Konsep Media

Pada konsep media, akan digunakan website yang dilengkapi dengan fitur dan fasilitas tambahan yaitu transaksi atau pemesanan secara online yang dapat dilakukan secara langsung melalui website Erfolg_20.

b.

Konsep Kreatif

Desain web dari konsep kreatif yang akan diterapkan berupa penggunaan gambar - gambar yang menyimbolkan mayoritas konsumen dari erflog_20 adalah wanita.

Contoh dari gambar yang dapat menyimbol mayoritas konsumen wanita :

1. Bunga

(6)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

6 Gambar III.3 Gambar Kepala Wanita

untuk penggunaan gambar pada konsep kreatif dipilih gambar bunga karena gambar bunga di nilai lebih terlihat pas pada desain web dan dapat menyimbolkan mayoritas konsumen dari erflog_20 adalah wanita.

c.

Konsep Visual

Konsep visual untuk web desain yang akan dibuat mengambil dari dua kata kunci yaitu

Colorful dan Pretty. Kualitas sendiri di ambil

sebagai kata kunci karena Erfolg_20 adalah perusahaan dagang yang bergerak di bidang fashion yang mengeluarkan produk bagi kalangan anak muda . Feminim di ambil karena Erfolg_20 sendiri merupakan perusahaan yang pangsa pasar dan mayoritas konsumennya adalah wanita.

Berikut penerapan konsep visual untuk menggambarkan 2 kata kunci tersebut, antara lain :

1. Warna

Dalam tahap ini adalah kelanjutan dari seleksi kata kunci pada tahap sebelumya, berbedanya pada tahap ini adalah mengambil dan menentukan warna yang digunakan dalam proses produksi nantinya.

Gambar III.5 Diagram seleksi warna keywords Sumber: (Kobayashi, 1999)

a. Colorful

Gambar III.6 Kelompok Warna Colorful Dari Gambar III.6 untuk penerapan kesan Colorful dipilih warna Yellow sebagai warna interaktif dari desain yang akan dibuat.

III.3 Proses Desain

A. Lay Out / Story Board

Lay out atau story board dalam pembuatan web company profile ini seperti berikut:

(7)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

7 Gambar III.19 Gambar

Layout Customer

1. Halaman index / Halaman awal

Pada halaman ini berisi postingan produk yang dijual oleh perusahaan dan terdapat menu yang dapat di akses oleh customer .

Gambar III.20 Halaman awal web

Gambar III.21 Pop up detail barang

B. Alternatif Desain

Adapun alternatif desain dari web yang di buat

1. Halaman untuk

Gambar III.24 Alterbatif desain

IV Implementasi dan Pengujian IV.1 Implementasi

Untuk menyelesaikan sebuah Corporate

Identity berbasis Web pada perusahaan

Erflog_20, terdapat beberapa rencana implementasi yang waktu kegiatannya berdasarkan pada tahapan yang terdapat pada metodologi.Metodologi yang dipakai yaitu

Simple Interaction Desain Model, beberapa

kegiatan yang dilakukan selama proses implementasi Corporate Identity, adalah :

1.Pengumpulan kebutuhan informasi dan ide –ide dari perusahaan dalam membuat sebuah website Corporate Identity.

2.Membuatan desain Website, seperti pembuatan Lay out, tata letak gambar yang akan di pakai, pemilihan jenis Font dan pemilihan warna yang akan di pakai dalam pembuatan website.

3.Pembuatan Website, pembuatan Website dengan mengimplementasikan informasi perusahaan dan desain dari website yang telah dibuat .

(8)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

8 4. Pengujian dan evaluasi Website

Corporate Identity .

Timeline kegiatan yang sudah diuraikan diatas adalah sebagai berikut :

Tabel IV.1 Timeline proses implementasi

Corporate Identity

IV.5 Lingkup dan Batasan Implementasi Untuk tercapainya pembuatan

Website, hal-hal yang akan dibahas pada

pembuatan corporate identity ini akan dibatasi dan media yang dirancang mengandung unsur sebagai berikut :

Media

Dengan memperhatikan sasaran yang akan dituju, maka

Website akan diimplementasikan pada komputer kantor perusahaan dan website akan di hosting juga agar klien dapat menggunakan website tersebut.

Kebutuhan Implementasi

Rincian harga untuik kebutuhan implementasi website di Erflog_20 :

Tabel IV.2 Rincian Harga berdasarkan website

www.indodomainprem.co.id

IV.5 Final Art Work

Hasil akhir desain Website yang telah di buat dengan konsep colorful dan pretty sebagai berikut :

Gambar IV.5 Halaman Home

Gambar IV.6 Profile Perusahaan

Gambar IV.7 Halaman keranjang belanjaan

IV.5 Pengujian

IV.5.1 Pengujian Dengan Metode Black Box Dalam tahap ini pengujian dilakukan dengan metode Black Box, merupakan testing yang

No Kegiatan Durasi Mulai Akhir

1. Pengumpulan informasi 7 Hari 01/05/2017 07/05/2017 2. Pembuatan desain 14 Hari 08/05/2017 21/05/2017 3. Pembuatan Website 14 Hari 22/05/2017 04/06/2017 4. Pengujian 3 Hari 05/06/2017 07/06/2017

No. Komponen CI Satuan Jenis Harga

1. Hosting dan Domain

1 Bulan

(9)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

9 menggunakan kontrol struktur dari rancangan prosedural untuk melakukan test case dan mengetahui internal dari website. Design test di jalankan pada semua internal dari website untuk memastikan mereka beroperasi berdasarkan spesifikasi dan desain.

Tabel IV.3 Pengujian Perangkat Form Customer N o Fungsi yang diuji Cara pengujia n Hasil yang diharapka n Hasil pengujian 1 Form Home atau Halama n utama Memilih halaman utama Menampil kan akses Halaman Utama Berhasil menampil kan halaman utama 2 Form / halaman Perusah aan Memilih atau mengkli k halaman perusah aan Menampil kan info dan profile perusahaa n Berhasil menampil kan halaman perusahaa n 3 Form Jacket Memilih menu drop down list yang ada di menu produk Menampil kan produk perusahaa n yang berupa jaket Berhasil menampil kan halaman produk

IV.5.2 Kesimpulan Pengujian Black Box Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa aplikasi sudah berjalan cukup maksimal, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kesalahan pada suatu saat aplikasi digunakan. Sehingga membutuhkan proses maintenance

untuk lebih mengetahui kekurangan dari aplikasi.

V KESIMPULAN DAN SARAN V.1 Kesimpulan

Berdasarkan uraian dan hasil analisa yang telah dilakukan selama pembuatan Website ini maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Dengan di buatnya Website Company

Profile dapat menambah Corporate Identity dari

Perusahaan Erflog_20.

V.2 Saran

Sebagai saran yang dapat diberikan dalam pembuatan website sebagai bagian corporate identity di perusahaan Erflog_20 ini yaitu : 1. Pembuatan Website yang telah dibuat dapat dikembangkan dari segi desain maupun sisi informasinya.

DAFTAR PUSTAKA

Agus Sachari, Sejarah dan Perkembangan Desain

dan Dunia Kesenirupaan di Indonesia,

Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, Cet. ke-2, 2002.

Al – Bahra Bin Ladjamudin, Analisis dan Desain

Sistem,Yogyakarta: Ekonisia, 2005.

Al – Bahra Bin Ladjamudin, Analisis dan Desain

Sistem,Yogyakarta: Ekonisia, 2003.

Fred R David, Analisis SWOT, Jakarta: Rosdakarya, Cet. ke-1, 2008.

Kusrini dkk, Tuntunan Praktis Membangun Sistem

Informasi Akuntansi dengan Microsoft SQL Server Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,

Cet. ke-4, 2007.

Moh Subhan, Analisa Perancangan Sistem, Surabaya: PT Bina Ilmu, Cet. ke-1, 2012. Muh Yudisial,Cara Cepat Belajar Membuat Web),

Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet. Ke-1, 2011.

(10)

JURNAL CORPORATE IDENTITY, LPKIA, Vol.1 No.1, September 2017

10 Rahmat Hidayat, Memahami Cara Praktis

Membangun Website Gratis, Jakarta: Alvabet, Cet. ke-2, 2010.

Rhenald Kasali, Manajemen Public Relations

Konsep dan Aplikasinya di Indonesia,

Bandung: PT Mandar Maju, Cet. ke-3, 2003. Rio Silviano, Teori Metode Desain, Bandung: PT

Jauhari Karya, Cet. Ke-1, 2008

Rizal Sulistianto, Ilmu Desain Modern,

Gambar

Gambar III.5 Diagram seleksi warna  keywords Sumber: (Kobayashi, 1999)
Gambar III.20 Halaman  awal web
Gambar IV.5 Halaman Home
Tabel IV.3 Pengujian  Perangkat Form Customer  N o  Fungsi yang  diuji  Cara  pengujian  Hasil yang diharapkan  Hasil  pengujian  1  Form  Home  atau  Halama n utama  Memilih halaman utama  Menampil kan  akses Halaman Utama  Berhasil  menampilkan halaman u

Referensi

Dokumen terkait

Muatan perencanaan RTRW Kabupaten Bone 2011-2031, meliputi: rencana tata ruang kawasan lindung dan budidaya; kawasan perkotaan; kawasan perdesaan; kawasan pesisir; rencana

Hal tersebut terbukti dengan adanya nilai signifikansi p = 0.000 (p<0.05) pada kelompok eksperimen setelah diberikan perlakuan memiliki nilai rata- rata 10.86 sedangankan,

Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2008 IV-4 menyatakan bahwa APBD merupakan dasar Pengelolaan Keuangan Daerah dalam masa satu tahun anggaran terdiri

Efek Minyak Atsiri Bawang Putih (Allium sativum) terhadap Jumlah Monosit pada Darah Tepi Tikus Wistar yang Diberi Diet Kuning Telur.. LAPORAN AKHIR HASIL PENELITIAN KARYA

Anak usia sekolah, dan remaja beresiko terpapar pada infeksi saluran pernapasan, misalnya menghisap asap rokok dan merokok.. mulut dan membuang dahak di tempat

Hasil penelitian tentang tindak tutur permintaan dalam bahasa Jepang pada Film Tokyo Love Story ini menunjukkan dalam interaksi masyarakat Jepang tuturan senioritas, yang lebih

Data gempa yang akan dianalisa adalah gempa yang merupakan gempa utama, sehingga dalam tahapan identifikasi sumber gempa dipergunakan pemisahan sumber gempa utama dan

LAPORAN F/V/KB KAB/KOTA (LAPORAN GUDANG/ BULANAN) YANG TIDAK MELAPOR s/d NOVEMBER 2009. o