• Tidak ada hasil yang ditemukan

Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience*Life*Love. Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience. BunpaiSuru

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience*Life*Love. Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience. BunpaiSuru"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience

Life* Love* Hate* Shar e*Fee l*Ex perie nce* Life* Love

Life*Love*Hate*Share*Feel*Experience Lif e*L ove *H ate *S har e*F eel* Exp eri enc e*L ife *L ove

“Lebih Baik tidak Melakukan Apa-Apa daripada Melakukan Sesuatu yang tidak Disukai”

BunpaiSuru

(2)

Front Cover Art:

Helmy de Kiegh

EDITOR n LAYOUT : xAjenkx KONTRIBUTOR:

Hemo Gendhut

Ringo Collage Art:

Ika V

Bunpai Suru

[Japanesse]

Share Out

[English]

** Send Mail/Trade To:

xAjenkx

Jl. Argowilis 586 Semen - Kediri 64161 Jawa Timur

** For more shit:

[email protected] bunpaisuru.blogspot.com

myspace.com/xntingx

Thanks buat semuanya yang udah bantu terealisasinya Bunpai Suru #7 ini, buat kontributor2, dan juga yang udah ngasih pendapat maupun sarannya buat gw, dan yang udah mau ngejawab pertanyaan2 gw, gw ucapin thanks banget yaa..hehe

buat temen2 yang udah mau trade sama gw, gw ucapin makasih juga, ntar habis baca Bunpai Suru ini gw harap kalian mau ngajakin gw trade sama zine/stuffs kalian:).

silahkan berkomentar, tapi tentunya setelah selesai baca dong..:),

Thank juga buat temen2 yg ada di Solo,Jugja, Bandung, Jkt, Tangerang yg udah mau nampung gw saat gw di sana:).

feel free to send your life, love, hate, share, feel, n experiences to me, i adore it, see youuu...:)

saatnya berterima kasih

....

m

Back Cover xAjenkx

September 2010

Flyers Gig di Kediri

(3)

,,,.

Ini Bukan Editorial kok

PART I

Secangkir kopi tubruk di pa hari membuat badan gw tiba2 hangat di tengah dinginnya pagi yang udah 3 hari ini entah mengapa terasa dingin dan redup, tapi gw masih ga tau harus nulis apa buat penutup/mengawali/lebih tepatnya editorial untuk zine gw ini. Ya, dari kemrin2 gw mau bikin, atu nulis lah tepatnya, entah untuk editorial ataupun esai lainnya buat zine gw yang udah lama n telat banget rilisnya. Terakhir kali Bunpai Suru terbit bulan Januari awal tahun ini, hingga sekarang terhitung selama 9 bulan zine gw ga gw apa-apain.

Bukan, bukan karena udah ga semangat lagi bikin zine, tapi emang gimana ya?

Banyak waktu luang yang ada dan sebenernya bisa buat nulis tapi gw lebih memilih untuk bermalas-malasan, maen, jalan-jalan, travelling, dan pacaran.

Hehehehe:).

Sebelum akhir liburan semester dua kemrin gw berharap dalam tiga bulan gw libur kuliah ekspetasi gw zine gw bisa selesai n gw punya banyak waktu untuk menyelesaikannya. Namun, apa yang gw dapet? Ga ada! Iya ga ada! Otak gw seperti ngeblank kayak Toni Blank n ga tau harus nulis apa n harus gw apain zine gi

gw ini yang udah macet di tengah jalan. Setidaknya ada inspirasi lah buat zine gw. Gw

sedih. Iya sedih banget. Mengingat dulu awal2 gw bikin zine dalam 3 bulan gw bisa menelurkan sebanyak 2 edisi. Tapi sekarang 9 bulan ga dapet apa2. Yeah, rekor buat gw sendiri. Yang ada di dalam zine gw ini sebagian materinya udah ada sejak lama, cuman tour diary n review zine2 baru aja yang gw bikin saat liburan. Hingga sekarang liburan gw udah habis n udah mulai masuk kuliah lagi, akhirnya gw rilis seadanya. Gw ga mau muluk2 untuk menulis sesuatu yan

“berat” di otak. Kenapa? Ya karena gw ga bisa nulis sesuatu yang “berat” itu, gimana dong?:D.

Salah satu alasan kenapa zine ini lama banget terbitnya dikarenakan gw terlalu enjoy menghadapi/menjalani kehidupan gw maupun orang2 yang ada di sekitar gw. Entah cerita/kenyataan yang sedih maupun senang. Ngeliat ortu gw yang sebenernya stress karena sesuatru hal tapi Subciety #4

The Arrie zine #0 The Art of Politics The Fury #17

The Healing Cancer #3 The Sound and The Fury #1 Tigabelas #1

Thraser #1 Three Records Uncivilized #1

Urban #7, #9, #10, #11, #13 We're Gonna Fight #10 xTahuterorx #1, #2 x Vandal Boarderx #2, #3 Xtraordinary World

x Stand Point of Mindx #12 ? Zine

Newsletter

Educate Yourself Critic All Choices #2 Food Not Bomb Menu #1 Hardticle

Harmoni n Disharmoni Jurnal Affinitas #1, #3

Jurnal Apokalips #3 1/2, #5, #8,

#12, #14 Kat D' Krap Kick Off

Lyssa Belum Tidur #1 s.d #7 Octupus #1,#2

Samsara #1

Semangat Djoeang #1 Sastra Pinggir Jalan #2 Skipped #1

The Brews

Cara pemesanan

bisa melalui email : [email protected] atau bisa juga langsung lewat sms.

Beli : Harga dihitung tiap kertas Rp.

250,- (sesuai harga di Kediri) dan fotocopy pakai kertas 70 gram. Bonus stiker2.

Trade : Jumlah zine yang akan di- trade SAMA dengan jumlah zine feedback. Harap sms terlebih dahulu untuk konfirmasi alamat

dan ketentuan lainnya.

Bonus stiker2, dan gw lebih tertarik trade dgn zine daripada trade dgn CD! coz gw distributor zine, bukan CD!!

Dikirim by pos tercatat, PCP, maupun Tiki JNE untuk order di atas 8 buah (Pulau Jawa), dan 5 zine untuk luar Jawa. Jika order di bawah jumlah tersebut maka akan dikirim lewat pos dengan biaya perangko. Ga usah khawatir ilang di jalan.

Hehehe!!

NO RIP-OFF yaa:), ditunggu orderannya...

Cheerrrssss...

Z in e D is tr ib u ti on

Rumah Info Dandelion [[email protected]] Instiut A [[email protected]] Mata-Mata [[email protected]] Kucing Nakal [[email protected]] Sangkakalam [[email protected]]

D ow n lo a d P D F Z in e

Bunpai Suru [bunpaisuru.blogspot.com] Jalur Bebas [isubject.blogspot.com] Copy Paste [copypaste-zine.blogspot] Dandelion [meniup-dandelion.webs.com] Zine Library [zinelibrary.info]

(4)

gw ga pernah selesai nulis saat itu juga, sampai nulis kayak gini aja harus nunggu 3 minggu untuk menyelesaikannya, atau malah ntar di tengah2 asyiknya gw nulis gw justru ngantuk n lebih memilih untuk tidur, dan gw tunda lagi selama 3 minggu. Entah.

Beberapa hari ini gw berharap otak gw akan menemukan sebuah ide untuk menulis a cool essay. Beberapa temen meminta gw untuk memberikan sedikit kontribusi untuk zine-nya, tapi sampai detik ini gw ga bisa memberikan apa-apa untuk mereka. Beberapa pertanyaan yang dikirim ke inbox e-mail gw juga masih menganga sampai sekarang belum gw apa-apain, bahkan ada yang zinenya udah terbit tapi belum gw apa-apain:D. Kadang gw merasa ga enak sama mereka yang udah susah payah mengontak gw. Jujur, gw pengen banget memberikan “sesuatu” untuk zine mereka, atau zine kalian, tapi gw belum bisa:(.

Gw sebenernya bingung sendiri.

Ada apa sih denagn gw? Kok gw jadi kayak gini yak? Seakan-akan gw udah ga punya waktu , tenaga, dan pikiran lagi untuk menulis zine. Entah apa lasanyya gw juga ga tau. Temen2 banyak yang nanya, “Apakah masuk bangku kuliah mengganggumu dalam membuat zine? Kok lama banget

terbitnya?” Hmmm gimana ya? Dibilang mengganggu ya enggak, dibilang nggak ya kenyataannya zine gw ga terbit2. Hwaaaa bingung! Emang pada dasarnya 'sedikit' mengganggu sih. Gw kuliah sampai siang, kadang sampai sore juga. Sampai rumah gw lebih memilih untuk bermalas2an. Malemnya buat ngerjain tugas, kalo ga gitu ya tidur lagi.

Karena satu alasan, capek. You know lah gimana rasanya orang capek, kalo udah capek pastinya ga enak banget buat ngapa2in selain istirahat, apalagi buat mikir. Ya ga?

Kalo masalah distribusi zine gw udah lumayan lancar, meski ada kendalanya.

Kendalanya adalah, zine2 gw semua ada di Kediri, sedangkan gw lebih banyak stay di Malang. Kadang2 kalo ada yang order atau ngajakin gw trade, mereka harus gw suruh nunggu dulu sampai gw pulang saat weekend, nah ga enak banget kan? Mau gw boyong semua ke Malang juga ga mungkin kayaknya.

Ya udah sementara gitu dulu aja. Hehe!.

Selain itu, sasaran gw kurang pas. Maksud gw, gw bikin distribusi zine untuk memepermudah temen2 yang tinggal di Jatim untuk mendapatkan zine yang mereka inginkan, tapi pada kenyatannya malah temen2 dari luar Jatim yang lebih banyak mengorder. Tapi ga apa2 lah, mungkin mereka belum dapet hidayah untuk baca zine kali

zine:

Ampersand After Ampresand #1 Anarcy n Alcohol

Ancaman #1

Anekdot #1, #2, #3, #4 Anhilation #3

Area 51 #1, #3, #4 Audio distruksi #1, #2 Ayo Bikin Zine #1 Backspace Bagi-Bagi #1 Beautiful Sunday Berbagi Fanzine #1, #2 Betterday #14, s.d #23

Beyond The Barbed Wire #1, #2, #3 Bikin Sendiri #1

Blasting of Death #4 Bootstraps #1, #2, #3, #4 Bungkam Suara #2

Bunpai Suru #1, #2, #3, #4 Buta Warna #2 s.d #9 Carven Secret #4 Care n Respect Celebrity Killed #3, #5

Chokoing Bebas split Jalur Hazard Cinta Itu Buta #1, #3, #7, #8, #10,

#11

CintaMati #5 Cinta Mati #5 D.I.Y guide Desalinitation #3 Dinintrospect #1 Distraction #1 Dropping Out #1 Effort #1

Empathy Lies Far Beyond #1, #2 Equalizing x Distort #2, #3, #7 Fast Foot

Faggot Bulletin #1 Fight Back #2 For The Dummies #1

For Tomorrow #2, #6, #7, #8 Free to Move, Free to Life #1 Gila x Gila #1

Gossip! #3

Hantam Stagnasi #oo, #1, #4 , #5, #9,

#11

Hanya Sekedar Uneg-Uneg #5 Harder #2

Innergarden Vs Celebrity Killed

#3

Instruktif #4, #5 Jalur Bebas #12, #14 Kamitotolen #1,#2 Kata zine #2 Komik Depresi Kontra Kultura Kurang x Ajar Lapuk #4 Matahati #5, #6 Matigaya #12, #15 Matigaya in Faith

Maximum Rock n Roll #296 Membakar Batas

Menghamba Mesin Fotokopi #1 Miranda #10

New Born Fire #4 s.d #9 Newkicks #1,#2, #3 Ngutil, Napa Loe?

Overture #1, #3, #6, #7, #9 P.H.O.D #3

P.H.O.D – CH – RS (split) POT #1, #2

Pacarku Pelacur #1 Prosan Letter #2 Punk Ping Ponk #3 Pussy Wagon #1

Punk Tipang Tipung#3 , #6 Putar Otak #1,#2

Pretty Power #1, #2, #3, #4 Realiata Kita #2

Rebellicious #1, #2

Rebellioussickness #12, #13,

#14

Red White n Brainwashed #1 Revolusi Sampai Mati #3 Salah Cetax #8, #9

Samsara- Perjalanan Menuju Hiperborea

Senyum Seperak #8, #9 Setara #1

Setara mata #2, #3 Shattered #2 Speak Up #2 Start The Violence Stay in Touch #1 Stop n Go #1

Katalog Zine

“Kucing Nakal Zine Distribution”

(5)

gw salut sama mereka berdua karena mereka jago banget menutupi kesedihannya di depan orang lain, terutama kepada anak-anaknya.

Ditambah lagi beberapa baju gw ilang begitu aja ga tau ke mana. Ngeliat adik gw yang sedang mengalami proses pertumbuhan menjadi seorang gadis yang tingkahnya s e m a k i n a n e h 2 , b a n y a k m a u n y a , menjengkelkan dan selalu iri sama gw.

Mendapati salah seorang temen gw yang hamil di luar nikah dan akhirnya sang bayi terpaksa digugurkan karena takut menghadapi ortunya, dan gw hanya bisa melongo aja saat mendengar kabar kalo she baru saja menggugurkan kandungannya. Mendengar curhat temen gw yang selalu berantem sama pacarnya, putus nyambung, tapi akhirnya putus juga, dan kini mendapat gantinya, tidak lebih baik dari yang dulu, sama aja. Travelling bersama kekasih ke beberapa kota dan bertemu temen2 baru, yang gw berharap dalam perjalanan gw itu gw mendapatkan inspirasi buat zine gw, tap pada kenyataannya ga sama sekali. Mendengar curhat cowo gw tentang pasang surut penjualan di distronya.

Setiap hari melihat pembantu gw bekerja di rumah dengan ke-childish-annya yang baru genap umur 17 tahun bulan Juli lalu, yang seharusnya she sekolah, bukan kerja, dengan alasan klise 'ga punya biaya' maka she harus

bekerja untuk membantu ibunya , sedangkan bapaknya udah kawin lagi dengan wanita 'nakal' [bukan kucing nakal :D] sejak she masih kecil.

Speecshless gw. Kadang2 hal-hal yang ga gw percaya ternyata terjadi di depan mata gw. Kadang juga gw harus melihat/merasakan “Oh ini ya yang dikatakan orang dengan 'kerasnya hidup' untuk mencari sesuap nasi?” Pembantu gw yang pernah bilang ke gw kalo she sebenernya pengen banget sekolah, tapi ga ada biaya, sehingga she harus bekerja. Gw kaget denger ceritanya, katanya sejak she umur 12 tahun udah “nyetrit” lah kalo istilah punk-nya:D, keliling Indonesia mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, dan daerah2 lain yang ga mungkin banget gw kesana sendirian tanpa ortu gw. Udah gitu she ke sananya juga numpang truk gitu. Ck ck ck. Yeah, tapi inilah hidup. Hal itu jadi membuka mata gw lebar2, betap beruntungnya gw saat ini dengan keadaan gw serta ap yang gw punyai saat ini, tapi terkadang gw ga pernah menyadarinya. Hell yeah.

PART II 3 weeks latter..

Salah satu kebiasaan buruk gw, ortu gw, coz pamitnya cuman 5 hari aja.

BENER!! Sampai rumah gw dimarahin, dan katanya gw ga boleh pergi2 lagi. Hihihi. Ga apa2 lah, ntar kalo pengen liburan lagi gw ga bakal pamit deh biar ga dimarahin:D

Oleh2nya capek, n gw yang paling penting gw bisa cerita seperti ini sampai panjanggg banget, udah lama gw pengen cerita tentang tur gw, tapi bari kesampaian sekarang. Senengg banget eh pokoknya. Bisa ketemu sama temen2 yang selama ini temenan dan selalu kontak2an sama gw tapi belum pernah ketemu secara langsung sama mereka.

Thanks banget buat semuaaaaa temen2 yang udah bertemu sama gw, n bantuin gw, baik n e m e n i n , m e m b e l i k a n m a k a n ,

nganterin ke sana kemari, mau nampung gw buat nginap, dll, gw ucapin makasiiiii banget. Gw tungguin

kedatangan kalian di Kediri ya. Thank a l o t b r o t h a n s i s t a , G a b i s a

melupakan kebaikan kalian semua:).

Open your mind &

share your:

LifeLoveHateShareFeel Experience

bunpaisuru.blogspot.com on

Check this blog for HC/Punk Kediri’s info

gig reports scene reports free download Mp3 n zines

and many more...

bannedinkediri.blogspot.com

(6)

yaa?:P. Yang bikin gw seneng saat weekend pulang ke Kediri adalah, kalo di meja kamar gw ada bungkusan paket, baik berupa kiriman zine, CD, maupun paket2 lain, apalagi kalo paket dari luar negeri, senengenya triple, ga cuman double. Hehehe!

Oh ya, selain alasan2 di atas kenapa gw telat banget bikin edisi #7 kali ini dikarenakan gw sekarang punya hobi baru daripada menulis esai2. Hobi baru gw adalh bikin kristik. Tau kan? Itu tuh sejenis menyulam yang kainnya kotak-kotak:). Gw bisa menghabiskan waktu berjam-jam karena keasyikan mengerjakannya, dan kalian boleh mulai ketawa! Meski tanpa landasan teori apa2 mengenai hal itu , tap gw enjoy , sangat enjoy malah, meski bikin pundak gw pegel2 juga, hehe! Gw lebih menyebutnya crusty-cross- stitch, coz gw bikinnya asal-asalan, desain juga semau gw. Terakhir yang gw kerjakan adalah desain cover Bunpai Suru #6 kemarin, tau kan?. Hikmah yang gw ambil dari pembuatan kristik adalah bisa melatih kesabaran gw, dan bikin gw menjadi 'agak' feminin :D.

Yang bikin gw kembali semangat untuik meneruskan bikin zine ini adalah, akhir2 ini gw dapet banyak kiriman zine2 baru maupun zine2 edisi baru yang semuanya kerennn!!!

Saat they ngajakin gw trade dengan zine gw

yang tentunya dengan edisi ter-gresss, tapi kenyatannya zine gw belum jadi juga, hihihihi. Dengan segudang tekat dan kemauan akhirnya gw selesaikan juga zine gw dan sekarang sudah ada di tangan kalian.

Seneng banget rasanya, dan lega tentunya. Edisi kali ini sebenernya gw mau split lagi sama zine cowo gw, Bootstraps, tapi he mendadak ga jadi ikut split yang dikarenakan males juga, sama malesnya dengan gw :D, tapi he sekarang bikin newsletter baru, yang dikhususkan untuk kids seantero Kediri aja, namanya Skipped.

Pada akhirnya he berbaik hati untuk memberikan sebuah collage-cover-art yang kerennn buat zine gw. Mba Ika juga ga kalah baiknya sama gw, she berbaik hati memberikan 2 buah artwork untuk zine gw ini yang gw taruh di tengah halaman zine.

Thaks buat Hel dan Mba Ika :), thaks juga buat semua yang udah nanyain Bunpai Suru terus, thanks buat kontributor2, thanks buat seluruh zine maker di seluruh Indonesia yang selalu ngasih kiriman zine2nya ke gw. I luv u all, mohon maaf lahir batin, mumpung masih nuansa Idul Fitri :).

polos dan disablonin Grave Dancer sama Dhimen.

Kami berniat naik kereta ke Kediri pukul 15.45 naik KA Brantas. Jadinya kami berangkat dari rumah Dhimen pukul 13.30 biar ga terlambat. Kami berdua naik angkot yang ditemenin sama Dery, dan setelah kami oper naik kopaja he balik lagi ke rumah Dhimen.

Naik kopajanya laamaaaaa banget, padahal ga begitu macet loh, udah gitu di jalan mogok pula, jadinya gw harus naik kopaja lagi, dan lumayan menyita waktu juga. Setelah dapet kopaja lagi tetep aja lelet jalannya. Gw sampai deg2an n takut kalo ga keburu kereta. Akhirnya nyampai di dekat stasiun 5 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta. Gw disuruh turun jauh banget dari stasiun. Katanya Kaler tadi habis turun bis kami bisa jalan deket menuju stasiun. Tapi ini tenyata jauhhhhh banget, mana bawaan kita banyak banget lagi. Emosi deh bawannya. Tau gitu tadi turun bis gw naik bajaj aja, lebih cepet. Alhasil pas nyampai di stasiun Tanah Abang, kereta ke Kediri pas berangkat juga. Sial, kenapa sih gw selalu ketinggalan kereta????

Kami istirahat sebentar, dan sekalian beli tiket buat pulang besok, biar besok tinggal naik. Akhirnya gw kembali ke pepi, coz kami ogah ke rumah Dhimen , bukan karena apa2, kalo ke rumah Dhimen kami harus naik kopaja selama 2

jam lagi, n gw ogah banget naik kopaja, terlanjur sakit hati, dan akhirnya kami menginap di pepi lagi. Hahahah malu banget gw, terlanjur pamitan sama semua orang ga taunya balik lagi. Nyampai sana gw langsung mandi dan tidur sampai pagi, capek n emosi juga sih gara2 naik kopaja:D.

SABTU, 26 JUNI 2010

Skip cerita aja ya, gw jam 1 siang dianter mas Ari ke stasiun, kalo dari pepi ke Tanah Abang lumayan deket sih, cuman butuh waktu sejam aja. Tapi berhubung gw ga mau ketinggalan kereta lagi, maka gw usahain 2 jam sebelumnya udah di stasiun. Setengah 3 mas Ari pamit pulang, dan gw janjian sama Esa di sana.

Setelah mengobrol, dan kereta dateng, maka gw memutuskan untuk segera masuk ke kereta, meski keberangkatan masih setengah jam lagi.Kalo di kereta ini ga ada tragedy apa2, semua aman2 aja n lancar2 aja. Untung aja gw udah beli tiket sehari sebelumnya, jadinya gw dapet tempat duduk nyaman, coz kereta penuhhh banget, weekend juga sih, jadinya penumpang bisa 2x lipat.

MINGGU, 27 JUNI 2010

Pukul 9 pagi gw sampai Kediri. Kereta molor 1 jam, jadi jam segitu gw baru sampai.

Homesick banget gw seminggu lebih pergi dari rumah, n deg2an juga, pasti ntar gw dimarahin

(7)

Gw = Anak Kota

Berawal dari komentar dari seorang temen yang bilang kalo bahasa yang gw pake di zine gw tuh ga enak banget gara-gara gw pake kata ganti orang pertama dan kedua (saya,kamu) dengan “LO-GW”. Katanya sih gw ga pantes pake lo-gw , gara-gara gw bukan orang kota (mungkin maksudnya bukan orang Jakarta atau Bandung kali yaaa), jadi gw dianggap ga pantes nyebut kata itu. Malah ada juga sih zine maker asal kota sono yg dikatain zinenya ga enak dibaca gara-gara pake lo gw juga. Hmmmm . . . . jadi membingungkan…

Ya udah gini aja, sekarang gw tanya , sejak kapan sih kita dilarang menggunakan bahasa lain selain bahasa dari daerah kita masing-masing? Ya contohnya gw, kata-kata lo –gw emang bukan berasal dari daerah gw, tapi gw memakainya, alhasil banyak yg menggunjing. Padahal ga ada juga kan yg ngelarang atau aturan yang mengharuskan kita harus selalu pakai bahasa dari daerah kita masing-masing? Buktinya, kita adalah orang Indonesia,namun kita sering pakai bahasa Inggris, tapi ga ada yang ngelarang kan? Kan analoginya sama aja. Lo-gw bukan bahasa dari daerah asal gw, gw memakainya tapi banyak yg menghujat. Sedangkan bahasa Inggris juga bukan berasal dari daerah kita (Indonesia), tapi juga ga masalah kan semua orang memakainya? Ya ga?

Kembali lagi ke topik prmasalahan.

Sebenernya ga gw aja kok (sebagi orang daerah) yang pake lo-gw. Banyak tuh temen2 dari Jogja, Semarang, Solo, yang konon terkenal dengan bahasa kromo alus-nya juga

pake lo-gw. Bukan hanya di zine, tapi dalam percakapan sehari-hari, status FB, komen2 atau wall di FB juga sok-ok-an pake lo-gw juga. Biar ga ribet, gw jelasin KARAKTERISTIK BAHASA aja ya. Bukan sok menggurui, cuman pengen share aja, barang kali ada yang belum tau, n biar ga menghujat orang lain.

Karakteristik Bahsa ada 7, antara lain: (1) Bahasa itu oral/lisan.

(2)Bahasa itu sistematis, dinamis, dan komplit. (3) Bahasa itu universal dan unik.

(4)Bahasa itu produktif. (5)Bahasa itu beragam / bervariasi [ dibagi atas : ragam b e k u , b a k u / s t a n d a r d , r e s m i , perdagangan/ consultative, santai dan akrab].(6) Bahasa itu dinamis / berkembang. (7) Tidak dibatasi oleh ruang maupun waktu.

Gw bahas mulai dari karakteristik nomor 5-7 aja ya, yang berkaitan dengan bahasa yang gw pakai. Bahasa itu beragam/bervariasi. Udah jelas kan, bahwa di dunia ini ga cukup hanya satu bahasa aja yang digunakan. Tidak monolitik, dan tidak tunggal. Di Indonesia sendiri aja udah berapa ratus bahkan ribu bahasa daerah yang dimiliki? jadi termasuk kata lo-gw kan juga bagian dari bahasa di dunia, kenapa ga boleh gw pake? Masak iya di zine gw pake ragam beku kayak UUD 1945? Atau kata baku dan juga resmi, dengan memakai saya- anda? Hey bung! Ini zine, bukan thesis maupun disertasi yang harus memakai

Ajenk

dan hel jadi ketagihan,tau kan apa itu scrable?

Suasana mendadak hening gara2 mikir n nyari kata yang pas buat dipasang. Ga lama kemudian Si Arif Hellowar juga main ke pepi. Berhubung gw ngantuk, maka gw memilih untuk tidur sebagai akhir perjalanan hari ini. Oh ya, makasi mba Ika buat zine2nya :).

KAMIS, 24 JUNI 2010

Gw bangun siang banget, jam 11 gw baru bangun. Habis itu gw membuat kopi dan baca2 sambil menunggu mas Ari bangun, coz nantinya kami akan jalan2. Tapi semakin lama gw tunggu kok ga bangun2 ya? Sampai akhirnya gw bangunkan he dengan cara mengSMSnya . Tapi kami akhirnya ga jadi jalan2, coz keburu sore. Selain itu kami juga masih nungguin Kiki yang katanya mau dateng. Sambil menunggu Kiki dateng, gw sama hel jalan2 ke depan gang untuk menemui Tony, temennya hel dan membeli sosis bakar.

Jam setengah 5an sore si Kiki dateng.

Setelah kami ngobrol panjang lebar akhirnya kami diantar oleh kiki dan mas Ari ke Aquarius Blok M, coz kami janjian sama Adit NBF di sana. Sekitar setengah 7 malem, akhirnya si Adit dateng. Kami ditinggal oleh Kiki dan juga mas Ari. Thakns banget bro udah mau nganterin, nice to meet you Kiki:).

Setelah si Adit dateng kami bertiga makan nasi goreng bareng sambil ngobrol2, wah thanks banget ya Dit pinnya, maaf gw cuman bisa ngasi kamu stiker2 :). Setelah makan selesai gw sama hel

berpamitan dan akan menuju ke Ciledug, rumah Dhimen. Kami dianterin Adit sampai kami dapet metromini ke Ciledug. Thanks a lot Dit, nice to meet you, ntar kalo merit undang2 ya :D.

C i l e d u g , r u m a h dhimen..

N y a m p a i d i rumah Dhimen

gw langsung mandi, coz panasnya minta ampun. Di sana ketemu banyak temen, ada temen dari Pontianak juga, sapa ya namanya?

Dery bukan? Maaf lupa. Ada Kaler, dado, dan sapa lagi ya? Maaf ga hafal. Oh ada si Falda juga loh, rekan bisnis favoritenya hel :P.

Setelah bikin kopi, sama Dhimen kami diajakin ke rumahnya Mandara dan Iphey buat liat bayinya, yang kebetulan rumahnya di seberang rumah Dhimen, tapi jangan khawatir mba Iphey, kami udah bawa kopi sendiri kok:).

Selesai ngobrol kami balik lagi ke penangkaran buat istirahat. Entah mengapa gw ga bisa tidur sampai jam 3 malem, sedangkan si hel udah tidur duluan,dan ga mau nemenin gw melek, ya udah jadinya gw melek sendiri:(.

JUM'AT, 25 JUNI 2010

Jam 9 pagi semua pada bangun, dan mulai beraktifitas menyablon. Gw bawa kaos

(8)

bahasa yang super duper baku! Suka-suka gw dong gw pake bahasa apa aja di zine gw!

Selanjutnya, Bahasa itu dinamis / berkembang. Bahasa berkembang sesuai dengan perkembangan jaman, ada yang cepet, ada juga yang lambat. Bahasa Indonesia juga banyak banget mengalami perkembangan, nyerap dari bahsa sana, dari bahasa sini, yang akhirnya dimasukkan sebagai jajaran kata baku dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Trus, bahasa-bahasa jadul yang udah jarang dipakai lambat laun akan mengalami kepunahan juga,atau bisa juga terganti oleh bahasa dari daerah lain yang dianggapnya lebih enak, familiar, dan KEREN tentunya.

Seperti kata lo-gw, kata itu di jaman sekarang udah banyak banget yang makai, meski mereka juga bukan orang kota, dan kata 'aku-kamu' atau ‘saya-anda’ jadi lebih sedikit pemakainya ketimbang 'lo-gw' tadi dalam percakapan sehari-hari. Ya karena itu tadi, berkembang, Ga stagnan. Terpengaruh sana sini, akhirnya lambat laun menjadi suatu 'dialek' bagi mereka yang memakai lo- gw tadi. Bahasa bukan seperti halnya Matematika maupun ilmu pasti yang lainnya, yang di mana2 rumusnya samaaa aja, kalo di ilmu pasti 1+1=2, kalo di bahasa belum tentu 2 hasilnya. Ngerti kan maksud gw? kalo ga ngerti ya lo kebangetan banget begonya!

Trus, Bahasa tidak dikendalai oleh ruang maupun waktu. Maksudnya, di mana pun dan kapan pun setiap orang bebas menggunakan bahasa dari daerah mana aja yang mereka suka, dan ga ada juga yang

ngelarang atau membatasi untuk memakai bahasa lain, dari daerah lain, dan bangsa lain.

Jadi, hak gw juga dong buat pakai lo-gw di dalam zine gw? Seandainya gw bisa bahasa Sansekerta beserta hurufnya juga gw ngerti, pasti gw pake bahasa itu dalam zine gw! Kalo ada yang mau protes ya protes aja, suka-suka gw dong gw pake bahasa apa aja di zine gw!

Katanya ADDY sih, Tremor yang orang kota aja tetep pakai “saya” kok dalam zinenya. orang kota?? sebelumnya gw tanya, apa sih definisi

"ORANG KOTA?" ,tinggal di kota maksudnya?

orang Jakarta / Bandung yang 'katanya' anak kota juga belum tentu semua tinggalnya di kotanya kok. Bisa aja anak Jakarta rumahnya di desa juga tetep aja bukan orang kota namanya. Ya biarin ajalah DDY… selera orang BEDA! Ga semua harus seperti Tremor kan?

BIKIN JEJAKMU SENDIRI! Toh , tingkat ke- ENAK-an sebuah zine saat dibaca bukan diukur dari penggunaan saya, aku, atau gw kok. Kalo enak ya enak aja. Banyak juga tuh yang pakai “saya” tapi juga ga enak banget ngebaca zinenya, udah bahasanya monoton, guyonannya garing pula. Pengen langsung buang aja kalo membacanya. Selain Tremor, mba Ika dalam zine-zine nya juga sering pakai “aku”, bukan “saya”. Tapi semua orang juga enak-enak aja ngebacanya. Karena apa?

Ya karena enak aja. Bahasanya ga monoton atau garing, dan juga pandai memilih diksi atau pun sudut pandang dalam tulisan- tulisannya.

Sempet gw nanya ke Gendhut dan Ringo, yang konon zine mereka menggunakan

Gw = Anak Kota Ajenk

a k a l b u l u s k a m i berdua, eh ternyata he ga tau dan beli tiket peron yang harganya

2500. Sory banget bro, kami bener2 ga tau kalau kalian ternyata ga tau cara licik kami :D.

Sialnya cuman gw yang dapet tempat duduk, si hel ga dapet. Untung ibu2 sebelah gw baikkk banget, she sampai menawarkan agar kami duduk bertiga sama she. Pas pemeriksaan tiket gw coba bayar, tapi petugasnya ga mau, sok2an jaim gitu deh, mungkin malu karena diliatin ibu2 sebelah gw. Akhirnya he ga mau gw bayar.

Si hel akhrinya pindah depan pintu coz he mau ngerokok. Katanya hel sih petugasnya tadi lupa sama kami, coz he ketemu hel diem aja n malah senyum, ga minta duit. Semakin lama kami semakin yakin kalo kami ga bakal dimintain duit.

Berhubung kami tadi ga sempet sarapan, maka kami memutuskan untuk membeli makan di restoran kereta. Gw ragu sih, coz pasti mahal banget. Tapi katanya hel ga apa2 lah beli mahal, toh kita ga bayar karcis. Ya udah gw nurut aja.

Hahaha

Ga taunya pas kami selesai makan yang habis 44ribu itu kami dimintain duit tiket sama petugas tadi. Gw yakin banget sebenernya he lupa sama wajah2 kami coz setelah pemeriksaan tiket tadi gw dan hel duduknya pisah, jadi he sulit menghafal wajah kami. Ga

taunya pas kami gabung he langsung inget.

Sialnya, he ga mau gw bayar separo, mungkin he mikirnya “wah anak2 ini tadi ga mau beli tiket tapi malah beli makan mahal, gw minta duit banyak aja deh” :D. Setelah nego, he tetep minta 50 ribu buat berdua. Hhffttt... Ama boong aahh!! Tetep mahal nih jatuhnya :D

@ JAKARTA

Kita cuman butuh waktu 3 jam aja perjalanan naik kereta dari Bandung ke Jakarta. Kami sampai di stasiun gambir pukul 15.00. akhirnya keturutan juga gw ke Jakarta. Pas nyampai sana, wiihh panaaass, beda banget sama bandung yang udaranya dingin banget. Setelah nunggu satu jam akhirnya kami dijemput oleh mas Ari buat dibawa ke peniti pink, kami berdua nginep di tempat mba Ika:). Lumayan lama sih perjalanannya dari gambir ke pepi. Musti 2x naik busway, trus turun blok M dan oper naik metro mini. Perjalanan dari Bandung ke Jakarta lamanya sama dengan perjalanan dari gambir ke pepi :).

PENITI PINK

Tiba di pepi gw langsung mandi dan beristirahat. Sedangkan si hel sibuk melihat2 dagangan CD-nya mas Ari, gw yakin banget kalo he mau borong, coz banyakkk banget CD idaman hel yang ada di sana. Sekitar jam 9, mba ika dateng. Daripada bengong, sama mba ika gw diajakin main Scrable, yang sampai sekarang gw

(9)

"lo-gw" juga. Berikut pertanyaan gw:

“Kenapa sih kalian pakai ‘lo-gw’

dalam zine? knapa ga "aku-kamu" atau ‘saya- kamu’ aja?”

GENDHUT : kultur Bekasi. itu zine bikin awalnya di sono. sehari-hari juga pakai kayak gitu. ya lebih enak aja dipakai. apalagi pas maki2, tu lebih enak dipakai.

RINGO : Pada awalnya gue juga mengalami kebingungan untuk menyebut diri sendiri.

Pake 'aku', 'saya', 'aq' atau 'gue'? pernah gue menyebut diri sendiri dengan 'gue' tapi berhubung sebuah zine keren menyebut diri sendiri dengan 'saya', lalu gue pun ikut-ikutan ber'saya'ria, kemudian besoknya gue liat sebuah zine keren juga menyebut diri dengan 'aku'..tolol banget ya kalo kemudian gue juga terpengaruh menyebut diri sendiri dengan 'aku'..hahaha gue kaji ulang dan ternyata gue sangat nyaman dengan penyebutan 'gue' ini lalu buat apa juga terpengaruh orang-orang ..sekarang gue memutuskan untuk menyebut diri sendiri dengan 'gue'. Buat gue, penyebutan 'gue' bukan berarti gue sok jakarte karena semua juga tahu gue kalo ngomong bahasa Indonesia medok banget hehe, tapi gue cocok sama 'gue' karena gue nggak suka semua yang berbau formal ( sementara kata 'gue' kan berkarakter nonformal ) dan dengan penyebutan diri sendiri 'gue', gue pengennya menciptakan suasana yang akrab dan bebas di JBzine.

GW : kalo ada yang bilang zine dari daerah ga pantes pake "lo-gw" di zinenya gimana?

dengan alasan karena mereka bukan berasal dari jkt/bdg dan sekitarnya?

GENDHUT: pantes ga pantes?? Inyong gw pake di zine Inggris gw aja ga masalah kok. Singapura ada Singlish, spanglish, gw malah pernah nulis gw paling seneng maen2 sesuatu yang sudah estabilished, dalam hal ini bahasa. yang enak aja lah Jenk, kalo ga enak ngapain juga, gw juga bisa pakai kromo inggil:D.

GW : kalau ada yang bilang zinemu ga enak dibaca gara2 pakai lo-gw gimana tuh?

GENDHUT : Ya udahhh, lain kali aku ganti nganggo inyong karo rika, lah jan pokoke tambah mblekhetakhet pisan goli maca, setuju?:D

RINGO : Yaelaaahh bahasa aja diribetin hahaha. gw jawab : gw sedang tidak membuat semua orang suka baca zine gw, jadi ya terserah amat...hehe GW : kawulo mah setuju kemawon ndamel bahasa punopo mawon, yang penting mak nyosss di lidah :P

N a h , u d a h j e l a s , b a h w a penggunaan “lo-gw” dalam zine mereka dan zine gw sendiri hanya karena faktor

“kenyamanan” aja, ga lebih!!

Hmmm... Apa sih fungsinya bahasa? Setau gw, fungsi bahasa ada banyak, tapi fungsi pokok/utamanya adalah sebagai alat komunikasi. Titik.

Mana bisa kita komunikasi ga pake bahasa? Ga bisa kan? Komunikasi berhasil jika kedua belah pihak yang melakukan komunikasi mengerti apa info yang diasmpaikan oleh lawan bicaranya. Ya udah, kalo emang gw pake kata lo-gw

Gw = Anak Kota Ajenk

nungguin gw sama hel, takut terjadi apa2 sih sama motor Ama.

Ketakutan kami menjadi kenyataan.

Berkali2 motor Ama macet n sulit dihidupkan. Gw akhirnya dibonceng sama Dani dengan harapan biar motor Ama kuat nanjak n ga macet2 lagi. Tapi sia2.

Pas macet si busi berdarah coba dibersihin pake peralatan bengkel yang ada di motor Dani. Bisa sih nyala n berjalan beberapa meter, akhirnya tetep aja mati, mati, dan mati lagi.

Berhubung kami semua udah capek, dan udah jam 12 malem, apalagi si hel yang sampai ratusan kali coba nyalain motor, ditambah motornya ga ada starternya, gw yakin banget kalo he capek setengah mampus. Maka kami sepakat untuk menitipkan motor tersebut di hotel deket motor kami macet. Akhirnya kami naik motor bertiga, kami bertiga naik motor ke Dandelion :D.

Ke mana pun kami pergi, ujung2nya ke Dandelion juga. Hehe! Sampai di sana gw langsung tidur. Sedangkan si Dani masih ngobrol terus sama penghuni Dandelion. nyanyi2 juga, pokoknya sampai subuh he baru pulang. Udah gitu malem2 mungkin sekitar Jam 2 pagi he perawatan rambut dengan m e n c u k u r tambutnya, biar m o h a w k n y a terlihat lebih k e r e n y a k Dan?:P.

RABU, 23 JUNI 2010

Kali ini gw bangun agak pagi, coz perlu siap2 buat berangkat ke Jakarta. Setelah disms sebelumnya kalo motor Ama dititipin di hotel, maka pagi2 si Ama dateng dan kemudian jalan kaki ke hotel tempat kami menitipkan motornya.

Ga lama kemudian he balik ke Dendelion, heran deh gw, dipakai Ama kok bisa ya? Mungkin udah takluk kalii yaa...

Setelah itu kami ngobrol2 sama h e , d a n h e mneyarankan kami agar kami ga usah beli tiket kereta dan bayar di atas kereta aja cuman 15 [tiket asli 30 ribu]. Dengan penuh keyakinan he cerita kalo sering bayar di atas dan berhasil meyakinkan gw sama hel. Jam 11 gw dijemput Idam dan Elgis buat dianter ke stasiun. Kereta berangkan setengah 12, nyampai sana pas banget kereta mau berangkat. kalaupun beli tiket pasti ketinggalan, coz loket tiket antre banget.

KA BISNIS ARGO PARAHAYANGAN Kami dianter Elgis dan Idam sampai ke depan kereta. Oh ya, kami masuk lobi dengan beli tiket Padalarang kalo ga salah, yg harganya cuman seribu, gw pikir sih si Elgis dan Idam tau

hel stlh dpt tmpat duduk

(10)

dalam zine gw semua bisa ngerti dengan kata itu, ngapain diributin? Ga ada istilahnya pake ini biar terlihat keren atau apa, apalagi sok anak kota. ENGGAK! Gw pake kata lo-gw ya karena gw pengen pakai aja dan yang paling penting menurut gw lebih enak aja dipakai.

Apalagi buat maki-maki orang. Cocok banget.

Kalo ga enak dipakai ngapain juga sih pake bahasa beginian? Bukan masalah pantes ga- nya, tapi masalah kenyamanan gw sendiri. Ini zine gw, jadi gw bikinnya ya senyaman gw.

Kalo ada yg ga nyaman baca zine gw karena bahasanya lo-gw-- lo-gw, ya ga usah baca.

Beres kan?!

N t a r s u a t u s a a t g a n u t u p kemungkinan juga gw bakal ganti lo-gw yang sering gw pakai dengan kata lain, saya-anda, ayas-koen, kawula-panjenengan, you-I, aku- kamu, aku-kowe, atau bahasa yang lain. Kalo gw pakai aku-kamu, kesannya gimana gitu, terlalu intim, kayak orang berpacaran:P. Kalo pakai saya-anda, juga terlalu resmi. That's why I used lo-gw.

Oh ya, yang jadi pertanyaan gw dari SD hingga sekarang (kebetulan juga ga ada yang bisa ngejawabnya), pernah lihat sinetron di tv kan? lihat aja tokoh yang memainkan peran sebagai pembantu, mengapa HAMPIR SEMUA tokoh pembantu dalam sinetron harus memakai Bahasa Jawa!

dan majikannya yang tentunya hidup mewah dan suka berfoya-foya memakai bahasa lo-gw atau bahasa yang lain yang tentunya di mata mereka lebih bagus. menurut gw sih, hal itu menggambarkan bahwa orang Jawa cuman pantes jadi PEMBANTU! dan di sinetron itu si-

mbok (pembantu) selalu digambarkan berasal dari KAMPUNG! ya, semakin ngebuktikan melalui sinetron2 itu kalo orang jawa = orang kampung dan cuman cocok jadi pembantu. sumpah, gw sebagai orang jawa asli gw sebenernya ga terima k a l o b a h a s a g w d i p a k a i s e b a g a i penggambaran sebagai pembantu, orang miskin, dan orang kampung. kenapa sih tokoh pembantu bahasanya ga diganti aja pake bahasa mana gitu, yang ga jawa pokoknya. sekali2 pake bahasa inggris dong, atau pake bahasa gaul juga ga masalah kan? ga perlu mendiskriminasikan bahasa deh. semua bahasa pantes digunakan, semua bahasa BEBAS digunakan SIAPA AJA! tidak semua orang jawa itu miskin, bekerja sebagai pembantu, dan kampungan. gw pake lo-gw ,gw ga HARUS anak yang tinggal di kota jakarta atau sekitarnya. meski gw bukan anak yang tinggal di kota Jakarta dan sekitarnya, tapi gw tetep anak kota, coz gw tinggal di KOTA KEDIRI dan MALANG! jadi sah2 aja dong gw pakai lo-gw, gw kan tinggal di KOTA!!.

“Bahasa sehari-hari adalah sebuah usaha plagiat karena ia memakai kata-kata yang merupakan temuan seseorang dan tak pernah

ada royalty atau kredit untuknya”

[Membakar Batas | Juni 2000]

*sumber: buku catetan kul linguistik gw

Gw = Anak Kota Ajenk

:D. Oh kami pas di BIP ga sengaja ketemu sama Idam yang lagi jalan sama cewenya. Ciee ciee Idammmm:D

Semakin malem kok Elgis lama banget ya? Sampai kami selesai jalan2 dan kembali nongkrong tapi elgis lagi2 smsnya “otw”, hahahaha. Si Dani katanya mau ke toko elektronik buat beli terminal USB, ya udah gw ikut sekalian aja daripada bosen nungguin Elgis yang sumpah anjing lama banget!!! .

Kira2 udah jam sembilan malem dan toko udah mau tutup maka kami kembali ke tempat tongkrongan. Eehh si Elgis udah dateng sama Aldi, Idam dan cewenya juga ada di sana.

Setelah kami ngobrol2 bentar akhirya kami meutuskan untuk ke taman Cikapayang buat bertemu sama Doni dan Deden. Oh ya di sana gw dikasih CD EP bandnya Aldi, makasih banyak ya Aldi :).

Taman Cikapayang...

Di Cikapayang udah sepi, yang biasa nongkrong di situ udah pada pulang, yaiyalah udah malem kok. Di sana tinggal Ari Yumari dan beberapa temennya. Ga lama kemudian si Deden dateng, dan bawa zine banyak banget. Yaelah D e n ,

kenapa ga d a r i k e m a r i n 2 aja lo bawa

zine ini, kan bisa gw copy, lha sekarang ya ga bisa ngopy wong udah malem gini. Sambil kami minum kopi, kami berfoto2 pakai kamera Deden. Sial bagi gw coz gw sama hel ga bawa kamera. Kalo gw bawa kamera sendiri pasti banyak banget momen2 yg gw abadikan lewat foto saat kami traveling ini :(.

Rumah Dani...

Setelah berfoto2 dan kopi habis, kami semua memutuskan untuk bubaran. Gw dan hel mampir ke rumah Dani buat burning master CD dan sleeve kover CD split Hantamrata-Blueeaaarrgh.

Wihhh kamar Dani rapi banget loh, biasanya kamar para cowo tuh kan berantakan, tapi ini ga, semua buku2, kaset DVD, dll semua tertata rapi. Kudos deh buat kamar Dani yang keren itu :).

Tragedi Motor Ama...

Selesai nge-burn master CD kami bertiga bergegas kembali ke Dandelion. Gw yakin banget kalo ntar bakal kedinginan pas di jalan. Si Dani pakai tiga jaket. Sedangkan gw cuman pakai flanel aja, hel juga, akhirnya hel dipinjemin jaket sama Dani biar ga kedinginan saat otw.

Kami bertiga agak deg-degan gara2 motor Ama, kami ga yakin apakah motor Ama kuat ga buat menanjak naik ke Dandelion. dengan penuh percaya diri dan keyakinan kami segera berangkat.

Berhubung motor Ama lelet banget, makanya Dani juga naiknya ikut2an lelet, dan dikit2 berhenti buat

(11)

Setau gw, GD akan dateng ke Kediri pada t a n g g a l 1 4 ,

n a m u n

t e r n y a t a d i a j u k a n m e n j a d i tanggal 12, coz t a n g g a l 1 4 maen di Semarang ternyata. Gig ini digelar dalam rangka Java Mini Tour of Grave Dancers, yang dimulai dari kota Kediri dan satu2nya kota di Jatim yang disinggahi coz ada label yang ikut co rilis albumnya GD :).

Temen2 dari GD tiba di Kediri katanya sih jam 9 pagi. Hampir bersamaan dengan temen2 dari Jogja Road Dog. Gw ga tau juga sih, coz gw baru nyampe kediri sore, n baru ketemu mereka di venue pada malam hari. N gw juga ga tau kegiatannya apa sembari nunggu malam hari. Oh,katanya mereka ternyata sempet maen ke goa Selomangleng. Yeah, goa ini merupakan tujuan wisata favorit para hatkorista dari luar kota tiap ke Kediri, padahal di sana lebih banyak dijadikan tempat mesum para muda mudi loh, dan bagi pasangan yang sedang pacaran gw saranin jangan ke sana, coz hubungan kalian akan kandas di tengah jalan, ini emang cuman mitos tapi udah terbukti ada salah satu pasangan hatkor yang setelah ke sana pulangnya langsung putus :P.

Pukul 18.30 gw berangkat ke venue naik motor sendirian, n membbutuhkan waktu 15 menit untuk sampai ke venue. Sampai sana langsung ditodong oleh tukang parkir amatiran n gw suruh bayar 2000 rupiah, tapi gw ga mau bayar.

Sesuai dangan planning, acara akan dimulai setelah adzan isya', coz venue berada tepat di depan masjid. Gw dateng jam segitu venue m a s i h s e p i . C u m a n ada gw, cowo gw, ipul, sama personiln ya Road D o g 4 o r a n g .

GRAVE DANCERS

“MORBID NATION”

12 Maret 2010 | at Myu's Caffe

– Kediri

Gig Report

Namun, ga lama kemudian pasukannya Ipul dateng, dan tanpa menunggu lama mereka l a n g s u n g m e m b u k a l a p a k a n y a n g banyyaaakkkk banget!! Adzan isya udah berlalu, saatnya acara dimulai, namun masih belum ada yang mau main duluan. Akhirnya HOPE dipaksa main, bang tuan rumah sendiri.

lumayan menghangatkan suasana laahhh...gw sempet ikut sing a long kecil-kecilan coz ga hafal sama lagunya :). Gw sempet ngintip jam ternyata band pertama main pukul 20.25, itu artinya acara molor hampir satu setengah jam.

Setelah HOPE, ditruskan dengan ROAD DOG.

Ben punk ska dari jogja yang bikin penonton yang Cuma segelintir keasyikan berjoget 'aneh' seperti tipe-x hingga membuat road dog grogi saat bermain :D. Setelah itu, gw memutuskan untuk keluar dari venue untuk mencari udara segar yang memang di dalam sumpek banget udaranya padahal juga ga terlalu rame yang nonton, sembari menunggu Death Of President (malang) menyetem alat2. ga lama kemudian terdengar suara yang menandakan mereka udah siap. Ok deh, gw masuk lagi. Loh, kok cuman 3 orang doang? Lha si yoyok mana nih??

Pasti sibuk sama ben barunya ya?:P meski ga ada si yoyok (gitar) DOP tetep bisa m e m e r i a h k a n s u a s a n a k o k : ) . D O P membawakan 5 buah lagu kalo ga salah, tapi kok pendek2 bangte ya lagunya, lebih pendek daripada orasinya Fajar.

Hehe!

L a g i - l a g i g w m e m u t u s k a n untuk keluar dari FTNYABOYSpOO KAYAKBAND :

k banget buat ngobrol. Ga ada habisnya. Kami juga sempet ditawarin buat nginep di rumahnya. Hehehe thanks banget bro buat tawarannya.

Berhubung waktu udah semakin sore, maka kami memeutuskan untuk segera ke tempatnya Topeng, coz kata si Dani hampir semua pertokaoan di Parahayangan ini akan tutup kalo menjelang magrib. Jadinya kami langsung meluncur ke sana.

Parahayangan..

Menyenangkan bange muter2 kota Bandung di sore hari, ngelewatin tempat2 yang udah tua n bersejarah. Sampai di Parahayangan kami langsung memarkir motor dan berjalan menyusuri pertokoan yang banyakkkk banget dan jualannya juga macem2, semuanya ada deh pokoknya, dan rame banget juga. Saat perjalanan menuju toko Topeng, mata gw langsung diarahkan ke stuffs yang selama ini gw cari2 di mana2 tapi ga ada dan termasuk rare di kota gw maupun di Malang , dan di sini banyakkk banget!! Tapi gw tinggal dulu, coz ke tempat Topeng harus diprioritaskan. Karena emang tujuan pertama adalah ke sana.

Sesampai di tokonya Topeng, kami bertiga langsung disambut meriah oleh Topeng dan langsung dibelikan teh botol. Duhh Topeng baik banget sih :D. Jadi di Topeng ini he berjualan kaos2 ben yang banyyaakkk banget dan berwarna item semua, tapi meski gitu desainnya ga ada yang kembar loh. Mulai dari ben hardcore, punk, metal, oi, dll. [eh yg ini gw agak sok tau] :D.

Berhubung kata si Dani tadi kalo magrib toko2 ini pada tutup semua, maka gw buru2 bergegas buat ke toko yang menjual barang yg gw incer tadi, sedangkan si Dani masih nungguin di tokonya Topeng dan cuman gw sama hel aja yang jalan2. Gw pengen borong semua tuh barang.

Kalo besoknya gw ga ke Jakarta pasti gw udah beli banyakkk banget oleh2. Berhubung duit gw masih gw pake jalan besoknya, maka gw harus rela untuk membeli sedikit stuffs. Oh ya, beli backpack juga yang mau gw pakai bawa stuffsnya hel yang banyaakkk banget, mulai dari CD2, casing CD, kaos, dan masih banyak lagi, jadi sangat baermanfaat, coz gw kemarin berangkat cuman bawa 1 backpack dan 1 tote bag aja. Akhir dari sebuah perjalanan. Berhenti di sebuah pertokoan, Belanja terus sampai mati :P.

Setelah puas berbelanja, akhirnya kami bertiga kembali jalan-jalan, dan sama Dani diajakin ke PI belakang BIP. Jadi katanya di sini ini tempat ngumpul anak2 punk, tapi pas kita ke sini sepi2 aja, dan kami meutuskan untuk mengisi perut sambil menunggu Elgis. Setelah makan, kami bertiga ke BIP buat liat diskonan sepatu Vision yg cuman 100ribuan, liat doang kok, ga beli

(12)

venue setelah DOP selesai, coz sumpah di dalem pengap banget!! Hingga Certainty (malang) maen pun gw masih enjoy di luar :).

Setelah gerah gw ilang, gw masuk lagi. Kali ini giliran HANTAMRATA yang main, ini nih ben idola para remaja SMP n SMA di kediri :D. Yang satu ini gw emang harus liat, kalo gw ga liat sang gitaris ga bisa konsentrasi kalo ga gw dampingi di sebelahnya :P. Pit udah memanas n t e r u s 2 a n

r a m a i p a r a penontong yang bersing a long.

L a g u u d a h familiar semua sih, jadi udah p a d a b a nya k yang hafal.

H a n t a m r a t a merupakan ben terakhir yang

main, selain GD maksud gw. Setelah itu ben yang ditunggu-tunggu berkasi. Oh, ternyata si Ketu (gitar) ga bisa main, dan diganti oleh Moro (drumer tersanjung13). Eh, Dhimen dan Moro kali ini pada kompakan pake kaos GD sendiri loh.. cie..cie.. tapi gw salut banget s a m a s o u n d g i t a r ya n g d i h a s i l k a n . Mantepppp!!!! Sumpah, keren banget deh. Ga beda jauh sama rekotnya. Di mana ya letak rahasianya? Ben2 sebelumnya juga pake atribut sound yang sama tapi hasil kok ga sama yak? ck ck

c k . . k e r e n l a a h h ! ! Ta p i s e l a m a G D beraksi gw ga ngapa2in, diem doang. Melongo k a y a k o r a n g bego. Coz gw capekkk banget, kaki kayak mau copot rasanya.

Sore baru nyampe kediri perjalanan 4 jam dari malang memang bener2 melelahkan, belum lagi sebelum pulang gw kuliah dulu sampe siang. Dan jam 12 malem gw baru pulang untuk istirahat. Selain faktor capek, faktor berikutnya dikarenakan gw tengok kanan kiri depan belakang di gig tersebut cuman gw doang yang cewe. Ada sih satu, itu pun bawa bayi. Duh, gw jadi merasa aneh lari-lari circle pit di tengah2 para cowo :D.

Ayo Baca Zine !!

“kucing nakal”

zine distribution

a

koleksi zinemu kurang lengkap??

order aja di:

l

[email protected] bunpaisuru.blogspot.com

out now

Hari kedua di Bandung masih seperti kemarin, bangun siang, habis itu hari2 diisi dengan makan berbagai gorengan yang dibeli di depan gang buat menemani minum kopi sambil nunggu dimasakain sama Billy. Duh Billy baik banget deh tiap hari selalu masakin buat kita2. Ebby juga baik kelihatannya hampir tiap hari menyediakan minuman berbotol-botol (koreksi gw By..kalo gw salah). Kesalahan gw adalah, kenapa dulu gw ga nanya sama he gimana cara shoplifting benda besar2 biar ga ketahuan?? hahahaha

Oh ya, agak siangan si Sony dateng bersama temennya, dan kami dibawain batagor sama snack loh sama he. wahhh thanks ya Son...

kapan2 kalo main Kediri ganti gw deh yang bawain batagor khas Kediri :P, dan akhirnya gw bisa juga ngerasain batagor asli Bandung.

Jalan-Jalan with Dani...

Jam satu siang gw janjian sama Dani aka tremor di Ciwalk, yang nantinya he akan menjemput kami di sana kerena rumah he deket sana dan rencananya kami bertiga akan jalan2.

Gw akhirnya sama hel turun alias ke kota dengan naik angkot dan turun di Ciwalk. Sesampai di sana gw beli sedikit oleh2 buat adik gw sambil nyari tempat buat kami janjian sama Dani.

Setelah Dani dateng, kami bertiga boncengan , tapi baru aja kami mau jalan ehh ada polisi lewat, berhubung kami

ketakutan maka gw sama hel jalan kaki dulu buat nyari gang dan akhirnya kami pun naik motor tiga orang dan menuju ke kosannya Ama, coz sama Ama gw sama hel mau dipinjemin motor buat kami jalan2. Thanks Ama:).

Motor udah di tangan, motornya si Ama oldskool banget, CB atau apa ya itu namanya?

Pokoknya udah tua banget. Tapi masih nyaman buat jalan2 keliling kota. Pas banget pokoknya buat jalan2, coz larinya lambattt banget , dan juga irit. Tapi, kadang mendadak macet di tengah jalan, katanya Ama sih kalo macet berarti businya kotor.

Tapi masak iya tiap macet gw harus bersihin businya? Padahal sering macet?:)

Tujuan pertama kami adalah ke t o k o n y a To p e n g , y a n g b e r a d a d i Parahayangan. Sejalan dengan tempat Topeng, kami bertiga mampir ke tongkrongan anak vespa, k a m i n y a m p e r i n Kumbang, yang o r a n g n y a asikk

i Like Flowers

(13)

mentimun, daun kemangi, dan sambel. Satu porsi 5000 rupiah,sekarang naik jadi 6000. Selain ayam bisa juga diganti dengan lele goreng, ikan bandeng maupun jamur goreng. Iya emang enak, tapi kalo tiap hari makan gituan ya bosen kan? bisnis di Malang tuh yang paling menjanjikan adalah berjualan makanan. entah makanan apa aja yang dijual pasti laku. di sebelah kampus gw kan satu kompleks perkampungan, nah di situ hampir semua rumahnya dipakai untuk kos-kosan. selain kos-kosan juga yang punya rumah itu pasti bisnis berjualan makanan.

ada yang dari pagi hingga malam, tapi ada juga yang cuman sampai siang aja udah tutup.

semuanya LAKU! ga ada yang ga rame jualannya. entah itu enak atau g, entah murah maupun mahal, semuanya rame. padahal menurut pengakuan ibu gw yang kebetulan di rumah juga punya warung makan, laba orang berjualan makanan itu banyak. iya banyak. misalnya harga

my own ...

Tinggal di Malang gw kira “mungkin” akan lebih enak dibanding di Kediri. Hmmm tapi interpretasi gw sebelumnya udah bisa nebak dengan mudahnya kalo ntar pasti ga enak. Loh kok gitu?? Iyalaah ga enak. Mana ada tinggal jauh dari rumah tambah lebih enak? Seenak- enaknya tinggal di luar kota tempat kita tinggali sejak kecil pasti tetep ga enak kok. Yang ada malah banyak sengsaranya. Masalah pertama yang kita hadapi adalah urusan perut. Di mana- mana urusan makan adalah masalah yang paling pertama dan utama. Emang iya sih makanan di Malang tuh murah2, ga jauh beda dari Kediri,tapi yang jadi masalah menunya itu-ituuu mulu.

Pengen makan sayur aja susuah nyarinya. Warung di mana-mana pasti yang dijual lalapan.

Lalapan itu menunya nasi, ayam goreng, tahu/tempe goreng, sama lalapannya selada,

tempe mentah satu potong 1000, nah itu bisa dipotong-potong, digoreng dan dijual bisa laku 4000. itu baru tempe sepotong, belum yang lain. apalagi jualan sayur matang, wihh malah tambah banyak untungnya. emang iya nguras tenaga buat masaknya, tapi tenaga yang terbuang ga sia-sia kan kalo untungnya segitu.

Selain makanan, bisnis yang menjanjikan di sekitar kampus itu adalah kos-kosan.

kalo di sekitar kampus gw itu satu kamar satu orang tanpa kamar mandi di dalam kamar setahunnya sekitar 4,2 juta. kalo pengen satu kamar dua orang ya tinggal dibagi dua aja. kalo pengen yang ada kamar mandi di dalam kamar alias kamar mandi pribadi itu kita harus merogoh kocek sekitar 370 ribu per bulannya. kalo setahun ya tinggal mengalikan aja. belum nanti biaya listrik, air, nambah laptop, magic jar, maupun tv sendiri. ga enaknya di sana kos ga ada yang per

bulan bayarnya. setahu gw minimal sih 1 semester dan kebanyakan harus satu tahun kontraknya. hmmm kalo cuman 1 bulan ga betah n pengen pindah gimana? ya boleh2 aja sih kalo emang uang yang terlanjur dibayar satu tahun itu diiklasin ke yang punya kos. hehehe.

kalo ga iklas ya tunggu dulu sampai setahun baru pindah. nah kembali lagi soal bisnis.

biasanya satu rumah kos bisa sampai 40-50 orang. nah, tinggal mengalikan aja per tahunnya 4,2 juta kali 50 orang, udah berapa tuh? padahal tiap tahunnya kan nambah terus mahasiswa barunya dan otomatis mereka butuh kos. ck ck ck, cuman modal rumah aja tiap tahunnya udah gajian segitu banyak. ntar deh kalo gw udah punya rejeki gw pengen bangun rumah khusus buat kos-kosan di sana. PASTI laku n gw jadi milyader :D. tapi untung aja gw ga mengalami nasib yang sama dengan temen-temen gw yang harus bayar kos tiap tahun, dan tinggal anak2 kecil seumuran 5-7 tahun yang sering main n

nongkrong di sini tiap hari.

Lelah udah berkurang, jadi gw memutuskan untuk jalan2 dan akan dijemput Elgis dan Idam. Elgis sih terakhir sms bilang “udah otw” sekitar jam satu siang, tapi ternyata baru dateng habis magrib, gw ga tau deh apa maksud smsnya yang berbunyi otw tadi.

Jadi gw baru percaya sama omongannya Deden bahwa si Elgis ini suka ngaret kalo janjian:D. Masih mending sih gw nunggunya di rumah aja sambil tiduran, lha si Hera nungguin dari sore di Taman Cikapayang, tapi kami baru dateng jam7an, gara2 nunggu si Elgis, hahaha, maaf ya Hera, seharusnya kamu lebih tau sifat asli Elgis karena kamu penduduk lokal yg udah beberapa kali ketemu dia:P.

Taman Cikapayang

Setelah mereka dateng menjemput, kami berangkat untuk nongkrong di Taman Cikapayang. Si Elgis boncengan sama Idam, gw sama hel, dan Mila sama Frans yang kebetulan si Frans dari Dandelion melewati taman itu buat pulang, jadinya Milla bareng he sekalian.

Sekitar jam tujuh malem, kami berenam nyampai, tapi Frans langsung cabut karena katanya udah ada janji sama cewenya. Di sana kami bertemu Hera, Arii Yumarii, dan kawan2. Ya emang sebelumnya kami udah janjian sama they, jadi bukan kebetulan sih sebenernya:). Ngobrol segala macem, mulai dari ben, zine, kesibukan, tatto, minuman, dengerin curhat Hera sambil makan baso, snack, dan kopi. Hehehe.

Jam 10an malem si Dani dateng, padahal kami semua udah pada bubar. Tapi berhubung he dateng jadinya kami stay bentar buat ngobrol sama he, obrolan yang klise banget, yakni ngobrolin videonya Aril-Luna-dan Cut Tari.

Ga penting banget kan??. Tapi kami segera mengakhiri obrolan kami, karena hari udah semakin malem n udara tambah dingin banget.

Belum lagi si Milla udah pengen banget cepet pulang, coz she udah pengen cepet2 mabok :D.

Dandelion lagi...

Berhubung si Frans tadi cuman nganterin doang, maka kami kebingungan Milla pulang sama siapa? Tapi ternyata salah satu temen Hera, Icha (cowo), juga rumahnya sejalan dengan Dandelion, makanya she dianterin sama Icha.

Sampai di Dandelion gw langsung ngambil posisi untuk tidur,lha emang mau ngapain lagi kalo ga tidur, coz udara juga dinginnya setengah mapus, dan anak2 juga pada persiapan mau mabok. Berhubung gw sama hel ga mabok, makanya kami berdua milih buat tidur aja lahh..

setau gw sih they pada ga tidur soalnya. Si Alda online sampai pagi, sedangkan si Milla ga tau tuh ngapain, kayaknya efek dari she mabok, jadinya she curhat aneh2 sambil agak2 nangis gitu deh, ih apaan sih lo Mil. Hahahaha..

SELASA, 22 JUNI 2010

(14)

beramai-ramai. mau belajar pasti ga bisa konsen, yaa namanya juga kos-kosan, pasti rame banget. apalagi kos-kosan cewe, pasti lebih banyak ngrumpinya, dan yang bikin ga enak juga pasti dari beberapa temen kos ada yang konflik, gara-gara ini itu, semuanya serba jadi buah bibir.

Tapi gw akui, gw merasa kesepian banget di sana, tinggal sendiri tanpa beramai-ramai mendengarkan teriakan temen-temen. hehehe. tapi banyak enaknya kok. mau ngapa-ngapain ga ada yang mencibir, bebas. mau mandi selama mungkin juga ga perlu mikir antrean. mau masak sendiri juga ga ada yang mau memprotes gara-gara gw goreng terasi, mau bunuh diri juga ga ada yang tahu. ga enaknya yaa kalo pas ujan deres, banyak petir, n mati lampu, duh pengen nangis aja rasanya, apalagi kalo lagi sakit.tambah nelangsa banget ga ada temennya. kalo mendadak mati gimana? ga ada yang peduli kan?:P.

tapi kadang-kadang temen2 gw yang ga punya teve di kamar kosnya mereka pada hijrah ke rumah gw. ya

cuman buat nonton teve. hihihi. atau kalo suntuk di kosan dan lagi ada masalah sama temen se- kosnya juga pada lari ke rumah gw. buat curhat semaleman, n gw disuruh dengerin sampai ga bisa tidur. oh, tapi kadang2 gw yang tidur di rumah temen gw maupun kos temen gw. yaa buat nyari temen lah, atau refreshing biar ganti suasananya. itu kan gunanya punya temen, saling mengisi dan melengkapi di saat kita sama-sama membutuhkan. untung gw punya temen2 yang bisa 'klik' sama gw.

jujur nih, gw emang pilih-pilih sama temen. gw milih bukan alesan status sosial atau apa, enggak, buat gw sama aja mereka kaya atau miskin, bodoh atau pinter gw ga peduli. yang gw pilih itu yang pikirannya sejalan aja sama gw, n tentunya yang bisa diajak berbagi dan bersimbiosis mutualisme.

kalo punya temen kerjaannya cuman ngerugiin kita doang buat apa? ya ga? bisa ngerti antara bercanda dan serius, ga gampang tersinggung, apalagi mengumpat di belakang n ga langsung marah

ke gw. ih ogah gw punya temen kayak gitu.

Gw punya beberapa musuh di kampus. bukan musuh sebenernya, gw ga suka aja sama she. gw kalo ga suka sama orang ya gw biarin aja, n gw ga mau ganggu dia. kalo dia tanya ya gw jawab, kalo ga ya diem aja. gw ga suka sama she ya gara2 dianya duluan yang ga suka sama gw.

tiap gw gerak dikit aja dicibir. sapa sih yang ga risih kalo punya temen sekelas kayak gitu? heran deh gw, kenapa juga mereka ga suka sama gw, lebih tepatnya iri kali ya sama gw. ya, gw tau, iri tanda ga mampu kan, kalo cemburu tanda ga payu :D. alhasil gw sering adu mulut sama she. udah lama kejadiannya. gw sih biasa aja sama she, kalo nganggep musuhan ya berarti she aja yang nganggep gw musuh. semakin lama gw biarin, semakin lama she sungkan sama gw, alhasil she ngebaikin gw

lagi. hihihi aneh banget. salah sendiri sok-sokan musuhin gw.

gw mah ga peduli dimusuhin she, ga ada yang bisa dimanfaatkan kok dari she. pinter juga enggak, boro-boro cantik, ga punya kelebihan aja sok banget, nih bukannya gw ngejelek-jelekin she, ya karena she aja yang sok banget n sering mancing emosi gw dan juga emang she jelek tentunya.hahaha. just kidding :P.

Pindah topik lain. gw itu kuliah di Malang palig ga suka pas lagi naik kereta, baik berangkat ke Malang maupun mudiknya ke Kediri. 4 jam di kereta bikin gw mati gaya n bosen.

gw biasanya bawa buku buat killing time, tapi di kereta juga ga enak banget baca di kereta, yang ada malah pusing gara2 ngliatin tulisan sambil gerak-gerak terus.selain itu sering ketemu sama orang aneh, stres, bahkan sok gila. kapan hari pas gw otw pulang ke Kediri ketemu orang stres, n agak gila kayaknya. gw naik kereta she udah ada di kereta, kayaknya she dari surabaya, coz kereta yang gw naikin itu kereta dari surabaya yang lewat kediri. gw pertama naik langsung duduk

ga tau kenapa kami dijemput sama Milla. Sempet nungguin she lama sih, gara2 she salah masuk pintu, kami keluar di pintu ke dua, she jemputnya di pintu yg satunya, jadi harus muter dulu. Setelah she dateng gw, hel, pierce, dan Milla naik angkot menuju ke Dandelion, yakni tempat tujuan kami menginap di Bandung:). Sedangkan Deden dkk langsung menuju kosan mereka masing2, dan kami janjian ketemu lagi ntar sore dan besok:).

Infohouse Dandelion

Sesampai di Dandelion gw langsung tidur, si Milla juga nglanjutin tidurnya lagi yang kayanya baru kali ini she bangun pagi :D, toh juga penghuni Dandelion lainnya belum ada yang bangun.

Sekitar pukul 11.00, gw bangun dan pengen mandi, coz badan lengket semua gara2 keringetan di kereta. Pas mandi guyuran pertama, anjing, airnya dinginnnn banget, persis air es, menyesal banget gw mandi, tapi udah terlanjur jadi ya gw terusin. Dinginnya sampai merasuk ke tulang sumsum,hihihi. Pantes aja jam segitu pada belum bangun, habis udaranya yang dingin banget ini serasa malem terus di Dandelion. Penghuninya juga jarang mandi katanya. Bukan gara2 they crusties, tapi emang gara2 dingin banget di sana.

Sekedar info aja bagi yang belum pernah ke sana, di Dandelion ini letaknya di dataran tinggi deket Lembang, jadi ya wajar aja kalau dingin. Di samping rumah membentang

kebun sayuran dan bunga sedap malam, kebun sayurnya berisi brokoli dan sukini, gw ga tau lagi kalo yang bagian bawah, coz luas banget.

Sedangkan di samping rumah terdapat sungai yang mengalir deras yang masih digunakan oleh warga sekitar untuk mandi, nyuci baju, dll. Bagus banget deh view-nya, udaranya juga enak banget, sejuukkk dan bebas dari polusi. Cuman susahnya kalo pas malem hari, gw tidur pake hoodie, kaos kaki, bandana, dan selimut tebel aja masih dingin banget.

Saran gw kalo di sini jangan sering mandi deh kalo ga pengen masuk angin. Jam 12 siang aja dinginnya minta ampun, bawaannya pengen tidurrr mulu, pantes aja penghuni Dandelion bangunnya pas jam makan siang mulu, ternyata ini alasannya:P.

Setelah semua bangun, aktifitas dimulai, ada yang masak2, ada yang gambarin tembok, ada juga yang online. Kalo gw sih milih tiduran aja, coz gw masih capek banget rasanya. Oh ya, gw bawain mereka oleh2 dari Kediri, yang sebelumnya emang diorder khusus sama Milla, yaitu Sambel Pecel.

Hehehe, si Milla sampai mencret katanya gara2 kebanyakan makan pecel, tapi enak kan Mil?:).

Gw seneng deh di Dandelion, udaranya dingin, viewnya bagus, orang-orangnya juga asik2 pula. Ada juga pemuda2 sekitar yang nginep di sana gara2 diusir oleh orang tuanya, tapi tiap pagi they udah bangun buat sekolah, dan malemnya baru kembali lagi. Selain itu ada juga segerombolan

(15)

di sebelah she. coz waktu itu satu-satunya tempat yang kosong ya disebelah she itu.

pertama sih gw respek sama she, bukan respek ding, ya biasa aja, emang kalo ga biasa mau gimana lagi, masak harus memberikan hormat bendera sama she? ga kan? she adalah ibu-ibu muda yang bawa bayi umur 4 bulan, gw tahu umur bayi itu gara2 gw nguping pas she lagi ngobrol sama ibu2 muda di sebelahnya. gw emang sering ngeliatin she. she emang cantik, n berambut panjang yang indah. gw ngeliatin gara2 gw suka sam rambutnya, itu aja, n gw ngobrol sama temen gw, ya emang ngobrolin she, coz anaknya itu lho nangis trus, gw sama temen gw kasian sama anaknya. mungkin kepanasan di salam kereta, sama ibunya malah ditinggal smsan. sempet sih gw ga sengaja lihat waktu she smsan, nah she smsan sama hmmm ga tahu siapa, yang jelas bukan suaminya, malah perkiraan gw she

smsan sama selingkuhannya. dan temen smsannya itu dikasih nama "setan" dengan smsnya sok care n sok asik banget. hihihi gw geli ngebacanya.

Entah karena apa she akhirnya marah sama gw. Awal mulanya gini, pas lagi menimang2 anaknya sambil berdiri biar diem di antara kursi2, she ngipas2in anaknya pake koran, habis itu korannya dilemparin ke tempat duduknya lewat depan muka gw kasar banget n hampir kena muka gw, kedua she kembali ke tempat duduknya lewat di depan gw sambil nendang kaki gw, ya gw kira sih emang ga sengaja, kan lumayan sempit juga jaraknya, habis itu dengan sok-nya duduk di meja kereta yang kecil itu, tau kan? Sambil ngecup-cup anaknya n bilang gini sambil ngliatin gw, “sssttt wis diem2, engko monyet e sing plirak-plirik matane, tak ideg'e sikile!” [baca: sssttt udah diem2, ntar monyet yang ngliatin trus ntar tak injek kakinya].

Busyet, perasaan gw di kereta ga ada monyet deh, sapa juga yang dimaksud?? Masak gw monyetnya? Kan gw yang ngeliatin she dari tadi ?:P. Nah, puncak muaknya sama gw ketika she mau turun, kebetulan kurang satu stasiun lagi she udah nyampai di tempat tujuan, dan she memutuskan untuk bersiap-siap turun dan menuju ke depan pintu kereta. Pas mau ke

sana kan otomatis ngelewati depan gw, coz she duduknya di deket jendela, dan gw duduk di deket jalanan tengeh antar kursi. Seperti biasa, naik kereta kalo ga tidur rasanya kurang afdhol, maka dari itu gw merem. Tiba-tiba sebuah travel bag menghantam kepala gw, ya itu tadi ibu2 itu yang sengaja nimpukin tasnya ke gw, gw kaget dong tentunya, dan orang- orang di sekitar gw pada ngeliatin, orang itu kenapa sih?? She bawa dua tas besar2, sambil gendong tentunya she ga bisa kalo bawa dua tas langsung ke depan pintu. Jadi diboyong satu per satu. Nah pas mau ngambil tas yang satunya yang masih ada di samping gw eeehh kaki gw diinjek pake sepatu hak-nya. Gimana tuh rasanya? Ya sakit banget lah!!! Waktu itu pas sepatu jg gw lepas, kaki gw panas banget soalnya. Tambah sakit banget kan?? Gw semakin yakin bahwa yang dikatain monyet yang terus2an ngeliatin she itu adalah GW!! Untungnya gw punya malu, kalo gw ga punya malu pasti udah gw jambak2 rambutnya n minimal gw katain ANJING LO!!! GA LIAT APA ADA KAKI DI BAWAH??? MAIN INJEK AJA!!!

Entah kenapa saat itu kesabaran gw tiba-tiba muncul. Ya, gw diem aja, ga kaliii di kereta gini kursi yg seharusnya buat berdua tapi

diisi tiga atau empat orang. Lagian gw juga ga makan tempat she kok. She malah duduknya makan tempat gw banget. Gw tau kok kalo she sambil tidur dorong2 gw pake pantatnya sebagai ungkapan protesnya gara2 gw duduk berbagi sama hel.

SENIN, 21 JUNI 2010

(dini hari). Setelah sampai di Banjar ada bapak2 yang mau turun, jadi gw pindah ke tempatnya, coz gw udah ga betah duduk bareng ibu2 yang rese banget itu, dan tempat gw ditempatin sama hel.

Semula yang duduk di sebelah bapak2 tadi adalah seorang ibu2 dan seorang bayi, jadinya gw ngira ibu2 itu adalah istri bapak2 tadi. Nah si hel terlanjur gw suruh berdiri, dan tempatnya ditempatin orang lain.

Pas bapak2 turun ternyata ibu2 tadi bukan istrinya, melainkan orang lain:D. Kasian hel deh, terlanjur tempat duduknya ditempatin orang lain, ternyata sebelah gw ga turun. Tapi sebenernya langsung gw suruh duduk di sebalh gw masih ada tempat kok. Entah kenapa hel menolak mentah2 tawaran gw. Marah kaliii yaaa...?? terserah deh kalo ga mau n mau berdiri terus sampai bandung. Yang sebelumnya Pierce tidur di lantai tanpa alas dan kepalanya sering tertendang pedagang asongan sama hel suruh duduk sama gw.

Ya udah mas hel berdiri aja ya kalo pura2 ga mau duduk :P.

Setelah ibu2 tadi turun, hel gw suruh duduk lagi sok2an ga mau lagi, bikin gw geregetan, n pas gw tanya apa mau berdiri sampai Bandung? He jawab

dengan tegasnya “IYA”, ya udah terserah lo deh...

kemudian gw tidur aja, tapi ternyata lama kelamaan he capek juga n duduk di samping gw, trus he tidur bersandar di pundak gw sampai pagi, gw sampai ga bisa gerak, n paginya badan gw p e g e e e l l l semua. gw jadi b i n g u n g , n i h

o r a n g

s e b e n e r n y a m a u n y a a p a sih?:D.

@ BANDUNG 1 0 j a m menempuh perjalanan yang melelahkan akhirnya pukul 05.30 kami sampai di stasiun Kiara Condong, banyak banget yang turun di sini, tapi kami ga turun di sini, masih satu stasiun lagi kami baru turun. Berhubung udah sepi, maka kami bertiga ke gerbong belakang untuk mencari Deden dkk coz kami ga tau harus turun di mananya.

Akhirnya ketemu deh mereka, dan kami bersiap2 untuk turun di stasiun hall dan kami sampai sekitar jam 6an. Legaaa deh rasanya.

Awalnya sih kami bertiga mau dijemput Mila, tapi kemarin pas di Jogja sama Elgis mau dijemput aja katanya, dan katanya Deden nih mending kami bertiga ikut ke tempatnya aja, coz kalo nungguin Elgis pasti lama banget, coz katanya Elgis selau ga bisa tepat waktu. Tapi akhirnya gw

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan capaian hasil belajar ranah kognitif siswa pada penerapan metode pembelajaran Student Facilitator and Explaining

7.2 Kondisi untuk penyimpanan yang aman, termasuk ketidakcocokan Bahan atau campuran tidak cocok.. Pertimbangan untuk nasihat lain •

Maka tidak heran bila peneliti melihat para pecandu game online menganggap game centre sebagai rumah bahkan tempat tinggalnya sendiri terlihat dengan kebiasan

Richard R.. Objec&ves  •  1.)  Quan&fy distribu&on and abundance of 

Untuk melihat informasi survei dan variabel, klik pada salah satu studi/survei, maka akan mucul halaman yang berisi informasi (metadata) survei pada tab Deskripsi Survei

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel perilaku konsumen yang terdiri dari variabel kebudayaan, sosial, pribadi dan spikologis terhadap

Apabila plat-plat bumi berasak, berselisih, atau berenggang satu sama lain, batu-batan besar akan terbentuk dan beralih dengan kuat, menyebabkan gegaran gempa bumi dirasai..

 Jika anggaran laba unit bisnis mencerminkan target yang dapat dicapai, manajemen senior dapat, pada akhimya, mengungkapkan target laba ke analisis sekuritas,