MENJADI SALES PROMOTION YANG PROFESIONAL
...
• Judul Program (KBJI 5242.02) – Peraga Penjualan
Menjadi Sales Promotion yang Profesional
• Deskripsi Program
Saat ini keberadaan Sales Promotion tentunya sudah menjadi sebuah standar untuk memasarkan sebuah produk atau jasa. Dimanapun ada aktivitas promosi, hampir dapat dipastikan Sales Promotion selalu hadir.
Menjadi Sales Promotion yang professional sangat lah penting, karena fungsi keberadaan mereka adalah untuk membantu perusahaan mengembangkan bisnis, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ditengah ketatnya persaingan dalam dunia penjualan, peran Sales promotion dirasa semakin penting untuk dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan penjualan.
Peran Sales Promotion yang utama adalah membuat customer tertarik dan yakin dengan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan melalui komunikasi dan edukasi yang disampaikan .
Seiring dengan ketatnya persaingan didalam dunia penjualan, tentu dibutuhkan kompetensi untuk memahami karakteristik pelanggan, dan membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan, agar mampu memaksimalkan penjualan.
Program ini sangat cocok bagi Anda yang tertarik dengan dunia pejualan dan ingin mengembangkan potensi yang Anda miliki didalam dunia penjualan khususnya sebagai seorang Sales Promotion.
Setelah mengikuti program ini, anda akan mampu memahami karakteristik pelanggan, membangun komunikasi yang efektif hingga meningkatkan penjualan.
• Tujuan Pelatihan (Umum)
Diakhir pelatihan, peserta akan mampu memahami dan mengimplementasikan tugas peraga penjualan dengan baik sehingga dapat menjadi sales promotion yang professional dalam upaya meningkatkan penjualan.
• Tujuan Pelatihan (Khusus) Pengetahuan
Memahami cara yang efektif dalam menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Keterampilan
Mempraktekkan cara yang efektif dalam menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Sikap
Menerapkan cara yang efektif dalam menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Tujuan Pelatihan (Khusus) Kompetensi
Memahami cara yang efektif dalam
menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Konsep komunikasi Bisnis Konsep personal selling
Konsep keterampilan penjualan Mempraktekkan cara yang efektif dalam
menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Komunikasi antar individu atau kelompok
Menerapkan cara yang efektif dalam menginformasikan barang atau jasa kepada pelanggan, meyakinkan pelanggan agar tertarik, menjawab pertanyaan pelanggan, memberikan saran, dan melakukan penjualan.
Cekatan dalam melakukan adaptasi dengan gaya komunikasi tiap pembeli
Giat dalam menjalankan tugas harian di bidang penjualan
• Karakteristik Peserta
> Mampu memahami Bahasa Indonesia dengan baik
> Minimal setara SMA Sederajat jurusan pemasaran
> Mampu mengoperasikan laptop/komputer/handphone untuk mengikuti pelatihan
• Metode Ajar
Menggunakan metode Online - Self-paced Learning. Metode ajar yang digunakan adalah putar film/video, kuis, dan penugasan.
• Durasi Pelatihan
Topik Durasi
Pre-Post Test 60 menit
Menjadi Pribadi yang professional 61 menit
Komunikasi Efektif 60 menit
Sales Promotion yang Profesional 1 68 menit
Sales Promotion yang Profesional 2 63 menit
Seni dalam Bernegosiasi 63 menit
Total Durasi 372 menit
• Mekanisme Evaluasi Pembelajaran Peserta
Topik Level & Bentuk Evaluasi
Menjadi Pribadi yang professional Kuis
Komunikasi Efektif Kuis
Sales Promotion yang Profesional 1 Kuis Sales Promotion yang Profesional 2 Kuis
Seni dalam Bernegosiasi Kuis
Pre Test & Post Test (Diawal & Diakhir
Materi) Pre test & Post test
• Materi Pelatihan [Tuliskan rangkumannya pada setiap sub topik sesuai dengan yang disampaikan di video, e-book, atau webinar]
Topik Deskripsi Materi Bentuk Materi
Menjadi Pribadi yang professional
Menjadi seorang yang professional membutuhkan sikap yang tepat, langkah awalnya kita perlu mengenal diri sendiri, lalu mengatasi rasa malas dalam diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan memiliki sikap pantang menyerah dalam mencapai tujuan
Video
Komunikasi Efektif
Hal-hal yang dibutuhkan untuk membangun sebuah komunikasi yang efektif, dengan memahami 3V dalam komunikasi, mengenal hambatan yang ada saat melakukan sebuah
komunikasi, dan mengenal gaya kepribadian lawan bicara agar dapat meningkatkan efektifitas dalam komunikasi
Video
Sales Promotion yang Profesional 1
Untuk menjadi seorang sales promotion yang professional harus memahami peran dan fungsi seorang sales, memahami pentingnya memberi kepuasan kepada pelanggan, dan memahami apa saja yang menjadi kunci kepuasan pelanggan.
Video
Sales Promotion yang Profesional 2
Memahami cara mempertahankan perhatian pelanggan, mengetahui apa saja yang menjadi motivasi membeli seorang pelanggan, menyampaikan manfaat sesuai dengan sudut pandang pelanggan, mengerti cara menjawab sebuah keberatan, dan tepat
memaknai sebuah keberatan bukan merupakan sebuah penolakan
Video
Seni dalam Bernegosiasi
Mencapai kesepakatan dalam sebuah negosiasi, menghasilkan negosiasi yang win-win solution, memahami hal-hal yang tidak dianjurkan untuk dilakukan saat negosiasi
Video
• Tenaga Pelatih
Lihat pada Lampiran D
LAMPIRAN A TAKSONOMI BLOOM
Taksonomi
Bloom Tujuan
Pelatihan Metode Ajar Durasi
Pelatihan Mekanisme Evaluasi Pengetahuan
(Knowledge) Mengutip Menjelaskan Menggambarkan Menyebutkan Mendaftarkan Menunjukkan Memberi label Memberi indeks Memasangkan Menamai Membaca Menandai Menyadari Menghafal Meniru Mencatat Mengulang Meninjau
Mengidentifikasi Memilih
- Webinar - Ceramah
interaktif - Sesi tanya
jawab
2 - 4 jam Level 2.
Evaluasi Belajar
Pemahaman
(Comprehension) Memperkirakan Mengkategorikan Merinci
Mengasosiasikan Membandingkan Mengubah
Mengekspresikan Menguraikan Menggali Mencontohkan Mempolakan Menjelaskan Menyimpulkan
- Webinar - Ceramah
interaktif - Sesi tanya
jawab
• Simulasi
4 - 6 jam Level 2.
Evaluasi Belajar
Penerapan
(Application) Menyesuaikan Mengurutkan Menerapkan Menentukan Memodifikasi Membangun Membiasakan Mendemonstrasikan
- Simulasi - Bermain
peran (role play) - Penugasan
Minimum 8
jam Level 3.
Tingkah Laku
Menentukan Mengkalkulasi Melengkapi Analisis (Analysis) Menganalisis
Mengaudit/
memeriksa
Membuat garis besar Memecahkan
Membuat dasar pengelompokan Mendiagnosis Mendeteksi Menguji Menjamin
Mengkorelasikan Membuat diagram Menyeleksi
Mendokumentasikan
- Diskusi kelompok - Penugasan
Minimum 8
jam Level
3.Tingkah Laku
Evaluasi
(Evaluation) Mempertimbangkan Menilai
Membandingkan Menyimpulkan Memutuskan Memperjelas Menugaskan Memberi pertimbangan Mengukur Memproyeksi Mengarahkan Memisahkan
• Live session dengan penugasan
Minimum 8
jam Level 3.
Tingkah Laku
Kreasi (Create) Mengabstraksi Mengatur Mendanai Mengarang Menyusun Menciptakan Merencanakan Mengembangkan Membangun Mengumpulkan
• Penugasan mengirimkan hasil
pelatihan dalam suatu produk
Minimum
12 jam Level 3.
Tingkah Laku
LAMPIRAN B
PENJELASAN 9 KOMPETENSI SEKOLAH.MU
Sekolah.mu bercita-cita mengembangkan tiga karakter murid, yaitu Murid Merdeka Belajar, Merdeka Berkolaborasi dan Merdeka Berkarya. Setiap karakter dikembangan melalui beberapa kompetensi pokok. Harapannya, setelah mengikuti seluruh program belajar, murid memiliki tiga karakter dan menguasai sembilan kompetensi tersebut. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing kategori dan kompetensinya:
Merdeka belajar adalah karakter murid yang mampu mengembangkan dirinya dengan menentukan tujuan belajar dan memperoleh pengetahuan serta kemampuan dari berbagai sumber sesuai dengan cara belajarnya. Karakter Merdeka Belajar dibentuk melalui pengembangan kompetensi:
• Berkomitmen, yaitu memahami tujuan belajar yang dibutuhkan, tidak hanya sekedar mengikuti apa yang diharuskan, menyelesaikan apa yang sudah direncanakan karena mempunyai banyak rasa keingintahuan, fokus dan percaya pada pentingnya capaian, serta melakukan lebih dari persyaratan minimum atau standar yang telah ditentukan.
• Mandiri, yaitu percaya pada kemampuan dirinya, mampu memotivasi diri, mengatasi frustasi, menghadapi kesulitan tanpa menyerah di tengah proses, memahami tingkat tantangan yang dibutuhkan untuk belajar mengelola diri dan emosi, serta tidak mengatribusikan kegagalan maupun keberhasilan pada orang lain maupun lingkungan.
• Reflektif, yaitu mampu mengevaluasi diri, untuk memahami kekuatan yang perlu dikembangkan dan belajar dari kesalahan, dan memonitor apa yang sudah dilakukan sambil terus mengidentifikasi strategi apa yang perlu dilakukan untuk
mengembangkan diri.
Merdeka Berkolaborasi adalah karakter murid yang mampu berinteraksi dengan efektif dan berprinsip untuk mencapai tujuan bersama. Karakter Merdeka Berkolaborasi dibentuk
melalui pengembangan kompetensi:
• Berprinsip, yaitu menunjukkan sikap yang berintegritas, menjunjung kejujuran dan mengupayakan keadilan terhadap yang terpinggirkan, dan mempraktikkan nilai dan spiritualitas dalam menghadapi dilema etika dan norma.
• Komunikatif, yaitu mengetahui pertanyaan apa yang harus diajukan, mampu mencari dan mengekstrak informasi yang berguna dan relevan, dan mampu mengkomunikasikan ide secara jelas dan efektif menggunakan berbagai cara dan media yang tepat.
• Bekerjasama, yaitu berinteraksi dengan efektif dalam kelompok yang beragam, berkontribusi pada setiap kegiatan yang diikuti, dan beradaptasi pada berbagai peran yang mendukung tujuan bersama.
Merdeka Berkarya adalah karakter murid yang mengelola dan mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuannya untuk menciptakan solusi bagi lingkungan sekitar.
Karakter Merdeka Berkarya dibentuk melalui kompetensi:
• Inovatif, yaitu mendesain produk dan servis berharga sesuai dengan kondisi lingkungan, dan mengelaborasi ide orisinil, menjadi lebih detail dan didukung langkah kecil untuk solusi.
• Berorientasi tindakan, yaitu terlatih mempengaruhi dan memberdayakan komunitas terdekat untuk melaksanakan aksi, dan menunjukkan kepedulian dengan tindakan terarah dan bermakna nyata yang berkelanjutan bagi pihak yang membutuhkan dukungan.
• Cerdas, yaitu mampu berpikir kritis, menilai berbagai pilihan dan mengambil keputusan yang tepat, memiliki keinginan untuk belajar, bereksplorasi dan bersiap untuk berpikir di luar kebiasaan, dan tidak takut membuat kesalahan dan
menghadapi tantangan yang awalnya terlihat sulit.
LAMPIRAN C
TABEL LEVEL EVALUASI PEMBELAJARAN
Menurut Kirkpatrick (2007), terdapat 4 level evaluasi pembelajaran peserta:
Level Evaluasi Deskripsi Bentuk Evaluasi
Evaluasi Level 1:
Reaksi Efektivitas pelatihan diukur dari
kepuasan peserta terhadap pelatihan
dalam aspek materi, metode ajar,
tenaga ahli, dan lain-lain.
Survey, Kuesioner, Pemberian ulasan dan rating di Platform Digital
Evaluasi Level 2:
Belajar Efektivitas pelatihan diukur dari seberapa banyak informasi yang diserap oleh peserta selama pelatihan
Pre-test dan/atau Post-test, kuis
Evaluasi Level 3:
Tingkah Laku Efektivitas pelatihan diukur dari sejauh apa pelatihan dapat mempengaruhi perubahan perilaku peserta dan materi
dapat diaplikasikan oleh peserta
Monitoring setelah
pelatihan: melalui aplikasi komunikasi seperti
WhatsApp/Telegram
Evaluasi Level 4:
Hasil Efektivitas pelatihan diukur dalam perspektif yang lebih luas dan bagaimana
program pelatihan dapat berkontribusi terhadap tujuan
Peserta dapat diterima bekerja/membuka usaha/menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya sendiri