• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM. BUPATI MAROS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM. BUPATI MAROS"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM.

BUPATI MAROS

(2)

PEMANFAATAN DOKUMEN PERENCANAAN KEBUTUHAN SDM KESEHATAN SEBAGAI DASAR PEMENUHAN SDM KESEHATAN DI WILAYAH PEMERINTAH DAERAH

KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN

Ir. H. M. HATTA RAHMAN, MM.

BUPATI MAROS

Jakarta, 20 Februari 2020 RAKERNAS 2020

(3)

PETA WILAYAH

KABUPATEN

MAROS

(4)

GAMBARAN UMUM KABUPATEN MAROS

LUAS WILAYAH KAB. MAROS 1.619,12 KM TERDIRI DARI 14 KECAMATAN DAN 80 DESA , 23 KELURAHAN

JUMLAH PENDUDUK :

• LAKI-LAKI : 171.117 ORANG

• JUMLAH PEREMPUAN : 178.705 ORANG

• TOTAL : 349. 822 ORANG

• SEX RATIO : 96

Sumber : Data Proyeksi Penduduk BPS RI, BPS Kab. Maros

(5)

VISI KABUPATEN MAROS

“ Maros Lebih Sejahtera 2021”

MISI KABUPATEN MAROS

 Meningkatkan Perekonomian Daerah

 Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik.

 Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.

 Meningkatkan Pembangunan Wilayah Dan Kawasan.

 Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Sumber Daya Alam.

 Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Dan Teknologi.

(6)

PELAKSANAAN MISI

“Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik.

Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

 PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN

 PEMENUHAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

(7)

PEMENUHAN NAKES : DASAR HUKUM

1. UU 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan. Tugas Pemerintah & Pemerintah Daerah Dalam

Pemenuhan Tenaga Kesehatan. Pasal 13 : Pemerintah dan Pemda Wajib Memenuhi Kebutuhan Nakes Baik dalam Jumlah, Jenis dan Kompetensinya

2. PP No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS 3. Permenkes No 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas

4. Permenkes No. 33 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pembentukan Dan Klasifikasi Cabang Dinas Dan Unit Pelaksana Teknis Daerah

6. Peraturan Bupati Nomor 88 Tahun 2017 Tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana PNS (Memuat Semua Jabatan Pelaksana Dalam Setiap Perangkat Daerah Termasuk Jabatan Fungsional)

7. Peraturan Bupati Maros Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pembentukan UPT Puskesmas (Juni 2018)

(8)

Berikut Rinciannya

1. Jumlah Rumah Sakit Umum Ada 2 :

a. Rumah Sakit Umum Daerah Salewangan Maros b. Rumah Sakit TNI AU (RS. AU. Dr. Dody Sardjoto) 2. Jumlah Puskesmas Pembantu : 26 Unit

3. Jumlah Posyandu : 405 4. Jumlah Poskesdes : 80 5. Puskesmas Keliling : 14 6. Jumlah Klinik : 16

7. Jumlah Dokter Praktek Mandiri : 10 8. Jumlah Apotek : 77

9. Toko Obat : 3

JUMLAH RUMAH SAKIT DAN FASILITAS KESEHATAN ?

(9)

Ada 14 Puskemas

4 Puskesmas Kawasan Perkotaan (2 Rawat Inap, 2 Non Rawat Inap)

6 Kawasan Pedesaan (2 rawat inap, 4 non rawat inap)

4 Kawasan Terpencil (2 rawat inap , 2 non rawat inap)

JUMLAH PUSKESMAS ?

Kebutuhan Nakes berdasarkan Permenkes No.75 Tahun 2014

Jenis tenaga kesehatan

Kawasan Perkotaan Pedesaan Terpencil

Jumlah Rawat Inap Non Rawat

Inap Rawat Inap Non Rawat

Inap Rawat Inap Non Rawat

Inap

2 2 2 4 2 2

Dokter 2 1 2 1 2 1 20

Dokter gigi 1 1 1 1 1 1 14

Perawat 8 5 8 5 8 5 88

Bidan 7 4 7 4 7 4 74

Kesmas 2 2 1 1 1 1 18

Kesling 1 1 1 1 1 1 14

Tenaga Kefarmasian 2 1 1 1 1 1 16

Tenaga Gizi 1 2 1 2 1 2 22

ATLM/Tenaga Lab 1 1 1 1 1 1 14

Jumlah 25 18 23 17 23 17 280

(10)

SEMUA SUDAH TERPENUHI

BERAPA KEBUTUHAN SDMK DI PUSKESMAS ?

Kebutuhan Nakes berdasarkan Permenkes No.75 Tahun 2014

Jenis Tenaga Jumlah Kebutuhan

Jumlah SDMK

Jumlah Kekurangan

SDMK

Dokter 20 30 0

Dokter gigi 14 20 0

Perawat 88 159 0

Bidan 74 185 0

Kesmas 18 33 0

Kesling 14 32 0

Tenaga Kefarmasian 16 27 0

Tenaga Gizi 22 46 0

ATLM/Laboratorium 14 14 0

JUMLAH 280 546 0

(11)

Kita lihat rinciannya

BERAPA KEBUTUHAN SDMK BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN ?

Kebutuhan Nakes berdasarkan Analisis Beban Kerja Kesehatan Tahun 2017

NO Jenis Tenaga Jumlah Kebutuhan

Jumlah SDMK

Jumlah Kekurangan

SDMK

1 Dokter Umum 41 30 -12

2 Dokter Gigi 17 20 +2

3 Perawat 182 159 -26

4 Bidan 198 185 -13

5 Kesmas 44 33 -12

6 Kesling 24 27 +3

7 Tenaga Kefarmasian 42 32 -11

8 Gizi 41 46 +4

9 Analis/Tenaga Lab 23 14 -10

10 Perekam Medis 15 2 -13

11 Fisioterapi 5 4 -1

12 Perawat Gigi 27 28 -8

Jumlah 659 580 -97

(12)

Keadaan PNS Tahun 2017, Kebutuhan Dan Pemenuhan

Berdasarkan Analisis Beban Kerja Kesehatan 2017 dan formasi CPNS

No Jenis Tenaga Kebutuhan Jumlah SDMK

Jumlah Kekurangan

FORMASI CPNS 2018

FORMASI CPNS 2019

1 Dokter Umum 41 30 -12 3 4

2 Dokter Gigi 17 20 +2 0 0

3 Perawat 182 159 -26 9 23

4 Bidan 198 185 -13 5 10

5 Kesmas 44 33 -12 2 4

6 Kesling 24 27 +3 8 1

7 Tenaga Kefarmasian 42 32 -11 6 1

8 Gizi 41 46 +4 8 1

9 Analis/Tenaga Lab 23 14 -10 2 3

10 Perekam Medis 15 2 -13 12 0

11 Fisioterapi 5 4 -1 0 0

12 Perawat Gigi 27 28 -8 1 0

Jumlah 659 580 -97 56 47

(13)

AKSI & TINDAK LANJUT….

1. Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan bersama dengan BKPSDM 2. BKPSDM Melakukan Sinkronisasi Data, Meliputi :

• Data Faktual Setiap OPD; (Absensi Data SKPD)

• SIMPEG (BKPSDM);

• DUK (BKPSDM);

• Daftar Gaji (BKPSDM);

• Analisa Beban Kerja /Abk (Sesuai Peraturan Bupati Maros Nomor 88 Tahun 2017 Tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana Pegawai Negeri Sipil Dan Standar Kebutuhan Sumber Daya Manusia Aparatur Di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maros)

3. Dinas Kesehatan Melakukan Validasi Dan Sinkronisasi Data Tenaga Kesehatan Serta Melakukan

Perhitungan Kebutuhan Tenaga Kesehatan Baik Dengan Menggunakan Standar Minimal (Permenkes RI Nomor 75 Tahun 2014) Maupun Analisis Beban Kerja Kesehatan (Permenkes RI Nomor 33 Tahun 2015 Tentang Pedoman Penyusunan Perencanan Kebutuhan SDM Kesehatan)

(14)

LANJUTAN…

4.

Membentuk Tim Perencana Kebutuhan SDMK Secara Berjenjang Dari Tingkat Institusi Sampai Tingkat Kabupaten Melibatkan Lintas Sektor

“Koordinasi Dinas Kesehatan” ( SK Bupati Nomor1418/KPTS/440/VII/2019)

5. Penyusunan Dokumen Perencanaan Pemenuhan Kebutuhan Tenaga Kesehatan

6. Pertemuan Lintas Sektor Tentang Perencanaan Pemenuhan Kebutuhan

Tenaga Kesehatan Berdasarkan Dokumen yang Telah Disusun

(15)

PEMANFAATAN DOKUMEN PERENCANAAN SDM KESEHATAN DI KAB. MAROS

1. Bahan Penataan Dan Perencanaan Tenaga Kesehatan Dalam Rangka

Pemenuhan Kebutuhan SDMK Secara Riil Sesuai Dengan Beban Kerja dan Prioritas

“Usulan Formasi CPNS Tahun 2018 mengacu kebutuhan prioritas yang diusulkan oleh Dinas Kesehatan Melalui BKPSDM dan ditetapkan oleh PPK sebagai usulan Formasi ke -Kemenpan RB dan BKN RI

berdasarkan Dokumen Renbut”

2. Usulan Formasi CPNS Tahun 2019 : Tenaga Kesehatan : 47 CPNS (Memenuhi Kebutuhan---ABK) 3. Bahan Pemetaan Kekuatan SDM Rumah Sakit Dan Antar Puskesmas

4. Bahan Perencanaan Distribusi Dan Redistribusi/ Pindah Masuk dan Keluar ASN (Mutasi ASN dari Unit Yang Berlebih Ke Unit yang Kekurangan)

(16)

PEMANFAATAN DOKUMEN PERENCANAAN SDM KESEHATAN DI KAB. MAROS

5. Bahan Penilaian Prestasi Dan Peningkatan Kinerja Unit Kerja;

6. Bahan Penyusunan Standar Beban Kerja Baik Jabatan / Kelembagaan;

7. Bahan Penetapan Kebijakan Pemerataan, Evaluasi , Pemanfaatan, Pengembangan Dan Pendayagunaan SDM Kesehatan.

“ Menata SDM bukanlah perkara yang mudah, Namun penuh dengan dinamika

untuk implementasinya”

(17)

KATA KUNCINYA

“KOMITMEN DAN KONSISTEN”

(18)

BERDASARKAN PERMENDAGRI NOMOR 79 TAHUN 2018

KEPUTUSAN BUPATI MAROS NOMOR 1796/KPTS/440/XII/2019 TANGGAL 31 DESEMBER 2019

TENTANG

PENETAPAN PENERAPAN PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSAT KESEHATAN KESEHATAN

MASYARAKAT KABUPATEN MAROS

SEMUA PUSKESMAS DI KAB. MAROS DITETAPKAN SEBAGAI BLUD

AKSI 2020

PENGADAAN TENAGA KESEHATAN DENGAN PERJANJIAN KERJA SESUAI KEBUTUHAN PADA RENBUT “KESMAS, KESLING, GIZI DAN PEMBANTU PENGELOLA KEUANGAN” DARI ANGGARAN BOK 2020.

(19)

DOKUMENTASI

(20)
(21)
(22)
(23)

DOKUMENTASI

Pertemuan LINTAS SEKTOR

PERHITUNGAN KEBUTUHAN

SDMK

(24)
(25)
(26)

DOKUMENTASI

PERTEMUAN LINTAS SEKTOR

PEMENUHAN TENAGA KESEHATAN PENYERAHAN DOKUMEN RENCANA

PEMENUHAN TENAGA KESEHATAN DARI

DINAS KESEHATAN KEPADA PEMERINTAH

DAERAH

(27)
(28)
(29)

WORKSHOP PEMENUHAN TENAGA KESEHATAN PENYUSUNAN ANALISIS BEBAN KERJA

DOKUMENTASI

(30)

KUNJUNGAN TIM PPSDM KEMENKES RI DAN KAJI BANDING DARI KAB. MIMIKA JAYAPURA

DOKUMENTASI

(31)

PENYERAHAN RENBUT SDM KAB. MAROS KE DINAS KESEHATAN PROVINSI SUL-SEL DAN BKPSDM KAB. MAROS

DOKUMENTASI

(32)

PENYERAHAN DAN PENERIMAAN PENGHARGAAN DARI GUBERNUR SULSEL KEPADA PEMKAB. KAB. MAROS SEBAGAI PENGELOLA SDMK TERBAIK

DOKUMENTASI

(33)

TERIMA KASIH

Semoga Bermanfaat

Referensi

Dokumen terkait

a) Bagian-bagian yang yang akan diurug sampai mencapai ketinggian yang ditentukan, tanah urugan dalam kondisi cukup baik, bebas dari sisa (rumput/akar-akar lain-lainnya)..

Tatap muka I dan II dengan RPP tentang pembelajaran Kimia khususnya Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA-2 Materi Sifat Koligatif Larutan

melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan baik lisan maupun tertulis sesuai bidang tugasnya untuk kelancaran pelaksanaan tugask. Bagian Kedua

Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Sejarah masuknya Islam di Nusantara(Masuknya islam melalui jalur

Pada saat Peraturan Bupati ini mulai berlaku, maka Peraturan Bupati Nomor 59 Tahun 2018 tentang Perjalanan Dinas Jabatan Dalam Negeri Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri dan

Sesuai dengan Peraturan Bupati Maros Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah Badan

Dilihat berdasarkan hasil analisis dan dibandingkan dengan kisaran kadar alamiah dalam sedimen (RNO, 1981 dalam Razak, 1986) menunjukkan bahwa batasan kadar logam dari semua

Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri, jadi walaupun simbol dari actor adalah gambar orang, tapi