• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PERMASALAHAN DAN ISU ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

37 BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH

1 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah

Berdasarkan pada analisa SWOT yang dilakukan Kecamatan Sawahan didapatkan hasil bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi Pelayanan Perangkat Daerah yakni :

Faktor Internal :

 Strengths (Kekuatan), berasal dari :

 Data Base PMKS, PSKS , UMKM serta PKL

 Jumlah PNS dan Non PNS

 Kompetensi SDM PNS dan Non PNS

 Keberadaan dan Implementasi SOP Penertiban dan Monitoring

 Weaknesses ( Kelemahan), berasal dari :

 Sarana Prasarana Pengolahan sampah

 Jumlah SDM Layanan

 Jumlah Sarana dan Prasarana

 Kwalitas sarana dan Prasarana Faktor Eksternal :

 Opportunities (Peluang), berasal dari :

 Kerjasama dengan Jajaran samping

 Perda Perwali

 Demografi Penduduk

 Koordinasi dan Mekanisme Kerja antara SKPD terkait dengan Kecamatan

(2)

38

 Threats (Ancaman), berasal dari :

 Partisipasi masyarakat dan Kelompok Masyarakat

 Aspek Legal dan Pemasaran Produk UMKM

 Perilaku Penduduk Musiman dalam tertib administrasi Kependudukan

 Arus Urbanisasi yang tidak Potensial

Dari hasil kajian terhadap faktor – faktor didalam penganalisaan metode SWOT didapatkan perumusan isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi adalah sebagai berikut :

Adanya data yang akurat dan bisa di pertanggung jawabkan untuk Peningkatan Pemberdayaan UMKM di Kecamatan Sawahan

Terwujudnya Layanan administrasi yang cepat dan Tepat

Dalam Pelaksanaan Kegiatan adanya kerja Sama dengan Jajaran samping.

(3)

39 III.2 Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Terpilih

Visi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah :

“SURABAYA KOTA SENTOSA YANG BERKARAKTER DAN BERDAYA SAING GLOBAL BERBASIS EKOLOGI”

Sesuai dengan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD kota Surabaya tahun 2016 - 2021

Upaya untuk mewujudkan visi kota Surabaya dijabarkan menjadi 7(tujuh ) misi pembangunan kota, yaitu:

1. Mewujudkan Sumber daya Masyarakat yang berkwalitas serta memberdayakan masyarakat dan menciptakan seluas luasnya kesempatan berusaha;

2. Memelihara Keamanan dan Ketertiban Umum

3. Mewujudkan Penataan Ruang yang terintegrasi dan memperhatikan daya Dukung Kota serta Infra struktur dan utilitas kota yang terpadu dan efisien 4. Memperkuat Nilai nilai Budaya Lokal dalam sendi sendi Kehidupan

masyarakat

5. Mewujudkan Surabaya sebagai Pusat Penghubung Perdagangan dan Jasa antar Pulau dan Internasional serta Daya saing Usaha Usahaekonomi lokal , inovasi produk dan jasa serta Pengembangan Industri Kreatif

6. Memantapkan sarana dan prasarana Lingkungan dan Pemukiman yang

(4)

40 ramah Lingkungan;

7. Memantapkan tata kelola Pemerintahan yang baik

Setelah dilakukan kajian dan sesuai dengan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya tahun 2016- 2021 , maka terdapat 7 (tujuh ) misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah didapatkan bahwa, untuk SKPD Kecamatan meliputi 1 (satu ) misi yang harus dijalankan oleh SKPD Kecamatan, yakni misi – misi sebagai berikut (Misi ke 7 ) yaitu :

 Memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik

Mengacu pada Visi dan Misi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, maka akan memunculkan program – program yang akan dilaksanakan oleh SKPD Kecamatan Sawahan , diantaranya :

 Program Perumahan dan Kawasan Permukiman

 Program Penegakan Peraturan Daerah

 Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

 Program Perlindungan Perempuan dan Anak

 Program Pengelolaan Kebersihan

 Program Penataan Administrasi Kependudukan

 Program Pengembangan Wawasan dan Karakter Kebangsaan dalam Konteks Budaya Lokal

 Program Perluasan Jangkauan Pemasaran

 Program Perencanaan Pembangunan Daerah

 Program Penataan Daerah Otonom

 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

 Program Pembangunan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Kedinasan

(5)

41 III.1. Telaahan Renstra K/L dan Renstra

Adapun Faktor Pendorong dari Pelayanan Perangkat Daerah yang mempengaruhi Permasalahan pelayanan di tinjau dari sasaran jangka menengah adalah sebagai berikut :

1. Adanya Data Base PMKS, PSKS yang akurat

2. Adanya Data UMKM yang akurat untuk peningkatan Pemberdayaan UMKM di Kecamatan Sawahan

3. Terwujudnya layanan Administrasi yang cepat dan Tepat

4. Adanya sinergitas antara Kelurahan dalam penanganan permasalahan

5. Adanya sinergitas antara jajaran 3 Pilar ( Kecamatan, Polsek, Koramil) 6. Adanya Sarana Prasarana yang memadai

Adapun Faktor Faktor Penghambat dari Pelayanan Perangkat Daerah yang mempengaruhi permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah .

1. Luas Wilayah mencakup 6 (enam) kelurahan dengan jumlah Kepadatan Penduduk

2. Kurangnya informasi tentang Persyaratan Pelayanan 3. Arus Urbanisasi yang semakin meningkat

4. Jaringan Internet yang sering Trobble

5. Masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya melaporkan setiap peristiwa kependudukan seperti kematian, kelahiran, dsb sehingga menjadi hambatan proses perubahan KK dan KTP.

(6)

42 III.4 Adapun Faktor Pendorong perangkat Daerah di tinjau dari Pelayanan perangkat Daerah yang mempengaruhi pelayanan perangkat Daerah di tinjau dari RTRW dan KLHS

1. Adanya sinergitas antara Kelurahan dalam penanganan permasalahan

2. Adanya sinergitas antara jajaran 3 Pilar ( Kecamatan, Polsek, Koramil) Adapun Faktor Faktor Penghambat dari Pelayanan Perangkat Daerah yang mempengaruhi permasalahan Pelayanan Perangkat Daerah .

1. Luas Wilayah mencakup 6 (enam) kelurahan dengan jumlah Kepadatan Penduduk

2. Kurangnya informasi tentang Persyaratan Pelayanan 3. Arus Urbanisasi yang semakin meningkat

4. Jaringan Internet yang sering Trobble

(7)

43 III.5. Penentuan Isu Isu Trategis

Dari uraian diatas dapat di sampaikan bahwa berdasarkan beberapa faktor penghambat dari pelayanan perangkat daerah , maka dapat di simpulkan penentuan isu isu strategis :

1. Arus urbanisasi yang semakin meningkat

2. Luas Wilayah mencakup enam wilayah dengan jumlah kepadatan penduduk yang cukup besar

3. Masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya melaporkan setiap peristiwa kependudukan seperti kematian, kelahiran, dsb sehingga menjadi hambatan proses perubahan KK dan KTP.

4. Jaringan Internet yang sering Trobble

Referensi

Dokumen terkait

Penyusunan Perubahan Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam Tahun 2016 – 2021 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam

Adapun fungsi dari Rencana Strategis ini adalah untuk mengklarifikasikan secara eksplisit visi dan misi Kepala Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Menyusun kebijakan dan program pembangunan yang merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sidenreng Rappang sehingga lebih memantapkan

Rencana program tersebut akan terus berlanjut dan diprioritaskan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang serta sesuai dengan

Perubahan Rencana Strategis Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang mengacu pada Rencana Pembangunan

H a l | 42 okumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotabaru tahun 2016-2021 merupakan penjabaran Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Bupati

a) Adanya dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah memuat kebijakan Pemerintah Kabupaten

Pengelolaan Keuangan Daerah di Kabupaten Purwakarta diawali dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah