• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah : SMA Negeri 13 Mukomuko Mata Pelajaran : Fisika

Kelas/Semester : XI/Ganjil

Materi Pokok : Kesetimbangan benda Tegar dan Titik Berat Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

KOMPETENSI INTI 3. Memahami, menerapkan, dan

menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan

metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KOMPETENSI DASAR 3.1 Menerapkan konsep torsi, momen

inersia, titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari- hari misalnya dalam olahraga

4.1 Membuat karya yang menerapkan konsep titik berat dan kesetimbangan benda tegar

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

1. Menjelaskan jenis-jenis kesetimbangan beserta contohnya

2. Menyebutkan bebrapa peristwa yang menggunakan prinsip kesetimbangan benda 3. Menentukan koordinat titik berat Segitiga, Lingkaran, Persegi Panjang, Bujur Sangkar

(2)

4. Menentukan koordinat titik berat Bangun Ruang seperti Kubus, Balok, Tabung, Bola 5. Menginterpretasi data dan grafik untuk menentukan karakteristik keseimbangan benda tegar 6. Melakukan percobaan sederhana untuk menentukan titik berat benda

7. Mempresentasikan hasil percobaan tentang titik berat

8. Membuat karya yang menerapkan konsep titik berat dan kesetimbangan benda tegar

B. Materi Pembelajaran

1. Jenis-jenis kesetimbangan 2. Titik Berat

C. Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran : Discovery Learning Metode : Tanya jawab dan diskusi D. Media Pembelajaran

1. Gambar /Foto 2. Laptop 3. LKPD

4. Kardus dan Benang

E. Sumber Belajar

1. Buku FISIKA XI ,Nor Shalina Saputri, MEDIATAMA, 2021

2. SeribuPena Fisika untuk SMA/MA Kelas XI , Marthen Kanginan ,ERLANGGA, 2008 3. Buku FISIKA 2, Supliyadi dan Tri Tjandra Mucharam, Acarya Media Utama 2006

F. Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan (10 menit)

Aktivitas Pembelajaran Apersepsi 1. Siswa Berdoa terlebih dahulu

2. Guru Mengecek Kehadiran Siswa

3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan prasyarat

4. Guru mengajak siswa mengaitkan materi yang akan dipelajari pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya

5. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.

Motivasi 6. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

7. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

(3)

Kegiatan Inti (70 menit)

Sintak Aktivitas Pembelajaran

Stimulation (stimullasi/

pemberian rangsangan)

1. Guru memperlihatkan beberapa Gambar yang berkaitan dengan materi 2. Siswa membaca bahan bacaan Yang diberikan Guru (literasi)

3. Siswa diminta menanggapi Gambar yang diperlihatkan dengan cara memberikan beberapa pertanyaan yang mengarah/menggiring siswa

Problem statemen (pertanyaan/id entifikasi masalah)

4. Guru Mengajukan beberapa pertanyaan yang mengarah pada timbulnya persoalan dalam pikiran siswa

5. Siswa dengan panduan dari guru berusaha menemukan persoalan kemudian mengidentifikasi satu-persatu

6. Siswa Menuliskan di buku mereka Persoalan yang harus ditemukan jawabannya 7. Guru membagikan kepada siswa LKPD yang nanti harus diisi oleh setiap siswa Data collection

(pengumpulan data)

8. Siswa dibagi kedalam kedalam beberapa kelompok (telah direncanakan pada pertemuan sebelumnya )

9. Setiap kelompok mengumpulkan informasi dari bahan bacaan, gambar yang disajikan sumber laiinya berakaitan denga kesetimbangan benda dan titim berat

10. Siswa melakukan ekperimen sederhana dengan Kardus berbentuk Bujur sangkar, Persegi panjang, Lingkaran untuk menentukan titik beratnya 11. Siswa menuliskan hasil yang mereka peroleh tentang kesetimbangan

benda tegar dan titik berat pada lembar kerja

12. Siswa mempresentasikan hasil yang mereka peroleh di depan kelompok lain

Data processing (pengolahan Data)

13. Tiap kelompok mendiskusikan hasil yang mereka peroleh dengan dalam kelompok masing-masing

14. Siswa mengerjakan beberapa soal mengenai materi Keseimbangan Benda Tegar dan Titik Berat yang terdapat pada LKPD

Verification (pembuktian)

15. Salah satu kelompok menyampaikan hasil yang mereka peroleh di depan kelas kemudian siswa lain diberi kesempatan menanggapinya (Guru memperbaiki siswa jika terlalu jauh bergeser dari tema atau konsep yang sebenarnya)

Generalization (menarik kesimpulan)

16. Setiap kelompok mengisi LKPD yang telah diberikan

17. Siswa secara bersama-sama dengan guru menarik kesimpulan berdasarkan Daftar masalah yang telah dibuat sebelumnya

18. Siswa membuat laporan secara tertulis pada Kertas HVS

(4)
(5)

Lampran 1. (Materi Pelajaran) A. Kesetimbangan Benda tegar

Pengertian Kesetimbangan

Keseimbangan benda tegar adalah keadaan suatu partikel ketika tidak bergerak secara translasi maupun rotasi, karena resultan gaya dan momen gaya sama dengan nol. Dengan demikian, syarat keseimbangan benda tegar adalah : ΣF = 0 yang dapat diuraikan ke dalam komponen – komponennya menjadi : ΣFx = 0 ; ΣFy = 0 ditambah Στ = 0

Jenis-jenisKeseimbangan Benda Tegar

Stabil, sesaat setelah gaya luar dihilangkan benda akan bergerak lalu kembali ke posisi awal dan titik berat bergerak naik. Labil, sesaat setelah gaya luar dihilangkan benda tidak kembali ke posisi awal dan titik berat bergerak turun. Netral, sesaat setelah gaya luar dihilagkan tidak ada pengaruh apapun terhadap benda dan titik berat tetap.

Kesetimbangan Labil

Kesetimbangan Labil

Kesetimbangan Netral B. Titik Berat

Titik berat disebut juga pusat massa benda dimana pada titik ini gaya gravitasi bekerja.

Setiap benda memiliki titik berat berbeda-beda, seperti ditunjukkan pada table berikut ini :

Lingkaran Koordinat titik berat pada lingkaran

(½ x, ½ y)

Segitiga Koordinat titik berat pada segitiga

(½ x, 1/3 y)

(6)

Persegi Panjang Koordinat titik berat pada persegi panjang (½ x, ½ y)

Bujur Sangkar Koordinat titik berat pada bujur sangkar (½ x, ½ y)

Tabung Koordinat titik berat pada tabung

(½ x, ½ y)

Rumus Koordinat titik Berat gabungan benda dengan Luasan tertentu : 𝑥0 =𝐴1. 𝑥1+𝐴2. 𝑥2+ ⋯+𝐴𝑛. 𝑥𝑛

𝐴1+ 𝐴2+ … + 𝐴𝑛

𝑦0 =𝐴1. 𝑦1+𝐴2. 𝑦2 + ⋯+𝐴𝑛. 𝑦𝑛 𝐴1+ 𝐴2 + … + 𝐴𝑛 Koordinat titik beratnya adalah X0, Y0

Rumus Koordinat titik Berat gabungan benda dengan Volume tertentu : 𝑥0 =𝑉1. 𝑥1+𝑉2. 𝑥2+ ⋯+𝑉𝑛. 𝑥𝑛

𝑉1+ 𝑉2+ … + 𝑉𝑛

𝑦0 =𝑉1. 𝑦1+𝑉2. 𝑦2+ ⋯+𝑉𝑛. 𝑦𝑛 𝑉1+ 𝑉2+ … + 𝑉𝑛 Koordinat titik beratnya adalah X0, Y0

Untuk massa tertentu berlaku juga sama

(7)

Contoh Soal

Tentukan koordinat titik berat benda berikut ini :

Jawaban

untuk menyelesaikan soal seperti ini kita membagi bidang menjadi dua.

𝐴1 = 𝑝𝑥𝑙 = 8 𝑥 2 𝑨𝟏= 𝟏𝟔 𝒄𝒎𝟐 𝐴2 = 𝑝𝑥𝑙 = 4 𝑥 6 𝑨𝟐= 𝟐𝟒 𝒄𝒎𝟐 𝑥1 = 1

2𝑥 8 = 4 𝑐𝑚 𝑦1 = 6 + (1

2𝑥 2) = 7 𝑐𝑚 𝑥2 = 2 + (1

2𝑥 4) = 4 𝑐𝑚 𝑦2 =1

2𝑥 6 = 3 𝑐𝑚

Lalu gunakan rumus titik berat berikut 𝑥0 =𝐴1. 𝑥1+𝐴2. 𝑥2

𝐴1+ 𝐴2 𝑥0 =16.4+24.4

16 + 24

(8)

𝑥0 =64+96

40 = 160

40 = 4 𝑐𝑚

Cara mudahnya untuk x0 adalah ½ dari x maksimal. ½ x 8 cm = 4 cm lalu untuk Y0

𝑦0 =𝐴1. 𝑦1+𝐴2. 𝑦2 𝐴1+ 𝐴2

𝑦0 =16.7+24.3 16 + 24 𝑦0 =112+72

40 = 184

40 = 4,6 𝑐𝑚

Jadi koordinat titik beratnya adalah (4cm, 4,6 cm)

(9)

Lampiran 2. (Lembar Penilaian Sikap)

Lembar Observasi

N

o Nama Siswa

Aspek Perilaku yang

Dinilai Jumla

h Skor

Skor

Sikap Predikat BS JJ TJ DS

1 ABDUL KARIM 70 65 70 75 280 70 C

2 ADIL MAHENDRA ... ... ... ... ... ... ...

3 ALIANANDA UTAMA 4 ANGGI JUANDA PUTRA 5 ANISA SAFITRI

6 ARI WIBOWO 7 ARLES

8 ARTIKA

9 BETHA KUMALASARI 10 CINDY SINTYA BELLA 11 DIMI

12 ERSA

13 ETHISA NURCAHYANI 14 HELTI

15 ICHA SANDIKA 16 LORENZA 17 NURHASYKIN 18 ROY MARTIN 19 SETTRI

Keterangan : BS : Bekerja Sama JJ : Jujur

TJ : Tanggun Jawab DS : Disiplin Catatan :

1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik 75 = Baik

50 = Cukup 25 = Kurang

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400

(10)

Lampran 3. (Instrumen Penilaian Keterampilan)

Instrumen Penilaian Diskusi N

o Nama Siswa

Aspek Perilaku yang

Dinilai Jumla

h Skor

Skor

Sikap Predikat PM

D MP MD MS

1 ABDUL KARIM

2 ADIL MAHENDRA ... ... ... ... ... ... ...

3 ALIANANDA UTAMA 4 ANGGI JUANDA PUTRA 5 ANISA SAFITRI

6 ARI WIBOWO 7 ARLES

8 ARTIKA

9 BETHA KUMALASARI 10 CINDY SINTYA BELLA 11 DIMI

12 ERSA

13 ETHISA NURCAHYANI 14 HELTI

15 ICHA SANDIKA 16 LORENZA 17 NURHASYKIN 18 ROY MARTIN 19 SETTRI

Keterangan :

PMD Penguasaan materi diskusi

MP Kemampuan menjawab pertanyaan MD Kemampuan mengolah kata

MS Kemampuan menyelesaikan masalah Keterangan :

100 = Sangat Baik 75 = Baik

50 = Kurang Baik 25 = Tidak Baik

(11)

Lampran 4. (LKPD)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Siswa : Kelas :

A. Tujuan : Menentukan Koordinat titik berat melalui percobaan B. Alat dan bahan

1. Kardus segitiga, Lingkaran, Persegi 2. Statif

3. Benang 4. Busur derajat

5. Gunting 6. Penggaris 7. Jarum 8. Pelubang

C. Prosedur Percobaan

1. Siapkan Siapkan benang, jarum dan karton Segi tiga 2. Buat tiga buah lubang pada potongan kardus

3. Gantung potongan kardus pada lubang pertama

4. Jika sudah setimbang buat garis dengan menandai dua titik yang berimpit sepanjang tali

5. Ulangi langkah tersebut untuk lobang kedua dan ketiga

6. Ulangi langkah 1-5 untuk potongan kardus Lingkaran dan Persegi panjang D. Data percobaan

No Benda (potongan kardus)

Titik Berat Rumus

Terhadap sb-x cm)

Terhadap sb-y cm)

1.

2 3.

(12)

Lampiran 5. ( Penilaian Pengetahuan)

No Soal Jawaban SKOR

1 Tentukan letak titik berat bangun berikut terhadap alasnya!

Kita bagi dua bidangnya menjadi segitiga dan persegi panjang.

Bidang 1 (Persegi panjang) A1 = (120 x 60) = 7200 Y1 = (120/2) = 60

Bidang 2 (lubang segitiga sebagai pengurang ) A2 = 1/2(60 x 60) = 1800

Y2 = 120 − (60/3) = 100 Posisi titik berat pad sumbu Y 𝑌0 = 𝐴1. 𝑌1+ 𝐴2. 𝑌2

𝐴1+ 𝐴2

𝑌0 = 7200.60 − 1800.100 7200 − 1800 𝑌0 = 432000 − 180000

7200 − 1800 𝑌0 = 252000

5400 = 46,6 𝑐𝑚

Koordinat titik berat adalah (30 cm, 46,6 cm)

20

2 Tentukan koordinat titik berat pada gambar berikut !.

Bagi Luasan menjadi dua terlebih dahulu

A1 = = 12 x 12 = 144 x1 = 6

y1 = 6

A2 = 1/2 x 12 x 12 = 72 x2 = 12 + 4 = 16

y2 = 4 Sehingga

𝑥0 = 𝐴1𝑥1+ 𝐴2𝑥2 𝐴1+ 𝐴2

20

(13)

𝑥0 = 144.6 + 72.16

144 + 72 = 9,33 𝑦0 = 𝐴1𝑦1+ 𝐴2𝑦2

𝐴1+ 𝐴2 𝑦0 = 144.6 + 72.4

144 + 72 5,33

Koordinat titik berat adalah (9,33 , 5,33) 3 Tentukan titik berat luasan

berikut ini diukur dari sumbu x!

Bagi luasan menjadi 3 bagian

Dari gambar diperoleh : A1 = 20 x 50 = 100

A2 = (50-20) x (50-30) = 30 x 20 = 600 A3 = (40-20) x (20-10) = 20 x 10 = 200 x1 = ½ 20 = 10

x2 = 20 + ½ (50-20) = 20 + 15 =35 x3 = 20 + ½ (40-20) =20 + 10 =30 y1 = ½ 50 = 25

y2 = 30 + ½ (50-30) =30 + 10 =40 y3 = 10 + ½ (20-10) = 10 + 5 =15 𝑥0 = 𝐴1𝑥1+ 𝐴2𝑥2+ 𝐴3𝑥3

𝐴1+ 𝐴2+ 𝐴3 𝑥0 = 100.10 + 600.35 + 200.30

100 + 600 + 200 𝑥0 = 1000 + 21000 + 6000

100 + 600 + 200 𝒙𝟎= 𝟐𝟖𝟎𝟎𝟎

𝟗𝟎𝟎 = 𝟑𝟏, 𝟏 𝑦0 = 𝐴1𝑦1+ 𝐴2𝑦2+ 𝐴3𝑦3

𝐴1+ 𝐴2+ 𝐴3 𝑥0 = 100.25 + 600.40 + 200.15

100 + 600 + 200 𝑥0 = 2500 + 24000 + 3000

100 + 600 + 200 𝒙𝟎= 𝟓𝟐𝟎𝟎𝟎

𝟗𝟎𝟎 = 𝟓𝟕, 𝟖

20

(14)

4 Jelaskan Jenis-jenis kesetimbangan beserta contonya

Jenis-jenisKeseimbangan Benda Tegar Stabil, sesaat setelah gaya luar dihilangkan benda akan bergerak lalu kembali ke posisi awal dan titik berat bergerak naik. Labil, sesaat setelah gaya luar dihilangkan benda tidak kembali ke posisi awal dan titik berat bergerak turun. Netral, sesaat setelah gaya luar dihilagkan tidak ada pengaruh apapun terhadap benda dan titik berat tetap.

Kesetimbangan Labil

Kesetimbangan Labil

Kesetimbangan Netral

20

5 Tentukan letak titik berat bangun berikut terhadap alasnya!

Bagi bangun menjadi dua, persegi di bagian bawah dan segitiga sama kaki di bagian atas.

Data :

Bidang 1 (persegi) A1 = (30 x 30) = 900 cm2 Y1 = 30/2 = 15 cm Bidang 2 (segitiga)

A2 = 1/2(30 x 30) = 450 cm2 Y2 = 1/3(30) + 30 = 40 cm Letak Yo :

𝑦0 = 𝐴1𝑦1+ 𝐴2𝑦2 𝐴1+ 𝐴2 𝑦0 = 900.15 + 450.40

900 + 450 𝑦0 = 13500 + 18000

1350 𝑦0 = 31500

1350 = 23,3 𝑐𝑚

koordinat titik berat adalah (15 cm, 23,3 cm)

20

(15)

Referensi

Dokumen terkait

40/Menhut-II/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kehutanan, kedudukan Balai Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan yang semula berada di bawah

Untuk aspek intense personal, juga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat peranan celebrity worship pada aspek intense personal terhadap body image pada remaja akhir di DKI

2) Tahap 2 : Menyusun Rencana Aksi untuk menuangkan aspirasi pengurus koperasi wanita Sejati dan Tunas Jaya dalam kegiatan kongkret dan langkah-langkah kongkret dalam

(Community based tourism) dalam Pengelolaan _ yang ada pada Kawasan Wisata Pantai Clungup Kabupaten Malang, mengetahui, mendiskripsikan dan menganalisis dampak﮲ penerapan

Before taking vitamin C supplementation individuals are advised to seek the approval of doctors and other health

[r]

Untuk melihat peranan perkebunan kelapa dalam terhadap pembangunan ekonomi wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat dilihat dari besaran efek pengganda (multiplier) pendapatan

Mengukur tinggi badan subjek penelitian Mengukur lingkar pinggang subjek penelitian. Pengolahan dan