• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANGKAT PEMBELAJARAN 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERANGKAT PEMBELAJARAN 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PERANGKAT PEMBELAJARAN 1 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP) 1.RPP

2.Lampiran 1 3.Lampiran 2

Disusun Oleh : SUPARNA, S.Pd 201502124687

PPG DALAM JABATAN KATEGORI I

PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2022

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOORDINATOR WILAYAH BIDANG PENDIDIKAN

SD NEGERI 1 GATAK KECAMATAN DELANGGU

Jalan Stasiun Delanggu,Gatak,DelangguKlaten RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah : SD Negeri 1 Gatak

Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : V (Lima) / 1 (Satu)

Materi Pokok : Modifikasi Pembelajaran Lompat Jauh Gaya Jongkok Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit

A. Kompetensi Inti (KI)

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

3.3 Memahami prosedur variasi pola gerak dasar jalan, lari dan lompat melalui permainan/ olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional

3.3.1 Siswa mampu menjelaskan cara menolak/bertumpu pada modifikasi lompat jauh

3.3.2 Siswa mampu menjelaskan gaya saat melayang di udara pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

3.3.3 Siswa mampu menjelaskan saat mendarat pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

4.3 Mempraktikkan variasi pola gerak dasar jalan, lari dan lompat, melalui

permainan/ olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional.

4.3.1 Siswa mampu melakukan tolakan pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok 4.3.2 Siswa mampu memperagakan saat

melayang di udara pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

4.3.3 Siswa mampu mempraktikkan mendarat pada modifikasi lompat jauh

(3)

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui Model pembelajaran Problem Bassed Learning dengan metode pendekatan Saintifik tentang pembelajaran modifikasi lompat jauh gaya jongkok maka peserta didik di harapkan mampu mengamati, menjelaskan dan mempraktikan lompatan dengan tolakan, saat melayang di udara dan pendaratan yang benar dengan menanamkan sikap jujur, disiplin, dan semangat dan religius.

D. Materi Pembelajaran

Atletik cabang lompat jauh dengan pendekatan modifikasi menggunakan media kardus.

(materi terlampir- lampiran 1)

E. Pendekatan dan Model Pembelajaran 1. Pendekatan: Saintifik

2. Model Pembelajaran: Problem Based Learning F. Media dan Alat Pembelajaran

1. Media

Video di youtube

Lompat jauh gaya jongkok /https://www.youtube.com/watch?v=I92Nyf_pDsE 2. Alat

a. Laptop

b. LCD proyektor c. Cone

d. Peluit e. Kardus f. Matras

G. Sumber Pembelajaran

1. Buku pegangan guru dan peserta didik sekolah dasar Kurikulum 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2. Sumber dari Internet H. Kegiatan Pembelajaran

Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran ( 4 x 35 Menit )

Kegiatan Pendahuluan (20 menit) Pemikiran

Abad 21 dan Penguatan

Karakter Orientasi

 Siswa duduk dengan rapi, berdoa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya

 Melakukan presensi untuk memeriksa kehadiran siswa dalam kelas Apersepsi

 Guru memberikan pertanyaan seputar lompat.kalian pernah bermain engklek?

 Apa yang kalian lakukan saat tengklek ?

 Guru memberi umpak balik dengan hal yang mengandung unsur lompat.

Motivasi

 Guru memberi penjelaskan bahwa lompat membuat kaki kuat

 Saat kita melewati rintangan di hutan yang mengharuskan kita

Disiplin, religius dan Nasionalisme

(4)

lompat, kita tidak takut karena kita bisa melompat.

 Tujuan pembelajaran kita hari ini adalah modifikasi lompat jauh dengan kardus.

 Guru bertanya kepada siswa : Apakah siap melakukannya?

Pemberian Acuan

 Guru menjelaskan pembelajaran hari ini adalah lompat melewati kardus.

 Ketika selesai melaksanakan pembelajaran di harapkan peserta didik dapat melakukan lompat jauh

 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 105 Menit ) Sintak Model

Pembelajaran (Problem Bassed Learning)

Kegiatan Pembelajaran Pemikiran Abad 21 dan Penguatan Karakter Basic Concept

(Konsep Dasar)

 Siswa mengamati informasi lewat media video tentang lompat jauh yang telah di sajikan oleh guru.

 Siswa menerima LKPD lalu mengolah informasi dan menganalisis untuk menyelesaikan indicator dalam LKPD

Literasi

Defining the Problem (Pendefinisian Masalah)

 Siswa menalar video yang di sajikan guru berkenaan dengan lompat jauh.

 Siswa melakukan diskusi dan tanya jawab menenai pentingnya tolakan, saat

melayang di udara dan tumpuan yang benar dalam pembelajaran lompat jauh.

Kerja sama, tanggung jawab dan kerja keras

Self Learning (Pembelajaran Mandiri)

 Siswa melakukan unjuk kerja berupa praktik sesuai indikator pencapaian kompetensi.

 Siswa melompat melewati 1 kardus

 Siswa melompat melewati 2 kardus

 Siswa melompat melewati 3 kardus

Kerja keras, Tanggung jawab dan kerja sama

Exchange knowledge (Pertukaran Pengetahuan)

 Siswa sebagai pelaku praktek menerima masukan dan koreksi atas kesalahan dari siswa lain

 Siswa saling mengoreksi kemudian melakukan pengulangan pada kegiatan yang belum dikuasai atau melakukan sebagai pengayaan.

Kerja keras, Tanggung jawab dan kerja sama

Menganalisis dan Evaluasi

 Siswa melakukan peragaan tehnik modifikasi lompat jauh gaya jongkok dengan tolakan, saat melayang di udara dan tumpuan yang benar secara individu di depan temannya sesuai indikator

 Guru memberikan koreksi secara menyeluruh clasikal atau manual pada siswa yang belum dapat menguasai teknik dan memberi penguatan pada peseta didik yang terampil

Jujur dan Kerja keras

Penutup (15 Menit )

(5)

I. Penilaian, Pembelajaran Remidial dan Pengayaan 1. Tekhnik Penilaian

a) Penilaian Sikap : Observasi / Pengamatan b) Penilaian Pengetahuan : Tes tertulis dan penugasan c) Penilaian Ketrampilan : Unjuk kerja keterampilan gerak 2. Bentuk Penilaian

a) Observasi : Lembar pengamatan / Jurnal Aktivitas siswa b) Tes tertulis dan penugasan : Lembar Kerja / Modul

c) Unjuk Kerja : Rubrik penilaian unjuk kerja 3. Remidial

a) Tugas membuat rangkuman dan indikator yang tidak mampu di capai

b) Tugas mandiri berupa mempelajari materi pada indikator yang belaum dicapai 4. Pengayaan

a) Memberikan pengayaan yang sudah mendapatkan nilai diatas KKM pada indikator pembelajaran tertentu

Mengethui,

Kepala SD Negeri 1 Gatak

SUBADRUN,S.Pd

NIP.196311241984051005

Klaten,

Guru Mata Pelajaran PJOK

SUPARNA, S.Pd

NIP.196710111988061002

Catatan Kepala Sekolah/Supervisor :

………

………

………

………

………

………

 Peserta didik membuat simpulan dari pengalaman gerak pada

pembelajaran modifikasi lompat jauh gaya jongkok yang di kerjakan hari itu.

 Guru mengajak siswa bernyanyi sebelum mengakhiri kegiatan.

 Menutup kegiatan dengan berdoa bersama

(6)

Lampiran 1

BAHAN AJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK

Lompat Jauh Gaya Jongkok – Pengertian dari lompat jauh adalah melakukan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki baik itu kaki kanan atau pun kiri agar dapat menghasilkan jarak yang sejauh mungkin. Kemudian titik pendaratan dari lompatan tersebut di ukur, mulai dari papan tolakan sampai batas terdekat dari titik pendaratan yang sudah berhasil dihasilkan. Untuk melakukan yang namanya lompat jauh terdapat berbagai macam gaya yang biasanya sering digunakan , salah satunya adalah gaya jongkok. Berikut ini akan mengulas mengenai tata cara melakukan teknik lompat jauh gaya jongkok yang benar.

Awalan

Tahapan pertama dari lompat jauh dengan menggunakan gaya jongkok ini adalah awalan, dimana para pelompat harus melakukan awalan dengan cara berlari sprint, agar bisa berkonsentrasi pada saat akan melakukan yang namanya tolakan. Pastikan juga jika kecepatan lari pada saat melakukan awalan ini tidak berkurang dan tetap konsisten.

Tumpuan atau tolakan

Selanjutnya adalah melakukan tumpuan/tolakan, dimana tumpuan/tolakan ini sendiri merupakan perpaduan dari lari dan juga melayang. Ketepatan pada saat melakukan tumpuan/tolakan di tentukan oleh besarnya tenaga tolakan yang sudah di hasilkan oleh kaki supaya hasil lompatannya lebih maksimal lagi. Tumpuan/tolakan dapat digunakan pada kaki kanan ataupun kiri, tergantung kaki mana yang lebih nyaman ataupun kuat untuk digunakan pada saat ingin bertumpu. Pada saat ingin melakukan tumpuan, pastikan apabila tubuh condong kearah depan, dengan tubuh yang di buat lebih tegap. Sudut dari tumpuan ini sekitar 50 hingga 60 derajat.

Melayang

Gerakan melayang dilakukan pada saat pelompat sudah menumpu pada balok tumpuan, kemudian posisi badan dibuat condong ke arah depan, agar dapat terangkat melayang keudara, dengan mengangkat kedua lengan ke atas. Disamping itu juga kaki tumpuan harus di luruskan,

(7)

dan pada saat sudah melayang badan dibuat lebih rileks lagi, agar hasil lompatan menjadi lebih maksimal lagi. Selanjutnya pada saat berada diudara maka harus melakukan yang namanya sikap jongkok, dan kaki di ayunkan ke arah depan agar bisa membantu mengangkat titik berat tubuh.

Mendarat

Tahapan yang terakhir adalah dengan melakukan yang pendaratan, dimana pada saat ingin mendarat maka pelompat harus menjulurkan ke udara kedua tangannya hingga sejauh mungkin, supaya tubuh tidak kehilangan keseimbangan. Badanpun harus di bungkukkan dan juga tangan juga di julurkan ke arah depan, di saat sudah waktunya melakukan pendaratan maka lututpun di bengkokkan .

MODIFIKASI LOMPAT JAUH DENGAN MEDIA KARDUS 1. Lompat jauh melewati 1 kardus

(8)

2. Lompat jauh melewati 2 kardus

3. Lompat jauh melewati 3 kardus

Daftar Pustaka

Sinamora, Berton Supriadi. 2019. Aktif Berolahraga Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Cetakan Ke-1 Kelas V SD/MI. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud

Depdiknas. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar & Menengah. Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Olahraga. Djumidar. 2001. Atletik. Semarang : Aneka Ilmu

H.J. Gino dkk. 1998. Belajar dan Pembelajaran II. Surakarta : UNS Press.

Hendrayana, Y. 2007. Pendidikan Jasmani dan Olahraga Adaptif. Indonesia University of Education

(9)

Lampiran 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK(LKPD)

Nama Siswa Kelas / No. Absen

Materi : Modifikasi Lompat Jauh Gaya Jongkok

Tugas : Siswa melakukan kegiatan modifikasi lompat jauh gaya jongkok seperti pada lembar kegiatan berikut dengan berpasangan sesuai dengan pembagian dari guru, setiap siswa akan melakukan kegiatan mengamati dan di amati oleh teman, pengamatan dilakukan dengan memberikan cek (√) pada kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan

worksheet.

Keterangan : B = baik , C = cukup , K = kurang Gambar Modifikasi Lompat

Jauh Gaya Jongkok Indikator Penilaian Gerak

Kategori Penilaian B C K 1. Tolakan benar

2. Saat melayang di udara benar

3. Pendaratan benar 1. Tolakan benar

2. Saat melayang di udara benar

3. Pendaratan benar 1. Tolakan benar

2. Saat melayang di udara benar

3. Pendaratan benar

(10)

INSTRUMEN PENILAIAN MENCAKUP RANAH AFEKTIF, KOGNITIF DAN PSIKOMOTOR,SPIRITUAL/SIKAP SOSIAL Sekolah : SD Negeri 1 Gatak

Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : V (Lima) / 1 (Satu)

Materi Pokok : Modifikasi Lompat Jauh Gaya Jongkok

A. Kompetensi Inti (KI)

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam

tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kompetensi dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.3 Memahami prosedur variasi pola gerak

dasar jalan, lari dan lompat melalui permainan/ olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional

3.3.1 Siswa mampu menjelaskan cara menolak/bertumpu pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

3.3.2 Siswa mampu menjelaskan gaya saat melayang di udara pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

3.3.3 Siswa mampu menjelaskan saat mendarat pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

4.3 Mempraktikkan variasi pola gerak dasar jalan, lari dan lompat, melalui

permainan/ olahraga yang dimodifikasi dan atau olahraga tradisional.

4.3.1 siswa mampu melakukan tolakan pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok 4.3.2 Siswa mampu memperagakan saat

melayang di udara pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

4.3.3 Siswa mampu mempraktikkan

mendarat pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

(11)

EVALUASI PEMBELAJARAN

MODIFIKASIPEMBELAJARAN LOMPAT JAUH INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP (AFEKTIF)

Sikap yang menjadi penilaian adalah sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab dan kerjasama.Hasil penilaian sikap dalam jurnal akan direkap dalam satu semester dan diserahkan ke wali kelas, untuk dipertimbangkan dalam penilaian sikap dalam rapor (menunjang penilaian sikap dari guru PAI dan guru PKN).

Kompetensi Inti 2

Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga.

Tabel Pengamatan Instrumen Penilaian

a. Sikap : Jurnal/observasi.

b. Keterampilan : Tes praktik c. Pengetahuan : Tes tertulis.

Format Penilaian Sikap.

No Aspek sikap yang dinilai Nilai Sikap Kriteria Nilai

1

Peserta didik melakukan kegiatan berdoa ketika akan memulai dan mengakhiri pembelajaran

2

Disiplin dalam mengerjakan tugas dan tepat waktu dalam mengumpulkan tugas

3

Bertanggung jawab dan bersungguh- sungguh dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

4

Mampu bekerjasama dan

berkomunikasi dengan baik dalam mengatasi masalah dalam kegiatan pembelajaran

TOTAL NILAI

Keterangan :

1. Aspek sikap dinilai dengan kriteria:

100 = Sangat Baik 80 = Baik

60 = Cukup

(12)

40 = Kurang 20 = Kurang Sekali

2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400 3. Kode nilai / predikat :

80,01 – 100,00= Sangat Baik (SB) 60,01 – 80,00 = Baik (B)

40,01 – 60,00 = Cukup (C) 20,01 – 40,00 = Kurang (K)

00,01 – 20,00 = Kurang Sekali (KS)

INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA ASPEK PENGETAHUAN (KOGNITIF)

IPK Indikator Soal Materi Pembelajaran

Nomor

Soal Rumusan Soal 3.3.1 Siswa mampu

menjelaskan cara menolak/bertumpu pada modifikasi lompat jauh

Dengan mengamati lompat jauh gaya jongkok siswa di harapkan mampu memahami cara menolak

Modifikasi Lompat Jauh Gaya Jongkok

1 Menjelaskan cara menolak yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

3.3.2 Siswa mampu menjelaskan gaya saat melayang di udara pada

modifikasi lompat jauh gaya jongkok

Dengan melihat lompat jauh gaya jongkok siswa di harapkan bisa menjelaskan gaya saat melayang di udara

Modifikasi Lompat Jauh Gaya Jongkok

2 Menjelaskan gaya saat melayang di udara yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

3.3.3 Siswa mampu menjelaskan saat mendarat pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

Dengan mengamati lompat jauh gaya jongkok siswa di harapkan mampu menjabarkan saat mendarat

Modifikasi Lompat Jauh Gaya Jongkok

3 Menjabarkan cara mendarat yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok

Soal Kognitif (HOTS)

1. Setelah awalan dengan lari pada lompat jauh gaya jongkok di lakukan lalu di lanjutkan dengan tolakan, jelaskan cara menolak yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok !

2.Ada berbagai macam gaya dalam lompat jauh, salah satunya adalah gaya jongkok, jelaskan gaya saat melayang di udara yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok !

3.Ketika kita olahraga rentan akan cedera jika tidak di dasari dengan pemahaman teknik yang benar termasuk saat mendarat pada lompat jauh, Jabarkan cara mendarat yang benar pada modifikasi lompat jauh gaya jongkok !

(13)

RUBRIK PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA ASPEK PENGETAHUAN (KOGNITIF)

SCORE KETERANGAN

20 Jika jawaban benar dan lengkap

15 Jika Jawabanbenar tetapi kurang lengkap

10 Jika jawaban mendekati benar

5 Jika jawaban salah

No JAWABAN SCORE

1. Cara menolak gunakan kaki terkuat pastikan tepat di papan tolak agar tidak diskualifikasi

20 2. Saat melayang di udara yang benar adalah dengan lutut di tekuk agar selama

mungkin di udara sehingg menghasilkan lompatan yang jauh

20 3. Pendaratan di lakukan dengan 2 kaki dengan ujung kaki terlebih dahulu

mengeper agar tidak cedera, jangan gunakan tangan untuk menyangga

20

SCORE MAKSIMUM 60

PEDOMAN PENSKORAN

NILAI AKHIR = 𝒔𝒌𝒐𝒓𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 x 100

𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒖𝒎

INSTRUMEN PENGAMATAN PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA ASPEK UNJUK KERJA (PSIKOMOTORIK)

Indikator Soal :

No Nama Siswa Aspek Penilaian Rata-rata

Nilai Lompat

lewati 1 kardus

Lompat lewati 2 kardus

Lompat lewati 3 kardus 1

2 3

(14)

KRITERIA PENILAIAN

SCORE INDIKATOR

Score Maksimal 4

4 Tehnik tolakan, saat melayang di udara dan pendaratan di lakukan dengan benar

3 Teknik tolakan benar, saat melayang salah dan pendaratan benar

2 Tehnik tolakan benar, saat melayang salah dan pendaratan salah

1 Tehnik tolakan salah, saat melayang salah dan pendaratan salah

Keterangan:

Kriteria penilaian : 4= sangat baik 3 = baik 2 = kurang 1 = sangat kurang.

Referensi

Dokumen terkait

Melalui pendekatan saintifik berbasis TPACK, dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning, dan metode diskusi, peserta didik dapat menyebutkna

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Based Learning (DBL) peserta didik dapat

Tujuan penelitian adalah memberi informasi tentang peta kendali X dan R pada proses pengisian susu pasteurisasi di KUD ‘DAU’, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab

Program untuk kemajuan tenaga kerja wanita/orang cacat.. Pelatihan tenaga kerja melalui program tertentu di

POLITIKA: Jurnal Ilmu Politik 12(1), 2021 ê 9 Terakhir, terkait dengan politik uang dan hoaks yang keduanya mereduksi kualitas demokrasi pemilu, sikap pemilih muda atas

Melalui kegiatan Pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode Kooperatif Learning dan model pembelajaran Projec Based Learning peserta didik dapat

Melalui pembelajaran Problem Based Learning, dengan pendekatan Saintifik dan metode Diskusi mengenai Indonesia Zaman Hindu Buddha, peserta didik mampu Mendeteksi

Setelah melaksanakan pembelajaran ini melalui Pendekatan saintifik-TPACK dengan mengunakan model Pembelajaran Problem based learning (PBL) pesera didik mampu