• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penurunan Daya Ingat Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penurunan Daya Ingat Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Judul

Nama

Program Studi NIM

: Penurunan Daya Ingat Lansia di UPT Pelayanan Sosial

Lanjut Usia Binjai : Zulaila Efendi : S1 Keperawatan : 131101073

ABSTRAK

Usia lanjut merupakan suatu proses yang dialami oleh setiap makhluk hidup, dan ada beberapa penurunan yang terjadi saat seseorang memasuki usia lanjut seperti penurunan daya ingat. Desain penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui prevalensi penurunan daya ingat lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai yang dilakukan pada tanggal 29 Mei sampai 12 Juni 2017. Responden pada penelitian ini adalah lansia yang berusia 60 tahun keatas di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Sampel sebanyak 63 orang, dengan teknik perposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah bentuk kuesioner dan data yang dikaji adalah data demografi dan penurunan daya ingat lansia. Berdasarkan hasil penelitian pada data demografi jenis kelamin terbanyak adalah perempuan yaitu 37 orang (58,7%), usia terbanyak adalah 60 tahun sampai 74 tahun yaitu 43 orang (68,3%) dan tingkat pendidikan terbanyak adalah tingkat pendidikan SD yaitu 40 orang (63,5%). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang berada di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai mengalami penurunan daya ingat yaitu ada sebanyak 68,3 % dengan kategori daya ingat lemah yaitu ada 32 orang (50,8%) dan daya ingat buruk sebanyak 11 orang (17,5%). Hasil penelitian menunjukkan penurunan daya ingat berdasarkan usia lansia yang paling banyak mengalami penurunan daya ingat adalah pada kelompok usia 60-74 tahun yaitu ada sebnayak 26 orang (41,3%), berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak mengalami penurunan daya ingat adalah wanita yaitu sebanyak 26 orang (41,2%), berdasarkan suku yang paling banyak adalah suku jawa yaitu sebanyak 25 orang (39,7%), berdasarkan agama yang paling banyak mengalami penurunan daya ingat adalah agama islam yaitu sebanyak 40 orang (63,5%) dan berdasarkan tingkat pendidikan yang paling banyak mengalami penurunan daya ingat lansia adalah tingkat pendidikan SD yaitu sebanyak 28 orang (44,4%).

Kata kunci : Penurunan daya ingat lansia

x

(2)

xi

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi/Information and Communication Technology (ICT) telah mengubah bisnis menjadi lebih baik, antara praktik dan strategi

Pertanggungjawaban pidana adalah suatu perbuatan yang tercela oleh. masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan pada si

Bagian dari inisiatif ini melibatkan implementasi sistem informasi publik berupa konsep kios informasi, untuk memberikan layanan one-stop no-stop bagi masyarakat

Saya puas bahwa saya dapat kembali pada keluarga (teman-teman) saya untuk membantu pada waktu sesuatu menyusahkan saya. ADAPTATION

Undang-Undang tidak membedakan antara berkurang atau lebih lancarnya pertumbuhan anak yang hidup didalam kandungan melainkan menetapkan pemisahan dari tubuh si ibu yang tidak

Persaingan yang semakin ketat menyebabkan pabrik - pabrik yang ada dituntut untuk menghasilkan produk yang berkualitas termasuk PT Mulia Knitting Factory.

hipotesis penelitian Dengan demikian kesimpulan analisa adalah terdapat pengaruh pelatihan interval renang gaya bebas terhadap kecepatan renang gaya bebas 25 meter mahasiswa

Informasi Keuangan Konsolidasian yang berakhir tanggal 31 Desember 2015 diambil dari Laporan Keuangan per 31 Desember 2015 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Sriyadi