• Tidak ada hasil yang ditemukan

S SMS 1204351 Abstract

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S SMS 1204351 Abstract"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Inggrid Munggarani, 2016

PEMBELAJARAN KESENIAN REBANA PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SDN CANGKUANG V KECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

Learning Of Rebana Art In Extracurricular At SDN Cangkuang V Leles Sub-District Garut Regency

This study, focusing on the rebana art course as one of the extracurricular program at SDN Cangkuang V, aims to investigate the teaching method, content and evaluation of the teacher to see if the rebana art course can successfully be applied to the students. This study develops a descriptive-qualitative approach which focuses on the observation technique, interview and documentation. Furthermore, all the data is processed by the technique of reduction, display and data verification. The study finds out that the rebana art course at SDN Cangkuang V includes several components that seriously become the key factors in the successful rebana art course such as the method of description, method of demonstration, method of imitation and method of drill. The teaching material that is given at class are the history of the tambourine itself, the pattern and structure of the rebana and its function when assembled to the other instruments. In the evaluation step, there are two types of tests called formative and summative test, applied only at the end of the course. Generally speaking the tambourine course at SDN Cangkuang V is considered succeed and well-applied regarding to the teaching goals (to invoke students’ creativity in music and to conserve and to develops local arts in Cangkuang village) are already reached.

(2)

Inggrid Munggarani, 2016

PEMBELAJARAN KESENIAN REBANA PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SDN CANGKUANG V KECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRAK

Pembelajaran Kesenian Rebana Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Di SDN Cangkuang V Kecamatan Leles Kabupaten Garut

(Oleh: Inggrid Munggarani)

Pembelajaran kesenian rebana pada kegiatan ekstrakurikuler di SDN Cangkuang V Kecamatan Leles Kabupaten Garut adalah judul dari penelitian ini, tujuannya adalah untuk mendeskripsikan masalah mengenai metode yang diterapkan dalam pembelajaran, materi yang diberikan dalam pembelajaran serta evaluasi yang dilakukan untuk memperoleh hasil dari pembelajaran kesenian rebana tersebut. Untuk menggali data-data digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Secara operasional data terkumpul melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Seluruh data diolah dengan teknik reduksi, display dan verifikasi data. Temuan dan hasil penelitian pembelajaran kesenian rebana yaitu mengenai beberapa komponen yang berpengaruh di dalam pembelajaran kesenian rebana. Dalam metode pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran kesenian rebana di SD Cangkuang V seperti metode ceramah (penjelasan materi), metode demonstrasi (pemberian contoh dalam menabuh instrumen rebana), metode imitasi (peniruan), dan metode Drill (pengulangan dan latihan). Materi pembelajaran yang diberikan selama proses pembelajaran yaitu mengenai sejarah kesenian rebana, pola tabuh instrumen rebana serta pengaplikasian pola tabuh tersebut pada lagu persaudaraan. Evaluasi yang dilakukan pengajar dalam pembelajaran kesenian rebana dilakukan dengan dua tes, yaitu tes formatif dan sumatif. Tes formatif ini dilakukan selama berlangsungnya proses pembelajaran, sedangkan tes sumatif dilakukan pada saat akhir pembelajaran saja. Pembelajaran kesenian rebana pada kegiatan ekstrakurikuler di SD Cangkuang V berlangsung dengan baik. Dikatakan seperti itu karena pencapaian tujuan dari pembelajaran tersebut sudah tercapai, selain untuk mengembangkan kreativitas bermusik yang dimiliki siswa, pembelajaran ini juga sebagai salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan kesenian rebana yang ada di Desa Cangkuang.

Referensi

Dokumen terkait

Ngaplus imah ‘orang Pulo’ yang berada di Pulo Panjang Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut Jawa Barat juga merupakan tradisi adat yang memiliki e- sensi yang

Pembelajaran Rampak Bedug Pada Ekstrakurikuler Di SDN Cilegon-2 Kecamatan Jombang Banten.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

keinginan peneliti untuk mensosialisasikan kesenian genye kepada siswa di sekolah dengan cara mengimplementasikan kesenian genye pada pembelajaran seni budaya di kelas

mendeskripsikan tahapan-tahapan materi yang dillakukan guru dalam pembelajaran Rebana Qasidah, metode yang digunakan, dan untuk mengetahui hasil yang dicapai

menggunakan teori struktur pertunjukan, kesenian tradisional, jenis kesenian tradisional, kesenian macapat, syukuran ritual kelahiran bayi, unsur-unsur musik, fungsi

Dalam hal ini kita sebagai tenaga pendidikan di bidang kesenian harus lebih memeperhatikan kelangsungan dan kelestarian kesenian tersebut Sehingga kesenian Ronggeng

(2015) Pembelajaran kesenian tutunggulan pada ekstrakurikuler kesenian di SMA I’Tihadul Ummat kecamatan tanjungjaya kabupaten tasikmalaya.(skripsi). Bandung: Universitas

Berdasarkan pembahasan dalam penelitian mengenai pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDN Dahniar Kecamatan Cangkuang Kabupaten