DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 12 TUJUAN
PERCOBAAN
- Menpelajari Hukum Ohm
- Menentukan Hambatan dalam dari Ampermeter dan Voltmeter
PENDAHULUAN Jika suatu kawat penghantar diberi beda tegangan pada ujung-ujungnya dan diukur arus yang melewati penghantar tersebut, maka menurut Hukum Ohm akan dipenuhi persamaan :
V = I R (1)
Dengan V merupakan beda tegangan, I adalah arus yang lewat pada penghantar dan R hambatan dari penghantar. Persamaan (1) menunjukkan bahwa Hukum Ohm berlaku jika hubungan antara V dan I adalah linier.
Arus listrik dapat diukur dengan menggunakan Ampermeter. Rangkaian dasar dari Ampermeter DC adalah seperti pada Gambar (1) :
Gambar 1
Hambatan suatu penghantar dipengaruhi oleh panjang penghantar (L),
luas penampang (A), jenis material ( = hambat jenis ) dan T
temperatur atau dapat ditulis sebagai :
R = f (L,A, ,T ) (2)
Beda tegangan listrik diukur dengan menggunakan Voltmeter DC yang mempunyai rangkaian dasar pada Gambar 2 :
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 13
2. Catu daya arus searah
3. Multimeter dua buah
4. Tahanan standar (47Ω, Ω, 220Ω, 330Ω,68 Ω, KΩ , 4,7 KΩ,
10 KΩ, 33 KΩ, MΩ, ,)
5. Kabel-kabel penghubung
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 14 PROSEDUR
MELAKUKAN PERCOBAAN
A. Menentukan hambatan dalam dari Ampermeter
1. Susun rangkaian seperti Gambar 3 dengan R adalah tahanan
standar
2. Tentukan besar tegangan yang digunakan dan usahakan agar
selalu tetap selama percobaan
3. Ganti R sebanyak 10 kali
4. Catat arus yang terbaca pada ampermeter pada Tabel 1
B. Mengukur hambatan dalam dari Voltmeter
1. Susun rangkaian seperti Gambar 4 dengan R adalah tahanan
standar
2. Tentukan besar arus yang lewat dan jaga supaya selalu
konstan selama percobaan
3. Ubah tegangan sumber dan R sebanyak 10 kali
4. Catat besar tegangan pada voltmeter pada Tabel 2
PERTANYAAN/ TUGAS
1. Kenapa pada Ampermeter yang ideal hambatan dalamnya harus
sangat kecil? dan sebaliknya pada Voltmeter ideal hambatan dalamnya harus sangat besar? jelaskan dengan rumus dan gambar rangkaian ?
2. Arus listrik yang melalui hambatan akan menimbulkan Daya dan
Energi Disipasi, coba anda jelaskan apa yang dimasud dengan Daya dan Energi Disipasi, dan tuliskan rumus beserta satuannya ?
JAWABAN PERTANYAAN/ TUGAS
1. Ampermeter ideal memiliki hambatan dalam yang sangat kecil,
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 15
a. Ampermeter
Rumus
:
Rangkaian :
b. Voltmeter
Rumus :
Rangkaian :
2. Energi disipasi dapat berarti energi yang hilang dari suatu sistem.
Hilang dalam artiberubah menjadi energi lain yang tidak menjadi tujuan suatu sistem. Timbulnya energi disipasi secara alamiah tidak dapat dihindari.
Contohnya:
a. Energi panas yang timbul akibat gesekan. Dalam hal ini,
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 16
b. Energi listrik yang terbuang akibat adanya hambatan pada
kawat penghantar. Rumus :
c. Energi panas pada transformator (trafo). Trafo dikehendaki
untuk mengubah tegangan. Namun, pada kenyataan, timbul panas pada trafo. Panas inilah yang dianggap sebagai energi disipasi.
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 17 LEMBAR DATA PERCOBAAN
NO. PERCOBAAN : 1
JUDUL : Hukum Ohm
NAMA PRAKTIKAN : 1. Novita Setya Utami
2. Rahayu Puji Astuty
NAMA PARTNER : 1. Patrick Enrico Revo Hizkia
2. Redho Maulana
KELAS/ GROUP : Teknik Telekomunikasi 1B ( TT-1B )
TGL. PERCOBAAN : 19 September 2016
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 18 LEMBAR DATA PERCOBAAN
Tabel 1. Menentukan Tahanan dalam dari Amperemeter
No E (Volt) R (Ω I (mA)
Tabel 2 . Menentukan Tahanan dalam dari Voltmeter
DIKTAT LABORATORIUM DASAR PENGUKURAN ELEKTRONIKA 19
Depok,
Pengajar Praktikum