MANAJEMEN
MANAJEMEN
ASET/KEWAJIBAN
ASET/KEWAJIBAN
1.1.
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
2.
2.
ALTERNATIF2 DALAM MENGELOLA
ALTERNATIF2 DALAM MENGELOLA
RISIKO TINGKAT BUNGA
RISIKO TINGKAT BUNGA
3.3.
PENGUKURAN SENSITIVITAS TINGKAT
PENGUKURAN SENSITIVITAS TINGKAT
BUNGA & KESENJANGAN RUPIAH
BUNGA & KESENJANGAN RUPIAH
4.4.
ANALISIS KESENJANGAN DURASI
ANALISIS KESENJANGAN DURASI
5.
5.
SIMULASI & MANAJEMEN
SIMULASI & MANAJEMEN
ASET/KEWAJIBAN
ASET/KEWAJIBAN
6.PENDAHULUAN (1)
PENDAHULUAN (1)
Bunga merupakan sumber utama
Bunga merupakan sumber utama
pendapatan & biaya bagi bank.
pendapatan & biaya bagi bank.
Jika tingkat bunga mengalami fluktuasi,
Jika tingkat bunga mengalami fluktuasi,
maka akan berdampak terhadap nilai
maka akan berdampak terhadap nilai
pendapatan bunga bersih & neracanya,
pendapatan bunga bersih & neracanya,
& nilai bersihnya (sahamnya).
& nilai bersihnya (sahamnya).
Keputusan
Keputusan
yang harus dibuat oleh
yang harus dibuat oleh
bankir setiap hari:
bankir setiap hari:
PENDAHULUAN (2)
PENDAHULUAN (2)
2. Penyaluran pinjaman khusus;
2. Penyaluran pinjaman khusus;
3. Pendanaan atas aktivitas2 investasi &
3. Pendanaan atas aktivitas2 investasi &
pinjaman.
pinjaman.
Dasar untuk
Dasar untuk
membuat keputusan2
membuat keputusan2
tsb.:
tsb.:
1. Pandangannya atas tingkat bunga—
1. Pandangannya atas tingkat bunga—
arah perubahan dalam tingkat bunga di
arah perubahan dalam tingkat bunga di
masa mendatang;
masa mendatang;
2. Komposisi atas aset2 & kewajiban2-
2. Komposisi atas aset2 &
kewajiban2-nya;
nya;
PENDAHULUAN (3)
PENDAHULUAN (3)
Proses membuat keputusan tentang
Proses membuat keputusan tentang
komposisi aset2 & kewajiban2 & penilaian
komposisi aset2 & kewajiban2 & penilaian
risiko disebut
risiko disebut
manajemen aset/
manajemen aset/
kewajiban (ALM)
kewajiban (ALM)
.
.
Keputusan ini biasanya dibuat oleh
Keputusan ini biasanya dibuat oleh
komite
komite
manajemen aset/kewajiban (ALCO)
manajemen aset/kewajiban (ALCO)
.
.
Sasaran ALCO: mengelola sumber &
Sasaran ALCO: mengelola sumber &
penggunaan dana aktivitas2
penggunaan dana aktivitas2
on-balance
on-balance
sheet
sheet
&
&
off-balance sheet
off-balance sheet
dengan
dengan
perhatian terhadap risiko tingkat bunga &
perhatian terhadap risiko tingkat bunga &
PENDAHULUAN (4)
PENDAHULUAN (4)
Tujuan ALM: mengontrol ukuran
Tujuan ALM: mengontrol ukuran
pendapa-tan bunga bersih.
pendapa-tan bunga bersih.
Tujuan ini berkaitan dengan: 1.
Tujuan ini berkaitan dengan: 1.
kesenja-ngan rupiah, & 2. kesenjangan
kesenja-ngan rupiah, & 2. kesenjangan
durasi.
durasi.
Ada dua indikator
Ada dua indikator
gap
gap
ini
ini
:
:
1. NII = Pendapatan bunga – Beban
1. NII = Pendapatan bunga – Beban
bunga.
bunga.
2. NIM = NII/ Aset2 yang menghasilkan
2. NIM = NII/ Aset2 yang menghasilkan
keuntungan.
PENDAHULUAN (5)
PENDAHULUAN (5)
Jika i
Jika i
↑, biaya meminjam jangka pendek ↑, tetapi
↑, biaya meminjam jangka pendek ↑, tetapi
bunga yang dihasilkan dari pinjaman berbunga
bunga yang dihasilkan dari pinjaman berbunga
tetap tidak berubah.
tetap tidak berubah.
NII bergantung pada
NII bergantung pada
:
:
1. Tingkat bunga yang dihasilkan atas aset2 &
1. Tingkat bunga yang dihasilkan atas aset2 &
dibayar untuk dana,
dibayar untuk dana,
2. Jumlah rupiah atas aset2 yang menghasilkan
2. Jumlah rupiah atas aset2 yang menghasilkan
pendapatan & kewajiban yang bervariasi, dan
pendapatan & kewajiban yang bervariasi, dan
3. Bauran pendapatan atas dana (tingkat bunga x
3. Bauran pendapatan atas dana (tingkat bunga x
jumlah dana).
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
RISIKO TINGKAT BUNGA (1)
RISIKO TINGKAT BUNGA (1)
Dua pendekatan dalam pengelolaan risiko
Dua pendekatan dalam pengelolaan risiko
tingkat bunga: 1. penyesuaian
tingkat bunga: 1. penyesuaian
on-balance
on-balance
sheet
sheet
, 2. penyesuaian
, 2. penyesuaian
off-balance sheet
off-balance sheet
, 3.
, 3.
kombinasi 1 & 2.
kombinasi 1 & 2.
Penyesuaian
Penyesuaian
on-balance sheet
on-balance sheet
melibatkan
melibatkan
perubahan portofolio aset & kewajiban
perubahan portofolio aset & kewajiban
dalam kaitannya dengan perubahan cara
dalam kaitannya dengan perubahan cara
dalam mana profitabilitas bank atau jumlah
dalam mana profitabilitas bank atau jumlah
rupiah aset2 & kewajiban2nya berubah
rupiah aset2 & kewajiban2nya berubah
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
RISIKO TINGKAT BUNGA (2)
RISIKO TINGKAT BUNGA (2)
Contoh: manajemen dapat
Contoh: manajemen dapat
menyesuaikan maturitas, penentuan
menyesuaikan maturitas, penentuan
harga kembali, & jadual pembayaran
harga kembali, & jadual pembayaran
atas aset2 & kewajiban2-nya.
atas aset2 & kewajiban2-nya.
Bank dapat mengubah posisi risiko
Bank dapat mengubah posisi risiko
tingkat bunganya tanpa mengubah
tingkat bunganya tanpa mengubah
portofolio aset2 & kewajiban2nya
portofolio aset2 & kewajiban2nya
dengan menggunakan derivatif
dengan menggunakan derivatif
off-
off-balance sheet
balance sheet
, seperti swap & futures
, seperti swap & futures
tingkat bunga.
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
ALTERNATIF DALAM MENGELOLA
RISIKO TINGKAT BUNGA (3)
RISIKO TINGKAT BUNGA (3)
Kontrak swap tingkat bunga: suatu
Kontrak swap tingkat bunga: suatu
persetujuan dalam mana suatu bank &
persetujuan dalam mana suatu bank &
pihak lain (mitra kerja)
pihak lain (mitra kerja)
mempertukarkan arus pembayaran
mempertukarkan arus pembayaran
tetapi bukan jumlah pokoknya.
tetapi bukan jumlah pokoknya.
Kontrak futures tingkat bunga: suatu
Kontrak futures tingkat bunga: suatu
persetujuan antara dua pihak untuk
persetujuan antara dua pihak untuk
mempertukarkan suatu komoditas
mempertukarkan suatu komoditas
dengan harga yang ditetapkan pada
dengan harga yang ditetapkan pada
waktu yang dispesifikkan di masa
waktu yang dispesifikkan di masa
PENGUKURAN SENSITIVITAS TINGKAT
PENGUKURAN SENSITIVITAS TINGKAT
BUNGA & KESENJANGAN RUPIAH (1)
BUNGA & KESENJANGAN RUPIAH (1)
Tiga teknik yang berkaitan dengan risiko tingkat Tiga teknik yang berkaitan dengan risiko tingkat bunga dapat diuji dengan: 1. kesenjangan
bunga dapat diuji dengan: 1. kesenjangan
rupiah, 2. kesenjangan durasi, & 3. simulasi.
rupiah, 2. kesenjangan durasi, & 3. simulasi.
Dalam analisis kesenjangan, semua aset2 & Dalam analisis kesenjangan, semua aset2 & kewajiban2 diklasifikasi dalam kelompok2—
kewajiban2 diklasifikasi dalam kelompok2—
sensitif tingkat bunga & nonsensitif
sensitif tingkat bunga & nonsensitif
tingkat bunga
tingkat bunga—termasuk apakah —termasuk apakah
pengembalian bunga (aset) atau biaya bunga
pengembalian bunga (aset) atau biaya bunga
(kewajiban) bervariasi dengan level umum
(kewajiban) bervariasi dengan level umum
tingkat bunga.
tingkat bunga.
Analisis kesenjangan mengklasifikasi aset atau Analisis kesenjangan mengklasifikasi aset atau kewajiban menurut sensitivitas bunganya.
Klasifikasi Aset2 & Kewajiban2
Klasifikasi Aset2 & Kewajiban2
Aset sensitif tingkat bunga (RSAs) atau Aset sensitif tingkat bunga (RSAs) atau
kewajiban sensitivitas tingkat bunga
kewajiban sensitivitas tingkat bunga
(RSLs)
(RSLs): aset2 & kewajiban2 dengan mana : aset2 & kewajiban2 dengan mana pengembalian atau biaya bunga bervariasi
pengembalian atau biaya bunga bervariasi
dengan perubahan tingkat bunga pada
dengan perubahan tingkat bunga pada
beberapa horizon waktu tertentu.
beberapa horizon waktu tertentu.
Aset2 & kewajiban2 yang pengembalian & Aset2 & kewajiban2 yang pengembalian & biaya bunga tidak bervariasi dengan
biaya bunga tidak bervariasi dengan
pergerakan tingkat bunga pada horizon waktu
pergerakan tingkat bunga pada horizon waktu
yang sama disebut non-sensitif tingkat bunga
yang sama disebut non-sensitif tingkat bunga
(NRS).
Klasifikasi Aset2 & Kewajiban2
Klasifikasi Aset2 & Kewajiban2
Dalam satu periode waktu mungkin
Dalam satu periode waktu mungkin
tidak sensitif dalam periode waktu
tidak sensitif dalam periode waktu
yang lebih pendek. Periode waktu
yang lebih pendek. Periode waktu
ini disebut
ini disebut
keranjang2 maturitas
keranjang2 maturitas
.
.
Efek total dari perubahan dalam
Efek total dari perubahan dalam
level tingkat bunga umum atas
level tingkat bunga umum atas
pendapatan bunga bersih FI
pendapatan bunga bersih FI
bergantung pada efek atas
bergantung pada efek atas
Definisi Kesenjangan Rupiah (1)
Definisi Kesenjangan Rupiah (1)
Kesenjangan rupiah (kesenjangan Kesenjangan rupiah (kesenjangan
pendanaan/ maturitas): perbedaan antara
pendanaan/ maturitas): perbedaan antara
jumlah rupiah aset sensitif tingkat bunga
jumlah rupiah aset sensitif tingkat bunga
(RSA) dan jumlah kewajiban sensitif tingkat
(RSA) dan jumlah kewajiban sensitif tingkat
bunga (RSL).
bunga (RSL).
Kesenjangan (Rp) = RSA(Rp) – RSL(Rp).Kesenjangan (Rp) = RSA(Rp) – RSL(Rp).
Rasio kesenjangan relatif = Rasio kesenjangan relatif =
(Kesenjangan/ Aset total).
(Kesenjangan/ Aset total).
Rasio sensitivitas bunga = RSA/ RSL.Rasio sensitivitas bunga = RSA/ RSL.
Kesenjangan dapat +, -, atau 0, sehingga Kesenjangan dapat +, -, atau 0, sehingga RGR & ISR <, >, atau = 1.
Kesenjangan, Tingkat Bunga, &
Kesenjangan, Tingkat Bunga, &
Profitabilitas (1)
Profitabilitas (1)
Efek perubahan tingkat bunga pada Efek perubahan tingkat bunga pada
pendapatan bersih bank dengan posisi
pendapatan bersih bank dengan posisi
kesenjangan (
kesenjangan (ΔΔNII):NII):
ΔΔNII = RSA(NII = RSA(ΔΔi) – RSL(i) – RSL(ΔΔi) = Kesenjangan (i) = Kesenjangan (ΔΔi).i). Bank dengan kesenjangan +, NII ↑ atau ↓ seiring Bank dengan kesenjangan +, NII ↑ atau ↓ seiring
tingkat bunga ↑ atau ↓. tingkat bunga ↑ atau ↓.
Bank dengan kesenjangan -, NII ↑ atau ↓ seiring Bank dengan kesenjangan -, NII ↑ atau ↓ seiring
tingkat bunga ↓ atau ↑. tingkat bunga ↓ atau ↑.
Bank dengan kesenjangan 0, NII tidak berubah Bank dengan kesenjangan 0, NII tidak berubah
Kesenjangan Inkremental &
Kesenjangan Inkremental &
Kumulatif (1)
Kumulatif (1)
Kesenjangan inkremental
Kesenjangan inkremental
mengukur
mengukur
perbedaan antara aset sensitif tingkat
perbedaan antara aset sensitif tingkat
bunga & kewajiban sensitif tingkat bunga
bunga & kewajiban sensitif tingkat bunga
setiap kelompok berakhirnya horizon
setiap kelompok berakhirnya horizon
perencanaan.
perencanaan.
Kesenjangan kumulatif mengukur
Kesenjangan kumulatif mengukur
perbedaan aset2 sensitif tingkat bunga &
perbedaan aset2 sensitif tingkat bunga &
kewajiban2 sensitif tingkat bunga pada
kewajiban2 sensitif tingkat bunga pada
berakhir periode yang lebih diperluas.
berakhir periode yang lebih diperluas.
Kesenjangan kumulatif: jumlah kesenjangan
Kesenjangan kumulatif: jumlah kesenjangan
Analisis Kesenjangan: Contoh
Analisis Kesenjangan: Contoh
Analisis kesenjangan
Analisis kesenjangan
: sensitivitas
: sensitivitas
bunga bank dibagi dalam 5 kelompok
bunga bank dibagi dalam 5 kelompok
atau “keranjang maturitas”: 1. (1-30 hari),
atau “keranjang maturitas”: 1. (1-30 hari),
2. (31-60 hari), 3. (61-90 hari), 4.
2. (31-60 hari), 3. (61-90 hari), 4.
(181-360 hari), dan 5. (>(181-360 hari).
360 hari), dan 5. (>360 hari).
Setiap aset & kewajiban bank kemudian
Setiap aset & kewajiban bank kemudian
dialokasi pada satu (lebih) horizon waktu.
dialokasi pada satu (lebih) horizon waktu.
Untuk beberapa item aset & kewajiban,
Untuk beberapa item aset & kewajiban,
jumlah saldo yang beredar didistribusikan
jumlah saldo yang beredar didistribusikan
Pengelolaan Risiko Tingkat Bunga
Pengelolaan Risiko Tingkat Bunga
dengan Kesenjangan Rupiah (1)
dengan Kesenjangan Rupiah (1)
Tujuan prinsip
Tujuan prinsip
manajemen aset/
manajemen aset/
kewajiban
kewajiban
secara tradisional adalah
secara tradisional adalah
untuk mengontrol ukuran NII, yang dapat
untuk mengontrol ukuran NII, yang dapat
dicapai melalui manajemen defensif atau
dicapai melalui manajemen defensif atau
agresif.
agresif.
Sasaran manajemen aset/kewajiban
Sasaran manajemen aset/kewajiban
defensif
defensif
: mengisolasi NII dari
: mengisolasi NII dari
perubahan2 dalam tingkat bunga, yaitu
perubahan2 dalam tingkat bunga, yaitu
mencegah perubahan tingkat bunga dari
mencegah perubahan tingkat bunga dari
penurunan atau penaikan NII.
Pengelolaan Risiko Tingkat Bunga
Pengelolaan Risiko Tingkat Bunga
dengan Kesenjangan Rupiah (2)
dengan Kesenjangan Rupiah (2)
Manajemen aset/kewajiban agresifManajemen aset/kewajiban agresif memfokuskan pada kenaikan NII melalui
memfokuskan pada kenaikan NII melalui
pengubahan portofolio lembaga.
pengubahan portofolio lembaga.
Kesuksesan manajemen aset/kewajiban Kesuksesan manajemen aset/kewajiban
bergantung pada kemampuan untuk meramal
bergantung pada kemampuan untuk meramal
perubahan2 tingkat bunga mendatang.
perubahan2 tingkat bunga mendatang.
Tidak ada ramalan yang sempurna dengan Tidak ada ramalan yang sempurna dengan perhatian terhadap tingkat bunga. Namun,
perhatian terhadap tingkat bunga. Namun,
strategi berisiko tinggi dikombinasikan dengan
strategi berisiko tinggi dikombinasikan dengan
ramalan yang tidak sempurna atas pergerakan
ramalan yang tidak sempurna atas pergerakan
tingkat bunga dapat menghasilkan bencana.
Penyesuaian Neraca
Penyesuaian Neraca
Bank2 komersial dapat menggunakan Bank2 komersial dapat menggunakan
beberapa instrumen keuangan pada neraca
beberapa instrumen keuangan pada neraca
secara langsung atau secara potensial pada
secara langsung atau secara potensial pada
neraca dalam menyesuaikan aset &
neraca dalam menyesuaikan aset &
kewajibannya.
kewajibannya.
Bank biasanya menggunakan instrumen pasar Bank biasanya menggunakan instrumen pasar uang untuk menyesuaikan portofolio aset &
uang untuk menyesuaikan portofolio aset &
kewajibannya.
kewajibannya.
Bank juga dapat memvariasi sensitivitas Bank juga dapat memvariasi sensitivitas bunga atas aset .
bunga atas aset .
Pada sisi kewajiban, bank dapat menerbitkan Pada sisi kewajiban, bank dapat menerbitkan CDs dalam ukuran & maturitas yang bervariasi
CDs dalam ukuran & maturitas yang bervariasi
atau dapat meminjam di pasar sekuritas BI.
Berapa Banyak Risiko Tingkat
Berapa Banyak Risiko Tingkat
Bunga dapat Diterima (1)
Bunga dapat Diterima (1)
Pada manajemen risiko tingkat bunga Pada manajemen risiko tingkat bunga defensif, bank akan berusaha untuk
defensif, bank akan berusaha untuk
menyusun aset2 & kewajiban2nya dalam
menyusun aset2 & kewajiban2nya dalam
kaitannya untuk menghilangkan risiko tingkat
kaitannya untuk menghilangkan risiko tingkat
bunga.
bunga.
Pada manajemen risiko tingkat bunga agresif, Pada manajemen risiko tingkat bunga agresif, bank akan bertaruh atas pengharapan dari
bank akan bertaruh atas pengharapan dari
perubahan2 tingkat bunga.
perubahan2 tingkat bunga.
Berapa bank mengikuti di antara dua titik Berapa bank mengikuti di antara dua titik ekstrim ini, dengan mengambil beberapa
ekstrim ini, dengan mengambil beberapa
tetapi risiko tingkat bunga sangat dibatasi.
Berapa Banyak Risiko Tingkat
Berapa Banyak Risiko Tingkat
Bunga dapat Diterima (2)
Bunga dapat Diterima (2)
Dalam membuat keputusan tentang jumlah risiko Dalam membuat keputusan tentang jumlah risiko tingkat bunga yang tepat, manajemen bank
tingkat bunga yang tepat, manajemen bank
harus mempertimbangkan:
harus mempertimbangkan:
1. Profitabilitas bank yang tidak mengambil bebe-1. Profitabilitas bank yang tidak mengambil bebe-rapa risiko tingkat bunga dapat tidak mencukupi.
rapa risiko tingkat bunga dapat tidak mencukupi. 2. Kebijakan menghilangkan semua risiko tingkat 2. Kebijakan menghilangkan semua risiko tingkat
bunga pada neraca mungkin tidak sesuai dengan
bunga pada neraca mungkin tidak sesuai dengan
keinginan para pelanggan pinjaman bank.
keinginan para pelanggan pinjaman bank.
3. Keahlian & preferensi risiko manajemen juga 3. Keahlian & preferensi risiko manajemen juga signifikan.
Manajemen Agresif (1)
Manajemen Agresif (1)
Dengan program manajemen risiko
Dengan program manajemen risiko
tingkat bunga agresif, akan melibatkan
tingkat bunga agresif, akan melibatkan
dua langkah:
dua langkah:
1. Arah tingkat bunga mendatang harus
1. Arah tingkat bunga mendatang harus
diprediksi, dan
diprediksi, dan
2. Penyesuaian harus dibuat dalam
2. Penyesuaian harus dibuat dalam
sensitivitas bunga atas aset2 &
sensitivitas bunga atas aset2 &
kewajiban2 dalam kaitannya dengan
kewajiban2 dalam kaitannya dengan
mengambil keuntungan atas
mengambil keuntungan atas
perubahan2 tingkat bunga yang
perubahan2 tingkat bunga yang
Manajemen Agresif (2)
Manajemen Agresif (2)
Jika E(i)
Jika E(i)
↑, FI dengan kesenjangan + (RSA
↑, FI dengan kesenjangan + (RSA
> sensitif), ↑ pengembalian bunga > ↑
> sensitif), ↑ pengembalian bunga > ↑
biayanya.
biayanya.
FI yang E(i)↑, tetapi dengan kesenjangan
FI yang E(i)↑, tetapi dengan kesenjangan
≠ positif akan membutuhkan untuk
≠ positif akan membutuhkan untuk
menyesuaikan penyesuaian dalam
menyesuaikan penyesuaian dalam
portofolionya.
portofolionya.
FI yang E(i)↓ akan menghasilkan penye-
FI yang E(i)↓ akan menghasilkan
penye-suaian dalam portofolio di bawah strategi
suaian dalam portofolio di bawah strategi
Manajemen Defensif
Manajemen Defensif
Strategi defensif
Strategi defensif
berusaha untuk
berusaha untuk
mempertahankan jumlah rupiah atas RSA
mempertahankan jumlah rupiah atas RSA
dalam neraca dengan jumlah RSL selama
dalam neraca dengan jumlah RSL selama
periode tertentu, sehingga kesenjangan
periode tertentu, sehingga kesenjangan
rupiah akan mendekati nol.
rupiah akan mendekati nol.
Strategi defensif tidak perlu strategi pasif.
Strategi defensif tidak perlu strategi pasif.
Beberapa penyesuaian dalam portofolio
Beberapa penyesuaian dalam portofolio
aset & kewajiban di bawah strategi
aset & kewajiban di bawah strategi
defensif seringkali perlu dalam kaitannya
defensif seringkali perlu dalam kaitannya
dengan mempertahankan posisi
dengan mempertahankan posisi
kesenjangan nol.
Tiga Problema dengan Manajemen
Tiga Problema dengan Manajemen
Kesenjangan Rupiah
Kesenjangan Rupiah
1.
1.
Horizon waktu
Horizon waktu
: pemisahan aset2 &
: pemisahan aset2 &
kewajiban2 FI dalam sensitif tingkat bunga
kewajiban2 FI dalam sensitif tingkat bunga
& nonsensitif tingkat bunga mensyaratkan
& nonsensitif tingkat bunga mensyaratkan
kemantapan harizon waktu atau
kemantapan harizon waktu atau
perencanaan.
perencanaan.
2.
2.
Korelasi dengan pasar
Korelasi dengan pasar
: koefisien
: koefisien
korelasi antara pergerakan dalam tingkat
korelasi antara pergerakan dalam tingkat
bunga pasar & dalam pendapatan & biaya
bunga pasar & dalam pendapatan & biaya
untuk portofolio FI adalah 1.
untuk portofolio FI adalah 1.
3.
3.
Fokus pada NII
Fokus pada NII
: analisis kesenjangan
: analisis kesenjangan
memfokuskan pada NII daripada
memfokuskan pada NII daripada
ANALISIS KESENJANGAN
ANALISIS KESENJANGAN
DURASI (1)
DURASI (1)
Durasi
Durasi
: waktu rata2 terimbang (diukur
: waktu rata2 terimbang (diukur
dalam tahun) terhadap semua arus kas yang
dalam tahun) terhadap semua arus kas yang
diterima dari instrumen keuangan.
diterima dari instrumen keuangan.
Kesenjangan durasi
Kesenjangan durasi
: perbedaan antara
: perbedaan antara
durasi aset2 & kewajiban2 bank.
durasi aset2 & kewajiban2 bank.
Kesenjangan durasi: suatu ukuran sensitifitas
Kesenjangan durasi: suatu ukuran sensitifitas
tingkat bunga yang membantu bagaimana
tingkat bunga yang membantu bagaimana
perubahan dalam tingkat bunga
perubahan dalam tingkat bunga
mempenga-ruhi nilai pasar aset2 & kewajiban2 bank, &
ruhi nilai pasar aset2 & kewajiban2 bank, &
ANALISIS KESENJANGAN
ANALISIS KESENJANGAN
DURASI (2)
DURASI (2)
NW = A - L.
NW = A - L.
Δ
Δ
NW =
NW =
Δ
Δ
A –
A –
Δ
Δ
L.
L.
Dalam konteks analisis durasi, nilai bersih
Dalam konteks analisis durasi, nilai bersih
(nilai ekuitas) ≠ nilai pasar saham yang
(nilai ekuitas) ≠ nilai pasar saham yang
beredar.
beredar.
NW adalah nilai teoritikal ekuitas bank,
NW adalah nilai teoritikal ekuitas bank,
dan merupakan satu indikator atas
dan merupakan satu indikator atas
Pengukuran Kesenjangan Durasi
Pengukuran Kesenjangan Durasi
Efek perubahan tingkat bunga pada
Efek perubahan tingkat bunga pada
nilai bersih dihubungkan dengan ukuran
nilai bersih dihubungkan dengan ukuran
kesenjangan durasi (DGAP), diukur sbb.:
kesenjangan durasi (DGAP), diukur sbb.:
DGAP = Da – WDL
DGAP = Da – WDL
Jika tingkat bunga naik, maka nilai NW
Jika tingkat bunga naik, maka nilai NW
akan turun, dan sebaliknya.
akan turun, dan sebaliknya.
[
[
Δ
Δ
NW/ TA]
NW/ TA]
-DGAP [
-DGAP [
Δ
Δ
i/(1+i)].
i/(1+i)].
Manajemen Kesenjangan Durasi
Manajemen Kesenjangan Durasi
Defensif & Agresif (1)
Defensif & Agresif (1)
Jika kesenjangan durasi + (durasi aset >
Jika kesenjangan durasi + (durasi aset >
kewajiban), maka kenaikan (penurunan)
kewajiban), maka kenaikan (penurunan)
dalam tingkat bunga akan mengurangi
dalam tingkat bunga akan mengurangi
(menaikkan) nilai NW.
(menaikkan) nilai NW.
Jika kesenjangan durasi – (durasi aset <
Jika kesenjangan durasi – (durasi aset <
kewajiban), maka kenaikan (penurunan)
kewajiban), maka kenaikan (penurunan)
tingkat bunga menaikkan (menurunkan)
tingkat bunga menaikkan (menurunkan)
nilai NW.
nilai NW.
Jika kesenjangan durasi nol, maka
Jika kesenjangan durasi nol, maka
perubahan dalam tingkat bunga tidak akan
perubahan dalam tingkat bunga tidak akan
Manajemen Kesenjangan Durasi
Manajemen Kesenjangan Durasi
Defensif & Agresif (2)
Defensif & Agresif (2)
Strategi manajemen risiko tingkat
Strategi manajemen risiko tingkat
bunga agresif akan mengubah
bunga agresif akan mengubah
kesenjangan durasi dalam antisipasi
kesenjangan durasi dalam antisipasi
atas perubahan2 dalam tingkat bunga.
atas perubahan2 dalam tingkat bunga.
Manajemen risiko tingkat bunga
Manajemen risiko tingkat bunga
defensif dalam konteks ini akan
defensif dalam konteks ini akan
mempertahankan durasi aset2 = durasi
mempertahankan durasi aset2 = durasi
kewajiban2, sehingga mempertahankan
kewajiban2, sehingga mempertahankan
Problema dengan Manajemen
Problema dengan Manajemen
Kesenjangan Durasi
Kesenjangan Durasi
1. Imunisasi atau isolasi nilai pasar
1. Imunisasi atau isolasi nilai pasar
ekuitas terhadap perubahan2 tingkat
ekuitas terhadap perubahan2 tingkat
bunga akan efektif hanya jika tingkat
bunga akan efektif hanya jika tingkat
bunga untuk semua sekuritas
bunga untuk semua sekuritas
berubah naik atau turun secara
berubah naik atau turun secara
sama jumlahnya.
sama jumlahnya.
2. Manajer aset/kewajiban harus
2. Manajer aset/kewajiban harus
SIMULASI & MANAJEMEN
SIMULASI & MANAJEMEN
ASET/KEWAJIBAN
ASET/KEWAJIBAN
Model2 manajemen simulasi aset/kewajib-
Model2 manajemen simulasi
aset/kewajib-an membuat kemungkinaset/kewajib-an untuk
an membuat kemungkinan untuk
menge-valuasi strategi2 neraca yang bervariasi
valuasi strategi2 neraca yang bervariasi
di bawah asumsi yang berbeda.
di bawah asumsi yang berbeda.
Kebanyakan model simulasi
Kebanyakan model simulasi
mensyaratkan asumsi tentang
mensyaratkan asumsi tentang
perubahan2 & level2 yang diharapkan
perubahan2 & level2 yang diharapkan
atas tingkat bunga & bentuk kurve yield,
atas tingkat bunga & bentuk kurve yield,
strategi penentuan harga untuk aset &
strategi penentuan harga untuk aset &
kewajiban, dan pertumbuhan, jumlah
kewajiban, dan pertumbuhan, jumlah
rupiah, & bauran aset2 & kewajiban2.
KORELASI DI ANTARA RISIKO
KORELASI DI ANTARA RISIKO
Fokus manajemen aset/kewajiban adalah risiko Fokus manajemen aset/kewajiban adalah risiko tingkat bunga.
tingkat bunga.
Jika risiko2 yang dihadapi bank (risiko tingkat Jika risiko2 yang dihadapi bank (risiko tingkat bunga, risiko kredit, dan dimensi risiko yang
bunga, risiko kredit, dan dimensi risiko yang
lain) tidak berhubungan (tidak berkorelasi),
lain) tidak berhubungan (tidak berkorelasi),
maka manajemen dapat mengonsentrasikan
maka manajemen dapat mengonsentrasikan
pada satu tipe risiko.
pada satu tipe risiko.
Kenyataannya, antara jenis risiko Kenyataannya, antara jenis risiko
berhubungan, khususnya jika bank komersial
berhubungan, khususnya jika bank komersial
menggunakan portofolio pinjamannya sebagai
menggunakan portofolio pinjamannya sebagai
kendaraan pokok untuk menyesuaikan
kendaraan pokok untuk menyesuaikan
eksposur risiko tingkat bunganya.
TUGAS TERSTRUKTUR
TUGAS TERSTRUKTUR
Questions, Nomor: 5.1, 5.2, 5.3, 5.4,
Questions, Nomor: 5.1, 5.2, 5.3, 5.4,
5.5, 5.6, 5.7, 5.8, 5.9, 5.10.
5.5, 5.6, 5.7, 5.8, 5.9, 5.10.
Problems, Nomor: 5.1, 5.2, 5.3, 5.4,
Problems, Nomor: 5.1, 5.2, 5.3, 5.4,
5.5, 5.9.
5.5, 5.9.