• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
0
0
0

Teks penuh

(1)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 1957

TENTANG

PERSETUJUAN PERJANJIAN PERSAHABATAN ANTARA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN KERAJAAN AFGHANISTAN

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa perlu Perjanjian Persahabatan antara Negara Republik Indonesia

dan Kerajaan Afghanistan disetujui dengan Undang-undang;

Mengingat : a. Pasal VI Perjanjian tersebut;

b. Pasal-pasal 89 dan 120 Undang-undang Dasar Sementara Republik

Indonesia;

Dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat:

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : Undang-undang tentang Persetujuan Perjanjian Persahabatan antara

Negara Republik Indonesia dan Kerajaan Afghanistan.

Pasal 1.

Perjanjian Persahabatan antara Negara Republik Indonesia dan Kerajaan

Afghanistan tertanggal 24 April 1955, yang salinannya dilampirkan pada

Undang-undang ini dengan ini disetujui.

Pasal 2.

Perjanjian tersebut di atas mulai berlaku pada tanggal pertukaran

surat-surat pengesahan di Kabul.

(2)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

- 2

-Pasal 3.

Undang-undang ini mulai berlaku pada hari diundangkan.

Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan

pengundangan Undang-undang ini dengan penempatan dalam Lembaran

Negara Republik Indonesia.

Disahkan di Jakarta

pada tanggal 12 Nopember 1957.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

SUKARNO

Diundangkan

pada tanggal 16 Nopember 1957.

MENTERI KEHAKIMAN,

ttd

G.A. MAENGKOM

MENTERI LUAR NEGERI, a.i.

ttd

HARDI

(3)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MEMORI PENJELASAN

MENGENAI

USUL UNDANG-UNDANG TENTANG PERSETUJUAN PERJANJIAN PERSAHABATAN ANTARA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAN

KERAJAAN AFGHANISTAN

Sesuai dengan politik luar negerinya, Republik Indonesia bersahabat dengan berbagai

negara di Asia dan Afrika dan perhubungan persahabatan ini telah terwujud dalam bentuk

perjanjian-perjanjian persahabatan dengan Suria, Mesir, India, Birma, Pakistan, Philipina

dan Thailand. Di dalam perjanjian-perjanjian tersebut tertera maksudnya, yaitu

mempererat perhubungan yang telah ada dan memajukan kerja-sama antara Republik

Indonesia dan negara-negara peserta.

Di antara negara-negara di Asia dan Afrika yang mempunyai perhubungan yang baik dan

nyata dengan Republik Indonesia adalah Kerajaan Afghanistan. Hal ini terbukti sewaktu

bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, Kerajaan Afghanistan adalah salah

satu negara yang terdahulu mengakui Republik Indonesia dan selanjutnya Kerajaan

tersebut dan rakyatnya telah pula membantu perjuangan Indonesia untuk mendapat

pengakuan dunia atas kemerdekaan dan kedaulatannya. Mengingat jasa-jasa ini

Pemerintah Indonesia dengan gembira telah menanda-tangani satu Perjanjian

Persahabatan dengan Kerajaan Afghanistan, sebagai tanda yang nyata daripada

perhubungan persahabatan antara kedua negara. Penanda-tanganan ini dilakukan pada

saat yang tepat, yaitu ketika sedang adanya Konperensi Asia Afrika di Bandung, sehingga

Perjanjian ini mengandung arti suatu perwujudan dari maksud utama dari Konperensi

tersebut, yaitu mempererat persahabatan antara Negara-negara Asia Afrika.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil masyarakat commuter, hubungan sosial, dan aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat commuter di Dusun Sungai

Uji coba lapangan dilaksanakan di MTs Assyafi’iyah Gondang selama 2 minggu pada kelas VII E dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Peneliti menggantikan guru kelas untuk

Interaksi an- tara konsentrasi asap cair batang tembakau de- ngan lama perendaman tidak berpengaruh pada kekerasan, warna, aroma, dan total bakteri daging ikan gurami

Tidak boleh melakukan tindakan yang menyangkut risiko pribadi atau tanpa pelatihan yang sesuai.. Evakuasi

Diharapkan kepada guru matematika untuk dapat menerapkan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI dengan pendekatan Reciprocal Teaching ini sebagai salah satu

Hampir semua motor (AC) yang digunakan adalah motor induksi, Sebagian besar alat industri menggunakan tenaga listrik sebagai energi penggerak utamanya, dan di berbagai

Dengan pendekatan kualitatif analisa deskriptif, dijabarkan perbedaan inti BMC perusahaan profit dan kewirausahaan sosial ada pada variabel value proposition, customer

Faktor lain yang juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan yaitu