• Tidak ada hasil yang ditemukan

306 Hesti Permata Sari G2C006027 A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "306 Hesti Permata Sari G2C006027 A"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PERBEDAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU

ANTARA REMAJA PUTRI DENGAN STATUS GIZI BAIK

DAN STATUS GIZI LEBIH

Artikel Penelitian

disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi pada Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran

Universitas Diponegoro

Disusun oleh :

Hesti Permata Sari

G2C006027

PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS DIPONEGORO

(2)

THE DIFFERENCE OF BLOOD GLUCOSE LEVEL BETWEEN NORMAL AND

OVER-WEIGHT FEMALE ADOLESCENTS

Hesti Permata Sari1. Apoina Kartini2

Abstracts

Backgrounds: The amount of over-weight adolescents increases every year because of the decreasing physical activities and change in eating pattern among them. Over-weight is a factor that increases the blood glucose level so adolescents with over-weight are at risk of having higher blood glucose level compared to normal-weight adolescents.

Purpose: The purpose of this study is to find out the difference in blood glucose level between normal and over-weight female adolescent.

Methods: The design of this study was crossectional with the amount of subjects were 44 female adolescents (22 normal and 22 overweight), that were obtained using simple random sampling method.

Data of blood glucose level was obtained using GOD method, data of dietary intake was obtained using 3x24 hours recall method, and data on exercise activity was obtained by questionnaire.

Results: 52,3% of the subjects were over intake of fat, otherwise 100% of subjects were lack of fiber intake. The results of analysis presented that a group of over-weight female adolescent had average of higher blood glucose level and less duration of exercises, compared to the normal ones (p=0,039;p=0,004). However, the average of intake (carbohydrate, fat, and fiber) of both groups were almost the same.

Conclusion: over-weight female adolescents had higher average of blood glucose level than the normal ones. Keywords: Adolescent, overweight, intake, exercise, blood glucose.

(3)

PERBEDAAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU ANTARA REMAJA PUTRI

DENGAN STATUS GIZI BAIK DAN STATUS GIZI LEBIH

Hesti Permata Sari1. Apoina Kartini 2 ABSTRAK

Latar Belakang : Jumlah remaja dengan status gizi lebih bertambah setiap tahunnya akibat penurunan aktivitas fisik serta perubahan pola makan. Status gizi lebih dapat meningkatkan kadar gula darah, sehingga remaja dengan status gizi lebih berisiko memiliki kadar gula darah lebih tinggi dibanding remaja dengan status gizi baik.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah antara remaja putri dengan status gizi baik dan lebih.

Metode : Rancangan penelitian ini adalah crossectional dengan jumlah subjek penelitian 44 remaja putri (22 status gizi baik dan 22 status gizi lebih) yang dipilih secara random. Data gula darah sewaktu diperoleh dengan metode GOD, asupan makan melalui recall 3x24jam dan durasi olahraga melalui kuesioner.

Hasil: Sebesar 52,3% subjek memiliki asupan lemak diatas kecukupan dan 100% subjek defisit asupan serat. Hasil analisis menunjukan kelompok dengan status gizi lebih memiliki rerata kadar gula darah lebih tinggi dan rerata durasi kegiatan olahraga lebih rendah, dibanding kelompok status gizi baik (p=0,039;p=0,004). Namun rerata asupan (karbohidrat, lemak dan serat) kedua kelompok hampir sama (p=0,054, p=0,536,p=0,673).

Simpulan : Remaja putri dengan status gizi lebih mempunyai rerata gula darah lebih tinggi dibanding remaja putri dengan status gizi baik.

Kata kunci : Remaja, gizi lebih, asupan, olahraga, gula darah 1

Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro 2

Referensi

Dokumen terkait

interest rates according to LPS’ rules, LPS’ role in deposits services, and the way of solving the depositors’ problem if they ask for higher deposit interest rates than the LPS’

Meningkatkan kemampuan koneksi matematis,self-confidence siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran saintifik berbantuan persoalan open-ended.. Universitas Pendidikan Indonesia

Jika target tekanan darah tidak dapat dicapai dengan menggunakan obat diuretik tiazid, CCB, ACEI, atau ARB karena kontraindikasi atau kebutuhan untuk menggunakan lebih

data lisan dan tulisan. Pengumpulan data lisan dilakukan dengan metode cakap yaitu percakapan peneliti dengan narasumber. Selanjutnya pengumpulan data tulisan dilakukan dengan

Demikian Berita Acara Pembukaan (download) Penawaran File I ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Panitia

Burung Kepodang cukup dikenal dalam budaya Jawa, khususnya Jawa Tengah, selain hanya karena Burung Kepodang merupakan fauna identitas provinsi Jawa Tengah, Burung Kepodang juga

Berdasarkan hasil penyebaran kuisioner NBM (Nordic Body Map), pengukuran beban kerja dengan metode 10 denyut, dan pengukuran data anthropometri pekerja dari alat

Penerapan brain based learning pada pembelajaran ipa terpadu tipe webbed dan connected untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan penguasaan konsep materi pemanasan global