• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI-PAMERAN SENI BUDAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MATERI-PAMERAN SENI BUDAYA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PAMERAN PAMERAN 1.

1. Manfaat Manfaat yang yang dapat dicapai dapat dicapai melalui sebuah melalui sebuah pameran pameran karya karya seni rupa seni rupa di di lingkungan plingkungan pendidikanendidikan meliputi hal-hal berikut ini:

meliputi hal-hal berikut ini: a.

a. Menumbuhkan Menumbuhkan rasa rasa percaya percaya diri diri pada pada diri diri untuk untuk menampilkan menampilkan karyanya karyanya dihadapan dihadapan publicpublic secara luas.

secara luas. b.

b. Membiasakan diri Membiasakan diri untuk untuk bersikap bersikap sportif sportif dalam adalam arti krti kita ditunita dituntut untut untuk betuk bersikap rsikap !u!ur dan!u!ur dan bertanggung !a"ab atas hasil ker!a dan kemampuan kita sendiri.

bertanggung !a"ab atas hasil ker!a dan kemampuan kita sendiri. c.

c. Mengembangkan sikap Mengembangkan sikap apresiasi apresiasi serta serta kreasi kreasi seni seni dimkalangan dimkalangan para para sis"a.sis"a. d.

d. Memperluas Memperluas "a""a"asan asan danpengetahuadanpengetahuan n berorganisasi berorganisasi melalui melalui kegiatan kegiatan berpameran.berpameran. e.

e. #ita #ita memiliki memiliki kesempatan kesempatan untuk untuk memperkenalkan memperkenalkan diri diri sebagai sebagai perupa perupa atau atau pekriya pekriya $pencipta$pencipta karya seni rupa dan karya seni kriya%

karya seni rupa dan karya seni kriya% f.

f. Pameran Pameran seni seni merupakan merupakan a!ang a!ang komunikasi komunikasi estetis estetis yaitu yaitu "ahana "ahana komunikasi komunikasi antara antara penciptapencipta $kreator% dan khalayak sebagai apresiator. Pada kesempatan ini kita bela!ar berkomunikasi dengan $kreator% dan khalayak sebagai apresiator. Pada kesempatan ini kita bela!ar berkomunikasi dengan khalayak pengun!ung pameran melalui media seni rupa.

khalayak pengun!ung pameran melalui media seni rupa. &.

&. Pengertian Pengertian PameranPameran

Pameran adalah suatu kegiatan penya!ian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat Pameran adalah suatu kegiatan penya!ian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.

diapresiasi oleh masyarakat luas. '.

'. (ungsi (ungsi pameran pameran antara antara lain lain sebagai sebagai beriku beriku :: a.

a. )arana )arana peningkatan peningkatan daya daya ekspresi ekspresi dan dan pemicu pemicu kreati*itas kreati*itas seniman.seniman. b.

b. memperluas memperluas cakra"ala cakra"ala $"a"asan% $"a"asan% pengetahuan pengetahuan seni.seni. c.

c. )ebagai )ebagai tolok tolok ukur ukur dan dan potret potret perkembangan perkembangan seni seni rupa.rupa. d.

d. Media penampilan Media penampilan !ati diri !ati diri seniman dan seniman dan sebagai media sebagai media komunikasi seniman komunikasi seniman dengan dengan apresiator.apresiator. e.

e. Menambah atau Menambah atau mema!ukan mema!ukan pengetahuan pengetahuan dan dan pengalaman pengalaman apresiatorapresiator.. f.

f. +orongan +orongan rasa rasa cinta cinta terhadap terhadap karya-karya karya-karya seni seni rupa.rupa. g.

g. ,ahana ,ahana pemunculapemunculan n ide ide aliran aliran dan dan !enis !enis seni seni rupa rupa yang yang lebih baru lebih baru $kontemporer%$kontemporer% .

. entuk entuk pameran pameran berdasarkan berdasarkan ragam ragam karya karya yang yang dipamerkan dipamerkan adalah sebagai adalah sebagai berikut.berikut. a.

a. Pameran Pameran homogenhomogen

adalah suatu penyelenggaraan pameran

adalah suatu penyelenggaraan pameran dengan menampilkan karya dengan menampilkan karya seni dari salah satu seni dari salah satu cabangcabang seni sa!a. #arya seni yang dipamerkan tersebut tidak tergantung dari !umlah peserta pameran atau seni sa!a. #arya seni yang dipamerkan tersebut tidak tergantung dari !umlah peserta pameran atau pemilik karya.

pemilik karya. b.

b. Pameran Pameran heterogenheterogen

adalah penyelenggaraan pameran yang menampilkan beberapa cabang seni rupa pada "aktu dan adalah penyelenggaraan pameran yang menampilkan beberapa cabang seni rupa pada "aktu dan tempat serta peristi"a yang sama.

tempat serta peristi"a yang sama. /.

/. Pameran Pameran insidentalinsidental

adalah pameran yang diadakan dengan maksud dan tu!uan tertentu yang tidak terikat oleh rutinitas adalah pameran yang diadakan dengan maksud dan tu!uan tertentu yang tidak terikat oleh rutinitas pelaksanaannya. Misalnya pameran akhir studi pameran penyerta seminar atau pameran

pelaksanaannya. Misalnya pameran akhir studi pameran penyerta seminar atau pameran menyambut kun!ungan tamu.

menyambut kun!ungan tamu. 0eni Pameran karya seni rupa 0eni Pameran karya seni rupa

eberapa !enis Pameran meliputi sebagi berikut : eberapa !enis Pameran meliputi sebagi berikut :

a. Pameran tunggal yaitu pameran yang dilakukan oleh perorangan dan biasanya hanya a. Pameran tunggal yaitu pameran yang dilakukan oleh perorangan dan biasanya hanya menampilkan satu !enis karya seni.

menampilkan satu !enis karya seni.

b. Pameran kelompok yaitu menyebut pameran yang dilakukan oleh sekelompok seniman. b. Pameran kelompok yaitu menyebut pameran yang dilakukan oleh sekelompok seniman. c. Pameran restospeksi yaitu pameran se!aran per!alanan seorang seniman dalam berkarya dan c. Pameran restospeksi yaitu pameran se!aran per!alanan seorang seniman dalam berkarya dan dilakukan oleh perorangan. Pameran restospeksi dapat berisi karya seni lukis seni patung kramik dilakukan oleh perorangan. Pameran restospeksi dapat berisi karya seni lukis seni patung kramik grais atau karya seni lainnya atas nama perorangan.

grais atau karya seni lainnya atas nama perorangan.

d. Pameran disein yaitu pameran desain atau pameran produk kera!inan seperti arsitektur pameran d. Pameran disein yaitu pameran desain atau pameran produk kera!inan seperti arsitektur pameran

(2)

hasil riset produk pameran kriya pameran furnitur pameran produk elektonik pameran otomotif pameran perhiasan pameran produk pelengkap rumah sakit dan sebagainya.

. Merencanakan Pameran

Rencana sebuah pameran perlu dirancang secara sistematis dan logis agar pada "aktu pelaksanaannya ber!alan lancer. 2anpa perencanaan sistematis sebuah pameran tidak dapat ber!alan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Pela!ari tahapan umum dalam perencanaan penyelenggaraan pameranseni rupa berikut :

1.Menentukan 2u!uan

3angkah a"al yang harus di perhatikan dalam menyusun program pameran adalah menetapkan dulu tu!uan pameran tersebut. Penyelenggaraan pameran dapat sa!a bertu!uan untuk menggalang dana yang bersifat komersial social atau kemanusiaan.

&.Menentukan 2ema Pameran

2ema pameran ditentukan setelah tu!uan pameran di rumuskan. Penentuan tema berfungsi untuk memper!elas tu!uan yang akan dicapai dengan adanya tema akan memper!elas misi pameran yang akan dilaksanakan. )etelah rumusan pameran dan tema telah ditetapkan langkah berikutnya adalah menyusun kepanitian pameran.

'.Menetapkan #epanitian

)usunan panitia dalam suatu pameran selengkapnya sebenarnya dapat ber*ariasi tetapi yang penting staf panitia initi biasanya terdiri dari susunan sebagai berikut :

a. #etua panitia merupakan coordinator kegiatan yang bertanggung !a"ab atas segala hal yang menyangkut kelancaran pameran.

b. )ekretaris bertugas membantu ketua dalam masalah administrasi

c. endahara mengatur keuagan pameran mencatat pemasukan dan pengeluaran uang. d. )eksi 4 seksi yang terdiri atas:

1. )eksi publikasi membertahu pada khalayak umum dalam bentuk poster spanduk atau surat pemberitahuan kepada orang tua sis"a.

&. )eksi pelengkapan mengusahakan peralatan yang diperlukan.

'. )eksi dekorasi mengatur ruangantata letak hasil karya yang di pamerkan.

. )eksi konsumsi mengatur penyedian konsumsi bagi para petugas pameran selama berlangsungnya kegiatan.

/. )eksi P'# menyiapkan obat 4 obatan dan sarana kesehatan lainnya selama pameran.

5. )eksi dokumentasi membuat foto 4 foto $ Mengabdikan % peristi"a pameran membuat cacatan penting untuk di simpan sebagai arsip sekolah.

6. )eksi keamanan men!aga ketertiban "aktu pameranmen!aga dan mengamankan hasil karya. .Menetapkan "aktu

Pada lingkungan pendidikan "aktu pelaksanaan pameran karya sis"a akan berkaitan langsung dengan rangkaian proses pembela!aran. 7leh karena itu penetapan pameran karya sis"a ini akan di tentukan oleh pihak sekolah melalui guru mata pela!aran.

/.Menetapkan tempat pameran

2empat pameran yang di pilih hendaknya merupakan tempat yang srategis. 2empat tersebut harus mudah dilalui pengun!ung memilikki sirkulasi udara yang cukup baik seta sedapat mungkin

mendapat keprcayaan yang cukup $ sebaiknya cayaha matahari %. 8ntuk ini kita dapat menggunakan aula sekolah atau ruang kelas yang di tata sedemikian rupa.

5.Menyusun Agenda #egiatan

Penyusunan agenda kegiatan dimaksudkan untuk memberikan ke!elasan "aktu pelaksanaan kepada semua pihak yang berkaitan dengan proses penyelenggaraan pameran. Agenda kegiatan di

(3)

susun dalam table dengan mencantukan komponen !enis kegiatan dan "aktu $ iasanya dalam bulan minggu dan tanggal %.

9.Menyusun Proposal Pameran #arya )eni Rupa

)etelah seluruh kepanitian terbentuk tugas berikutnya menyusun proposal kegiatan. #oponen 4 konponen yang harus anda rumuskan dalam proposal adalah sebagia mana terurai diba"ah ini. Anda dapat menuliskan rumusan yang dimaksud pada lembaran kertas lain secara bersama-sama. 1. Pendahuluan yang membuat gambaran umum mengenai rencana kegiatan secara keseluruhan. Pada bagian pendahuluan ini pula di !elaskan latar belakang masalah serta dasar pemikiran secara umum yang merupakan intisari yang akan diselenggarakan.

&. 3andasan dan dasar pemikiran yang dikaitkan dengan salah satu peristi"a tertentu dan program induk kegiatan 7)) atau di sekolah.

'. 2u!uan penyelenggaraan perglearan yang meliputi tu!uan umum yang dikaitkan dengan kepentingan sekolah serta tu!uan khusus yang dikaitkan dengan kepentingan sis"a pada umumnya.

. 2ema yang mendasari kegiatan.

/. entuk 4 bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan. +i sini tercakup rincian seluruh kegiatan yang direcanakan. Misalnya pameran karya lukisan karya patung karya seni kriya dan sebagainya. 5. )asaran kegiatan yakni kepada siapa pameran itu di peruntukan. Misalnya untuk sis"a dan "arga sekolah lainnya orang tua dan pihak lainya.

6. Peserta yang terlibat dalam kegiatan termasuk pen!elasan tentang !umlah panitia !umlah pendukung dan perkiraan !umlah pengun!ung.

;. )usunan kepanitian. )usunan kepanitian sebaiknya dipisahkan sebagai lampiran yang memuat se!umlah nama.

<. ,aktu dan tempat pergelaran. +isebutkan dengan !elas hari tanggal bulan tahun dan "aktunya. Misalnya dari puku =<.== s>d 1&.'=. Mengenai tempat di!elaskan secara lengkap termasuk

alamatnya.

1=. Rencana pembiyayaan yang memuat rincian pengeluaran dan perkiraan sumber dana. Rencana anggaran pembiyayaan tersebut sebaiknya disusun sebagai lampiran yang ditanda tangani oleh bendahara ketua panitiadan diketahui oleh Pembina atau kepala sekolah.

11. 0ad"al kegiatan yang $ 2erutama % memuat !ad"al kegiatan kepanitian se!ak tahap persiapan hingga pelaksaan. 0ad"al kegiatan ini di buat dalam bentuk matriks agar mudah dilihat dan diperiksa oleh pihak 4 pihak terkait.

1&. Proposal ini kemudian dia!ukan kepada kepala sekolah dan di!adikan pedoman bagi

penyelenggaraan kegiatan. Pada proposal ini pula tercantum rencana ker!a dan sistematika ke!a seluruh kegiatan

(4)

+.Pesiapan Pameran

1. menyiapkan dan memilih karya

3angkah pengumpulan karya dilakukan dengan cara berikut.

a. Mencatat secara teliti setiap karya yang diserahkan lalu mencantumkan: - 0udul karya ?

- Nama pencipta atau pembuat karya ? - 0enis karya ?

- entuk karya ?

- ahan yang digunakan ? - 2eknik pembuatan ? dan - 2anggal penyerahan.

b. Menandai atau me nomori karya yang diterimanya sesuai nomor urut catatannya.

c. Apabila karya yang diterimanya itu sangat baik tanyakanlah kedapa pembuatnya apakah karya itu di!ual atau tidak. #alau di!ual beri tanda khusus pada tanda itu dan pada catatan nya $ Misalnya member tanda berupa kertas hi!au %.

d. )ediakan tempat khusus untuk menyimpan seluruh karya. 2empat itu sebaiknya tidak lembab sehingga karya 4 karya yang disimpan di sana tidak rusak.

e. )impanlah semua karya itu dengan hati 4 hati agar tidak rusak dan tergores.

f. Apabila seluruh karya telah terkumpul salinla catatan yang telah dibuat itu ke dalam format lain untuk di perbanyak men!adi bentuk catalog pameran atau boo@late. 9atalog atau booklate ini nanti dibagikan kepada pengun!ung sebagai pedoman dalam meningmati pameran karya seni rupa. g. Agar pameran dapat berlangsung dengan tepat dan sukses buat lah publikasi yang cukup dengan pembuat poster plakat dan se!enisnya. 0ika diperlukan lakukan pendekatan kepada perusahaan 4 perusahaan tertentu sebagai sponsor kegiatan. 0ika ada !angan lupa untuk menerakan logo

perusahaan yang men!adi sponsor pameran pada poster dan catalog pameran. &. Menyiapkan Perlengkapan Pamenran

a. Ruang pameran Ruangan yang dapat digunakan dalam kegiatan pameran seni rupa di sekolah bias menggunakan aula atu ruangan kelas. Penataan ruang dapat dilakukan dengan menggunakan me!a panel kursi.

b. Me!a Me!a dapat digunakan untuk me!a penerima tamu dan dapat !uga pula digunakan sebagai dasar penyimpanan tiga karya domensial seperti patung atau barang kera!inan lainnya.

c. uku 2amu ukti tamu $ berisi: nonamaalamat>asal kelas>asal sekolah dan tanda tangan %.dapat digunakan untuk mengetahui berapa orang yang mengun!ungi pameran.

d. uku #esan dan Pesan uku kesan dan pesan $ berisi : tanggal tanggapan pribadi pengun!ung identitas seperlunya % berguna sebagai masukan terhadap penyelenggaraan pameran.

e. Panel erfungsi menempelkan karya seni dua dimensi seperti: lukisan gambar dan sebaginya. Panel !uga dapat digunakan sebagai penyekat ruangan.

f. Poster atu rosur Media ini digunakan untuk menginfomasikan kegiatan pameran yang akan dilaksanakan. +engan demikian sebelum pelaksanaan pameran dilakukan poster dan brosur sudah digunakan sebagai media informasi.

g. #atalog erisi identitas seniman dan karya serta koratorial penyelenggaraan pameran berfungsi sebagi pen!elasan mengenai hal ikh"al seniman dan karya seni yang dipamerkannya.

h. (older erisi !udul lukisan dan harga lukisan !ika di!ual membantu guide untuk men!elaskan kepada pengun!ung pameran.

i. 3ampu Penerangan 3ampu ini digunakan untuk memper!elas karya yang dipamerkan. 3ampu ini dipasang di setiap papan pamer $ Panel % atau plafon. Pemasangan lampu dan pemilihan !enis lampu untuk memper!elas karya sehingga lampu dan penetapannya harus diatur dan dipili sedimikian rupa agar tidak menyilaukan.

!. )ound )ystem )ound system digunakan dalam acar pembukaan dan untuk diperdegarkan music insrumentalia berirama lembut selama pameran berlangsung yang berfungsi untuk mendukung suasana pameran sehingga pengun!ung merasa lebih nyaman ketika mengapresiasi kaya yang dipamerkan. https:>>em-bagus.blogspot.co.id>&=16>=>materi-pameran-seni-rupa-lengkap.html

(5)

A. Pengertan Kritk Seni

Kritk seni merupakan kegiaan menanggapi karya seni unuk menunjukkan kelebihan dan kekurangan suau karya seni. Keerangan mengenai kelebihan dan kekurangan ini dipergunakan dalam berbagai aspek, eruama sebagai bahan unuk menunjukkan kualias dari sebuah karya. Para ahli seni umumnya beranggapan bahwa kegiaan kritk dimulai dari kebuuhan unuk memahami kemudian beranjak kepada kebuuhan memperoleh kesenangan dari kegiaan memperbincangkan berbagai hal yang berkaian dengan karya seni ersebu. Sejalan dengan perkembangan pemikiran dan kebuuhan masyaraka erhadap dunia seni, kegiaan kritk kemudian berkembang memenuhi berbagai fungsi sosial lainnya. Kritk karya seni tdak hanya meningkakan kualias pemahaman dan apresiasi erhadap sebuah karya seni, eapi dipergunakan juga sebagai sandar unuk meningkakan kualias proses dan hasil berkarya seni. Tanggapan dan penilaian yang disampaikan oleh seorang kritkus ernama sanga mempengaruhi persepsi penikma erhadap kualias sebuah karya seni bahkan dapa mempengaruhi penilaian ekonomis price! dari karya seni ersebu.

". #enis Kritk Seni

Kritk karya seni memiliki perbedaan ujuan dan kualias. Karena perbedaan ersebu, maka dijumpai beberapa jenis karya seni sepert yang disampaikan oleh $eldman %&'(! yaiu kritk populer popular critcism!, kritk jurnalis journalistc critcism!, kritk keilmuan scholarly critcism!. dan kritk pendidikan pedagogical critcism!. Pemahaman erhadap keempa tpe kritk seni dapa menganar nalar kia unuk menenukan pola pikir dalam melakukan kritk seni. Setap tpe mempunyai ciri krieria!, media ala ) bahasa!, cara meoda!, sudu pandang, sasaran, dan maeri yang tdak sama. Keempa kritk ersebu *emiliki fungsi yang menekankan pada masing+masing keperluannya.

%. Kritk Populer,

Kritk populer adalah jenis kritk seni yang diujukan unuk konsumsi massaumum. Tanggapan yang disampaikan melalui kritk jenis ini biasanya bersifa umum saja lebih kepada pengenalan aau publikasi sebuah karya. -alam ulisan kritk populer, umumnya dipergunakan gaya bahasa dan istlah+istlah sederhana yang mudah dipahami oleh orang awam.

. Kritk #urnalis,

Kritk jurnalis adalah jenis kritk seni yang hasil anggapan aau penilaiannya disampaikan secara erbuka kepada publik melaui media massa khususnya sura kabar. Krik ini hampir sama dengan kritk populer, eapi ulasannya lebih dalam dan ajam. Kritk jurnalistk sanga cepa mempengaruhi persepsi masyaraka erhadap kualias dari sebuah karya seni, erama karena sifa dari media massa dalam mengkomunikasikan hasil anggapannya

/. Kritk Keilmuan,

Kritk keilmuan merupakan jenis kritk yang bersifa akademis dengan wawasan pengeahuan, kemampuan dan kepekaan yang tnggi unuk menilai menanggapi sebuah karya seni. Kritk jenis ini umumnya disampaikan oleh seorang kritkus yang sudah eruji kepakarannya dalam bidang seni, aau kegiaan kritk yang disampaikan mengikut kaidah+kaidah aau meodologi kritk secara akademis. 0asil anggapan melalui kritk keilmuan seringkali dijadikan referansi bagi para kolekor aau kuraor instusi seni sepert museum, galeri dan balai lelang.

1. Kritk Kependidikan,

Kritk kependidikan merupakan kegiaan kritk yang berujuan mengangka aau meningkakan kepekaan artstk sera esetka subjek belajar seni. #enis kritk ini umumnya digunakan di lembaga+lembaga pendidikan seni eruama unuk meningkakan kualias karya seni yang dihasilkan pesera didiknya. Kritk  jenis ini ermasuk yang digunakan oleh guru di sekolah umum dalam penyelenggaraan maa pelajaran

(6)

Selain jenis kritk yang disampaikan oleh $eldman, berdasarkan ttk olak

aau landasan yang digunakan, dikenal pula beberapa benuk kritk yaiu) kritk formalistk, kritk ekspresi2istk dan insrumenalistk )

%. Kritk $ormalistk

*elalui pendekaan formalistk, kajian kritk eruama diujukan erhadap karya seni sebagai kon3gurasi aspek+aspek formalnya aau berkaian dengan unsur+unsur pembenukannya. Pada sebuah karya lukisan, maka sasaran kritk lebih eruju kepada kualias penyusunan komposisi! unsur+unsur 2isual sepert warna, garis, eksur, dan sebagainya yang erdapa dalam karya ersebu. Kritk formalistk berkaian  juga dengan kualias eknik dan bahan yang digunakan dalam berkarya seni.

. Kritk 4kspresi2istk

*elalui pendekaan ekspresi2istk dalam kritk seni, kritkus cenderung menilai dan menanggapi kualias gagasan dan perasaan yang ingin dikomunikasikan oleh seniman melalui sebuah karya seni. Kegiaan kritk ini umumnya menanggapi kesesuaian aau keerkaian anara judul, ema, isi dan 2isualisasi objek+ objek yang diampilkan dalam sebuah karya.

/. Kritk 5nsrumenalistk

*elalui pendekaan insrumenalistk sebuah karya seni cenderung dikritsi berdasarkan kemampuananya dalam upaya mencapai ujuan, moral, religius, politk aau psikologi. Pendekaan kritk ini tdak erlalu mempersoalkan kualias formal dari sebuah karya seni eapi lebih meliha aspek koneksnya baik saa ini maupun masa lalu. 6ukisan berjudul 7Penangkapan Pangeran -iponegoro7 karya 8aden Saleh misalnya, dikritsi tdak saja berdasarkan kualias eknis formal! nya saja eapi keerkaian anara objek, isi, ema dan ujuan sera pesan moral yang ingin disampaikan pelukisnya aau inerpreasi pengamanya erhadap koneks ketka karya ersebu dihadirkan.

Sumber ) "uku Seni "udaya Kelas 9 Kurikulum :%/.Kemdiknas di April :(, :%'

Kirimkan 5ni lewa 4mail"logThis;"erbagi ke Twi<er"erbagi ke $acebook"agikan ke Pineres Pergelaran Musik 

. Pengertian dan tu!uan pergelaran a.Pengertian pergelaran

empertun!ukkan sesuatu $hasil karya% kepada masyarakat umum untuk mendapatkan tanggapan atau penilaian. +engan demikian pengertian pergelaran musik adalah kegiatan mempertun!ukkan karya seni musik kepada orang lain $masyarakat umum% untuk stilah lain dari pergelaran adalah pertun!ukan yaitu suatu kegiatan yang mendapatkan tanggapan dan penilaian.

b. 2u!uan Pergelaran

erdasarkan subyek pengisi dan penonton kegiatan ada dua tu!uan yang terkandung didalam kegiatan pergelaran tersebut antara lain :

1. 2u!uan makro yaitu sebagai hiburan bagi masyarakat umum atau khalayak ramai.

&. 2u!uan mikro yaitu sebagai sarana e*aluasi terhadap kegiatan pembela!aran seni musik $kesenian% di sekolah.

)elain memiliki tu!uan-tu!uan diatas pergelaran seni musik !uga memiliki beberapa fungsi antara lain media pengembangan bakat media komunikasi media ekspresi diri dan media apresiasi.

(7)

3angkah pertama yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan pergelaran adalah membuat  perencanaan. al tersebut penting karena perencanaan yang telah disusun dapat di!adikan pedoman yang dapat mengarahkan kepada pelaksana $panitia% agar dapat beker!a sesuai dengan rel yang ditentukan.

Adapun fungsi perencanaan dalam kegiatan pergelaran seni musik yaitu : a. )ebagai langkah a"al yang dilakukan panitia

b. )ebagai pedoman pelaksanaan kegiatan.

c. )ebagai kendali dalam menciptakan suasana ker!a yang efektif daneisien. d. )ebagai tolok ukur dalam menge*aluasi kegiatan.

al-hal yang harus dibahas dalam menyusun rencana pergelaran antara lain : a. Menyusun Panitia Pergelaran

7rganisasi yaitu sekumpulan orang yang beker!a sama untuk mencapai suatu tu!uan tertentu. +alam organisasi bagian yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan apabila salah satu bagian tidak dapat berfungsi maka akan berpengaruh pada bagian yang lain

+alam kegiatan pergelaran seni musik organisasi kepanitiaan memiliki tugas dan tanggung !a"ab untuk me"u!udkan tu!uan kegiatan yaitu terlaksananyapergelaran seni musik sesuai dengan yang direncanakan. Pengelolaannya harus berprinsip sebagaimana organisasi secara umum yaitu :

1. Perintah harus berasal dari satu komando

&. Pembagian tugas sesuai dengan kemampuan yang dimiliki

'. Adanya penga"asan>controling dari tem penga"as yang dibentuk 

)elain itu personil yang duduk dalam kepanitiaan !uga harus memenuhi syarat dan kriteria yang ada. Adapun beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh para personal yang duduk dalam kepanitiaan antara lain :

1. Menguasai bidang tugasnya &. )anggup beker!a sama '. )anggup beker!a keras

. )iap untuk memimpin dan dipimpin /. +isiplin dan kreatif 

5. erdedikasi dan loyalitas yang tinggi 6. )anggup men!aga rahasia

b. Menentukan 2ema Pergelaran

)uatu kegiatan yang dilaksanakan sudah barang tentu mempunyai maksud dan tu!uan yang ingin dicapai. +emikian !uga dengan kegiatan pergelaran musik. Maksud dan tu!uan tersebut  diungkapkan dalam sebuah tema dan tema yang disampaikan harus sesuai dengan misinya.

)ebagai contoh apabila tema yang dikemukakan tentang bahaya narkoba maka karya seni yang akan ditampilkan dalam pergelaran harus berisi seputar hal-hal yang berkaitan dengan narkoba !ika tema yang dikemukakan tentang pelestarian budaya daerah karya seni yang ditampilkanpun berisi seputar budaya daerah. Perhatikan contoh diba"ah ini :

B +ENCAN PEN2A) M8)# 3AC8-3AC8 +AERA &=11

#2A 2NC#A2#AN PER)A28AN +AN #E)A28AN ,ARCA )E#73A B

)elain contoh diatas masih banyak lagi contoh-contoh tema yang dapat digunakan. Perlu diketahui ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun kalimat yang akan dicantumkan dalam tema yaitu kalimat yang digunakan harus baik dan benar gunakan kalimat yang singkat padat mudah dipahami dan sesuai dengan misi pergelaran.

c. Menentukan !enis musik yang dipergelarkan

8ntuk menentukan !enis musik yang ditampilkan tidak bisa lepas dari tema yang telah ditetapkan. Misalnya tema yang ditetapkan adalah meningkatkan kreati*itas sis"a dalam musik maka musik  yang cocok adalah !enis pop atau rock atau *ocal group. 8ntuk tema peringatan sumpah pemuda>hari pahla"an maka !enis lagu yang sesuai adalah berbagai macam lagu daerah atau per!uangan.

(8)

+ana yang dipergunakan untuk pergelaran tersebut harus !elas baik !umlah atau sumber dana tersebut. Apakah dana tersebut diperoleh dari sekolah atau iuran sis"a atau dicari melalui sponsor. Perlu diingat bah"a segala kegiatan pasti memerlukan dana oleh karena itu dalam menetapkan anggaran harus melihat besar kecilnya kegiatan tersebut.

e. Menentukan ,aktu dan 2empat Pergelaran

,aktu pelaksanaan pergelaran harus disesuaikan dengan kelender pendidikan suatu sekolah diusahakan agar tidak mengganggu kegiatan bela!ar menga!ar. Pelaksanaan pergelaran dapat  dibarengkan dengan suatu kegiatan sekolah misalnya peringatan-peringatan hari besar nasional atau keagamaan.

)edangkan tempat pergelaran dapat dilaksanakan di dalam maupun diluar ruangan hal tersebut  disesuaikan dengan keadaan sekolah. Apabila sekolah telah memiliki aula maka pergelaran tersebut dapat dilakukan didalam aula tersebut atau !ika pergelaran tersebut dilakukan secara sederhana dapat dilakukan didalam kelas masing-masing namun apabila sekolah tidak memiliki aula dan tidak memungkinkan dilaksanakan didalam kelas maka pergelaran dapat dilakukan di halaman sekolah.

. 0enis #arya Musik yang +ipergelarkan

+alam kegiatan pergelaran seni musik dapat ditampilkan berbagai !enis musik baik !enis musik  tradisionil maupun non tradisionil.

a. Musik 2radisional

Dang dimaksud musik tradisional adalah !enis musik yang lahir dari budaya suatu daerah. erikut  merupakan contoh-contoh musik daerah :

1. Camelan +egung $ )unda % &. Cambang #romong $ eta"i % '. Camelan )unda $ 0a"a arat %

. Camelan 0a"a $ 0a"a 2engah + Dogyakarta 0a"a 2imur % /. Camelan ali $ ali %

5. Camelan )asak $ 3ombok % 6. 2arling $ Musik #has 9irebon %

;. #olintang $ Minahasa-)ula"esi 8tara % <. Angklung $ )unda-0a"a arat %

1=. Musik #eroncong

b. Musik Non 2radisional $Modern%

Musik non tradisional disebut !uga dengan musik modern yaitu !enis musik yang digarap secara modern baik dari segi elemen musikal peralatan musik yang dipergunakan fungsi maupun bentuk  penya!iannya.

Pergelaran musik dapat disa!ikan dalam bentuk seperti Paduan )uara>#oor Ansamble musik gitar ansamble musik tiup ansamble musik perkusi organ tunggal. Agar suasana tidak monoton dan penonton tidak merasa bosan maka dapat ditampilkan berbagai lagu yang diba"akan secara berselang-seling.

. Pelaksanaan Pergelaran a. Penataan Ruang Pergelaran

Pengertian ruang pergelaran adalah ruangan atau tempat dimana kegiatan pergelaran tersebut  dilaksanakan. Ruang pergelaran meliputi panggung untuk kegiatan pentas ruangan untuk  penonton>pengun!ung ruang ganti pakaian>rias ruang transit ruang konsumsi dan ruang panitia. Panggung merupakan sarana pergelaran yang paling penting oleh karena itu perlu diadakan setting panggung atau penataan panggung. )etting panggung untuk masing-masing pergelaran tidak sama tergantung dari materi yang akan dipentaskan. )etting panggung untuk paduan suara berbeda dengan setting untuk ansamble musik atau yang lainnya.

(9)

Ada beberapa bentuk panggung yang bisa digunakan untuk pergelaran diantaranya adalah : bentuk  procenium bentuk tapal kuda bentuk arena.

Panggung memerlukan perhatian khusus dikarenakan sebelum acara dimulai perhatian seluruh pengun!ung>penonton terfokus>terpusat di panggung.

Apabila pergelaran musik dilakukan di aula sekolah yang sudah memiliki panggung maka perlu di dekorasi>dihias sehingga panggung tampak asri dan menarik. Alat>perlengkapan yang mendukung dekorasi haruslah dapat mencerminkan tema pergelaran.

+alam mempersiapkan pergelaran hendaknya memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan penataan ruang pergelaran yaitu tentang dekorasi pencahayaan>lighting sound system dan penampilan tema.

1.+ekorasi

+ekorasi harus disesuaikan dengan tema dan tempat kegiatan pergelaran. +engan dekorasi yang baik dan sesuai dengan tema yang ada maka suasana akan tampak lebih terkesan dan dapat  memba"a pada situasi yang menggembirakan. 0enis dan ukuran tulisan gambar dan hiasan serta background nya harus disesuaikan dengan tema dan tempat pergelaran.

&.Pencahayaan $3ighting%

Pencahayaan merupakan faktor pendukung yang sangat penting untuk keberhasilan dalam pelaksanaan pergelaran seni musik terlebih lagi apabila pelaksanaan pergelaran musik tersebut  dilaksanakan pada malam hari. +engan tata lampu $lighting% yang baik maka pergelaran musik  tersebut akan tampak lebih semarak dan hidup.

'.)ound )ystem $2ata )uara%

)ound system merupakan faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya dalam sebuah pergelaran dengan tata suara yang baik dan memadai pergelaran tersebut akan nyanman untuk dinikmati. .Penampilan 2ema

Penampilan tema pergelaran harus dapat terbaca dengan !elas dan tidak mengganggu pelaksanaan pergelaran. entuk dan besarnya tulisan serta "arna yang digunakan harus disesuaikan dengan dekorasinya.

)elain penataan ruang pergelaran ada kegiatan lain yang tidak kalah penting yaitu mempersiapkan kelengkapan pergelaran. #elenfgkapan-kelengkapan yang harus ada pada kegiatan pergelaran musik antara lain :

a. Peralatan musik  b. Partitur musik  c. 2rap untuk penyanyi d. )ound system

e. #ostum pemain

b. Pelaksanaan Acara

Pelaksanaan pergelaran seni musik tingkat kelas dapat dibuka oleh "ali kelas masing-masing. Namun sebelum acara dimulai terlebih dahulu harus dibuat rancangan susunan acara yang akan disuguhkan kepada penonton.

al-hal yang perlu di masukkan dalam rancangan acara yaitu : 1. ,aktu>durasi>lamanya acara

&. Pola acara

'. ariasi acara dan . Puncak acara c. E*aluasi

)etelah kegiatan pergelaran selesai dilaksanakan biasanya diadakan e*aluasi terhadap kegiatan tersebut. E*alusi dapat berupa e*aluasi proses maupun e*aluasi hasil.

Pada e*aluasi proses guru kesenian sebagai pembimbing memberikan catatan-catatan kecil yang ditu!ukan kepada setiap anggota panitia yang meliputi cara ker!a panitia kekompakan ker!a panitia kedisiplinan dan ker!asama masing-masing personil panitia. )edangkan e*aluasi hasil merupakan e*aluasi terhadap hasil yang diperoleh secara keseluruhan dari kegiatan pergelaran tersebut.

(10)

E*aluasi dilaksanakan dengan tu!uan untuk mengetahui berbagai hambatan yang dihadapi oleh setiap seksi cara mengatasi persoalan-persoalan yang ada serta mengetahui keadaan keuangan pada kegiatan yang dilaksanakan. asil e*aluasi tersebut dapat dipergunakan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang.

)elain memiliki tu!uan di atas e*aluasi !uga memiliki manfaat sebagai berikut : 1. Memberikan umpan balik bagi panitia maupun pihak lain

&. )ebagai tolok ukur atas keberhasilan suatu kegiatan.

Pelaksanaan e*aluasi sebaiknya tidak terlalu lama dari pelaksanaan pergelaran bahkan lebih cepat  lebih baik. Namun demikian hendaknya panitia diberi "aktu yang cukup untuk mempersiapkan laporan tentang hal-hal telah dilaksanakan yang meliputi hal-hal sebagai berikut :

1. )istem ker!a &. Pembiayaan

'. Personalia kepanitiaan . entuk pergelaran /. Pelaksanaan pergelaran

5. 3aporan dari masing-masing seksi.

Referensi

Dokumen terkait

Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai penggunaan aplikasi webmail , termasuk diantaranya menjelaskan mengenai langkah-langkah membuat E-mail , cara

 Cara membaca E-mail &amp; lampirannya, dijelaskan dan dipahami dengan benar  Menjelaskan. Attachments, Replays &amp; Forward

Seorang kritik tari adalah guru yang memberikan komentar terhadap karya seni, komentar tersebut idealnya lebih kepada resensi yang lebih longgar dan mudah dibaca, deskripsi

Perlu kamu pahami, bahwa kritik tari dapat dimaknai sebagai salah satu kegiatan memberikan apresiasi terhadap karya tari dengan cara menuliskan kembali peristiwa pertunjukan seni

Observasi pembelajaran di kelas dilakukan dengan cara mengikuti kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru pembimbing dari mahasiswa yang bersangkutan. Observasi

Kedua, secara khusus, keberhasilan kegiatan ini meliputi: (a) guru SD peserta pelatihan telah dapat menjelaskan konsep pengembangan materi berkarya kreatif senirupa

berhubungan denghan cita-cita,dengan catatan haruslah berkaitan dengan bahan pelajaran yang dipelajari.Dapat disimpulkan bahwa hal-hal yang mempengaruhi minat siswa meliputi cara

Contoh Guru memberikan contoh langsung cara membuat gambar bentuk dari dua tema (indoor dan outdoor) Siswa mendengarkan dan bertanya Memberikan contoh kepada siswa/