KOMPETENSI
:
Melaksanakan
komunikasi
interpersonal
KODE
:
KA.KOM.D.001.A
DURASI PEMELAJARAN : 40 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
1
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit kompetensi ini menjelaskan tentang komunikasi interpersonal yang harus dikuasai oleh kandidat di tempat kerja.
2. Dalam komunikasi interpersonal ini kandidat harus mampu :
§
Menterjemahkan prosedur kerja dan instruksi-instruksi yang diberikan
§
Menggunakan media komunikasi yang tersedia, seperti e-mail, faksimili, internet, dan sebagainya.
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Menerima dan
melanjut-kan informasi § Informasi pesan diterima dandidengarkan dengan baik § Klarifikasi dilakukan agar
informasi dapat dimengerti sepenuhnya
§ Informasi direkam dengan tepat
§ Informasi/pesan disampaikan kepada rekan sekerja dengan tepat
§ Sumber dan jenis Informasi § Klarifikasi informasi § Perekaman informasi § Penyampaian informasi § Menerima informasi dengan cermat § Mengklarifikasi informasi dengan tepat § Merekam informasi dengan tepat § Menyampaikan informasi dengan tepat § Mengidentifikasi sumber informasi dari: - prosedur kerja - media - atasan § Mengidentifikasi infor-masi yang diterima dari :
- prosedur kerja - media - atasan § Mengklarifikasi informasi: - prosedur kerja - media - atasan § Mengadministrasikan informasi melaui : - pencatatan - pengkartuan - buku agenda
§ Memilah sumber infor-masi
§ Menelaah informasi dari: - Prosedur kerja - Media
§ Meminta penjelasan informasi dari atasan § Merekam informasi § Menyampaikan informasi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Menyampaikan informasi secara :
- lisan - tulisan 2. Menyediakan informasi
untuk orang lain § Informasi yang dibutuhkanorang lain dikumpulkan § Pertanyaan yang diterima
dijawab dan dijelaskan dengan tepat
§ Saran diberikan dengan tepat terhadap suatu masalah
§ Kumpulan informasi § Menyediakan informasi dengan tepat
§ Menjawab pertanyaan sesuai lawan bicara § Memberi saran secara
tepat dan santun
§ Mengidentikasi informasi berupa tulisan, lisan § Menjelaskan informasi kepada : - atasan - rekan sekerja - customer § Mengidentifikasi masalah dari : - atasan - rekan sekerja - cusomer § Memecahkan masalah atasan, rekan sekerja,, pelanggan § Mengumpulkan infor-masi § Menjawab pertanyaan dengan tepat § Menyarankan pendapat secara : - tertulis - lisan
3. Membuat laporan hasil
kerja § Data hasil kerja dikumpulkandan diolah sebagai bahan laporan
§ Laporan hasil kerja dibuat sesuai prosedur
§ Laporan hasil kerja dikomunikasikan dengan tepat
§ Laporan hasil kerja § Memilih jenis laporan hasil kerja sesuai kebutuhan
§ Membuat laporan hasil kerja dengan rapih dan tepat
§ Mengumpulkan data dengan cermat § Mengolah data sesuai
SOP
§ Membuat lapoaran dengan rapih dan tepat § Mengkomunikasikan
laporan dengan tepat
§ Mendeskripsikan jenis-jenis laporan hasil kerja § Menjelaskan teknik pembuatan laporan § Menjelaskan teknik pengumpulan data § Menjelaskan teknik pengolahan data § Menjelaskan pembuatan laporan § Menjelaskan teknik mengkomunikasikan laporan secara : - tertulis - lisan
§ Memilih jenis laporan hasil kerja
§ Membuat laporan hasil kerja § Mengumpulkan data § Mengolah data § Membuat lapoaran § Mengkomunikasikan laporan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Menjelaskan teknik mengkomunikasikan laporan kepada : - atasan - rekan sekerja - customer
KOMPETENSI
: Melaksanakan kegiatan di Laboratorium dengan benar (GLP)
KODE
: KA.KUA.D.002 A
DURASI PEMELAJARAN
:
80 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
1
1
1
KONDISI KINERJA
Unit kompetensi ini menjelaskan pekerjaan penerapan GLP yang harus dikuasai oleh kandidat. Dalam pelakanaannya unit kompetensi
ini :
§
Berlaku pada semua laboratorium
§
Harus mengacu pada prosedur-prosedur perusahaan/laboratorium uji
§
Harus mengacu pada SNI 19-17025
§
Harus mengacu pada aturan-aturan yang berlaku, seperti CPOB dan lainnya
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Melaksanakan pemantau-an kondisi lingkungpemantau-an laboratorium
§ Kondisi laboratorium telah dipantau, direkam sesuai prosedur dan siap digunakan setiap saat
§ Sumber untilitas (listrik, air, dan gas) telah dicek dan siap digunakan setiap saat § House keeping’ dilaksanakan
dan dipelihara
§ Pemantauan laboratorium § Fasilitas umum laboratorium § Perawatan laboratorium
§ Menentukan desain laboratorium sesuai SOP § Menentukan kondisi
lingkungan laboratorium sesuai SOP
§ Memantau kondisi lingkungan laboratorium secara periodik dan cermat
§ Menentukan kebutuhan fasiliitas umum laboratorium sesuai GLP § Merawat fasilitas umum
laboratorium secara periodik dan cermat § Merawatan laboratorium
secara periodik dan cermat § Mendeskripsikan desain laboratorium § Mendeskripsikan kondisi lingkungan laboratorium § Mendeskrispsikan teknik pemantauan kondisi lingkungan laboratorium § Mendeskripsikan fasilitas umum laboratorium § Mendeskripsikan kebutuhan fasiliitas umum laboratorium § Mendeskripsikan teknik perawatan fasilitas umum laboratorium § Mendeskripsikan teknik perawatan laboratorium § Menentukan desain laboratorium § Menentukan kondisi lingkungan laboratorium § Memantau kondisi lingkungan laboratorium § Menentukan kebutuhan fasiliitas umum laboratorium
§ Merawat fasilitas umum laboratorium
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
2. Melaksanakan pengecek-an sampel uji, alat ypengecek-ang akan dikalibrasi dan bahan pendukung
§ Sampel uji dan alat yang akan dikalibrasi ditangani sesuai prosedur
§ Pereaksi dan bahan pen-dukung untuk melaksanakan pengujian dan kalibrasi tersedia dengan cukup dan siap digunakan
§ Penanganan sampel § Kalibrasi alat
§ Penyediaan pereaksi dan bahan pendukung
§ Menangani sampel dengan baik dan cermat § Mengkalibrasi alat sesuai
SOP
§ Menyediaan pereaksi dan bahan pendukung dengan tepat dan hati-hati § Membandingkan
campuran homogen dan heterogen dengan cermat § Membandingkan larutan
elektrolit dan non elektrolit dengan cermat § Menentukan asam basa
dengan cermat § Menentukan derajat
keasaman larutan sesuai SOP
§ Menangani larutan yang terhidrolisis dengan hati-hati dan tepat
§ Membuat larutan buffer sesuai SOP
§ Membuat larutan pereaksi sesuai SOP § Menyediakan larutan pereaksi sesuai kebutuhan § Mendeskripsikan teknik penanganan sampel § Mendeskripsikan teknik kalibrasi alat § Mendeskripsikan teknik penyediaan pereaksi dan bahan pendukung § Membedakan campuran
homogen dan heterogen § Mendeskripsikan konsep
larutan
§ Membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit § Mendeskripsikan teori asam basa § Mendeskripsikan derajat keasaman larutan § Mendeskripsikan konsep hidrolisis § Mendeskripsikan konsep buffer § Mendeskripsikan teknik membuat larutan untuk pereaksi § Mendeskripsikan teknik penyediaan larutan pereaksi § Menangani sampel § Mengkalibrasi alat § Menyediaan pereaksi
dan bahan pendukung § Membandingkan
campuran homogen dan heterogen
§ Membandingkan larutan elektrolit dan non elektrolit
§ Menentukan asam basa § Menentukan derajat
keasaman larutan § Menangani larutan yang
terhidrolisis
§ Membuat larutan buffer § Membuat larutan
pereaksi
§ Menyediakan larutan pereaksi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
3. Melaksnakan pengecekan
peralatan § Peralatan gelas dibersihkansesuai prosedur dan siap digunakan
§ Neraca dan peralatan lain dipelihara sesuai prosedur dan siap digunakan
§ Peralatan instrumen dipeliha-ra sesuai prosedur
§ Peralatan ukur yang akan digunakan dipastikan telah terkalibrasi sesuai prosedur
§ Perawatan alat
§ Kalibrasi alat ukur § Mengkalibrasi alat sesuaiSOP § Mendeskripsikan teknikperawatan alat § Mendeskripsikan teknik membersihkan dan me-melihara alat instrumen-tasi
§ Mendeskripsikan jenis pengotor pada alat gelas § Mendeskripsikan jenis
bahan pencuci § Mendeskripsikan teknik
pencucian alat gelas § Mendeskripsikan teknik
penyimpanan dan pena-taan alat gelas
§ Mendeskripsikan teknik pengadministrasian alat § Mendeskripsikan teknik
pengadaan alat § Mendeskripsikan teknik
kalibrasi alat ukur
§ Menerapkan teknik pera-watan alat
§ Merawat alat
§ Membersihkan dan me-melihara alat instrumen-tasi
§ Menentukan jenis pengotor pada alat gelas § Menentukan bahan
pen-cuci
§ Membuat larutan bahan pencuci
§ Mencuci alat gelas § Menyimpanan alat gelas § Menata alat gelas § Mengadministrasikan alat § Mengadakan peralatan § Mengkalibrasi alat 4. Melaksanakan pekerjaan di laboratorium
§ Tata tertib di laboratorium diikuti
§ Metoda analisis/kalibrasi yang tepat telah disiapkan § Analisis/kalibrasi dilakukan
dan hasilnya direkam § Hasil analisis/kalibrasi
dilapor-kan
§ Tata tertib laboratorium § Pengarsipan metode
analisis/kalibrasi
§ Pengarsipan hasil analisis/ kalibrasi
§ Pelaporan hasil analisis/ kalibrasi
§ Menganalisis undang-undang keselamatan kerja di laboratorium dengan cermat dan kritis § Melaksanakan tata tertib laboratorium sesuai SOP § Mengarsipkan dokumen metode analisis/kalibrasi sesuai GLP § Mengarsipkan hasil analisis/kalibrasisesuai GLP
§ Melaporkan hasil analisis/ kalibrasi dengan tepat dan cermat § Menganalisis undang-undang keselamatan kerja di laboratorium § Mendeskripsikan tata tertib laboratorium § Mendeskripsikan teknik pengarsipan dokumen metode analisis/kalibrasi § Mendeskripsikan teknik pengarsipan hasil analisis/kalibrasi § Mendeskripsikan teknik
pelaporan hasil analisis/ kalibrasi § Menganalisis undang-undang keselamatan kerja di laboratorium § Melaksanakan tata tertib laboratorium § Mengarsipkan dokumen metode analisis/kalibrasi § Mengarsipkan hasil analisis/kalibrasi § Melaporkan hasil analisis/kalibrasi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
5. Meningkatkan pengetahu-an dpengetahu-an keterampilpengetahu-an sesuai persyaratan kerja
§ Hasil kerja dievaluasi untuk mengetahui keterbatasan dan kelebihan diri sendiri § Kesempatan untuk
peningkat-an kemampupeningkat-an diambil untuk meningkatkan kinerja § Kesempatan mengikuti uji
banding/profisiensi diikuti
§ Evaluasi diri
§ Peningkatan profesi § Mengevaluasi kemampu-an diri sesuai kebutuhan § Mengambil keputusan
aspek peningkatan diri sesuai kemampuan § Mengikuti kesempatan
meningkatkan diri sesuai kebutuhan
§ Menjelaskan prosedur evaluasi diri untuk pe-ningkatan kinerja § Mengevaluasi
pengeta-huan dan kinerja yang dituangkan dalam:
- catatan pribadi - catatan kerja § Mengidentifikasi
kemam-puan untuk meningkat-kan kinerja
§ Menjelaskan aspek-aspek untuk meningkatkan diri dalam bentuk : - pendidikan lanjut - pelatihan - seminar § Mengevaluasi kemampu-an diri § Mengambil keputusan aspek peningkatan diri § Mengikuti kesempatan
meningkatkan diri
6. Melaporkan
ketidaksesuai-an kepada atasketidaksesuai-an § Ketidaksesuaian hasil kerjadilaporkan sesuai prosedur § Penyebab ketidaksesuaian
diidentifikasi dan diusulkan tindak perbaikannya
§ Pelaporan ketidaksesuaian
hasil kerja § Mengidentifikasi ketidak-sesuaian hasil kerja sesuai GLP
§ Melaporkan ketidak-sesuaian hasil kerja sesuai prosedur
§ Mendeskripsikan ketidak-sesuaian hasil kerja § Mengidentifikasi
ketidak-sesuaian hasil kerja
§ Mengidentifikasi ketidak-sesuaian hasil kerja § Melaporkan
KOMPETENSI
: Membersihkan dan menyiapkan laboratorium untuk analisis rutin
KODE
: KA.LAB.D.003 A
DURASI PEMELAJARAN
:
80 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
1
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk laboratorium yang melaksanakan analisis rutin pada tingkat ketelitian sedang secara kimia maupun
mikrobiologis
2. Prosedur kerja atau instruksi kerja yang digunakan diperoleh dari kumpulan prosedur lab, ketentuan perusahaan atau instruksi
kerja dari atasan. Buku catatan penggunaan bahan kimia, adalah yang berlaku di tempat kerja
3. Buku pegangan antara lain adalah Teknik Perawatan Peralatan Laboratorium dan disain laboratorium analitik atau buku panduan
dari perusahaan
4. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : alat pelindung diri seperti kacamata, sarung tangan, sepatu boot, dan pakaian pelindung
§
Peralatan pelaksanaan : ember, sikat, lap, pembersih vakum, exhaust fan, dan sapu
§
Peralatan pendukung : termometer, hymidimeter, barometer, draft meter, dan lux meter
5. Bahan :
§
Bahan-bahan penetral seperti natrium karbonat, asam asetat, kapur, dan air
§
Bahan-bahan pencuci seperti teepol, sodium fospat, dan sejenisnya
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Membersihkan wilayahkerja §
Bahan pengotor diidentifikasi sifat dan kondisinya § Alat pelindung diri dikenakan
mengikuti instruksi kerjaatau K3 perusahaan
§ Wilayah kerja dibersihkan menggunakan bahan pencuci yang sesuai dengan sifat bahan pengotor atau mengi-kuti prosedur kerja yang dire-komendasikan
§ Identifikasi bahan pengotor § Peralatan keselamatan kerja § Pembersihan wilayah kerja § Bahan pembersih § Penanganan § Pembuangan limbah § Mengidentifikasi bahan pengotor dengan cermat § Menggunakan per-alatan keselamatan kerja sesuai SOP § Memilih bahan
pember-sih sesuai jenis bahan pengotor
§ Mebersihkan wilayah kerja dengan cermat dan hati-hati
§ Mendeskripsikan teknik mengidenti fikasi bahan pengotor § Mendeskrisikan jenis bahan pengotor § Mendeskripsikan peralat-an keselamatperalat-an kerja § Mendeskripsikan jenis bahan pembersih § Mendeskripsikan teknik pembersihan wilayah kerja § Mengidentifikasi bahan pengotor § Mennggunakan peralatan keselamatan kerja § Memilih bahan
pember-sih
§ Mebersihkan wilayah kerja
§ Menanganani bahan kimia
§ Membuang bahan kimia/ limbah
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Bahan yang tidak terpakaidibuang mengikuti prosedur kerja penanganan bahan kimia atau ketentuan perusa-haan
§ Menanganani bahan kimia sesuai SOP § Membuang bahan kimia/limbah sesuai SOP § Mendeskripsikan teknik penanganan bahan kimia § Mendeskripsikan pem-buangan bahan kimia/ limbah
2. Membersihkan laborato-rium dari tumpahan pe-reaksi
§ Jika tumpahan pereaksi me-nimbulkan asap atau uap, ‘exhaust fan’ harus dihidupkan lebih dahulu
§ Alat keselamatan kerja harus dikenakan sesuai dengan per-kiraan sifat tumpahan pereaksi
§ Sifat dan kondisi pereaksi yang tumpah diidentifikasikan fase, sifat reaktifitas, dan sifat kehirgroskopisannya
§ Pereaksi yang bersifat kuat, dinetralkan dengan pereaksi yang sesuai sebelum dibersih-kan
§ Pereaksi yang bersifat hablur dan pengoksid kuat, dibasah-kan sebelum dibersihdibasah-kan § Pereaksi yang sudah
dikondi-sikan dibersihkan dengan cara yang disesuaikan dengan sifat pereaksi atau mengikuti ke-tentuan perusahaan
§ Lemari asap/‘exhaust fan’ § Peralatan keselamatan kerja § Sifat dan karakteristik bahan § Identifikasi bahan pereaksi § Penanganan tumpahan
bahan pereaksi
§ Penangan wilayah kerja dari tumpahan bahan pereaksi
§ Mengoperasikan lemari asap dengan tepat dan benar
§ Merawat lemar asap sesuai SOP
§ Menggunakan peralatan keselamatan kerja sesuai SOP § Mengenali sifat dan
karakteristik bahan kimia dengan baik dan cermat
§ Mengidentifikasi bahan pereaksi sesuai SOP § Menangani tumpahan
bahan pereaksi § Menanganan wilayah
kerja dari tumpahan bahan pereaksi
§ Mendeskripsikan fungsi lemari asap
§ Mendeskrisikan komponen lemari asap § Mendeskripsikan fungsi
dari komponen lemari asap
§ Mendeskripsikan teknik perawatan lemari asap § Mendeskripsikan
peralat-an keselamatperalat-an kerja § Mendeskripsikan sifat dan
karakteristik bahan kimia § Identifikasi bahan
pe-reaksi
§ Mendeskripsikan teknik penanganan bahan pe-reaksi
§ Mendeskripsikan teknik penangan wilayah kerja dari tumpahan bahan pereaksi
§ Mengoperasikan lemari asap
§ Merawat lemari asap § Menggunakan peralatan
keselamatan kerja § Mengenali sifat dan
karakteristik bahan kimia § Mengidentifikasi bahan
pereaksi
§ Menangani tumpahan bahan pereaksi
§ Menangani wilayah kerja dari tumpahan bahan pereaksi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
3. Membersihkan ruangtimbang dan lingkungan instrumen analitik
§ Semua neraca diperiksa dan harus dalam kondisi ‘off’ serta dalam keadaan datar air § Bagian dalam neraca diperiksa
dan jika perlu dibersihkan dari cocoran hablur dan/atau cairan mengikuti instruksi kerja pembersihan neraca § Ruang timbang dibersihkan
dari debu dan kotoran lain mengikuti ketentuan instruksi kerja membersihkan ruang timbang
§ Lingkungan kerja instrumen analitik dibersihkan mengikuti ketentuan instruksi kerja
§ Neraca § Ruang timbang § Ruang instrumen
§ Memilih jenis neraca dengan kritis
§ Mengoperasikan neraca dengan benar dan tepat § Merawat neraca sesuai
SOP
§ Mengkondisikan ruang timbang dengan kreatif § Menata neraca dalam
ruang timbang sesuai GLP § Membersihkan ruang timbang sesuai GLP § Mengkondisikan ruang instrumen dengan kreatif § Menata instrumen dalam ruang instrumen sesuai GLP § Membersihkan ruang instrumen sesuai GLP § Mendeskripsikan jenis-jenis neraca § Menjelaskan komponen neraca § Menjelaskan fungsi neraca § Menjelaskan teknik penggunaan neraca § Mendeskripsikan teknik perawatan neraca § Menjelaskan perawatan neraca § Mendeskripsikan syarat kondisi ruang timbang § Mendeskripsikan teknik
penataan neraca dalam ruang timbang
§ Menjelaskan teknik mem-bersihkan ruang timbang § Mendeskripsikansyarat
kondisi ruang instrumen § Mendeskripsikan penata-an instrumen dalam ruang instrumen § Mendeskripsikan teknik membersihkan ruang instrumen
§ Memilih jenis neraca § Mengoperasikan neraca § Merawat neraca § Mengkondisikan ruang
timbang
§ Menata neraca dalam ruang timbang § Membersihkan ruang
timbang
§ Mengkondisikan ruang instrumen
§ Menata instrumen dalam ruang instrumen § Membersihkan ruang
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
4. Mengkondisikanlingkung-an tempat kerja § Parameter-parameter ling-kungan kerja yang diperlukan diidentifikasi mengikuti SOP atau lembar instruksi kerja § Parameter kerja yang tidak sesuai, diatur dan disiapkan sesuai kebutuhan
§ Parameter kondisi lab yang tidak bisa dihadirkan, dilapor-kan ke aasan langsung
§ Parameter lingkungan kerja
§ Parameter kondisi lab § Menentukan parameterlingkungan kerja yang ada dan seharusnya ada sesuai GLP § Menerapkan parameter
lingkungan kerja sesuai GLP § Menentukan parameter kondisi laboratorium sesuai GLP § Menerapkan parameter kondisi laboratorium sesuai GLP § Mendeskripsikan para-meter lingkungan kerja § Mendeskripsikan
para-meter kondisi lab
§ Menentukan parameter lingkungan kerja yang ada dan seharusnya ada § Menerapkan parameter lingkungan kerja § Menentukan parameter kondisi laboratorium § Menerapkan parameter kondisi laboratorium
KOMPETENSI
: Menyimpan pereaksi yang masih bisa digunakan dan membuang pereaksi yang kadaluarsa
KODE
: KA.LAB.D.004 A
DURASI PEMELAJARAN
:
80 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
1
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk pereaksi-pereaksi yang bersifat umum dan diperlukan untuk menyimpan pereaksi yang masih bisa
digunakan dan membuang pereaksi yang kadaluarsa sesuai ketentuan K3. Unit kompetensi ini tidak berlaku untuk menyimpan
dan membuang pereaksi-pereaksi yang bersifat khusus (spesifik) seperti pereaksi-pereaksi untuk keperluan analisis instrumental
2. SOP atau instruksi kerja yang digunakan terutama yang berhubungan dengan K3
3. Buku manual yang digunakan adalah katalog bahan kimia atau lembar data keamanan bahan (MSDS, Material Safety Data
Sheets)
4. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : botol-botol pereaksi (bening, amber, plastik, dll)
§
Peralatan pelaksanaan : rak pereaksi
§
Bahan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Mengidentifikasi pereaksi § Sifat pereaksi yang masih didalam kemasan asli, diidenti-fikasi dari kode
§ Pereaksi yang sudah dibuat menjadi larutan, diidentifikasi berdasarkan label yang ter-tera pada wadah penyimpan pereaksi
§ Pereaksi yang tidak memiliki label, dipisahkan atau dibuang sesuai ketentuan perusahaan § Pereaksi yang sudah
kada-luarsa atau memerlukan standarisasi ulang diidentifika-si dari tanggak pembuatan
§ Identifikasi sifat pereaksi § Identifikasi larutan pereaksi § Pemilahan dan pembuangan
pereaksi
§ Standarisasi ulang
§ Mengidentifikasi sifat pereaksi dengan tepat dan benar
§ Mengidentifikasi larutan pereaksi dengan tepat dan benar
§ Melaksanakan pemilihan dan pembuangan pe-reaksi dengan tepat dan teliti
§ Melaksanakan standari-sasi ulang dengan tepat dan teliti
§ Mendeskripsikan sifat pe-reaksi dan teknik identifi-kasinya
§ Mendeskripsikan teknik identifikasi larutan pereaksi
§ Mendeskripsikan teknik pemilahan dan pem-buangan pereaksi § Mendeskripsikan teknik standarisasi § Mengidentifikasi sifat pereaksi § Mengidentifikasi larutan pereaksi
§ Memilah dan membuang pereaksi
§ Melakukan standarisasi ulang
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
2. Mengelompokkan pereaksiberdasarkan jenis dan sifatnya
§ Pereaksi dikelompokkan ber-dasarkan kesamaan sifat reaktifitas
§ Pereaksi-pereaksi yang ber-sifat pengoksid kuat harus dijauhkan dari pereaksi-pereaksi yang mudah terbakar sesuai ketentuan K3 dan ke-tentuan perusahaan § Pereaksi-pereaksi yang
me-merlukan standardisasi ulang, diberi label dan dikelompok-kan tersendiri
§ Pereaksi-pereaksi yang kada-luarsa, dipisahkan dari pe-reaksi-pereaksi yang belum kadaluarsa
§ Pengelompokan Pereaksi berdasarkan sifat ke-asaman dan oksidasi
§ Pemilahan dan pelabelan pereaksi
§ Melaksanakan penge-lompokkan pereaksi dengan benar , teliti, dan hati-hati § Melakukan pemilahan
dan pelabelan dengan benar, hati-hati dan teliti
§ Mengelompokan pereaksi berdasarkan sifat ke-asaman dan oksidasi § Mendeskripsikan teknik
pemilahan dan pelabelan
§ Melaksanakan penge-lompokan pereaksi § Melaksanakan pemilahan
dan pelabelan
3. Menyimpan pereaksi § Pereaksi-pereaksi yang masih dalam kemasan asli dipisah-kan dari pereaksi-pereaksi yang sudah pernah dibuka dari kemasan aslinya § Pereaksi-pereaksi yang sudah
disiapkan menjadi pereaksi untuk analisis kimia dipisah-kan dari pereaksi yang masih dalam keadaan asli
§ label pereaksi yang meng-alami kerusakan atau kurang jelas, diganti dengan label baru sesuai ketentuan penggantian label pereaksi § Pereaksi-pereaksi disimpan dalam wadah dan kelompok mengikuti ketentuan lembar data sifat keamanan bahan (MSDS)
§ Pemilahan, pelabelan, dan
penyimpanan pereaksi § Melaksanakan pemilah-an perekasi dengan tepat dan teliti
§ Melaksanakan pelabelan pereaksi dengan benar, hati-hati, dan teliti § Menyimpan pereaksi
sesuai dengan ketentu-an MSDS § Mendeskripsikan teknik pemilah § Mendekripsikan teknik melabel § Mendeskripsikan teknik penyimpan pereaksi § Melaksanakan pemilahan pereaksi § Melaksanaan pelabelan pereaksi § Melaksanakan penyim-panan pereaksi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
4. Membuang pereaksi yangkadaluarsa § Pereaksi-pereaksi yang sudahkadaluarsa, dikelompokkan berdasarkan kesamaan sifat reaktifitasnya
§ Sebelum dibuang, dilaksana-kan proses penetralan meng-ikuti ketentuan K3 atau instruksi kerja
§ Pereaksi yang sudah dinetral-kan dibuang ke dalam wadah tertentu mengikuti ketentuan teknik penanganan limbah laboratorium atau ketentuan perusahaan
§ Pembuangan limbah pereaksi § Memilah pereaksi yang kadaluarsa berdasarkan sifat keasaman dan reaktivitasnya dengan hati-hati dan tepat § Menangani
pembuang-an limbah aturpembuang-an K3 atau instruksi kerja dengan hati-hati dan benar
§ Membuang pereaksi yang kadaluarsa sesuai dengan ketentuan teknik penanganan limbah laboratorium atau ketentuan perusahaan § Mendeskripsikan teknik
pembuangan limbah § Melaksanakan pemilahanpereaksi yang kadaluarsa berdasarkan sifat ke-asaman dan reaktivitas-nya
§ Menangani pembuangan limbah aturan K3 atau instruksi kerja § Membuang pereaksi
KOMPETENSI
: Membersihkan dan merawat peralatan gelas, keramik dan alat penunjang kerja lainnya
KODE
: KA.LAB.D.005 A
DURASI PEMELAJARAN
:
100 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
1
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit kompetensi ini diperlukan untuk membersihkan dan merawat peralatan gelas, keramik dan peralatan penunjang lainnya yang
dilaksanakan oleh analis pelaksana muda (laboran)
2. Unit kompetensi ini memerlukan SOP atau Instruksi Kerja untuk membersihkan peralatan gelas, keramik, dan penunjang
3. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum laboratorium, gelas kimia, lap, tapas cuci, tapas SS
§
Peralatan khusus : Pengering (oven), hot air dryer, tabung pralon (untuk merendam buret dan pipet)
4. Bahan, teepol, deterjen, kalium dikromat teknis, asam sulfat teknis, KOH teknis, natrium sulfat, natrium sulfit, asam/basa, pelarut
organik, dan air bebas mineral. Untuk membersihkan peralatan logam diperlukan Rust Penetrant (WD-40), amplas, dan cat
semprot kemasan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Menyiapkan peralatan danbahan pembersih
§ Peralatan gelas yang retak, rompes, atau pecah dicatat, kemudian disingkirkan atau dibuang sesuai ketentuan perusahaan
§ Peralatan yang kotor dikelom-pokkan sesuai dengan sifat dan jenis kotorannya § Peralatan dan bahan
pem-bersih yang diperlukan diten-tukan berdasarkan sifat kotor-an pada peralatkotor-an ykotor-ang akkotor-an dibersihkan
§ Peralatan gelas
§ Pemilahan peralatan yang rusak dan kotor
§ Sifat dan jenis pengotor § Bahan pembersih § Alat bantu pembersih dan
pelindung diri
§ Menangani peralatan gelas dengan baik dan hati-hati
§ Menangani peralatan yang kotor dengan benar dan tepat § Menggunakan bahan
pembersih dengan benar
§ Mendeskripsikan macam-macam peralatan gelas § Mendeskripsikan
jenis-jenis pengotor § Mendeskripsikan bahan
pembersih
§ Menyusun daftar per-alatan gelas sesuai kebu-tuhan
§ Menyiapkan peralatan gelas sesuai instruksi kerja
§ Membersihkan peralatan gelas dengan menggu-nakan bahan pembersih yang sesuai
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Alat bantu prosespembersih-an dpembersih-an alat pelindung diri yang diperlukan diidentifikasi sesuai dengan jenis kotoran dan fungsi alat yang akan di-bersihkan
§ Peralatan dan bahan pem-bersih yang sesuai disiapkan mengikuti ketentuan instruksi kerja
§
2. Membersihkan peralatan § Proses pembersihan (diseka, disiram, disikat, dipoles, direndam, dlsb) ditentukan berdasarkan sifat kotoran dan fungsi peralatan dan dilaksa-nakan mengikuti ketentuan instruksi kerja
§ Proses pembersihan peralatan dilaksanakan segera setelah peralatan selesai digunakan § Peralatan yang digunakan
untuk keperluan analisis mikrobiologis, setelah diber-sihkan disterilisasi mengguna-kan autoklaf
§ Peralatan logam berkarat yang dibersihkan dengan cara abrasi, harus dilanjutkan dengan proses pasifasi dan pengecatan
§ Air buangan proses pember-sihan ditampung dan diolah sesuai ketentuan K3
§ Teknik pembersihan peralat-an
§ Jenis-jenis peralatan untuk keperluan analisis mikrobiologi
§ Perawatan peralatan dari logam
§ Pengolahan air buangan proses pembersihan
§ Melaksanakan pemsihan peralatan ber-dasarkan dengan tepat, benar dan penuh kehati-hatian § Melakukan perawatan
peralatan mikrobiologi dan logam dengan benar dan tepat § Melaksanakan
pengo-lahan air buangan sesuai SOP
§ Mendiskripsikan teknik pembersihan peralatan berdasarkan sifat kotoran dan fungsi peralatan § Mengidentifikasikan
jenis-jenis peralatan untuk keperluan analisis mikrobiologi
§ Menjelaskan teknik pera-watan peralatan dari logam
§ Mendiskripsikan teknik pembuangan limbah
§ Menentukan teknik pem-bersihan peralatan ber-dasarkan sifat kotoran dan fungsi peralatan § Menentukan jenis-jenis
peralatan untuk keperlu-an keperlu-analisis mikrobiologi § Melakukan perawatan
peralatan dari logam § Membersihkan peralatan
sesuai ketentuan instruksi kerja § Melakukan pengolahan
air buangan proses pembersihan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
3. Merawat peralatan § Peralatan gelas bukan alatukur yang telah dibersihkan, dikeringkan mengikuti ke-tentuan instruksi kerja § Alat ukur volume dari gelas
dikeringkan dengan cara-cara yang diizinkan untuk alat ukur gelas
§ Jika perlu, bagian-bagian ber-gerak dilunasi kembali dengan pelumas yang sesuai atau mengikuti instruksi kerja § Semua peralatan yang sudah
dibersihkan disimpan sesuai spesifikasi peralatan mengikuti ketentuan instruksi kerja
§ Semua peralatan gelas ter-tutup asah, disimpan dalam keadaan tutup terbuka § Peralatan logam yang bisa
berkarat, harus selalu dilapisi bahan pelindung
§ Peralatan diperlakukan dan digunakan sesuai spesifikasi alat
§ Perawatan alat gelas § Penyimpanan alat § Penggunaan alat
§ Melaksanakan perawat-an alat gelas dengperawat-an baik dan benar § Melaksanakan
penyim-panan peralatan sesuai SOP
§ Menggunakan peralatan sesuai spesifikasi alat dengan benar dan tepat
§ Mendiskripsikan teknik perawatan alat gelas § Menjelaskan teknik
pe-nyimpanan peralatan § Mendiskripsikan penggu-naan peralatan § Melaksanakan perawatan alat gelas § Melaksanakan penyim-panan peralatan § Menggunakan peralatan
KOMPETENSI
: Melaksanakan pengambilan dan penanganan sampel
KODE
: KA.LAB.D.006 A
DURASI PEMELAJARAN
:
80 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
2
1
1
1
2
1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk pengambilan sampel untuk tujuan kontrol mutu atau jaminan mutu terutama pada unit In Line Laboratory
2. Unit kompetensi ini memerlukan SOP sebagai panduan melaksanakan tugas pengambilan dan penanganan sampel. Instruksi kerja
dapat dibuat sebagai kelengkapan SOP
3. Kelengkapan kerja adalah buku catatan penerimaan sampel
4. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : wadah sampel (disesuaikan dengan jenis dan kondisi sampel)
§
Peralatan pelaksanaan : peralatan pengambilan sampel (disesuaikan dengan jenis dan kondisi sampel)
5. Bahan : bahan pengawet untuk sampel-sampel tertentu
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Menyiapkan pengambilansampel § Peralatan pengambilansampel disiapkan sesuai dengan instruksi kerja atau standar perusahaan § Alat pelindung diri dikenakan
sesuai ketentuan instruksi kerja
§ Lokasi dan titik pengambilan sampel disesuaikan dengan alur proses industri atau mengikuti standar perusahaan § Jumlah sampel dan cara-cara
penanganan sampel meng-ikuti ketentuan instruksi kerja
§ Peralatan sampling § Peralatan keselamatan kerja
sampling
§ Teknik penentuan pengam-bilan lokasi sampling § Teknik pengambilan sampling § Teknik pelabelan sampling
§ Memilih peralatan sampling sesuai SOP dengan tepat
§ Memilih dan mengguna-kan peralatan kesela-matan kerja sampling dengan tepat dan benar § Menentukan lokasi
pengambilan sampel dengan benar
§ Melaksanakan pengam-bilan sampling sesuai SOP
§ Melaksanakan pelabelan sampling dengan benar dan tepat
§ Menentukan jenis per-alatan sampling § Memilih peralatan
sampling sesuai SOP § Memilih peralatan
kesela-matan kerja sampling § Menentukan lokasi
peng-ambilan sampel § Menjelaskan cara-cara pengambilan sampling § Menjelaskan cara-cara pelabelan § Menyediakan peralatan sampling § Menggunakan peralat-an keselamatan kerja sampling § Menetapkan pengambil-an lokasi sampel § Melaksanakan pengam-bilan sampling § Melaksanakan pelabelan sampling
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Tiap sampel yang sudahdi-ambil diberi label bertuliskan tanggak, lokasi pengambilan sampel, dan pelaksana peng-ambilan sampel
2. Menangani sampel di
laboratorium § Kondisi fisik kemasan sampeldan formulir permintaan analisis diperiksa dengan teliti § Jika dianggap perlu dilakukan
validasi sampel terutama dengan menanyakan infor-masi jenis sampel, cara peng-ambilan sampel, dan pelaksa-nan pengambilan sampel § Sampel yang tidak memenuhi
syarat kemasan, jenis, jumlah, cara pengambilan disertai alasan pengembalian § Sampel yang memenuhi
syarat, diberi nomor dan di-catat dalam buku log peneri-maan sampel
§ Pemeriksaan kemasan sampel
§ Validasi sampel
§ Syarat pengembalian sampel § Pencatatan sampel
§ Melakukan pemeriksaan kemasan sampel dengan teliti § Mengikuti validasi
sampel sesuai dengan SOP
§ Melaksanakan pengem-balian sampel dengan hati-hati
§ Melaksanakan pencatat-an sampel dengpencatat-an hati-hati § Menjelaskan teknik pemerikasaan kemasan sampel § Mendeskripsikan teknik validasi sampel § Menjelaskan syarat pengembalian sampel § Menjelaskan kriteria pencatatan sampel § Melaksanakan pemerik-saan kemasan sampel § Melaksanakan validasi sampel § Mempraktekkan pengembalian sampel § Melaksanakan pencatat-an sampel
3. Mengenal dan memilih
metode analisis § Sifat fisik dan kimia sampeldan formulir permintaan analit yang akan ditetapkan (para-meter analisis), diperiksa dengan seksama
§ Sampel dicocokkan dengan formulir untuk melihat karak-teristik sampel, parameter analisis dan tujuan analisis § Metode analisis ditetapkan sesuai dengan karakteristik sampel dan tujuan analisis mengikuti instruksi kerja
§ Sifat sampel § Parameter analisis § Kesesuaian parameter
dengan karakteristik sampel § Penetapan metode analisis
§ Memeriksa sifat sampel dan parameter analisis dengan teliti
§ Menyesuaikan para-meter dengan karakte-ristik sampel dengan tepat
§ Menetapkan metode analisis dengan tepat dan benar
§ Menganalisis sifat sampel dan parameter analisis § Menentukan parameter
dengan karakteristik sampel
§ Mendiskripsikan metode analisis
§ Memeriksa sifat sampel dan parameter analisis § Menyesuaikan parameter
dengan karakteristik sampel
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
4. Melaksanakan kuartering § Sampel dihomogenkandengan cara yang sesuai dengan jenis dan sifat sampel bersangkutan
§ Sampel yang telah homogen dibagi menjadi bagian yang lebih kecil mengikuti instruksi kerja untuk jenis-jenis sampel yang sesuai
§ Proses kuartering diteruskan sampai diperoleh jumlah sampel yang mencukupi untuk analisis
§ Teknik penghomogenan sampel
§ Teknik pembagian sampel § Penentuan jumlah sampel
yang layak analisis
§ Melakukan peng-homogenan sampel dengan sempurna § Melaksanakan
pem-bagian sampel dengan cermat dan teliti § Menentukan kelayakan
jumlah sampel sesuai keperluan analisis § Mendiskripsikan teknik penghomogenan sampel § Menjelaskan teknik pembagian sampel § Menjelaskan kelayakan jumlah sampel § Melaksanakan peng-homogenan sampel § Melaksanakan pembagi-an sampel § Menentukan kelayakan jumlah sampel
5. Menyiapkan sampel untuk analisis
§ Perlakuan awal terhadap sampel (dikeringkan, diawet-kan, digerus, dilarutdiawet-kan, dikeringkan, dan lain-lain) disesuaikan dengan sifat fisik sampel mengikuti ketentuan SOP
§ Sampel yang telah menjalani perlakuan awal dimasukkan ke dalam kemasan baru dan diberi label dan nomor yang sama dengan kemasan asal § Sampel sisa dalam kemasan
asal disimpan dalam sistem arsip untuk jangka waktu tertentu sesuai ketentuan perusahaan
§ Sampel yang siap dianalisis didistribusikan ke laborato-rium sesuai SOP
§ Perlakuan sampel § Pengemasan ulang sampel § Penyimpanan sisa sampel § Distribusi sampel
§ Melaksanakan perlaku-an awal terhadap sampel sesuai SOP § Melakukan pengemasan
ulang sampel dengan baik dan benar § Melaksanakan
penyim-panan sisa sampel se-suai ketentuan yang berlaku
§ Melaksanakan pendis-tribusian sampel sesuai SOP
§ Mendiskripsikan teknik perlakuan awal sampel § Mendiskripsikan
penge-masan ulang sampel § Mendiskripsikan teknik
penyimpanan sisa sampel § Mendiskripsikan teknik
pendistribusian sampel
§ Melaksanakan perlakuan awal terhadap sampel § Melakukan pengemasan
ulang sampel § Melaksanakan
penyim-panan sisa sampel § Melaksanakan
KOMPETENSI
: Membuat dan menstandarisasi larutan/pereaksi
KODE
: KA.LAB.D.007 A
DURASI PEMELAJARAN
:
180 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
1
2
2
1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk membuat larutan pereaksi, mengencerkan larutan, membuat larutan indikator, dan
standardisasi/restandardisasi larutan-larutan pereaksi untuk analisis rutin dan tidak rutin
2. Prosedur analisis atau instruksi kerja yang digunakan disesuaikan dengan jenis dan tingkat ketelitian larutan yang akan dibuat
3. SOP yang digunakan terutama yang berhubungan dengan K3 dan penanganan bahan kimia beracun dan berbahaya
4. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : peralatan gelas dan neraca analitik
5. Bahan : bahan standar primer sesuai dengan jenis larutan yang disiapkan atau distandardisasikan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Memilih danmengidentifi-kasi pereaksi §
Alat pelindung diri dikenakan sesuai dengan sifat dan tingkat bahaya bahan kimia yang akan ditangani § Jenis dan kualitas pereaksi
yang akan disiapkan ditentu-kan berdasarditentu-kan instruksi kerja
§ Pereaksi yang akan disiapkan diidentifikasi kondisi fisik dan kimianya mengikuti ketentuan SOP
§ Pereaksi yang tidak memiliki ciri kondisi yang sesuai dengan ketentuan SOP, di-singkirkan dan diberi label catatan ketidaksesuaian yang ada
§ Peralatan keselamatan kerja dalam menyiapkan pereaksi § Jenis dan kualitas pereaksi § Identifikasi pereaksi § Pemilahan pereaksi yang
kurang sesuai § Pemrosesan pereaksi
§ Memilih peralatan kese-lamatan kerja dalam menyiapkan pereaksi dengan tepat § Menentukan jenis dan
kualitas pereaksi berda-sarkan SOP
§ Mengidentifikasi pe-reaksi dengan teliti dan hati hati § Memilih pereaksi dengan tepat § Memproses pereaksi dengan benar § Mendeskripsikan peralat-an keselamatperalat-an kerja dalam menyiapkan pe-reaksi
§ Mendeskripsikan jenis dan kualitas pereaksi § Mendiskripsikan teknik identifikasi pereaksi § Mendiskripsikan teknik pemilahan pereaksi § Mendiskripsikan teknik pemrosesan pereaksi
§ Memilih dan mengguna-kan peralatan keselamat-an kerja dalam menyiap-kan pereaksi
§ Menentukan jenis dan kualitas pereaksi § Mengidentifikasi pereaksi § Memilah pereaksi yang
kurang sesuai
§ Melaksanakan pemroses-an pereaksi
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Pereaksi yang memiliki cirikondisi yang sesuai dengan SOP diproses lebih lanjut mengikuti ketentuan instruksi kerja
2. Menyiapkan larutan § Pelarut yang akan digunakan disesuaikan dengan instruksi kerja
§ Jumlah bahan yang diperlu-kan untuk membuat larutan, dihitung sesuai kebutuhan dan dicatat di dalam buku log laboratorium dan buku catat-an catat-analisis
§ Peralatan yang akan diguna-kan untuk membuat larutan dipilih sesuai instruksi kerja dan tingkat ketelitian yang dibutuhkan
§ Kualitas air suling (atau air kondensat, atau air bebas mineral) yang digunakan, diperiksa menggunakan konduktometer dan pH-meter § Teknik pelarutan bahan atau
pengenceran larutan induk dilaksanakan mengikuti ketentuan K3 dan instruksi kerja
§ Larutan :
-
Jenis dan sifat zat terlarut-
Jenis dan sifat pelarut-
Konsep Mol-
Konsentrasi Larutan-
Elekrolit, non elektrolit-
Keasaman-
Pembuatan larutan§ Memilih pelarut sesuai dengan jenis zat ter-larut dengan benar dan tepat
§ Menghitung kebutuhan zat terlarut dan pelarut dengan tepat dan teliti § Menyimpan larutan
sesuai dengan karakte-ristik larutan dengan tepat
§ Membuat larutan dengan tepat, benar, dan hati-hati
§ Mengelompokan jenis zat terlarut dan pelarut sesuai dengan karakteris-tiknya
§ Menentukan jenis pelarut yang digunakan sesuai dengan jenia zat terlarut § Menghitung konsentrasi § Menghubungkan Ar/Mr
dengan massa zat/mol, jumlah partikel § Mengubah satuan
konsentrasi larutan § Membandingkan larutan
elektrolit dan non elektrolit § Membuat larutan
§ Memilih pelarut sesuai dengan jenis zat terlarut § Menghitung kebutuhan
zat terlarut dan pelarut sesuai dengan konsen-trasi larutan
§ Menyimpan larutan se-suai dengan karakteristik larutan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
3. Menstandarisasi larutan § Bahan baku standar primerdipilih mengikuti jenis dan sifat larutan yang akan di-standardisasi
§ Peralatan yang akan diguna-kan untuk menstandardisasi larutan disesuaikan dengan tingkat ketelitian analisis dan jumlah volume yang akan di-gunakan
§ larutan bahan baku primer disiapkan pda tingkat keteli-tian satu tingkat lebih tinggi dari hasil akhir yang diperlu-kan
§ Indikator yang digunakan pada proses standardisasi dipilih berdasarkan sifat standardisasi dan disiapkan mengikuti SOP
§ Proses standardisasi dilaksa-nakan mengikuti ketentuan GLP
§ Semua data dicatat pada buku catatan analisis dengan cara yang benar
§ Larutan baku
§ Peralatan untuk standarisasi larutan baku
§ Larutan indikator
§ Teknik standarisasi larutan
§ Menentukan zat baku primer dan sekunder sesuai dengan SOP § Menyiapkan peralatan
standarisasi larutan baku dengan benar § Menggunakan peralatan
standarisasi larutan baku sesuai SOP § Memilih indikator yang
sesuai dengan sifat larutan yang distanda-risasi
§ Membuat larutan indi-kator sesuai SOP § Melaksanakan
standa-risasi larutan mengikuti ketentuan GLP § Mencatat data hasil
standarisasi dengan baik,rapi dan teliti
§ Mendeskripsikan zat baku primer dan sekunder § Menjelaskan peralatan
standarisasi larutan baku § Mendiskripsikan teknik
penggunaan peralatan standarisasi larutan baku § Mendeskripsikan
karak-teristik indikator § Mendeskripsikan teknik
standarisasi larutan
§ Menentukan zat baku primer dan sekunder § Menyediakan peralatan
standarisasi larutan baku § Menggunakan peralatan
standarisasi larutan baku § Memilih indikator yang
sesuai
§ Membuat larutan indika-tor
§ Melaksanakan standari-sasi larutan
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
4. Menghitung danmelapor-kan hasil standardisasi § Hasil pengukuran dalamproses standardisasi dihitung dengan cara yang benar untuk memperoleh hasil akhir yang diperlukan
§ Nilai ketidakpastian ditentu-kan berdasarditentu-kan tingkat ketelitian penyiapan proses standardisasi dan tingkat ketelitian skala alat ukur yang digunakan
§ Semua proses perhitungan dan hasil akhir dicatat dalam buku catatan analis
§ Hasil akhir, tanggal penyiapan larutan dan tanggal pelaksa-naan standardisasi dicatat dalam buku log laboratorium § Pada kemasan larutan yang
baru dibuat dan/atau baru distandardisasikan dibuatkan label sesuai ketentuan penu-lisan label (etiket pada kemasan pereaksi
§ Stokiometri
§ Pencatatan dan penggolahan data
§ Pengadministrasian data § Pelaporan
§ Mencatat data hasil standarisasi larutan dengan teliti dan tepat § Mengolah data hasil
standarisasi larutan dengan teliti dan tepat § Mengadministrasikan
data hasil standarisasi larutan dengan benar dan tepat
§ Membuat laporan dengan baik dan sesuai format laporan
§ Mendeskripsikan stoikio-metri
§ Mengaplikasikan konsep-konsep stokiometri § Mengolah data hasil
standarisasi larutan § Mengadministrasikan
data hasil standarisasi larutan
§ Mencatat data hasil standarisasi larutan § Mengolah data hasil standarisasi larutan § Mengadministrasikan
data hasil standarisasi larutan
KOMPETENSI
: Bekerja berdasarkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
KODE
: KA.LAB.D.008.A
DURASI PEMELAJARAN
:
80 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
1
1
1
2
1
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit kompetensi ini menjelaskan cara kerja yang aman sesuai dengan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dikuasai oleh
kandidat
2. Setiap personil diwajibkan untuk bertanggungjawab terhadap keselamatan dan kesehatan kerja dalam melaksanakan pekerjaan
3. Unit kompetensi ini dilaksanakan mengikuti prosedur, yang mencakup :
§
GLP
§
Standard operating procedures
§
Spesifikasi bahan
§
Spesifikasi limbah
§
Prosedur perusahaan
§
Peraturan keselamatan kerja
§
MSDS
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Membersihkan area kerja § Area kerja telah dibersihkansesuai prosedur
§ Tumpahan larutan, pereaksi atau bahan lain pada area kerja telah dibersihkan sesuai prosedur
§ Situasi yang tidak normal di-kenali, dicatat dan dilaporkan § Higienis area kerja dipelihara
§ Kebersihan lingkungan kerja
§ Higienis lingkungan kerja § Memelihara kebersihanlingkungan denga baik dan benar
§ Menangani situasi ling-kungan kerja dengan baik dan benar § Memelihara higienis
lingkungan dengan baik dan benar
§ Mendeskripsikan keber-sihan lingkungan kerja § Mendeskripsikan situasi
lingkungan kerja yang baik
§ Mendeskripsikan higienis lingkungan
§ Memelihara kebersihan lingkungan kerja § Menangani situasi
ling-kungan kerja
§ Memelihara higienis ling-kungan kerja
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
2. Mengikuti prosedurkese-lamatan kerja §§ Tanda bahaya dikenaliAlat-alat keselamatan kerja tersedia dan siap digunakan § Pereaksi dan bahan kimia
ber-bahaya diberi label dan di-tangani sesuai prosedur § Alat pelindung diri digunakan
sesuai persyaratan
§ Kecelakaan/insiden yang ter-jadi segera ditangani dan dilaporkan sesuai prosedur
§ Tanda bahaya keselamatan kerja
§ Alat keselamatan kerja § Pelabelan zat bahan kimia § Penanganan bahaya bahan
kimia
§ Penanganan Kecelakaan kerja
§ Menindak lanjuti tanda-tanda bahaya dalam ke-selamatan kerja di ling-kungan kerja dengan baik dan benar § Menggunakan alat
ke-selamatan kerja dengan benar dan tepat § Menangani bahaya
bahan kimia dalam ling-kungan kerja sesuai SOP
§ Menangani kecelakaan kerja di lingkungan kerja sesuai SOP
§ Mendeskripsikan tanda-tanda bahaya dalam ke-selamatan kerja § Mendiskripsikan alat
ke-selamatan kerja § Menjelaskan teknik
pe-nanganan bahaya bahan kimia
§ Menjelaskan teknik pe-nanganan kecelakaan kerja
§ Menindak lanjuti tanda-tanda bahaya dalam keselamatan kerja di lingkungan kerja § Menggunakan alat
ke-selamatan kerja § Menangani bahaya
bahan kimia dalam ling-kungan kerja
§ Menangani kecelakaan kerja di lingkungan kerja
3. Melaksanakan penangan-an limbah sesuai prosedur
§ Jenis dan bahan pencemar lingkungan dikenali § Metode kerja yang
memini-malkan limbah dipilih sesuai dengan kebutuhannya § Prosedur pembuangan limbah
diikuti ketidak sesuaian buangan limbah dilaporkan
§ Jenis dan bahan pencemar lingkungan
§ Jenis- jenis limbah di labora-torium kimia
§ Penanganan limbah di labo-ratorium kimia
§ Menentukan jenis dan bahan pencemar ling-kungan dengan baik dan tepat
§ Menentukan jenis-jenis limbah di laboratorium kimia dengan baik dan tepat
§ Menangani limbah labo-ratorium kimia sesuai dengan SOP
§ Mendeskripsikan jenis dan bahan pencemar lingkungan
§ Mendeskripsikan jenis-jenis limbah di laborato-rium kimia
§ Mendeskripsikan teknik penanganan limbah labo-ratorium kimia
§ Menentukan jenis dan bahan pencemar ling-kungan
§ Menentukan jenis-jenis limbah di laboratorium kimia
§ Menangani limbah labo-ratorium kimia
KOMPETENSI
: Melaksanakan analisis fisika non Instrumental
KODE
: KA.ANA.P.009 A
DURASI PEMELAJARAN
:
120 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
2
1
1
1
2
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit ini berlaku untuk melaksanakan analisis fisika penunjang analisis kimia tanpa menggunakan instrumen fisika analitik, meliputi
pengukuran kerapatan, kekentalan, temperatur, titik leleh, titik beku, titik nyala, titik bakar, dan kekerasan
2. Prosedur analisis atau instruksi kerja yang digunakan (disesuaikan dengan parameter yang akan dianalisis) dapat diperoleh dari
standar internasional, SNI,atau standar perusahaan
3. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : neraca analitik dan peralatan gelas
§
Peralatan pelaksanaan (disesuaikan dengan parameter yang dianalisis), a.l : hidrometer/densitometer, termometer,
viskosimeter, piknometer, dan jam henti (stop watch)
4. Bahan : bahan pembanding untuk parameter tertentu (disesuaikan dengan ketentuan prosedur kerja)
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Menyiapkan peralatan § Peralatan yang akandiguna-kan disiapdiguna-kan sesuai tingkat ketelitian dan parameter yang akan diukur/ditetapkan § Alat pelindung diri dikenakan
sesuai instruksi kerja pelaksa-naan pengukuran atau peng-ukuran/penetapan parameter yang diperlukan
§ Kondisi penunjang analisis disiapkan sesuai ketentuan instruksi kerja
§ Pengukuran dan satuan § Ketelitian dan parameter alat
ukur
§ Alat keselamatan kerja dalam pengukuran
§ Pengkondisi lingkungan analisis
§ Menentukan ketelitian dan parameter alat ukur dengan tepat dan teliti § Menggunakan alat ukur
dengan tepat § Menggunakan alat
ke-selamatan kerja dalam pengukuran sesuai SOP § Menentukan kondisi
parameter lingkungan analisis dengan tepat dan teliti
§ Mendeskripsikan pengu-kuran dan satuan § Mendeskripsikan
keteliti-an dketeliti-an parameter alat ukur
§ Mendeskripsikan jenis alat keselamatan kerja yang digunakan dalam pengukuran
§ Mendeskripsikan kondisi parameter lingkungan analisis
§ Menentukan ketelitian dan parameter alat ukur § Menggunakan alat ukur
sesuai dengan ketelitian dan parameternya § Menggunakan alat
kese-lamatan kerja dalam pengukuran § Menentukan kondisi
parameter lingkungan analisis
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Kondisi penunjang yang tidakbisa dihadirkan dan menyim-pang dari ketentuan harus dicatat dan dilaporkan ke atasan
2. Menyiapkan sampel § Sampel yang akan dianalisis diperiksa dan dicocokkan dengan ketentuan perusahaan atau instruksi kerja
§ Sampel yang tidak memenuhi persyaratan dicatat dan di-laporkan ke atasan § Sampel disiapkan mengikuti
ketentuan instruksi kerja
§ Penyiapan dan pemeriksaan
sampel §
Menyiapkan sampel dengan baik dan benar § Memeriksa sampel
dengan tepat dan teliti
§ Mendeskripsikan teknik penyiapan sampel § Mendeskripsikan pemeriksaan sampel § Menyiapkan sampel § Memeriksa sampel
3. Melakukan pengujian § Status kalibrasi alat ukur di-periksa dan buku catatan laboratorium, buku log per-alatan, atau label pada alat ukur
§ Proses pengukuran parameter uji dilaksanakan mengikuti prosedur kerja untuk para-meter uji bersangkutan § Hasil pengukuran dibaca dan
dicatat dalam buku catatan analisa mengikuti ketentuan angka penting dan diulang tiga kali
§ Kalibrasi alat ukur § Konsep angka penting § Pengukuran dalam analisi
fisika non instrumental
§ Melakukan kalibrasi alat ukur sesuai dengan SOP § Menentukan teknik
kali-brasi alat ukur sesuai dengan SOP § Menentukan angka
penting yang akan di-gunakan dalam kalibrasi alat ukur dengan tepat § Melakukan pengujian
dalam analisi fisika non instrumental sesuai SOP
§ Mendeskripsikan teknik kalibrasi alat ukur § Mendeskripsikan konsep
angka penting § Mendeskripsikan teknik
pengukura dalam analisi fisika non instrumental
§ Melakukan kalibrasi alat ukur
§ Menentukan teknik kali-brasi alat ukur § Menentukan angka
penting yang akan di-gunakan dalam kalibrasi alat ukur
§ Melakukan pengujian dalam analisi fisika non instrumental
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
4. Menghitung danmelapor-kan hasil uji § Hasil akhir dihitung dari hasilpengukuran ulangan § Nilai ketidakpastian dihitung
dari penyimpangan kondisi penunjang atau dari deviasi pengukuran ulangan § Hasil akhir dicatat dalam buku
log laboratorium dan formulir analisis dengan memperhati-kan ketentuan angka penting § Hasil uji dilaporkan sesuai
instruksi kerja
§ Pencatatan dan penggolahan Data hasil analisis
§ Pengadministrasian data hasil analisis
§ Pelaporan data hasil analisis
§ Mencatat data hasil analisis dengan teliti dan tepat
§ Mengolah data hasil analisis dengan teliti dan tepat
§ Mengadministrasikan data hasil analisis dengan benar dan tepat § Membuat laporan hasil
analisis dengan baik dan sesuai format laporan
§ Mengolah data hasil analisis
§ Mengadministrasikan data hasil analisis
§ Mencatat data hasil analisis
§ Mengolah data hasil analisis
§ Mengadministrasikan data hasil analisis § Membuat laporan hasil
KOMPETENSI
: Melaksanakan analisis gravimetri
KODE
: KA.ANA.U.010.A
DURASI PEMELAJARAN
:
330 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
2
1
2
1
2
1
1
KONDISI KINERJA
1. Unit kompetensi ini digunakan untuk melaksanakan metode analisis gravimetri pada aktivitas analisis rutin
2. Melaksanakan prosedur analisis harus mengikuti ketentuan instruksi kerja
3. Buku manual yang berlaku adalah buku manual peralatan yang digunakan untuk pelaksanaan analisis
4. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum : neraca analitik, kaca arloji atau botol timbang, peraltan gelas, pipet tetes, corong, kertas saring
§
Peralatan khusus : bunsen, maker, oven, tanur, desikator, ruang asam
5. Bahan : bahan pelarut yang sesuai dengan sampel yang dianalisis, pereaksi pengendap, dan bahan pencuci yang mengandung
ion sekutu dengan endapan yang dicuci
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Mempersiapkan analisis § Instruksi kerja disimak untukmendapatkan informasi para-meter yang akan ditetapkan dan tingkat ketelitian yang di-perlukan
§ Kondisi fisik sampel diperiksa dan diamati untuk menge-tahui kemungkinan terjadinya penyimpangan dari ketentuan perusahaan
§ Sampel yang tidak memenuhi persyaratan perusahaan, dicatat dan dilaporkan ke atasan
§ Intruksi kerja
§ Parameter dan ketelitian § Sifat fisik dan karakteistik
sampel
§ Persyaratan sampel § Peralatan dan bahan untuk
analisis
§ Peralatan keselamatan kerja dalam analisis
§ Pengukuran dan penimbang-an sampel
§ Melaksanakan instruksi kerja sesuai dengan SOP
§ Menentukan parameter dan ketelitian sesuai dengan SOP
§ Menentukan sifat fisik dan karakteristik sampel sesuai dengan SOP § Menerapkan persyarat-an sampel sesuai dengan SOP § Mendeskripsikan instruksi kerja § Mendeskripsikan para-meter dan ketelitian § Mendeskripsikan sifat
fisik dan karakteristik sampel
§ Mendeskripsikan persya-ratan sampel
§ Mendeskripsikan peralat-an dperalat-an bahperalat-an untuk analisis
§ Melaksanakan instruksi kerja
§ Menentukan parameter dan ketelitian
§ Menentukan sifat fisik dan karakteristik sampel § Menerapkan persyaratan sampel § Menggunakan peralatan untuk analis § Menggunakan bahan analisis
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
§ Peralatan analisis, pelarut,pereaksi dan alat pelindung diri disiapkan mengikuti ketentuan SOP
§ Sampel ditimbang atau diukur dalam jumlah sesuai ketentu-an instruksi kerja (IK)
§ Menggunakan peralatan untuk analisis sesuai dengan SOP § Menggunakan bahan
analisis sesuai dengan SOP
§ Menggunakan peralatan keselamatan kerja dalam analisis dengan tepat dan benar § Mengukur dan
me-nimbang sampel dengan teliti dan tepat
§ Mendeskripsikan peralat-an keselamatperalat-an kerja dalam analisis § Mendeskripsikan peng-ukuran/ penimbangan sampel § Menggunakan peralatan keselamatan kerja dalam analisis
§ Mengukur dan me-nimbang sampel
2. Melaksanakan analisis
gravimetri §
Teknik analisis yang akan di-laksanakan dipilih berdasar-kan instruksi kerja
§ Penyiapan sampel disesuaikan dengan sifat sampel dan di-laksanakan mengikuti instruksi kerja
§ Pengaturan proses pengen-dapan atau penguapan dilak-sanakan mengikuti ketentuan instruksi kerja
§ Proses penyaringan dan pen-cucian endapan disesuaikan dengan sifat endapan dan dilaksanakan mengikuti instruksi kerja
§ Proses pemantapan endapan akhir (dikeringkan, diovenkan atau dipijarkan) dilaksanakan sesuai instruksi kerja § Penimbangan bobot akhir
di-laksanakan mengikuti instruksi kerja atau ketentuan perusahaan
§ Instruksi Kerja § Penyiapan sampel
§ Sifat dan karakteristik sampel § Pengaturan Proses analisis (
pelarutan, pengendapan, penyaringan, pencucian, pengeringan, pembakaran, penimbangan) § Melaksanakan instruksi kerja § Menyiapkan sampel § Menentukan sifat dan
karakterik sampel § Melaksanakan analisis gravimetri § Mendeskripsikan instruksi kerja § Mendeskripsikan teknik penyiapan sampel § Mendeskripsikan sifat dan
karakterik sampel § Mendeskripsikan teknik pengaturan analisis § Melaksanakan instruksi kerja § Menyiapkan sampel § Menentukan sifat dan
karakterik sampel § Melaksanakan analisis
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
3. Mencatat dan melaporkanhasil analisis § Semua proses pengukurandalam pelaksanaan analisis dicatat dalam buku catat-an nalis
§ Hasil penimbangan di-hitung untuk mendapatkan hasil akhir yang diperlukan § Penimbangan sampel awal,
penimbangan sisa endapan, dan hasil akhir dicatat dalam buku log laboratorium dengan cara yang benar
§ Hasilanalisis gravimetri dituliskan ke dalam format hasil dan dilaporkan
§ Pencatatan dan pengolahan data hasil analisis
§ Pengadministrasian data hasil analisis
§ Pelaporan data hasil analisis
§ Mencatat data hasil analisis dengan teliti dan tepat
§ Mengolah data hasil analisis dengan teliti dan tepat
§ Mengadministrasikan data hasil analisis dengan benar dan tepat § Membuat laporan hasil
analisis dengan baik dan sesuai format laporan
§ Mengolah data hasil analisis
§ Mengadministrasikan data hasil analisis
§ Mencatat data hasil analisis
§ Mengolah data hasil analisis
§ Mengadministrasikan data hasil analisis § Membuat laporan hasil
KOMPETENSI
: Melaksanakan analisis spektrofotometri UV/Visible
KODE
: KA.ANA.U.011 A
DURASI PEMELAJARAN
:
100 Jam @ 45 menit
A
B
C
D
E
F
G
LEVEL KOMPETENSI KUNCI
2
1
1
2
2
1
2
KONDISI KINERJA
1. Unit kompetensi ini menjelaskan pekerjaan analisis sampel uji secara rutin yang dapat dilakukan oleh personil laboratoriym
menggunakan metode spektrofotometer UV/Visible
2. Dalam melaksanakan prosedur analisis dan membuat kesimpulan hasil analisis harus sesuai dengan instruksi kerja, prosedur K3
dan GLP
3. Peralatan yang digunakan :
§
Peralatan umum lab. Kimia analitik seperti labu takar, pipet, neraca analitik dan peralatan gelas lainnya
§
Peralatan khusus : spektrofotometer UV/Visible
4. Bahan yang digunakan adalah standar analit, pereaksi, dan pelarut yang sesuai dengan sampel yang dianalisis
MATERI POKOK PEMELAJARAN
SUB KOMPETENSI
KRITERIA KINERJA
LINGKUP BELAJAR
SIKAP
PENGETAHUAN
KETERAMPILAN
1. Persiapan sampel danstandar § Bahan yang akan di uji di-identifikasi sesuai instruksi kerja (IK) dan syarat keselamatan kerja. § Uraian atau keterangan
sampel dicatat
§ Sampel disiapkan dan dibuat sesuai IK
§ Pereaksi yang diperlukan di-pilih sesuai IK
§ Larutan standar dibuat sesuai instruksi kerja
§ Instrumentasi dipasang dan dikondisikan siap untuk analisis sesuai IK
§ Intruksi kerja
§ Sifat fisik dan karakteristik sampel
§ Persyaratan dan penyiapan sampel
§ Peralatan dan bahan untuk analisis
§ Pengkondisian alat instru-mentasi
§ Melaksanakan instruksi kerja sesuai dengan SOP
§ Menentukan sifat fisik dan karakteristik sampel sesuai dengan SOP
§ Menerapkan persyarat-an sampel sesuai dengan SOP
§ Menggunakan peralatan untuk analisis sesuai dengan SOP § Menggunakan bahan
analisis sesuai dengan SOP
§ Mendeskripsikan instruksi kerja
§ Mendeskripsikan sifat fisik dan karakteristik sampel
§ Mendeskripsikan persya-ratan sampel
§ Mendeskripsikan peralat-an dperalat-an bahperalat-an untuk analisis
§ Mendeskripsikan teknik pengkondisian instrumen
§ Melaksanakan instruksi kerja
§ Menentukan sifat fisik dan karakteristik sampel § Menerapkan persyaratan sampel § Menggunakan peralatan untuk analis § Menggunakan bahan analisis § Mengoperasikan instrumen § Mengoperasikan instrumen