• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 205/PHPU.D-VIII/2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 205/PHPU.D-VIII/2010"

Copied!
133
0
0

Teks penuh

(1)

d

MAHKAMAH KONSTITUSI

REPUBLIK INDONESIA

---

RISALAH SIDANG

PERKARA NOMOR 205/PHPU.D-VIII/2010

PERIHAL

PERMOHONAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN

UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA

DAERAH KABUPATEN KARO

ACARA

MENDENGAR JAWABAN TERMOHON,

KETERANGAN PIHAK TERKAIT, DAN PEMBUKTIAN

(II)

J A K A R T A

(2)

MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

--- RISALAH SIDANG

PERKARA NOMOR 205/PHPU.D-VIII/2010 PERIHAL

Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Karo

PEMOHON

Riemenda Ginting dan Aksi Bangun TERMOHON

KPUD Kabupaten Karo ACARA

Mendengar Jawaban Termohon, Keterangan Pihak Terkait, dan Pembuktian (II)

Senin, 22 November 2010, Pukul 14.00 - 15.37 WIB Ruang Sidang Panel Gedung Mahkamah Konstitusi RI, Jl. Medan Merdeka Barat No. 6, Jakarta Pusat

SUSUNAN PERSIDANGAN

1) M. Akil Mochtar (Ketua)

2) Muhammad Alim (Anggota)

3) Hamdan Zoelva (Anggota)

(3)

Pihak yang Hadir: Pemohon:

- Riemenda Ginting - Aksi Bangun

Kuasa Hukum Pemohon: - Ikhwaluddin Simatupang - Rosian Sinulingga

- Hasan Lumban Raja - Sugianto SP Nadeak

- Ali Rahmansyah Putra Piliang Saksi Pemohon:

- Faisal Andry Karo Sekali - Yusna Delphina - Sakti Tarigan - Salmon Ginting - Jamta Purba - Gembira Ginting - Jason Tarigan - Rosiani BR Kembaren - Merida BR Sembiring - Daniel Sembiring Termohon:

- Jesaya H. Pulungan (Anggota Komisioner KPU Kab. Karo) - Abdul Hakim Daulay (Staf KPU Kab. Karo)

Kuasa Hukum Termohon: - Nazrul Ichsan Nasution - Sedarita Ginting

- Rangga Budiantara - Nur Alamsyah Saksi Termohon: - Kebun Ginting Manik - Salim Bangun

(4)

Pihak Terkait 1: - Terkelin Brahmana

Kuasa Hukum Pihak Terkait 1: - J. Ginting Soeka

- Soejono

Kuasa Hukum Pihak Terkait 2: - Sigit Herman Binaji

- Putra Kaban - Sattu Pali - Brodus

- Nuriaty Sitompul - Arnold V. Purba

(5)

1. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sidang dalam Perkara Nomor 205/PHPU.D-VIII/2010, Perselisihan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Karo, saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum.

Saudara Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait, hari ini kita melanjutkan pemeriksaan untuk perkara Pemilukada Tanah Karo…, Kabupaten Karo, sesuai dengan agenda persidangan kita kemarin, hari ini kita akan memeriksa Saksi dari Pemohon dengan juga keterangan dari Pihak Terkait dari DR. H.C. Kena Ukur Karo Jambi ya, betul ya? Jadi Pihak Terkait yang satu lagi di sebelah mana? Sana? Kan ada 2 ini. 2. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: J. GINTING SOEKA SOEKA

Ya, saya Yang Mulia. 3. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Yang dari dokter…,

4. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: J. GINTING SOEKA Robert Valentino, Yang Mulia.

5. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Duduknya sebelah sana ya? Karena Pihak Terkait sebenarnya berbeda anu nya, kepentingannya? Pihak Terkait Permohon Bapak? Di sebelah Pemohon saja kalau Pihak Terkait ini karena dia pemenang kan begitu? Jadi beda kepentingannya ya, supaya enak juga, karena nanti yang digugat kan Termohon, sementara sebelahnya Termohon, nanti berantem pula di situ kan?

6. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: J. GINTING SOEKA Terima kasih, Yang Mulia.

SIDANG DIBUKA PUKUL 14.00 WIB

(6)

7. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Pindah saja situ, jadi kasih kursi juga Bapak, mungkin Lawyer kan ini banyak mungkin salah satu atau dua mengalah di belakang kasih dulu kesempatan itu satu. Sama Pihak Terkait tapi kepentingan hukumnya berbeda itu, karena beda anu nya beda kepentingan hukumnya, hampir sama dengan Pemohon soalnya dia si Pihak Terkait yang dari siapa? Dokter apa?

8. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: J. GINTING SOEKA Robert Valentino, Yang Mulia.

9. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, Robert Valentino.

Kemarin Pihak Terkait sudah ya memberikan keterangan ya, waktu sidang yang lalu? Sudah tertulis kan sudah?

10. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: J. GINTING SOEKA Sudah, Yang Mulia.

11. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Hanya Pihak Terkait dari apa ini? Kena Ukur ya? Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Kemudian Pemohon, saksi sudah siap berapa?

12. KUASA HUKUM PEMOHON: HASAN LUMBA RAJA

Terima kasih, Yang Mulia, dalam kesempatan ini kami sudah siapkan 10 saksi, Yang Mulia.

13. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

10? Kemudian Termohon?

14. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Terima kasih, Yang Mulia, Termohon pada hari ini menghadirkan 4 orang saksi.

15. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

4, ya lah, kemarin saya kasih 15 tapi hadir 10 kan begitu? Kan kemarin saya kasih 15 kan?

(7)

16. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Ya, Yang Mulia tapi karena kendala transportasi, 10. 17. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya lah, enggak apa-apa 10 dulu, Pihak Termohon saya suruh hadir 5 kemarin ya?

18. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING 10, Yang Mulia.

19. KETUA: M. AKIL MOCHTAR 10, hadir 4?

20. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Besok 2.

21. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya enggak apa-apa, tinggal yang belum memberikan keterangan

kemarin Pihak Terkait dari Kena Ukur ini, apa mau dianggap sudah diserahkan saja atau mau ada hal yang disampaikan lagi?

22. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJIBINAJI

Terima kasih, Majelis yang kami Muliakan, selaku Kuasa Hukum Pihak Terkait pasangan nomor urut 9, tadi sebelum persidangan saya dan rekan-rekan sudah menyerahkan keterangan tertulis ke pihak Panitera, namun demikian di dalam persidangan yang terhormat ini, saya dan kawan-kawan akan membacakan pokok-pokoknya saja dan petitumnya begitu dari keterangan tersebut untuk menyingkat waktu sebelum saksi-saksi diperiksa.

23. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, ini sudah disampaikan ke pihak-pihak belum? Sudah ya? Baik, jadi inti-intinya saja lah yang Saudara tolak dari dalil permohonan itu yang sepanjang menyangkut kepentingan Pihak Terkait nomor 9, kan begitu?

(8)

24. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJIBINAJI

Baik, baik.

25. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jangan juga membela Pihak Terkait yang lain kan? Karena sudah kuitansinya kan khusus nomor 9 saja kan? Itu saja, jadi inti-intinya, kalau petitumnya kan pastilah yang paling penting menolak permohonan Pemohon kan selesai, cuma itu ya permohonan Pihak Terkait itu?

Ya, silakan.

26. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJIBINAJI

Terima kasih, ada 13 halaman, selaku Kuasa nomor urut pasangan 9, Jakarta 22 November 2010, kepada Yang Terhormat Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (…)

27. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Enggak usah lagilah itu.

28. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Jalan Merdeka Barat Nomor 6, Jakarta Pusat.

29. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Enggak usah, langsung saja. Pokoknya saja.

30. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Saya langsung akan bacakan yang terkait nomor…, halaman 8 tentang politik uang pasangan calon nomor urut 9 (…)

31. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, itu gimana?

32. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Beserta tim pemenangan, halaman 8.

(9)

33. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, apa benar apa ditolak itu?

34. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Ditolak dengan tegas dan seluruhnya.

Bahwa Pihak Terkait menolak dengan tegas dalil Pemohon bahwa Pihak Terkait telah mempengaruhi dan mengajak pemilih agar memilih pasangan calon nomor urut 9 dengan cara membagi-bagikan uang kepada pemilih sebesar Rp 50.000,00 dan Rp 100.000,00 serta membagi-bagikan barang berupa sembilan bahan pokok kepada para pemilih berdasarkan pengelompokkan TPS di seluruh desa Kelurahan Kabupaten Karo, dan mengakibatkan penambahan perolehan suara bagi pasangan calon nomor urut 9 sebanyak kurang lebih 5.000 suara.

Pihak Terkait dan tim sukses tidak pernah melakukan politik uang sebagaimana yang dituduhkan oleh Pemohon, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

35. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Oke. Soal (…)

36. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Tentang permohonan…, tentang Termohon telah meloloskan (…) 37. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tentang syarat pendidikan.

38. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Syarat pendidikan.

39. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Apa dari (…)

40. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Bahwa Pihak Terkait menolak dengan tegas dalil Pemohon bahwa Termohon telah meloloskan Pihak Terkait pasangan calon nomor urut 9 yang tidak memenuhi syarat pendidikan.

(10)

tahap persiapan pendaftaran pasangan calon yang keberatannya diajukan pada saat Termohon melakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap data-data pasangan calon nomor urut 9. Akan tetapi hal tersebut tidak dilakukan oleh Pemohon sehingga verifikasi administrasi dan faktual yang dilakukan oleh Termohon sudah benar adanya.

Bahwa tidak benar dalil Pemohon yang menyatakan Termohon telah meloloskan pasangan calon nomor urut 9 yang tidak memenuhi syarat pendidikan minimal SLTA. Sebab pada saat pendaftaran pasangan calon dibuka dan Pihak Terkait mendaftarkan diri sebagai pasangan calon dalam Pemilukada dan wakil tahun 2010 di Kabupaten Karo, Pihak Terkait telah menyertakan data-data persyaratan administratif yang ditentukan oleh undang-undang dan peraturan KPU, dimana salah satu syarat diantaranya adalah asli surat keterangan pengganti ijazah SMK atas nama Pihak Terkait Dr. (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dan salinan kopi ijazah SMA dan ijazah sarjana atas nama Pihak Terkait Terkelin Brahmana, S.H., yang telah dilegalisir dan telah diserahkan kepada KPU Kabupaten Karo, sebagaimana surat KPU Kabupaten Karo Nomor 39/ (…)

41. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya dan seterusnyalah.

42. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI

Dan seterusnya.

43. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi, intinya kan bahwa syarat pendidikan itu telah memenuhi syarat.

44. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Telah memenuhi syarat.

45. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sesuai dengan Pasal 106. Kan gitu. Undang-Undang 32 Tahun 2004 dan seterusnya. Dan Pasal 74. Yang lain itu, pekerjaan Termohon itu. Soal penyelenggaraan. Ya toh?

46. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI Ya, kami langsung ke petitum, Majelis.

(11)

Berdasarkan uraian dan fakta hukum di atas, dengan ini Pihak Terkait mohon kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang memeriksa dan memutus perkara perselisihan ini untuk memberikan putusan yang amarnya sebagai berikut; dalam eksepsi, menerima eksepsi Pihak Terkait untuk seluruhnya, menyatakan Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara a quo, menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima.

Dalam pokok perkara, menolak permohonan keberatan Pemohon untuk seluruhnya, menyatakan sah dan berlaku berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Karo Tahun 2010 tanggal 2 November 2010, atau apabila Mahkamah berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya, ex aquo et bono.

Hormat kami Kuasa Hukum Pihak Terkait. 47. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Baik. Kuasa Hukum Pihak Terkait nomor 9 ya?

48. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: SIGIT HERMAN BINAJIBINAJI

Nomor urut 9.

49. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jangan lupa sebut nomornya. Nanti juga Pihak Terkait yang lain ya. Kan gitu.

Baik, saksi saya cek dulu. Saksi Pemohon Faisal Andry Karo Sekali ada? Yusna Delphina ada? Ir. Sakti Tarigan, Salmon Ginting, Jamta Purba, Gembira Ginting, Jason Tarigan, Rosiani BR Kembaren, Merida BR Sembiring, Daniel Sembiring.

Termohon Saksinya sudah siap? Ada?

50. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Ada, Yang Mulia.

51. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Hanya 4 ya? Tapi ini KPPS semua ya?

52. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Benar, Yang Mulia.

(12)

53. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi KPPS itu tidak disumpah. Nah, Saksi yang saya sebut namanya tadi, yang agama Kristen angkat tangan, berapa orang? Kristen 6, 7, 8 ya eh 6…, 7. Yang Katolik 1, Islam.

Yang beragama Kristen dulu maju ke depan, mau diambil janjinya atau jadi satu sama Katolik juga boleh jadi satu, Rohaniawan dua-duanya maju ya, berbaris ya, ke samping ya, yang Katoliknya sana, yang Ibu itu ya di belakang, ya tangannya yang Kristen Protestan ini, yang Katolik 3, ya kalau yang Katolik 3, kalau yang Protestan 2. Ikuti lafal janji yang dituntun oleh Pak Hamdan, silakan Pak.

54. HAKIM ANGGOTA: HAMDAN ZOELVA Ikuti lafal janji yang saya ucapkan.

Saya berjanji sebagai Saksi akan menerangkan yang sebenarnya tidak lain dari yang sebenarnya, semoga Tuhan menolong saya.

55. SAKSI PEMOHON DAN TERMOHON DISUMPAH OLEH HAKIM: HAMDAN ZOELVA

Saya berjanji sebagai Saksi akan menerangkan yang sebenarnya tidak lain dari yang sebenarnya semoga Tuhan menolong saya.

56. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, kembali ke tempat duduk yang tadi, kemudian yang beragama Islam maju ke depan, ya ikuti lafal sumpah.

57. HAKIM ANGGOTA: HAMDAN ZOELVA Ikuti lafal sumpah yang saya ucapkan.

Bismillahirohmannirohim, demi Allah saya bersumpah sebagai Saksi akan menerangkan yang sebenarnya tidak lain dari yang sebenarnya, terima kasih.

58. SAKSI PEMOHON DAN TERMOHON DISUMPAH OLEH HAKIM: HAMDAN ZOELVA

Bismillahirohmannirohim, demi Allah saya bersumpah sebagai Saksi akan menerangkan yang sebenarnya tidak lain dari yang sebenarnya.

59. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, silakan duduk.

(13)

Ya, Saudara-Saudara Saksi ya, Saudara-Saudara ini sudah berjanji, sudah bersumpah menurut agama masing-masing, saya ingatkan kepada Saudara-Saudara untuk memberikan keterangan yang benar, apa yang dialami sendiri, apa yang dilihat sendiri, kalau mendengar bilang mendengar ya, karena kalau Saudara memberikan keterangan tidak benar, Saudara-Saudara bisa dituntut atas keterangan yang tidak benar itu dengan tuntutan sumpah palsu, Saudara-Saudara bisa ditahan, nanti enggak pulang lagi ke Tanah Karo sana, oleh sebab itu harus kasih keterangan yang benar, kalau tidak tahu ya tidak tahu, karena pengadilan ini juga memutus berdasarkan keterangan Saudara-Saudara sebagai Saksi.

Ya, yang kedua tentu dituntut sama Tuhan Yang Maha Esa nanti, karena sudah berjanji, sudah bersumpah itu atas nama Tuhan semua itu.

Baik langsung saja keterangannya enggak usah banyak cerita itu ini, jadi langsung apa yang Saudara lihat, apa yang mau Saudara terangkan itu.

Saya mulai Saudara Faisal Andry Karo Sekali, jadi Karonya cuma sekali saja ya? Ya, itu coba mic-nya, ya lagi agak dekat itu.

60. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Kejadiannya tanggal 26 Oktober 2010, tepatnya jam 10.00, Yang Mulia.

61. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tanggal?

62. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI 26 Oktober.

63. KETUA: M. AKIL MOCHTAR 2010?

64. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI 2010.

65. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, jam?

(14)

66. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Jam 5 sore-sore.

67. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sore-sore?

68. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

69. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Di mana itu?

70. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Di Dolatrayat, Kecamatan Dolatrayat, Brastagi.

71. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dolatrayat itu kecamatan apa desa? Jangan dipencet-pencet, tanganmu enggak usah megang itu, tangannya suka kesana kemari sambil ngomong, soalnya jadi biar saja situ, ngomong saja gitu loh, jadi di Desa Dolatrayat Kecamatan Dolatrayat? Itu kau pegang terus, jangan dipegang, ya sudah, tangan enggak usah bicara, mulut saja bicara, itu biar saja itu. Apa yang terjadi itu?

72. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Saya dikasih bingkisan berupa sembako.

73. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Dikasih bingkisan?

74. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, Yang Mulia.

75. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sembako?

(15)

76. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

77. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Isinya apa sembako itu?

78. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Berupa gula, beras, minyak.

79. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Berapa banyak?

80. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Sekitar sekilo-sekilo Yang Mulia.

81. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sekitar sekilo-sekilo, yang kasih siapa?

82. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Dari tim pemenangan nomor 1 Muhamaddin Sinaga. 83. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Namanya Muhamaddin Sinaga, dia tim sukses nomor 1? 84. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Ya.

85. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Saudara tahu dia tim sukses nomor 1, bagaimana caranya? 86. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Sebab dia sebelumnya, saya tahu dia kampanye-kampanye ikut nomor 1, Yang Mulia.

(16)

87. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nah, waktu kasih sembako itu, dia bilang apa sama kamu? 88. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Ini dari nomor 1 gitu, Yang Mulia. 89. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Terus?

90. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Supaya untuk menyoblos nomor 1 tadi.

91. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya lah, ada dia suruh gitu?

92. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ada, Yang Mulia.

93. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Suruh nyoblos nomor 1 katanya?

94. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, Yang Mulia.

95. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Itu berapa hari sebelum coblos itu? Nyoblos tanggal berapa? 96. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Tanggal 27, Yang Mulia. 97. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(17)

98. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

99. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Saudara terima 26?

100. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI 26.

101. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Terus? Selain Saudara, ada yang lain enggak dikasih, yang Saudara lihat?

102. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ada, Yang Mulia.

103. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Siapa?

104. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Rusli.

105. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Rusli, siapa lagi?

106. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Udin, ada banyak Yang Mulia, saya enggak ingat lagi, sekitar 55 orang.

107. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Itu di 1 tempat pembagiannya?

108. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Kebetulan di belakang rumah saya.

(18)

109. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oh, pertemuannya di rumah Saudara ini, di belakang rumahnya? 110. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Di belakang rumah, kebetulan di belakang rumah itu ada kontrakan saya, Yang Mulia.

111. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada kontrakan?

112. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

113. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi juragan kontrak juga ya, banyak kontrakan itu di belakang situ?

114. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, betul Yang Mulia.

115. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi dikumpul di situ sembakonya?

116. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, Yang Mulia.

117. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dibagi dengan orang-orang? (…)

118. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Dibagi.

119. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(19)

120. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, Yang Mulia.

121. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Paketnya sama semua?

122. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Semua sama.

123. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Lalu besoknya Saudara milih nomor 1 enggak?

124. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Tidak, Yang Mulia.

125. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Kenapa?

126. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI

Karena saya tidak cocok begitu dengan dia, tidak kurang yakin (…)

127. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tidak cocok ya?

128. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

129. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi sembakonya kok kau ambil enggak?

130. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Saya terima, Yang Mulia.

(20)

131. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya lah, tapi cucuknya enggak kan begitu, sembako di ambil. Nah itu di TPS berapa milihnya?

132. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI TPS 4, Yang Mulia.

133. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

TPS 4?

134. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

135. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Yang menang di TPS 4 itu nomor berapa?

136. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Nomor 1, Yang Mulia.

137. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nomor 1, itu garamin laut berarti ya? Yang kasih? 138. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Yang kasih nyucuk semua ke 1, Yang Mulia.

139. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, nomor 1 kan ngasih, sementara Saudara sendiri enggak nyucuk nomor 1?

140. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Enggak Yang Mulia.

141. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Nomor berapa rupanya?

(21)

142. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Mungkin tidak etnis saya bilang di sini, Yang Mulia. 143. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tidak etnis? Tidak etis?

144. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, tidak etis.

145. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kalau etnis lain lagi urusannya, jadi jangan salah-salah, atau di Karo sana enggak etis namanya jadi enggak etnis gitu? Begitu ya? Gitu ya, tapi nomor 1 yang menang?

146. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Nomor 1, Yang Mulia.

147. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Berapa TPS di desamu itu?

148. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ada 4 TPS, Yang Mulia.

149. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

4 TPS? 4 TPS itu nomor 1 semua yang menang? 150. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya.

151. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Semuanya?

152. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Semua.

(22)

153. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Terus sembakonya kemana sekarang?

154. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Ya, sudah dipakai Yang Mulia, sudah habis.

155. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya lah terima sembako mau, sudah dimakan tapi milih enggak kan begitu, tapi itu terserahlah, itu hak masing-masing, cukup ya?

156. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Cukup, Yang Mulia.

157. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Hanya itu saja, hanya soal sembako itu, duit enggak ada dikasih duit?

158. SAKSI DARI PEMOHON: FAISAL ANDRY KARO SEKALI Tidak ada, Yang Mulia.

159. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kurang tambah duit limpul gitu, Rp 50.000,00 duitnya.

Baik, berikutnya Saudari Yusna Delphina ya, apa yang Ibu mau terangkan?

160. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Ya, terima kasih Bapak Yang Mulia, terlebih dahulu saya menerangkan, saya ini adalah seorang pendidik, saya seorang guru, saya seorang PNS, jadi (….)

161. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Guru dimana Ibu?

162. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Di SMP Negeri 2 Kabanjahe, Yang Mulia.

(23)

163. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kabanjahe ya?

164. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Ya.

165. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tinggalnya dimana?

166. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Tinggalnya di Kabangjahe juga, Yang Mulia. 167. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Enggak, maksudnya jalan, alamat.

168. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Di jalan Mariam Ginting, Gg. Mariam Ginting Nomor 10 A, Sipangkatempul, Kabangjahe, Yang Mulia.

169. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Jalan Mariam Ginting ya?

170. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Ya.

171. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nah, apa yang Ibu mau terangkan? 172. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Pada tanggal 28 Oktober yang lalu, 1 hari setelah berlalunya Pilkada Karo (…)

173. KETUA: M. AKIL MOCHTAR 1 hari setelah mencoblos?

(24)

174. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Ya, pelaksanaan Pilkada Karo, saya masuk ke salah satu kelas di kelas III, di SMP Negeri 2 Kabanjahe, dan kebetulan ada 1 orang siswa yang bernama Lisna Burlingga, saya melihat tanggannya, ada di jari kirinya ada tanda hitam, lantas saya bertanya kepada dia “kenapa tanganmu ini?” saya tanyakan begitu, “apakah kau ini metal?” Saya katakan begitu, lantas dia menjawab spontan “saya semalam Pilkada Bu.” Katanya.

175. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Begitu?

176. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Lantas begitu saya panggil dia ke depan kelas dan saya bertanya kepada dia “memangnya umurmu sekarang berapa?” saya katakan, lantas dia jawab “14 bu” . Katanya. Lantas saya tahu umurnya, saya tanyakan lagi kepada siswa yang seluruh kelas, di seluruh kelas itu ada 40 orang, saya tanya “menurut kamu kalau kita itu boleh ikut Pilkada itu harus umur berapa anakku?” saya katakan begitu, terus murid menjawab semua, dia katakana, “itu harus 17 tahun pas Bu, karena itulah yang menurut guru PPKN kami” katanya.

177. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Begitu ya?

178. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Ya, dan setelah itu saya tanyakan lagi kepada siswa tersebut, sih Lisna ini tadi, siapa yang menyuruh kamu dan kartu pemilih siapa yang kau pakai dan nomor berapa yang harus kamu coblos? Dan anak ini, anak saya ini menjawab, katanya ada seorang yang mengaku tim sukses dari nomor pasangan nomor 1, dia dan saya tidak tahu kartu siapa yang saya pakai, tapi saya harus mencoblos nomor 1, beginilah jawaban anak tersebut dan setelah itu saya tanyakan lagi kepada dia, apakah ada kau menerima imbalan? Kenapa kamu mau? Begitu saya tanyakan, lantas si anak ini menjawab saya menerima uang Rp 50.000,00 bu, karenakan kalau pas Pak Segala itu katanya dia memberikan uang Rp 50.000,00 sekali mencoblos, nah inilah dasarnya.

Jadi karena ini Yang Mulia, saya sebagai seorang guru, saya tergugah Yang Mulia, maka (…)

(25)

179. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Untuk bersaksi di sini?

180. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Ya, untuk bersaksi dan datang ke Jakarta ini, dan bukan diminta oleh tim 8, tapi saya sendiri datang ke tim 8, saya mengatakan ada kejadian yang kurang bagus dan ada sepertinya, ada saya melihat ini adalah satu kecurangan dan ini saya lihat mengeksploitasi moral anak-anak didik kami. Jadi oleh karena (…)

181. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi Ibu tanya enggak, dia itu terdaftar di DPT enggak? 182. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Dia enggak mengerti apa itu DPT, Pak. 183. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Biasanya banyak itu anak di bawah umur didaftar bahkan di DPT. Yang sudah cukup umur tidak terdaftar di DPT. Biasa begitu itu kan? 184. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Ya, Pak. Tapi ini anak saya ini kayak saya tadi saya terangkan juga, “kamu memakai kartu pemilih siapa?” Dan anak saya ini tidak tahu. 185. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, dia tidak tahu.

186. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Tidak tahu.

187. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Makanya kalau misalnya…, tapi Ibu tanya enggak dia terdaftar di DPT atau tidak?

(26)

189. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tidak tahu.

190. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Memang dia ini tidak mengerti, begitu. 191. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oke. Itu soal memilih. Dia ndak tahu, tapi dia disuruh ya. Kemudian dikasih uang Rp 50.000,00.

192. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Ya.

193. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ada lagi yang lain?

194. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Ada, Bapak Yang Mulia.

195. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Apa itu?

196. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Di sini saya datang ke Jakarta ini, mewakili ini kami pendiri dari Tanah Karo. Jadi kami melihat di sini, tadi ada kecurangan dan mengeksploitasi anak-anak ini, dan bukan tidak mungkin pula yang banyak yang saya tahu, ini banyak terjadi di TPS-TPS lainnya.

Jadi oleh karena itu, Bapak Yang Mulia, kami mohon dari pendiri Tanah Karo tolonglah sampaikan masalah ini kepada Bapak Menteri Pendidikan dan juga kepada yang membidangi Komisi Perlindungan Anak. Karena bukan tidak mungkin pula kejadian yang di Tanah Karo ini terjadi pula di daerah kabupaten yang lainnya. Jadi oleh karena itu (…) 197. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(27)

198. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Sebentar, Bapak Yang Mulia. Masih ada sedikit lagi.

Dan oleh karena itu, kita sebagai orang tua yang lebih tahu, seharusnya kita mendidik anak-anak kita supaya jujur dan bertanggungjawab, juga menjunjung moral yang tinggi.

Oleh karena itu kami dari Tanah Karo bermohon supaya untuk selanjutnya ini sebagai pembelajaran, janganlah anak-anak sekolah dibawa untuk ikut berpolitik demi kepentingan segelintir atau seseorang, kepentingan pribadi seseorang. Hanya ini Bapak Yang Mulia. Terima kasih.

199. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya. Baik. Harusnya Ibu jadi Pemohon juga. Ini saksi kan begitu. Tapi enggak apa-apalah. Itu kita catat nanti. Ya. Nanti disampaikan. Para pengacaranya juga diteruskan permintaan Ibu itu ke Menteri Pendidikan begitu lho. Anda tulis surat.

Baik, berikutnya Saudara Sakti Tarigan. Ya. 200. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Terima kasih, Yang Mulia.

Nama saya Sakti Tarigan, umur 48 tahun, alamat saya Desa Munthe. Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo.

201. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Apa yang mau diterangkan? 202. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Yang saya terangkan, saya sendiri adalah tim pemenangan kandidat nomor 5.

203. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ini Saudara ini tim sukes dari (…) 204. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Kandidat (…)

(28)

206. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Nomor urut 5.

207. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya. Lalu kenapa?

208. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Jadi setelah Pilkada tanggal 27 Oktober 2010, setelah Pilkada masyarakat kami mendapat informasi masyarakat (…)

209. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Saudara mendapat informasi dari masyarakat? 210. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Masyarakat (…)

211. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Apa informasinya?

212. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Tentang kecurangan-kecurangan Pilkada tersebut. 213. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya. Tentang terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada. Diantaranya kecurangan itu seperti apa?

214. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Salah satu yang kami dapat adalah money politics. 215. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Money politics ya?

216. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN Ya.

(29)

217. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dalam bentuk pemberian uang dan barang itu tadi? 218. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Barang yang saya nampak tidak ada, Pak. Itu hanya yang kami lihat adalah money politics saja, Pak.

219. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Duit. Ya. Politik uang ya?

220. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN Ya.

221. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Di mana itu kejadiannya?

222. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN Di Desa Munthe, Pak.

223. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Desa Munthe. Nah bagaimana perlakuan terjadinya politik uang itu?

224. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Jadi saya sebagai tim pemenangan kandidat nomor 5, sehingga kami diinstruksikan untuk mencari informasi-informasi tentang kecurangan money politics tersebut, Pak. Sehingga saya dengan tim saya mencari informasi-informasi kecurangan tersebut Pak, kami mendapat informasi tersebut dengan bersedia menjadi saksi. Kami dapatkan…, secara acak kami mendapatkan 13 orang, Pak.

225. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

13 orang.

(30)

227. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi yang…, 13 itu yang menerima uang atau yang memberi uang?

228. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Menerima uang, ada yang Rp 50.000,00 ada yang mendapatkan Rp 100.000,00.

229. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nah menurut keterangan mereka, itu terima uangnya dari siapa? 230. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Itu dari tim pemenangan kandidat nomor 9. 231. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nomor 9. Baik, ada lagi? Cukup ya? 232. SAKSI DARI PEMOHON: SAKTI TARIGAN

Cukup, Pak.

233. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Baik. Berikutnya Saudara Salmon Ginting. 234. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Ya, Yang Mulia.

235. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Apa yang mau diterangkan?

236. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Mau diterangkan, saya dikasih Bapak Rasmin Ginting uang untuk (…)

237. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(31)

238. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Saya (…)

239. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dikasih uang sama Pak Rasmin Ginting? 240. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya.

241. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tanggal…, berapa uangnya?

242. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Sekitar Rp 1.000.000,00, Yang Mulia. 243. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sekitar atau pas Rp 1.000.000,00?

244. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Pas Rp 1.000.000,00.

245. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, kan uang kan bisa dihitung. Kurang dikit saja uangnya enggak bisa dihitung, jadi jangan kira-kira, pas begitu, kalau kurang, kurang berapa, ketahuan kalau duit itu. Tanggal berapa Saudara dikasih?

246. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Tanggal 26 malam.

247. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tanggal 26 malam?

248. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya, Yang Mulia.

(32)

249. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kenapa Saudara dikasih duit Rp1.000.000,00 sama Pak Rasmin itu?

250. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Karena dia ingin memberi uang itu untuk…, dia nyuruh membagi-bagi sama orang, Yang Mulia.

251. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oh, jadi dia suruh kau bagi-bagi itu duit? 252. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Ya, Yang Mulia.

253. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kau bagi-bagi enggak duitnya? Enggak? 254. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Bagi-bagi Yang Mulia.

255. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, berapa yang dibagi?

256. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Sekitar 30 orang, Yang Mulia, sebesar Rp 50.000,00 257. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Rp 50.000,00.

258. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya, Yang Mulia.

259. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(33)

260. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Memang (…)

261. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Pasti Saudara nombok Rp 500.000,00. 262. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Memang pas tanggal 27 pagi Yang Mulia, dia memberi lagi Rp 500.000,00.

263. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Rp 500.000,00.

264. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya, Yang Mulia.

265. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi 30 itu, jadi genap Rp 1.500.000,00. 266. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Ya, Yang Mulia.

267. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tapi kau bagikan benar itu?

268. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Benar, Yang Mulia.

269. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ndak dikantongi sama sendiri duitnya? 270. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

(34)

271. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Berapa orang tadi 30? 30 yang dibagi? 272. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Ya, Yang Mulia.

273. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Masing-masing Rp 50.000,00. 274. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Ya, Yang Mulia.

275. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Saudara sendiri milih di TPS berapa? 276. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Di Desa Kutambelin, Yang Mulia. 277. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Desa Kutambelin itu TPS berapa? Berapa TPS di situ? 278. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

2, Yang Mulia.

279. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

2 TPS. Nah, di situ yang menang nomor berapa? 280. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Nomor 2, Yang Mulia. 281. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nomor 2, sementara si Rasmin tadi menyuruh Saudara milih nomor 1 kan?

(35)

282. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Enggak, Yang Mulia.

283. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Hah? Ya, lah, nyuruh milih nomor berapa? Kan dia…, Pak Rasmin ngasih duit, suruh memilih nomor 9, Saudara kasih ke orang-orang, 30 orang, saya tanya, di TPS Saudara itu ada 2 TPS? Saudara tahu persis ya, bahwa 2 TPS di desa Saudara itu yang menang nomor?

284. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Nomor 2.

285. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nomor 2, berarti enggak mempan yang dikasih itu, kan kurang kan? karena 30 orang saja, 30 saja, ada dapat 30, nomor 9 di situ? 286. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING

Sekitar 40, Yang Mulia. 287. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sekitar 40.

288. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya.

289. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Di TPS-mu saja?

290. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Ya, Yang Mulia.

291. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Berarti ada tambahan dong 10, kalau 30 dikasih nambah 10 lagi 40, terus apa lagi? Itu saja.

(36)

292. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Itu saja, Yang Mulia.

293. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Cukup itu saja ya?

294. SAKSI DARI PEMOHON: SALMON GINTING Cukup, Yang Mulia.

295. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Berikutnya Saudara Jamta Purba, ya langsung saja Pak. 296. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya Pak, terima kasih Yang Mulia.

Pada tanggal 27, datang anggota saya dari lapangan memberikan informasi ke sekretariat, “Bapak, di situ ada kami ketemu ada C-6 enggak dibagikan, itu banyak itu.” Di mana? saya tanya begitu melalui telepon. Sekarang di daerah Lau Cimba Pak.

297. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Daerah apa?

298. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Lau Cimba.

299. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Lau Cimba.

300. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya, Pak.

301. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Kecamatan apa itu?

(37)

302. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Kecamatan Kabanjahe.

303. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kabanjahe, Saudara ini ketua tim sukses? 304. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya, Pak.

305. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tim sukses nomor?

306. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Nomor 7 Pak.

307. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Nomor 7, di kabupaten atau kecamatan? 308. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Kabupaten Pak.

309. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tingkat kabupaten. Ada anggota Saudara menelpon? 310. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya, Pak.

311. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Memberitahu bahwa pada tanggal 27 itu masih ada C-6 yang tidak dibagi?

312. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

(38)

313. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Berapa banyak katanya? 314. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Waktu itu enggak jelas dibilang berapa banyak, pokoknya ada banyak, katanya begitu.

315. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada banyak, terus apa tindakan Saudara setelah dapat laporan? 316. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Jadi, begitu diinformasikan kepada saya, ya langsung turun ke situ Pak, kutanya, sudah banyak di situ polisi? Banyak di situ masyarakat berkumpul-kumpul semua. Jadi, saya datang bawa mandat, jadi orang itu dipersilakan saya masuk, saya masuk ke rumah itu, cuma di rumah banyak, sama C6-nya, sama kartu pemilihnya semua Pak, (…)

317. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Di rumah siapa?

318. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Di rumah KPPS-nya Pak.

319. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Rumah KPPS.

320. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya, Pak.

321. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada berapa banyak setelah Saudara cek di sana? 322. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Waktu itu saya tanya Pak di situ, kurang lebih itu di atas 2000 katanya Pak, waktu itu belum bisa dihitung, waktu saya datang. Jadi, saya tanya waktu dihitung-hitungnya, siapa yang hitung-hitung ini,

(39)

kubilang. Kami dari Panwas sini Pak, katanya. Betul ini Pak Lurah, ada kebetulan di situ Lurahnya. Kenal saya Lurahnya pun. Jadi, saya tanya Lurahnya itu, kenapa begini Pak Lurah? Kenapa enggak dibagikan ini, saya bilang sama Pak Lurahnya, “Aku kurang tahu ini”, kata Pak Lurah. 323. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Begitu?

324. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Begitu jawabannya Pak.

325. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Lalu Panwas ada di situ?

326. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Ada Pak, dihitungnya itu, langsung datang. 327. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Panwas yang ngitung?

328. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Ya.

329. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Lalu apa tindakan Panwasnya? 330. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Jadi, waktu itu enggak ada tindakatan Panwas waktu saya tinggalkan di situ Pak, masih saya bilang masih di situ, banyak Polres anggota dari Polres Tanah Karo itu, bilang sama dia, jaga kalian ini jangan sampai hilang satupun, saya bilang begitu Pak.

331. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Begitu?

(40)

332. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Kalau begitu Pak, silakan Bapak keluar katanya sama saya. Oke, keluar saya, langsung difoto oleh wartawan saya Pak, maka ada foto saya pun di situ.

333. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ada foto Bapak?

334. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ada, ada di tempat kejadian itu ada foto saya Pak, di C6-nya itu, yang pakai topi itu Pak, saya itu.

335. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi, apa namanya, menurut Saudara yang pastinya jumlah C6-nya yang tidak terbagi berapa? Berdasarkan hitungan.

336. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Kebanyakan itu saya tanya ke Panwas itu Pak, kira-kira berapa saya bilang, ini kurasa ada di atas 2.000 ini sama saya, begitu saja Pak. 337. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi, di atas 2.000 katanya?

338. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Ya.

339. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oke, lalu tindak lanjutnya seperti apa sampai sekarang itu, yang tidak dibagi itu, yang Saudara tahu?

340. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya yang saya tahu Pak itu..., maka saya tanya kepada Panwas, berapa kali saya tanya ke Panwas itu tetap enggak ada jawabannya apa-apa Pak.

(41)

341. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Jadi tidak ada tindak lanjut?

342. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Ya.

343. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sampai hari ini?

344. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Sampai hari ini enggak tahu kami kemana barang buktinya itupun enggak tahu saya dimana itu Pak.

345. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, oke. Cukup itu ya?

346. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Cukup Pak.

347. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Soal surat C-6 itu kan?

348. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Ya Pak.

349. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oke. Berikutnya Saudara Gembira..., Gembira Ginting ya. 350. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Terima kasih Bapak Hakim Yang Mulia.

Pada waktu itu Pak, tanggal 27 Oktober sekitar jam 08.00 pagi, seorang tetangga saya datang ke rumah saya. Dia bilang sama saya, saya dapat kartu pemilih tapi enggak dapat undangan C-6 katanya. Saya suruh dia TPS Pak, coba tengok (...)

(42)

351. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dimana itu desa Saudara dimana?

352. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Di Jalan Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, Pak. 353. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Desa Singa ya, Kelurahan Lau Cimba? 354. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Jalan Desa Singa Pak (...) 355. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Desa Singa?

356. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Ya.

357. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya-ya..., Jalan Desa Singa ya?

358. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Ya, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe. 359. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jadi tetangga Saudara itu namanya siapa? 360. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Sabarmin Gita Pak.

361. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sabarita Ginting.

(43)

362. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Sabarmin Gita.

363. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sabarmin Gita?

364. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Ya Pak. Terus saya suruh dia ke TPS Pak..., Pak Hakim. Dia datang ke TPS, ditengok di daftar Pemilih di TPS, namanya enggak ada Pak.

365. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Namanya enggak ada?

366. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Enggak ada.

367. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Lalu?

368. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Dia tanya ke KPPS nya Sosial Nuraya. Anda enggak bisa memilih katanya, pulang saja katanya. Dia datang lagi ke rumah saya enggak dikasih, lagi pula enggak ada di TPS katanya. Saya datangi PPS Pak, ke rumah PPS. Pak Mergen Sembiring, saya tanya mana C-6 atas nama Sabarudin Gita Baru Ginting saya bilang Pak, datanya enggak ada. Coba cek di komputer saya bilang, dicek rupaya ada Pak.

369. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ada namanya di komputer?

370. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING

Ada. Saya minta C-6nya, baru dikeluarkan C-6 itu, banyak bukan cuma 1 yang dikeluarkan Pak, banyak. Baru dicari di situ, dapat atas nama Sabarmin Gita, saya bawa pulang. Setelah saya, tanda terima bawa pulang saya kasih. Baru dia memilih Pak, itu saja.

(44)

371. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Dikasih Sabarita itu?

372. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Sabarmin Gita, Pak.

373. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Sarbarmin itu?

374. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Tetangga saya, Pak.

375. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Habis itu barua dia bisa memilih?

376. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Baru bisa memilih, Pak.

377. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Itu ya yang Saudara terangkan?

378. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Ya.

379. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Hanya itu?

380. SAKSI DARI PEMOHON: GEMBIRA GINTING Hanya itu, Pak.

381. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(45)

382. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya, Pak Mulia.

383. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Bagaimana? Dimana ini?

384. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Di Gang Kurung Manik, Kelurahan Lau Cimba. 385. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kampung Manik, Kelurahan Lau Cimba juga? 386. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya.

387. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Apa..., bagaimana kejadiannya itu? 388. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN

Saya tidak ada..., dapat C-6 dan kartu pemilih, jadi saya tidak dapat melakukan hak pilih saya, Pak Hakim.

389. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oh, jadi Saudara ini tidak ada undangan memilih, tidak ada juga kartu pemilih, sehingga tidak memilih, begitu?

390. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya, Yang Mulia.

391. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Padahal Saudara ada dalam DPT, enggak? 392. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ada, Yang Mulia.

(46)

393. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada namanya?

394. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya.

395. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kenapa enggak Saudara datang saja bawa KTP ke TPS? 396. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN

Saya kata..., istilahnya saya enggak ini..., enggak berani ke situ, Yang Mulia.

397. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Enggak berani ke situ?

398. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya.

399. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Karena enggak ada undangan memilih itu? 400. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya.

401. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Selain Saudara, apa banyak enggak, yang tidak dapat undangan? 402. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN

Ya, istilahnya banyak yang saya tanya begitu. Memang enggak satu..., gang istilahnya. Kamu dapat enggak saya bilang. Saya juga enggak dapat ini, katanya.

403. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(47)

404. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Tahu.

405. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Darimana Saudara tahu?

406. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN

Saya..., kebetulan saya ke situ, jadi saya tanya orang, ada enggak (...)

407. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Saudara tanya orang lain?

408. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya.

409. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi Saudara tidak ngecek di daftar DPT. Itu kan ditempelkan di luar TPS itu enggak?

410. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Kamu ada di situ kok katanya.

411. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Katanya namamu ada di situ?

412. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya. Cuma begitu saja.

413. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Begitu saja ya?

414. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Ya, Yang Mulia.

(48)

415. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Oke. Cukup itu saja?

416. SAKSI DARI PEMOHON: JASON TARIGAN Cukup Yang Mulia.

417. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Baik, berikutnya Rosiani BR Kembaren.

418. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

Nama saya Rosiani BR Kembaren, saya tinggal Simpang Singa, Gang Melati V. Saya dapat kartu Pemilu yang kecil, sesudah tanggal 17, saya mau mencoblos karena saya tidak dapat kartu undangan yang lainnya. Saya tidak dapat diterima untuk mencoblos.

419. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Saudara ada kartu?

420. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ada.

421. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tapi tidak ada undangan C-6?

422. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

423. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Terus Saudara datang ke TPS?

424. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

425. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(49)

426. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Tidak boleh lagi katanya, Pak Yang Mulia.

427. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tidak boleh lagi?

428. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

429. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Memang sebelumnya sudah mencoblos?

430. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Belum, ini dari rumah saya mau mencoblos begitu. 431. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, jam berapa Saudara datang ke TPS?

432. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Jam 9 kuranglah.

433. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Jam 9 kurang?

434. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

435. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Nda boleh katanya?

436. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya, pulang saya Pak, melihat cuma itulah.

(50)

437. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Di TPS berapa itu?

438. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

TPS 9.

439. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

TPS 9?

440. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

441. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Desa..., jalan Desa Singa Gang ini?

442. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

443. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Macam-macam nama di sana. Gang Singa..., Singa Gang lah. Ya, jadi Saudara tidak bisa memilih ya, padahal ada kartu?

444. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ada.

445. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Saudara Prinsipal KPU. Ini di bimtek enggak ini, anu KPPS-nya segala macam.

446. KPU KAB. TOBA

Di bimtek Yang Mulia. 447. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(51)

448. KPU KAB. TOBA

Enggak benar, Yang Mulia, karena kita sudah menyampaikan bahwa pemilih yang terdaftar bisa memilih, apabila telah terdaftar pemilih tetap walaupun tidak mendapatkan panggilan memilih.

449. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Walaupun enggak ada kartu, enggak ada undangan memilih, yang penting terdaftar dalam DPT, kan boleh memilih kan?

450. KPU KAB. TOBA

Boleh memilih, Yang Mulia. 451. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Itu dalam Bimtek? 452. KPU KAB. TOBA

Dalam Bimtek. Bahkan diumumkan di media massa (…) 453. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, diumumkan, diedarkan ada juga (…) 454. KPU KAB. TOBA

Diedarkan, ya. Di radio juga, Yang Mulia. 455. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada juga?

456. KPU KAB. TOBA

Ada juga, Yang Mulia. 457. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi kenapa ada yang begini ini? 458. KPU KAB. TOBA

(52)

459. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Itu di TPS berapa?

460. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN TPS 9.

461. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

TPS 9 Desa…, jalan Desa Sing Gang, ya. Melati V, Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, ini kotanya inikah? Kabanjahe ini kota kan?

462. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Kota.

463. KPU KAB. TOBA

Kota, Yang Mulia. 464. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Dicek itu, nanti kita lihatlah, ya. Ada lagi? Cuma itu saja? 465. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

Cuma itu saja, Pak Mulia. 466. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Berikutnya Merida BR Sembiring.

467. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING

Ya, Yang Mulia. Saya tidak dapat kartu untuk menggunakan coblos itu, makanya saya enggak nyoblos.

468. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Enggak nyoblos, ya?

469. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

(53)

470. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Kartu enggak dapat?

471. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak dapat.

472. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Undangan enggak dapat?

473. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak ada sama sekali.

474. KETUA: M. AKIL MOCHTAR DPT, tahu DPT?

475. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak tahu.

476. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ada ngecek enggak ke DPT-nya, daftar nama pemilihnya ada

enggak? Enggak tahu juga?

477. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak tahu.

478. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Jadi, semua tidak tahu, ya?

479. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

480. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Hanya menunggu saja?

(54)

481. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

482. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Di rumahnya, di rumah Saudari ini ada yang lain enggak? Ada suami, Saudara atau apa? Ada?

483. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak, cuma sendirian.

484. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Saudara tinggal sendiri?

485. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

486. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sudah kawin belum?

487. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Sudah.

488. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Sudah?

489. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Sudah.

490. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tapi tinggal sendiri?

491. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Sudah cerai.

(55)

492. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Oh. Ya, enggak apa-apa, kasih tahu saja, maksudnya kalau ada orang lain di rumah itu berarti kan di…, ada enggak dipanggil maksud saya.

493. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak ada.

494. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Tapi Saudara sendiri, ya?

495. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

496. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tetangga Saudara?

497. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING

Tetangga juga kutanya “Kalian dapat kartu.” Bilang enggak katanya.

498. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Oh, begitu?

499. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

500. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Saudara tanya atau tetangga yang tanya? 501. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING

Aku yang tanya tetangga. 502. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

(56)

503. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

504. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Enggak juga katanya?

505. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak katanya.

506. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi TPS di situ TPS berapa, tahu TPS-nya? Enggak tahu? 507. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING

TPS 2 katanya.

508. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

TPS 2 katanya?

509. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

510. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi TPS tahu, kartu memilih, undangan memilih enggak ada, tapi tahu TPS 2, ya?

511. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

512. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Jauh TPS-nya dari rumah?

513. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak.

(57)

514. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Dekat?

515. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

516. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kira-kira berapa ratus meter? Kan bisa kelihatan, kelihatan enggak orang memilih?

517. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Enggak.

518. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Oh, tidak. Ya lah. Itu saja ya?

519. SAKSI DARI PEMOHON: MERIDA BR SEMBIRING Ya.

520. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Baik, cukup. Berikutnya Saudara Daniel Sembiring. 521. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Terima kasih, Yang Mulia. Setelah tanggal 27 Oktober, Pemilukada di Kabupaten Karo, banyak warga saya, kebetulan saya ini Kepala Desa di Desa Samura, Yang Mulia.

522. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya, Saudara Kepala Desa Samura, ya? 523. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Ya, Yang Mulia.

(58)

525. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Banyak warga saya yang komplain sama saya “Kenapa kami tidak dapat C-6 dan kartu pemilih.”

526. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Oh, gitu.

527. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Setelah saya telusuri semua, ternyata C-6 itu ada di Sekretariat PPS (…)

528. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Jangan dipegang mic-nya, Pak.

529. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Di Sekretariat PPS, ada kurang lebih saya hitung kemarin sekitar 500 C-6.

530. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Di PPS di desa Saudara itu?

531. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Ya, Pak.

532. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ada 500-an C-6?

533. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Ya, C-6 yang tidak terbagikan, Yang Mulia. 534. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tidak terbagikan. Nah, pada saat pencoblosan di desa Saudara itu berapa TPS?

(59)

535. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Ada 5 TPS, Yang Mulia.

536. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

5 TPS. Itu di PPS itu 500 akumulasi lah, berarti satu desa itu, ya? 537. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Ya, Yang Mulia.

538. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Siapa yang menang di 5 TPS itu?

539. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Yang menang nomor 1, Yang Mulia.

540. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Semuanya lima-lima TPS itu?

541. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Ya, setelah digabungkan 5 TPS.

542. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Tapi masing-masing TPS Saudara enggak tahu? 543. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Saya sudah enggak ingat lagi, Yang Mulia. 544. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Itu kalau digabung seluruhnya nomor 1? 545. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

(60)

546. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Lalu setelah Saudara tahu ada 500 sisa surat suara itu, ada tindakan enggak? Enggak ada?

547. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Ya, karena sudah selesai pemilihan, baru saya tahu rupanya ini yang komplain sama saya, gitu, Yang Mulia.

548. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Ya lah, kalau sudah selesai apalagi gunanya. 549. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Nah, itulah, Yang Mulia. 550. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Kan gitu. Cukup, ya?

551. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING Ya, Yang Mulia.

552. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Baik. Saudara Pemohon ada pertanyaan enggak kepada saksi Saudara-Saudara ini? Kalau cukup, cukup. Karena dia menerangkan itu saja. Cukup ya? Ada? Cukup, baik. Termohon ada?

553. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Ada, Yang Mulia.

554. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Ya, langsung saja.

555. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Baik, terima kasih (…)

(61)

556. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Singkat.

557. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Saudara Saksi Yusna Delfina, tadi Ibu sebagai guru, ya? Waktu mencoblos, Ibu di TPS mana Bu?

558. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELFINA Waktu mencoblos saya di TPS 5.

559. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Waktu saat mencoblos, ikut menyaksikan sampai penghitungan selesai?

560. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELFINA Saya enggak.

561. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Enggak ikut. Di TPS Ibu itu ada enggak Ibu melihat salah seorang warga murid ibu ikut mencoblos di situ?

562. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Kalau di TPS saya itu tidak ada.

563. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Tidak ada Bu. Nah, sebelum dilakukan penghitungan pemungutan suara di Kabupaten Karo, apakah Ibu sebagai guru pernah menyarankan, memberitahukan ataupun mensosialisasikan kepada seluruh murid, bahwa apabila tidak mencukupi umur seperti itu? Seperti yang Ibu lakukan setelah mereka (…)

564. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA Begini, Pak.

(62)

566. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Tidak, Pak.

567. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Tidak ada. Baik. Ibu, di TPS Ibu ada kerusuhan enggak? 568. SAKSI DARI PEMOHON: YUSNA DELPHINA

Tidak ada.

569. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Tidak ada. Terima kasih.

Saya lanjutkan ke Saksi Jamta Purba. Jamta Purba. Saudara Saksi, tadi Saudara Saksi mendapatkan laporan bahwa ada C-6 yang terkumpul di rumah PPS?

570. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Betul.

571. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Ada berapa TPS di daerah yang Saudara Saksi mendapatkan laporan tersebut?

572. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Saya dari apa saja, bukan di TPS-TPS yang melapor sama saya. 573. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Saya tanya, Saudara Saksi tahu enggak ada berapa TPS di situ? 574. KETUA: M. AKIL MOCHTAR

Enggak, kalau tidak tahu jawab saja tidak tahu, Pak. 575. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

(63)

576. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Tidak tahu. Saya lanjutkan. Saudara Saksi, apakah Saudara Saksi melihat itu bentuk fisik C-6 ataupun kartu pemilih terletak di kantor PPS atau sudah dimusnahkan?

577. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Betul.

578. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Masih utuh ya?

579. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Masih utuh semua.

580. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Yang saya tanyakan masih utuh?

581. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Masih utuh.

582. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Saudara Saksi menyoblos di mana?

583. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Aku TPS 8.

584. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING TPS 8. Mengikuti sampai penghitungan selesai? 585. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Saya kan Ketua Tim apa itu, kan enggak sampai selesai di situ. Saya kan di sekretariat, saya menunggu.

(64)

587. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA

Di TPS 8?

588. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Ya.

589. SAKSI DARI PEMOHON: JAMTA PURBA Di TPS 8 itu ditandatanganinya.

590. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Ditandatangani, cukup. Saya lanjutkan Saudara Rosiani Kembaren. Saudara Saksi, tadi Saudara Saksi datang ke TPS 9?

591. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

592. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Tapi tidak diberikan nyoblos. Yang tidak memberikan itu siapa? 593. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

Yang mendata saya.

594. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Yang Saudara Saksi lihat di bilik di daerah TPS itu, siapa saja? Ada enggak Saksi? Ada enggak Panwas di situ?

595. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

Saya datang ke situ untuk mencoblos saja. Saya tunjukkan kartu yang kecil itu, saya cuma ini yang punya Bu, Oh kalau itu enggak boleh lagi. Cuma gitu saja.

596. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Saudara Saksi enggak menyampaikan keberatan Saudara Saksi dengan orang yang ada di situ? Misalnya Panwaslu ataupun memang ada di situ Saksi, masing-masing pasangan calon.

(65)

597. KETUA: M. AKIL MOCHTAR Enggak tahu dia ada Panwas.

598. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN

Kalau itu enggak tahu. Orang disuruh pulang, pulang saja saya. 599. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Pulang saja Bu, ya?

600. SAKSI DARI PEMOHON: ROSIANI BR KEMBAREN Ya.

601. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Terima kasih. Saya lanjutkan ke Saudara Saksi Daniel Sembiring. Pak Kepala Desa, maka Saudara Kepala Desa tahu bahwa di Karo itu ada Pilkada?

602. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Tahu, Pak.

603. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING

Tahu. Saudara sebagai Kepala Desa ikut enggak itu peduli, ikut enggak itu menyemarakkan bahwa Pilkada di Tanah Karo itu dijalankan secara demokrasi?

604. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Artinya begini, Pak. Saya kan sudah ada petugas yang melaksanakan untuk pembagian C-6 itu semua. Saya hanya membuat pengumuman saja, Pak.

605. KUASA HUKUM TERMOHON: SEDARITA GINTING Oh, Saudara Saksi juga ikut mengumumkan? 606. SAKSI DARI PEMOHON: DANIEL SEMBIRING

Referensi

Dokumen terkait

Subbagian Administrasi Pendidikan, Subbagian Administrasi Tenaga Kependidikan, Subbagian Administrasi Praktek Kerja Nyata, dan Subbagian Administrasi Ketarunaan dan

Berdasarkan dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada saat kejadian longsor di Pejawaran Kabupaten Banjarnegara menunjukkan sebaran jenis

Upaya untuk mencari jawaban atas beberapa pertanyaan pokok yang disampaikan pada Bab I telah dilakukan dengan memberikan pemahaman bahwasanya anggota dewan

Siswa sudah bisa menerapkan media bola karet dalam pembelajaran menendang menggunakan kaki bagian dalam, dalam permainan sepak bola pada saat peneliti mengevaluasi

Penelitian taktik penangkapan ikan tuna, khususnya tuna mata besar (Thunnus obesus) di Samudera Hindia berdasarkan data hook timer dan minilogger dilakukan mulai Juni 2007

Segala puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang

Tifoid Apdominalis adalah penyakit infeksi akut yang biasanya terdapat pada saluran cerna dengan gejala demam yang lebih dari satu minggu, gangguan pada saluran pencernaan

Tujuan penyelenggaraan Sayembara Desain Arsitektur Gedung LKPP yaitu untuk mewujudkan ide atau gagasan paling optimal sesuai dengan program ruang yang dibutuhkan serta dapat