• Tidak ada hasil yang ditemukan

kun silabi kristalografi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "kun silabi kristalografi"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

F A K U L T A S M I P A

SILABI

SIL/SIK307/01

18 Februari 2011 Fakultas : MIPA Universitas Negeri Yogyakarta

Program Studi : Kimia

Mata Kuliah & Kode : Kristalografi dan Mineralogi/ SIK307 Jumlah SKS : Teori 3sks, Praktek: - sks

Semester : 5

Mata Kuliah Prasyarat & kode : Pernah mengikuti kuliah Kimia Anorganik I dan II

Dosen : Kun Sri Budiasih, M. Si

I. DESKRIPSI MATA KULIAH

II. STANDAR KOMPETENSI

III. STRATEGI PERKULIAHAN

Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan mahasiswa memiliki kompetensi dalam materi kimia anorganik, khususnya bidang padatan kristal dan mineral, dari teori hingga aplikasi.

Mata kuliah ini memuat pembahasan tentang Kristal dan mineral terutama ditinjau dari aspek kimia. Pembahasan meliputi definisi dan klasifikasi, geometri analitik, karakterisasi dan aplikasi.

A. Tatap Muka

1. Kuliah tatap muka 2. Diskusi

3. Presentasi B. Non Tatap Muka

(2)

2

IV. KEGIATAN PERKULIAHAN

Pertemu an/Ming

gu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Strategi Perkuliahan

Ref

1,2 Memahami dan menginterpretasi pengertian

keistalografi dengan sejumlah definisi dan contoh

Pengantar Kristalografi I – Definisi, contoh, klasifikasi

Curah pendapat Ceramah Penugasan (1)

1

3,4 Memahami Kimia Kristal : unsur simetri, kelas dan sistem Kristal

Kimia Kristal : unsur simetri, kelas dan sistem kristal unsur, ikatan, radius.

Ceramah, presentasi Diskusi

1

5,6 Memahami dan menginterpretasi pengertian indeks Miller , rasio aksial , bentuk kristal

Indeks Miller , rasio aksial , bentuk kristal

Ceramah Diskusi 1

7,8 Memahami teori dan aplikasi difraksi sinar X, aplikasi

persamaan bragg

Difraksi sinar X Persamaan Bragg .

Ceramah difraktogram sinar X & penentuan struktur kristal

Interpretasi

difraktogram sinar X & penentuan struktur Kristal

Ceramah dan diskusi, Studi kasus

1

11 Ujian Tengah

Semester

1 12, 13 Memahami urgensi

studi mineralogi: teori dan aplikasi

 Urgensi

mineralogi : teori dan aplikasi

Ceramah,

penugasan (2) dan presentasi

1

14, 15 Memahami dan menginterpretasi Organisasi, definisi mineral,

Klasifikasi &

Penggunaan mineral

 Organisasi, definisi mineral,  Klasifikasi

mineral  Penggunaan

mineral

Ceramah,

penugasan (2) dan presentasi

Studi kasus

1

16 Memahami dan mampu

mendiskripsikan distribusi mineral dan komposisi kimia bumi

 Distribusi mineral dan komposisi kimia bumi

Ceramah, dan diskusi

1

17 Ujian Semester

(3)

3

V. SUMBER BAHAN

1. West, AR., Solid State Chemistry and its Applications, John Willey and Sons, Singapore, 1984.

2. Carmelo Giacovazzo (ed): Fundamentals of Crystallography, 3 rd ed, Oxford University Press, 2011

VI. PENILAIAN

No Jenis Tagihan Bobot (%)

1 Tugas 30 %

2 Ujian Tengah Semester 30%

3 Ujian Semester 40%

Jumlah 100%

Yogyakarta, 2 Februari 2013

Mengetahui, Dosen,

Ketua Jurusan Pendidikan Kimia

Dr. Hari Sutrisno Kun Sri Budiasih, M. Si

Referensi

Dokumen terkait

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa dapat mengevaluasi operasi sistem tenaga listrik dari pembangkit sampai sistem distribusic. Sub Kompetensi

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa dapat mengevaluasi fenomena yang terjadi pada sistem tenaga listrik.. Sub Kompetensi

Mineral adalah bahan anorganik, terbentuk secara alamiah, seragam dengan komposisi kimia yang tetap pada batas volumenya, dan mempunyai struktur kristal karakteristik

Mineral ialah suatu benda padat anorganik yang terbentuk secara alamiah dengan komposisi kimia yang khas dan biasanya mempunyai struktur kristal yang jelas, yang

Mineral adalah bahan anorganik, terbentuk secara alamiah, seragam dengan komposisi kimia yang tetap pada batas volumenya, dan mempunyai karakteristik struktur kristal yang

Mata kuliah kimia anorganik ini mempelajari sifat  – sifat logam transisi, teori  – teori kimia koordinasi, stabilitas, kinetika dan mekanisme reaksi serta pembuatan

Padatan terlarut terdiri dari senyawa – senyawa anorganik dan organik yang larut dalam air seperti gula dan garam – garam mineral hasil buangan industri kimia ( Nugroho, 2006

Mineral merupakan bahan anorganik yang terbentuk secara alamiah, seragam dengan komposisi kimia yang tetap pada batas volumenya, dan mempunyai struktur kristal karakterisk yang