• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dr. Marzuki, M.Ag_. Sialbus MK Moral Agama PKnH FIS UNY.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Dr. Marzuki, M.Ag_. Sialbus MK Moral Agama PKnH FIS UNY."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

FRM/FISE/SE/46-01 12 Januari 2009

S I L A B U S

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ekonomi

Jurusan/Program Studi : Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum

Mata Kuliah : MORAL AGAMA

Kode : PKN255

SKS : Teori: 2 Praktek: -

Semester : Genap (II)

Mata Kuliah Prasyarat : Telah Menempuh Mata Kuliah (PKH254) ETIKA

Dosen : 1. Dr. Marzuki, M.Ag.

2. Dr. Samsuri, M.Ag.

I. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami, menganalisis, dan menerapkan nilai-nilai moral yang bersumberkan ajaran agama dalam berbagai aspeknya, sehingga terwujud insan yang berbudi pekerti luhur (berakhlak mulia). Mata kuliah ini membahas aspek-aspek moral yang bersumber dari ajaran agama disesuaikan dengan agama yang dianut oleh mahasiswa, terutama terkait dengan hubungan manusia dengan Tuhannya dan hubungan manusia dengan sesamanya serta hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya..

II. Standar Kompetensi

Menganalisis peran moral agama sebagai panduan untuk memecahkan persoalan-persoalan modernitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

III.Sumber Bahan

A. Benjamin Barber. (2003). Jihad vs. MacWorld: Globalisme dan Tribalisme Baru Dunia. Terj. Achmad Kahfi & Ira Puspito Rini. Surabaya: IKON Teralitera

B. Marzuki. (2009). Prinsip Dasar Akhlak Mulia. Yogyakarta: Debut Wahana Press & FISE UNY

C. M. Amin Abdullah. (2002). Antara Al-Ghazali dan Kant: Filsafat Etika Islam. Bandung: Mizan

D. Max Weber. (1992/2006). Etika Protestan dan Spirit Kapitalisme. Terj. T.W. Utomo dan Yusuf Priya Sudiarja. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

(2)

E. S.P. Lili Tjahjadi. (1991). Hukum Moral: Ajaran Immanuel Kant tentang Etika dan Imperatif Kategoris. Yogyakarta: Kanisius

F. K. Bertens. (2000). Etika. Jakarta: Gramedia

G. I. Bambang Sugiharto dan Agus Rachmat W. (2000). Wajah Baru Etika dan Agama. Yogyakarta: Kanisius.

H. Mathewes, Charles T. (2010). Understanding Religious Ethics. Oxford: Wiley-Blackwell.

I. Hans Kung. (1998). A global Ethic for Global Politics and Economics. Oxford: Oxford University Press.

J. Hans. Kung. (2004). Islam: Past, Present, and Future. London: Oneworld Book. K. Wiwin Siti Aminah dkk. (ed.). (2003). Sejarah, Teologi, dan Etika Agama-agama.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran

Sumber Bahan 1-2 Menganalisis agama

sebagai sumber ajaran moral

Konteks Moral, Agama, dan Moral Agama dalam Penghayatan dan

Moral Agama dan Moral Sekuler (Moralitas Agama dan Moralitas Profan)

CTL, Diskusi B, C, G

5 Mengidentifikasi ajaran moral dari berbagai agama

Agama Sebagai Sumber Ajaran Moral

(3)

13-15 Menganalisis Moralitas Budhis dan Hinduisme

MORAL AGAMA 3: Prinsip Moral Hindu (Kasus Ajaran Gandhi) dan Moral Budha

CTL, Diskusi E, F, G

16 UAS

V. Komponen Penilaian

No. Komponen Penilaian Bobot (%)

1 Partisipasi Kuliah 10

2 Tugas 15

3 Ujian Tengah Semester 30

4 Ujian Akhir Semester 45

Jumlah 100

Mengetahui, Yogyakarta, 13 Februari 2012 Kajur/Kaprodi PKnH, Dosen,

Dr. Samsuri, M.Ag. Dr. Marzuki, M.Ag.

Referensi

Dokumen terkait

hasil penelitian dan analisa dengan menggunakan rumus tabel frekuensi dapat diketahui bahwa adanya peran pemuka agama dalam pembentukan moral masyarakat di Kecamatan Bebesen

Kajian ini bertujuan menganalisis doktrin agama, komitmen negara dan konstribusi Nahdlatul Ulama dalam menjaga bumi dan mewujudkan pembangunan yang ramah

Jika dalam masyarakat agama sudah tidak dianggap memegang peran yang penting, dapat dipastikan kehidupan sosial masyarakat tersebut akan mengalami dekadensi moral

program (mengembangkan program pendidikan nilai). Dari pendapat Kirschenbaum ini maka para guru/dosen Pendidikan Agama termasuk para guru/dosen yang lain harus berusaha

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam pemuliaan lingkungan hidup dan sumber daya alam. MUI tidak hanya berupaya melestarikan, tetapi juga memandang bumi sebagai ciptaan Allah yang memiliki dimensi fisik dan non-fisik, dengan segala makhluk berdzikir kepada-Nya. Manusia dipandang sebagai khalifatul khalifatullah yang bertanggung jawab menjaga alam, tugas ini tidak hanya untuk umat Islam, melainkan untuk seluruh umat manusia. Penelitian dan ilmu pengetahuan dianggap sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pemahaman terhadap ciptaan-Nya. Selain itu, MUI juga memberikan panduan keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam pengelolaan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam pemuliaan lingkungan hidup dan sumber daya alam. MUI tidak hanya berupaya melestarikan, tetapi juga memandang bumi sebagai ciptaan Allah yang memiliki dimensi fisik dan non-fisik, dengan segala makhluk berdzikir kepada-Nya. Manusia dipandang sebagai khalifatul khalifatullah yang bertanggung jawab menjaga alam, tugas ini tidak hanya untuk umat Islam, melainkan untuk seluruh umat manusia. Penelitian dan ilmu pengetahuan dianggap sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui pemahaman terhadap ciptaan-Nya. Selain itu, MUI juga memberikan panduan keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam pengelolaan

Berdasarkan hasil penelitian yang ada, peran nilai budaya sunda bagi penanaman nilai moral dan agama pada anak perempuan usia dini masih berperan dalam pola asuh orang tua di

MATAPELAJARAN : Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti NO KOMPETENSI DASAR KELAS XI SEMESTER 1 2 1 1.1 Mengakui peran Allah dalam kehidupan keluarga 2 2.1 Mengembangkan perilaku