• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAHAYA NARKOBA & HIV AIDS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAHAYA NARKOBA & HIV AIDS"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

PENCEGAHAN

NARKOBA dan HIV

AIDS

(2)

NARKOTIKA

NARKOTIKA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

MENURUT UNDANG – UNDANG RI NO. 35 TH.

2009

TTG NARKOTIKA

NARKOTIKA ADALAH ZAT ATAU OBAT YANG BERASAL

DARI TANAMAN ATAU BUKAN TANAMAN BAIK SINTETIS

MAUPUN SEMI SINTETIS YANG DAPAT MENYEBABKAN

PENURUNAN ATAU PERUBAHAN KESADARAN,

HILANGNNYA RASA, MENGURANGI SAMPAI

MENGHILANGKAN RASA NYERI DAN DAPAT

(3)

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Golongan I - Berjumlah 65 jenis, antara lain :

MDMA (Metamine Dioksi

Metamfetamina / Ekstasi

),

Amfetamina (ekstasi), Metamfetamina (sabu), Ganja,

Heroin

, Tanaman

Papaver Somniferum,

Opium mentah,

Opium masak (candu, jicing dan jicingko), Daun koka,

Kokain Mentah.

Golongan II – Berjumlah 86 jenis, antara lain

:

Alfasetilmetadol, Alfameprodina, Alfametadol, Alfaprodina,

Alfentanil,

Allilprodina,

Anileridina,

Asetilmetadol,

Benzetidin, Benzilmorfina, Betameprodina, Betametadol.

(4)

GOLONGAN NARKOTIKA

GOLONGAN NARKOTIKA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Golongan III – Berjumlah 14 jenis, antara

lain :

Asetildihidrokodeina,

Dekstropropoksifena,

Dihidrokodeina,

Etilmorfina,

Kodeina,

Nikodikodina, Nikokodina, Norkodeina, Polkodina,

Propiram,

Buprenorfina,

Garam-garam

dari

(5)

PREKURSOR NARKOTIKA

PREKURSOR NARKOTIKA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

MENURUT UNDANG – UNDANG RI

NO. 35 TH. 2009 TTG NARKOTIKA

ADALAH ZAT ATAU BAHAN PEMULA ATAU

BAHAN KIMIA YANG DAPAT DIGUNAKAN

(6)

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Tabel I

Ada 14 jenis : Acetic Anhydride, N-Acetylanthranilic

Acid,

Ephedrine,

Ergomatrine,

Isosafrole,

Lygsergic

Acid,

3,4-Methylenedioxyphenyl-2propanone,

Norephedrine,

1-Phneyl-2-Propanone, Piperonal, Porassium Permanganat,

Pseudoephedrine dan Safrole.

Tabel II

Ada 9 jenis : Acetone, Anthranilic acid, Ethyl Ether,

Hydrochloric

Acid,

Methel

Ethyl

Ketone,

Phenylacetic Acid, Piperidine, Sulphuric Acid dan

Toluene.

GOLONGAN & JENIS PREKURSOR

(7)

BUNGA OPIUM

BUNGA OPIUM

(8)

HEROIN

HEROIN

(9)

GANJA

GANJA

(10)

EKSTASI

EKSTASI

(11)

SHABU

SHABU

(12)

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

TERHADAP DIRI PEMAKAI

Narkoba dpt merubah pribadi sikorban scr drastis.

Seperti : Berubah menjadi pemurung, pemarah, bahkan melawan thd siapapun.

Menimbulkan sikap masa bodoh sekalipun thd dirinya.

Seperti : Tdk lagi memperhatikan pakaian, tpt dimana ia tidur dsbnya.

Semangat belajar menjadi menurun dan suatu ketika bisa saja

sikorban bersikap.

Seperti : Orang gila karena reaksi dari penggunaan anrkoba tsb.

Tidak ragu mengadakan hubungan seks scr bebas krn

pandangannya thd norma-norma masyarakat, hukum, agama sdh longgar.

Menjadi pemalas bahkan hidup santai.

Tidak segan-segan menyiksa diri karena ingin menghilangkan

(13)

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

TERHADAP KELUARGA

Tidak segan mencuri uang atau bahkan menjual

barang-barang dirumah yang bisa di uangkan

Tidak segan lagin menjaga sopan santun di rumah bahkan

melawan pd orang tua

Kurang menghargai harta milik yang ada dirumah,

mengendarai kendaraan ugal-ugalan Mencemarkan nama keluarga dan keharmonisan keluarga sirna / terganggu

Kerugian material ( membeli dan mengobati )

TERHADAP MASYARAKAT

Berbuat tdk senonoh ( Mesum ) dg orang lain, yang berakibat

tdk saja bagi diri yg berbuat melainkan mendapat hukuman masyarakat yg berkepentingan.

Mengambil milik orang lain demi memperoleh uang utk

membeli atau mendapatkan narkoba

Mengganggu ketertiban umum, seperti mengendarai

kendaraan bermotor dg kecepatan tinggi

Melakukan tindakan kekerasan, baik pisik, psikis maupun

seksual

Menimbulkan bahaya bagi ketentraman dan keselamatan

(14)

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

DAMPAK PENGGUNAAN NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

TERHADAP BANGSA DAN NEGARA

Hilangnya generasi muda

Kualitas generasi menurun

Hilangnya rasa patriotisme atau rasa cinta bangsa pd

gilirannya mudah utk dipengaruhi oleh

kepentingan-kepentingan yg menjadi ancaman thd ketahanan Nasional

dan stabilitas Nasional

(15)

CIRI CIRI PENYALAHGUNA

CIRI CIRI PENYALAHGUNA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

FISIK

Kesehatan pisik dan

penampilan menurun

Badan kurus, lemas dan malasMata kemerah-merahan

Muka pucat dan bibir

kehitaman

Berkeringat secara berlebihanBadan gemetaran

Bicara cadelMata berair

Bekas suntikan ditanganSuhu badan tidak

beraturan

Kesadaran makin lama

makin menurun.

Mudah tersinggung, cepat

emosi

Curiga berlebihan

Ketakutan yang luar biasaHilang ingatan ( gila )

Berusaha menyakiti diri

sendiri

Selalu berada dalam dunia

(16)

CIRI CIRI PENYALAHGUNA

CIRI CIRI PENYALAHGUNA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

PERILAKU

Susah diajak berbicaraKurang disiplin

Suka membolos dan malas belajarMengabaikan kegiatan ibadah

Menarik diri dari aktifitas bersam keluarga dan sering

mengurung diri dikamar / tpt-tpt tertutup

Berbicara kasar kpd orang lain disekitarnya termasuk kpd

orang tuanya

Selalu kehabisan uang, sering meminjam uang dari orang

lain

Mulai menjual barang-barng milik sendiri

Sering memakai baju lengan panjang utk menutupi bekas

suntikan ditangannya

Sering membawa obat tetes mata, memakai kaca mata

hitam utk menutupi matanya yang merah dan berair

(17)

KOMPONEN YG PALING DIRUSAK OLEH NARKOBA

KOMPONEN YG PALING DIRUSAK OLEH NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

1. Daya Analisis

2. Daya Sintesa

3. Daya Analogi

4. Logika Berfikir

5. Daya Nalar 6. Spatial 2 & 3

Dimensi

7. Daya Antisipasi

(18)

(19)

PENGGUNAAN STIMULAN

PENGGUNAAN STIMULAN

(METHAMFETAMIN)

(METHAMFETAMIN)

(20)

(21)

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

MENGAKIBATKAN HALUSINASI TERJUN DARI GEDUNG

(22)

Batam, Karimun, Tg. Pinang Jalur Transit dari Kepri Menggunakan kapal

Jalur Transit dari Kepri Menggunakan Pesawat

Keterangan

Jenis narkoba yang diselundupkan dari malaysia ke Indonesia transit melalui Kepri adalah jenis

Ekstasi, shabu, happy five dan Heroin.

Jawa Timur (Madura)

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

JALUR PENYELUNDUPAN & PENDISTRIBIUSIAN

NARKOBA

(23)

JALUR MASUK NARKOBA DARI MALAYSIA KE KEPRI

PELABUHAN RAKYAT

PELABUHAN RAKYAT

SEI TIRAM JOHOR BAHRU

SEI TIRAM JOHOR BAHRU MALAYSIAMALAYSIA

PELABUHAN

PELABUHAN

TG. BALAI KARIMUN

TG. BALAI KARIMUN BATAM CENTREBATAM CENTREPELABUHANPELABUHAN

PELABUHAN RAKYAT

PELABUHAN RAKYAT

TG. SENGKUANG

TG. SENGKUANG, , TELUK MATA IKAN,

TELUK MATA IKAN,

TG. MEMBAN,

TG. MEMBAN, BARELANG,BARELANG, OC

OCAARINA,RINA, GLORIA KARIMUNGLORIA KARIMUN PELABUHAN

STULANG LAUT JOHOR BAHRU

STULANG LAUT JOHOR BAHRU

KAPAL FERRY

KAPAL FERRY KAPAL FERRYFERRY

(24)

DATA PENGGUNA NARKOBA

DATA PENGGUNA NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Pengguna narkoba di Indonesia 5

juta orang

(25)

TH. 2013 & 2014

NO TAHUN KSSJML TSKJML BARANG BUKTI

GANJA (Gr) SABU (Gr) EKSTASI (Btr) HEROIN (Gr) HAPPY FIVE (Btr)

1 2014 295 415 79882,12 44940,03 112151 36,93 590 ¾ 2 2015 457 586 119964,7 43515,35 1846 ¾ - 518

JUMLAH 752 1001 199846,82 88455,38 113997 ¾ 36,93 1108 ¾ TH. 2016 (Januari – Juli)

NO TAHUN KSSJML TSKJML BARANG BUKTI

GANJA (Gr) SABU (Gr) EKSTASI (Btr) HEROIN (Gr) HAPPY FIVE (Btr)

1 2016 301 403 10580 25274,9 5151 1/2 7,2 50

PENGUNGKAPAN

PENGUNGKAPAN

TINDAK PIDANA NARKOBA

TINDAK PIDANA NARKOBA POLDA KEPRI POLDA KEPRI

3 Tahun Terakhir

3 Tahun Terakhir

( TH. 201( TH. 20144 – TH. 201 – TH. 20166))

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Asumsi :

1.1 gr sabu, ganja dan heroin dapat dikonsumsi oleh 5 orang, sehingga dalam 3 tahun terakhir telah dapat menyelamatkan sebanyak 1.620.995 orang pengguna.

(26)

PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA

PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

• Jangan pernah untuk mencoba-coba menggunakan narkotika,

kecuali atas dasar pertimbangan medis atau dokter.

• Memberikan informasi tentang berbagai macam dampak buruk

narkoba.

• Jauhkan dari pergaulan yang rawan penyalahgunaan narkotika.

• Mengisi dengan kegiatan-kegiatan yang berdampak positif bagi kita.

• Selalu ingatkan ancaman hukuman yang berat bagi pengguna

apalagi pengedar narkoba.

• Dampingi dan awasi putra putri / keluarga dalam pergaulan

sehari-hari.

• Lakukan monitoring media sosial yang digunakan oleh anak kita.

• Kerjasama antar instansi maupun lintas instansi dalam rangka

sosialisasi dan penanggulangan narkoba.

(27)

PENANGANAN PECANDU NARKOBA

PENANGANAN PECANDU NARKOBA

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Kepolisian Daerah Kepulauan Riau

Pasal 54 UU RI No. 35 th. 2009 tentang Narkotika

Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika

wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial

”.

Penjelasan:

Pasal 54 Yang dimaksud dengan ”korban penyalahgunaan

Narkotika”

adalah

seseorang

yang

tidak

sengaja

menggunakan Narkotika karena dibujuk,

1.

Rehabilitasi Medis

Adalah suatu proses kegiatan pengobatan secara

terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan

Narkotika.

2.

Rehabilitas Sosial

(28)

EKSEKUSI HUKUMAN MATI 11 PENGEDAR NARKOBA

EKSEKUSI HUKUMAN MATI 11 PENGEDAR NARKOBA

(TAHAP KE 3)

(TAHAP KE 3)

3 Orang Napi TKP di Batam Suryanto (53), Agus Hadi (53),

dan Pudjo Lestari (42)

Humprey Ejike (Nigeria), Seck Osmane (Afrika Selatan), Zhu Xu Xhiong

(China), A Yam (Indonesia), Jun Hao alias A Heng alias Vass Liem

(Indonesia), Cheng Hong Xin (China), Gang Chung Yi (China), Jian Yu Xin

(29)

PENGENALAN HIV AIDS

PENGENALAN HIV AIDS

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)

Kumpulan gejala infeksi / sindrom karena kerusakan sistem kekebalan tubuh manusia oleh virus HIV.

HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Virus yang melemahkan kekebalan tubuh manusia, sehingga

mudah terserang infeksi oportunistik atau tumor.

(30)

CARA PENULARAN HIV AIDS

CARA PENULARAN HIV AIDS

HIV terdapat dalam cairan tubuh yaitu, darah, sperma (air mani), cairan vagina dan air susu ibu. HIV hanya ditularkan kalau cairan tubuh seseorang HIV positif masuk ke dalam aliran darah orang lain.

HIV hanya dapat ditularkan melalui:

• Seks tanpa pengaman (seks tanpa kondom)

• Pemakaian bersama jarum dan peralatan lain untuk menyuntik obat. • Tindik atau tattoo yang tidak steril.

• Ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan menyusui.

• Transfusi darah dan atau produk darah di beberapa negara lain. Di Australia, transfusi darah dan produk darah termasuk aman.

HIV tidak dapat ditularkan melalui:

• Batuk

• Bersin

• Meludah

• Berciuman

• Menangis (air mata)

• Alat-alat makan dan piring • Seprei dan sarung bantal • Toilet dan kamar mandi

• Melalui kontak sosial biasa.

(31)

PENCEGAHAN HIV / AIDS

PENCEGAHAN HIV / AIDS

1. Memberikan pendidikan seks yang benar kepada anak –

anak.

2. Memberikan informasi mengenai penyakit HIV AIDS

kepada kelompok orang yang beresiko tinggi terkena HIV

Aids, informasi yang diberikan adalah mengenai pola

penyebaran dari virus HIV Aids sehingga dengan lebih

mudah mengetahui cara pencegahan virus HIV Aids.

3. Mengubah

pola

perilaku

masyarakat

dengan

mengedepankan norma agama dan norma sosial.

4. Melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang

tetap (tidak berganti – ganti pasangan).

5. Hindari transfusi darah yang tidak jelas sumber asalnya.

6. Gunakan alat-alat medis dan non medis yang terjamin

(32)
(33)

SEKIAN

SEKIAN

TERIMA

TERIMA

KASIH

KASIH

Gambar

Tabel IAda 14 jenis : Acetic Anhydride, N-Acetylanthranilic Acid, Ephedrine, Ergomatrine, Isosafrole,

Referensi

Dokumen terkait

“ ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG HIV/AIDS DAN BAHAYA NARKOBA PADA SISWA LAKI-LAKI MAN 1 MEDAN TAHUN 2016 ” ini beserta isinya adalah benar karya saya

Rerata kadar kalsium dalam saliva penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi yang dibawah normal (golongan psikotropika) dan jenis ganja tergolong normal namun

Pengakuan para pemakai narkoba pada studi tahun 2008 mengungkapkan bahwa rata-rata remaja mulai merokok di usia 14 tahun pada laki-laki dan 15 tahun pada perempuan, dan

Menyebabkan Penyalahgunaan Narkoba Pada Kalangan Remaja Dan Anak-Anak Di Kota Medan Serta Penanganannya Menurut Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 Vol... Surabaya: CV Sugeng

Pengetahuan HIV/AIDS dan bahaya narkoba : Pilih salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada jawaban yang menurut anda benara. Sikap HIV/AIDS dan

Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada siswa SMPN 3 Kota Serang tentang bahaya yang diderita akibat penyalahgunaan narkoba,

Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada siswa SMPN 3 Kota Serang tentang bahaya yang diderita akibat penyalahgunaan narkoba,

Golongan depresan memperlambat atau menekan sistem saraf pusat, yang termasuk golongan ini adalah alkohol, opiat dan opioid (heroin, morfin, kodein, metadon, dan petidin),