GLOBALISASI ?
GLOBALISASI ?
Sebelum Globalisasi
Prof .Dr. Martin Albrow
, Sosiolog Inggris
Globalisasi adalah semua proses yang berhubungan dengan penyatuan
antara masyarakat (all the peoples) bersatu menjadi satu masyarakat
dunia (single world society).
Globalisasi adalah proses penyusutan dunia sehingga jarak semakin pendek
dan segala hal terasa semakin dekat. Globalisasi mengacu pada semakin
mudahnya interaksi antara seseorang di satu tempat dengan orang lain di
belahan dunia yang lain.
dunia (single world society).
Sebelum Globalisasi
Sebelum Globalisasi
Sebelum Globalisasi
Sebelum Globalisasi
•• Hilangnya
Hilangnya jarak
jarak
•• Hilangnya
Hilangnya batas
batas
•• Kelompok
Kelompok dan
dan Kebudayaan
Kebudayaan tidak
tidak berdasarkan
berdasarkan teritori
teritori
•• Ada
Ada ““teritori
teritori baru
baru” yang
” yang tidak
tidak bersifat
bersifat fisik
fisik
Sesudah Globalisasi
Seorang Amerika mengendarai mobil Jerman, yang dibuat dari bahan baku baja Korea
dengan ban Malaysia, menggunakan bensin BP Inggris, yang diangkut oleh kapal berbendera Arab Saudi yang berasal dari sumur minyak di Afrika.
Sesudah Globalisasi
Sambil mendengarkan radio buatan Jepang, yang dirakit di Malaysia, dengan penyanyi boy band Inggris yang rekamannya dibuat di Perancis, sambil minum kopi Brasilia yang dibeli di warung Vietnam.
Globalisasi terjadi dalam berbagai bidang:
Globalisasi
GLOBALISASI di Kawasan ASEAN
11
GLOBALISASI di Kawasan ASEAN
Presiden Jokowi : MEA Harus Dihadapi
CNN Indonesia
MENGAPA ASURANSI PENTING DI
ERA GLOBALISASI?
Industri - Menjamin Kredit Pemilikan Rumah, Mobil, dll. - Bancasurance Bank
Penyedia dana untuk kegiatan investasi
Pasar Modal
-Menjamin semua aset yang dibiayai oleh perusahan pembiayaan
Pembiayaan
-Menjamin risiko atas barang yang digadaikan Pegadaian - Penyedia dana untuk pembayaran Dana Pensiun Industri Asuransi
- Menjamin jiwa dan asset perorangan - Menjamin Pendidikan Anak
Perorangan, dll
- Menjamin Kesehatan Karyawan dan asset perusahaan
-Menjamin tuntutan dari pihak ketiga
Perusahaan
-Sebagai syarat dalam proses tender
-Menjamin berbagai risiko yang ada saat proses konstruksi berlangsung
Kontraktor
digadaikan
-Menjamin risiko atas jiwa penggadai
untuk pembayaran manfaat peserta pensiun
A. Definisi Risiko
B. Definisi Asuransi
B. Definisi Asuransi
C. Klasifikasi Asuransi
RISIKO !!!
video2 video1
A. Definisi Risiko
B. Definisi Asuransi
PASAL 246 KUHD
Asuransi adalah suatu perjanjian dimana
perusahaan asuransi (penanggung)
mengikatkan diri kepada seseorang pemegang
mengikatkan diri kepada seseorang pemegang
polis (tertanggung) dengan menerima premi,
untuk memberikan penggantian karena suatu
kerugian, kerusakan atau kehilangan
keuntungan yang mungkin akan dideritanya
karena suatu peristiwa yang terjadi secara
Penanggung
adalah perusahaan yang telah memiliki izin formal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan kegiatan usaha yang berkaitan dengan pengambilalihan risiko pihak lain berdasarkan suatu polis; atas
pertanggungan ini, penanggung menerima premi dari pihak lain selaku tertanggung.
ISTILAH – ISTILAH ASURANSI
tertanggung.
Tertanggung
adalah pihak yang mengalihkan risiko yang dihadapinya kepada pihak lain dengan membeli polis asuransi dengan membayar sejumlah uang yang disebut premi.
Premi
Kewajiban yang harus dibayarkan tertanggung kepada penanggung atas jasa pengalihan risiko.
Nilai Pertanggungan
Aset nilai ekonomis tertanggung yang dijamin oleh penanggung
Klaim
ISTILAH – ISTILAH ASURANSI
Klaim
Nilai ganti rugi yang dibayarkan penanggung jika tertanggung mengalami risiko kerugian yang dijamin dalam polis
Polis Asuransi
Surat kontrak/ perjanjian sebagai bukti pengalihan risiko dari tertanggung kepada penanggung
Jenis Asuransi
Asuransi Jiwa
Asuransi Umum
C. Klasifikasi Asuransi
Asuransi Pengelolaan Dana
Tujuan Operational Asuransi Konvensional Asuransi Syariah Asuransi Komersial Asuransi Sosial
Produk Asuransi
Whole Term life Asuransi Jiwa Asuransi Umum Endowment Whole Life Unit Link Motorcar Insurance Marine Insurance Liability Insurance Health Insurance Fire Insurance Credit Insurance Travel Insurance Micro Insurance Etc.D. Prinsip Asuransi
No
Prinsip Asuransi
Jiwa
Umum
1
Insurable Interest
√
√
1
Insurable Interest
√
√
2
Utmost Good Faith
√
√
3
Proximate Cause
√
√
4
Indemnity
√
5
Subrogation
√
Prinsip ini terkandung dalam ketentuan Pasal 250 KUHD yang
pada intinya seseorang boleh mengasuransikan benda, hak atau
jiwa apabila yang bersangkutan mempunyai kepentingan
atas
objek yang dipertanggungkan dan diakui secara hukum.
Kepentingan Mengasuransikan
(Insurable Interest)
objek yang dipertanggungkan dan diakui secara hukum.
Life Insurance General Insurance
Prinsip ini terkandung dalam ketentuan Pasal 251 KUHD yang
pada intinya menyatakan bahwa penutupan asuransi baru sah
apabila penutupannya didasari itikad baik.
Itikad Terbaik
(Utmost Good Faith)
Proximate Cause adalah sebab utama yang menyebabkan
terjadinya peristiwa kerugian, apabila sebab utama tersebut tidak
termasuk penyebab kerugian yang diakui dalam asuransi, maka
penanggung dibebaskan dari kewajibannya.
Kausa Prima
(Proximate Cause)
Prinsip ini terkandung dalam ketentuan Pasal 252 dan Pasal 253 KUHD.
Menurut prinsip indemnity yang menjadi dasar penggantian kerugian dari
penanggung
kepada
tertanggung
adalah
sebesar
kerugian
yang
sesungguhnya diderita oleh tertanggung dan tidak dibenarkan mencari
keuntungan dari ganti rugi asuransi.
Ganti Rugi
(Indemnity)
Subrogasi
(Subrogation)
Prinsip ini terkandung dalam ketentuan pasal 284 KUHD.
Subrogasi adalah penggantian kedudukan tertanggung oleh
penanggung yang telah membayar ganti kerugian, dalam
melaksanakan hak-hak tertanggung kepada pihak ketiga yang
mungkin menyebabkan terjadinya kerugian.
Kontribusi
(Contribution)
Suatu prinsip yang mengatur dalam hal suatu objek
pertanggungan, dipertanggungkan pada 2 (dua) atau lebih
perusahaan asuransi, maka kerugian yang terjadi sebanding
dengan tanggung jawabnya masing-masing dari perusahaan
dengan tanggung jawabnya masing-masing dari perusahaan
asuransi yang terlibat.
Nilai sebenarnya rumah Pak Amir adalah Rp 1 Milyar. Pak Amir mengasuransikan rumahnya pada 3
perusahaan asuransi, yaitu: - PT. A sebesar Rp 900juta - PT. B sebesar Rp 450juta - PT. C sebesar Rp 450juta
(Total PT A + PT B + PT C = Rp 1,8 Milyar)
Terjadi kebakaran, rumahnya habis terbakar semua
Studi Kasus Prinsip Kontribusi
Terjadi kebakaran, rumahnya habis terbakar semua dan klaim TOTAL LOSS.
Berapa penggantian yang diterima oleh Pak Amir?
Pak Amir Rp 1 Milyar Asuransi A Rp 800juta Asuransi B Asuransi C Rp 500juta Rp 500juta
Dari PT. A : Rp 900juta x Rp 1M = Rp 500juta Rp 1,8M
Dari PT. B : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M
Dari PT. C : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M
PERANAN & STRATEGY
PT. ASURANSI CENTRAL ASIA
DI ERA GLOBALISASI
PERANAN ACA ASURANSI
DI ERA GLOBALISASI
Perusahaan Asuransi Umum yang terdaftar resmi dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Berdiri sejak 29 Agustus 1956
Meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat di bidang asuransi dan keuangan.
Turut berperan aktif dalam pembentukan Berdiri sejak 29 Agustus 1956
memiliki lebih dari 65 kantor cabang dan perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Didukung oleh hampir 2000 SDM berkualitas.
Memiliki total aset lebih dari 4 Trilyun rupiah.
Turut berperan aktif dalam pembentukan SDM yang profesional dan handal
menghadapi persaingan di era globalisasi.
Menjadi pioneer dalam pengembangan teknologi product asuransi berbasis aplikasi
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Sangat
Sangat terlibat
terlibat
dalam
dalam penyusunan
penyusunan
dalam
dalam penyusunan
penyusunan
materi
materi edukasi
edukasi
keuangan
keuangan untuk
untuk
tingkat
tingkat SD, SMP,
SD, SMP,
SMA
SMA dan
dan
Universitas
Universitas
MENGADAKAN
KERJASAMA
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
KERJASAMA
DENGAN
LEMBAGA /
INSTITUSI
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS RIAU, PEKAN BARU
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Memberikan pelatihan
kepada para siswa,
guru, dosen, dan
masyarakat umum
masyarakat umum
IBU PKK CEMPAKA PUTIH TOT DOSEN TOT GURU, JAKARTA
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Menjalankan Mobil
Literasi Edukasi Keuangan
(SiMOLEK) dan Pasar
Keuangan Rakyat (PKR)
Keuangan Rakyat (PKR)
MEDAN
STRATEGI ACA DI BIDANG
TEKNOLOGI
Pioneer
dalam
pembuatan
pembuatan
e-polis atau
product
berbasis
aplikasi
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
Memberikan pelatihan sesuai dengan
profesi yang dijalankan oleh karyawan.
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
Negara Institusi yang
mengeluarkan Nama Gelar
Indonesa AAMAI
(Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
•AAAIK/ AAAIJ
(Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)
•AAIK/AAIJ
(Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/
PAI
(Persatuan Aktuaris Indonesia}
(Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)
ASAI dan FSAI New
Zealand & Australia
ANZIIF
(Australian New Zealand Insurance Institute & Finance)
• Associate • Sr. Associate • Fellow
Malaysia MII
(The Malaysian Insurance Institute)
CIRM
(Certified in Risk Management)
London CII
(The Chartered Insurance Institute)
ACII
Meningkatkan Kualitas SDM
Program Magang Beasiswa Profesional Insurance Programme (PIP)
Profesional Insurance Marketing Programme (PIMP)
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
KONKLUSI STRATEGI ACA
DI ERA GLOBALISASI
MASYARAKAT YANG CERDAS MENDORONG PERTUMBUHAN INDUSTRI ASURANSI DI ERA GLOBALISASI