3. METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Rumusan masalah penelitian yang diajukan yaitu mendeskripsikan kepuasan pengguna aplikasi Dealjava, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif.
Menurut Gravetter dan Forzano (2012, p. 597) bahwa jenis penelitian deskriptif a- dalah penelitian yang mendeskripsikan jawaban-jawaban responden penelitian un- tuk memberikan gambaran mengenai sebuah objek tertentu.
3.2 Populasi dan Sampel Penelitian 3.2.1 Populasi Penelitian
Populasi penelitian ini adalah keseluruhan masyarakat yang pernah menggu- nakan aplikasi Dealjava. Menurut Gravetter dan Forzano (2012, p. 596) bahwa populasi adalah keseluruhan individu yang menarik untuk diteliti, dan sesuai de- ngan tema penelitian ini maka populasinya adalah keseluruhan masyarakat yang pernah menggunakan aplikasi Dealjava. Jumlah populasi yang bisa digunakan se- bagai acuan adalah jumlah follower dari Dealjava di sosial media yaitu Facebook, dan hasil penelusuran pada tanggal 25 September 2017, dan ditemukan jumlah fo- llower Dealjava di Facebook adalah sebanyak 1.484 (Facebook Dealjava, 2017)
3.2.2 Sampel Penelitian
Penelitian ini tidak bisa melibatkan keseluruhan populasi sebagai responden penelitian, sehingga diperlukan sampel. Menurut Gravetter dan Forzano (2012, p.
598) dijelaskan bahwa sampel dalam penelitian adalah sekelompok individu yang terpilih untuk mewakili populasi. Jumlah sampel ditetapkan dengan menggunakan rumus slovin, sebagaimana dinyatakan oleh Budiono (2014) dengan rumus seba- gai berikut:
(3.1)
Keterangan rumus:
n = Sampel penelitian
N = Total konsumen (populasi) a = Margin of error (dipilih 8%)
Rumus di atas digunakan untuk menghitung jumlah sampel penelitian, se- hingga ketika populasi penelitian sebanyak 1.484 pengikut Dealjava, maka jumlah sampel dihitung sebagai berikut:
N 1.484
n = =
1+Na2
1 + 1.484 (0,08)2 (3.2)
= 141 orang
= dibulatkan menjadi 150 orang
Perhitungan di atas, jumlah sampel penelitian ditetapkan sebanyak 150 o- rang. Keseluruhan sampel yang ditetapkan tersebut harus memenuhi persyaratan yaitu pernah menggunakan aplikasi Dealjava lebih dari satu kali.
3.3 Definisi Operasional Variabel
Variabel penelitian ini adalah kepuasan pengguna aplikasi Dealjava. Defi- nisi operasional variabel penelitian dijelaskan dari tiga dimensi, yaitu: information quality, system quality, dan service quality. Definisi operasional dari tiap variabel penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Information Quality
Information quality adalah kualitas informasi yang didapatkan oleh pengguna aplikasi Dealjava, dan dijelaskan dari komponen sebagai berikut:
a. Accuracy of content
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Informasi dalam aplikasi Dealjava adalah informasi yang sebenarnya (ju- jur).
2. Informasi dalam aplikasi Dealjava sesuai dengan fakta di lapangan, khu- susnya mengenai promo.
b. Up-to-date contect
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Informasi dalam aplikasi Dealjava adalah informasi terkini.
2. Semua informasi yang ditampilkan dalam aplikasi Dealjava adalah infor- masi yang masih tetap berlaku.
c. Information presentation
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Informasi dalam aplikasi Dealjava dijelaskan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
2. Semua produk dalam aplikasi Dealjava disertai dengan tampilan visual (foto) yang jelas.
d. Completeness of content
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Informasi dalam aplikasi Dealjava adalah informasi yang detail.
2. Aplikasi Dealjava menampilkan informasi yang lengkap.
2. System Quality
System quality adalah kualitas dari sistem yang digunakan pada aplikasi Deal- java, dan dijelaskan dari komponen sebagai berikut:
a. Privacy and security
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Semua data pengguna aplikasi Dealjava terjamin kerahasiaannya.
2. Semua data pengguna aplikasi Dealjava tidak disalahgunakan oleh mana- jemen Dealjava.
3. Aplikasi Dealjava tidak bisa dibobol hacker.
b. Simple Design, Ease of Navigation, dan Ease of use Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Aplikasi Dealjava menggunakan desain yang sederhana.
2. Aplikasi Dealjava menggunakan navigasi yang mudah dipahami.
3. Aplikasi Dealjava mudah untuk dioperasikan.
c. Consistency of aplikasi Dealjava
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Semua kebijakan-kebijakan untuk pelanggan di aplikasi Dealjava tidak berubah-ubah.
2. Aplikasi Dealjava tidak pernah trouble.
3. Service Quality
Service quality adalah kualitas dari layanan aplikasi Dealjava, dan dijelaskan dari komponen sebagai berikut:
a. Flexibility (Billing and Delivery Option)
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Aplikasi Dealjava memberikan kemudahan untuk pelanggan dalam hal pembayaran.
2. Aplikasi Dealjava memberikan kemudahan untuk pelanggan dalam hal pi- lihan pengiriman.
b. Timeliness of Order Delivery
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Aplikasi Dealjava memberikan ketepatan dalam pengiriman barang/E-vou- cher.
c. Accuracy of Order Delivery
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Semua barang/E-voucher yang dibeli melalui aplikasi Dealjava tidak per- nah terjadi kesalahan.
d. Condition of Products Received
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Semua barang/E-voucher yang dibeli melalui aplikasi Dealjava tidak pernah mengalami kerusakan ketika diterima konsumen.
e. Responsiveness
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Manajemen Dealjava bertanggungjawab ketika terdapat kesalahan karena kesalahan manajemen Dealjava.
f. Fairness of Policies and Procedures
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Semua aturan dalam aplikasi Dealjava bisa dipertanggungjawabkan.
2. Semua aturan-aturan di aplikasi Dealjava tidak merugikan konsumen.
g. Empathy (compensation and Apologies)
Diukur dengan menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Manajemen Dealjava menyelesaikan semua masalah konsumen sampai tuntas.
2. Manajemen Dealjava menerima semua kritik atau keluhan pengguna de- ngan cepat.
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini instrumen untuk pengumpulan data menggunakan kuesioner penelitian. Angket penelitian berisikan pernyataan-pernyataan yang menjelaskan mengenai: identitas demografis responden (jenis kelamin, usia, pen- didikan, pekerjaan) dan pernyataan-pernyataan mengenai kepuasan pengguna yang dijelaskan dari dimensi information quality, system quality, dan service qua- lity. Angket direncanakan dibagikan secara online.
3.5 Pengukuran Variabel Penelitian
Pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert. Skala likert yang digunakan meliputi lima skala, yaitu: sangat tidak setuju (skor 1), tidak setu- ju (skor 2), netral (skor 3), setuju (skor 4), dan sangat setuju (skor 5). Pemilihan lima skala likert ini untuk memberikan kemudahan bagi responden penelitian un- tuk menjawab pernyataan-pernyataan dalam angket penelitian.
3.6 Teknik Analisis Data
Dalam analisis data ini digunakan beberapa teknik statistik, meliputi: sta- tistik uji validitas, statistik uji reliabilitas, dan statistik nilai rata-rata. Deskripsi dari setiap teknik analisis data yang digunakan adalah sebagai berikut:
3.6.1 Uji Validitas
Uji validitas dilakukan dengan menggunakan statistik korelasi (pearson correlation) dengan menjelaskan hubungan tiap indikator dengan total skor setiap pernyataan. Ketentuan pengujian berdasarkan pernyataan Santosa dan Ashari (2005, p. 250) yaitu tingkat signifkansi korelasi setiap pernyataan dengan jumlah totalnya kurang dari 0,05.
3.6.2 Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan statistik cronbach alpha dengan menjelaskan nilai cronbach alpha hasil output reliability scale. Menurut Santosa dan Ashari (2005, p. 250) bahwa jika nilai cronbach alpha di atas 0,60 maka pernyataan dalam angket dinyatakan reliabel.
3.6.3 Statistik nilai rata-rata
Statistik nilai rata-rata digunakan untuk menjelaskan tinggi rendahnya tingkat kepuasan pengguna aplikasi Dealjava. Semakin tinggi nilai rata-rata berar- ti semakin tinggi tingkat kepuasan pengguna aplikasi Dealjava. Rumus nilai rata- rata dinyatakan oleh Moore, McCabe, dan Craig (2009, p. 31) sebagai berikut:
(3.3)
Keterangan rumus:
= Nilai rata-rata n = jumlah pengamatan x = skor hasil observasi
Berdasarkan nilai rata-rata tersebut akan dibandingkan untuk memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat kepuasan pengguna aplikasi Dealjava.
3.6.4 Crosstabulation
Menurut Sugiyono (2016) analisa crosstabulation merupakan analisa dasar untuk hubungan antar variabel kategori nominal atau ordinal. Analisa tabulasi si- lang merupakan salah satu analisa korelasional yang digunakan untuk melihat hu- bungan antar variabel yang terdiri dari minimal dua variabel. Analisis ini diguna- kan untuk mengetahui persentase kecenderungan hubungan antar variabel. Dalam penelitian ini, analisis tabulasi silang dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS 20.0.
xi x__ n1