• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DOKUMEN PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)

FORUM KABUPATEN SEHAT

KABUPATEN MUSI RAWAS

Jalan Mochammad Amin Komplek Perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti Bari – Musi Rawas – Saumsel

P E M E R I N T A H K A B U P A T E N M U S I R A W A S S U M A T E R A S E L A T A N

FORUM KABUPATEN SEHAT KABUPATEN MUSI RAWAS

2021

DOKUMEN PENYELENGGARAAN KABUPATEN SEHAT

SWASTI SABA WIWERDA

KABUPATEN MUSI RAWAS

P E M E R I N T A H K A B U P A T E N M U S I R A W A S S U M A T E R A S E L A T A N

(2)

FORUM KABUPATEN SEHAT

KABUPATEN MUSI RAWAS

Jalan Mochammad Amin Komplek Perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti Bari – Musi Rawas – Saumsel

Muara Beliti, 30 Mei 2021

Kepada

Nomor : 440/ /KKS-MR/2021 Yth. Gubernur Sumatera Selatan Lampiran : 1 (satu) Berkas c/q. Kepala Bappeda

Sifat : Penting Provinsi Sumatera Selatan

Perihal : Penyampaian Dokumen Verifikasi Penyelenggaraan Kabupaten Sehat Tahun 2021

Di

PALEMBANG

Menindaklanjut Surat Bupati Musi Rawas Nomor 440/876/DINKES/2021 tanggal 16 April 2021 tentang Permohonan Untuk Mengikuti Verifikasi Penyelenggaraan KKS Tingkat Nasional Tahun 2021. Maka dengan ini disampaikan dokumen verifikasi penyelenggaraan KKS dalam bentuk soft file. Sebagai acuan pembuktian fakta dokumen dalam kunjungan verifikasi lapangan nanti sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Demikianlah disampaikan, atas perkenan dan perhatiannya diucapkan terima kasih.

(3)

FORUM KABUPATEN SEHAT

KABUPATEN MUSI RAWAS

Jalan Mochammad Amin Komplek Perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti Bari – Musi Rawas – Saumsel

SAMBUTAN KETUA FORUM KABUPATEN SEHAT

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dengan Visi Musi Rawas MANTAB yaitu mewujudkan Musi Rawas Maju – Mandiri- Bermartabat tahun 2026 dengan Sembilan Program Utama berkomitmen mewujudkan dalam berbagai upaya. Program Kabupaten Kota Sehat (KKS) merupakan cara pemerintah kabupaten mewujudkan visi dan misinya. Penyelenggaraan Kabupaten Sehat keberhasilannya sangat ditentukan pada titik kordinasi atau konvergensi dalam program aksi daerah, yang dirumuskan dan sinergiskan dalam forum konsultasi daerah sebagai peran Bappeda menjadi kristalisasi program dengan tujuan yang jelas dan terarah.

Ada sebelas aitem indikator sebagai tolok ukur keberhasilan KKS itu dimulai dari IPM, usia harapan hidup, angka partisipasi sekolah, indeks keluarga sehat, angka kematian bayi, angka kematian ibu, prevalensi stunting, insiden DBD, angka kawasan kumuh, angka kriminal dan angka gelandangan dan pengemis. Kesebelas indikator ini akan tercapai dengan baik dalam aksi tatanan KKS.

Perlu diketahui bahawa Kabupaten Musi Rawas telah memasuki tahun kedua dalam penyelenggaraan KKS ini, tahun 2019 dengan tahapan Swastisaba Padapa, untuk tahun 2021 mengusulkan untuk diverifikasi pada tatanan swastisaba wiwerda. Untuk itu kesiapan Musi Rawas dalam mengikuti program penyelenggaraan KKS tahun 2021 dengan mengirimkan kelengkapan dokumen pendukung untuk dilakukan bedah dokumen dan pada akbhirnya kami akan menanti untuk mendamping tim dalam verifikasi lapangan sesuai dengan dokumen yang kami serahkan dalam format soft file.

KETUA FORUM KABUPATEN SEHAT KABUPATEN MUSI RAWAS

Ir. Reza Novianto Gustam

(4)

LAPORAN PENYELENGGARAAN

KABUPATEN/KOTA SEHAT (KKS) TAHUN 2021

GAMBARAN UMUM KABUPATEN/KOTA

A. VISI , MISI, TUJUAN DAN SASARAN SERTA PROGRAM PRIORITAS VISI

Visi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas tahun 2021 sampai dengan tahun 2026 adalah, “Terwujudnya Musi Rawas Maju, Mandiri, dan Bermartabat” yang

disingkat dengan MANTAB.

MISI

Misi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas tahun 2021 sampai dengan tahun 2026 sebagai berikut :

1. Mewujudkan Tata Kelola pemerintahan yang baik dan reformasi birokrasi bagi pemenuhan pelayanan publik;

2. Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas

3. Pemerataan Infrastruktur yang berkualitas, Ketahanan bencana dan berwawasan Lingkungan

4. Memperkuat Ketahanan Ekonomi Masyarakat

TUJUAN

Dari keempat misi tersebut, sektor kesehatan termasuk dalam misi kedua yaitu,

“membangun sumberdaya manusia berkualitas” dengan tujuan sebagai berikut : 1. Meningkatkan Kualitas SDM Yang Berdaya Saing dan berkualitas;

2. Memantapkan kehidupan masyarakat yang religius dan aman serta menjunjung tinggi nilai kearifan local;

3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(5)

SASARAN

Sasaran program di bidang kesehatan adalah meningkatnya akses pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat Musi Rawas, dengan konvergensi dari sektoral untuk mendukung mencapai tujuan tersebut di atas :

1. Meningkatnya ketersediaan dan keragaman pangan masyarakat. Merupakan kesinergisan atau konvergdensi dari OPD yang mempunyai kewenangan dalam aspek keragaman pangan seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perikanan, dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

2. Meningkatnya pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan pelaksanaan KB. Sasaran program ini merupakan konvergensi dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kantor Kementerian Agama;

3. Meningkatnya dukungan akses pelayanan kesehatan, kelengkapan administrasi kependudukan. Sasaran program ini merupakan hasil konvergensi dari Dinas Kependukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan.

PROGRAM PRIORITAS

Adapun arah dan kebijakan program prioritas di bidang kesehatan mencakup enam program prioritas nasional yaitu :

1. Peningkatan Perilaku Hidup Sehat melalui Konvergensi Stunting, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga:

2. Penurunan Prevalensi Penyakit Menular:

3. Penguatan Profesonalitas Sumber Daya Manusia Kesehatan:

4. Pemerataan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai:

5. Meningkatan akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat melalui Kabupaten Sehat:

6. Merapkan teknologi yang tepat untuk meningkatkan sistem pelayanan kesehatan yang prima.

Konvergensi stunting merupakan prioritas nasional yang mendapat perhatian serius sehingga pemerintah Kabupaten berkomitmen dalam pelaksanaan konvergensi stunting untuk mempercepat penurunan stunting terutama dalam

(6)

1000 Hari Pertama kehidupan (HPK) dengan target pada akhir tahun 2022 prevalensi stunting 18,4%.

B. GEOGRAFIS

Kabupaten Musi Rawas secara geografis terletak pada 102°29’22” Bujur Timur, 2°45’26” Lintang Selatan, merupakan salah satu kabupaten paling barat di Provinsi Sumatera Selatan. Berbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas Utara dibagian utara, Kabupaten Empat Lawang di bagian selatan, Provinsi Bengkulu dan Kota Lubuk Linggau di bagian barat dan Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim di bagian timur.

Kabupaten Musi Rawas memiliki 14 Kecamatan dengan luasan wilayah 6.357,17 Km², dimana kecamatan muara lakitan memiliki 30.89 % dari total luas wilayah. Lihat tabel dan Grafik di bawah ini. Kelayakan lahan dan lokasi tentunya terkait dengan kecenderungan Letak 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas yaitu : Suku Tengah Lakitan (STL), Selangit, Sumber Harta, Tugumolyo, Purwodadi, Muara Beliti, Tiang Pumpung Kepungut, Jayaloka, Suka Karya, Muara Kelingi, Bulang Tengah Suku Ulu (BTS Ulu), Tuah Negeri, Muara Lakitan dan Megang Sakti.

Sumber : BPS Kab. Musi Rawas Dalam Angka 2019

Tabel Luas Wilayah Per Kecamatan Di Kab. Musi Rawas

NO. KECAMATAN IBU KOTA

KECAMATAN LUAS (KM2) PERSENTASE TERHADAP LUAS

PROVINSI

1 Suku Tengah Lakitan Ulu Terwas 592,92 9,39

2 Selangit Selangit 717,34 11,28

3 Sumber Harta Sumber Harta 103,78 1,63

4 Tugu Mulyo Srikaton 67,71 1,07

5 Purwodadi Purwodadi 63,26 1,00

6 Muara Beliti Pasar Muara Beliti 175,63 2,76

7 Tiiang Pung Kepungut Muara Kati 326,42 5,13

8 Jayaloka Mangun Tunggal 160,46 2,52

9 Suka Karya Ciptodadi 121,53 1,91

10 Muara Kelingi Muara Kelingi 645,82 10,16

11 Bulang Tengah Suku Ulu Mangun Jaya 751,54 11,82

12 Tuah Negeri Lubuk Rumbai 263,45 4,14

13 Muara Lakkitan Muara Lakitan 1.963,54 30,89

14 Megang Sakti Megang Sakti 399,78 6,29

Musi Rawas Muara Beliti 6.357,17 100

(7)

Dari tabel di atas menunjukkan bahwa Kecamatan dengan terluas wilayahnya adalah lima kecamatan yang terluas yaitu kecamatan Muara lakitan, selangit, BTS Ulu, Muara Kelingi, dan Tugumulyo. Sedangkan lima ecamatan yang terkecil adalah Kecamatan Purwodadi, Tugumulyo, Sumberharta, Sukakarya, dan Jayaloka.

Grafik

Luas Kecamatan Kabupaten Musi Rawas

Sumber : BPS, 2020

Adapun jarak dari masing-masing kecamatan dengan Ibukota Kabupaten Musi Rawas Desa Muara beliti Baru Kecamatan Muara Beliti dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

(8)

Tabel Kondisi Ketinggian Daerah dan Jarak ke Ibukota Kabupaten, Muara Beliti Baru – Kec Muara Beliti

Sumber : BPS, 2020

Namun dari keempatbelas kecamatan tersebut masih terdapat tiga lokasi Puskesmas yang terdapat di daedrah terpencil yaitu Puskesmas Pian Raya Kecamatan Muara lakitan, Puskesmas Sungai Bunut Kecamatan BTS Ulu dan Puskeskesmas Karya sakti Kecamatan Muara Kelingi. Namun semua daerah memiliki mode transportasi dengan jalur darat atau Bus umum. Tiga jalur kecamatan yang dapat diakses melalu Damri yaitu Ibukota Kecamatan Muara Lakitan dan Muara Kelingi. Jalur BTS Ulu, Tuah Negeri dan Sukakarya serta BTS Ulu. Untuk jalur Kecamatan Megang Sakti menempuh kecamatan Tugumulyo, Purwodadi dan Megang Sakti.

Adapun jumluh desa dan keluarahan dalam Kabupaten Musi Rawas sejak pemekaran tahun 2013 dengan Kabupaten Musi Rawas Utara, jumlah desa dan kelurahan sebanyak 199 dengan 186 desa dan 13 kelurahan yang terdapat di 14 kecamatan.

Kecamatan dengan jumlah desa dan kelurahan yang terbanyak adalah di Kecamatan Megang sakti dan Muara Kelingi yaitu 21 desa dan kelurahan, disusul Kecamatan Muara Lakitan yaitu 20 dan Kecamatan Tugumulyo terdapat 18 desa. Dari 199 desa/kelurahan itu terdapat 19 Puskesmas yang tersebar dimasing-masing kecamatan, hanya beberapa kecamatan yang terdapat dua Puskesmas yaitu Kecamatan Megang Sakti terdapat Puskesamas Megang Sakti dan Kelingi IVC, Kecamatan Muara Kelingi tedapat Puskesmas Muara Kelingi dan Karya sakti, Kecamatan Muara Lakitan terdapat Puskesmas Muara Lakitan

(9)

dan Pian Raya, Kecamatan Tugumulyo terdapat Puskesmas C Nawangsasi dan L Sidoharjo dan Kecamatan BTS Ulu terdapat Puskesmas Cecar dan Puskesmas sungai Bunut.

Sumber : BPS, 2020

Tabel Jumlah Desa Menurut Kecamatan Kabupaten Musi Rawas tahun 2015-2019

C. DEMOGRAFI

Laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Musi Rawas berkisar pada angka 1,02%. Namun kecamatan yang tertinggi terdapat di ibukota kabupaten yaitu Kecamatan Muara Beliti sekitar 1,64% diikuti Kecamatan Muara Kelingi 1,60%, kemudian Kecamatan Sukakarya 1,48, Kecamatan Megang sakti 1,25%, Kecamatan BTS Ulu 1,14% dan Kecamatan STL Ulu 1,09%. Selebihnya berada di bawah angka laju pertumbuhan penduduk kabupaten. Pertumbuhan penduduk sangat berhubungan dengan rasio jenis kelamin penduduk Kabupaten Musi Rawas penduduk tahun 2020 sebanyak 407.920 jiwa. Sementara itu besarnya angka rasio jenis kelamin tahun 2020 penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan sebesar 105,10. Kepadatan penduduk di Kabupaten Musi Rawas tahun 2020 mencapai 62,22 jiwa/km2.

Distribusi penduduk adalah pola persebaran penduduk di suatu wilayah, baik berdasarkan batas-batas geografis maupun berdasarkan batas-batas administrasi pemerintahan terlihat bahwa Kecamatan Megang Sakti terjarang yaitu 13,83%, Kecamatan Tugumulyo 11,84 dan Kecamatan Muara Kelingi 10,54. Hal ini dapat dilihat perbandingan antara luas wilayah dengan komposisi jumlah penduduk.

Lihat tabel dan Grafik di atas. Pada tahun 2020, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja

(10)

(TPAK) sebesar 71,80 persen. Artinya ada sekitar 71,80 persen penduduk yang berusia 15 tahun keatas dalam kesehariannya aktif dalam aktifitas ekonomi. Meski demikian, sekitar 107.573 penduduk 15 tahun keatas yang bekerja hanya lulusan sekolah dasar kebawah.

KECAMATAN JUMLAH PENDUDUK (JIWA)

2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020

STL Ulu 30.524 30.310 30.555 30.809 31.039 32.800 33.945

Selangit 18.871 18.520 18.742 18.729 18.825 19.470 19.763

Sumber Harta 17.754 17.062 17.263 17.099 17.115 18.810 18.500

Tugumulyo 45.745 45.658 46.079 46.516 46.911 47.950 46.045

Purwodadi 15.294 14.982 15.139 15.139 15.211 16.030 14.859

Muara Beliti 23.889 24.585 24.974 25.385 25.758 26.840 26.787 TP. Kepungut 12.311 11.854 11.988 11.878 11.889 12.790 12.946

Jayaloka 15.426 15.916 16.177 16.453 16.704 16.540 16.480

Suka Karya 13.770 14.357 14.625 14.910 15.168 15.410 15.507

Muara Kelingi 37.846 39.156 39.821 40.524 41.164 42.720 44.782

BTS Ulu 27.636 27.722 28.008 28.306 28.575 30.220 31.240

Tuah Negeri 26.863 28.135 28.689 29.276 29.811 27.430 24.928 Muara Lakitan 42.030 45.024 45.631 47.313 48.396 41.280 46.536 Megang Sakti 51.028 51.052 51.548 52.065 52.534 55.720 55.602 Musi Rawas 381.001 386.348 391.255 394.402 399.100 403.990 407.920

Tabel 2. Jumlah Penduduk Kabupaten Musi Rawas (2014 – 2020)

Sumber : BPS Kab. Musi Rawas Dalam Angka 2020, 2021

CAPAIAN PENYELENGGARAAN KABUPATEN/KOTA SEHAT TAHUN 2019-2020

No Kriteria Tahun Kegiatan

Keterangan

2019 2020

1. Persyaratan ODF 84,4% 168 desa melalui Lap

aplikasi Smart

2. Kelembagaan 84,9% 84,9% 169 desa dari 199

desa/kelurahan 3. Indikator Pokok Terlampir dalam tabel dibawah ini

4. Indikator Khusus Terlampir dalam tabel dibawah ini

5. Cakupan Wilayah 110 desa 169 desa Desa Binaan KKS

6. Jumlah Tatatan 5 5

Sesuai dengan SK Bupati No

411/KPTS/Dinkes/2021

(11)

KELEMBAGAAN/PENGORGANISASIAN 1. Tim Pembina dilengkapi :

a. SK Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Musi Rawas dengan Nomor 413/KPTS/DINKES/2021 tanggal 29 April 2021 yang memperbaharui Keputusan Bupati Nomor 130/KPTS/I/2019 tanggal 20 Januari 2019 tentang Pembentukan Forum Penyelenggara Kabupaten Sehat Kabupaten Musi Rawas Tahun 2018- 2021. SK terlampir.

Dengan ketua Tim Pembina Kepala Bappeda dan Sekretaris adalah Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas. Anggota tim pembina tediri dari 25 Organisasi Perangkat Daaerah (OPD) dengan tim teknis yang mencakupi 5 (lima) tatanan KKS terpilih. SK Bupati terlampir. Dengan desain struktur Forum Kabupaten/Kota Sehatan Kabupaten Musi Rawas terdiri dari :

1) Tim Pengarah, tim pengarah terdiri dari semua Unsur Forum Komuniasi Pimpinan Daerah Kabupaten Musi Rawas plus Sekretaris Daerah dan tiga Asisten Setda Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas, Aisten Pemerintahan dan Kesejahteraan , Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum dan Keuangan Setda Musi Rawas yang berjumlah sebanyak 10 orang.

2) Tim Pembina, diketuai Kepala Bappeda Kabupaten Musi Rawas dan Sekretaris FKS dijabat Sekretaris Dinas Kesehatan dengan anggota Tim Pembina terdiri dari 25 orang unsur Organisasi Perangkat Daerah;

3) Tim Teknis, diketuai Sekretaris Dinas Kesehatan dibantu 5 (lima) tatanan KKS yang dipilih sesuai dengan fungsi dan kewenangan OPD sebagai anggota tim teknis tersebut;

4) Forum Kabupaten Kota dengan ketua Ir. Reza Novianto Gustam dibantu dcengan wakil ketua darii unsur press dan sekretaris dari unsur tokoh masyarakat. Sedangkan anggotanya terdiri dari unsur tokoh masyarakat, pemuda, agama, sosial dan akademisi.

Adapun susunan kepengurusan FKS sesuai dengan Keputusan Bupati Musi Rawas Nomor 412/KPTS/Dinkes/2021 tanggal 29 April 2021.

(12)

b. Rencana kerja tahun 2019 dan 2020;

No Nama Kegiatan Tempat

Pelaksanan Tujuan Sasaran Sumber

dana Pelaksana I TAHAPAN PEMUKIMAN SARANA DAN PRASARANA

1. Penyusunan Regulasi

Udara Bersih Kabupaten Mendorong tersusunnya payung hukum terhadap pengelolaan udara bersih

Masyarakat APBD OPD

2. Gerakan Musirawas Menanam

Desa terpilih Terwujudkan desa yang bersih, nyaman dan indah

Masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat, OPD 3. Bedah Rumah Desa terpilih Mendukung terlaksananya

program bedah rumah

Gakin ABPD dan DD

Kades, Camat, OPD 4. Pemetaan rawan banjir Kabupaten Mendorong partisipasi

masyarakat dalam

pencegahan desa berpotensi rawan banjir

DAS APBD, DD Kades, Camat, OPD 5. Penangganan Air Sungai

dan Irigasi yang Bersih

Desa terpilih Mendorong partisipasi masyarakat terwujudnya kawasan sungai bersih dan aman

Kades, Camat, OPD 6. Bedah Jamban Desa terpilih Menggerakan masyarakat

untuk terwujudnya jumlah desa ODF

OPD,

Puskesmas, masyarakat

APBD, BOK, DD, Lainlain

Kades, Puskesmas Camat, OPD II TAHAPAN PANGAN DAN GIZI

1. Pencegahan dan Rumah warga Memantau upaya penurunan Ibu hamil, APBD, BOK, Kades,

(13)

Penanganan Stunting risiko kurang gizi dan prevalensi stunting pada 1000 HPK

Balita DD Puskesmas,

Camat, OPD 2. Keamanan Pangan Pasar Memantau terlaksananya

keamanan pangan

Pedangang Sayur dan buah

APBD OPD,

Camat, Puskesmas 3. Kolam ikan Desa terpilih Mendorong partisipasi

masyarakat untuk

mengakses pangan bergizi

Gakin APBD, DD OPD, Camat, Puskesmas, Kades III TAHAPAN KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT

1. Evaluasi Gerakan Musirawas Sempurna Sehat (GMSS)

Kabupaten Teridentifikasi kelemahan dan sumber potensi dalam

rangka penguatan

pelaksanaan GMSS

OPD terkait, Puskesmas

APBD Musi Rawas

Dinkes

2. Pelaksanaan GMSS Kecamatan dan

Puskesmas

Terjangkaunya aksesbilitas pelayanan kesehatan

OPD, Puskesmas, Masyarakat

APBD, BOK Dinkes, Camat Puskesmas 3. Puskesmas Ramah Anak Kabupaten Terjangkaunya akses

pelayanan Publik dan mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak- anak

OPD, Camat Puskesmas

APBD, BOK OPD terkait

4. Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok

Desa terpilih Berkurangnya kontak perokok pasif dan menurunkan prevalensi ISPA

Keluarga APBD, BOK, DD dan Masyarakt

Kades, Puskesmas, Camat, OPD 5. Gerakan Jumat Bersih Masyarakat Terlaksananya PSN dengan

baik dan teratur

masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas,

(14)

Camat, OPD 6. Gerakan Senam Massal Desa terpilih Terwujudnya aktivitas fisik

dalam rangka mengurangi faktor risiko penyakit

masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat, OPD

7. Penemuan dan

Pengobatan Penderita TB

Desa terpilih Terlaksananya upaya penemuan suspek penderita TB

masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat, OPD 8. Pencegahan dan

Penanggulangan Narkoba

Desa terpilih Terciptanya kepedulian warga terhadap bahaya Narkoba

Masyarakat APBD dan DD

Kades, Puskesmas, Camat, BNN IV TATANAN INDUSTRI DAN PERKANTORAN SEHAT

1 Uji udara ambien, Desa terpilih Teridentifikasinya kualitas udara

OPD terkait APBD DLH 2 pengelolaan limbah

melalui IPAL

Desa terpilih Terciptanya pengelolaan limbah yang sehat

OPD terkait, Puskesmas, Masyarakat

APBD DLH, Perkim 3 Pemantauan AMDAL dan

Pemeriksaan BML

Desa terpilih Terpantaunya kualitas linkungan yang sehat

OPD, Puskesmas, Masyarakat

APBD DLH

4 Pembinaan Pos UKK, UKBM dan UKM

Desa terpilih Teraksesnya pelayanan kesehatan masyarakat

Puskesmas dan

masyarakat

APBD dan Swasta

Dinkes, Disnaker 5 Pelayanan, pembinaan K3,

koordinasi pelayanan K3

Desa terpilih Terwujudnya pelayanan kesehatan K3 Industri dan Perkantoran.

Puskesmas dan

masyarakat

APBD dan Swasta

Dinkes, Disnaker

(15)

V TAHAPAN KAWASAN PARIWISATA SEHAT 1 SOP Pariwisata, alamat

web, Ig Disbudpar, pamplet, leaflet

Desa terpilih Terwujudnya Pariwisata/

Objek Wisata yang sehat

Dsibudpar, Puskesmas dan

Masyarakat

APBD Disbudpar Dinkes

2 Penyediaan Mode Transportasi: Kapal, BUS Pariwisata, APD di air, penyediaan tong sampah 3 warna, dan sarana prasarana

Desa terpilih Terwujudnya keselamatan dan kenyamanan bagi pengunjung

Dsibudpar, Puskesmas dan

Masyarakat

APBD Disbudpar, Dishub, OPD terkait

3 Pelayanan K3, Pos UKK, PHBS, Pengendalian Covid 19. Pembinaan Pariwisata Sehat

Desa terpilih Terwujudnya respon terhadap status kesehatan para pengunjung obwis

Dsibudpar, Puskesmas dan

Masyarakat

APBD Disbudpar, Dinkes

4 Pelayanan kesehatan Desa terpilih Teraksesnya pelayanan kesehatan yang optimal bagi pengunjung.

Dsibudpar, Puskesmas dan

Masyarakat

APBD Dinkes

(16)

c. Sekretariat Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat berada di Dinkes dengan alamat Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Jalan Moch Amin Muara Beliti Baru – Kabupaten Musi Rawas – Sumatera Selatan. Semula pada tahun 2018-2020 kesektariatan FKS berada di lingkungan Setda kabupaten Musi Rawas.

Gambar Sekretariat Forum Kabupaten/Kota Sehat kabupaten Musi Rawas

(17)

Gambar Gedung Sekretariat Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Musi Rawas

Sekretariat FKS Kabupaten Musi Rawas beralamatkan di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas dengan aplikasi time stamp.

d. Struktur organisasi Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat;

1. BUPATI 2. WABUP 3. KETUA DPRD 4. KAPOLRES 5. DANDIM 6. KEJARI 7. KEMENAG 8. SEKDA 9. ASISTEN I 10. ASISTEN 2 11. ASISTEN 3 PENGARAH

TIM TEKNIS SEKDINKES BID KESMAS

KESLING

KETUA BAPPEDA

SEKRETARIAT KADINKES

Tatanan Kawasan Pemukiman

Tatanan Industri Perkantoran Sehat

Tatanan Ketahanan Pangan

Tatanan Kaswasan Pariwisata Sehat

Tatanan Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Mandiri 1. PERKIM

2. PASI OP KODIM 3. DLH 4. DPUCKTR 5. PERKIM 6. DINKES 7. DISHUB 8. DISDIK 9. DPMD 10. DISPRINDAG 11. DISPORA 12. DPPKB 13. PP&PA 14. BPBD 15. POKJA I PKK

1. DISPRINDAG 2. PERKIM 3. KABID

DISPRINDAG 4. DINKES 5. DLH 6. DPMPTSP 7. POKJA II PKK

1. DKP 2. PERKIM 3. KABID DKP 4. DISKAN 5. DISKOP UKM 6. DITANAK 7. DINKES 8. POKJA III PKK 9. PERSAGI

1. DISBUDPAR 2. BID OBWIS DISBUDPAR 3. BID SAR

PARIWISATA 4. BID YANKES 5. BID P2P 6. BID YAN RS

DOBIRIN 7. BID PERA RS

SOBIRIN

1. DINKES 2. BID KESMAS 3. BID YANKES 4. BID P2P 5. DPPKB 6. DISNAKER 7. DPPPA 8. DISPORA 9. BID PEMSOS

DINSOS 10. BPBD 11. BNN 12. POKJA IV PKK

STRUKTUR ORGANISASI

TIM PEMBINA KKS KAB MUSI RAWAS SK BUPATI NO 413/KPTS/DINKES/2021

(18)

e. Kegiatan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 dan 2020;

Dokumen pendukung pelaksanaan ini seperti daftar hadir, undangan/edaran, notulensi, dokumentasi & foto kegiatan Pembinaan KKS terlampir dalam buku laporan ini.

Rapat Tim Teknis Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Musi Rawas yang dihadir Pokja 5 (lima) Tatanan KKS , 23 Februari 2021 di Dinas Kesehatan kab Musi Rawas

2. Forum Kabupaten/Kota dilengkapi:

a. SK Forum Kabupaten/Kota Sehat dengan memerbaharui/perubahan SK Bupati Nomor 413/KPTS/DINKES/2021 tanggal 29 April 2021, yang terdiri dari susunan organisasi sebagai berikut :

- Ketua : Ir. Reza Novianto Gustam; (Toma) - Wakil ketua ; Panca Rianto, ST (Sumex)

- Sekretaris : Hendy UP (toma)

- Ketua Bidang I : Triono (Muhammadyah)

- Ketua Bidang II : RR. Dinatri (Ketua DW Kabupaten) - Ketua Bidang III: KH Misbahul Arifin (Ketua FKUB)

- Ketua Bidang IV: KH Usman Syafei (Ketua NU)

- Ketua Bidang V: Efransyah, SKM., M.PH (Dosen Stikes FA) Terlampir.

(19)

b. Rencana kerja tahun 2019 dan 2020;

No Nama Kegiatan Tempat

Pelaksanan Tujuan Sasaran Sumber

dana Pelaksana I TAHAPAN PEMUKIMAN SARANA DAN PRASARANA

1. Penyusunan Regulasi Udara Bersih

Kabupaten Mendorong tersusunnya payung hukum terhadap pengelolaan udara bersih

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 2. Gerakan Musirawas

Menanam

Desa terpilih Terwujudkan desa yang bersih, nyaman dan indah

Masyarakat APBD, BOK, DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 3. Bedah Rumah Desa terpilih Mendukung terlaksananya

program bedah rumah

Masyarakat ABPD dan DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 4. Pemetaan rawan banjir Kabupaten Mendorong partisipasi

masyarakat dalam

pencegahan desa berpotensi rawan banjir

Masyarakat APBD, DD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 5. Penangganan Air Sungai

dan Irigasi yang Bersih

Desa terpilih Mendorong partisipasi masyarakat terwujudnya kawasan sungai bersih dan aman

Masyarakat OPD, FKS,

Kades dan Masyarakat 6. Bedah Jamban Desa terpilih Menggerakan masyarakat

untuk terwujudnya jumlah desa ODF

Masyarakat APBD, BOK, DD, Lainlain

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat II TAHAPAN PANGAN DAN GIZI

1. Pencegahan dan Penanganan Stunting

Rumah warga Memantau upaya penurunan risiko kurang gizi dan prevalensi stunting pada

Ibu hamil, Balita

APBD, BOK, DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

(20)

1000 HPK

2. Keamanan Pangan Pasar Memantau terlaksananya keamanan pangan

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 3. Kolam ikan Desa terpilih Mendorong partisipasi

masyarakat untuk

mengakses pangan bergizi

Masyarakat APBD, DD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat III TAHAPAN KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT

1. Evaluasi Gerakan Musirawas Sempurna Sehat (GMSS)

Kabupaten Teridentifikasi kelemahan dan sumber potensi dalam

rangka penguatan

pelaksanaan GMSS

Masyarakat APBD Musi Rawas

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 2. Pelaksanaan GMSS Kecamatan

dan

Puskesmas

Terjangkaunya aksesbilitas pelayanan kesehatan

Masyarakat APBD, BOK OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 3. Puskesmas Ramah Anak Kabupaten Terjangkaunya akses

pelayanan Publik dan mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak- anak

Masyarakat APBD, BOK OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

4. Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok

Desa terpilih Berkurangnya kontak perokok pasif dan menurunkan prevalensi ISPA

Masyarakat APBD, BOK, DD dan Masyarakt

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 5. Gerakan Jumat Bersih Masyarakat Terlaksananya PSN dengan

baik dan teratur

Masyarakat APBD, BOK, DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 6. Gerakan Senam Massal Desa terpilih Terwujudnya aktivitas fisik

dalam rangka mengurangi faktor risiko penyakit

Masyarakat APBD, BOK, DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

(21)

7. Penemuan dan Pengobatan Penderita TB

Desa terpilih Terlaksananya upaya penemuan suspek penderita TB

Masyarakat APBD, BOK, DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 8. Pencegahan dan

Penanggulangan Narkoba

Desa terpilih Terciptanya kepedulian warga terhadap bahaya Narkoba

Masyarakat APBD dan DD

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat IV TATANAN INDUSTRI DAN PERKANTORAN SEHAT

1 Uji udara ambien, Desa terpilih Teridentifikasinya kualitas udara

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 2 pengelolaan limbah

melalui IPAL

Desa terpilih Terciptanya pengelolaan limbah yang sehat

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 3 Pemantauan AMDAL dan

Pemeriksaan BML

Desa terpilih Terpantaunya kualitas linkungan yang sehat

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 4 Pembinaan Pos UKK,

UKBM dan UKM

Desa terpilih Teraksesnya pelayanan kesehatan masyarakat

Masyarakat APBD dan Swasta

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 5 Pelayanan, pembinaan K3,

koordinasi pelayanan K3 Desa terpilih Terwujudnya pelayanan kesehatan K3 Industri dan Perkantoran.

Masyarakat APBD dan

Swasta OPD, FKS, Kades dan Masyarakat V TAHAPAN KAWASAN PARIWISATA SEHAT

1 SOP Pariwisata, alamat web, Ig Disbudpar, pamplet, leaflet

Desa terpilih Terwujudnya Pariwisata/

Objek Wisata yang sehat

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 2 Penyediaan Mode

Transportasi: Kapal, BUS Pariwisata, APD di air,

Desa terpilih Terwujudnya keselamatan dan kenyamanan bagi pengunjung

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

(22)

penyediaan tong sampah 3 warna, dan sarana prasarana

3 Pelayanan K3, Pos UKK, PHBS, Pengendalian Covid 19. Pembinaan Pariwisata Sehat

Desa terpilih Terwujudnya respon terhadap status kesehatan para pengunjung obwis

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat 4 Pelayanan kesehatan Desa terpilih Teraksesnya pelayanan

kesehatan yang optimal bagi pengunjung.

Masyarakat APBD OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

(23)

c. Sekretariat Forum Kabupaten/Kota Sehat terletak di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas sesuai dengan poto lokasi pada sekretariat Tim Pembina FKS Kabupaten Musi Rawas.

d. Struktur organisasi Forum Kabupaten/Kota Sehat;

PENGARAH KETUA PEMBINA BAPPEDA

KETUA FKS Ir Reza NG

TIM TEKNIS KADINKES

WAKIL FKS PANCA RIANTO,

ST

SEKRETARIAT HENDY UP

BIDANG I BIDANG II BIDANG III BIDANG IV BIDANG V

1. TRIONO 2. Drg. MAYA

KS

1. RR DINATRI 2. EDI HERBAN

1. KH MISBAHUL 2. ALI AMAN,

SP

1. KH USMAN S

2. Y YULIANA,

1. EFRANSYAH 2. YENI

IRDIYANTI STRUKTUR ORGANISASI TIM PEMBINA KKS KAB MUSI RAWAS

SK BUPATI NO 413/KPTS/DINKES/2021

e. Kegiatan Forum Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 dan 2020 : Daftar hadir, undangan/edaran, notulensi, dokumentasi & foto kegiatan KKS dilengkapi dengan keterangan: nama kegiatan, tanggal dan alamat lokasi.

3. Forum Komunikasi Kecamatan dilengkapi :

1.1. SK Forum Komunikasi Kecamatan Kabupaten/Kota Sehat terlampirkan.

Susunan Kepengurusan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dalam Kabupaten Musi Rawas tahun 2021 – 2023 telah diperbaiki sesuai dengan masa bakti kegaiatan KKS dalam tahapan swastisaba wiwerda tahun 2021.

Untuk rekapitulasinya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

(24)

TABEL REKAPITULASI SURAT KEPUTUSAN FORUM KOMUNIKASI KECAMATAN SEHAT DAN POKJA DESA SEHAT KABUPATEN MUSI RAWAS

No Kecamatan Jum

D/Kel

2019 2020 Bukti

D/K % D/K %

1 Tugumulyo 18 17 94 17 94 SK Lengkap 2 Tuah Negeri 11 3 27 10 91 SK Lengkap 3 BTS Ulu 19 5 26 12 63 SK Lengkap 4 Jayaloka 13 12 92 10 77 SK Lengkap 5 Megang Sakti 21 15 71 19 95 SK Lengkap 6 Muara Beliti 12 4 33 9 75 SK Lengkap 7 Muara Kelingi 21 9 43 20 95 SK Lengkap 8 Muara Lakitan 20 6 30 15 75 SK Lengkap 9 Purwodadi 11 9 82 10 91 SK Lengkap 10 Selangit 12 8 67 12 100 SK Lengkap 11 Sukakarya 8 2 25 8 100 SK Lengkap 12 STL Ulu Terawas 13 12 92 12 92 SK Lengkap 13 Sumberharta 10 5 50 8 80 SK Lengkap 14 TP. Kepungut 10 3 30 7 70 SK Lengkap

Jumlah 199 110 55 169 85

Berdasarkan tabel di atas secara struktural yang mengikuti pembinaan Kabupaten/kota Sehat terjadi peningkatan dari 55% menjadi 85% artinya peningkatan atau penambahan desa dan kelurahan sekitar 59 desa/kelurahan.

Karena persyaratan untuk tahun 2021 bagi Kabupaten/Kota dengan tahapan Wiwerda maka cakupan ODF sekitar > 80% dan Musi Rawas berada di atas target yang ditetapkan yaitu 85%.

(25)

1.2. Rencana kerja tahun 2019 dan 2020;

TABEL 2.1 RENCANA KEGIATAN GERAKAN MUSI RAWAS SEHAT 2019 – 2020

No Nama Kegiatan Tempat

Pelaksanan Tujuan Sasaran Sumber

dana Pelaksana I TAHAPAN PEMUKIMAN SARANA DAN PRASARANA

1. Penyusunan Regulasi Udara Bersih

Kabupaten Tersusunnya payung hukum terhadap pengelolaan udara bersih

Masyarakat APBD OPD

2. Gerakan Musirawas Menanam

Desa terpilih Terwujudkan desa yang bersih, nyaman dan indah

Masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat, OPD 3. Bedah Rumah Desa terpilih Terdapatnya rumah layak

huni yang sehat dan bersih

Gakin ABPD dan DD

Kades, Camat, OPD 4. Pemetaan rawan banjir Kabupaten teridentifikasi desa

berpotensi rawan banjir

DAS APBD, DD Kades, Camat, OPD 5. Penangganan Air Sungai

dan Irigasi yang Bersih Desa terpilih Terwujudnya kawasan sungai

bersih dan aman Kades,

Camat, OPD 6. Bedah Jamban Desa terpilih Terwujudnya cakupan jumlah

desa ODF

OPD,

Puskesmas, masyarakat

APBD, BOK, DD, Lainlain

Kades, Puskesmas Camat, OPD II TAHAPAN PANGAN DAN GIZI

1. Gerakan Pemantauan dan Pengawasan 1000 HPK

Rumah warga Menurunnya risiko kurang gizi dan prevalensi stunting

Ibu hamil, Balita

APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas,

(26)

Camat, OPD 2. Keamanan Pangan Pasar Teridentifikasi keamanan

pangan

Pedangang Sayur dan buah

APBD OPD,

Camat, Puskesmas 3. Kolam ikan Desa terpilih Terjangkaunya akses pangan

bergizi Gakin APBD, DD OPD,

Camat, Puskesmas, Kades III TAHAPAN KEMANDIRIAN HIDUP SEHAT

1. Evaluasi Gerakan Musirawas Sempurna Sehat (GMSS)

Kabupaten Teridentifikasi kelemahan dan sumber potensi dalam

rangka penguatan

pelaksanaan GMSS

OPD terkait, Puskesmas

APBD Musi Rawas

Dinkes

2. Pelaksanaan GMSS Kecamatan dan

Puskesmas

Terjangkaunya aksesbilitas pelayanan kesehatan

OPD, Puskesmas, Masyarakat

APBD, BOK Dinkes, Camat Puskesmas 3. Puskesmas Ramah Anak Kabupaten Terjangkaunya akses

pelayanan Publik dan mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan anak- anak

OPD, Camat Puskesmas

APBD, BOK OPD terkait

4. Gerakan Rumah Tanpa

Asap Rokok Desa terpilih Berkurangnya kontak perokok pasif dan menurunkan prevalensi ISPA

Keluarga APBD, BOK, DD dan Masyarakt

Kades, Puskesmas, Camat, OPD 5. Gerakan Jumat Bersih Masyarakat Terlaksananya PSN dengan

baik dan teratur

masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat,

(27)

OPD 6. Gerakan Senam Massal Desa terpilih Terwujudnya aktivitas fisik

dalam rangka mengurangi faktor risiko penyakit

masyarakat APBD, BOK, DD

Kades, Puskesmas, Camat, OPD

7. Penemuan dan

Pengobatan Penderita TB Desa terpilih Terlaksananya upaya penemuan suspek penderita TB

masyarakat APBD, BOK,

DD Kades,

Puskesmas, Camat, OPD 8. Pencegahan dan

Penanggulangan Narkoba

Desa terpilih Terciptanya kepedulian warga terhadap bahaya Narkoba

Masyarakat APBD dan DD

Kades, Puskesmas, Camat, BNN IV TATANAN PARIWISATA SEHAT

Pembinaan dan

Pengawasan Objek wisata

Obwis terpilih Terpantaunya aktivitas objek wisata di Kab Musi Rawas

Obwis APBD FKS,

Disbudpar Gerakan Kampaye Wisata

di Musi Rawas

Medsos Tersosialisasinya obwis kabupaten Musi Rawas

masyarakat Swadaya FKS, disbudpar v TATANAN KAWASAN INDUSTRI DAN PERKANTORAN SEHAT

Greakan Menanam Pohon di Perkantoran dan TTU

Desa terpilih Terwujudnya penanaman

pohon dikawasan

perkantoran dan industri

Lingkungan perkantoran dan industri

OPD dan swasta

OPD, FKS, Kades dan Masyarakat Memantau pelaksanaan

K3 pada Industri

Tempat Industri

Terpantauan pelayanan K3 di kawasan industri

industri Swasta OPD, FKS, Kades dan Masyarakat

(28)

1.3. Sekretariat Forum Komunikasi Kecamatan Kabupaten/Kota Sehat. Sekretariat Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Keccamatan Tugumulyo terletak di Kompolek Puskesmas c Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo.

Gambar Sekretariat FKKS Kecamatan Tugumulyo 1.4. Struktur organisasi Forum Komunikasi Kecamatan Kabupaten/Kota Sehat;

Gambar Struktur Organisasi Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Kecamatan Tugumulyo

(29)

1.5. Kegiatan Forum Komunikasi Kecamatan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 dan 2020:

Daftar hadir, undangan/edaran, notulensi, dokumentasi & foto kegiatan KKS dilengkapi dengan keterangan: nama kegiatan, tanggal dan alamat lokasi.

Rapat Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Kecamatan Tugumulyo yang dihadiri Tim Teknis KKS Kab Musi Rawas, 16 April 2021

4. Pokja Kelurahan/Desa dilengkapi :

a. SK Pokja Desa/Kelurahan Kabupaten Musi Rawas untuk 169 Desa/kelurahan terlampir.

(30)

b. Rencana kerja;

Tabel 2.2 Jadwal Pelaksanaan Gerakan Musirawas Sempurna Sehat Tahun 2019

No Bulan Tempat

Pelayanan Jenis Pelayanan Pelayanan Publik 1. Januari Kec Muara

Lakitan

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, donor darah

Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Pol PP, Dishub, Dandim, Polres, DPPKB, Media, Humas 2. Pebruari Kec BTS Cecar 10 Jenis Pelayanan

UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Deklarasi SBAS 15 Desa, donor darah, Pelayanan SIM

Dandim, Polres, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Dishub, Pol PP, DPPKB, Media, Humas

3. Maret Kec Selangit 10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

Dandim, Polres, Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Dishub, DPPKB, Pol PP, Media, Humas 4. April Kec Muara

Beliti

Pelayanan dokter spesialis, Operasi Katarak, Pelayanan KB, Kependudukan, donor darah

Dandim, Polres, BPJS, Dinsos, DLHD

Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, IDI, Pol PP, Dishub, Kominfo, DPPKB, Media, Humas

5. Mei Kec

Sumberharta

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Deklarasi SBAS .. desa

Dandim, Polres, Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, DPPKB, Kominfo, Pol PP, Media

6. Juni Libur Puasa Libur Puasa Libur Puasa 7. Juli Kec BTS

Cecar

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Pencanangan Puskesmas Ramah Anak, Deklarasi SBAS

DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil,

PMI/UTDRS, Dishub, Pol PP, DPPKB, Humas, Media

(31)

desa 8. Agustus Kec Megang

Sakti

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, donor darah.

Deklarasi Rumah Tanpa Asap Rokok

Dandim, Polres, Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UDTRS, DPPKB, Pol PP, Dishub, Humas, Media 9. September Kec Muara

Lakitan

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, donor darah

Dandim, Polres, BPJS, Dinsos, BLHD,

Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Dishub, Pol PP, DPPKB, IDI, Humas, Media

10. Oktober Kec Muara Lakitan

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, donor darah

Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Pol PP, Dishub, Dandim, Polres, DPPKB, Media, Humas 11. Nopember Kec BTS Cecar 10 Jenis Pelayanan

UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Deklarasi SBAS 15 Desa, donor darah, Pelayanan SIM

Dandim, Polres, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Dishub, Pol PP, DPPKB, Media, Humas

12. Desember Kec Selangit 10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan, Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

Dandim, Polres, Dinsos, DLH, Depag, PKK, PUCK, Capil, PMI/UTDRS, Dishub, DPPKB, Pol PP, Media, Humas

(32)

Tabel 2.3 Jadwal Pelaksanaan Gerakan Musirawas Sempurna Sehat Tahun 2020

No Bulan Tempat

Pelayanan Jenis Pelayanan Pelayanan Publik 1. 3 Januari Puskesmas

Sumberharta Kec

Sumberharta

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan,

Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

RS, DaldukKB, Dukcapil, PMI, Lantas, BPPD,IDI PUCK, Distanak, Diskan, PKK, Kodim, Kemenag

2. 6 Februari Puskesmas Muara Kati Kec TPK

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan,

Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

RS, DaldukKB, Dukcapil, PMI, Lantas, BPPD,IDI PUCK, Distanak, Diskan, PKK, Kodim, Kemenag

3. Maret Puskesmas Mangunharjo Kec

Purwodadi

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan,

Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

RS, DaldukKB, Dukcapil, PMI, Lantas, BPPD,IDI PUCK, Distanak, Diskan, PKK, Kodim, Kemenag

4. April Puskesmas L Sidoharjo Kec Tugumulyo

10 Jenis Pelayanan UKP GMSS, Pelayanan KB, Kependudukan,

Deklarasi SBAS 7 desa, Pelayanan SIM

RS, DaldukKB, Dukcapil, PMI, Lantas, BPPD,IDI PUCK, Distanak, Diskan, PKK, Kodim, Kemenag

5. Mei Libur Puasa 6. Juni Desa Air

Satan dan Ketuan Jaya Kec Muara Beliti

UKM : Satan : Penjaringan Kespro, Lansia, PTM, TB, Posyandu

Ketuan Jaya : GRTAR, Jaga

UPP : Donor darah, KB, KK&KTP

Kodim, Polsek, Menag, DaldukKB, DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, DPPA, DLH, Disnakes, DKP, Kominfo, BPPD,PMI, PKK, FCSR.

7. 7 Juli Desa Kosgoro dan Kel

Terawas Kec STL Ulu Terawas

UKM Kosgoro : Penjaringan Kespro, PTM, Lansia,

Pencanangan Posbindu Exellen

Terawas : Deklarasi RTAR, Stiker RTAR, Goro

Kodim, Polsek, Menag, DaldukKB, DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, DPPA, DLH, Disnakes, DKP,

(33)

Jamban

UPP : Donor Darah, KB, KK&KTP

Kominfo, BPPD,PMI, PKK, FCSR.

8. 3 Agustus SDN Giriyoso, Balai Desa Giriyoso, Margoyoso, Donorejo, Jayaloka

UKM: Giriyoso : Pencanangan MR, Kespro, Lansia, PTM, Konseling Gizi Margoyoso :

Penyerahan Kloset, Goro Jamban

Donorejo : Deklarasi GRTAR, Pemasangan Stiker : Rumah, Masjid, Kantor Desa

UPP : KB dan Donor darah

Kodim, Polsek, DaldukKB,

DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, Disnakes, Kominfo, BPPD,PMI, PKK.

9. September Balai Desa Banpress, Jaya Bhakti, Jaya Tunggal dan Dharma Sakti

UKP :

Jaya Tunggal : Penjaringan Kespro, lansia, PTM, TB dan Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok

UKM :

Banpress : Posyandu Dharma Sakti : Gotong royong bangun Jamban Jaya Bhakti : Pengolahan Sampah

Kodim, Polsek, DaldukKB,

DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, Disnakes, Kominfo, BPPD,PMI, PKK.

10. Oktober Balai Desa Sugiwaras, Sukawarno dan

UKP :

Desa Sugiwaras.

Penjaringan Kespro, lansia, PTM, TB, Filariasis UKM :

Desa Sukowono :

Gotong royong bangun Jamban dan Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok

UPP : Pelayanan KB dan Donor Darah

Kodim, Polsek, DaldukKB,

DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, Disnakes, Kominfo, BPPD,PMI, PKK.

11. November Balai Desa Karya Teladan dan

Puskesmas Muara Kelingi

UKP :

Karya Teladan : Penjaringan Kespro, lansia, PTM, TB dan Sunatan Massal

Kodim, Polsek, DaldukKB,

DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP,

(34)

UKM :

Karya Teladan : Gotong royong bangun Jamban dan Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok UPP : Pelayanan KB dan Donor Darah

Dinsos, Disnakes, Kominfo, BPPD,PMI, PKK.

12. Desember Desa Megang Sakti V,

Jajaran Baru I dan Balai Desa Muara Megang I.

UKP :

Muara Megang I : Penjaringan Kespro, lansia, PTM, TB

UKM :

Megang Sakti V :Gotong royong bangun Jamban

Jajaran Baru I : Gerakan Rumah Tanpa Asap Rokok

UPP : Pelayanan KB dan Donor Darah

Kodim, Polsek, DaldukKB,

DukCapil, PUCK, Disdik, PMD, Perkim, DPMPTSP, Dinsos, Disnakes, Kominfo, BPPD,PMI, PKK.

(35)

c. Sekretariat Pokja Kelurahan Kabupaten/Kota Sehat (alamat lengkap disertai foto dengan dilengkapi keterangan: tanggal dan koordinat lokasi menggunakan aplikasi time stamp);

d. Struktur organisasi Pokja Kelurahan Kabupaten/Kota Sehat;

e. Kegiatan Pokja Kelurahan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 dan 2020 : Daftar hadir, undangan/edaran, notulensi, dokumentasi & foto kegiatan KKS dilengkapi dengan keterangan: nama kegiatan, tanggal dan alamat lokasi.

PENDANAAN 1. APBD

Kegiatan konvergensi menuju Kabupaten Sehat Kabupaten Musi Rawas terkordinir melalui perencanaan pembangunan daerah melalui mekanisme Musrenbang secara bertingkat.

Anggaran pembangunan konvergensi kabupaten sehat melekat pada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan tatanan yang dibina tahun 2018- 2020.

2. APBN

Adapun anggaran yang bersumber dari APBN meliputi kegiatan :

a) Program Bedah rumah yang dikordinir Dinas Perumahan dan Pemukiman;

b) Program Pasar sehat yang dikoordinir Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

3. Sumber dana lain;

Sumber lain berasal dari dana desa dalam rangka pembangunan desa sesuai dengan koridor Peraturan Bupati Nomor 56 Tahun 2017 dan Peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2018. Seiring dengan pandemi Covid-19 maka peraturan Bupati tersebut diperbaharuhi menjadi Peraturan Bupati Nomor 4 tahun 2020 dan diganti dengan Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2021 tentang tatacara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa setiap Desa di Kabupaten Musi Rawas. Kemudian untuk memperkuat pelaksanaannya maka diterbitkan Peraturan Bupati Nomor 2 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Dana DesaBagi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Rencana aksi Daerah Penyediaan Air

4. Partisipasi Masyarakat dalam bentuk in cash dan in kind (material, tenaga Sejak tahun 2005 dicanangkannya Desa Siaga oleh Presiden RI BJ Habibi, masyarakat Kabupaten Musi Rawas telah menerapkan metode pemeliharaan kesehatan keluarga dengan cara membentuk kelompok arisan.

(36)

Memang ketika tahun 2005-2009 program arisan jamban di Kabupaten Musi Rawas belum bergerak secara masif, namun sejak dilaksanakannya program KKS pada tahun 2018 dan dicanangkannya program Bedah Jamban oleh Bupati Musi Rawas tahun 2017 di desa Suka Karya Kecamatan STL Ulu masyarakat secara masif bergotong royong membuat jamban keluarga. Sebagai kontribusi masyarakat dalam pembangunan di bidang kesehatan. Adapun jenis kontribusinya berupa material jamban dan tenaga gotong royong.

INDIKATOR POKOK

No Indikator Tahun Kegiatan

2017 2018 2019 2020 2021

1, Indeks Pembangunan

Manusia 65,31 66,18 66,92 66,79 67,00

2. Usia harapan Hidup 67,34 tahun 67,59 tahun 67,86 tahun 68,14 tahun

3. Angka Partisipasi Sekolah 92,31 93.7 87,83 87,88

4. Indeks Kesehatan

Keluarga 0,12 0,12 0,12 0,12

5. Angka Kematian Bayi per

1.000 kelahiran hidup 6/1.000 5,6/1.000 7/1.000 4/1000

6.

Angka kematian Ibu melahirkan per 100.000 kelahiran hidup

169/100.000 164/100.000 96/100.000 94/100.0000

7. Prevalensi DBD per

100.000 penduduk 1,47/100.000 28,9/100.000 24,09/100.000 16,2/100.000

8. Prevalensi Stunting 25,9 % 12,23 % 26,59% 4,2%

9. Angka Kawasan Kumuh

0 0 0 0

10. Angka Kriminal 0,24* 0,16 0,08 0,03

11. Keberadaan Gelandangan

dan Pengemis/desa 8 8 8 8

* data dirilis BPS, 2018 Musi Rawas dalam Angka Tahun 2018 yang melaporkan kondisi kriminal tahun 2015 (0,19%), 2014 (0,23%) dan 2013 (0,24%)

Indeks Pembangunan Manusia.Secara meraton indikator IPM Kabupaten Musi Rawas menunjukkan terjadi peningkatan secara bermakna. Tahun 2016 tercatat

(37)

sebesar 64,75 yang merupakan titik awal pemerintahan dengan visi dan misi Musi Rawas Sempurna 2016-2021 meningkat menjadi 67.00 dan kondisi tahun 2021 menjadi titik awal pembangunan dengan visi dan misi Musi Rawas Mantab 2021- 2026. Pembangunan daerah dengan 9 program unggulan dalam visi dan misi Musi Rawas Mantab mempunyai 5 Isu Strategi pelayanan di antaranya penguatan sistem surveilen penyakit, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan akses pelayanan, percepatan pembangunan insprastruktur dan tata kelola sistem pelayanan kesehatan.

Angka Partisipasi Sekolah. Untuk indikator Angka Partisipasi Sekolah berdasarkan data BPS, Musi Rawas 87,88%. Angka ini disandingkan dengan Angka Partisipasi Kasar dan Angka Partisipasi Murni di Kabupaten Musi Rawas. Sementara BPS, tidak menjadikan indikator APS dalam indikator pendidikan masyarakat.

Indeks Kesehatan Keluarga. Musi Rawas melaksanakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK) dengan indikator kinerja indeks kesehatan keluarga (IKS). Sesuai dengan pendataan dan intervensi 12 indikator IKS, Musi Rawas masih jauh dari harapan atau berada pada nilai 0,125 (<0,500) atau dengan kriteria Keluarga Tidak Sehat. (laporan PIS PK, Dinkes Mura, 2021)

Angka Kematian Ibu (AKI). Angka kematian ibu dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020 menunjukan terjadi penurunan yang signifikan, seperti angka kematian ibu (AKI) dari 166 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 94 per 100.000 kelahiran hidup, angka ini sangat jauh di bawah standar nasional yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup.

Angka Kematian Bayi (AKB) pun menunjukkan terjadi penurunan yang signifikan dari 15 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2015 menjadi 4 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2020 atau jauh dari standar nasional yaitu 23 per 1000 kelahiran hidup.

Prevalensi DBD. Berdasarkan prevalensi DBD pada tahun 2018 sekitar 28,9/100.000

sampai dengan 2020 prevalensinya sekitar 16,2/100.000 bahwa menunjukkan terjadi penurunan. Kemudian pada tahun 2020 tidak terjadi kejadian luar biasa DBD, namun secara endemis DBD selalu menjadi momok bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Prevalensi Stunting. Berdasarkan kegiatan rutin melalui Posyandu pada tahun 2017 data prevalensi stunting sekitar 25,9%. Setelah dilakukan dengan program elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) sebagai dasar melakukan program konvergensi stunting diperoleh angka prevalensi stunting sebesar 4,2%, namun secara detail distribusi stunting setiap desa berbeda beda secara ekstrim.

Beberapa kecamatan terdapat prevalensi stunting di atas angka 10%.

Penetapan Kabupaten Musi Rawas sebagai daerah lokus konvergensi stunting tahun 2020-2021 dengan Keputusan Menteri PPN/Bappenas dengan Nomor 42 Tahun 2020 yang merujuk hasil Riskesdas tahun 2018 yaitu sebesar 36%. Artinya prevalensi stunting di Musi Rawas menunjukkan adanya penurunan yang signifikan.

(38)

Angka Kawasan Kumuh. Kabupaten Musi Rawas terdapat beberapa desa dengan keberadaan gelandangan dan pengemis yaitu desa Kertosono Kec jayaloka, Lubuk Pandang Kecamatan Muara lakitan, B Srikaton, D Tegal Rejo Kecamatan Tugumulyo, ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti, Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Sukamana Kecamatan STL Ulu dan Muara Nilau Kecamatan Selangit. Dari delapan desa tersebut terdapat 10 orang Gepeng dan 2 orang yang memiliki NIK. (laporan Dinsos, 2021) Angka Kriminal. Berdasarkan Statistik dalam laporan Musi Rawas Dalam Angka tahun 2018 melaporkan bahwa angka kriminal di Musi Rawas tahun untuk tahun 2015. Namun untuk tahun 2019 sebesar 0,16 menurun menjadi 2020 sebesar 0,08, untuk tahunn 2021 sampai bulan Mei 2021 tercatat sebesar 0,03%. Angka kriminal ini diperoleh dari Kepolisian Sektor Musi Rawas. Rendahnya angka kriminal menunjukkan bahwa kabupaten Musi rawas lebih kondusif dan terkendali roda pemerintahan dan kemasyarakatan.

INDIKATOR KHUSUS

Secara umum indikator khusus dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat Kabupaten Musi Rawas tahun 2021 membina 5 (lima) tatanan sebelumnya 3 (tiga) tatanan. Untuk jelasnya terdalam lampiran.

1. KawasanPermukiman, sarana dan prasarana sehat;

1.1. Udara Bersih

Gerakan penanaman pohon, pemeriksaan udara ambien, himbauan penggunaan BBM rendah sulfur. Gerakan ini dikuti dengan partisipasi masyrakat dalam gerakan nanam pohon yang tersebar di 14 kecamatan yaitu di desa Muara Beliti, Muara Kati, Sungai Bunut, Margoyoso, Ciptodadi, BangunJaya, Pian Raya, Suka Makmur, Muara Lakitan, Karya Sakti, Muara Kelingi, Air Beliti, Selangit, Terawas, Sumber Harta, L. Sidoharjo, Purwodadi, Megang Sakti, Campur sari.

(39)

1.2. Air Sungai Bersih dan Irigasi

Pemantauan DAS dan irigasi dan Gotong royong masyarakat dalam membersihkan bantaran sungai. Kegiatan rutin dilakukan masyarakat setiap jumat bersih, namun lokus kegiatan disesuaikan dengan kondisi alam setempat.

Gambar Kondisi Sungai Lakitan Kabupaten Musi Rawas pda tahun 2020

(40)

Gambar Masyarakat Desa A Widodo sedang melakukan Gotong Royong Pembersihan Drainase Irigasi Kecamatan Tugumulyo, 2020. (Dok FKKS Tugumulyo)

1.3. Penyediaan air bersih individu dan umum

Penyediaan sarana air bersih ini melalui program PAM SIMAS dan BLUD SPAM yang terdapat di kecamatan Muara Beliti, TPK, Jayaloka, Sukakrya, Tuah Negeri, BTS ULU, Muara Kelingi, Muara Lakitan, Tugumulyo, Purwodadi, Megang Sakti, Selangit, Terawas.

1.4. Pembuangan air limbah Domestik (rumah tangga)

Dalam rangka pengelolaan sanitasi dasar pemerintah Kabupaten Musi rawas mengadakan pembuatan drainase, IPAL di sarana umum, Pendampingan pembuatan jamban sehat dan kegiatan dari masyarakat berupa Arisan jamban, gotong royong pembuatan jamban. Cakupan akses sanitasi dasar pada tahun 2020 sekitar 94,67%

1.5. Pengelolaan sampah

Pengolahan sampah 3R yang dikoordinir Dinas Lingkungan Hidup dan kegiatan dari masyarakat berupa pengumpulan di TPS dan bank sampah

(41)

1.6. Perumahan dan Pemukiman sehat

Bedah Rumah, Pelayanan Kesehatan, Pemantauan Lingkungan Sehat, Pengawasan Sanitasi Dasar, Pengawasan dan Pemantauan TTU Sehat dan PHBS dan kegiatan dari masyarakat adalah Gotong royong hidup sehat, woro-woro PHBS.

Tabel 2.4 Cakupan Program Bedah Rumah Tahun 2016 sampai dengan 2020

No Tahun Pelaksanaan Jumlah

Desa Jumlah Bebah

Rumah (unit) Keterangan

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Tahun 2016 8 324

Sumber dana APBD

DAK APBN

2. Tahun 2017 24 400

3. Tahun 2018 28 847

4 Tahun 2019 46 624

5 Tahun 2020 66 917

Jumlah 172 3.112

Sumber : Laporan DPU Perkim, Dinsos, 2017; 2018; 2020

Gambar Before Bedah Rumah Gambar After Bedah Rumah

1.7. Pertamanan dan Hutan Kota

(42)

Taman kota dibangun seiring dengan pembangunan Ibukota Kabupaten di Muara Beliti. Tujuan pembangunan ini adalah merupakan paru-paru kota yang luas sekitar 3,129 Hektar yang tersebar sebanyak 3 titik yaitu Komplek Hutan Pelangi 3,4 heaktar, Taman Beregam, Kawasan Hutan Pelangi dan Taman Hutan Pelangi.

Taman Hutan Pelangi menjjadi tempat destinasi permainan outbond dan widata alam yang banyak diminati masyarakat secara domistik.

1.8. Sekolah

Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Musi Rawas memberikan dukungan pelayanan program UKS, Dokter Kecil dan Kantin Sehat, gotong royong bagi civitas akademika. Kegiatan ini berlangsung dalam tatanan Sekolah Adiwiyata.

Tahun 2019 terdaftar sekitar 33 sekolahan yang mengikuti program Adiwiyata dan tahun 2020 karena terjadi refocosing maka sekolah yang mengikuti hanya 2 unit sekolah.

1.9. Pengelolaan Pasar

Kabupaten Musi Rawas memiliki beberapa Pasar tradisional yaitu Pasar B Srikaton, Pasar Mangunharjo, Pasar Megang Sakti, Pasar Muara Beliti, Pasar Cecar, dan Pasar Muara Kelingi. Selain itu terdapat beberapa pasar mingguan (Pasar Kalangan). Adapun dasar pengelolaan Pasar berlandasan dengan Peraturan Bupati Nomor 33 tahun 2017.

(43)

Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Musi Rawas Nomor 800/97/KPTS/PERINDAG/2019 tanggal 20 September 2019 tentang Penetapan Pemetaan Zona Pedagang Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo di Lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Musi Rawas bahwa berdasarkan kelompok pedagang maka ditetapkan 8 (delapan) zonasi pedagang yaitu :

1. Zonasi Pedagang daging;

2. Zonasi Pedagang Ikan;

3. Zonasi Pedagang Ayam;

4. Zonasi Pedagang Sayur;

5. Zonasi Pedagang Pakaian;

6. Zonasi Pedangan Manisan;

7. Zonasi Pedagang Rempah, dan 8. Zonasi Pedagang Kelontongan.

Gambar Zonasi Pasar B Srikaton, Zonasi Pedagang Daging, Zonasi Ikan, Zonasi Sayur Mayur, Bumbu Masak dan Kelontongan.

1.10. Sarana olah raga , rekreasi & tempat bermain anak

Taman Olah Raga Bersama , Penyedian Sarana Olah Raga, Himbuanan Berolah raga dan sarana ini pun dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga seperti Senam Bersama Sepeda Bersama Latihan Olah Raga. Keterpaduan desain taman beregam menjadi minat tersendiri masyarakat, sehingga menjadi destinasi wisata religius yang terdapat di ibukota Kabupaten Musi Rawas.

(44)

Gambar Sarana Olahraga dan TPA dalam Komplek Taman Beregam Muara Beliti 1.11. Penataan sektor informal (PKL/ asong-an/industri RT)

Penataan, pembinaan dan pengawasan pasar diampuh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Musi Rawas, Pasar merupakan UPT yang mengelola dan mengoperasionalkannya. Dalam pelaksanaan pengelolaan dan gotong royong kebersihan pasar. Sebagai pedoman pengelolaan pasar tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 33 tahun 2017 dan Keputusan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Musi Rawas Nomor 800/98/KPTS/PERINDAG/2019 tanggal 20 September 2021.

(45)

Gambar Komunitas Penjaga Keamanan dan Pengelolaan PKL di Pasar B Srikaton Musi Rawas.

2. Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat;

2.1. Pengujian polusi limbah padat dan limbah cair.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas setiap tahun minimla dua kali melakukan uji udara ambien yang dikoordinir oleh Dinas Lingkungan Hidup. Pengelolaan limbah melalui IPAL menjadi hal yang fundamen diawasi dan dimonitor oleh Bidang Pemantauan pada Dinas Lingkungan Hidup.

Gerakan menanaman pohon, pemantauan dan pengawasan Limbah B3 merupakan kegiatan yang dapat dilakukan oleh berbagai stakeholder dalam rangka membentuk kawasan perkantoran dan industri yang sehat. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas setiap menjelang musim penghujan program ini digulir hingga ke jenjang pemerintahan desa. Gerakan ini dikoordinir oleh Dinas Lingkungan Hidup.

(46)

Gambar kepala Dinas Kesehatan Menanam Pohon Bersama di Sekitar Masjid Agung Darusalam Muara Beliti Baru.

2.2. Penyehatan kawasan industry berbasis masyarakat

Pemantauan AMDAL, Pemeriksaan BML dan Pemantauan BML, dengan memantau perusahaan dan industri yang beroperasional di Musi Rawas, Industri CPO di Petunang Kecamatan Tuah Negeri, Marga baru Kecamatan Muara Lakitan, PT Medco Perusahaan gas Bumi di Suka Makmur Kecamatan BTS Ulu, Industri Kayu di Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.

2.3. Kelompok usaha/sektor informal kerja di lingkungan industri

Pembinaan Pos UKK, UKBM dan UKM dan Aktivitas kader dan kelompok ekonomi adalah mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi di Kabupaten Musi Rawas sehingga roda perfekonomian masyarakat bergerak. Misalnya membangun wisata kuliner, bergerak mengaktifkan berbagai koerasi sebagai modal industri rumah tangga atau industri kecil.

Referensi

Dokumen terkait

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Musi Rawas bersama instansi lain harus dapat memperbaiki/memperbaharui fasilitas sarana dan prasarana yang

Poros Muara Beliti Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. MUARA BELITI

Poros Muara Beliti Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. MUARA BELITI

Poros Muara Beliti Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. MUARA BELITI

2 Tahun 2008 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Musi Rawas dan Peraturan Bupati Musi Rawas Nomor.62 Tahun 2008 Tentang Penjabaran Tugas

kegiatan Inspektorat Kabupaten Musi Rawas Tahun 2010 ‐ 2015 sesuai dengan.. Visi dan Misi Inspektorat Kabupaten Musi Rawas demi menuju

Poros Muara Beliti Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. MUARA BELITI

Bahwa Peraturan Daerah Kabupaten Musi Rawas Nomor 12 Tahun 1999 tanggal 15 Juli 1999 tentang Retribusi Izin Gangguan tidak sesuai lagi pada kondisi perkembangan