• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Visi dan Misi Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta serta LPPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "1. Visi dan Misi Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta serta LPPM"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

1. Visi dan Misi Institut Sains &

Teknologi Akprind

Yogyakarta serta LPPM

Visi Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta:

Menjadi Institut yang favorit dan unggul di bidang sains dan teknologi secara nasional.

Misi Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta:

1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi yang mengedepankan dan menjunjung tinggi tata nilai, norma, dan budaya;

2. Mengembangkan sains dan teknologi yang berwawasan lingkungan dan berbasis penjaminan mutu;

3. Menerapkan hasil-hasil pendidikan dan penelitian sains dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Visi LPPM:

Sesuai dengan visi-misi Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, LPPM IST AKPRIND memiliki visi unggul dalam mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis sains dan teknologi

Misi LPPM:

1. Berkoordinasi dengan seluruh program studi dalam pelaksanaan penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM).

2. Mensosialisasikan semua informasi tentang penelitian dan PKM dari dalam Institut maupun dari luar Institut.

3. Melaksanakan seleksi proposal, monitoring dan evaluasi

pelaksanaan penelitian dan PKM, menyelenggarakan desiminasi serta publikasi hasil penelitian.

4. Melayani masyarakat akan kebutuhan teknologi melalui PKM 5. Meningkatkan kualitas penelitian dan PKM dengan

menyelenggarakan pelatihan.

6. Meningkatkan jejaring penelitian dan PKM dengan Perguruan Tinggi lain dan instansi terkait

2. Tujuan Manual Standar

Kecukupan Prasarana Sistem Informasi

Penelitian

1. Untuk merancang, merumuskan, dan menetapkan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian agar proses penelitian berjalan efektif dan efisien.

2. Untuk melaksanakan proses penelitian secara konsisten dari waktu ke waktu, kredibel dan dapat ditingkatkan secara bertahap.

3. Untuk membantu memastikan proses penelitian dapat berjalan dengan lancar.

4. Untuk melakukan evaluasi pelaksanaan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

5. Untuk mengendalikan pelaksanaan standar Kecukupan Prasarana

(3)

Sistem Informasi Penelitian agar target standar dapat tercapai / terpenuhi

6. Untuk meningkatkan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian, meningkatkan kualitas penelitian secara berkelanjutan

3. Ruang Lingkup Manual Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi

Penelitian

Manual ini berlaku:

1. Pada saat hendak merancang dan menetapkan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

2. Pada saat pelaksanaan kegiatan penelitian

3. Pada proses evaluasi pelaksanaan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

4. Definisi Istilah 1. Merancang Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian: Serangkaian pemikiran bersama dalam upaya menghasilkan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian agar proses penelitian di IST AKPRIND Yogyakarta dapat berjalan lancar.

2. Prasarana adalah fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan, seperti: halaman, kebun/taman sekolah, jalan menuju ke sekolah. Prasana merupakan alat penunjang keberhasilan suatu proses upaya yang dilakukan di dalam pelayanan publik.

3. Sistem Informasi adalah suatu sistem yang terdiri dari kombinasi teknologi informasi dan aktivitas orang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen.

4. Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan/atau pengujian suatu cabang pengetahuan dan teknologi.

5. Langkah-langkah Penetapan,

Pelaksanaan, Evaluasi,

Pengendalian dan peningkatan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi

Penelitian

Langkah-langkah Penetapan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian:

1. Penetapan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian diarahkan untuk mencapai Visi IST AKPRIND Yogyakarta agar menjadi PT yang unggul secara Nasional di bidang Sains dan Teknologi.

2. LPPM mempelajari Permenristek No. 44 Tahun 2015 tentang SN- DIKTI, Pasal 49, sehingga dapat dijadikan landasan pelaksanaan proses penelitian,

3. Penetapan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian juga memperhitungkan analisis SWOT. IST AKPRIND memiliki kekuatan pada tersedianya prasarana infrastruktur server, data server, dan jaringan internet yang mendukung berjalannya sistem informasi untuk menunjang kegiatan penelitian dan penyebaran informasi hasil penelitian melalui website LPPM. Kelemahan seperti spesifikasi server secara berkala terus diperbaiki. Ke depan peluang untuk terus meningkatkan ketersediaan prasarana yang memadai untuk sistem informasi penelitian terus dikembangkan sehingga dapat mendukung

(4)

penyebaran informasi ke dosen dan ke masyarakat.

4. LPPM merumuskan draf awal Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

5. LPPM membahas draft tersebut dalam rapat bersama para Dekan dan BP3SI.

6. Melakukan uji publik rancangan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

7. Memperbaiki redaksi kalimat pernyataan standar berdasar masukan BP3SI dan fakultas.

8. Pengesahan dan pemberlakuan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

9. Mensosialisasikan dan mengimplementasikan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

Langkah-langkah Pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

1. Menginventarisir data prasarana sistem informasi penelitian di IST AKPRIND

2. Berkoordinasi dengan untuk terkait untuk menentukan kebutuhan prasarana sistem informasi penelitian

3. Menyusun jadwal kegiatan pengembangan prasarana sistem informasi penelitian.

4. Berkoordinasi dengan tim pelaksana penyediaan prasarana sistem informasi untuk penelitian

5. Melaksanakan proses pengembangan prasarana sistem informasi 6. Melakukan presentasi terkait proses pengembangan prasarana

sistem informasi penelitian

7. Mencermati presentasi proses pengembangan prasarana sistem informasi penelitian

8. Memberikan masukan perbaikan jika diperlukan.

9. Melakukan dokumentasi hasil proses pengembangan prasarana sistem informasi penelitian

Langkah-langkah Evaluasi Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

1. Membentuk panitia evaluasi pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

2. Mengumpulkan data-data pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian satu tahun terakhir mencakup kebutuhan prasarana sistem informasi penelitian yang sudah ada dan prasarana yang belum tersedia.

3. Meminta masukan dari unit terkait tentang kebutuhan prasarana sistem informasi penelitian.

4. Membandingkan data pelaksanaan dengan kondisi ideal yang diinginkan

5. Merumuskan hasil evaluasi pelaksanaan proses Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

(5)

Langkah-langkah Pengendalian Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

1. Memeriksa data yang telah terkumpul dari pelaksanaan pengembangan prasarana sistem informasi penelitian.

2. Mempelajari catatan hasil evaluasi proses pengembangan prasarana sistem informasi pada tahap sebelumnya, dan mempelajari alasan atau penyebab terjadinya penyimpangan /kegagalan pencapaian target isi standar kecukupan prasarana sistem informasi penelitian.

3. Mengambil tindakan korektif terhadap setiap penyimpangan dari standar kecukupan prasarana sistem informasi penelitian.

4. Mencatat atau merekam semua tindakan korektif yang akan diambil.

5. Melakukan pemantauan secara terus - menerus efek dari tindakan korektif tersebut.

6. Membuat laporan tertulis secara periodik tentang semua hal yang menyangkut pengendalian standar seperti diuraikan di atas.

7. Melaporkan hasil dari pengendalian standar itu kepada pimpinan Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta disertai saran atau rekomendasi.

Langkah-langkah Peningkatan Standar Prasarana Sistem Informasi Penelitian

1. LPPM mempelajari laporan hasil pengendalian standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

2. Melakukan review isi standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

3. Merumuskan ulang pernyataan isi standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian menjadi standar baru yang kualitasnya lebih baik dari pada standar sebelumnya.

4. LPPM mengkonsultasikan kepada pimpinan tentang rencana peningkatan standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian.

5. Pengesahan dan pemberlakuan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

6. Mensosialisasikan dan mengimplementasikan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

6. Kualifikasi Pejabat/Petugas yang menjalankan Manual Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi

Penelitian

1. LPPM

2. Wakil Rektor 1 3. Pimpinan

4. Yayasan Pembina Potensi Pembangunan

7. Catatan Manual ini dilengkapi dengan dokumen tertulis berupa:

1. SOP Penetapan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi

(6)

Penelitian

2. SOP Pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

3. SOP Evaluasi Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

4. SOP Pengendalian Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

5. SOP Peningkatan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

6. Instruksi Kerja Penetapan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

7. Instruksi Kerja Pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

8. Instruksi Kerja Evaluasi Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

9. Instruksi Kerja Pengendalian Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

10. Instruksi Kerja Peningkatan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

11. Formulir Penetapan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

12. Formulir Pelaksanaan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

13. Formulir Evaluasi Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

14. Formulir Pengendalian Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

15. Formulir Peningkatan Standar Kecukupan Prasarana Sistem Informasi Penelitian

16. Template standar.

8. Referensi 1. Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

2. SK Nomor 064.a/Skep/Rek/XII/2016, tentang Pedoman pengelolaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran, Penelitian serta Pengabdian pada Masyarakat

3. Statuta IST AKPRIND

4. Renstra IST AKPRIND Yogyakarta Tahun 2015-2019 5. Renstra TIK IST AKPRIND Tahun 2015-2019

Referensi

Dokumen terkait

BP3SI merupakan unit struktural yang mempunyai kontribusi dalam perencanaan, pengembangan, implementasi dan pemeliharaan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian terdahulu terletak pada Objek atau tempat penelitian dan tujuan penelitian dimana penelitian ini lebih terfokus pada

Diterbitkan oleh LPPM IST AKPRIND Yogyakarta 40 evaluasi pelatihan peserta dapat menerapkan K3 listrik dalam melaksanakan pengerjaan pembangkit Listrik Tenaga Surya

Berdasarkan analisis kesetimbangan massa dan volume dilakukan dengan menggunakan metode isocon (Grant, 1986) terhadap sampel batuan vulkaniklastik andesitik yang

Di lain pihak, orang-orang yang terjun langsung dalam operasi militer ini adalah korban-korban dari permainan politik yang berlangsung pada masa Perang Dingin tersebut baik dari

Wajib Pajak orang pribadi atau badan karena kondisi tertentu objek pajak yang ada hubungannya dengan subjek pajak atau karena sebab-sebab tertentu lainnya serta dalam

Pembagian kerja berdasarkan produksi, yaitu perincian serta pengelompokan tugas semacam atau erat hubungannya satu sama lain untuk dilakukan pejabat tertentu yang

Telah dilakukan penelitian pengolahan limbah cair industri batik dengan metoda elektrokoagulasi menggunakan seng bekas sebagai elektroda yang bertujuan untuk