• Tidak ada hasil yang ditemukan

Foundation for Financial Breakthrough

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Foundation for Financial Breakthrough"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

BANK

UANGPEDIA

®

all about personal nance

Foundation for

Financial Breakthrough

Membangun Fondasi Keuangan yang Kuat

dengan Memaksimalkan 7 Elemen Keuangan

(2)
(3)

FINANCIAL BREAKTHROUGH

Series

MEMPERLENGKAPI ANDA UNTUK MENDAPATKAN TEROBOSAN KEUANGAN YANG ANDA IDAMKAN

Buku ini membantu Anda

membangun 7 elemen keuangan

sehingga memungkinkan

terjadinya terobosan keuangan di

dalam hidup Anda.

(4)

FOUNDATION FOR FINANCIAL BREAKTHROUGH

Membangun Fondasi Keuangan yang Kuat dengan Memaksimalkan 7 Elemen

Keuangan

Oleh : Benny Santoso Editor : Sally Azaria Desain Sampul : Yakup Handoyo Tata Letak : Yakup Handoyo Hak Cipta © 2016 pada penulis

Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT) Benny Santoso

Foundation for Financial Breakthrough:

Membangun Fondasi Keuangan yang Kuat dengan Memaksimalkan 7 Elemen Keuangan Surabaya: PT Tanam Panutan Bangsa, 2016

Ed. 1 Cet. 1; i + 38 hlm; 20.5 cm x 15.5 cm ISBN :

Cetakan Pertama, April 2016 Penerbit:

PT Tanam Panutan Bangsa

Jl. Rungkut Mapan Tengah 2/DB 12A Surabaya 60293 • Telp: 082 130 131 132 Email: [email protected]

(5)

DAFTAR ISI

01 | Pendapatan

5

02 | Utang

9

BANK

03 | Pengeluaran

15

04 | Tabungan

23

05 | Investasi

27

06 | Asuransi

31

07 | Investasi di Surga

33

(6)

MEMAKSIMALKAN TUJUH (7) ELEMEN KEUANGAN

Membangun kehidupan keuangan sama persis seperti membangun rumah. Oleh karena itu, untuk membangun kehidupan keuangan yang kuat sama seperti membangun rumah yang kuat.

Untuk membangun rumah yang kuat diperlukan dasar/fondasi yang kuat. Dasar yang kuat akan memastikan bangunan yang ada di atasnya akan mampu bertahan lama.

Untuk bisa membangun keuangan yang kuat, kita harus bisa memaksimalkan pengelolaan tujuh elemen keuangan.

Elemen-elemen yang ada di dalam pengelolaan keuangan secara umum bisa dilihat dari rumus di bawah ini:

Pendapatan + Utang

=

Pengeluaran + Tabungan + Asuransi + Investasi + Investasi di Surga

(7)

1

Pendapatan

BANK

2

Utang

3

Pengeluaran

4

Tabungan

5 Asuransi

6

Investasi

7

Investasi

di Surga

Elemen-elemen yang ada di dalam pengelolaan keuangan secara umum bisa dilihat dari rumus di bawah ini:

Pendapatan + Utang = Pengeluaran + Tabungan

+ Asuransi + Investasi + Investasi di Surga

(8)

Kebun buah bisa digunakan untuk menjelaskan semua elemen keuangan di atas.

Pendapatan

digambarkan sebagai uang yang digunakan untuk mengelola kebun buah ini. Artinya, semakin banyak pendapatan akan semakin banyak uang yang bisa digunakan untuk memperbesar kebun buah. Pendapatan ini salah satunya didapat dari penjualan buah yang dihasilkan. Pendapatan ini harus dibuat sebesar mungkin.

Pengeluaran

digambarkan sebagai uang yang digunakan untuk biaya operasional dari kebun buah ini. Yang termasuk dalam biaya operasional adalah biaya membayar pegawai, biaya air, biaya komunikasi, dan pengeluaran. Biaya operasional ini harus diusahakan untuk sekecil mungkin tetapi tetap bisa mencakup semua pengeluaran yang digunakan untuk menghasilkan banyak buah.

Utang

digambarkan sebagai uang yang diperlukan untuk memperbesar kebun buah itu. Utang harus diusahakan untuk tidak membiayai pengeluaran (biaya operasional) tetapi untuk memperbesar kebun buah. Utang harus di dalam kemampuan pemilik kebun buah. Sebisa mungkin, utang tidak diambil.

Tabungan

digambarkan sebagai cadangan buah yang digunakan untuk berjaga-jaga. Cadangan ini sebaiknya tidak terlalu besar karena lebih baik jika buah tersebut dijual sehingga uangnya bisa berkembang. Namun, cadangan ini harus ada untuk berjaga-jaga jika kebun buah tersebut tidak menghasilkan. Cadangan ini tidak boleh terlalu besar. Jumlahnya sekitar 3 kali biaya bulanan.

BANK

(9)

Investasi di Surga

digambarkan sebagai jumlah pohon buah yang ada di dalam kebun ini. Semakin banyak pohon yang ditanam akan semakin besar kemampuan untuk menghasilkan buah. Namun demikian, pohon buah yang dimiliki sebaiknya tidak melebihi kapasitas yang dimiliki oleh pemilik kebun buah.

Asuransi

digambarkan sebagai pagar yang melindungi kebun buah. Pagar harus sebanding dengan jumlah pohon dan kualitas pohon yang dimiliki. Oleh karena itu, Asuransi tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil. Asuransi harus sebanding dengan nilai yang ingin diproteksi.

Investasi di Surga

digambarkan sebagai iklim dan kondisi alam. Tanaman akan berbuah lebat saat sesuai dengan iklim dan kondisi alam. Oleh karena itu, investasi di sorga ini juga harus diperhatikan untuk membuat semua pohon berbuah lebat.

Dengan memaksimalkan tujuh elemen keuangan ini diharapkan kita bisa memiliki

hidup keuangan yang baik.

4

(10)

T A R G E T

Pendapatan yang

Sebesar-besarnya

Pendapatan

1

(11)

A. Definisi Pendapatan

Elemen pertama yang harus dimaksimalkan adalah Pendapatan.

Pendapatan adalah uang yang kita terima. Elemen ini bisa dimaksimalkan dengan cara mengusahakan memiliki sebanyak mungkin pendapatan. Artinya semakin banyak uang yang diterima akan semakin baik. Tentu saja kita harus mengusahakan untuk mendapatkan uang dengan cara yang benar dan tidak merugikan orang lain.

B. Cara Menambah Pendapatan

Ada paling tidak tiga cara yang bisa kita lakukan untuk menambah pendapatan.

1.

Memanfaatkan Waktu Luang

Setiap orang harus memaksimalkan kemampuan mereka untuk bisa menerima uang dengan cara terus mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan waktu luang yang dimiliki. Kita bisa menjadwal untuk meningkatkan kemampuan menulis kita dengan cara mengikuti kursus atau membaca artikel tentang menulis di waktu luang kita.

6

(12)

2.

Menghasilkan Uang Melalui Hobi

Hobi biasanya akan menghabiskan uang. Tantangannya adalah membuat hobi yang konsumtif menjadi produktif. Dengan demikian, setiap kita menyalurkan hobi, kita bisa menghasilkan uang. Jika memiliki hobi fotografi, kita bisa menyalurkan hobi kita sekaligus mencari uang dengan cara menjadi fotografer acara ulang tahun, pernikahan, dan sejenisnya.

3.

Memanfaatkan Aset yang Belum Dimanfaatkan

Seringkali kita memiliki aset yang belum sempat dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, kita bisa menambah uang yang kita terima jika kita bisa memanfaatkan aset-aset tidak atau kurang produktif yang kita miliki. Misalkan kita memiliki tanah kosong, kita bisa mencoba mengubahnya menjadi tanah yang bisa mendatangkan pemasukan buat kita.

(13)
(14)

Pengeluaran

T A R G E T

Pengeluaran

diminimalkan

sampai memenuhi

semua kebutuhan.

2

(15)

A. Definisi Pengeluaran

Pengeluaran adalah uang yang dikeluarkan untuk biaya hidup. Elemen ini bisa dimaksimalkan dengan menurunkannya sampai pada tingkatan memenuhi semua kebutuhan yang dimiliki. Sebaiknya, penghematan yang dilakukan tidak boleh terlalu ketat sehingga bahkan tidak mencukupi kebutuhan. Mereka harus bisa menentukan batas dari kebutuhan sehingga mereka tidak menentukannya terlalu tinggi ataupun terlalu rendah.

B. Cara Mengurangi Pengeluaran

Paling tidak ada lima (5) cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi pengeluaran.

1.

Buat Rencana Pengeluaran

Kebanyakan orang menghabiskan sekitar 2/3 dari pendapatan mereka pada tiga hal penting, yaitu makanan, perumahan, dan transportasi. Adapula pembayaran utang, tabungan, biaya rumah tangga, dan barang-barang opsional seperti hiburan (tamasya, nonton bioskop, jalan-jalan ke pusat perbelanjaan) dan lainnya. Kita sebaiknya membuat anggaran tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing. Namun, biasanya anggaran tahunan adalah terlalu umum, kita bisa memecahnya menjadi anggaran per bulan yang lebih spesifik dan detail.

10

(16)

Situs Uangpedia (www.uangpedia.com/tools-anggaran/) memiliki perangkat software untuk dapat menghitung anggaran kita. Uangpedia menyediakan fitur gratis untuk menghitung anggaran wisata, anggaran pesta pernikahan, anggaran ulang tahun dan anggaran pribadi.

2.

Tahan Diri Terhadap Godaan Tawaran Penjualan, Promosi, dan Diskon

Dalam pemasaran kita mengetahui ada yang disebut sebagai impulse buying yaitu pembelian yang sama sekali tidak direncanakan sebelumnya oleh pembeli. Impulse buying dihasilkan dari promosi penjualan, diskon, buy one get one, membentuk preferensi harga yang dinilai secara psikologis oleh konsumen lebih murah, kemasan yang lebih menarik serta rilis varian produk baru.

Tapi jika kita mengetahui trik mereka, akan membuat kita bisa menahan godaan dari tawaran-tawaran tersebut. Hal lebih mudah adalah segera mengatakan tidak atas semua tawaran tersebut.

Jangan terpancing membeli barang diskon atau murah sekalipun jika barang itu sejatinya tidak Anda butuhkan, dan hanya akan menumpuk tidak terpakai di lemari pakaian atau gudang barang-barang Anda. Jangan pula tergesa-gesa membeli barang yang sejatinya tidak masuk dalam prioritas pembelian kita. Waspadai pula menumpuk barang-barang konsumsi yang akhirnya tidak Anda pergunakan karena barangnya mudah rusak atau sudah expired beberapa waktu kemudian.

(17)

3.

Lacak Pengeluaran Pribadi

Seringkali tanpa terduga pengeluaran pribadi kita membengkak tanpa kita ketahui kontributor terbesar dari pengeluaran kita itu. Melacak setiap pengeluaran setiap dua minggu sekali dapat menyaring pengeluaran yang tidak perlu, seperti makan di restoran/kafe, nonton bioskop, bermain di arena bermain dan biaya taksi.

4.

Mencari Produk Serupa yang Menawarkan Harga Lebih Murah

Penetapan harga produk di sebuah toko ternyata bisa jauh lebih mahal dari harga awal atau harga produksi produk tersebut. Jika ketika ingin membeli satu produk dan melihat harga yang lebih rendah tercantum di tempat lain, jangan ragu untuk pindah ke toko tersebut.

5.

Lakukan Riset Online Sebelum Mengunjungi Toko

Situs review produk sering memberikan informasi tentang bagaimana dan di mana untuk menemukan penawaran terbaik. Dengan mengetahui berapa harga pasar yang benar dari produk tersebut, entah dari internet, dari teman, dari pengalaman pembelian sebelumnya, Anda akan terhindar dari membeli barang yang terlalu mahal dan terkecoh dengan bujukan toko.

12

(18)

Memaksimalkan Pendapatan Minus Pengeluaran

Elemen Pendapatan dan Pengeluaran ini harus dibahas secara bersamaan karena selisih dari Pendapatan dikurangi Pengeluaran (ditambah dengan utang) akan digunakan untuk membiayai elemen lainnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan persamaan di bawah ini

Pendapatan - Pengeluaran + Utang = Tabungan + Investasi + Asuransi + Investasi di Surga

Jadi jika pada suatu bulan Pendapatan ternyata sama dengan Pengeluaran, dalam hal ini selisih pendapatan dan pengeluaran adalah nol maka pada bulan itu tidak akan ada penambahan pada elemen lainnya

(Tabungan, Investasi, Asuransi, dan Investasi di surga)

Olah karena itu, tugas kita adalah memaksimalkan selisih antara Pendapatan dan Pengeluaran ini supaya ada semakin banyak uang yang bisa dialokasikan untuk elemen-elemen lainnya.

Orang yang memiliki pendapatan tinggi belum tentu bisa memiliki sisa uang untuk dialokasikan jika pengeluaran mereka juga besar.

Jadi bagian ini bisa dibuat maksimal dengan cara menambah pendapatan dan mengurangi pengeluaran.

(19)

Salah satu kunci sukses

membangun dasar keuangan

adalah menemukan dan

memperbaiki kebocoran

keuangan Anda.

- Uangpedia

(20)

T A R G E T

Tidak punya

utang konsumtif.

Punya utang produktif

yang terkontrol.

Utang

3

(21)

A. Definisi Utang

Utang adalah jumlah pinjaman yang dimiliki. Elemen ini harus berusaha diturunkan. Memang, utang baik untuk membeli barang produktif masih bisa diterima tetapi utang buruk untuk membeli barang konsumtif sebisa mungkin harus dibuat tidak ada. Namun demikian, harus ada pertimbangan yang mendalam sebelum mengambil utang yang baik.

B. Pertimbangan sebelum Berhutang

Ada lima (5) pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum mengambil utang.

1.

Sebisa Mungkin Tidak Berhutang

Jika memungkinkan, usahakan terlebih dahulu untuk melakukan sesuatu tanpa utang. Ini akan membuat banyak bahaya yang bisa timbul dari memiliki utang tidak terjadi pada hidup seseorang. Ketika tidak mempunyai utang, hidup kita menjadi lebih ringan karena kita tidak terikat kepada siapapun dan apapun.

2.

Memisahkan Utang Baik dan Utang Buruk

Jika memang harus berhutang, pastikan bahwa semua utang adalah utang yang baik sehingga kapanpun kita akan melunasi utang, jumlah jaminan kita memiliki nilai yang lebih besar dari sisa utang kita.

16

(22)

3.

Mempertimbangkan Hasil Terbaik dan Akibat Terburuk

Tidak ada satu orangpun yang menginginkan hal buruk terjadi dalam hidup finansial mereka. Namun, senantiasa ada peluang hal buruk bisa terjadi. Oleh karena itu, sebelum berhutang harus dipikirkan dengan lebih sungguh-sungguh hasil terbaik dan akibat terburuk yang bisa ditimbulkan dari mengambil utang.

4.

Ketahui Angsuran per Bulan

Sebagian besar bank mengukur kemampuan seseorang untuk melakukan peminjaman berpedoman pada persentase antara pendapatan per bulan dan angsuran yang harus dibayarkan dari suatu pinjaman. Angsuran per bulan untuk pembayaran pinjaman tersebut haruslah sekitar 30% atau 40% dari total pendapatan. Semakin kecil persentasenya, bank akan menilai semakin layak seseorang untuk mendapatkan kredit karena akan semakin mudah bagi orang tersebut untuk membayar kewajibannya.

Jadi seandainya, seseorang yang mempunyai gaji sebesar Rp 5 juta per bulannya ingin meminjam maka Bank akan menilai bahwa orang tersebut hanya bisa membayar cicilan sebesar antara Rp 1,5 juta sampai dengan Rp 2 juta.

(23)

Tabel di bawah ini menunjukkan pendapatan bulanan minimal untuk bisa mampu membayar pinjaman.

Tabel Pendapatan Minimal yang Harus Dimiliki

Dari tabel di atas, pihak Bank akan menganjurkan kepada orang yang akan membeli rumah untuk mengambil kredit sesuai dengan kemampuannya. Dengan kemampuan mengangsur 2 juta rupiah per bulan maka orang ini tidak akan bisa mengambil waktu kredit selama 5 tahun. Bank akan menganjurkan untuk mengambil kredit selama 10 tahun atau kalau perlu yang 15 tahun atau 20 tahun. Dari hal ini, kita bisa melihat bahwa kebanyakan orang terpaksa akan mengambil kredit dalam jangka waktu yang cukup lama karena pendapatan mereka tidak mencukupi. Akibatnya, bunga yang harus dibayarkan akan semakin tinggi pula. Karena

semakin lama waktu yang diperlukan untuk melunasi pinjaman tersebut, bunga yang harus dibayar juga akan menjadi semakin besar.

5 10 15 20

Waktu

Rp 2,649,388 Rp 1,932,557 Rp 1,756,297 Rp 1,698,825

Angsuran Bulanan

Rp 6,623,471 Rp 4,831,392 Rp 4,390,741 Rp 4,247,062

Gaji Bulanan Minimal

Rp 8,831,295 Rp 6,441,856 Rp 5,854,322 Rp 5,662,749

40%

30%

18

B u i l d i n g Y o u r S t r o n g F i n a n c i a l F o u n d a t i o n w w w . u a n g p e d i a . c o m

(24)

5.

Ketahui Bunga yang Harus Dibayarkan Sebelum Berhutang

Banyak orang yang ingin meminjam uang, hanya berfokus pada jumlah angsuran yang harus mereka bayarkan tiap bulannya. Mereka hanya ingin melihat apakah pendapatan yang mereka terima sanggup untuk membayar angsuran dari pinjaman tersebut setiap bulannya atau tidak.

Mereka tidak pernah mencoba menghitung dengan seksama berapa jumlah sesungguhnya yang harus mereka bayarkan. Sering kali mereka hanya melihat secara sekilas bunga yang harus dibayarkan. Bahkan, kebanyakan dari mereka tidak pernah mencoba menghitung total bunga yang harus dibayarkan. Ada tiga jenis bunga pinjaman yang banyak dipakai di pasaran pada saat ini.

(25)

5. A. BUNGA FLAT RATE

Bunga Flat Rate menghitung bunga yang harus dibayarkan berdasarkan pada jumlah pinjaman

awal. Jadi meskipun kita telah membayar angsuran dalam jumlah berapapun juga, bunga yang

harus kita bayar tetap jumlahnya karena berpatokan pada jumlah pinjaman awal.

Contoh

Jika kita meminjam uang sebesar 10 juta rupiah selama 2 tahun dan dikenai bunga flat rate sebesar

10%/tahun. Maka total bunga yang harus kita bayar adalah sebesar 2 x 10 juta x 0,1 = 2 juta rupiah. Dengan demikian total utang (pinjaman dan bunga) yang harus kita bayarkan adalah 12 juta rupiah.

Angsuran yang harus dibayarkan tiap bulannya sebesar 12 juta / 24 bulan = 500 ribu rupiah perbulan. Sedangkan bunga yang harus dibayarkan setiap bulan sebesar 2 juta/24 bulan = 83.333 rupiah per bulan. Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat pada www.uangpedia.com/resources/mengenal-suku-bunga-flat/

20

(26)

5. B. Bunga Efektif

Bunga Efektif menghitung bunga yang harus dibayarkan berdasarkan pada jumlah pinjaman

yang dimiliki. Jadi jumlah bunga yang harus dibayar tergantung pada sisa pinjaman yang telah

kita bayarkan. Dengan demikian, jumlah bunga yang harus kita bayar akan berkurang setiap

kali kita membayar angsuran kita.

Karena saldo utang tiap bulan seharusnya senantiasa berkurang, maka nilai bunga yang dibayar debitur setiap bulannya akan semakin mengecil. Dampaknya, angsuran per bulan akan semakin menurun juga. Angsuran bulan kedua akan lebih kecil daripada angsuran bulan pertama, angsuran bulan ketiga akan lebih kecil daripada angsuran bulan kedua, dan begitu seterusnya.

Misalnya Anda memiliki hutang sebesar Rp 120.000.000,- dengan bunga efektif 12% per tahun, dengan cicilan pokok Rp 10.000.000,- per bulan.

Maka:

Bulan ke-1 bunganya 1% x Rp 120.000.000,- = Rp 1.200.000,-Bulan ke-2 bunganya 1% x Rp 110.000.000,- = Rp 1.100.000,-Bulan ke-3 bunganya 1% x Rp 100.000.000,- = Rp 1.000.000,-dan seterusnya.

Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat pada

www.uangpedia.com/resources/mengenal-suku-bunga-efektif/

(27)

5. C. Bunga Annuitas

Suku bunga anuitas ini sebenarnya merupakan penyempurnaan dari

suku bunga efektif. Perbedaan bunga anuitas dengan bunga efektif

terletak pada jumlah angsuran per bulannya. Dalam bunga efektif,

jumlah angsuran menurun sejalan dengan berkurangnya bunga sedang

dalam bunga anuitas besar angsuran yang harus dibayar berjumlah

tetap.

Bunga Anuitas biasanya dipakai pada perhitungan kredit jangka panjang misalnya untuk KPR.

Prinsip dari bunga anuitas yaitu besar angsuran per bulannya tetap, dan bunga dihitung berdasar pokok yang belum dibayar.

Penjelasan lebih lanjut bisa dilihat pada

www.uangpedia.com/resources/mengenal-suku-bunga-annuitas/

Perbandingan dari ketiga jenis bunga ini bisa dilihat pada artikel

www.uangpedia.com/resources/mengetahui-jenis-suku-bunga-kredit/

22

(28)

T A R G E T

Minimal 3 bulan

pengeluaran,

maksimal 6 bulan

pengeluaran.

Tabungan

4

(29)

A. Definisi Tabungan

Tabungan adalah dana darurat yang digunakan untuk berjaga-jaga saat menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Menabung adalah aktifitas yang sudah menjadi kurang populer saat ini. Banyak orang merasa bahwa menabung tidak banyak bermanfaat. Daripada ditabung, lebih baik digunakan untuk memulai bisnis dan/atau diinvestasikan karena kedua aktifitas ini dinilai bisa mendatangkan imbal hasil yang besar. Memang tidak bisa disangkal bahwa “bisnis dan investasi” memang bisa mendatangkan uang yang lebih besar. Meskipun demikian bukan berarti menabung bisa diabaikan karena menabung tetap saja memiliki manfaat karena siap diambil sewaktu-waktu.

B. Jumlah Tabungan yang Ideal

Jumlah tabungan yang dimiliki sebaiknya sebesar 3 kali gaji bulanan. Jadi, jika kita memiliki gaji sebesar 1 juta rupiah setiap bulan maka mereka seharusnya memiliki tabungan sebesar 3 juta.

Dengan memiliki tabungan sebesar ini kita diharapkan bisa memiliki cukup uang jika ada keperluan yang tidak terduga. Atau jika tiba-tiba diberhentikan dari pekerjan, seseorang bisa memiliki waktu 3 bulan untuk mendapatkan pekerjaan baru.

24

(30)

C. Meletakkan Semua Uang yang Dimiliki Pada Tabungan

Meskipun tabungan memiliki keuntungan, namun meletakkan semua uang pada tabungan sama sekali tidak disarankan. Tabungan sesuai hanya untuk cadangan, oleh karena itu uang yang diletakkan di tabungan memang tidak bisa diharapkan akan mendatangkan keuntungan besar.

Oleh karena itu, setelah jumlah uang di dalam tabungan mencapai jumlah 3 bulan gaji maka sebaiknya uang mereka diinvestasikan atau dibuat untuk menjalankan bisnis. Dengan demikian, sisa uang yang mereka miliki bisa mendatangkan uang dalam jumlah yang lebih besar di dalam hidup mereka.

Orang yang menempatkan semua sisa uang yang dimiliki pada tabungan akan membuat uang tersebut tidak berkembang.

D. Di Mana Meletakkan Tabungan

Tabungan sebaliknya diletakkan pada instrumen investasi yang bisa diambil sewaktu-waktu seperti contohnya deposito dan reksadana pasar uang.

(31)

Tabungan

digunakan hanya

jika kondisi yang

tidak diinginkan

terjadi.

(32)

Investasi

T A R G E T

Sebesar-besarnya.

5

(33)

A. Definisi Investasi

Investasi adalah menyimpan penghasilan sekarang untuk dipakai di masa depan.

Investasi atau Bisnis ini adalah bagian yang menghasilkan uang sehingga harus dimaksimalkan. Tabungan tidak mempedulikan imbal hasil tetapi investasi ini sangat mempedulikan imbal hasil.

Semua orang seharusnya melakukan investasi, namun ada yang bisa memulai investasi saat ini juga tetapi ada juga yang harus menunggu waktu karena sisa uang yang dimiliki harus digunakan terlebih dahulu untuk yang lainnya. Namun, harus diingat bahwa investasi ini sangat penting dan nantinya akan memperbanyak jumlah uang yang mereka terima.

28

(34)

B. Menaruh Semua Uang dalam Investasi

Meskipun investasi bisa memberikan keuntungan yang besar, namun harus dilakukan dengan bijaksana. Kita tidak boleh meletakkan semua dalam investasi. Dengan meletakkan semua uang yang dalam investasi akan membawa hidup mereka mengambil risiko yang sangat besar. Jika hal yang tidak terduga terjadi di dalam investasi mereka maka hidup keuangan mereka akan menjadi terganggu.

Hal ini seringkali menjadi lebih buruk ketika mereka membutuhkan uang saat investasi mereka mengalami masalah. Waktu ada keluarga mereka yang mengalami sakit dan membutuhkan biaya banyak sedangkan investasi mereka sedang mengalami masalah maka mereka pasti akan mengalami kebingungan. Mereka mengalami hal ini karena mereka tidak memiliki cadangan untuk hal yang tidak terduga. Cadangan ini harus berbentuk tabungan dan bukannya berbentuk investasi.

Investasi mempunyai bentuk yang berbeda dengan tabungan. Investasi biasanya memerlukan waktu untuk bisa menghasilkan keuntungan. Oleh karena itu, mereka tidak bisa menguangkan investasi mereka sewaktu-waktu mereka butuhkan. Jika mereka harus mengambil uang mereka sebelum sewaktu-waktu yang sudah ditentukan maka mereka akan mengalami kerugian. Untuk itu meletakkan semua uang dalam bentuk investasi adalah tindakan yang tidak bijaksana.

(35)

C. Memiliki Pengetahuan tentang Investasi

Dewasa ini, banyak tawaran di bidang investasi yang ditawarkan dalam bentuk yang beraneka macam pula. Meskipun demikian kita harus menyadari bahwa investasi tidak senantiasa membawa keuntungan. Peluang mendatangkan keuntungan akan senantiasa membawa peluang untuk membawa kerugian. Oleh karena itu, kita harus menyadari adanya resiko dalam investasi.

Investasi memang rumit sehingga harus dilakukan secara serius. Untuk itu orang harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai investasi sebelum mereka menginvestasikan uang mereka.

Jika merasa tidak yakin akan kemampuan untuk melakukan investasi, mereka bisa meminta tolong penasihat investasi.

Orang yang mengalami kekurangan uang mungkin saja disebabkan karena mereka tidak melakukan investasi secara benar.

30

(36)

T A R G E T

Cukup, melindungi

risiko yang tidak bisa

ditanggung sendiri.

Asuransi

6

(37)

Asuransi adalah salah satu alat bantu di dalam mengelola keuangan. Beberapa risiko yang tidak bisa/sulit kita tanggung sendiri akan kita serahkan kepada perusahaan Asuransi. Tentu saja sebagai gantinya kita harus membayar premi.

Untuk itu, kita harus mengerti apa yang sebenarnya dimaksud dengan Asuransi sehingga kita bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk kebaikan kita. Jangan sampai kita memandang Asuransi terlalu rendah atau terlalu tinggi tetapi sesuai dengan yang seharusnya. Ada tiga (3) jenis Asuransi Jiwa yang harus Anda pertimbangkan untuk Anda miliki.

1. Asuransi Jiwa 2. Asuransi Kesehatan

3. Asuransi Umum, termasuk di dalamnya

Asuransi Properti dan Asuransi Kendaraan Bermotor

Uangpedia banyak menyediakan informasi mengenai asuransi yang bisa dilihat pada www.uangpedia.com/resources/asuransi/

32

(38)

T A R G E T

Sebesar-besarnya.

Investasi di Surga

7

(39)

A. Definisi

Investasi di surga ini adalah elemen keuangan yang diberikan kepada orang lain baik melalui lembaga sosial maupun lembaga keagamaan. Bagian ini adalah bagian yang sangat penting yang seringkali dilupakan oleh banyak orang.

B. Kesadaran Saat Memberi

Dengan memberi secara tulus dengan hati nurani yang bersih maka sebenarnya Anda memiliki kesadaran baru yang bisa membuat hidup Anda merasa berarti. Ada paling tidak lima (5) kesadaran yang akan Anda rasakan, yaitu:

1.

Tuhan Adalah Pemilik Uang yang Memberikannya Kepada Anda untuk Dikelola

Cara pandang ini akan membuat Anda menyadari semua yang Anda miliki sebenarnya adalah milik Tuhan yang dipercayakan kepada Anda. Dampaknya, suatu saat nanti Anda akan dimintai pertanggung-jawaban tentang bagaimana uang tersebut Anda gunakan.

34

(40)

2.

Anda Tidak Akan Merasa Hebat Saat Memberikan Sebagian Uang Anda Kepada

Sesama

Membagi uang yang Anda miliki kepada sesama tidak akan membuat Anda merasa sudah berjasa kepada Tuhan. Anda menganggap ini semua sebagai salah satu bentuk kegiatan yang diinginkan oleh Tuhan sebagai pemilik uang yang dipercayakan kepada Anda. Dengan demikian Anda akan bisa tetap murah hati.

3.

Tuhan Mempercayai Anda

Besar uang yang Anda terima tergantung dari seberapa percaya Tuhan sebagai pemilik uang kepada Anda. Semakin Tuhan merasa bahwa Anda pantas dipercayai, sebagian besar kekayaan yang akan dipercayakan kepada Anda.

4.

Ada Banyak Hal yang Tidak Bisa Dibeli dengan Uang

Dengan memberikan sebagian uang Anda kepada sesama, Anda akan bisa merasakan banyak hal yang tidak bisa didapatkan dengan memiliki uang berlimpah. Ini akan menebalkan keyakinan Anda bahwa ada banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

(41)

Salah satu investasi paling

menguntungkan adalah

membantu orang lain untuk

sukses.

- Uangpedia

5. Anda Tidak Terikat Kepada Uang

Anda bisa memiliki hati yang fokus untuk memberkati (memberi hal baik) kepada orang. Bukan hanya berpikir apa yang bisa Anda dapatkan dalam berhubungan dengan orang lain.

36

(42)

Setelah Anda membaca buku ini, Anda bisa mengikuti Self Assessment gratis yang disediakan

oleh Uangpedia. Anda bisa mengikuti Quick Test (www.uangpedia.com/quick-test/) untuk

mengetahui elemen keuangan yang masih lemah di dalam hidup Anda.

Anda juga bisa mendapatkan banyak artikel yang membantu Anda untuk mengembangkan

kehidupan finansial Anda.

Juga tersedia banyak ebook berkualitas tentang pengelolaan keuangan yang bisa Anda

dapatkan di Uangpedia (www.uangpedia.com).

Juga terdapat Uangpedia Akademi (www.uangpedia.com/akademi) yang akan

mengembangkan kemampuan diri Anda untuk bisa mengelola keuangan Anda dengan lebih

baik.

WHAT'S NEXT?

(43)

PROFIL PENULIS

Benny Santoso M. Com. CFP® QWP™

PENDIDIKAN DAN SERTIFIKASI

Lulus 1994 Ir Teknik Informatika Lulus 1997 M. Com dari UNSW, Sydney 2009 Certified Financial Planner 2010 Qualify Wealth Planner

PEKERJAAN

Financial Consultant Owner dari True Parenting Owner dari Uangpedia® Senior Trainer

Penulis Pembelajar

(44)

Dapatkan ebook FINANCIAL BREAKTHROUGH Series dari UANGPEDIA®

Manage Like a Pro (untuk Karyawan)

Buku ini membuat karyawan seperti Anda mampu mengelola keuangan seperti seorang perencana keuangan profesional. Kemampuan mengelola ini diperlukan untuk membuat Anda senantiasa mengalami terobosan keuangan.

www.uangpedia.com/ebook/mlap-kar

Manage Like a Pro (untuk Pengusaha)

Buku ini membuat pengusaha seperti Anda mampu mengelola keuangan seperti seorang perencana keuangan profesional. Kemampuan mengelola ini diperlukan untuk membuat Anda senantiasa mengalami terobosan keuangan.

www.uangpedia.com/ebook/mlap-pen

8 Everlasting Wealth Creating Factors

Buku ini berisi cara pandang yang dimiliki oleh Salomo dan Warren Buffett dalam hal menciptakan kekayaan. Anda bisa mempelajari dan menerapkannya untuk mendapatkan kekayaan melimpah.

(45)

Smart Investment For

Financial Breakthrough

Menerapkan 7 Prinsip dan Meruntuhkan 7 Halangan Investasi

UANGPEDIA®

all about personal nance

Benny Santoso

Coming Soon

(46)

Independen

Uangpedia tidak berada di bawah perusahaan nansial

seperti bank, investasi atau asuransi apapun.

Uangpedia adalah perencana keuangan yang:

Profesional

Uangpedia terdiri dari kumpulan orang-orang yang kompeten di

bidang masing-masing dan menjunjung tinggi

profesionalitas.

Menjadi Penghubung

Uangpedia juga membantu menghubungkan para peminat

dengan perusahaan nansial seperti bank, investasi, ataupun

asuransi yang produk mereka dianggap sesuai dengan standar

Uangpedia.

Kami juga menyediakan resources dan alat bantu untuk membantu Anda

meningkatkan kondisi nansial Anda.

www.uangpedia.com/resources

[email protected] (+62) 82 130 131 132 U A N G P E D I A

(47)
(48)

UANGPEDIA

®

Referensi

Dokumen terkait

Ob tem pa upošteva tudi različnost preiskovalnih situacij ter opozarja, da osnovno gradivo ni zadostno za takojšnje sestavljanje verzij, ampak je od uspešnosti prvih, nujnih

Esofagitis kronis adalah peradangan di esophagus yang disebabkan oleh luka bakar karena zat kimia  yang bersifat korosif, misalnya berupa asam kuat, basa kuat dan zat

Objek Garapan Batasan Cara Pengerjaan Batas Waktu Deskripsi Luaran tugas yang dihasilkan 1 dan 2 Menyelesaikan soal-soal esai: -Metode Debet dan Kredit -Laporan

“Dengan jaringan cabang kami yang luas di seluruh Indonesia, pemilik usaha skala kecil dan menengah dapat pergi ke setiap cabang UOB untuk mendapatkan layanan bagi kebutuhan

SCA yang tidak secara fisik menangani produk UTZ: SCA ini harus mematuhi persyaratan yang berlaku dari Standar Rantai pengawasan (ChoC), walaupun bukan sebagai

 Wacana lengkap, unsur bahasa bervariasi dan menggunakan ungkapan yang menarik  Idea relevan, huraian jelas dan matang.. Baik 20-25  Menepati tema

Maka secara keseluruhan faktor yang paling dominan mempengaruhi motivasi kerja pegawai pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru adalah faktor pemeliharan,

1. Setelah mengamati gambar dan melakukan diskusi kelompok tentang bagian- bagian lidah, siswa dapat menyebutkan bagian-bagian lidah dengan tepat... Setelah melakukan diskusi