• Tidak ada hasil yang ditemukan

TEKNIK PENYUNTINGAN NASKAH ARTIKEL. Suminar Setiati Achmadi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TEKNIK PENYUNTINGAN NASKAH ARTIKEL. Suminar Setiati Achmadi"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

TEKNIK

PENYUNTINGAN NASKAH ARTIKEL

Suminar Setiati Achmadi

[email protected]

(2)

Materi Berkala

„ artikel asli

„ catatan pendek ttg penelitian atau metode

„ ulasan (tinjauan pustaka dan tren riset)

„ tanggapan/sanggahan

„ surat

„ koreksi

„ editorial

„ laporan temu ilmiah

„ timbangan buku

„ iklan

„ panduan bagi penulis

„ sinopsis makalah seminar

„ berita himpro

(3)

JUDUL ARTIKEL

Nama Penulis (-penulis) Unit Kerja

Alamat

Tanggal terima dan persetujuan terbit

Abstrak ________

Kata kunci

Latar Belakang

Bahan & Metode

Hasil

Pembahasan, Simpulan, Saran

Ucapan Terima Kasih

Daftar Pustaka

(4)

Penelaahan oleh Mitra Bestari (1): Apakah ...

„

telah menggunakan bahasa Indonesia yang baik & benar?

„

judul naskah cukup ringkas dan dapat melukiskan isi makalah dengan jelas?

„

abstrak telah merangkum secara singkat dan jelas tentang

(1)

tujuan & ruang lingkup penelitian,

(2)

metode yang digunakan,

(3)

ringkasan hasil,

(4)

simpulan

„

pendahuluan menguraikan secara jelas tentang

(1)

masalah & ruang lingkup,

(2)

status ilmiah dewasa ini,

(3)

hipotesis,

(4)

cara pendekatan penyelesaian masalah,

(5)

hasil yang diharapkan

(5)

Penelaahan oleh Mitra Bestari (2): Apakah ...

„

tata kerja telah ditulis secara jelas sehingga percobaan tersebut dapat diulang?

„

hasil dan pembahasan disusun secara rinci:

(1)

data yang disajikan telah diolah, dituangkan dalam bentuk tabel atau gambar, serta diberi

keterangan yang mudah dipahami?

(2)

pada bagian pembahasan terlihat adanya kaitan antara hasil yang diperoleh dan konsep dasar dan atau hipotesis?

(3)

kesesuaian atau pertentangan dengan hasil litbang lain? (4)

implikasi hasil litbang baik teoretis

maupun penerapan?

(6)

Penelaahan oleh Mitra Bestari (3): Apakah ...

„

simpulan berisi secara singkat dan jelas tentang

(1)

esensi hasil litbang,

(2)

penalaran penulis secara logis dan jujur berdasarkan fakta yang

diperoleh?

„

daftar pustaka

(1)

telah ditulis secara benar sesuai dengan petunjuk?

(2)

kemutakhiran pustaka rujukan?

(3)

keprimeran pustaka rujukan?

(7)

Prinsip Penyuntingan

„

Lakukan dengan hati-hati.

„

Jangan membuat perubahan semata-mata karena ingin mengubah, atau karena

begitulah gaya yang disukai.

„

Jangan menghapus gambar atau kata-kata yang taklazim tetapi efektif yang sengaja berulang-ulang dibuat oleh penulis untuk memberi penekanan pada pernyataannya.

„

Gunakan pensil hitam lunak, bukan pena berwarna, dan selalu siapkan karet

penghapus.

„

Jika ada kesangsian mengenai pilihan kata yang lebih baik–dari Anda atau dari

penulis–gunakan yang dari penulis.

„

Sesungguhnya, naskah adalah milik

penulis, bukan milik Anda.

(8)

Penyuntingan Makro

„

menyusun ulang (reorganisasi) naskah

„

memperbaiki hubungan antara kalimat dan paragraf

„

mengefektifkaan kalimat yang panjang lebar

„

memberi tajuk ( heading ), ringkasan, dan rambu ( guidepost ) lain bagi pembaca

„

menulis ulang pendahuluan dan penutupan

„

mengecek logika

„

memendekkan panjang naskah

„

mengubah nada ( tone )

„

mengubah kalimat pasif menjadi aktif

(umumnya dalam naskah berbahasa Inggris)

„

menemukan kata konkret untuk generalisasi

„

mengganti kata yang rumit dengan kata sederhana

„

dengan kata lain, memasukkan aturan

keterbacaan teks

(9)

Penyuntingan Mikro

„

membetulkan kesalahan tata bahasa, ejaan, tanda baca

„

memperbaiki kesalahan dalam fakta

„

apakah angka muncul sebagai digit atau kata (“11” atau “sebelas”,

“March 11, 2002” atau “11 March 2002”, “DNA” atau “asam

deoksinukleat”)

„

menyesuaikan dengan gaya

selingkung yang sudah mapan

(10)

Judul

„

jumlah kata (15–25?)

„

memerikan isi artikel dengan cermat

„

memerikan subjek penelitian dengan ringkas

„

hindari singkatan, rumus, dan jargon

„

biasanya tidak mengandung kata kerja dan singkatan

„

mudah dipahami

„

mengandung kata kunci Æ

mempermudah sistem penelusuran dan indeks subyek

„

perlu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

„

contoh pemuatan kata yang tidak penting: “Pengalaman dari Praktik Sehari-hari …” atau, “Beberapa

Faktor yang Menentukan …”

(11)

Nama Pengarang

„

lengkap supaya mudah diidentifikasi (kalau diminta, baru gunakan

singkatan nama depan)

„

urutan nama penulis harus disepakati

„

majalah Nature 352:187, 18 Juli

1991: sistem skor untuk menentukan posisi urutan kepengarangan

„

tak perlu gelar akademik

„

cantumkan nama (-nama) yang benar-benar penulis

„

tetapkan siapa penulis

korespondensi (diberi tanda)

„

penyunting dapat meminta

konfirmasi dari semua penulis

(12)

Nama Pengarang (2)

„

taat asas dalam menuliskan nama, khususnya mereka yang tidak

memiliki nama keluarga. Jangan seperti ini:

„

Djohara Djajadinata

„

Djajadinata, Djohara

„

Johara Jayadinata

„

Jayadinata, Johara

„

Johara Dj.

„

Djohara Dj.

„

Johara J.

„

Johara J.

⇒ indeks nama penulis: abjad dan urutan yang berbeda-beda ⇒

merugikan penulis

(13)

Alamat

„ diperlukan untuk maksud korespondensi

„ lengkapi alamat setiap

penulis (alamat pos, e-mail), bisa ditulis dalam catatan

kaki

„ kelaziman sekarang

menuliskan alamat surat dan e-mail

„ untuk mahasiswa

pascasarjana, tuliskan nama perguruan tinggi tempat

studi dan lembaga asal (jika

ada)

(14)

Abstrak

„

pendek (≈200 kata), sesuai dengan kebijakan berkala

„

biasanya hanya 1 paragraf

„

ditulis dengan kalimat penuh, bukan telegram

„

dapat berdiri sendiri jika dipisahkan dari makalahnya

„

Æ jadi, unsur harus lengkap: tujuan penelitian, lingkup, metode ringkas, hasil utama termasuk fakta-fakta

baru, simpulan utama, dan keberartiannya

„

mengandung semua kata kunci

yang akan diindekskan

(15)

Abstrak (2)

„

Ada kemungkinan abstrak dikutip oleh majalah abstrak, informasi yang dimuat hendaknya cukup

informatif, mencerminkan apa yang dibahas secara lengkap dalam

tulisan

„

Abstrak tidak mencantumkan tabel, ilustrasi, rujukan, singkatan dan

akronim yang tidak dijelaskan

„

Tidak memuat informasi atau simpulan yang tidak ada dalam naskah

„

Cermati pernyataan umum atau samar-samar atau kata sifat

„

Pastikan bahwa temuan

dikemukakan dengan fakta nyata

(16)

Abstrak (3)

„

Abstrak dalam bahasa Inggris ⇒ jangkauan pembaca akan lebih luas

„

Supaya hemat kata, jangan

mengulang judul dalam abstrak

„

Abstrak berbahasa Inggris:

gunakan bantuan program Word

→ ‘Select all’ bagian abstract →

‘Tools’ → ‘Language’ → pilih

‘English US’ atau ‘UK’ → ‘detect spelling and grammar’

„

Abstrak bukan ‘Pengantar’

(17)

Pendahuluan/

Latar Belakang

„

berisi uraian masalah atau alasan penelitian, pernyataan logis yang mengarah ke hipotesis atau tema pokok

„

status ilmiah dewasa ini

„

hipotesis (kalau ada) dinyatakan dengan jelas

„

hipotesis tidak selalu tersurat

„

panjang tidak lebih dari 2 halaman ketik atau 2-3 paragraf

„

mungkin tidak semua masalah yang akan diatasi

„

cara pendekatan atau memecahkan masalah

„

tidak perlu dalam bentuk kalimat tanya

„

sering mengacu pustaka yang menjadi landasan atau alasan penelitian

„

hasil yang diharapkan

(18)

Pengacuan Pustaka

„

pustaka acuan mutakhir, relevan, dan asli (pustaka primer) yang

mencerminkan state of the art

„

ulasan pustaka tidak terlalu ekstensif

„

jarang ada bagian khusus “Tinjauan Pustaka”; rujukan ke pustaka

digabungkan dalam bagian

Pendahuluan (Latar Belakang) dan bagian Pembahasan

„

pernyataan umum tidak memerlukan pustaka rujukan. Contoh: Tingkat

kecemaran seiring dengan

meningkatnya jumlah industri (Shamsuddin & Dimick 1986).

„

jangan mengutip kutipan (Ahmad

dalam Badu ...)

(19)

Bahan dan Metode

Cermati :

„

tak ada kerancuan dalam singkatan atau nama

„

semua kuantitas dalam satuan baku

„

semua bahan kimia dinyatakan secara spesifik agar peneliti lain dapat

mengulanginya dengan tepat

„

setiap langkah dinyatakan, termasuk jumlah ulangan

„

semua teknik/prosedur dinyatakan

(sebut nama jika bakuan, atau uraian jika prosedur baru atau dimodifikasi)

„

tak ada hal yang tidak berkaitan dengan hasilnya kemudian

„

tak ada remeh-temeh yang dapat

membingungkan pembaca

(20)

Bahan dan Metode (2)

„

uraian cukup terperinci (bahan – penarikan contoh – analisis –

pengolahan data) sehingga

keterulangan hasil dapat dijamin

„

hindari bentuk kalimat perintah dalam menguraikan prosedur

„

kurang baik:

Penelitian ini merupakan penelitian bersifat “deskriptif” atau

Penelitian ini merupakan penelitian bersifat “eksperimen”

„

alat seperti gunting, gelas ukur,

pensil, ... → tak perlu ditulis, tetapi perincilah peralatan analitis

(bahkan sampai ke tipe)

(21)

Hasil

Pangkas:

„

pengulangan data

„

data yang tidak berkait langsung dengan tujuan penelitian

„

gambar yang tidak perlu atau tidak diacu

„

kata-kata yang tidak perlu

Contoh: “Tabel 5 menunjukkan ...”

tetapi “... (Tabel 5)”...

„

hasil disajikan secara bersistem ⇒ lihat ‘tujuan penelitian’ atau

hipotesis

„

hasil didukung oleh olahan data dan ilustrasi yang baik

„

jangan menarasikan angka dalam

tabel atau ilustrasi

(22)

Pembahasan

Jangan sampai ada pertanyaan

“so what?”

Pastikan bahwa penulis telah

„

menangani setiap tujuan penelitian yang hendak dicapai

„

pembahasan berurut sesuai dengan urutan dalam tujuan

„

semua hal yang dibahas sudah dijelaskan lebih dulu, tidak ada yang tiba-tiba muncul

„

hindari perincian yang tidak perlu atau pengulangan dari bagian-

bagian sebelumnya

„

tafsirkan hasilnya dan sarankan

implikasinya untuk penelitian y.a.d.

(23)

Pembahasan (2)

„

tercerminkah kecendekiaan penulis?

„

logiskah argumentasi penulis?

„

bagaimana penulis mengaitkan dengan pendapat atau hasil

penelitian lain?

„

bagaimana mengaitkan antara hasil yang diperoleh dan konsep dasar dan atau hipotesis?

„

adakah implikasi hasil penelitian baik teoretis maupun penerapan?

„

bermanfaatkah tafsiran penulis?

„

adakah keterbatasan temuan?

„

adakah spekulasi yang berlebihan?

„

apakah pendapat penulis terkemas

dalam paragraf yang baik?

(24)

Simpulan

„ Apakah simpulan dituliskan secara kritis? Cermat? Logis dan jujur berdasarkan fakta yang diperoleh?

„ Apakah generalisasi dibuat dengan hati-hati?

Saran

• Apakah saran berkait dengan pelaksanaan atau hasil

penelitian?

• Apakah saran terkesan

mengada-ada?

(25)

Catatan Kaki/Catatan Akhir

„ dinyatakan dengan angka ( 1, 2 ) huruf ( a, b ), atau lambang ( *, # )

„ dapat digunakan untuk informasi penting seperti

alamat penulis, alamat penulis korespondensi

„ hapus catatan kaki yang tidak berkaitan atau tidak menambah argumen

„ sedapat-dapatnya hindari

catatan kaki dalam teks karena

dapat mengganggu konsentrasi

pembaca

(26)

Ucapan Terima Kasih

„ Apakah ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak yang pantas?

- kepada lembaga atau orang yang benar-benar membantu penelitian

- kepada pemberi dana,

fasilitas, bahan, atau saran

„ juga untuk pernyataan

apabila makalah merupakan bagian dari tesis/disertasi

„ Apakah terima kasih

diungkapkan secara wajar?

(27)

Daftar Pustaka/Referensi

„

ada keragaman dalam

penyusunan daftar pustaka

„

lihat aturan jurnal

„

perhatikan singkatan untuk nama jurnal: Phys . (= Physics) , Biol . (=

Biology)

„

jumlah pustaka tidak perlu banyak, yang penting adalah mutu pustaka acuan (primer, mutakhir, relevan)

„

tulis nama dengan lengkap (nama depan dan nama

belakang) di Daftar Pustaka

„

nama penerbit dan satu nama

kota: New York: Academic Press

(28)

Terima kasih

Kata kunci: ABC

accurate, brief, clear

Referensi

Dokumen terkait

Lampiran 17 Hasil pengujian formal dengan spesifikasi tren nilai rata-rata hasil evaluasi mata kuliah pada fakultas setiap tahun. Lampiran 18 Hasil pengujian non formal

n Bintan terdapat telah awalnya namun aktifitas perta kegia aliran mena terbe Keca Wadu liter/d dima setem Kelon Keca air in jarak 1,6 k Kolo Loka (kolo seba mem dima terse

Penelitian Yulinah (2004) menyatakan bahwa pemberian ekstrak etanol buah mengkudu dengan menggunakan metode toleransi glukosa pada tikus putih dan mencit dapat

Topik pembahasan atau permasalahan yang dibahas dalam laporan ini adalah bagaimana analisis perbandingan rencana anggaran biaya struktur pelat lantai sistem konvensional dengan

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: "Analisis Ketidakpuasan Pasca Konsumsi, Harga, Iklan, dan

Ini berarti bahwa hubungan antara partisipasi anggaran dengan slack menunjukkan bahwa dengan partisipasi yang tinggi dalam penyusunan anggaran akan berpengaruh

menerapkan model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan SETS pada pokok bahasan fluida statis dalam upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI

Berdasarkan hal tersebut penulis mengambil judul ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI