• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBERIAN BAHAN ORGANIK BOKASHAME DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMBERIAN BAHAN ORGANIK BOKASHAME DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.)"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  1.    Pengaruh  pemberian  bahan  organik  bokashame  dan  kalium  pada  tinggi tanaman umur 14 hst
Gambar 2. Grafik rata-rata tinggi tanaman  yang dipengaruhi pemberian bahan  organik bokashame dan kalium umur 28 hst
Gambar  3.  pengaruh  pemberian  bahan  organik  bokashame  dan  kalium   terhadap jumlah daun
Gambar 4.  Pengaruh pemberian bahan organik  bokashame dan kalium  umur  28 hst
+4

Referensi

Dokumen terkait

pertumbuhan umbi dan hasil bawang merah pada Percobaan I dan II menunjukkan bahwa perlakuan yang dicobakan tidak memberikan pengaruh yang nyata pada bobot kering angin

Sidik Ragam Bobot Kering Jual Umbi per Plot Tanaman Bawang Merah (Transformasi Akar Kuadrat). SK db JK KT

Perlakuan penambahan konsentrasi pupuk organik cair pada umur 2 MST sampai dengan umur 6 MST membe- rikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan mulsa memberikan pengaruh tidak nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah anakan, berat umbi per sampel dan

(pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi) dengan pupuk KCl berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lilit umbi, berat umbi segar, berat

Data semua parameter pengamatan kecuali pengamatan jumlah siung bawang merah menunjukkan bahwa pemberian mikoriza 15 g/plot tidak nyata meningkatkan pertumbuhan

Hasil analisis data statistik menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik padat berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, berat umbi basah per plot, berat umbi

Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap berat umbi per tanaman sample dengan berat terbanyak pada perlakuan 100 gr/plot N2 yaitu 47,00 gr saling