MATRIKS PERBANDINGAN PERUBAHAN
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 63 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN BESARAN TARIF TIKET ZONA ASTRONOMI DAN WAHANA BAHARI DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA DENGAN PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG
TARIF TIKET PER ZONA DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 63 TAHUN 2013 PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2014
TENTANG PENETAPAN BESARAN TARIF TIKET ZONA ASTRONOMI DAN WAHANA BAHARI DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA
TENTANG TARIF TIKET PER ZONA DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA,
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA YOGYAKARTA,
Menimbang : Menimbang :
a. bahwa sehubungan dengan adanya Zona Astronomi dan Wahana Bahari di Taman Pintar Kota Yogyakarta, maka untuk keberlanjutan dan peningkatan pelayanan zona dan wahana tersebut perlu menetapkan besaran tarif tiket Zona Astronomi dan Wahana Bahari;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a diatas, maka perlu ditetapkan dengan Peraturan Walikota Yogyakarta;
a. bahwa sehubungan dengan pengembangan sarana prasarana dan peningkatan biaya operasional pada Taman Pintar Yogyakarta yang semakin lengkap, maka diperlukan penyesuaian tarif;
b. bahwa Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 78 tahun 2010 tentang Besaran Tarif Per Zona di Taman Pintar Yogyakarta dan Peraturan Walikota Nomor 63 Tahun 2013 tentang Penetapan Besaran Tarif Tiket Zona Astronomi dan Wahana Bahari di Taman Pintar Yogyakarta sudah tidak sesuai lagi, sehingga perlu dicabut dan diganti;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b diatas, maka perlu ditetapkan dengan Peraturan Walikota Yogyakarta
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 63 TAHUN 2013 PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 6 TAHUN 2014
Mengingat : Mengingat :
1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- daerah Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Dalam Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1955 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 859);
2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
3. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturab Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 171, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5340);
7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah;
8. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pokok-
1. Tetap
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);.
6. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 171, Tambahan Lembaran
pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2007 Nomor 48 Seri D);
9. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2008 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2008 Nomor 41 Seri D);
10. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 37 Tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Kantor Pengelolaan Taman Pintar Kota Yogyakarta (Berita Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2009 Nomor 40);
11. Peraturan Walikota Kota Yogyakarta Nomor 33 Tahun 2011 tentang Fungsi, Rincian Tugas Dan Tata Kerja Kantor Pengelolaan Taman Pintar Kota Yogyakarta (Berita Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2011 Nomor 33);
Negara Republik Indonesia Nomor 5340);
8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah;
9. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2007 Nomor 48 Seri D);
10. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2008 tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2008 Nomor 41 Seri D);
11. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 37 Tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah Kantor Pengelolaan Taman Pintar Kota Yogyakarta (Berita Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2009 Nomor 40);
12. Peraturan Walikota Kota Yogyakarta Nomor 33 Tahun 2011 tentang Fungsi, Rincian Tugas Dan Tata Kerja Kantor Pengelolaan Taman Pintar Kota Yogyakarta (Berita Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2011 Nomor 33);
MEMUTUSKAN : Menetapkan :
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA PENETAPAN BESARAN TARIF TIKET ZONA ASTRONOMI DAN WAHANA BAHARI DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA
MEMUTUSKAN : Menetapkan :
PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA TARIF TIKET PER ZONA DI TAMAN PINTAR YOGYAKARTA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Tetap Bagian Kesatu
Pengertian
Tetap
Pasal 1 Pasal 1
Dalam Peraturan Walikota ini yang dimaksud dengan: Dalam Peraturan Walikota ini yang dimaksud dengan:
1. Taman Pintar adalah wahana Ilmu Pengetahuan yang dibangun dengan konsep pengembangan kawasan yang terencana, terintegrasi dan berbasis teknologi dalam rangka memberikan ruangan berekspresi dan memfasilitasi tumbuh kembang anak-anak dalam suasana pendidikan yang menyenangkan.
1. Taman Pintar Yogyakarta yang selanjutnya disebut Taman Pintar adalah wahana Ilmu Pengetahuan yang dibangun dengan konsep pengembangan kawasan yang terencana, terintegrasi dan berbasis teknologi dalam rangka memberikan ruangan berekspresi dan memfasilitasi tumbuh kembang anak- anak dalam suasana pendidikan yang menyenangkan.
2. Kantor Pengelolaan Taman Pintar yang selanjutnya disingkat KPTP adalah unsur pendukung tugas Walikota di bidang pengelolaan Taman Pintar.
Tetap 3. Kepala Kantor Pengelolaan Taman Pintar yang selanjutnya disingkat Kepala
KPTP adalah Kepala Kantor Pengelolaan Taman Pintar Kota Yogyakarta.
Tetap
4. Tarif Tiket adalah tarif yang dikenakan kepada subyek tarif atas pemanfaatan dan pelayanan pada Zona Astronomi dan Wahana Bahari Taman Pintar Yogyakarta.
4. Tarif Tiket adalah tarif yang dikenakan kepada subyek tarif atas pemanfaatan dan pelayanan pada Zona Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Zona Gedung Oval, Gedung Kotak dan Gedung Memoribilia serta Zona Astronomi dan Zona Bahari Taman Pintar.
5. Zona Astronomi adalah semua ruang dan area dalam Gedung Planetarium dan Menara Observatorium Taman Pintar Yogyakarta.
5. Zona Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah seluruh ruang atau area di dalam gedung PAUD barat dan gedung PAUD timur Taman Pintar yang memberikan pelayanan berupa permainan edukasi anak usia dini (AUD).
6. Wahana Bahari adalah area di Playground Taman Pintar yang memberikan pelayanan berupa aktivitas penggunaan alat transportasi air;.
6. Zona Gedung Oval, Gedung Kotak dan Gedung Memoribilia adalah seluruh ruang atau area di dalam gedung Oval, Gedung Kotak, dan Gedung Memoribilia di Taman Pintar yang memberikan pelayanan berupa media informasi dan aktivitas menggunakan alat peraga pendidikan yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan.
7. Kegiatan sosial adalah kegiatan yang didasarkan pada kemanusiaan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang meliputi panti asuhan, pemulihan dari trauma bencana, kelompok difabel.
7. Zona Astronomi adalah semua ruang dan area dalam Gedung Planetarium dan Menara Observatorium Taman Pintar yang memberikan pelayanan berupa aktivitas menonton film astronomi dan pengamatan benda angkasa.
8. Lembaga pendidikan adalah lembaga yang menyelenggarakan kegiatan di bidang pendidikan, meliputi : PAUD, pendidikan formal sampai dengan tingkat SMU/SMK.
8. Zona Bahari adalah area di Playground Taman Pintar yang memberikan pelayanan berupa aktivitas penggunaan alat transportasi air.
9. Kegiatan Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan layanan zona astronomi dan wahana bahari dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan.
9. Kegiatan sosial adalah kegiatan yang didasarkan pada kemanusiaan dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang diselenggarakan oleh atau untuk panti asuhan, pemulihan dari trauma bencana, dan kelompok disabel.
10. Daerah adalah Kota Yogyakarta. 10. Lembaga pendidikan adalah lembaga yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan, meliputi : PAUD dan pendidikan formal sampai dengan tingkat SMU/SMK.
11. Pemerintah Daerah adalah Walikota beserta perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.
11. Kegiatan Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan layanan Zona Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Zona Gedung Oval, Gedung Kotak dan Gedung Memoribilia serta Zona Astronomi dan Zona Bahari Taman Pintar dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan.
12. Walikota adalah Walikota Yogyakarta. 12. Daerah adalah Kota Yogyakarta.
13. Pemerintah Daerah adalah Walikota beserta perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.
14. Walikota adalah Walikota Yogyakarta.
BAB II
NAMA, OBJEK DAN SUBJEK TARIF
Tetap
Pasal 2 Tetap
(1) Nama tarif yang dipungut untuk setiap pemanfaatan Zona Astronomi disebut Tarif Zona Astronomi.
(2) Nama tarif yang dipungut untuk setiap pemanfaatan Wahana Bahari disebut Tarif Wahana Bahari.
(3) Objek tarif adalah pelayanan yang diberikan dalam Zona Astronomi dan Wahana Bahari.
(4) Subjek Tarif adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh pelayanan di Zona Astronomi dan Wahana Bahari.
Setiap pemanfaatan zona-zona di Taman Pintar, dipungut tarif dengan nama Tarif Tiket.
BAB III
DASAR, PRINSIP DAN SASARAN DALAM PENETAPAN TARIF TIKET
Dihapuskan
Pasal 3 Ketentuan di Pasal 3 Dicabut dan digantikan dengan pasal yang berbunyi sebagai berikut :
(1) Dasar penetapan tarif tiket meliputi komponen biaya investasi dan
operasional termasuk imbal hasil yang wajar untuk menutup sebagian atau seluruh biaya per unit layanan.
(2) Prinsip dan sasaran dalam penetapan besaran tarif tiket didasarkan pada kebijakan Pemerintah Daerah dengan memperhatikan kemampuan masyarakat dan aspek keadilan.
(1) Obyek tarif adalah semua Zona di Taman Pintar.
(2) Zona di Taman Pintar sebagaimana dimaksud ayat (1) meliputi:
a. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Barat;
b. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Timur;
c. Gedung Oval, Gedung Kotak dan Gedung Memorabilia;
d. Astronomi; dan e. Bahari.
BAB IV BESARAN TARIF
Dihapuskan
Pasal 4 Ketentuan di Pasal 4 dihapus dan digantikan dengan pasal yang berbunyi sebagai berikut :
(1) Besaran tarif tiket Zona Astronomi ditetapkan sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per orang.
(2) Besaran tarif tiket Wahana Bahari ditetapkan sebesar Rp. 4.000,- (empat ribu rupiah) per orang untuk sekali putaran.
Subyek Tarif adalah orang pribadi yang memperoleh pelayanan di Taman Pintar.
Diantara Pasal 4 dan Pasal 5 ditambahkan 1 (satu) bab baru baru yaitu BAB III, sehingga berbunyi sebagai berikut:
BAB III
DASAR DAN PRINSIP PENETAPAN TARIF
Pasal 5 Ketentuan di Pasal 5 dihapus dan digantikan dengan pasal yang berbunyi sebagai berikut :
(1) Untuk kegiatan sosial dapat diberikan keringanan atau pembebasan pembayaran tiket.
(2) Keringanan atau pembebasan pembayaran tiket sebagaimana dimaksud pada
(1) Dasar penetapan tarif meliputi komponen biaya investasi dan operasional termasuk imbal hasil yang wajar untuk menutup sebagian atau seluruh biaya per unit layanan;
ayat (1) berlaku pada layanan Zona Astronomi
(3) Besaran keringanan sebagaiman dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan paling banyak 75% (tujuh puluh lima persen).
(4) Untuk lembaga pendidikan dapat diberikan keringanan berupa pembebasan pembayaran 1 (satu) tiket masuk untuk setiap pembelian 20 (dua puluh) tiket masuk dan berlaku untuk kelipatannya.
(5) Persyaratan pemberian keringanan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dengan memberikan surat keterangan dari lembaga pendidikan yang bersangkutan.
(6) Untuk kegiatan Promosi dan tamu kedinasan dapat diberikan pembebasan pembayaran tiket.
(2) Prinsip penetapan besaran tarif tiket didasarkan pada kebijakan Pemerintah Daerah dengan memperhatikan kemampuan masyarakat dan aspek keadilan.
BAB V KEWENANGAN
Dihapus
Diantara Pasal 5 dan Pasal 6 ditambahkan 1 (satu) bab baru baru yaitu BAB IV, sehingga berbunyi sebagai berikut:
BAB IV BESARAN TARIF
Pasal 6 Ketentuan di Pasal 6 dihapus dan digantikan dengan pasal yang berbunyi sebagai berikut :
(1) Walikota memberikan kewenangan untuk pemberian keringanan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 kepada Kepala KPTP.
(2) Mekanisme dan tata cara pemberian keringanan seperti yang dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Kepala KPTP.
(3) Kewenangan pemberian pembebasan untuk kepentingan promosi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (6) diberikan paling banyak 1%
(satu persen) dari target pendapatan Zona Astronomi dan Wahana Bahari.
Besaran tarif masuk perzona di Taman Pintar sebagai berikut:
No. Zona Jenis Tiket
Anak/Pelajar Dewasa/Umum 1. Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) Barat;
Rp. 3.000,00 - 2. Pendidikan Anak Usia
Dini (PAUD) Timur;
Rp. 3.000,00 - 3. Gedung Oval, Gedung
Kotak dan Gedung Memorabilia;
Rp.10.000,00 Rp. 18.000,00
4. Astronomi Rp.15.000,00 Rp. 15.000,00 5. Bahari Rp. 4.000,00 Rp. 4.000,00 BAB VI
KETENTUAN PENUTUP
Dihapus
Pasal 7 Ketentuan di Pasal 7 dihapus dan digantikan dengan pasal yang berbunyi sebagai berikut :
Dengan berlakunya Peraturan Walikota ini maka Peraturan Walikota Nomor 38 (1) Untuk kegiatan sosial dapat diberikan keringanan atau pembebasan
Tahun 2012 tentang Penetapan Besaran Tarif Masuk Zona Planetarium di Taman Pintar Yogyakarta dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.
Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya ke dalam Berita Daerah Kota Yogyakarta.
pembayaran tiket.
(2) Keringanan atau pembebasan pembayaran tiket sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pada layanan Zona Gedung Oval, Gedung Kotak dan Gedung Memorabilia serta Zona Astronomi.
(3) Besaran keringanan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan paling banyak 50% (limapuluh perseratus).
(4) Persyaratan pemberian keringanan dan pembebasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan mengajukan surat permohonan keringanan.
Setelah Pasal 7 ditambahkan ketentuan Pasal 8 s/d Pasal 12 dan ditambahkan pula 2 Bab yaitu Bab V dan Bab VI
Pasal 8
(1) Untuk lembaga pendidikan dapat diberikan pembebasan pembayaran 1 (satu) tiket masuk untuk setiap pembelian 20 (dua puluh) tiket masuk dan berlaku untuk kelipatannya.
(2) Guru pendamping dikenakan tarif anak/pelajar dengan ketentuan jumlah guru paling banyak 10% (sepuluh perseratus) dari jumlah anak/pelajar.
(3) Persyaratan pemberian pembebasan dan keringanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan menyerahkan surat keterangan dari lembaga pendidikan yang bersangkutan.
Pasal 9
(1) Untuk kegiatan promosi dan tamu kedinasan dapat diberikan pembebasan pembayaran tiket.
(2) Pemberian pembebasan untuk kepentingan promosi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan paling banyak 2% (dua perseratus) dari target pendapatan perzona.
BAB V KEWENANGAN
Pasal 10
(1) Walikota memberikan kewenangan untuk pemberian keringanan dan pembebasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7, Pasal 8 dan Pasal 9 kepada Kepala KPTP
(2) Mekanisme dan tata cara pemberian keringanan dan pembebasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Kepala KPTP.
BAB VI
KETENTUAN PENUTUP Pasal 11
Dengan berlakunya Peraturan Walikota ini maka:
1. Peraturan Walikota Nomor 78 Tahun 2010 tentang Besaran Tarif Perzona di Taman Pintar Yogyakarta;
2. Peraturan Walikota Nomor 63 Tahun 2013 tentang Penetapan Besaran Tarif Tiket Zona Astronomi dan Wahana Bahari di Taman Pintar Yogyakarta.
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi Pasal 12
Peraturan Walikota ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Walikota ini dengan penempatannya ke dalam Berita Daerah Kota Yogyakarta.
ditetapkan di Yogyakarta pada tanggal 2 September 2013 WALIKOTA YOGYAKARTA ,
HARYADI SUYUTI
Ditetapkan di Yogyakarta pada tanggal 28 Februari 2014 WALIKOTA YOGYAKARTA,
HARYADI SUYUTI diundangkan di Yogyakartapada tanggal 2 September 2013
SEKRETARIS DAERAH KOTA YOGYAKARTA TITIK SULASTRI
diundangkan di Yogyakarta pada tanggal 28 Februari 2014 SEKRETARIS DAERAH KOTA YOGYAKARTA, TITIK SULASTRI
BERITA DAERAH KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2013 NOMOR 63 BERITA DAERAH KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2014 NOMOR 6