• Tidak ada hasil yang ditemukan

OBJEK WISATA BUDAYA GEDUNG MERDEKA DI KOTA BANDUNG DAN UPAYA PENGEMBANGANNYA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "OBJEK WISATA BUDAYA GEDUNG MERDEKA DI KOTA BANDUNG DAN UPAYA PENGEMBANGANNYA."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

iv DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... iv

ABSTRAK ... vii

ABSTRACT ... viii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GRAFIK ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 6

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

1.4 Metode Penelitian ... 7

1.5 Tinjauan Pustaka ... 9

1.6 Kerangka Pemikiran Teoretis ... 11

1.7 Sistematika Penulisan ... 14

BAB II GAMBARAN UMUM KOTA BANDUNG ... 16

2.1 Keadaan Geografis ... 16

(2)

v

2.3 Kota Bandung sebagai Tujuan Wisata ... 26

BAB III PENDIRIAN DAN PERKEMBANGAN FUNGSI GEDUNG MERDEKA ... 32

3.1 Proses Pendirian Gedung Merdeka ... 32

3.2 Berdirinya Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) ... 41

3.3 Fasilitas dan Kegiatan Museum KAA ... 46

3.3.1 Fasilitas ... 46

3.3.2 Kegiatan Museum KAA ... 51

3.4 Sumber Daya Manusia ... 54

3.5 Pengunjung Museum KAA ... 60

BAB IV PENGEMBANGAN GEDUNG MERDEKA SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA ... 65

4.1 Potensi Gedung Merdeka sebagai Objek Wisata Budaya ... 65

4.1.1 Atraksi ... 65

4.1.2 Aksesibilitas ... 65

4.1.3 Amenitas ... 66

4.2 Kendala yang Dihadapi ... 67

4.2.1 Fasilitas Rekreasi dan Sarana Wisata ... 67

4.2.2 Pemanfaatan Fungsi Gedung Merdeka ... 70

4.2.3 Sumber Daya Manusia ... 73

4.3 Gedung Merdeka sebagai Destinasi Wisata ... 75

(3)

vi

4.3.2 Optimalisasi Fungsi Gedung Merdeka ... 79

4.3.3 Manajemen Sumber Daya Manusia ... 86

4.3.2 Kerja Sama ... 87

4.3.3 Promosi ... 88

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 90

3.1 Simpulan ... 90

3.2 Saran ... 91

SYNOPSIS ... 93

DAFTAR SUMBER ... 95

LAMPIRAN ... 100

Referensi

Dokumen terkait

BAB IV : POTENSI KEBUN BUNGA STROBERI SEBAGAI OBJEK WISATA AGRO DI BERASTAGI KABUPATEN KARO 4.1 Daerah Asal dan Penyebaran Tanaman Stroberi

UPAYA PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KAWAH PUTIH TINGGI RAJA SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN SIMALUNGUN. 4.1 Upaya Kawah Putih

BAB IV PENGARUH OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS SIPOHOLON TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA MASYARAKAT KELURAHAN SITUMEANG HABINSARAN 4.1..

pengembangan kawasan bersejarah sebagai objek wisata budaya di Distrik Sota Kabupaten Merauke sangat diperlukan untuk meningkatkan nilai jual pada kawasan wisata dan

Ternate Utara merupakan kecamatan dengan Jumlah objek wisata budaya berdasarkan karakteristik cagar budaya sebanyak 6 objek diantaranya Kedaton kesultanan Kota Ternate, Taman

Kemudian dari hasil analisis SWOT diperoleh konsep pengembangan objek wisata Danau Tolire yaitu memadukan konsep pengembangan pariwisata alam, pariwisata budaya, dan pariwisata

Penggunaan peta yang bersifat konvensional kurang efektif dalam memberikan informasi pada suatu objek/kawasan wisata, sehingga sebagai bentuk pengelolaan dan pengembangan wisata cagar

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh peneliti dari pelaksanaan upaya pengembangan objek wisata Kota Padang ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu keterbatasan