• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISA HASIL PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V ANALISA HASIL PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Page 81

ANALISA HASIL PENELITIAN

5.1 Critical Path Method (CPM)

Dari data hasil penelitian pada tabel 4.1 dan diagram network pada lampiran 1 yaitu setelah dilakukan perhitungan dengan cara forward dan backward didapatkan bahwa waktu normal penyelesaian proyek instalasi elektrikal dan instrumentasi pada anjungan lepas pantai adalah 176 hari dengan manhour sebanyak 40.880 dengan biaya penyelesaian proyek sebesar USD 143.080. Dari diagram network pada lampiran 1 juga diketahui bahwa jalur kritis penyelesaian proyek tersebut adalah aktivitas A – D1 – E1 – F1 – F2 – F5 – F6 – G1 – G3 dimana aktivitas pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut:

A : Mobilization of personnel and equipment

D1 : Cable tray and tubing tray support installation at cellar deck area E1 : Cable tray and tubing tray support installation at main deck area F1 : Cable tray support installation at top deck & control room area F2 : Cable tray installation at top deck & control room area

F5 : Lay down / pulling cable at top deck & control room area F6 : Cable glanding and termination at top deck & control room area

(2)

G1 : Continuity and megger test G3 : Precommissioning

Dari aktivitas pekerjaan tersebut diatas slope biaya pekerjaan percepatannya sesuai dengan tabel 4.3 dari yang terkecil sampai yang terbesar urutannya adalah sebagai berikut :

1. Aktivitas E1 dengan slope biaya USD 17,5 2. Aktivitas G3 dengan slope biaya USD 70 3. Aktivitas D1 dengan slope biaya USD 70 4. Aktivitas F1 dengan slope biaya USD 210 5. Aktivitas F2 dengan slope biaya USD 280 6. Aktivitas F5 dengan slope biaya USD 280 7. Aktivitas F6 dengan slope biaya USD 280 8. Aktivitas G1 dengan slope biaya USD 350

Percepatan Aktivitas E1

Aktivitas pekerjaan E1 dapat dipercepat sebanyak 1 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 2 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 175 hari

Biaya penyelesaian : USD 143.090,5 Jumlah Manhour : 40.883

Percepatan Aktivitas G3

Aktivitas pekerjaan G3 dapat dipercepat sebanyak 1 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 3 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

(3)

Waktu penyelesaian : 174 hari

Biaya penyelesaian : USD 143.160,5 Jumlah Manhour : 40.903

Percepatan Aktivitas D1

Aktivitas pekerjaan D1 dapat dipercepat sebanyak 1 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 4 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 173 hari

Biaya penyelesaian : USD 143.230,5 Jumlah Manhour : 40.923

Percepatan Aktivitas F1

Aktivitas pekerjaan F1 dapat dipercepat sebanyak 1 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 5 serta lampiran 6 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 172 hari

Biaya penyelesaian : USD 143.545,5 Jumlah Manhour : 41.013

Percepatan Aktivitas F2

Aktivitas pekerjaan F2 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 7 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 170 hari

(4)

Jumlah Manhour : 41.173

Percepatan Aktivitas F5

Aktivitas pekerjaan F5 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 8 serta lampiran 9 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 168 hari

Biaya penyelesaian : USD 144.875,5 Jumlah Manhour : 41.393

Percepatan Aktivitas F6

Aktivitas pekerjaan F6 dapat dipercepat sebanyak 4 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 10 serta lampiran 11 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 164 hari

Biaya penyelesaian : USD 146.415,5 Jumlah Manhour : 41.833

Percepatan Aktivitas G1

Aktivitas pekerjaan G1 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 12 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 162 hari

Biaya penyelesaian : USD 147.115,5 Jumlah Manhour : 42.033

(5)

Dari hasil analisa tersebut diatas dapat diketahui bahwa menggunakan metode CPM untuk proyek instalasi elektrikal instrumentasi pada anjungan lepas pantai pekerjaan dapat dipercepat sebanyak 14 hari dari waktu normal penyelesaian. Sehingga setelah percepatan, waktu penyelesaiannya menjadi 162 hari dengan jumlah total manhour sebanyak 42.033 dengan biaya sebesar USD 147.115,5. Dari analisa tersebut diatas maka pekerjaan instalasi elektrikal instrumentasi bila dilakukan percepatan maka akan terjadi penambahan jumlah manhour dan biaya sebesar kurang lebih 2,82% dari waktu pekerjaan normal.

5.2 Program Evaluation and Review Technique (PERT)

Dari data hasil penelitian pada tabel 4.5 dan diagram network pada lampiran 13 yaitu setelah dilakukan perhitungan dengan cara forward dan backward didapatkan bahwa waktu normal penyelesaian proyek instalasi elektrikal dan instrumentasi pada anjungan lepas pantai adalah 174 hari dengan manhour sebanyak 40.420 dengan biaya penyelesaian proyek sebesar USD 141.470. Dari diagram network pada lampiran 13 juga diketahui bahwa jalur kritis penyelesaian proyek tersebut adalah aktivitas A – D1 – E1 – F1 – F2 – F5 – F6 – G1 – G3 dimana aktivitas pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut:

A : Mobilization of personnel and equipment

D1 : Cable tray and tubing tray support installation at cellar deck area E1 : Cable tray and tubing tray support installation at main deck area F1 : Cable tray support installation at top deck & control room area F2 : Cable tray installation at top deck & control room area

(6)

F6 : Cable glanding and termination at top deck & control room area G1 : Continuity and megger test

G3 : Precommissioning

Dari aktivitas pekerjaan tersebut diatas slope biaya pekerjaan percepatannya sesuai dengan tabel 4.7 dari yang terkecil sampai yang terbesar urutannya adalah sebagai berikut :

1. Aktivitas G3 dengan slope biaya USD 70 2. Aktivitas D1 dengan slope biaya USD 70 3. Aktivitas E1 dengan slope biaya USD 140 4. Aktivitas F1 dengan slope biaya USD 210 5. Aktivitas F6 dengan slope biaya USD 266 6. Aktivitas F2 dengan slope biaya USD 280 7. Aktivitas F5 dengan slope biaya USD 280 8. Aktivitas G1 dengan slope biaya USD 350

Percepatan Aktivitas G3

Aktivitas pekerjaan G3 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 14 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 172 hari Biaya penyelesaian : USD 141.610 Jumlah Manhour : 40.460

(7)

Percepatan Aktivitas D1

Aktivitas pekerjaan D1 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 15 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 170 hari Biaya penyelesaian : USD 141.750 Jumlah Manhour : 40.500

Percepatan Aktivitas E1

Aktivitas pekerjaan E1 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 16 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 168 hari Biaya penyelesaian : USD 142.030 Jumlah Manhour : 40.580

Percepatan Aktivitas F1

Aktivitas pekerjaan F1 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 17 serta lampiran 18 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 166 hari Biaya penyelesaian : USD 142.776 Jumlah Manhour : 40.794

(8)

Percepatan Aktivitas F6

Aktivitas pekerjaan F6 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 19 serta lampiran 20 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 164 hari Biaya penyelesaian : USD 143.494 Jumlah Manhour : 40.998

Percepatan Aktivitas F2

Aktivitas pekerjaan F2 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 21 serta lampiran 22 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 162 hari Biaya penyelesaian : USD 144.240 Jumlah Manhour : 41.212

Percepatan Aktivitas F5

Aktivitas pekerjaan F5 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 23 serta lampiran 24 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 160 hari Biaya penyelesaian : USD 144.986 Jumlah Manhour : 41.425

(9)

Percepatan Aktivitas G1

Aktivitas pekerjaan G1 dapat dipercepat sebanyak 2 hari. Diagram networknya dapat dilihat pada lampiran 25 dan didapatkan data – data sebagai berikut:

Waktu penyelesaian : 158 hari Biaya penyelesaian : USD 145.686 Jumlah Manhour : 41.625

Dari hasil analisa tersebut diatas dapat diketahui bahwa menggunakan metode PERT untuk proyek instalasi elektrikal instrumentasi pada anjungan lepas pantai pekerjaan dapat dipercepat sebanyak 16 hari dari waktu normal penyelesaian. Sehingga setelah percepatan, waktu penyelesaiannya menjadi 158 hari dengan jumlah total manhour sebanyak 41.625 dengan biaya sebesar USD 145.686 Dari analisa tersebut diatas maka pekerjaan instalasi elektrikal instrumentasi bila dilakukan percepatan maka akan terjadi penambahan jumlah manhour dan biaya sebesar kurang lebih 2,98% dari waktu pekerjaan normal.

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian kinerja merupakan proses di mana organisasi berupaya memperoleh informasi yang akurat tentang kinerja para anggotanya.Penilaian kinerja karyawan yang

Data hasil uji statistik yang diperoleh dari daya proteksi formula gel minyak atsiri herba lemon balm (Melissa officinalis L) terhadap nyamuk Aedes aegypti memiliki

Jadi dalam penelitian ini fenomena yang akan diteliti adalah mengenai keadaan penduduk yang ada di Kabupaten Lampung Barat berupa dekripsi, jumlah pasangan usia

Semakin meneguhkan bahwa memang misi baru Rumah Ceria ini adalah rencana dan proyek besar TUHAN untuk Yayasan Sungai Kasih di masa yang akan datang.. Sampai Desember 2017 ini,

Dalam menganalisa kualitas pelayanan sistem adminstrasi, dapat nilai dengan menggunakan beberapa indikator untuk menganalisa kualitas pelayanan sistem adminstrasi

Sedangkan perbedaan yang terjadi antara periode pertama dan kedua mengenai pendidikan dan sosial kemasyarakatan, jika pada periode pertama penddikan Al-Qur’an sebagai satu

Pengaruh Jenis Pelarut dan Rasio Perbandingan Pelarut dengan Bubuk Kulit Manggis Dalam Ekstraksi Pigmen Antosianin pada Kulit Manggis (Laporan Penelitian Jurusan Teknik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan kepada peritel, khususnya manajemen The Body Shop mengenai image hijau (ramah lingkungan)