Teori Antrian
Antrian M/M/1
Dasar Antrian
• Pelanggan (customer) tiba untuk pelayanan, dan jika semua pelayan (server) sibuk, pelanggan diantrikan dan dilayani kemudian
• Parameter: Kecepatan kedatangan (arrival rate), kecepatan pelayanan (service rate), jumlah pelayan (server)
• Pengukuran: waktu tunggu, waktu pelayanan, waktu di dalam sistem, utilisasi server, jumlah pelanggan dalam antrian, jumlah pelanggan dlm sistem, ...
Dasar Antrian
• Single queue system biasa digunakan utk merepresentasikan shared resource networks
• Network of queues biasa digunakan utk merepresentasikan tipe jaringan yg lain
– Process networks
Resource Sharing Networks
• Time-shared computers (Programs: CPU/DISK/IO) • Statistical Multiplexer/Concentrator
• Packet-based (Packets: links) • Channel-based (Calls: channels)
• Multiple-access & random access networks (Packets: shared medium)
Resource Sharing Networks
• Ukuran performansi
– Waktu tunggu
– Probabilitas blocking
• Pertanyaan
– Bagaimana relasi antara jumlah user, pola penggunaan, jumlah resource dan performansi?
Process Networks
• Multi-stage switch
• Distributed simulation system • Manufacturing process
Process Networks
• Ukuran performansi
– Waktu penyelesaian (delay)
– Throughput (penyelesaian persatuan waktu)
• Pertanyaan
– Bagaimana performansi dipengaruhi oleh pola penggunaan berbeda?
– Proses mana yg menjadi “bottlenecks” yg membatasi performansi?
– Apakaha input berbeda diperlakukan secara adil dalam hal performansi?
Switching Networks
• Jaringan telepon (telepon: circuit switches) • Jaringan signaling telepon (switches; STP)
• Jaringan Paket X.25 (komputer: packet switches) • Internet (komputer: router)
Switching Networks
• Ukuran performansi
– Delay (end point to end point) – Throughput
– Utilization
– Blocking probability – Loss
• Pertanyaan
– Topologi jaringan yg terbaik? – Bagaimana me-routekan?
Apa yang Bisa Dipelajari?
Faktor
• Jumlah pelanggan
• Pola penggunaan (workload) • Karakteristik service • Jumlah resource Performansi • Waktu tunggu • Blocking • Loss
Model Dasar
• Pelanggan dari suatu populasi tiba pada sistem dg waktu kedatangan random
• adalah rate kedatangan pelanggan
• Sistem antrian mempunyai c server identik
• Pelanggan ke-j meminta pelayanan dan akan memerlukan sj unit waktu pelayanan dari satu server • Jika semua server sibuk, pelanggan yg datang
Model Dasar
• Disiplin pelayanan menspesifikasikan urutan dimana pelanggan dipilih dari antrian
– Contoh: FIFO, LIFO, priority, random, …
• Waktu tunggu tQj adalah waktu diperlukan pelanggan ke-j antara memasuki sistem dan memasuki pelayanan • Total delay dari sistem j = tQj + sj
• n = jumlah pelanggan dlm sistem
– suatu random variable
• nq = jumlah pelanggan dlm antrian
Notasi Antrian
a/b/m/K • a = tipe proses kedatangan
– M (Markov) menunjukan kedatangan Poisson, shg waktu antar kedatangan iid exponential random variables
• b = service time distribution
– M (Markov) menunjukan distribusi eksponensial – D (Determistic) menunjukan service time konstan
– G (General) menunjukan iid service times mengikuti suatu general distribution
Notasi Antrian
a/b/m/K • m = jumlah server
• K = jumlah maksimum pelanggan yg dibolehkan dlm sistem
Background: Proses Poisson
• Kedatangan terjadi dg rate
• Probabilitas [secara eksak satu pelanggan tiba dlm interval [t, t+ t]] = t
• Probabilitas [tidak ada kedatangan dlm interval [t, t+ t]] = 1 - t
• Dg membuat t mendekati nol, kita mendapatkan proses Poisson
Distribusi Kedatangan
Jumlah Kedatangan
• Mis. E[n] adalah mean dari jumlah kedatangan dlm perioda interval t – Mean – Variance 0 ) ( ] [ n n t t nP n E
t
n
E
n
E
n 2 2 2]
[
]
[
Kelayakan
Apakah proses Poisson cukup layak digunakan?
• Secara umum proses Poisson adalah model yg baik jika terdapat sejumlah user yg besar (sumber paket)
sehingga
– Users serupa
Kelayakan
• Misalkan kita menggabungkan n proses Poisson
• Tiap proses mempunyai rate /n, shg rate gabungan (aggregate) =
• Waktu antar kedatangan , utk tiap proses mempunyai distribusi F(s) = P{ s} dan independen
• Proses penggabungan mendekati proses Poisson dg rate dg n
Waktu Antar Kedatangan
• Mis. T = waktu antar kedatangan dlm proses Poisson
– T adalah random variables
– Utk proses Poisson, waktu antar kedatangan adalah exponentially distributed random variables
Memoryless Property
• Distribusi eksponensial adalah memoryless
– Apa yg terjadi setelah waktu t adalah independen thd apa yg terjadi sebelum t
– Pengetahuan masa lalu tidak membantu memprediksi masa depan
• Untuk waktu service
– Waktu tambahan yg diperlukan utk menyelesaikan service pelanggan yg sedang berlangsung independen thd kapan service dimulai
Memoryless Property
• Utk waktu antar kedatangan
– Waktu utk kedatangan berikutnya independen thd kapan kedatangan terakhir terjadi
• Distribusi eksponensial adalah satu-satunya distribusi kontinyu mempunyai sifat memoryless
• Distribusi diskrit yg mempunyai sifat memoryless adalah distribusi geometric
Markov Property
• Memoryless property memungkinkan menggunakan Markov Chain untuk menganalisa antrian M/M/1
• Diberikan independensi dari waktu antara kedatangan dan waktu service, jumlah pelanggan dlm sistem kedepan hanya tergantung pd N(t), jumlah pelanggan dlm sistem pada saat t
Markov Property
• Proses random adalah proses Markov jika masa depan proses diberikan saat ini independen thd masa lalu
• Markov chain adalah proses Markov dg discrete state space
Markov Property
• Jika kita tahu sistem ada dlm state a pd saat tk,
probabilitas transisi ke state lainnya pd saat tk+1 dpt ditentukan
Little’s Law
• Jumlah pelanggan rata-rata dlm sistem (antrian) sama dgn rate kedatangan dikalikan waktu rata-rata dlm
Little’s Law
• Misalkan
– Rate kedatangan ( )
– Jumlah dlm sistem, n(t), jumlah dlm antrian nQ(t), jumlah dlm pelayanan nS(t)
– Waktu dlm sistem , waktu dlm antrian Q, waktu dlm pelayanan s
• Relasi parameter-parameter dg Little’s Law
– Jumlah dlm sistem : E[n] = .E[ ] – Jumlah dlm antrian : E[nQ] = .E[ Q] – Jumlah dlm service : = E[nS] = .E[s]
Utilisasi
• Utilisasi dari sistem single server
In-Class Exercise
• Pelanggan memasuki toko dg rate rata-rata 32 pelanggan per jam. Rata-rata pelanggan menghabiskan waktu 12 menit di dlm toko. Berapa banyak pelanggan yg kita harapkan kita jumpai di dlm toko dlm sembarang waktu?
Saluran Transmisi
• Parameter
– adalah rate kedatangan
– NQ adalah jumlah rata-rata paket menunggu dlm antrain (belum ditransmisikan)
– W adalah rata-rata waktu tunggu dlm antrian (tidak termasuk waktu transmisi)
• Little’s law memberikan NQ = .W
• Jika X adalah waktu transmisi rata-rata, Teorema Little memberikan utilisasi (rata-rata jumlah transmisi
paket)
Saluran Transmisi
• Perhatikan kasus dimana
• 1/ adalah rata-rata waktu antar kedatangan
• jika > 1, maka ekspektasi waktu service lebih besar drpd ekspetasi waktu antar kedatangan, yaitu
pelanggan datang lebih cepat drpd yg dp dilayani
– Antrian akan overflow atau meningkat sangat panjang – > 1, menghasilkan situasi yg tidak stabil
Network of Transmission Lines
• Paket tiba pada n node berbeda utk transmisi dg rate
1, 2, … , m
• N adalah jumlah paket total dlm jaringan
Network of Transmission Lines
• Perlu dicatat bahwa rata-rata delay per-paket adalah independen dari distribusi panjang paket dan metoda utk me-routing-kan paket
Antrian M/M/1
• Antrian tunggal (single queue) • Server tunggal (single server)
• Pelanggan (paket) tiba sesuai dg proses Poisson dg rate per-detik
• Distribusi waktu pelayanan adalah eksponensial dg mean 1/ detik
Markov Chain
• Karena memoryless property dari r.v. eksponensial, jumlah pelanggan dlm sistem saat t, N(t), dp
Probabilty Flux
• Probabilitas flux transisi adalah perkalian probabilitas state dimana transisi dimulai dan rate transisi
– Indikasi rata-rata brp kali per-detik event sesuai dg korespondesni transisi terjadi
• Dlm kondisi steady-state, rata-rata brp kali/det suatu state dimasuki adalah sama dg rata-rata brp kali/det suatu state ditinggalkan
Global Balance
• Total rate transisi keluar dari state n sama dg total rate transisi ke state n
Global Balance Equations
• Global balance equation utk antrian M/M/1
• Jika ada N state, ada N persamaan, termasuk relasi berikut
Local Balance
• Utk Markov Chain, rate transisi dari state A ke state B sama dg rate transisi dari B ke A
• Sbg contoh, rate transisi dari n-1 ke n sama dg rate transisi dari n ke n-1
Local Balance Equations
Menyelesaikan Local Balance
Equations
Menyelesaikan
Local Balance Equations
• Normalisasi dicapai melalui ‘conservation of probability’
Menyelesaikan Local Balance
Equations
• Dg = / dan menggunakan identitas berikut
Hasil
• Jika = / < 1 , kita dp
• Utilisasi
Hasil
• Dg Little’s law, dp dicari waktu rata-rata dlm sistem
Hasil
• Dg Little’s Law lagi, jumlah rata-rata pelanggan dlm antrian
Hasil Grafik Antrian M/M/1
• Ekspektasi jumlah pelanggan dlm sistem
In-Class Exercise
• Suatu konsentrator menerima message dari satu grup terminal dan mentransmisikannya melalui suatu saluran transmisi tunggal. Misalkan message tiba sesuai proses Poisson dg rate satu message setiap 4 ms, dan waktu transmisi message mengikuti distribusi eksponensial dg mean 3 ms.
(a) Cari rata-rata jumlah message dlm sistem dan total delay rata-rata
(b) Berapa persentase peningkatan rate kedatangan shg menghasilkan dua kali total delay rata-rata
Traffic Multiplexing
• Perhatikan suatu link komunikasi
– Kapasitas transmisi tetap (C), rate dimana bit dp ditransmisikan (bit/sec)
– Bbrp aliran trafik dp share capacity
– Skim sharing dp mempengaruhi performansi
• Bentuk-Bentuk Multiplexing
– Statistical multiplexing – Kanal terpisah
• Time Division Multiplexing (TDM)
Statistical Multiplexing
• Paket-paket dari semua aliran trafik digabungkan ke dlm satu antrian tunggal dan ditransmisikan secara FCFS
Time Division Multiplexing
• Waktu dibagi dlm m slot, dan masing-masing dari m aliran trafik diberikan satu slot
– Bangun m kanal, masing-masing dg kapasitas C/m
– L-bit paket memerlukan TTDM = Lm/C sec utk transmit jika paket panjang dibandingkan dg panjang satu slot
– L-bit paket memerlukan TTDM = L/C sec utk transmit jika slot sebesar panjang paket, tetapi harus menunggu (m-1) slot antar transmisi
Frequency-Division Multiplexing FDM
• Kanal bandwidth W dibagi kedlm m kanal dan masing-masing dari m aliran trafik diberikan satu kanal
– Bangun m kanal, masing-masing dg bandwidth W/m, atau kapasitas C/m (abaikan ‘guard band’ antar kanal)
Performansi Multiplexing
• Stat Mux mempunyai delay rata-rata lebih kecil drpd TDM atau FDM
– Kapasitas kanal terbuang dg TDM (wasted time slots) dan FDM (wasted bandwidth) jika aliran trafik idle
– Waktu transmisi lebih besar utk TDM dan FDM
• Keuntungan TDM dari FDM
– Stat mux mempunyai delay rata-rata lebih kecil tetapi variasi delay lebih besar
– TDM dan FDM mengeleminasi keperluan utk mengidentifikasi aliran trafik asosiasi dg tiap paket
Performansi Multiplexing
• Kita dp menggunakan hasil antrian M/M/1 utk menganalisa Statistical Multiplexing (SM) vs Time Division Multiplexing (TDM) atau Frquency Division Multiplexing (FDM)
• Asumsi:
– m aliran paket Poisson, masing-masing dg rate kedatangan /m, ditransmisikan melalui kanal komunikasi tunggal
– Panjang paket utk semua aliran memp distribusi eksponensial dg waktu transmisi rata-rata 1/
Performansi Multiplexing
• SM mengkombinasikan m aliran dari paket-paket dan mentransmisikannya dlm satu aliran tunggal
Performansi Multiplexing
• Utk SM
• Utk TDM (atau FDM)
• Rata-rata paket menghabiskan m kali lebih lama dalam antrian dan service dg TDM atau FDM dibandingkan dg SM