PRAKTIKUM METODE PENANGKAPAN IKAN
Oleh : NAMA : (Diketik) NIM : (Diketik) KELOMPOK : (Diketik) KELAS : (Diketik) ASISTEN : (Diketik)FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2018
PRAKTIKUM METODE PENANGKAPAN IKAN 2018 Identitas Mahasiswa/Praktikan Foto Berwarna (3x4) Nama : Diketik... NIM : Diketik... Program Studi : Diketik... Kelompok : Diketik... Kelas : Diketik...
No Asistensi Tanggal Keterangan TTD Asisten 1. (Praktikum Kampus) 2. (Praktikum Lapang) 3. (Laporan Ketik) Malang,... 2018 Kordinator Asisten
Praktikum Metode Penagkapan Ikan
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua sehingga penyusunan buku pedoman
praktikum mata kuliah Metode Penangkapan Ikan ini dapat diselesaikan.
Perkenankan pada kesempatan ini kami sampaikan banyak terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu baik moril maupun materiil mulai
penyusunan buku ini sampai selesai.
Kami sangat menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna maka kami
sangat berharap kritik dan sarannya. Akhirnya penulis berharap semoga buku
pedoman praktikum ini dapat memberikan ilmu yang bermanfaaat bagi mahasiswa.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Malang, Februari 2018
BUKU PEDOMAN DAN LEMBAR KERJA ... i
KARTU KENDALI ASISTENSI ... ii
KATAPENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... iv
GAMBAR ... v
PENDAHULUAN ... 1
1.1 Pengertian Metode Penangkapan Ikan. ... 1
1.2 Tujuan Praktikum Metode Pennagkapan Ikan ... 2
ALAT PENANGKAPAN IKAN ... 3
2.1 Jaring lingkar (surrounding nets) ... 3
2.2 Pukat tarik (seine nets) ... 4
2.3 Pukat hela (trawls) ... 5
2.4 Penggaruk (dredges) ... 6
2.5 Jaring Angkat (lift nets) ...7
2.6 Alat yang dijatuhkan (falling gears) ... 7
2.7 Jaring insang (gillnets and entangling nets) ... 8
2.8 Perangkap (traps) ... 8
2.9 Pancing (hooks and lines) ... 9
2.10 Alat penjepit dan melukai (grappling and wounding) ... 10
TEKNOLOGI ALAT BANTU PENANGKAPAN IKAN ... 11
ANALISA EKONOMI ...15
PRAKTIKUM KAMPUS ... 21
Gambar 1. Pukat cincin dengan satu kapal...3
Gambar 2. Pukat cincin dengan dua kapal ...4
Gambar 3. Pukat tarik pantai...4
Gambar 4. Pukat hela dasar berpalang...5
Gambar 5. Pukat hela dasar dua kapal ...6
Gambar 6. Penggaruk berkapal ...6
Gambar 7. Penggaruk tanpa kapal ...6
Gambar 8. Anco ...7
Gambar 9. Jala tebar ...7
Gambar 10. Jaring insang hanyut ...8
Gambar 11. Bubu...9
Gambar 12. Huhate ...10
Gambar 13. Ladung...10
Gambar 14. Rumpon Tradisional ...13
Gambar 15. Rumpon Modern ...13
Gambar 16. Lampu permukaan ...13
Gambar 17. Lampu dibawah permukaan ...14
PENDAHULUAN
1.1 Pengertian Metode Penangkapan Ikan
Indosenia merupakan Negara dengan luas perairan laut mencapai 3,1 juta Km2,
dengan panjang garis pantai 81.000n Km. Hai ini memberikan sebab Indonesia menjadi salah satu Negara yang disebut sebagai Negara Maritim. Hal tersebut juga dapat menjadi potensi sumberdaya perikanan hingga mencapai 6,4 juta ton/tahun (2009). Adapun komposisi sumberdaya laut Indonesia terdiri dari ; ikan pelagis kecil (45%), ikan pelagis besar (12%), ikan demersal (12%), udang (13%), ikan karang (8%), Cumi-cumi (8%), dan lainnya (2%). Namun sampai saat ini Indonesia masih belum mampu memanfaatkan secara optimal sumberdaya ikan yang melimpah tersebut.
Untuk mengupayakan optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ikan secara efektif dan efisien dibutuhkan metode penangkapan ikan yang baik. Metode Penangkapan Ikan yaitu suatu cara maupun strategi yang digunakan dalam operasi penangkapan ikan guna mendapatkan hasil yang optimal secara efektif dan efisien sesuai dengan fungsi dari alat tangkap ikan yang digunakan. Ruang lingkup dari Metode penangkapan Ikan yaitu meliputi :
• Alat penangkapan ikan • Daerah penangkapan ikan • Tingkah laku ikan
• Teknologi penangkapan ikan
Mata kuliah Metode Penangkapan Ikan merupakan cabang ilmu yang memberikan penjelasan tentang bahan, alat dan sasaran penangkapan ikan, kapal perikanan, cara menangkap ikan, metode penangkapan ikan dengan jarring insang (gill net),pukat cincin (pure seine), rawai tuna (tuna long line), trawl, dan Pancing. Pengetahuan dalam hal ini sangat penting digunakan dalam penentuan aspek teknologi alat penangkapan yang akan dikembangkan tanpa merusak ekosistem.
2
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
1.2 Tujuan Praktikum Metode Penangkapan Ikan
Adapun tujuan dari praktikum Metode Penangkapan Ikan ini adalah :
1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi jenis – jenis alat penangkapan ikan. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang cara pengoperasian alat tangkap. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang alat tangkap yang ramah
lingkungan dengan yang tidak ramah lingkungan.
4. Mahasiswa dapat mengetahui analisa ekonomi nelayan yang meliputi biaya akomodasi dan penghasilan nelayan dalam sekali trip.
ALAT PENANGKAPAN IKAN
KLASIFIKASI ALAT TANGKAP BERDASARKAN PERMEN-KP NOMOR 71 TAHUN 2016 PASAL 6 TENTANG ALAT PENANGKAPAN IKAN
Menetapkan alat penangkapan ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia yang menurut jenisnya terdiri dari 10 (sepuluh) kelompok yaitu:
2.1 Jaring lingkar (surrounding nets)
Jaring Lingkar merupakan alat penangkapan ikan yang mempunyai prinsip penangkapan dengan cara melingkari gerombolan ikan sasaran tangkap menggunakan jaring yang dioperasikan dengan perahu/kapal serta didukung sarana alat bantu penangkapan untuk mendukung pengoperasiannya. Desain dan konstruksi jaring lingkar berkembang disesuaikan dengan target ikan tangkapan yang dikehendaki, sehingga terdapat berbagai bentuk dan ukuran jaring lingkar serta sarana apung maupun alat bantu penangkapan ikan yang digunakan.
a) Jaring lingkar bertali kerut (With purse lines/Purse seine)
1. Pukat cincin dengan satu kapal(One boat operated purse seines) ❖ Pukat cincin pelagis kecil dengan satu kapal
❖ Pukat cincin pelagis besar dengan satu kapal
Gambar 1. Pukat cincin dengan satu kapal
2. Pukat cincin dengan dua kapal (Two boat operated purse seines) ❖ Pukat cincin grup pelagis kecil
4
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Gambar 2. Pukat cincin dengan dua kapal
b) Jaring lingkar tanpa tali kerut (Without purse lines/Lampara)
2.2 Pukat tarik (seine nets)
Pukat tarik merupakan alat penangkapan ikan berkantong tanpa alat pembuka mulut jaring, yang pengoperasiannya dengan cara melingkari gerombolan ikan dan menariknya ke kapal yang sedang berhenti/berlabuh jangkar atau ke darat/pantai melalui kedua bagian sayap dan tali selambar. Desain dan konstruksi pukat tarik disesuaikan dengan target ikan tangkapan yang dikehendaki, sehingga terdapat berbagai bentuk dan ukuran pukat tarik serta sarana apung maupun alat bantu penangkapan ikan yang digunakan. a) Pukat tarik pantai (Beach seines)
Gambar 3. Pukat tarik pantai
b) Pukat tarik berkapal (boat or vessel seines) 1. Dogol (Danish seines)
2. Scottish seines 3. Pair Seines 4. Payang
5. Cantrang 6. Lampara dasar
2.3 Pukat hela (trawls)
Pukat hela merupakan alat penangkapan ikan berkantong yang dioperasikan dengan menggunakan alat pembuka mulut jaring yang dihela di belakang kapal yang sedang berjalan, sehingga ikan target tertangkap dengan cara tersapu di pertengahan atau dasar perairan dan masuk ke dalam kantong.
a) Pukat hela dasar (Bottom Trawls)
1. Pukat hela dasar berpapan (Otter trawls) 2. Pukat hela dasar dua kapal (pair trawls), 3. Nephrops trawl (Nephrops trawl)
4. Pukat hela dasar udang (Shrimp trawls) b) Pukat hela pertengahan (Midwater trawls)
1. Pukat hela pertengahan berpapan (Otter trawls) 2. Pukat hela pertengahan dua kapal (Pair trawls) 3. Pukat hela pertengahan udang (Shrimp trawls) c) Pukat hela kembar berpapan (Otter twin trawls) d) Pukat dorong
6
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Gambar 5. Pukat hela dasar dua kapal
2.4 Penggaruk (dredges)
Penggaruk merupakan alat penangkap ikan berbingkai kayu atau besi yang bergerigi atau bergancu di bagian bawahnya, yang dilengkapi atau tanpa jaring/bahan lainnya. Penggaruk dioperasikan dengan cara menggaruk di dasar perairan dengan atau tanpa perahu untuk menangkap kekerangan dan biota lainnya.Jenis alat penangkapan ikan Penggaruk (Dredges) dibagi menjadi dua yaitu :
1. Penggaruk berkapal (Boat dredges)
Gambar 6. Penggaruk berkapal
2. Penggaruk tanpa kapal (Hand dredges)
2.5 Jaring Angkat (lift nets)
Jaring angkat merupakan alat penangkapan ikan terbuat dari bahan jaring yang umumnya berbentuk segi empat dilengkapi bingkai bambu atau bahan lainnya sebagai rangka. Pengoperasiannya dengan menurunkan jaring ke dalam kolom perairan dan mengangkatnya ke atas perairan untuk memperoleh hasil tangkapan.
a) Anco (Portable lift nets)
b) jaring angkat berperahu (Boat-operated lift nets) 1. Bagan berperahu
2. Bouke ami
3. Bagan tancap (Shore-operated stationary lift nets)
Gambar 8. Anco 2.6 Alat yang dijatuhkan (falling gears)
Alat yang dijatuhkan/ditebarkan merupakan alat penangkapan ikan yang pengoperasiannya dilakukan dengan cara ditebarkan / dijatuhkan untuk mengurung ikan dengan atau tanpa kapal.
a) Jala jatuh berkapal (Cast nets)
b) Jala tebar (Falling gear not specified)
8
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
2.7 Jaring insang (gillnets and entangling nets)
Jaring Insang (Gill net) merupakan alat penangkapan ikan berbentuk empat persegi panjang yang ukuran mata jaringnya merata dan dilengkapi dengan pelampung, pemberat, tali ris atas dan tali ris bawah atau tanpa tali ris bawah untuk menghadang ikan, sehingga ikan sasaran terjerat mata jaring atau terpuntal pada bagian tubuh jaring.
a) Jaring insang tetap (Set gillnets (anchored)) b) Jaring insang hanyut (Driftnets),
c) Jaring insang lingkar (Encircling gillnets),
d) Jaring insang berpancang (Fixed gillnets (on stakes)), e) Jaring insang berlapis (Trammel nets),
f) Combined gillnets-trammel nets
2.8 Perangkap (traps)
Gambar 10. Jaring insang hanyut
Perangkap merupakan alat penangkapan ikan yang mempunyai prinsip penangkapan dengan cara memperangkap ikan dengan menggunakan jaring dan atau bahan lainnya yang dioperasikan dengan atau tanpa perahu/kapal.
b) Bubu (Pots)
c) Bubu bersayap (Fyke nets)
d) Stow nets (Pukat labuh, Togo, Ambai, Jermal, Pengerih dll) e) Barriers, fences, weirs
f) Perangkap Ikan Peloncat (Aerial traps) g) Muro ami
h) Seser
Gambar 11. Bubu
2.9 Pancing (hooks and lines)
Pancing merupakan alat penangkapan ikan yang mempunyai prinsip penangkapan dengan memancing ikan sasaran tangkap sehingga tertangkap dengan mata pancing yang dirangkai dengan tali yang menggunakan atau tanpa umpan.
a) Handlines and pole-lines/hand operated 1. Pancing ulur
2. Pancing berjoran 3. Huhate
4. Squid angling
b) Handlines and pole-lines/mechanized 1. Squid jigging
2. Huhate mekanis
c) Rawai dasar (Set long lines) d) Rawai hanyut (Drifting long lines)
1. Rawai tuna 2. Rawai cucut
10
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Gambar 12. Huhate
2.10 Alat penjepit dan melukai (grappling and wounding).
Alat Penjepit dan Melukai merupakan alat penangkapan ikan yang
mempunyai prinsip penangkapan dengan cara mencengkeram,
mengait/menjepit, melukai dan atau membunuh sasaran tangkap yang dilakukan dari atas kapal atau tanpa menggunakan kapal.
a) Tombak (Harpoons) b) Ladung
c) Panah
TEKNOLOGI ALAT BANTU PENANGKAPAN IKAN
Teknologi alat bantu penangkapan ikan adalah semua teknologi dan instrumen yang digunakan dalam penangkapan ikan, baik untuk mengumpulkan ikan, mencari keberadaan ikan, menentukan daerah penangkapan, maupun untuk mempermudah pengoperasian alat tangkap.
Berdasarkan sifat dan fungsinya alat bantu penangkapan digolongkan ke dalam 3 kelompok yaitu :
1) Alat bantu yang sifatnya mengumpulkan ikan (Aggregating Fish Device) pada suatu tempat sehingga mudah ditangkap, contoh : rumpon & lampu (permukaan atau bawah air).
2) Alat bantu yang sifatnya secara langsung mencari keberadaan ikan atau menentukan jenis sumberdaya ikan yang ada di dalam perairan. Contoh : Fish Finder atau Echosounder.
3) Alat bantu yang sifatnya secara tidak langsung dapat membantu menentukan daerah penangkapan ikan. Contohnya, Teknologi Marine Remote Sensing.
Selain yang disebutkan diatas ada juga yang membagi alat untuk membantu keberhasilan penangkapan menjadi 3 kelompok, diantaranya sebagai berikut : 1) Alat Bantu Penangkapan
Jenis-jenis alat bantu penangkapan yang digunakan pada berbagai alat tangkapan adalah sebagai berikut:
1) Line Thrower ( Line Caster) 2) Line Hauler
3) Line Arranger (Penyusun tali utama) 4) Branch Line Ace dan Buoy Line Ace 5) Side Roller/ Line Guide Roller 6) Branch Line Conveyor
7) Winch 8) Cone Roler 9) Kapstan 10) Net Hauler 11) Power block
12
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
12) Purse block dan dewi-dewi 13) Purse ring stowage
14) Fish pump 15) Seine skiff
2) Alat Bantu Navigasi
Beberapajenisalatbantunavigasi antara lain : 1) Kompas magnet 2) Peta laut 3) GPS 4) Radar 5) Radio komunikasi 6) Fax cuaca 7) RDF 8) SART
3) Alat Bantu pelacak / deteksi
Alat bantu pelacak atau deteksi, ada 3 yaitu : 1) Fish finder atau Echosounder 2) Sonar
3) RDF
Gambar 14. Rumpon Tradisional
Gambar 15. Rumpon Modern
14
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Gambar 17. Lampu dibawah permukaan
\
ANALISA EKONOMI
Analisis Ekonomi dilakukan untuk menentukan suatu kegiatan usaha apakah layak atau tidak untuk dijalankan yang ditinjau dari sisi keuangan. Analisa ini dilakukan setelah komponen-komponen biaya dan manfaat telah dapat diidentifikasi.
Penerimaan
Penerimaan yang diperleh nelayan adalah perkalian antara jumlah produksi (hasil tangkap) dengan harga jual. Pernyataan ini dapat ditulisakan sebagai berikut:
TR = P x Q
Dimana: TR = Total Penerimaan P = Harga Jual
Q = Jumlah Produksi (Hasil Tangkapan)
Pendapatan
Pendapatan nelayan (keuntungan) adalah selisih antara penerimaan dan semua biaya, dan dihitung dengan rumus:
π = TR – TC
Dimana: π = Keuntungan nelayan TR = Total penerimaan TC = Total biaya
Sistem Bagi Hasil
Sistem bagi hasil merupakan salah satu cara pembagian keuntungan yang ditentukan atas dasar kesepakatan bersama antara anak buah kapal (ABK)dengan pemilik kapal dan jumlahnya ditentukan berdasarkan jumlah hasil tangkapan.
Dalam sistem bagi hasil, bagian yang dibagi adalah pendapatan setelah dikurangi seluruh biaya yang dikeluarkan pada waktu operasional kegiatan penangkapan ikan. Umumnya biaya-biaya tersebut terdiri daribiaya bahan bakar (solar), oli, es balok, garam, biaya perbekalan ABK dan pembayaran retribusi.
16
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Biaya lain yang termasuk biaya operasional seperti biaya perawatan kapal, mesin dan alat tangkap. Dalam sistem bagi hasil, yang dibagi adalah total uang hasil penjualan ikan hasil tangkapan. Secara umum hasil pembagian keuntungan yang diterima awak kapal (ABK) harus dibagi lagi dengan jumlah awak yang terlibat dalam aktifitas kegiatan dikapal.
Π pemilik kapal = 50% x π Total
π awak kapal per orang = (50% x π Total) / n Dimana:
π Total = Keuntungan total (π Total = TR – TC) TC = Total biaya
TR = Total penerimaan
RESUME JURNAL I Judul : Definisi : Konstruksi : Cara Pengoperasian : Hasil Tangkapan :
18
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
GAGA
RESUME JURNAL II Judul : Definisi : Konstruksi : Cara Pengoperasian : Hasil Tangkapan :
20
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
GAGA
PRAKTIKUM KAMPUS
RESUME VIDEOBuku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
22
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Lembar Identifikasi Alat Tangkap
1. Payang
Nama Internasional : Nama Daerah : Pengertian Payang :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
24
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Metode Pengoperasian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Alat Bantu Penangkapan :
Alat Bantu Pengumpul Alat Bantu Pengoperasian Alat Bantu Pencari/Deteksi
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
26
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Hasil Tangkapan : (Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Lembar Identifikasi Alat Tangkap 2. Bubu
Nama Internasional : Nama Daerah :
Pengertian Bubu :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Metode Pengoperasian :
30
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Alat Bantu Penangkapan :
Alat Bantu Pengumpul Alat Bantu Pengoperasian Alat Bantu Pencari/Deteksi
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Hasil Tangkapan : (Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Lembar Identifikasi Alat Tangkap
3. Gill Net
Nama Internasional : Nama Daerah : Pengertian Gill Net :
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
34
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Metode Pengoperasian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Alat Bantu Penangkapan :
Alat Bantu Pengumpul Alat Bantu Pengoperasian Alat Bantu Pencari/Deteksi
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
36
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Hasil Tangkapan : (Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Lembar Identifikasi Alat Tangkap 4. Long Line
Nama Internasional : Nama Daerah : Pengertian Long Line :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Metode Pengoperasian :
40
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Alat Bantu Penangkapan :
Alat Bantu Pengumpul Alat Bantu Pengoperasian Alat Bantu pencari/Deteksi
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Hasil Tangkapan : (Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
42
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Lembar Identifikasi Alat Bantu Penangkapan 5. Rumpon
Nama Internasional : Nama Daerah : Pengertian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
44
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Metode Pengoperasian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Ikan yang Tertarik :
(Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
46
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Lembar Identifikasi Alat Bantu Penangkapan 6. Lacuba (LampuCelupBawah Air)
Nama Internasional : Nama Daerah :
Pengertian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 Gambar : Gambar Literatur :
Bagian-bagian dan Fungsi :
Literatur Pembanding :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
48
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
Metode Pengoperasian :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Ikan yang Tertarik : (Beserta Nama Ilmiah)
Literatur :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
50
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB
PRAKTIKUM LAPANG
Alamat :
Nama Kapal :
Pemilik Kapal :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
52
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB ❖ Alat Bantu Penangkapan
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
❖ Analisa Ekonomi
➢ Jenis Alat Tangkap :………..
Biaya-biaya yang dibutuhkan dalam pengoperasian alat tangkap (1 x trip) :
1. Biaya Bahan Bakar Minyak = Rp... 2. Biaya Bekal Melaut = Rp... 3. Biaya Es Balok = Rp... 4. Biaya Penyetruman ACU = Rp... 5. Biaya Perawatan Alat Tangkap = Rp... 6. Biaya Perawatan Kapal = Rp... 7. Biaya Pajak = Rp... 8. ... = Rp... 9. ... = Rp... 10. ... = Rp... TOTAL Biaya = Rp... Pendapatan Melaut (1 x trip) :
Jenis dan jumlah Ikan yang Ditangkap (1x trip) :
No Jenis Jumlah (kg) Harga per kg (Rp.) Total (Rp.) Total penerimaan Rp. Rumus :
➢ π = Total Revenue – Total Cost Penjelasan : π = Keuntungan
TR = Jumlah Penerimaan TC = Jumlah Biaya ➢ π pemilik kapal = 50% x π Total ➢ π awak kapal = (50% x π Total) / n
Penjelasan : π = Keuntungan total (π Total = TR – TC) n = Jumlah awak kapal
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
54
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan -UB Perhitungan :
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018 RESUME MATERI LAPANG
Buku Panduan Praktikum Metode Penangkapan Ikan 2018
No. NAMA ASISTEN NIM No HP (WA)
1 Gunung Madjiyero (Co. Ass) 155080201111052 085645236638
2 Dwi Hanum Mardiana 155080201111013 087858033475 3 Fitriani Kartika Dewi 155080207111013 085790205773 4 Y.B. Gitra Aulia 155080400111051 082326627376 5 Alif Tulus Prasetyo 155080200111036 089646428157 6 Galuh Rahma Yanti 155080201111033 085648047501 7 Saiful Hidayat 155080201111020 085330815184 8 Anja Naya 155080200111005 085608370883 9 Maulana Wahyudi 155080500111001 082333678814 10 Risqi Nur Ahmadi 155080100111041 08977151532 11 Yahya Arifin 155080400111017 085608022163 12 Nursya Arsa S. 155080201111060 085794481120 13 Bella Nur Aini 165080200111043 085259801352 14 Arif Rifaldi 165080100111007 087880322710 15 Nurhusna Rahmania 165080201111035 085646513052 16 Ridho Novianto Putro 165080201111032 085732934883 17 Moh. Mansur 165080201111060 085201669663 18 Muhammad Ilham R. 165080200111040 081285323139 19 Heru Hermanto 165080201111011 085852404250 20 Depri Mochamad R. 165080401111039 085716854610 21 Ulfi fadzilla 165080200111031 085856386893 22 Muchammad Choirul M. 165080200111006 08813180023 23 Warzukni Fahma 165080400111009 085843380812