Perencanaan adalah subyek yang sukar dipahami. Perencanaan adalah aktivitas k o m p l e k s y a n g t i d a k d a p a t s e c a r a m u d a h d i a t u r d e n g a n s u a t u p ro s e d u r kuantitatif tertentu. Esensi perencanaan ialah pengorganisasian, dengan disiplin t e r t e n t u , t u g a s - t u g a s u t a m a y a n g h a ru s d i l a k u k a n o l e h p e ru s a h a a n u n t u k memelihara efisiensi dalam lingkungan bisnis yang sedang berjalan dan memandu perusahaan untuk masa datang yang baru dan lebih baik. Sistem perencanaan harus berhadapan dengan dua dimensi yang berhubungan, yaitu menanggapi perubahan lingkungan eksternal dan secara kreatif memanfaatkan sumber daya internal untuk memperbaiki posisi kompetitif dari perusahaan.
Cara untuk mengenal tantangan dan pengembangan perencanaan ialah dengan mengenal perkembangan evolusif selama tiga dekade terakhir dalam hubungan dengan perencanaan strategis perusahaan. Ada lima tahapan dalam evolusi pemikiran perencanaan strategis, yaitu :
Penganggaran dan pengawasan keuangan. Perencanaan jangka panjang.
Perencanaan strategis bisnis. Perencanaan strategis korporat. Manajemen strategis.
Tahap 1 : Penganggaran dan pengawasan keuangan
Ini adalah bentuk pertama dari manifestasi sistem manajemen yang berkembang kurang lebih lima puluh tahun yang lalu. Keduanya adalah alat manajemen yang dipandang ampuh waktu itu untuk perencanaan dan pengendalian perusahaan. Kinerja keuangan adalah jantung dari setiap perusahaan. Meskipun keuntungan bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan perusahaan, tetapi merupakan suatu hal yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan. Pendapatan keuangan dalam jangka pendek sering kali merupakan jebakan perusahaan. Oleh karena itu kedua hal tersebut mempunyai kemampuan terbatas dalam perencanaan yang diperlukan oleh perusahaan untuk pertahanan hidup dan pengembangan untuk waktu yang akan datang.
Tahap 2 : Perencanaan jangka panjang
S u a t u p e r k e m b a n g a n c u k u p b e s a r t e r j a d i p a d a w a k t u d i p e r k e n a l k a n n y a perencanaan jangka panjang pada tahun 1950an. Sistem ini membutuhkan usaha lebih luas dalam perusahaan, yang meliputi penentuan obyektif, tujuan, program, d a n a n g g a r a n u n t u k j a n g k a w a k t u b e b e r a p a t a h u n . Wa k t u i t u , s i s t e m i n i dikembangkan untuk antisipasi booming industri setelah selesainya Perang Dunia I I , d i m a n a p e r u s a h a a n m e n g a n g g a p t i d a k c u k u p m e m a d a i k a l a u h a n y a mempunyai perencaaan jangka pendek saja. Meskipun sistem ini lebih baik daripada sistem pada tahap I, namun hanya cocok untuk pasar yang berkembang cepat, yang mudah dapat diramalkan, dan secara relatif kurang ada kompetisi.
Tahap 3 : Perencanaan strategis bisnis
Selama tahun 1960an, beberapa perubahan penting terjadi dalam lingkungan bisnis di Amerika Serikat. Perkembangan cepat yang terjadi sebelumnya mulai
SERI 999 E-ARTIKEL SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PROF. RICHARDUS EKO INDRAJIT
HALAMAN 1 DARI 2 (C) COPYRIGHT BY RICHARDUS EKO INDRAJIT, 2013
Perkembangan Pemikiran Perencanaan Strategis
oleh Prof. Richardus Eko Indrajit - [email protected]
EKOJI
999
Nomor 419, 1 November 2013
melambat dan menyebabkan persaingan yang makin ketat antara perusahaan. Sebagai akibatnya ialah bahwa fokus perhatian perusahaan berpindah dari produksi ke marketing. Tadinya, apa saja yang diproduksi dengan mudah dan cepat laku terjual. Tetapi keadaan berubah, yaitu bahwa hanya dengan marketing yang jitu, penjualan dapat dilakukan dengan menguntungkan. Dengan demikian, perencanaan menjadi lebih sulit, sehingga timbulah konsep perencanaan strategis b i s n i s y a n g m e m p e r h i t u n g k a n h a l - h a l s e p e r t i m i s i p e r u s a h a a n , k i n e r j a p e r u s a h a a n , k e a d a a n l i n g k u n g a n l u a r, d a n a t a s d a s a r i t u d i k e m b a n g k a n perencanaan perusahaan dengan program yang lebih konkrit, alokasi sumber daya perusahaan, dan anggaran yang diperlukan.
Tahap 4 : Perencanaan strategis korporat
Tahun 1960an juga ditandai dengan perubahan dalam lingkungan sosio-politik di Amerika Serikat dan di dunia. Tahun 1970an, perubahan ini berlanjut terus secara l e b i h m e n d a l a m l e b i h - l e b i h d a l a m h a l k e s u l i t a n e n e r j i d a n p e n c e m a r a n l i n g k u n g a n . P e r u b a h a n b e s a r j u g a t e r j a d i d i b i d a n g t e k n o l o g i k h u s u s n y a teknologi elektronika. Jepang muncul sebagai pesaing utama industri Amerika Serikat dan pasaran dunia sudah merupakan suatu permulaan kecenderungan t e r s e n d i r i . P e r k e m b a n g a n i n i m e m b a w a p e r k e m b a n g a n p u l a d i b i d a n g perencanaan strategis, dengan munculnya perencanaan strategis korporat, yang merupakan proses disiplin dan usaha organisasi yang disusun dengan baik, dan ditujukan untuk suatu perencanaan strategis yang lengkap dari perusahaan. Andrews (1980) memberikan definisi sebagai berikut.
‘Corporate strategy is the pattern of decisions in a company that determines and reveals its objectives, purposes, or goals, procedures the principle policies and plans for achieving those goals, and define the range of business the company is to pursue, the kind of economic and human organization it is or intends to be, and the nature of the economic and noneconomic contribution it intends to make to its shareholders, employees, customers, and communities.’
Tahap 5 : Manajemen strategis
Manajemen strategis sebagai perkembangan terakhir dari perencanaan strategis, muncul sebagai tanggapan atas kritik, bahwa perencanaaan saja betapapun strategisnya, akan kurang mencukupi bagi perusahaan untuk mempertahankan h i d u p n y a , m e n j a l a n k a n m i s i n y a , d a n m e n c a p a i v i s i n y a , d a l a m l i n g k u n g a n persaingan yang terus berubah. Untuk itu, perencanaan harus diintegrasikan dengan sistem administrasi penting seperti pengawasan manajemen, komunikasi dan informasi, motivasi, pengganjaran dan sebagainya. Oleh karena itu, dalam manajemen strategis, pengembangan nilai perusahaan, kemampuan manajemen, tanggung-jawab organisasi, sistem administrasi dihubungkan dengan strategi dan proses pengambilan keputusan, pada semua tingkat atau hirarki , dan di semua fungsi bisnis dalam perusahaan.
‐‐‐ akhir dokumen ‐‐‐
SERI 999 E-ARTIKEL SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PROF. RICHARDUS EKO INDRAJIT