• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LAHAN PE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LAHAN PE"

Copied!
193
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.2
Tabel 4.1. Analisis Undang-undang No. 41 Tahun 2009
Tabel 5.2. Data LP2B yang Melebihi dari Baku Lahan Sawah Hasil Audit
Tabel 5.2. Lanjutan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui faktor-faktor pembatas lahan pertanian rambutan di Kecamatan Palasah dan memetakan kelas kesesuaian lahan aktual dan

Hasil penelitian ini adalah: Pertama, problem peruntukan lahan yang ada di Kecamatan Bungah terjadi karena banyaknya alih fungsi lahan dari sektor pertanian

Penelitian ini didasari oleh semakin berkurangnya lahan hutan di Sub DAS Cisangkuy, yang berubah menjadi lahan pertanian. Luas Sub DAS Cisangkuy yaitu 34.024

 Lahan ini mempnyai sifat-sifat yang sama dalam hal: (1) kemampuan memproduksi tanaman pertanian dan rumput ternak, (2) memerlukan tindakan konservasi dan pengelolaan yang sama,

Kota Medan adalah salah satu kota yang sangat pesat pertumbuhannya, dimana daerah pinggiran yang selama ini adalah daerah pertanian ataupun lahan kosong berubah menjadi daerah

Dari uraian diatas maka rumusan permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah persepsi apa sajakah yang muncul dari masyarakat terhadap perubahan tata guna lahan di

Kecamatan Pujon pada saat ini telah mengalami gangguan, berupa alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian dan permukiman yang tidak memperhatikan syarat-syarat konservasi tanah dan

Pihak penyewa lahan dapat memanfaatkan lahan ini untuk tiga kali siklus panen berbeda, yang memungkinkan optimalisasi pemanfaatan sumber daya pertanian dan hasil yang dapat diperoleh