Sistem Berkas 1.pptx (608Kb)

38 

Teks penuh

(1)

MK- Struktur Organisasi Data 1

(2)

Tujuan dari Mata Kuliah Ini

a.

Dapat memahami organisasi berkas, manajemen

berkas serta manipulasinya.

b.

Dapat menjelaskan file storage.

c.

Dapat menjelaskan macam-macam device.

d.

Manipulasi file : sorting dan merging.

e.

Mampu bekerja dengan berbagai jenis organisasi

(3)

Pendahuluan

Semua aplikasi komputer butuh menyimpan dan

mengambil informasi. Ketika sebuah proses sedang

berjalan, proses tersebut menyimpan sejumlah

informasi yang terbatas, dibatasi oleh ukuran alamat

virtual. Untuk beberapa aplikasi, ukuran ini cukup,

namun untuk lainnya terlalu kecil.

apabila proses tersebut berhenti maka informasinya

hilang. Padahal ada beberapa informasi yang penting

dan harus bertahan beberapa waktu bahkan

selamanya

sangatlah perlu terkadang untuk lebih dari satu proses

(4)

Pada akhirnya kita memiliki masalah-masalah yang

cukup signifikan dan penting untuk dicari solusinya.

Pertama, kita harus dapat menyimpan informasi

dengan ukuran yang besar.

Kedua, informasi harus tetap ketika proses berhenti.

Ketiga, informasi harus dapat diakses oleh lebih dari

satu proses secara bersamaan.

Solusi dari ketiga masalah diatas adalah sesuatu yang

disebut berkas. Berkas adalah sebuah unit tempat

menyimpan informasi. Berkas ini dapat diakses lebih dari

satu proses, dapat dibaca, dan bahkan menulis yang

baru.

(5)

Konsep Dasar

Sistem Berkas

adalah sistem penyimpanan,

pengorganisasian, pengelolaan data pada alat

penyimpan eksternal, dengan menggunakan

teknik organisasi data tertentu.

Merupakan mekanisme penyimpan-an on-line

serta akses, baik data maupun program yang

berada dalam sistem operasi

.

Sistem Berkas dan Akses

berkaitan dengan

(6)

Sistem berkas terbagi menjadi dua bagian yang jelas

a. kumpulan berkas (file), masing-masing menyimpan data yang berkaitan

b. struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem.

Sebuah berkas merepresentasikan data atau program,

dengan jenis-jenis sbb:

Text file: yaitu urutan dari karakter-karakter yang diatur menjadi barisan dan mungkin halaman.

(7)

Konsep Dasar

Source file: yaitu urutan dari berbagai subroutine dan fungsi

yang masing-masing kemudian diatur sebagai

deklarasi-deklarasi diikuti oleh pernyataan-pernyataan yang dapat

diexecute.

Object file: yaitu urutan dari byte-byte yang diatur menjadi

blok-blok yang dapat dipahami oleh penghubung system.

Executable file: adalah kumpulan dari bagian-bagian kode

(8)

a. Memelihara direktori dari identifikasi file dan

lokasi informasi

b. Menentukan jalan (pathway) bagi aliran data

antara main memory dan alat penyimpanan

sekunder.

c. Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan

alat penyimpanan sekunder, dan sebaliknya.

d. Menyiapkan file penggunaan input atau output.

e. Mengatur file bila penggunaan input atau output

telah selesai.

(9)

Pandangan pemakai

“pemakai berkepentingan memahami berikut:

penamaan untuk file, tipe file, atribut file,

perintah-perintah untuk manipulasi file”

Pandangan pemrogram

“selain perlu memahami sebagai pemakai,

pemrogram juga perlu memahami:

operasi-operasi terhadap file.”

Pandangan perancang sistem

“implementasi pengelolaan file”

(10)

Atribut Berkas

a. Nama; nama berkas simbolik ini adalah informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna

b. Identifier: tanda unik ini yang biasanya merupakan sebuah angka, mengenali berkas didalam sebuah sistem berkas; tidak dapat dibaca oleh pengguna.

c. Jenis; diperlukan untuk sistem yang mendukung tipe berbeda

d. Lokasi; pointer ke lokasi file pada perangkat

e. Size; ukuran file saat ini

f. Proteksi; mengontrol siapa yang bisa membaca, menulis, atau mengeksekusi file

(11)

Jenis Berkas Akhiran Fungsi

Executable exe, com, bat, bin Program yang siap dijalankan

Objek obj, o Bahasa mesin,

Kode asal (source

code) c, cc, pas, java, asm, a Kode asal dari berbagai bahasa Batch bat, sh Perintah pada shell

Text txt, doc Data text, document

Pengolah kata wpd, tex, doc Format jenis pengolah data

Library lib, a, DLL Library untuk rutin program

Print, Gambar ps, dvi, gif Format aSCII

Archive arc, zip, tar Beberapa berkas yang

dikumpulkan menjadi satu berkas

(12)

Operasi dasar yang dilakukan berkas, yaitu:

1. Membuat Berkas (Create): dua langkah untuk membuat suatu berkas.

a. Harus temukan tempat didalam sistem berkas.

b. sebuah entri untuk berkas yang baru harus dibuat berkas menggunakan sebuah system call yang menyebut nama berkas yang dimana dalam blok memori berikutnya dari sebuah berkas harus diposisikan.

(13)

4. Memposisikan Sebuah Berkas (Reposition): Direktori dicari untuk entri yang sesuai dan current-file-position diberi sebuah nilai. Operasi ini di dalam berkas tidak perlu melibatkan I/O, selain itu juga diketahui sebagai file seek. 5. Menghapus Berkas (Delete): Untuk menghapus sebuah

berkas kita mencari dalam direktori untuk nama berkas tersebut. Setelah ditemukan, kita melepaskan semua spasi berkas sehingga dapat digunakan kembali oleh berkas-berkas lainnya dan menghapus entry direktori.

6. Menghapus Sebagian Isi Berkas (Truncate): User mungkin mau menghapus isi dari sebuah berkas, namun menyimpan atributnya. Daripada memaksa pengguna untuk menghapus berkas tersebut dan membuatnya kembali, fungsi ini tidak akan mengganti atribut, kecuali panjang berkas dan

(14)

a. Konsep

 penggambaran data di level konseptual.

 Misal penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantik, dan lain-lain.

b. Logic (Lojik)

 Pengambaran data secara logic dalam bentuk tabel.

 Mengambaran dengan menggunakan konsep Norma-lisasi From (NF)

c. Physic (Fisik)

 penggambaran data di level fisik, bagaimana data direpresentasikan dalam media penyimpanan

 Mengambara data menggunakan Data Definsion Langgue (DDL)

(15)

a. Kelompok data tetap

Kelompok

data

yang tidak

mengalami

perubahan, paling tidak dalam kurun waktu

yang lama.

Contoh

;

- Data Pribadi Mahasiswa,

- Data Mata Kuliah

b. Kelompok data tak tetap

Kelompok data yang secara rutin mengalami

perubahan

Contoh ; Data Rencana Studi Mahasiswa

(16)

c. Kelompok data yang bertambah menurut kurun

waktu

Kelompok data ini biasanya merupakan data

akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak

tetap.

Contoh; - Payroll Master file

- Data Transkip

- Nilai Semester

- Master Nilai

(17)

Klasifiasi File

1.Master file (berkas induk)

Adalah file yang berisi data yang relatif tetap.

Payroll Master File

Organisasi sebuah pabrik

Organisasi sebuah pabrik

Customer Master File

Personal Master File

(18)

Klasifiasi File

Jenis Master File

a. Reference master file

File yang berisi record yang tidak berubah / jarang berubah

Contoh

File pelanggan yang berisi field : nomor

rekening, nama dan alamat

b. Dynamic master file

File yang berisi record yang terus menerus

berubah dalam kurun waktu tertentu atau

berdasarkan suatu peristiwa transaksi.

Contoh

File stock barang

(19)

2. Transaction file (berkas transaksi)

File yang berisi record-record yang akan memperbaharui /

meng-update record-record yg ada pada master file.

Meng-update dapat berupa: penambahan record,

penghapusan dan perbaikan record.

3. Report file (berkas laporan)

File yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau

keperluan user. File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan dilayar.

4. Work file (berkas kerja)

Merupakan file sementara dalam sistem. Suatu work file

merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain.

(20)

5. Program file (berkas program)

File yg berisi instruksi-instruksi untuk memproses data

yg akan disimpan pada file lain atau pd memori utama.

Instruksi-instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa

tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC dll), bahasa assembler dan bahasa mesin.

6. Text file (berkas teks)

File yang berisi input data alphanumerik dan grafik

yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

(21)

7. Dump file (berkas tampung)

File yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

8. Library file (berkas pustaka)

File yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

(22)

History file (berkas sejarah)

File ini merupakan tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file. File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.

Contoh

Gambar dibawah ini menunjukkan system flow diagram dari sistem penggajian sementara untuk menghasilkan paycheck berdasarkan timecord dan payroll information.

(23)

Timecards

Timecards Paycheck detail

(24)
(25)

Struktur Berkas

Berkas-berkas tertentu harus di struktur yang

dimengerti oleh sistem operasi.

Contohnya, sistem operasi mungkin mensyaratkan

bahwa

sebuah

berkas

executable

harus

mempunyai struktur yang spesifik sehingga dapat

ditentukan dimana berkas tersebut dapat di

load

(26)

Berkas dapat distruktur dalam 3 cara yaitu;

1. Dalam urutan bytes yang tidak terstruktur. Akibatnya sistem operasi tidak tahu atau peduli apa yang ada dalam berkas, yang dilihatnya hanya bytes. Ini menyediakan fleksibilitas yang maksimum.User dapat menaruh apapun yang mereka mau dalam berkas, dan sistem operasi tidak membantu, namun tidak juga menghalangi.

2. Record Sequence. Dalam model ini semua berkas adalah sebuah urutan dari rekaman-rekaman yang telah ditentukan panjangnya, masing-masing dengan beberapa struktur internal. Artinya adalah bahwa sebuah operasi read

membalikkan sebuah rekaman dan operasi write menimpa atau menambahkan suatu rekaman

(27)

3. Menggunakan sebuah

tree

. Dalam struktur ini

sebuah berkas terdiri dari sebuah

tree

dari

rekaman-rekaman tidak perlu dalam panjang yang

sama, tetapi masing-masing memiliki sebuah

field

key

dalam posisi yang telah diterapkan dalam

rekaman tersebut.

Tree

ini di

sort

dalam

field key

dan mengizinkan pencarian yang cepat untuk

sebuah

key

tertentu.

(28)

Model Akses

model akses yang mungkin oleh sebuah program

terhadap file, yaitu :

1. Input File

File yang hanya dapat dibaca dengan program

Contoh

Transaction file merupakan input file untuk

meng-update program

Program file dari source code merupakan input

(29)

Model Akses …….

2. Output File

File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program

.

Contoh

 Report file merupakan output dari program yang meng-update master file

 Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler

3.Input/Output File

File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program

(30)
(31)

Metoda Akses Berkas

Berkas penyimpanan informasi. Apabila sedang

digunakan infirmasi ini harus diakses dan dibaca

melalui memori komputer. Informasi dalam berkas

dapat diakses dengan 2 cara yaitu;

1. Direct Access, adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada, atau dapat disebut relative access

(32)

Organisasi File

Adalah suatu teknik / cara yang digunakan untuk

menyatakan / menggambarkan dan menyimpan

record-record dalam sebuah file.

Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :

1. Sequential File

2. Relatif File

(33)

Organisasi File……

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses

pemilihan organisasi file

1. Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan

2. Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses

3. Response time yang diperlukan

Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2

aspek utama, yaitu :

1. Model Penggunaannya

(34)

Cara memilih organisasi file Berdasarkan Model

Penggunaannya

ada 2 cara yaitu;

1. Batch, Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.

2. Interactive, Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.

Cara memilih organisasi file Berdasarkan Model

Operasi File, ada 4 cara yaitu

1. File Creation, Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record-record dimuat ke dalam file tersebut atau membuat file dengan cara merekam record demi record.

(35)

2. File Update,

fungsi untuk menjaga agar file tetap

up to date, kegiatannya antara lain;

Insert / Add

Modification

Deletion

3. File Retrieval,

adalah pengaksesan sebuah file

dengan tujuan untuk mendapatkan informasi,

kegiatannya antara lain.

Inquiry,

Volume data rendah, model proses

interactive.

Report Generation, Volume data tinggi, model

proses batch.

(36)

File Retrieval terbagi 2, yaitu :

a. Comprehensive Retrieval, adalah mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file.

Contoh : Select * From Mahasiswa

Select NIM, Nama From Mahasiswa

b. Selective Retrieval, adalah mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu.

Contoh :

Select * From Pegawai Where Gaji = 2000000

Select Nama, Alamat From Mahasiswa Where IP >= 3.50

(37)

Organisasi File……

4. File Maintenance,

adalah perubahan yang dibuat terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut, antara lain;

 Restructuring, adalah melakukan perubahan struktur file.

Misalnya : Panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.

 Reorganization, adalah perubahan organisasi file dari organisasi yang satu, menjadi organisasi file yang lain.

Misalnya :

(38)

1. Untuk master file dan program file, kita dapat

melakukan created, updated, retrieved from dan

maintained.

2. Untuk work file, kita dapat melakukan created,

updated dan retrieved from tapi tidak dapat kita

maintained.

3. Untuk report file umumnya tidak di updated,

retrieved from atau maintained.

4. Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di

create dan digunakan untuk sekali proses.

Figur

Gambar dibawah ini menunjukkan system flow diagram
Gambar dibawah ini menunjukkan system flow diagram . View in document p.22

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : Sistem Berkas