• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemali dalam Budaya Masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan Perspektif Hukum Islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemali dalam Budaya Masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan Perspektif Hukum Islam"

Copied!
285
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1: Daftar 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan
Tabel 2: Data penduduk pada 24 Kabupaten/Kota di Sul-Sel. berdasarkan agama
Tabel 3: Bentuk-bentuk pemali pada empat kabupaten di Sulawesi Selatan
Tabel di atas bukan merupakan daftar keseluruhan pemali yang terdapat pada empat  daerah  tersebut,  melainkan  hanya  daftar  pemali  yang  didapatkan secara rundown (acak) pada saat penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

masyarakat Bugis di Kecamatan Sinjai Selatan ditentukan berdasarkan strata sosial, namun strata sosial disini tidak hanya disebabkan oleh karena ia keturunan

B. Akulturasi Agama dan Budaya dalam Masyarakat Bugis Kehadiran Islam dalam masyarakat Bugis merupakan bentuk penerimaan nilai yang sama sekali baru ke dalam budaya yang

Identifikasi dan penentuan karaktersitik mitos masyarakat Bugis dan Makassar didasarkan pada ciri khas mitos menurut Bascom (1965:3–6), yaitu: mitos merupakan cerita

Sanksi pajak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (WPOP) yang dimoderasi budaya bugis makassar atau yang kental dengan siri na

sebagai tatanan hidup masyarakat dalam kaitannya dengan posisi perempuan dalam kultur hukum Bugi Makassar ditempatkan posisi yang strategis. Status sosial

Berbagai kearifan lokal yang terkandung dalam fungsi kain tenun bagi masyarakat Bugis adalah (1) kain tenun sebagai pakaian keseharian atau sebagai alat untuk menutup tubuh

Hiasan pada baju Bodo suku Bugis dan Makassar yaitu adanya sejenis pita pada sekeliling pinggiran baju biasa disebut dengan pattenre, sedangkan hiasan pada baju

Pemahaman masyarakat bugis khususnya di kecamatan Watang Sawitto kabupatan Pinrang meyakini bahwa rapo-rapoang merupakan sebuah adat yang dilaksanakan masyarakat setelah terjadinya