• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Pernikahan Dini (Studi Fenomenologi Masyarakat Bonto Loe Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Makna Pernikahan Dini (Studi Fenomenologi Masyarakat Bonto Loe Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng)"

Copied!
144
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Perbandingan  penelitian  terdahulu  yang  relevan  dapat  dilihat pada table berikut:
Gambar 1. Kerangka PikirMasyarakat Bonto Loe
Gambar 2. Foto bersama suami Sunarti (Arip) di kediamannya.
Gambar 4. Foto bersama pasangan suami-istri Ani Dan Hatta di kediamannya
+2

Referensi

Dokumen terkait

Memafaatkan peluang yang ada dan meminimalisir faktor kelemahan dalam pengelolaan rumput laut dilokasi penelitian adalah mengembangkan sistem permodalan baik

dilakukan pada usia kurang dari 18 tahun yang terjadi pada usia

Sedikitnya keterpaparan informasi mengenai kesehatan reproduksi dan dampak pernikahan usia muda mendorong terjadinya pernikahan dini, karena remaja tidak memiliki

Pemberdayaan masyarakat melalui literasi digital berbasis QR code di Desa Bonto Jai Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng telah memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam

Bahwa pernikahan pada usia dini tidak selamanya harmonis, banyak yang menjadi faktor mengapa banyak orang yang menikah pada usia dini, seperti hamil di luar nikah,

Hasil penelitian mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan dini di Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang tahun 2016

Berdasarkan hasil penelitian terdapat perilaku remaja yang tidak melakukan pernikahan dini dalam kategori responden pada remaja tengah (13-15 tahun) sebanyak 13 responden

Hasil penelitian ini menujukkan bahwa proses pemasaran jagung di Kelurahan Bonto Jaya Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng terdapat 2 saluran pemasaran yaitu saluran I dari petani