LAPORAN PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA
TEMATIK REVOLUSI MENTAL
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
(Periode 11 Tahun 2016)http://webblog.kkn.unsyiah.ac.id/kualabeugak11
GAMPONG : KUALA BUGAK KECAMATAN : PEREULAK KABUPATEN : ACEH TIMUR
Disusun Oleh :
Sri Wahyuni 1301102010119 FE/Manajemen
Miftahul Jannah 1307101020087 FKEP/Ilmu Keperawatan Nurul Riskiyana 1303101010301 FH/Ilmu Hukum
Azzura Yushara 1310102010120 FISIP/Ilmu Komunikasi Ardyansyah 1311101010017 FKP/Ilmu Kelautan
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BADAN PELAKSANA KULIAH KERJA NYATA DARUSSALAM-BANDA ACEH
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) 1, drh. Arman Sayuti, MP NIP. 197307012000031002 Koordinator Kecamatan, drh. Arman Sayuti, MP NIP. 197307012000031002 Keuchik Desa, Teuku Fauzi Ketua Bapel KKN Universitas Syiah Kuala,
Prof. Dr. drh. Tongku Nizwan Siregar, MP NIP. 197307012000031002
LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR
KULIAH KERJA NYATA (KKN)
Tematik Revolusi Mental Tema/Judul
“Meningkatkan Gerakan Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, dan Indonesia Tertib Menuju Masyarakat Madani”
Disusun oleh: Kelompok AT 032
Sri Wahyuni 1301102010119 FE/Manajemen
Miftahul Jannah 1307101020087 FKEP/Ilmu Keperawatan Nurul Riskiyana 1303101010301 FH/Ilmu Hukum
Azzura Yushara 1310102010120 FISIP/Ilmu Komunikasi Ardyansyah 1311101010017 FKP/Ilmu Kelautan
Disetujui Oleh:
Mengetahui:
Desa : Kuala Bugak Kecamatan : Peureulak
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, karena hanya dengan bimbingan dan petunjuk-Nya kami bisa menyelesaikan Laporan Akhir Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Syiah Kuala Gelombang XI (kesebelas) Tahun 2016 dengan baik. Laporan ini berisi tentang program-program multy disiplin ilmu yang telah kami laksanakan semasa KKN berlangsung. Kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan Bapak drh. Arman Sayuti, MP atas semua panduan, bimbingan, serta arahan yang diberikan kepada kami,dalam penyusunan laporan ini.
Ucapan terima kasih kami juga kepada Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (Bapel KKN) Universitas Syiah Kuala yang sudah memberikan bimbingan, motivasi serta memfasilitasi pelaksanaan KKN, serta kepada teman-teman. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan akhir ini masih banyak kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, kami memohon maaf atas ketidaksempurnaan ini. Karena kesempurnaan sesungguhnya hanya milik Allah SWT, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan guna perbaikan dan penyempurnaan laporan akhir ini.
Banda Aceh, 15 September 2016 Penyusun
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... i KATA PENGANTAR ... ii DAFTAR ISI ... iii DAFTAR LAMPIRAN ... v BAB I ... 1 PENDAHULUAN ... 1 1.1 GAMBARAN UMUM LOKASI KKN ... 1 1.1.1 KONDISI GAMPONG ... 1 a. Sejarah Gampong ... 1 b. Demografi ... 2 c. Keadaan Sosial Gampong ... 3 d. Kondisi Ekonomi Gampong ... 4 e. Kondisi Pemerintahan Gampong ... 6 f. Struktur Organisasi Pemerintahan Gampong ... 6 1.1.2 POTENSI GAMPONG ... 7 a. Potensi Sumber Daya Alam ... 7 b. Potensi Sumber Daya Manusia ... 7 c. Potensi Sumber Pembangunan ... 7 d. Potensi Sumber Daya Sosial ... 7 1.2 MAKSUD DAN TUJUAN PROPOSAL ... 7 1.3 PROGRAM PEMBANGUNAN GAMPONG YANG TELAH ADA ... 8 1.3.1 BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAH ... 8 1.3.2 BIDANG PEMBANGUNAN GAMPONG ... 9 a. Pelayanan Dasar Gampong ... 9 b. Sarana dan Prasarana Gampong ... 9 c. Pembangunan Ekonomi Lokal Gampong ... 10 d. Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Gampong ... 10 1.3.3 BIDANG PEMBINAAN MASYARAKAT ... 10 1.3.4 BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARKAT ... 11 1.3.5 BIDANG TAKTERDUGA ... 11 BAB II ... 12 BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG ... 12 2.1 BIDANG PENYELENGGARAAN PEMERINTAH GAMPONG ... 12 2.2 BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN GAMPONG ... 12 2.3 BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN ... 14 2.4 BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN ISU ... 14 BAB III ... 12 REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN ... 12 3.1 KEGIATAN MANDIRI ... 123.1.1 KEGIATAN UTAMA ... 12 3.1.2 KEGIATAN PENUNJANG ... 25 3.2 KEGIATAN KELOMPOK ... 36 3.2.1 BIDANG-BIDANG KEGIATAN ... 36 3.2.2 HASIL YANG DICAPAI DAN TINDAK LANJUT ... 38 3.2.3 PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PERAN SERTA PEMDA/DINAS/INSTANSI ... 40 3.3 KEGIATAN YANG BELUM TERLAKSANA ... 40 BAB IV ... 43 PENUTUP ... 43 4.1 KESIMPULAN ... 43 4.2 SARAN-SARAN ... 43
DAFTAR LAMPIRAN
1. MATRIK JADWAL KEGIATAN 2. PETA GAMPONG 3. REKAPITULASI BIAYA PELAKSANAAN KEGIATAN 4. STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAHAN GAMPONG 5. DOKUMENTASIBAB I
PENDAHULUAN
1.1 GAMBARAN UMUM LOKASI KKN
Gampong Kuala Bugak merupakan salah satu gampong atau desa yang terletak dikecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, jika dilihat dari letak geografisnya gampong Kuala Bugak sama dengan namanya yakni merupakan desa pesisir dengan keadaan persis disebelah pantai berpasir, lokasi kampung ini kurang lebih 5 KM dari jalan protocol Medan-Banda Aceh, dengan keadaan jalan yang kurang memadai.
1.1.1 KONDISI GAMPONG a. Sejarah Gampong
Legenda sejarah pembangunan Gampong Kuala Bugak diawali oleh keinginan sekelompok orang untuk membangun sebuah pemukiman ratusan tahun yang lalu, Gampong Kuala Bugak merupakan salah satu Gampong Pesisir yang terletak di kemukiman Peureulak Kota kecamatan Peureulak kabupaten Aceh Timur yang berjarak 7,5 km dari pusat kecamatan. Luas wilayah gampong Kuala Bugak adalah ± 300 Ha, yang terbagi kedalam dua dusun yaitu Bahari dan Bahagia, dengan jumlah penduduk 749 jiwa yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai Nelayan dan petani Tambak dan serta yang lainnya berdagang.
Sejarah Kepemimpinan Gampong
1. Mahmuddin Tahun 2007 s/d 2008
4. Pj. Husaini Tahun 2014 s/d 2016 5. Teuku Fauzi Tahun 2016 s/d sekarang
b. Demografi
Berdasarkan pemutakhiran data pada bulan Desember 2015 jumlah penduduk Gampong Kuala bugak terdiri dari 749 Jiwa degan rincian sebagai berikut. No Dusun Jumlah Penduduk L P L+P 1 Bahari 208 239 447 2 Bahagia 160 142 302 Total 368 381 749
Keadaan Jumlah Penduduk Gampong Kuala Bugak Menurut Tingkat Pendidikan
No Tingkat Pendidikan Jumlah
1. S-1 2 org
2. D 3 / Sarjana Muda 2 org
3. SLTA Sederajat 32 org
4. SLTP Sederajat 70 org
5. SD Sederajat 240 org
6. Tidak Sekolah 402 org
Jumlah 749 org
c. Keadaan Sosial Gampong 1. Kesehatan :
Derajat Kesehatan
Untuk angka kematian bayi dan ibu relatif kecil, dikarenakan kader Posyandu dan Bidan serta tenaga kesehatan secara rutin setiap bulan melakukan kunjungan/pengobatan dan selalu proaktif dan peduli terhadap masalah kesehatan warga.
Puskesmas dan Sarana Kesehatan Lainnya
Gampong Kuala Bugak tidak memiliki Puskesmas namun jarak dari Gampong ke Puskesmas hanya + 1 km, dan Gampong Kuala bugak mempunyai Puskestren yang dikelola oleh bidan.
2. Kesejahteraan Sosial
a. Jumlah Keluarga Prasejahtera : 103 b. Jumlah Keluarga Sejahtera I : 25 c. Jumlah Keluarga Sejahtera II : 18 d. Jumlah Keluarga Sejahtera III : 16 e. Jumlah Keluarga Sejahtera III Plus : 6 f. Pasangan usia subur dibawah 20 tahun : 28 g. Pasangan usia subur 20 – 29 tahun : 40 h. Pasangan usia subur 30 – 40 tahun : 99
i. Peserta KB aktif : 116
3. Pendidikan :
a. SMK Swasta : - Buah b. SMP Swasta : - Buah
c. Madrasah Tsanawiyah Swasta : - Buah d. Sekolah Dasar Negeri : - Buah e. TPA : 2 Buah
f. Pesantren : - Buah
4. Ketenagakerjaan :
1. Petani Tambak : 14 orang
2. Pertukangan : 4 orang 3. Nelayan : 363 orang 4. Pedagang : 15 orang 5. Pengemudi/jasa : 1 orang 6. Tenaga Kontrak : 2 orang 7. TNI/ POLRI : - orang 8. Pensiunan : - orang 5. Sarana Ibadah
1. Masjid : - Buah
2. Meunasah : 1 Buah
d. Kondisi Ekonomi Gampong 1. Perekonomian Gampong
Perekonomian yang ada di Gampong Kuala Bugak merupakan aset yang besar bagi pertumbuhan perekonomian penduduk Gampong. Selain mayoritas penduduk sebagai Nelayan di Gampong Kuala Bugak tumbuh usaha - usaha warung dan Kios kecil di gampong.
2. Kemampuan Keuangan Gampong
Kemampuan keuangan Gampong masih mengandalkan bantuan dari pemerintah, sementara untuk pendapatan asli gampong dan bantuan pihak ketiga masih belum ada.
3. Prasarana dan Sarana Perekonomian Gampong 1) Sarana Jalan
Jalan gampong yang merupakan akses menuju pusat kota belum maksimal di aspal dan keadaannya banyak yang rusak. Jalan lorong untuk tiap lorong belum semuanya di Rabat beton, masih dalam kondisi perkerasan jalan.
2) Sarana Pengairan
Sarana Pengairan yang ada di Gampong Kuala Bugak masih dalam system tradisional, sehingga fungsinya belum maksimal.
3) Sarana Telekomunikasi dan informasi
Untuk Telekomunikasi, Gampong Kuala Bugak sudah dapat di akses dengan sinyal HP, sudah maksimal sehingga mampu menjangkau semua wilayah Gampong Kuala Bugak, dan sebagian keluarga telah memilki sarana Televisi yang menjadikan informasi perkembangan jaman semakin cepat diketahui
4) Sarana Perekonomian
Kios/ Warung : 8 Buah
Bot Langgar : 7 Unit
Pengolahan Ikan Asin : 6 Tempat
2. Ayam : 430 ekor 3. Sapi : 7 ekor 4. Kerbau : 0 ekor e. Kondisi Pemerintahan Gampong
Pembagian Wilayah Gampong Kuala Bugak Wilayah yang berada di Gampong Kuala Bugak terbagi menjadi 2 Dusun, dengan jumlah KK mencapai 167 KK.
f. Struktur Organisasi Pemerintah Gampong Kuala Bugak
Gampong Kuala Bugak menganut sistem kelembagaan pemerintahan Gampong dengan pola minimal, selengkapnya dapat dilihat pada lampiran struktur organisasi pemerintahan gampong Kuala Bugak.
1.1.2 POTENSI GAMPONG
a. Potensi Sumber Daya Alam
Sumber daya alam yang terdapat digampong Kuala bugak ialah tersedianya lahan pertambakan, dan Laut yang terletak disemua dusun di Gampong Kuala bugak.
b. Potensi Sumber Daya Manusia
Kalau dilihat secara rata-rata penduduk Gampong Kuala bugak memang banyak yang tidak tamat SD, namun untuk warga yang umur muda rata-rata tamat SMP, dan SMA, Hal ini juga merupakan tantangan yang besar untuk memajukan gampong.
c. Potensi Sumber Pembangunan
Ada beberapa potensi dibidang infrastuktur yang ada di Gampong Kuala bugak, seperti jembatan,Balai nelayan dan jalan desa juga sebagian masih layak pakai, namun TPI tidak layak lagi untuk dipakai.
d. Sumber Daya Sosial
Kegiatan-kegiatan sosial masih berjalan dengan baik dan Gampong Kuala bugak, seperti kegiatan Gotong royong, Majelis Pengajian dan lainnya.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN PROPOSAL
Kegiatan KKN ini adalah sebuah sarana pelatihan bagi mahasiswa agar dapat merealisasikan interdisiplin ilmu mengenai pemahaman serta pengalaman nilai-nilai sosial kepada masyarakat. Selanjutnya, KKN ini diharapkan mampu membentuk diterapkannya Tri Darma Perguruan Tinggi, sehingga mahasiswa dapat membantu masyarakat desa dalam mencari, menemukan, serta
mengidentifikasi solusi yang tepat dalam penyelesaian masalah pada suatu kondisi.
Selaku mahasiswa peserta KKN, kami berharap agar kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat desa Kuala Bugak Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam menghadapi era globalisasi seperti sekarang ini.
1.3 PROGRAM PEMBANGUNAN GAMPONG YANG TELAH ADA
1.3.1 BIDANG PENYELEGGARAAN PEMERINTAHAN 1. Penghasilan tetap Keuchik dan Perangkat.
2. Tunjangan Keuchik dan perangkat 3. Insetif Keuchik dan Perangkat. 4. Tunjangan TPG.
5. Insentif TPG.
6. Insentif Imam Gampong 7. Operasional Kantor
8. Penetapan Peraturan Gampong 9. Honor Bendahara
10. Honor Operator Gampong 11. Perjalanan dinas keuchik
12. Perjalanan dinas Perangkat dan TPG 13. Pengelolaan Arsip Gampong
14. Opersional Kereta Dinas Keuchik 15. Rekening Listrik Gamong
16. Kegiatan Pengembangan sitem Administarasi dan Informasi 17. Penyelenggaraan Musyawarah Gampong
18. Pendataan Penduduk Gampong 19. Pengadaan Pakaian Dinas Perangkat 20. Kegiatan Penyaluran Beras Raskin 21. Penetapan dan Penegasan Batas Gamong 22. Operasional Tuha Peut Gampong
23. Operasional Kadus
24. Kegiatan Penyusunan dan Penetapan RPJMG 25. Kegiatan Penyusunan dan Penetapan RKPG 1.3.2 BIDANG PEMBANGUNAN GAMPONG
a. Pelayanan Dasar Gampong
1. Kegiatan Pembangunan dan Pengaspalan Jalan Gampong 2. Kegiatan Pengembangan Pos Kesehatan Gampong 3. Kegiatan Pengelolaan dan Pembinaan Posyandu
4. Pembinaan dan Pengelolan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 5. Kegiatan dan Pengelolaan Sampah
b. Sarana dan Prasarana Gampong
2. Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Sanitasi Lingkungan
3. Kegiatan Pembangunan dan pengelolaan Air bersih berskala Gampong 4. Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan serta Pengelolaan Saluran 5. Kegiatan Pengembangan Teknologi Tepat Guna
6. Kegiatan Pembangunan Plat Beton
7. Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Lapangan Gampong 8. Kegiatan Pembangunan Dan pemeliharaan Rumah Fakir Miskin 9. Kegiatan Pembangunan Dan Pengelolaan Kesejahteraan Keluarga c. Pengembangan Ekonomi Lokal Gampong
1. Kegiatan Pembangunan dan Pengelolaan Bangsal Induk 2. Kegiatan Pendirian dan Pengembangan BUMG
3. Kegiatan Budi Daya Rumput Laut
4. Kegiatan Pembangunan dan Pengelolaan tempat Pelelangan Ikan Gampong
5. Kegiatan Pembangunan Dan Pengelolaan Tambatan Perahu 6. Kegiatan Pengembangan Ternak secara Kolektif
d. Pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan Gampong
1. Penghijauan
1.3.3 BIDANG PEMBINAAN MASYARAKAT
1. Kegiatan Mediasi Konflik Masyarakat Gampong
2. Kegiatan Pelestarian dan Pengembangan gotong royong masyarakat Gampong
3. Kegiatan Penerapan Syariat Islam
4. Kegiatan Pembinaan Keolahragaan ,seni dan Budaya
1.3.4 BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 1. Kegiatan Peningkatan Kualitas Proses Perencanaan
2. Kegiatan Pendukungan BUMG dan Kelompok Usaha Masyarakat 3. Kegiatan Fasilitasi Kelomok –Kelompok Masyarakat
4. Kegiatan Pemberian Santunan Sosial Kepada Keluarga Fakir Miskin 5. Kegiatan Pembentukan dan Fasilitasi Kader Pembangunan dan
Pemberdayaan Masyarakat
6. Peningkatan Kapasitas Keuchik dan Perangkat Gampong 1.3.5 BIDANG TAKTERDUGA
a. Penanggulangan Bencana Alam
Berbagai program pembangunan telah dilaksanakan di Gampong baik yang dibiayai melalui bantuan dari pemerintah dan pihak lain telah berjalan dengan baik dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, masing-masing melalui program :
a. Alokasi Dana Gampong (ADG) b. PNPM MPd
BAB II
BIDANG PERMASALAHAN GAMPONG
2.1 Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong, antara lain :
1. Masalah penetapan dan penegasan batas Gampong 2. Masalah Umum pendataan Gampong;
3. Masalah penyusunan tata ruang Gampong;
4. Masalah penyelenggaraan musyawarah Gampong 5. Masalah pengelolaan informasi Gampong;
6. Masalah penyelenggaraan perencanaan Gampong;
7. Masalah penyelenggaraan evaluasi tingkat perkembangan pemerintahan Gampong;
8. Masalah penyelenggaraan kerjasama antar Gampong;
9. Masalah pembangunan sarana dan prasarana kantor Gampong.
2.2 Bidang Pelaksanaan Pembangunan Gampong antara lain:
1. Kelompok masalah pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan infrasruktur dan lingkungan Gampong dengan kegiatan antara lain:
a. Masalah Pengadaan / Pembuatan tambatan perahu;
b. Masalah Pembuatan / pengadaan / pengerasan / pengaspalan jalan pemukiman;
c. Masalah PembuatanTembok Penahan Tanah lingkungan permukiman masyarakat Gampong;
2. Kelompok Masalah pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana kesehatan dengan kegiatan antara lain:
b. Masalah Peningkatan Sanitasi Lingkungan;
c. Masalah Pelayanan Kesehatan Gampong seperti posyandu; dan
3. Program pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan dan kebudayaan dengan kegiatan antara lain:
a. Masalah Pengadaan / Pemeliharaan taman bacaan masyarakat; b. Masalah Pemeliharaan sarana pendidikan anak usia dini;
c. Masalah Pengadaan balai pelatihan/kegiatan belajar masyarakat; d. Masalah Pengembangan dan pembinaan sanggar seni; dan
e. Masalah Pemeliharaan/Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dan Pelatihan lainnya sesuai kondisi Gampong.
4. Kelompok masalah Pengembangan usaha ekonomi produktif serta pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana ekonomi dengan kegiatan antara lain:
a. Masalah pembangunan, pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pasar Gampong;
b. Masalah penguatan permodalan BUM-Gampong; c. Masalah pembukaan lahan pertambakan;
d. Masalah Pengadaan kolam ikan dan pembenihan ikan; e. Masalah Pengadaan instalasi biogas;
f. Masalah Pengadaan mesin pakan ternak;
g. Masalah Pengadaan sarana dan prasarana ekonomi lainnya. 5. Kelompok Masalah pelestarian lingkungan hidup antara lain:
a. Masalah penghijauan;
b. Masalah Pengadaan /pembuatan terasering; c. Masalah pembersihan daerah aliran sungai;
d. Masalah pembuatan tempat buangan sampah.
2.3 Bidang Pembinaan Kemasyarakatan terdiri dari Program antara lain:
1. Kelompok isu / masalah pembinaan lembaga kemasyarakatan;
2. Kelompok isu / masalah penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban; 3. Kelompok isu / masalah pembinaan kerukunan umat beragama;
4. Kelompok isu / masalah Kepemudaan, Olah Raga dan Seni Budaya dengan kegiatan antara lain :
a. Masalah pengadaan sarana dan prasarana olah raga;
b. Masalah pembinaan kesenian dan sosial budaya masyarakat Gampong. 5. Isu / Kelompok masalah Kemasyarakatan dengan Kegiatan pembinaan
lembaga adat;
2.4 Bidang Pemberdayaan Masyarakat dengan Isu/Kelompok masalah antara lain:
1. Isu/Kelompok masalah Pemberdayaan Masyarakat dengan Masalah antara lain :
a. Masalah pelatihan usaha ekonomi, pertanian, perikanan dan perdagangan; b. Masalah pelatihan teknologi tepat guna
c. Masalah pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan bagi kepala Gampong, perangkat Gampong, dan Badan Pemusyawaratan Gampong;
2. Isu/Kelompok masalah peningkatan kapasitas masyarakat dengan Masalah antara lain:
a. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kader pemberdayaan masyarakat Gampong;
b. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok usaha ekonomi produktif; c. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok perempuan,
d. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok tani,
e. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok masyarakat miskin, f. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok nelayan,
g. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok pengrajin,
h. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok pemerhati dan perlindungan anak,
i. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok pemuda;dan j. Masalah Pendidikan dan Pelatihan kelompok.
BAB III
REALISASI KEGIATAN MAHASISWA KKN
3.1 KEGIATAN MANDIRI 3.1.1 KEGIATAN UTAMA
3.1.1.1 Sosialisasi Kewirausahaan dan Bisnis Sejak Kecil
Nama : Sri Wahyuni
Fak/Jur : Ekonomi/Ekonomi Manajemen
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah sosialisasi Pentingnya Kewirausahaan dan Bisnis Sejak Dini. Dalam program ini dilakukan sosialisasi kepada siswa-siswi SD-SMA gampong Kuala Bugak.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan sosialisasi Kewirausahaan dan Bisnis Sejak Dini adalah untuk menjelaskan pentingnya melakukan usaha dan bisnis sejak dini. Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada siswa-siswi SD-SMA tentang pentingnya usaha dan bisnis. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah siswa-siswi SD-SMA memahami dengan baik mengenai Kewirausahaan dan Bisnis Dini.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Proses sosialisasi Pentingnya Kewirausahaan dan Bisnis Sejak Dini dilakukan bersama siswa-siswi SD sampai dengan SMA di meunasah gampong Kuala Bugak. dan dilanjutkan dengan belajar menyulam dengan benang dan pita, serta membuat aneka bros dari kain flannel. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 19 Agustus 2016.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung :
Adanya partisipasi dari siswa-siswi gampong Kuala Bugak Faktor penghambat :
Tidak adanya faktor penghambat.
3.1.1.2 Home Visit Terkait Pemeriksaan Fisik
Nama : Miftahul Jannah
Fak/Jur : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah “Home Visit (Pemeriksaan Tekanan Darah Gratis)”. Kegiatan ini telah memberikan tambahan pengetahuan tentang kesehatan bagi warga gampong Kuala Bugak sendiri. Waktu pelaksanaan dilakukan tanggal 03 Agustus 2016 dan 09 Agustus 2016.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui rata-rata TD (Tekanan Darah) dari warga gampong kuala bugak dan untuk mengontrol, sekaligus untuk mendeteksi dini hipertensi pada warga, lalu memberikan edukasi pada warga agar mengetahui hal-hal yang harus di hindari dalam mencegah dan mengurangi hipertensi.
Manfaat kegiatan ini adalah menambah wawasan warga terhadap hipertensi, sehingga warga yang dapat mengontrol Tekanan Darahnya dengan mengurangi penyebab hipertensi dan dapat mencegah hipertensi dengan cara menghindar factor risiko dari hipertensi. Sasarannya adalah warga gampong
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Hasil yang dicapai adalah dengan adanya kegiatan pemeriksaan Tekanan Darah ini telah membantu warga gampong Kuala Bugak menjadi lebih antisipasi terhadap hipertensi dengan pemahaman yang didapatkan dari edukasi yang saya berikan. Warga gampong Kuala Bugak juga senang dengan adanya program ini, karena mereka dapat mengetahui tekanan darah mereka tanpa harus ke Puskesmas.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya kemauan dari sebagian besar warga untuk melakukan pemeriksaan Tekanan Darah sehingga memudahkan saya dalam menjalankan program ini. Faktor penghambat:
Adanya beberapa warga yang tidak ingin diperiksa dengan alasan takut mengetahui tekanan darahnya diatas atau dibawah normal sehingga harus dibujuk untuk melakukan pengobatan dan adanya beberapa warga yang tidak berada dirumah pada saat dilakukan kunjungan.
3.1.1.3 Sosialisasi Mengenai Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika dan Efek Sanksi
Nama : Nurul Riskiyana
Fak/Jur : Hukum/Ilmu Hukum
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Kegiatan yang dipilih adalah Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika dan Efek Sanksi Hukum dalam kasus tersebut.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Kegiatan ini ditujukan kepada anak – anak maupun remaja gampong Kuala Bugak guna menjauhi mereka dari berbagai zat narkotika dan sanksinya jika mereka didapati mengonsumsi atau mengedarkan zat narkotika. Selain itu, agar mereka paham kerugian dan bahaya bagi si pemakai barang haram tersebut. Dengan mengertinya anak – anak dan remaja gampong terhadap bahaya dan efek sanksi dari bahan narkotika, akan melahirkan generasi sehat tanpa narkoba.
3) Hasil yang Dicapai dan Tidak Lanjut
Hasil yang dicapai adalah masyarakat gampong Kuala Bugak ikut berpartisipasi. Anak – anak dan remaja memperhatikan dengan seksama dan masih belum tahu mengenai sanksi – sanksi yang telah di tetapkan. Penyuluhan bahan narkotika ini berjalan dengan sangat baik dan disempurnakan dengan Tanya jawab antara saya dan anak – anak dan remaja gampong .
Tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan adanya suatu pengajaran yang dilakukan oleh masyarakat gampong Kuala Bugak guna menjaga anak – anak muda gampong agar menjauhi narkotika dan bahan adiktif lainnya . kegiatan ini dilakukan sebanyak 2x yaitu pada tanggal 06 Agustus dan 07 Agustus 2016. Kegiatan ini dibantu oleh teman-teman kelompok AT032.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya dukungan penuh dari perangkat gampong, masyarakat sekitar gampong, dan yang hadir pun sangat antusias ketika saya memaparkan materi
Penyuluhan Tentang Bahaya Narkotika dan Efek Sanksi Hukum Dalam Kasus Tersebut .
Faktor penghambat:
Faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah sulit menjelaskan materi dalam bahasa indonesia secara sekaligus, dikarenakan sebagian kecil masyarakat gampong Kuala Bugak dalam kehidupan sehari-hari hanya menggunakan bahasa Aceh.
3.1.1.4 Pelatihan Public Speaking
Nama : Azzura Yushara
Fak/Jur : Ilmu Sosial dan Politik/ Ilmu Komunikasi
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Adapun kegiatan mandiri yang dipilih adalah “Pelatihan Public Speaking”. Peserta diberikan penjelasan apa itu public speaking, serta memberikan contoh terdekat kepada mereka. Selanjutnya tips bagaimana cara melakukan public speaking yang baik.
2) Maksud Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Kegiatan ini dibuat dengan menargetkan sasaran kepada siswa SMP dan SMA Kuala Bugak. Pada kegiatan ini siswa diharapkan mampu berbicara di depan public dengan baik, setidaknya menghilangkan kecanggungan mereka saat melakukan presentasi di depan kelas.
3) Hasil yang Dicapai dan Tidak Lanjut
Adapun hasil yang dicapai dari pelaksanaan kegiatan ini adalah siswa semakin percaya diri untuk berbicara di depan umum, mulai menguasai diri, dan
dilaksanakan tanggal 11-14 Agustus 2016. Tindak lanjut setelah kegiatan ini mereka mulai dibiasakan berbecara di depan adik-adik kelas.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya dukungan penuh dari perangkat gampong, pemuda, masyarakat, dan paling utama keinginan dari siswa sendiri yang sangat besar dalam upaya merubah diri menjadi seorang speaker.
Faktor penghambat:
Sedikitnya anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah baik karena kecilnya motivasi maupun karena kesulitan biaya, sehingga akan mengurangi kesempatan mereka untuk mengasah kemampuan.
3.1.1.5 Sosialisasi Media Massa
Nama : Azzura Yushara
Fak/Jur : Ilmu Sosial dan Politik/ Ilmu Komunikasi
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Sebagai sarana informasi dan komunikasi, media massa bukanlah suatu hal yang asing lagi bagi kehidupan, terutama di perkotaan. Berbeda dangan di pedesaan, salah satunya Gampong Kuala Bugak ini, media massa masih dikenal sempit, apalagi mengenai dampaknya. Banyak masyarakat yang belum paham apa itu media massa serta manfaat dan kerugian penggunaannya. Sehingga, dipilihlah kegiatan “Sosialisai Media Massa” ini sebagai salah satu kegiatan utama.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Karena penggunaan media massa semakin canggih, maka akan sangat memudahkan saat dijelaskan kepada siswa SMP dan SMA karena keingin tahuan mereka yang besar, dan juga mereka nantinya akan menghadapi arus globalisasi yang kian marak. Pada kegiatan ini hanya dijelaskan pengertian media massa secara umum, fungsi, dan yang paling penting dampak positif dan negatifnya.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut.
Sosialisasi Media Massa ini hanya dilaksanakan pada tanggal 10-11 Agustus 2016 saja karena tidak memakan waktu yang lama. Setidaknya siswa paham bagaimana media massa. Sebagain dari mereka bahkan tidak menyadari bahwa media massa sudah hadir dalam kehidupan mereka, bahkan sama sekali tidak mngetahui dampak negative dari penggunaannya jika dikonsumsi secara terus-menerus.
Adanya kegiatan ini membuka pengetahuan mereka tentang media massa. Mereka mulai mewaspadai penggunaan social media, televisi, dan media massa lainnya, dan selaku pembuat program, Azzura Yushara juga mengajak mereka untuk memberitahu warga sekitar, setidaknya keluarga masing-masing untuk memberitahu tentang media massa ini.
4) Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Faktor pendukung :
Faktor pendukung kegiatan sosialisasi media massa ini adalah antusias dari siswa untuk mencari tahu media massa secara mendalam, sehingga pemateri dapat menjelaskannya dengan detail
Faktor penghambat :
Adapun faktor penghambat dalam kegiatan ini adalah terbatasnya pengetahuan siswa tentang media massa, kebanyakan dari mereka sulit mengakses media massa, karena tidak adanya sarana. Bahasa media massa yang banyak menggunakan bahasa inggris juga membuat pemateri kesulitan dalam memberikan penjelasan, karena harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
3.1.1.6 Sosialisasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan
Nama : Ardyansyah
Fak/Jur : Kelautan dan Perikanan/ Ilmu Kelautan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah “Sosialisasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan” kepada para bapak - bapak yang mayoritasnya nelayan didesa Kuala Bugak.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan Sosialisasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan adalah untuk menjelaskan pentingnya menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memberi pemahaman pentingnya penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan. Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah para nelayan di desa tidak menggunakan alat tangkap yang dapat merusak lingkungan.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Proses sosialisasi Sosialisasi Alat Tangkap Ramah Lingkungan dilakukan beberapa kali di tempat yang berpisah,ada pula penempelan poster alat
atau ukuran dari jaring untuk menanggkap ikan sesuai dengan kebutuhan,dan tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor pendukung : Adanya keingintahuan dari para nelayan yang memudahkan proses sosialisasi dan sharing
Faktor penghambat : karena tidak dapat menggumpulkan bapak –bapak, jadi harus melakukan sosialisasi di tempat yang berpisah dan berulang
3.1.1.7 Sosialisasi Pentingnya Penggunaan Fishfender
Nama : Ardyansyah
Fak/Jur : Kelautan dan Perikaanan/ Ilmu Kelautan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih .” Sosialisasi pentingnya penggunan
fishfender”,kepada para nelayan,yang umumnya masih nelayan tradisional di desa kuala bugak.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari Sosialisasi pentingnya penggunan fishfender untuk menjelaskan bahwa penggunaan fish fender dapat membantu penangkapan,tujuan dari kegiatan ini untuk membuka wawasan bahwa kemajuan teknologi dapat membantu pencarian ikan,dan sasaran yang ingin dicapai agar para nelayan dapat memahami pentingnya dan menggunakan fish fender.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Kegiatan Sosialisasi pentingnya penggunan fishfender disimak oleh para nelayan karena mereka menggetahui dampak langsung,tindak lanjut dari
sosialisasi para nelayan mengajak untuk melihat langsung aktifitas penangkapan tradisional kelaut.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya semangat dan antusias oleh bapak-bapak selama sosialisasi maupun ramah dalam aktifitas penangkapan
Faktor penghambat:
Keluhan dari nelayan karena membeli fish fender membutuhkan dana,dan susahnya menggambil dokumentasi karena aktifitas ini tidak bisa mengajak teman AT032.
3.1.2 Kegiatan Penunjang
3.1.2.1 Mengajar Membaca Al-Qur’an dan Iqra’
Nama : Sri Wahyuni
Fak/Jur : Ekonomi Bisnis /Ekonomi Manajemen
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah Mengajar membaca Al-quran dan iqrak. Al-qur’an yakni kitab suci yang menjadi pegangan umat Islam di seluruh dunia yang menjadi mukjizat dari Nabi Muhammad SAW. Al-qur’an terdiri dari 30 Juz dan114 surah. Anak-anak usia 6 tahun hingga 12 tahun sangat mudah untuk di ajarkan membaca al-quran, dan membaca al-qurran harus di lakukan sejak dini, agar generasi kedepan bisa membaca al-quran dengan baik dan benar.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan Mengajar membaca Al-quran dan iqrak adalah untuk membantu anak-aanak dalam membaca al-quran yang baik dan benar dalam tajwit dan tahsinnya. Adapun tujuannya adalah anak-anak mengenal dan memahami secara baik membaca al-quran sesuai dengan tajwit dan tahssin serta dapat mengaplikasinnya dalam kehidupan sehari-hari.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Kegiatan Mengajar membaca Al-quran dan iqrak dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan, yaitu pada tanggal 02 Agustus, 05 Agustus, 06 Agustus, 10 Agustus, . Kegiatan ini dibantu oleh teman-teman kelompok AT032.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor pendukung: Adanya semangat dan antusias dari pihak anak-anak SD dan SMP serta dukungan dan bantuan dari teman-teman kelompok AT032. Faktor penghambat: Kurangnya partisipasi dari anak-anak SMA.
3.1.2.2 Melaksanakan program bimbingan belajar (les) semua mata pelajaran untuk SD Sederajat
Nama : Sri Wahyuni
Fak/Jur : Ekonomi Bisnis/ Manajemen
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah Melaksanakan program bimbingan belajar (les) semua mata pelajaran untuk SD sederajat. Anak-anak gampong Kuala Bugak masih perlu bantuan untuk bimbingan belajar atau les, karena waktu di sekolah saja tidak cukup untuk anak-anak memahami semua mata pelajaran
yang di berikan di sekolah dan memberikan kemudahan kepada siswa-siswi untuk menyelesaikan pekerjaan Rumah (PR) mereka.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan Mengajar Melaksanakan program bimbingan belajar (les) semua mata pelajaran untuk SD sederajat adalah untuk membantu anak-aanak dalam memahami semua mata pelajaran yang di berikan di sekolah dan memberikan kemudahan kepada siswa-siswi untuk menyelesaikan pekerjaan Rumah (PR) mereka.
3) Hasil yang Dicapai dan Tidak Lanjut
Kegiatan Mengajar membaca Al-quran dan iqrak dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan, yaitu pada tanggal 04 Agustus, 06 Agustus, 07 Agustus, 08 Agustus, 10 Agustus, 11 Agustus, 22 Agustus, 24 Agustus. Kegiatan ini dibantu oleh teman-teman kelompok AT032.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya semangat dan antusias dari pihak anak-anak SD dan SMP dalam progragram les ini serta dukungan dan bantuan dari teman-teman kelompok AT032.
Faktor penghambat:
Tidak adanya media papan tulis untuk mengajari semua siswa-siswi, jadi harus melakukan pendekatan secara individu
3.1.2.3 Pengenalan Huruf Abjad dan Latihan Membaca dan Menulis
Nama : Miftahul Jannah
Fak/Jur : Keperwatan/ Ilmu Keperawatan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Program membuat kerajinan tangan (kreasi rajutan) tidak terlaksana dikarena ibu-ibu dan remaja di gampong kuala bugak tidak ada yang ikut berpartisipasi dengan program yang saya buat. Untuk itu maka program membuat kerajinan tangan (kreasi rajutan) saya ganti dengan pengenalan huruf abjad dan latiahan membaca dan menulis untuk anak-anak gampong kuala bugak khususnya siswa dan siswi Sekolah Dasar kelas 1,2, dan 3.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Adapun maksud dari pengenalan huruf abjad dan latihan membaca dan menulis adalah untuk memberikan mereka bimbingan pengenalan huruf-huruf abjad dan latihan membaca dan menulis untuk memperoleh pengetahuan dasar tentang bentuk huruf abjad dan meningkatkan keterampilan membaca dan menulis secara baik dan benar. Kegiatan tersebut diadakan tanggal 04 Agustus 2016, 06 Agustus 2016, dan 08 Agustus 2016 yang di lakukan di meunasah gampong kuala bugak.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak betapa pentingnya untuk belajar huruf-huruf abjad sejak dini dengan tersebut mereka dapat menulis serta membaca dengan benar. Hasil yang diharapkan
anak-anak dapat membedakan bentuk-bentuk huruf abjad, dan menulis serta membaca dengan baik dan lancar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Miftahul Jannah dan dibantu oleh Sri Wahyuni, Nurul Riskiyana, Azura Yushara, Ardyansyah, serta didukung oleh masyarakat Gampong kuala bugak.
4) Faktor pendukung dan penghambat
Faktor pendukung:
Anak-anak mendengarkan dan mengikuti dengan baik dan tertib saat proses belajar sedang berlangsung
Faktor penghambat:Saat proses belajar berlangsung, anak-anak sangat ribut akibat anak laki-lakinya mengganggu sehingga proses pembelajaran kurang efektif.
3.1.2.4 Edukasi Pola Hidup
Nama : Miftahul Jannah
Fak/Jur : Keperawatan/ Ilmu Keperawatan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Kegiatan penunjang yang dipilih adalah program yang dapat menunjang maksud dari program utama (pemeriksaan tekanan darah), yaitu edukasi pola hidup. Kegiatan ini dilakukan setiap kali sehabis melakukan pemeriksaan tekanan darah. Edukasi yang diberikan sesuai dengan hasil dan juga keluhan yang dikeluhkan oleh masyarakat. Program ini memberikan manfaat jangka panjang jika dibarengi dengan pemeriksaan tekanan darah untuk mencegah timbulnya komplikasi penyakit hipertensi dan lain-lain.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin dicapai
Maksud dari program ini yakni memberikan edukasi agar masyarakat paham bagaimana cara mengontrol pola hidup agar terhindar dari penyakit kardiovaskular dan metabolic. Sasaran dari pelaksanaan program penunjang ini adalah lansia dan orang dewasa yang telah dilakukan pemeriksaan tekanan darah di gampong kuala bugak.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Beberapa masyarakat menyampaikan berbagai keluhan yang berkaitan dengan keadaan penyakit metabolic, oleh karena itu saya menyarankan pemeriksaan sederhana ke puskesmas, seperti pemeriksaan kadar gula darah, kolestrol, dan asam urat.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya kemauan dari sebagian besar warga untuk melakukan pemeriksaan Tekanan Darah dan edukasi pola hidup sehingga memudahkan saya dalam menjalankan program ini.
Faktor penghambat: Adanya beberapa warga yang tidak ingin diperiksa dengan alasan takut mengetahui tekanan darahnya diatas atau dibawah normal sehingga harus bersusah payah untuk melakukan pengobatan dan adanya beberapa warga yang tidak berada dirumah pada saat saya kunjungi.
3.1.2.5 Sosialisasi Keselamatan Berlalulintas
Nama : Nurul Riskiyana
Fak/Jur : Hukum/Ilmu Hukum
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Adapun kegiatan penunjang yang dipilih adalah “Sosialisasi Keselamatan Dalam Berlalu Lintas bagi anak – anak dan remaja gampong Kuala Bugak” yang mana kegiatan ini merupakan kegiatan KKN revolusi mental .
2) Maksud Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari pelaksanaan Sosialisasi Keselamatan Dalam Berlalu Lintas di gampong Kuala Bugak ini adalah untuk terciptanya tatanan muda - mudi gampong yang tertib dan mengikuti aturan selamat berlalu lintas sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan . Serta mencegah terjadinya kecelakaan dan mengetahui rambu – rambu lalu lintas yang ada.
3) Hasil yang Dicapai dan Tidak Lanjut
Adapun hasil yang di capai adalah muda mudi sangat antusias dan baru mengetahui pentingnya keselamatan berlalu lintas . Dan mempelajari rambu – rambu lalu lintas yang ternyata masih sangat banyak muda – mudi gampong yang belum mengetahuinya .
Tindak lanjut setelah kegiatan ini pelaksanaan keselamatan berlalu lintas di gampong Kuala Bugak dan terciptanya tatanan masyarakat gampong yang tertib dan sesuai dengan tata tertib lalu lintas yang berlaku . Kegiatan sosialisasi berlalu lintas ini di lakukan sebanyak 5x . yaitu pada 10 Agustus,12 Agustus,14 Agustus, 17 Agustus, 22 Agustus 2016 .
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adanya dukungan penuh dari teman kelompok KKN AT 032 dan perangkat gampong, pemuda, serta dukungan masyarakat gampong Kuala Bugak .
Faktor penghambat:
Dalam Kegiatan ini faktor penghambatnya adanya anak – anak SD dan SMP yang belum cukup umur ternyata sudah mengendarai sepeda motor yang mana mereka belum cukup umur dan bahkan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) .
3.1.2.6 Berhitung Cepat
Nama : Azzura Yushara
Fak /Jur : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/ Ilmu Komunikasi
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Adapun bidang kegiatan yang dipilih adalah “Berhitung Cepat” yang didasarkan oleh banyaknya anak-anak yang kesulitan mengerti pelajaran matematika.
2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memudahkan siswa, terutama siswa SD utuk mengerjakan soal matematika. Karena, bagi anak-anak, matematika adalah pelajaran yang sulit. Padahal jika anak-anak mengetahui cara cepat peenyelasaiannya tidak akan sesulit yang mereka pikirkan.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa mengetahui bahwa matematika punya sisi menariknya jika diselesaikan dengan cara cepatnya.
Untuk sasaran yang ingin dicapai adalah agar siswa tidak beranggapan bahwa matematika itu pelajaran yang sulit, dan yang paling penting mereka dapat mngerjakannya.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6, 8, dan 11 Agustus 2016. Adapun hasil yang dicapai adalah sebagai berikut:
a. Anak-anak mulai mengetahui bagaimana cara mengerjakan soal matematika
b. Anak-anak ingin diberikan PR matematika baik dari penjumlahan, pengurangan, perkalian maupun pembagian
Tindak lanjut:
a. Adanya keinginan untuk menjawab soal matematika
b. Anak-anak yang ingin mengetahui banyak cara cepat dalam berhitung c. Anak-anak yang sudah tidak segan lagi menjawab soal matematika 4) Faktor Pendukung dan Penghambat
Faktor pendukung:
Antusiasme siswa dalam belajar sangat luar biasa. Mereka ingin diberikan berbagai macam jenis soal matematika.
Faktor penghambat:
Terlalu banyaknya siswa dan sedikit tenaga pengajar yang membuat pengajar sulit mengatur siswa. Tidak adanya ruang yang terpisah, sehingga sering muncul berbagai noise saat mengajar.
3.1.2.6 Program Hafal Juz 30
Nama : Azzura Yushara
Fak / Jur : Ilmu Sosial dan Politik/ Ilmu Komunikasi
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Program hafalan juz 30 merupakan sebuah program yang dinilai penting. Selaku umat islam yang patuh, maka ada baiknya kita menghafal beberapa surat, setidaknya surat-surat pendek yang ada di Juz 30. Sehingga dibuatlah program hafaal juz 30 ini, yang semoga dapat memberikan keberkahan. 2) Maksud, Tujuan, dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan ini adalah karena menghafal Al-Qur’an merupakan suatu amalan yang disukai Allah apalagi jika disertai dengan mempelajarinya. Selain itu, sekaligus memperbaiki tajwid dan tahsin dalam membaca Al-Qur’an, agar menjadi lebih baik.
Adapun tujuan dari kegiatan adalah agar ada sebagian kelompok masyarakat yang mampu menghafal Al-Qur’an, dan nantinya, mungkin dari amalan yang kecil ini bisa melahirkan seorang hafidz dan hafidzah.
Untuk sasaran yang ingin dicapai adalah menanamkan rasa cinta Al-Qur’an dan memiliki ketertarikan untuk mempelajari Al-Qur’an lebih lanjut kepada anak-anak Kuala Bugak.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Program Hafalan Juz 30 ini sudah berlangsung sejak tanggal 15 Agustus 2016 sampai berakhirnya program KKN ini. Adapun hasil yang dicapai adalah anak-anak semakin semangat untuk memberikan setoran hafalan surah. Sedangkan untuk tindak lanjutnya, memberikan sebuah buku hafalan juz
‘amma kepada mereka agar mereka senantiasa terus menghafal juz 30 ini meski program KKN ini sudah selesai.
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Keinginan anak-anak untuk bersaing menyetor hafalan mereka setiap harinya meski pada waktu luang.
Faktor penghambat:
Sedikitnya anak-anak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Sehingga hanya lima anak saaja yang mampu mengikuti program ini. Program ini hanya diikuti bagi anak yang kemampuan baca Al-Qur’annya lumayan baik, jika diberlakukan kepada semua anak-anak, ditakutkan tidak memperoleh hasil yang baik.
3.1.2.7 Sosialisasi Biota Laut untuk Anak SD/SMP/SMA
Nama : Ardyansyah
Fak/Jur :Ilmu Kelautan Dan Perikanan/Ilmu Kelautan
1) Bidang Kegiatan yang Dipilih
Bidang kegiatan yang dipilih adalah “Sosialisasi Biota Laut” untuk para pelajar.bahan yang disosialisasikan merupaka biota yang dilindungi,biota berbahaya dan biota yang beracun dalam laut,yang diikuti oleh adik-adik pelajar dari sd,smp maupun sma.
2) Maksud, Tujuan dan Sasaran yang Ingin Dicapai
Maksud dari kegiatan Sosialisasi Biota Laut ntuk memberikan pemahaman selain untuk menjaga biota laut juga untuk mencegah dari biota laut yang dapat mengancap pribadi,Tujuan dari program ini agar para siswa
yang dicapai agar para siswa selaku generasi penerus dapat memahami biota mana yang aman dan tidak.
3) Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut
Kegiatan Sosialisasi Biota Laut diikut oleh para siswa dengan senang karena banyak biota yang serng mereka lihat langsumg,selain sosialisasi materi-materi ringan ini sering diselipkan ketika membantu teman mengajar adik- adik pelajar
4) Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung:
Adnya semangat dan antusias dari pihak anak-anak SD dan SMP dalam progragram Sosialisasi Biota Laut ini serta dukungan dan bantuan dari teman-teman kelompok AT032.
Faktor penghambat:
Tidak adanya media proyektor untuk menunjukan gambar,membuat teman-teman AT032 membantu menunjukan gambar menggunakan handphone.
3.2 KEGIATAN KELOMPOK
3.2.1 Bidang-Bidang Kegiatan
a. Penanaman Pohon
Penanaman pohon merupakan salah satu program dari Program Indonesia Bersih KKN Tematik Revolusi Mental pada periode sebelas ini. Selain itu, inisiatif kami mengambil program ini adalah karena untuk Gampong Kuala Bugak sendiri masih dalam katagori Gampong yang memiliki sedikit pohon. Dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi
b. Gotong Royong
Salah satu bentuk kerjasama paling dibanggakan dari masyarakat Indonesia yang diturunkan dari nenek moyang adalah gotong royong. Saling tolong menolong dan sekaligus menjaga kebersihan antar tetangga harus tetap dijaga. Dalam Gotong Royong ini, kelompok KKN AT032 ini memberikan sedikit pengetahuan mengenai sampah kepada masyarakat, setidaknya masyarakat melakukan pemilahan antara sampah yang dapat terurai dan sampah yang tidak dapat terurai. Program ini juga merupakan Program Indonesia Bersih.
c. Membuat Perlombaan 17 Agustus
Sudah sejak 10 tahun yang lalu pemerintahan di Gampong Kuala Bugak ini tidak pernah membuat perlombaan 17 Agustus lagi. Oleh karena itu kami ingin membuat beberapa perlombaan 17 Agustus agar masyarakat kembali merasakan serunya perlombaan 17 Agustus di gampong mereka sendiri. Program ini masuk menjadi Program Indonesia Melayani.
d. Membuat Penanda Gampong dan Lorong
Pemerintahan Gampong Kuala Bugak ini baru saja melakukan pergantian geuchik. Gampong ini salah satu gampong yang tingkat kemiskinannya masih tinggi. Banyak sarana dan prasarana yang belum ada, bahkan untuk kantor geuchik sendiri belum memiliki kantor yang resmi. Saat memasuki wilayah gampong ini, tidak ada papan penanda gampong yang membuktikan bahwa kita sudah memasuki wilayah Gampong Kuala Bugak. Sehingga kami mengambil inisiatif untuk membuat program membuat penanda gampong dan lorong sebagai salah satu program dari Indonesia Melayani.
e. Pemberian Nomor Rumah
Setelah diberikan papan penanda gampong dan lorong, ada baiknya agar semakin tidak salah alamat jika rumah memiliki nomor. Nomor rumah diberikan agar memudahkan saat sensus penduduk, selain itu juga menertibkan rumah di Gampong Kuala Bugak. Program ini masuk ke dalam Program Indonesia Tertib.
3.2.2 Hasil yang Dicapai dan Tindak Lanjut a. Penanaman Pohon
Pelaksanaan Program ini dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2016. Dari pembelian pohon, mencari pagar untuk penanaman pohon, serta penanaman pohonnya dilakukan dalam tiga hari berturut-turut dengan bantuan beberapa pemuda gampong yang ditanam di tanah meunasah gampong. Untuk tindak lanjut sendiri, pihak geuchik memastikan bahwa pohon pohon ini akan dijaga bersama masyarakat Gampong Kuala Bugak. b. Gotong Royong
Gotong royong berjalan dengan lancar meski dengan partisipasi yang sedikit. Berjalan pada tanggal 12 Agustus 2016 Kelompok KKN AT032 bersama aparat gampong membersihkan beberapa jalan gampong yang kotor. Untuk tindak lanjut dari program ini, geuchik bersama aparat gampong selalu melakukan gotong royong pada hari jum’at.
c. Membuat Perlombaan 17 Agustus
Program ini dikerjakan pada tanggal 21 Agustus 2016. Tidak tepatnya berjalan program ini karena ada turnamen bola di Gampong Kuala Bugak
sendiri, sehingga jika program ini langsung dilaksanakan pada 17 Agustus akan mendapatkan sedikit partisipasi masyarakat. Untuk hasil dari program ini, mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat. Sebanyak lebih kurang 60 peserta mengikuti perlombaan ini, dari anak-anak hingga orang dewasa. Untuk tindak lanjutnya, geuchik akan mngusahakan adanya alokasi dana untuk perlombaan 17 Agustus pada APBD ke depan.
d. Membuat Penanda Gampong dan Lorong
Program ini dikerjakan pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2016. Untuk pemasangan penanda gampong dan lorong ini dibuat pada tanggal 22 Agustus 2016. Hasil yang dicapai dari terlaksananya program ini yakni telah adanya papan nama gampong dan lorong di gampong Kuala Bugak. Tindak lanjut dari program ini masyarakat merawat papan nama lorong tersebut dengan sebaik-baiknya.
e. Pemberian Nomor Rumah
Program ini dikerjakan pada tanggal 26 Agustus 2016. Hasil yang dicapai dari terlaksananya program ini yakni semakin tertibnya rumah saat diberikan nomor tersebut. Tindak lanjut dari program ini warga akan melanjutkan pembuatan nomor rumah dari patokan yang sudah mahasiswa KKN AT032 buat.
3.2.3 Partisipasi Masyarakat dan Peran serta Pemda/Dinas/Instasi a. Penanaman Pohon
Program ini berjalan sangat bai dan didukung penuh oleh masyarakat. Warga Gampong Kuala Bugak sendiri memang sangat mengidam-ngidamkan adanya program penanaman poho di gampong tersebut. b. Gotong Royong
Saat dijalankan program ini hanya mendapat partisipasi dari aparat gampong. Minimnya kemauan masyarakat dalam menjaga kebersihan menjadi kendala saat berjalannya program ini.
c. Membuat Perlombaan 17 Agustus
Sudah sejak 10 tahun lamanya gampong Kuala Bugak ini diadakan perlombaan 17 Agustus. Masyarakat berbondong-bondong datang untuk menonton perlombaan ini. Peserta perlombaan juga tidak kalah peminatnya.
d. Membuat Penanda Gampong dan Lorong
Sebelumnya, gampong Kuala Bugak belum mempunyai papan penanda gampong dan lorong, aparat beserta masyrakat ikut membantu mencari kayu, mengecat, serta saat proses ditopangnya papan-papan ini.
3.3 KEGIATAN YANG BELUM TERLAKSANA a. Penyuluhan Tentang Koperasi
Penyebab tidak terlaksananya program ini karena ketidaksesuaian dengan kondisi masyarakat. Ekonomi yang masih tergolong rendah dan tidak ada keinginan untuk membayar kembali uang yang dipinjam menjadi
penghambat berjalannya program koperasi. Oleh Sri Wahyuni, program ini diganti dengan program kewirausahaan.
b. Sosialisasi Pentingnya Sertifikat Tanah/ Surat Izin Mendirikan Usaha Masyarakat Kuala Bugak sebagian besar bekerja sebagai nelayan sehingga tidak membutuhkan surat izin mendirikan usaha, selain itu untuk sertifikat tanah mereka sudah memiliki batas kepemilikan tanah mereka sendiri, dan tidak ada tanah milik pemerintah sehingga program ini ditiadakan.
c. Program membuat kerajinan tangan rajutan dan bunga dari botol aqua Kedua program ini oleh Miftahul Jannah diganti dengan program pengenalan huruf abjad, membaca, dan menulis, dan edukasi pola hidup mengingat masih banyak anak-anak yang belum bisa membaca dan menulis, serta banyak dari mereka yang belum mengerti menjaga pola hidup yang baik.
d. Pembuatan poster kalender pasang surut air
Program ini tidak dapat berjalan karena kondisi perubahan cuaca yang tidak stabil akibat dari pemanasan global. Oleh karena itu, Ardyansyah selaku pembuat program menggantinya dengan program sosialisasi pentingnya penggunaan fish finder.
e. Pemutaran Film
Tidak ada lokasi yang cocok untuk menonton dan sulitnya mengumpulkan warga membuat kelompok KKN AT032 mengambil inisiatif untuk menggantinya dengan program penempelan nomor rumah yang lebih bermanfaat.
f. Penyuluhan 3R
Program ini oleh kelompok KKN AT032 direncanakan pelaksanaannya pada saat sampainya tong sampah dan alat kebersihan lainnya di Gampong Kuala Bugak yang diberikan dalam program KKN Tematik Revolusi Mental. Karena keterlambatan sampainya peralatan tersebut hingga selesai program KKN maka program ini tidak dapat dilaksanakan.
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan
4.1.1 Setiap program yang telah direncanakan oleh kelompok AT032 dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dan dukungan yang sangat luar biasa dari masyarakat Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
4.1.2 Meski ada beberapa program yang terkendala, namun sebagian besar program dapat berjalan dan berjalan sesuai dengan harapan.
4.1.3 Kuliah Kerja Nyata adalah sebuah program yang membantu mahasiswa adar dapat mengaplikasikan teori yang didapat selama kuliah ke dalam bentuk nyata di lapangan, di mana hal ini membantu proses percepatan pertumbuhan kesejahteraan masyarakat.
4.1.4 Dengan adanya Kuliah Kerja Nyata, Mahasiswa dapat mendapatkan gambaran bahwa masih banyak daerah-daerah yang perlu dibenahi baik dari segi pemberdayaan masyarakatnya ataupun dari segi sarana prasarana daerahnya (gampong).
4.2 Saran-Saran
4.2.1 Dengan adanya anggaran khusus untuk desa besar harapan kami kepada perangkat Gampong Kuala Bugak agar mempergunakannya sebaik mungkin dalam upaya meningkatkan mutu serta kualitas gampong, baik dalam segi prasarana gampong ataupun pemberdayaan masyarakat gampong. Juga kami menyarankan agar masyarakat gampong Kuala Bugak diberikan
pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan dan kreatifitas masyarakat gampong.
4.2.2 Dari program pengadaan papan nama Gampong Kuala Bugak, papan penanda lorong atau apapun sarana-prasarana baik yang ada ketika kami melaksanakan KKN ataupun sarana yang telah ada diharapkan supaya dapat dijaga dan dipelihara agar dapat menjadi salah satu sarana gampong Kuala Bugak.
4.2.3 Diharapkan agar program untuk anak-anak yaitu bimbingan belajar (les), berhitung cepat, hafalan juz 30 dapat dilanjutkan agar dapat menjadi bahan belajar anak-anak gampong Kuala Bugak.
4.2.4 Diharapkan kepada tetua di gampong Kuala Bugak agar memperhatikan pendidikan anak-anak gampong Kuala Bugak agar pendidikannya yang putus. Hal tersebut diharapkan berguna dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
4.2.5 Diharapkan program-program yang telah kami jalankan agar dapat dilanjutkan secara berkesinambungan, agar masyarakat gampong Kuala Bugak tertarik untuk ikut berpartisipasi.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 1 Sosialisasi kewirausaha an dan bisnis sejak kecil 2 Mengajar membaca Al-Qur'an 3 Bimbingan belajar (les) untuk siswa SD 4 Home visit terkait pemeriksaan fisik 5 Pengenalan Huruf Abjad serta latihan membaca dan menulis 6 Edukasi pola hidup NO PROGRAM KERJA
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 7 Penyuluhan bahaya narkoba dan efek sanksi 8 Sosialisai kesalamatan berlalulintas 9 Pelatihan public speaking 10 Sosialisasi media massa 11 Berhitung cepat 12 Hafalan Juz 30 13 Sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan 14 Sosialisasi Pentingnya penggunaan fishfender 15 Sosialisasi biota laut
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 16 Penanaman Pohon 17 Gotong Royong 18 Membuat perlombaan 17 Agustus 19 Membuat penanda gampong dan lorong 20 Pemberian nomor rumah
JENIS BARANG VOLUME HARGA @ (Rp)
Buku Juara 50 Lembar 3 pak Rp 13.000 Rp 39.000 Buku DODO 30 Lembar 4 pak Rp 10.000 Rp 40.000 Pulpen Standar 2 lusin Rp 17.000 Rp 34.000 Tinta Spidol 1 buah Rp 15.000 Rp 15.000 Buku Gambar Lux 15 buah Rp 1.500 Rp 22.500 Buku Gambar Lux MRG 15 buah Rp 1.300 Rp 19.500 Buku Pidato 1 buah Rp 13.000 Rp 13.000 Buku Dongen Muslim 1 buah Rp 7.000 Rp 7.000 Tuntunan Sholat Lengkap Besar 1 buah Rp 6.000 Rp 6.000 Tuntunan Sholat Lengkap Kecil 1 buah Rp 5.000 Rp 5.000 Jus Amma Kecil 5 buah Rp 4.000 Rp 20.000 Kertas Sampul UB dan Kertas Kado 5 lembar Rp 1.000 Rp 5.000 Gaba-gaba 3 buah Rp 5.000 Rp 15.000 Pensil 2 pak Rp 6.500 Rp 13.000 Penghapus 1 pak Rp 20.000 Rp 20.000 Isolasi 2 buah Rp 3.000 Rp 6.000 Lem Fox 1 buah Rp 9.000 Rp 9.000 Benang Tape 4 buah Rp 3.000 Rp 12.000 Kotak pensil 4 buah Rp 5.000 Rp 20.000 Kuas Lukis 2 buah Rp 5.000 Rp 10.000 Kertas Layang 10 lembar Rp 1.000 Rp 10.000 Alimi 2 kotak Rp 55.000 Rp 110.000 Fanta 3 botol Rp 15.000 Rp 45.000 Kerupuk 2 ikat Rp 12.000 Rp 24.000 Milo 2 renteng Rp 13.000 Rp 26.000 Afritos 1 pak Rp 8.500 Rp 8.500 LAMPIRAN 3. REKAPITULASI BIAYA PELAKSANAAN KEGIATAN
DAFTAR REKAPITULASI PENGGUNAAN BIAYA OPERASIONAL PELAKSANAAN KEGIATAN KKN GAMPONG KUALA BUGAK, KECAMATAN PEUREULAK, KABUPATEN ACEH TIMUR
NO. BON RINCIAN JUMLAH (Rp) NO JENIS KEGIATAN 1 Hadiah Lomba 17 Agustus 1 2 2 Alat dan Bahan 17
JENIS BARANG VOLUME HARGA @ (Rp)
Mie Aceh 3 kg Rp 65.000 Rp 20.000 Bumbu 1 kg Rp 20.000 Rp 20.000 Minyak 1 kg Rp 20.000 Rp 12.000 Kool 1 kg Rp 10.000 Rp 5.000 Kecap Asin 1 botol Rp 15.000 Rp 15.000 Toge 1/4 kg Rp 20.000 Rp 5.000 Cabe Merah 1/2 kg Rp 34.000 Rp 17.000
Kecap Manis 1 pak Rp 23.000
Mocca 1 botol Rp 5.000
Cabe Kecil 1 ons Rp 5.000
Jeruk Nipis 3 buah Rp 5.000
Gula Merah 1/4 kilo Rp 7.000
Sajiku 1 buah Rp 5.000 Tempe 1 buah Rp 3.000 Gula Pasir 2 kg Rp 17.000 Rp 34.000 750.000 Rp Total 3 Dana Perpisahan
JUMLAH (Rp) NO. BON
3