LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM
LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM
PENENTUAN NILAI HEMATOKRIT PADA IKAN MAS
PENENTUAN NILAI HEMATOKRIT PADA IKAN MAS
(Cyprinus carpio)
(Cyprinus carpio)
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliahDiajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah praktikum Fisiologi Hewan Airpraktikum Fisiologi Hewan Air
Oleh : Oleh : KELOMPOK 20 KELOMPOK 20 Farid Fadhil Farid Fadhil 230210080045 230210080045 Darmadi Darmadi 230210080069 230210080069 Cuncun Hendrayana Cuncun Hendrayana 230210080070 230210080070
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN
PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN
2009
2009
KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT, atas segala Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan LaporanLaporan Ak
Akhihir r PrPrakaktitikukum m MeMenenentntukukan an NiNilalai i HeHemamatotokrkrit it PaPada da IkIkan an MaMass (Cyp
(Cyprinurinus s carpcarpio)io) yanyang g memeruprupakan akan bagbagian ian dardari i tugtugas as prapraktiktikum kum matmataa kuliah Fisiologi Hewan Air.
kuliah Fisiologi Hewan Air. Da
Dalalam m pepembmbuauatatan n llapapororan an akakhihir r inini, i, pepenunulilis s babanynyak ak memendndapapatat kesulitan. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan banyak terimakasih kesulitan. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan serta dukungannya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan serta dukungannya dalam pembuatan dan penyusunan makalah ini.
dalam pembuatan dan penyusunan makalah ini. Dal
Dalam am penpenyuyusunasunannynnya, a, penpenuliulis s memenyanyadardari i akaakan n segsegala ala kekkekurauranganngan yang ada sehubungan dengan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang ada sehubungan dengan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan ya
yang ng didimimililiki ki ololeh eh kamkami i mamaka ka kamkami i memengngucucapkapkan an mamaaf af yayang ng sesebebesar sar –– besarnya apabila baik dalam dalam penulisan maupun penyajian makalah ini besarnya apabila baik dalam dalam penulisan maupun penyajian makalah ini terd
terdapat apat banyabanyak k kesalkesalahan. Dengan ahan. Dengan tangan terbuka kami tangan terbuka kami akan menerimakan menerimaa segala saran dan kritik yang membangun dari para pembaca.
segala saran dan kritik yang membangun dari para pembaca.
Jatinangor,
Tim Tim Penyusun Penyusun DAFTAR ISI DAFTAR ISI Halaman Halaman KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR ……… ……… ……. i ……. i DAFTAR ISI DAFTAR ISI ……… ……… ……… ii ……… ii BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1
1.1Latar BelakangLatar Belakang
……… ……… ……. 1 ……. 1 1.2Tujuan Percobaan 1.2Tujuan Percobaan ………. ………. . 6 . 6 BAB
BAB II II ALAT, ALAT, BAHAN BAHAN DAN DAN PROSEDUR PROSEDUR KERJAKERJA
2.1
2.1Alat dan BahanAlat dan Bahan
……… ……… …… 7
…… 7
2.2
2.2Prosedur KerjaProsedur Kerja
……… ……… ……. 8
……. 8 BAB
3.1 Hasil Pengamatan 3.1 Hasil Pengamatan ………. 9 ………. 9 3.2 Pembahasan 3.2 Pembahasan ………. 9 ………. 9 BAB V KESIMPULAN BAB V KESIMPULAN ……… ……… … 10 … 10 DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang 1.1Latar Belakang
Darah merupakan salah satu komponen sistem transport yang sangat vital keberadaannya. Darah merupakan salah satu komponen sistem transport yang sangat vital keberadaannya. Fungsi vital darah di dalam tubuh antara lain sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hormon, Fungsi vital darah di dalam tubuh antara lain sebagai pengangkut zat-zat kimia seperti hormon, pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh, dan pengangkut oksigen dan karbondioksida. pengangkut zat buangan hasil metabolisme tubuh, dan pengangkut oksigen dan karbondioksida. Selain itu, komponen darah seperti trombosit dan plasma darah memiliki peran penting sebagai Selain itu, komponen darah seperti trombosit dan plasma darah memiliki peran penting sebagai pertahanan pertama dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
pertahanan pertama dari serangan penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Gambar
Gambaran an darah suatu darah suatu organiorganisme dapat sme dapat digunadigunakan kan untuk mengetahui kondisi kesehatanuntuk mengetahui kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh organisme tersebut. Penyimpangan fisiologis ikan akan menyebabkan yang sedang dialami oleh organisme tersebut. Penyimpangan fisiologis ikan akan menyebabkan
komponen-komponen darah juga mengalami perubahan. Perubahan gambaran darah dan kimia komponen-komponen darah juga mengalami perubahan. Perubahan gambaran darah dan kimia darah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dapat menentukan kondisi kesehatannya.
darah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dapat menentukan kondisi kesehatannya.
Hemoglobin merupakan protein yang terdiri dari protoporfirin, globin dan besi yang Hemoglobin merupakan protein yang terdiri dari protoporfirin, globin dan besi yang bervalensi 2 (ferro). Satu gram hemoglobin dapat mengikat sekitar 1,34 ml oksigen. Kadar bervalensi 2 (ferro). Satu gram hemoglobin dapat mengikat sekitar 1,34 ml oksigen. Kadar
hem
hemogloglobiobin n yanyang g renrendah dah dapadapat t dijdijadiadikan kan sebsebagaagai i petpetunjunjuk uk menmengenagenai i renrendahdahnya nya kandkandungunganan p
prorotetein in papakakan, n, dedefifisisienensi si vivitatamimin n atatau au ikikan an memendandapapat t ininfefeksksi. i. SeSedandangkgkan an kakadar dar titingnggigi menunj
menunjukkan bahwa ukkan bahwa ikan sedang ikan sedang berada dalam berada dalam kondiskondisi i stresstress s (Wel(Wells, 2005 ls, 2005 dalam Kuswardandalam Kuswardani,i, 2006).
2006).
Eritrosit (sel darah merah) merupakan sel yang paling banyak jumlahnya. Inti sel eritrosit Eritrosit (sel darah merah) merupakan sel yang paling banyak jumlahnya. Inti sel eritrosit terl
terletak etak sentsentral dengan ral dengan sitopsitoplasma dan lasma dan akan akan terlterlihat jernih ihat jernih kebirkebiruan uan dengan pewarnaan Giemsadengan pewarnaan Giemsa (Chinabut et al., 1991 dalam Mulyani, 2006). Pada ikan teleost, jumlah normal eritrosit adalah (Chinabut et al., 1991 dalam Mulyani, 2006). Pada ikan teleost, jumlah normal eritrosit adalah 1,0
1,05×105×106 6 – – 3,0×3,0×106 106 selsel/mm/mm3 3 (Ro(Roberbert, t, 1978 1978 daldalam am MulMulyanyani, i, 2002006). 6). SepSeperterti i halhalnya nya padapada hematokrit, kadar eritrosit yang rendah menunjukkan terjadinya anemia. Sedangkan kadar tinggi hematokrit, kadar eritrosit yang rendah menunjukkan terjadinya anemia. Sedangkan kadar tinggi me
menannandadakan kan bahbahwa wa ikikan an dadalalam m kekeadadaan aan ststreress ss (W(Wedeedememeyeyer r dadan n YaYasusutatakeke, , 1971977 7 dadalalamm Pur
Purwanwanto, to, 2002006). 6). LeuLeukoskosit it (s(sel el dardarah ah putputih) ih) memmempunypunyai ai benbentuk tuk lonlonjonjong g ataatau u bulbulat, at, tidtidak ak berwa
berwarna, dan rna, dan jumljumlahnya tiap ahnya tiap mm3 darah mm3 darah ikan berkisar 20.000-150ikan berkisar 20.000-150.000 butir, serta .000 butir, serta merupmerupakanakan unit yang aktif dari sistem pertahanan (imun) tubuh. Sel-sel leukosit akan ditranspor secara unit yang aktif dari sistem pertahanan (imun) tubuh. Sel-sel leukosit akan ditranspor secara khusus ke daerah terinfeksi. Leukosit terdiri dari dua macam sel yaitu sel granulosit (terdiri dari khusus ke daerah terinfeksi. Leukosit terdiri dari dua macam sel yaitu sel granulosit (terdiri dari net
netrofrofilil, , euseusinoinofilfil, , dan dan basbasofiofil l dan dan sel sel agragranulanulosiosit) t) dan dan sel sel gragranulnulosiosit t (t(terderdiri iri dardari i lilimfomfositsit,, trombosit, dan monosit) (Purwanto, 2006).
trombosit, dan monosit) (Purwanto, 2006).
Limfosit memiliki peranan dalam respon imunitas dan monosit merupakan sel makrofag Limfosit memiliki peranan dalam respon imunitas dan monosit merupakan sel makrofag yang berperan penting dalam memfagosit mikroorganisme patogen. Sedangkan trombosit sangat yang berperan penting dalam memfagosit mikroorganisme patogen. Sedangkan trombosit sangat berperan dalam proses pembekuan darah dan berfungsi untuk mencegah kehilangan cairan tubuh berperan dalam proses pembekuan darah dan berfungsi untuk mencegah kehilangan cairan tubuh pada kerusakan-kerusakan di permukaan (Nabib dan Pasaribu, 1989
pada kerusakan-kerusakan di permukaan (Nabib dan Pasaribu, 1989 dalamdalam Mulyani, 2006).Mulyani, 2006). Berbeda dengan ketiga sel di atas, netrofil sangat aktif dalam membunuh bakteri dan jumlahnya Berbeda dengan ketiga sel di atas, netrofil sangat aktif dalam membunuh bakteri dan jumlahnya besar dalam nanah (Carboni, 1997
besar dalam nanah (Carboni, 1997 dalamdalam Mulyani, 2006). Sel-sel tersebut bersirkulasi dalamMulyani, 2006). Sel-sel tersebut bersirkulasi dalam darah dan cairan limfa.
darah dan cairan limfa. Darah adalah suatu
Darah adalah suatu fluifluida da (yang dinama(yang dinamakan kan plasmplasma) a) tempatempat t beberapbeberapa a bahan terlarut danbahan terlarut dan tempa
tempat t eriteritrositrosit, , leukosleukosit it dan dan beberabeberapa pa bahan lain bahan lain yang tersuspensyang tersuspensi. i. SisSistem tem peredaperedaran ran darahdarah ter
terdirdiri i dardari i janjantuntung(yg(yang ang mermerupakupakan an puspusat at pempemompompaan aan dardarah)ah), , artarteri eri (pe(pembumbuluh luh dardarah ah dardarii jantung), kapiler (yang menghubungkan arteri dengan vena) dan vena (pembuluh darah yang jantung), kapiler (yang menghubungkan arteri dengan vena) dan vena (pembuluh darah yang
menuju jantung). Sistem peredaran darah pada ikan disebut sistem peredaran darah tunggal. menuju jantung). Sistem peredaran darah pada ikan disebut sistem peredaran darah tunggal. Yang dimaksud dengan peredaran darah tunggal adalah dimana darah hanya satu kali saja Yang dimaksud dengan peredaran darah tunggal adalah dimana darah hanya satu kali saja mel
melewaewati ti janjantuntung. g. DarDarah ah yanyang g terterkumkumpul pul dardari i selseluruuruh h tubtubuh uh masmasuk uk ke ke atratriumium. . PadPada a saasaatt relaksasi, darah mengalir pada sebuah katup kedalam ventrikel yang berdinding tebal. Kontraksi relaksasi, darah mengalir pada sebuah katup kedalam ventrikel yang berdinding tebal. Kontraksi dari ventrikel ini sangat kuat sehingga menyebabkan darah keluar menuju jaringan kapiler insang dari ventrikel ini sangat kuat sehingga menyebabkan darah keluar menuju jaringan kapiler insang lalu dari insang darah mengalir ke jaringan kapiler lain dalam tubuh. Pertukaran zat-zat pun lalu dari insang darah mengalir ke jaringan kapiler lain dalam tubuh. Pertukaran zat-zat pun terjadi pada saat pengaliran darah ini.
terjadi pada saat pengaliran darah ini.
Darah berfungsi mengedarkan suplai makanan kepada sel-sel tubuh, membawa oksigen Darah berfungsi mengedarkan suplai makanan kepada sel-sel tubuh, membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh, membawa hormon dan enzim ke organ yang memerlukan. Pertukaran ke jaringan-jaringan tubuh, membawa hormon dan enzim ke organ yang memerlukan. Pertukaran oks
oksigeigen n terterjadjadi i dardari i air air dendengan gan karkarbondbondiokioksidsida a terterjadjadi i padpada a bagibagian an semsemipeipermermeablable e yaiyaitutu pembuluh darah yang terdapat di daerah insang. Selain itu, di daerah insang terjadi pengeluaran pembuluh darah yang terdapat di daerah insang. Selain itu, di daerah insang terjadi pengeluaran
kotoran yang bernitrogen. kotoran yang bernitrogen.
Melalui sel darah, suatu organisme dapat pula diketahui sampai mana organisme tersebut Melalui sel darah, suatu organisme dapat pula diketahui sampai mana organisme tersebut mengalami pencemaran, baik itu dari
mengalami pencemaran, baik itu dari media hidupnya dimana kualitas air tidak memenuhi media hidupnya dimana kualitas air tidak memenuhi syarat.syarat. Untuk mengetahui lebih lanjut dapat kita lihat dari presentase hematokrit yang terkandung dalam Untuk mengetahui lebih lanjut dapat kita lihat dari presentase hematokrit yang terkandung dalam darah.
darah.
Darah mempunyai suatu komposisi yang terdiri dari dua komponen utama yaitu sel dan Darah mempunyai suatu komposisi yang terdiri dari dua komponen utama yaitu sel dan pl
plasmasma. a. Sel Sel terterdirdiri i ataatas s selsel-se-sel l disdiskrekret t yanyang g memmemililiki iki bentbentuk uk khuskhusus us dan dan funfungsi gsi berberbedabeda,, sed
sedangangkan kan komkomponeponen n dardari i plaplasma sma selselain ain fibfibrinrinogenogen, , jugjuga a terterdapdapat at ionion-io-ion n anoranorganiganik k dandan komponen organik untuk fungsi metabolik. Fungsi dari kedua komponen tersebut kadang-kadang komponen organik untuk fungsi metabolik. Fungsi dari kedua komponen tersebut kadang-kadang terpi
terpisah, sah, kadang-kadang-kadang bergabung. kadang bergabung. ContohContohnya nya penggumpenggumpalan darah palan darah dan dan produkproduksi si antiboantibodi.di. Bahan-bahan untuk menggumpalkan darah berasal dari plasma adalah fibrinogen sedangkan dari Bahan-bahan untuk menggumpalkan darah berasal dari plasma adalah fibrinogen sedangkan dari sel darah putih adalah trombosit. yang mengandung bahan penyusun, diantaranya :
sel darah putih adalah trombosit. yang mengandung bahan penyusun, diantaranya : 1.
1. SeSel-l-sesel (l (butbutirir) d) dararahah
Sel darah merah merupakan bagian darah yang mempunyai bentuk. Sel darah merah merupakan bagian darah yang mempunyai bentuk. Ada 3 macam sel darah :
Ada 3 macam sel darah : Sel darah merah
Sel darah merah (Eritrosit)(Eritrosit) Ika
Ikan n sebsebagaagaimaimana na ververtebtebratrata a lailain, n, memmemiliiliki ki sel sel dardarah ah mermerah ah (er(eritritrosiosit) t) berberintinti i dandan berwarna merah kekuningan dengan bentuk dan ukuran bervariasi antara satu species dengan berwarna merah kekuningan dengan bentuk dan ukuran bervariasi antara satu species dengan
lainnya. lainnya.
Erit
Eritrosit dewasa berbentuk lonjong, kecil rosit dewasa berbentuk lonjong, kecil dan dan berdiaberdiameter 7-36 meter 7-36 mikromikron n tergatergantung padantung pada spesies ikannya. Jumlah eritrosit pada masing-masing species juga berbeda, tergantung aktivitas spesies ikannya. Jumlah eritrosit pada masing-masing species juga berbeda, tergantung aktivitas ika
ikan n tertersebsebut. ut. PadPada a ikaikan n yanyang g memmemiliiliki ki aktaktiviivitas tas titinggi nggi sepseperterti i ikaikan n prepredatdator or blublue e marmarlinlin ( Makaria nigricans ) memiliki hematokrit 43% dan mackerel 52,5%, sedangkan pada ikan ( Makaria nigricans ) memiliki hematokrit 43% dan mackerel 52,5%, sedangkan pada ikan nototheniid ( Pagothenia bermachii ) hanya 21%. Tiap-tiap mm darah berkisar antara 20000 s.d. nototheniid ( Pagothenia bermachii ) hanya 21%. Tiap-tiap mm darah berkisar antara 20000 s.d. 3000000. Pengangkutan oksigen dalam darah bergantung kepada jumlah hemoglobin (pigmen 3000000. Pengangkutan oksigen dalam darah bergantung kepada jumlah hemoglobin (pigmen pernapasan) yang terdapat dalam eritrosit.
pernapasan) yang terdapat dalam eritrosit. Sel darah putih(Leukosit)
Sel darah putih(Leukosit)
Sel darah putih (leukosit) memiliki jumlah antara 20000 s.d. 150000 tiap mm3 darah. Sel darah putih (leukosit) memiliki jumlah antara 20000 s.d. 150000 tiap mm3 darah. Le
Leukukososit it dadapat pat didibebedakdakan an memenjnjadadi i dudua a yayaititu u grgrananululososit it (l(leueukoskosit it yayang ng bebergrgraranulnula) a) dadann agranulosit (leukosit yang tidak bergranula). Berdasarkan penyerapan warna, granulosit terdiri agranulosit (leukosit yang tidak bergranula). Berdasarkan penyerapan warna, granulosit terdiri dari neutrophil, acidophil (eosinophil) dan basophil. Agranulosit yang merupakan komponen dari neutrophil, acidophil (eosinophil) dan basophil. Agranulosit yang merupakan komponen terbesar leukosit terdiri dari limposit, monosit da
terbesar leukosit terdiri dari limposit, monosit dan trombosit.n trombosit. Keping Darah (trombosit)
Keping Darah (trombosit)
Trombosit berperan penting dalam pembekuan darah. Berfungsi mencegah kehilangan Trombosit berperan penting dalam pembekuan darah. Berfungsi mencegah kehilangan cairan tubuhpada kerusakan-kerusakan di permukaan tubuh.
cairan tubuhpada kerusakan-kerusakan di permukaan tubuh. 1.
1. PlPlasasmma a DaDarrahah
Merupakan cairan darah yang umumnya terdiri dari : Merupakan cairan darah yang umumnya terdiri dari :
➢
➢ Air mencakup 91-92%Air mencakup 91-92% ➢
➢ Protein, sekitar 8-9% yang terdiri dari serum albumin, serum globulin dan Protein, sekitar 8-9% yang terdiri dari serum albumin, serum globulin dan fibrinogen.fibrinogen. ➢
➢ Garam anorganik dalam bentuk ion sekitar 0,9% sepertiGaram anorganik dalam bentuk ion sekitar 0,9% seperti
Anion
Anion : Cl-, : Cl-, Co3 2-, Co3 2-, Hco3-, SO4 Hco3-, SO4 2-, PO4-, 2-, PO4-, I- I-Kation
Kation : Na+, : Na+, K+. Ca2+, K+. Ca2+, Mg2+, Fe3+Mg2+, Fe3+ ➢
➢ Substansi organik bukan protein, terdiri dari : Non Substansi organik bukan protein, terdiri dari : Non protein Nitrogen, misalnya lipid,protein Nitrogen, misalnya lipid, karbohidrat, glukosa, garam amonium, urea, asam urat, dll.
karbohidrat, glukosa, garam amonium, urea, asam urat, dll.
➢
➢ Gas terlarut dalam plasma.Gas terlarut dalam plasma. ➢
➢ Berbagai substansi lain seperti hormon, enzim dan Berbagai substansi lain seperti hormon, enzim dan anti toksin. Sel darah ikan memilikianti toksin. Sel darah ikan memiliki
inti yang menonjol dengan jumlah ± 2juta mm3 dan memiliki ukuran yang cukup inti yang menonjol dengan jumlah ± 2juta mm3 dan memiliki ukuran yang cukup konsistenyaitu umumnya sekitar 12 x 3 mikron dan
konsistenyaitu umumnya sekitar 12 x 3 mikron dan memiliki sitoplasma yang kecil.memiliki sitoplasma yang kecil. Menurut strukturnya, sel darah terdiri dari :
Menurut strukturnya, sel darah terdiri dari :
➢
➢ Membran sel yang merupakan dinding sel.Membran sel yang merupakan dinding sel. ➢
➢ Bahan yang menyerupai spong yang Bahan yang menyerupai spong yang disebut stroma.disebut stroma. ➢
Menurut analisi kimia, sel darah merah terdiri dari dua macam senyawa yaitu protein dan Menurut analisi kimia, sel darah merah terdiri dari dua macam senyawa yaitu protein dan lipi
lipid. Bentuk d. Bentuk sel darah merah berubah ketika sel darah merah berubah ketika memasmemasuki kapiler. Sel darah merah uki kapiler. Sel darah merah kaya akankaya akan macam
macam-macam senyawa-se-macam senyawa-senyawa seperti glukosa, nyawa seperti glukosa, enzimenzim, , garamgaram-garam organik, dan -garam organik, dan garam garam--garam anorganik.
garam anorganik.
Darah memiliki fungsi utama yaitu menjaga keseimbangan pH tubuh. Fungsi utama Darah memiliki fungsi utama yaitu menjaga keseimbangan pH tubuh. Fungsi utama sistem sirkulasi darah adalah sebagai media transport zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh juga sistem sirkulasi darah adalah sebagai media transport zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh juga untuk transport panas dari dan ke jaringan tubuh dan untuk mempertahankan diri dari serangan untuk transport panas dari dan ke jaringan tubuh dan untuk mempertahankan diri dari serangan penyakit.
penyakit. 1.
1. SiSirkrkululasasi i DaDararahh
Variable dasar dalam sirkulasi darah Variable dasar dalam sirkulasi darah 1.
1. TeTekakananan n dadararahh
➢
➢ Systoke (kontraksi), ventrikel menghasilkan tekanan dan aliran denyut yang berulang-Systoke (kontraksi), ventrikel menghasilkan tekanan dan aliran denyut yang
berulang-ulang selama kontraksi. ulang selama kontraksi.
➢
➢ Diastroke (relaksasi), periode relaksasi dan pengisian kembali sinus-venosis dan atrium.Diastroke (relaksasi), periode relaksasi dan pengisian kembali sinus-venosis dan atrium.
a.
a. AAlliirraan dn daarraahh
b.
b. Frekuensi Cor (heart rate) : jumlah denyut per menit.Frekuensi Cor (heart rate) : jumlah denyut per menit.
c.
c. Stroke volume : jumlah darah yStroke volume : jumlah darah yang dipompa keluar dari ventrikel ang dipompa keluar dari ventrikel per denyut.per denyut. d.
d. Volume Volume total total darah (darah (volumvolume cor)e cor), yang , yang tidak tidak tetaptetap, terg, tergantung :antung :
➢
➢ Respon pengembalian venaRespon pengembalian vena ➢
➢ Sistem syraf simpatik Sistem syraf simpatik ➢
➢ AdrenalinAdrenalin ➢
➢ AsetilkolinAsetilkolin
Volume darah dipengaruhi : Volume darah dipengaruhi :
1.
1. EvolusEvolusi yang teri yang terus-meus-menerus, minerus, misalnysalnya ikan primia ikan primitif memtif mempunyai volpunyai volume darah lebume darah lebihih sedikit dari ikan sekarang.
sedikit dari ikan sekarang. 2.
2. Ikan yanIkan yang lebih aktg lebih aktif mempif mempunyai volunyai volume daraume darah lebih banh lebih banyak dariyak daripada ikan nopada ikan non-aktn-aktif if (sedentary).
(sedentary).
Fungsi sirkulasi yang paling pnting selama aktifitas adalah pengangkutan oksigen, karena Fungsi sirkulasi yang paling pnting selama aktifitas adalah pengangkutan oksigen, karena meningkatnya aktifitas otot tanpa diimbangi dengan meningkatnya
meningkatnya aktifitas otot tanpa diimbangi dengan meningkatnya ketersediaan oksigenketersediaan oksigen sehingga menghabiskan sistem energi anaerobik dan
sehingga menghabiskan sistem energi anaerobik dan akhirnya menjadi lelah (fatique).akhirnya menjadi lelah (fatique). Ikan yang mempunyai jumlah otot merah
Ikan yang mempunyai jumlah otot merah (anaerobik) banyak, biasanya lebih aktif dan(anaerobik) banyak, biasanya lebih aktif dan mempunyai curah cor yang lebih banyak.
mempunyai curah cor yang lebih banyak.
Dasar dari respons sistem sirkulasi terhadap meningkatnya kecepatan aktifitas adalah : Dasar dari respons sistem sirkulasi terhadap meningkatnya kecepatan aktifitas adalah :
➢
➢
➢ Terdapat jumlah peningkatan dan mekanisme yang digunakan, bervariasi dengan caraTerdapat jumlah peningkatan dan mekanisme yang digunakan, bervariasi dengan cara hidup ikan dan spesies ikan.
hidup ikan dan spesies ikan. 1.
1. HHeemmaattookrkriitt
Hematokrit menunjukkan persen sel darah merah dari sejumlah darah. Bila dikatakan Hematokrit menunjukkan persen sel darah merah dari sejumlah darah. Bila dikatakan hematokrit 40 (40%) berarti darah terdiri dari 40% sel darah merah dan 60% plasma dan sel hematokrit 40 (40%) berarti darah terdiri dari 40% sel darah merah dan 60% plasma dan sel darah putih. Nilai normal hematokrit tergantung pada jenis kelamin.
darah putih. Nilai normal hematokrit tergantung pada jenis kelamin. Ada 3 metode untuk menentukan nilai hematokrit, yaitu :
Ada 3 metode untuk menentukan nilai hematokrit, yaitu : 1.
1. Darah diDarah dimasukmasukkan ke dalam tkan ke dalam tabung Wiabung Winsrobe ynsrobe yang mempang mempunyai sunyai skala, kemkala, kemudian diudian diputar putar dengan kecepatan 3000 putaran per menit selama setengah jam (sebelum dimasukkan ke dengan kecepatan 3000 putaran per menit selama setengah jam (sebelum dimasukkan ke dalam tabung darah diberi antikoagulan terlebih dahulu.
dalam tabung darah diberi antikoagulan terlebih dahulu. 2.
2. MikroMikrohemathematokrit, paokrit, pada metodda metode ini digue ini digunakan tabnakan tabung kapilung kapiler khusuer khusus, alat pems, alat pemutar danutar dan papan skala untuk menentukan % volume sel darah merah. Kecepatan pemutaran adalah papan skala untuk menentukan % volume sel darah merah. Kecepatan pemutaran adalah
11000rpm selama 4 menit. 11000rpm selama 4 menit. 3.
3. HematHematokrit dapokrit dapat dilaat dilakukan secakukan secara elekra elektronitronik. Pada metk. Pada metode ini menode ini menggunakaggunakan alat daran alat darahh yang mampu meneruskan aliran, sedangkan sel darah merah bersifat menghambat aliran yang mampu meneruskan aliran, sedangkan sel darah merah bersifat menghambat aliran listrik darah yang telah dicampurdengan antikoagulan dihisap pada tabung khusus dan listrik darah yang telah dicampurdengan antikoagulan dihisap pada tabung khusus dan diselipkan pada alat baca. Dengan hanya menekan tombol, nilai hematokrit dapat dibaca diselipkan pada alat baca. Dengan hanya menekan tombol, nilai hematokrit dapat dibaca pada galvanometer.
pada galvanometer.
1.2 Tujuan Percobaan 1.2 Tujuan Percobaan
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui nilai hematokrit Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui nilai hematokrit pada ikan mas
pada ikan mas (Cyprinus carpio).(Cyprinus carpio).
BAB II BAB II
ALAT, BAHAN DAN PROSEDUR KERJA ALAT, BAHAN DAN PROSEDUR KERJA
2.1 Alat dan Bahan : 2.1 Alat dan Bahan :
Alat : Alat :
✔
✔ Centrifuge hematokritCentrifuge hematokrit ✔
✔ Disecting kitDisecting kit ✔
✔ Penjepit arteri gunting bergerigiPenjepit arteri gunting bergerigi ✔
✔ Pipa kapiler heparinezPipa kapiler heparinez ✔
✔ Jarum besar Jarum besar ✔
✔ TimbanganTimbangan ✔
✔ Wax (malam mainan anak-anak)Wax (malam mainan anak-anak) ✔
✔ Hematokrit Reading ChartHematokrit Reading Chart ✔
✔ Pisau bedahPisau bedah
Bahan : Bahan :
✔
✔ Ikan MasIkan Mas
2.2 Prosedur Kerja 2.2 Prosedur Kerja
Dalam percobaan kali ini kita akan menentukan nilai hematikrit pada Dalam percobaan kali ini kita akan menentukan nilai hematikrit pada ikan mas
➢
➢ Pertama kita menimbang berat ikan Mas yang akan digunakan dalam praktikum ini laluPertama kita menimbang berat ikan Mas yang akan digunakan dalam praktikum ini lalu kita catat hasilnya.
kita catat hasilnya. ➢
➢ Setelah itu kita akan membuat ikan tidak sadar dengan cara merusak otak bagian depanSetelah itu kita akan membuat ikan tidak sadar dengan cara merusak otak bagian depan menggunakan jarum yang cukup besar (disecting kit) dengan cara menusuk lewat tengah menggunakan jarum yang cukup besar (disecting kit) dengan cara menusuk lewat tengah hidung bagian kepala atas secara horizontal.
hidung bagian kepala atas secara horizontal. ➢
➢ Lalu kita bedah tubuh ikan disekitar operculum sampai terlihat jantungnya.Lalu kita bedah tubuh ikan disekitar operculum sampai terlihat jantungnya. ➢
➢ Setelah kita bedah lalu jepit Aorta ventralis dengan Setelah kita bedah lalu jepit Aorta ventralis dengan penjepit arteri, biarkan selama 2-3penjepit arteri, biarkan selama 2-3 menit hingga berwarna merah karena
menit hingga berwarna merah karena sinus venasus telah terisi darah.sinus venasus telah terisi darah. ➢
➢ lepaskan penjepit arteri, lalu menampung darah yang keluar dari sinus venasus denganlepaskan penjepit arteri, lalu menampung darah yang keluar dari sinus venasus dengan pipa kapiler sampai ¾ pipa terisi, usahakan jangan sampai ada gelembung gas pada pipa pipa kapiler sampai ¾ pipa terisi, usahakan jangan sampai ada gelembung gas pada pipa
kapiler. kapiler. ➢
➢ Lalu homogenkan darah dengan cara menggoyangkan pipa kapiler ke kiri dan ke kananLalu homogenkan darah dengan cara menggoyangkan pipa kapiler ke kiri dan ke kanan secara horizontal sambil diputar-putar.
secara horizontal sambil diputar-putar. ➢
➢ Menutup salah satu bagian pipa kapiler dengan wax (malam).Menutup salah satu bagian pipa kapiler dengan wax (malam). ➢
➢ Memasukkan kedalam centrifuge dengan seimbang sekitar 4 - 5 menit.Memasukkan kedalam centrifuge dengan seimbang sekitar 4 - 5 menit. ➢
➢ Setelah itu sesuaikan dengan diagram hematokrit reading Setelah itu sesuaikan dengan diagram hematokrit reading chart lalu catat hasilnya.chart lalu catat hasilnya.
BAB III BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil Pengamatan
Untuk mengetahui nilai hematokrit dalam percobaan ini digunakan dengan menggunakan Untuk mengetahui nilai hematokrit dalam percobaan ini digunakan dengan menggunakan Sentrifugasi Hematokrit, yang kemudian hasil dari sentrifugasi tersebut dibandingkan dengan Sentrifugasi Hematokrit, yang kemudian hasil dari sentrifugasi tersebut dibandingkan dengan nilai pada diagram Hematokrit Reading Chart.
nilai pada diagram Hematokrit Reading Chart. Pengamatan nilai hematokrit pada ikan mas
Pengamatan nilai hematokrit pada ikan mas (Cyprinus carpio)(Cyprinus carpio) ::
BOBOT BOBOT ( gram ) ( gram ) HEMATOKRIT HEMATOKRIT ( %) ( %) 81 55 81 55 3.2Pembahasan 3.2Pembahasan
Dari hasil pengamatan yang
Dari hasil pengamatan yang kami lakukan kami lakukan didapadidapatkan hasil, yaitu tkan hasil, yaitu perspersentase hematokrentase hematokritit yang menunju
yang menunjukan nilai persentaskan nilai persentase sel e sel darah merah yang kami darah merah yang kami lakukalakukan n pada 2 pada 2 buah pipa kapiler buah pipa kapiler pada ikan Mas
pada ikan Mas (Cyprinus carpio),(Cyprinus carpio),, didapatkan rata-rata , didapatkan rata-rata nilai hematokritnya nilai hematokritnya 55% 55% dari berat tubuhdari berat tubuh ikan 81
ikan 81 gram. Hal ini berarti darahnygram. Hal ini berarti darahnya a terditerdiri dari 55% ri dari 55% sel darah merah dan sel darah merah dan 45% terdir45% terdiri darii dari plasma. Pada percobaan yang kami lakukan terhadap sel darah dari ikan Mas
plasma. Pada percobaan yang kami lakukan terhadap sel darah dari ikan Mas (Cyprinus carpio),(Cyprinus carpio), hal tersebut menunjukan laju metabolisme mempengaruhi nilai hematokrit dari suatu individu hal tersebut menunjukan laju metabolisme mempengaruhi nilai hematokrit dari suatu individu den
dengan gan carcara a hidhidup up ikaikan, n, jenjenis is kelkelamiamin n ikaikan n dan dan spespesiesies s ikaikan n tertersebsebut. ut. KesKesalaalahan han jugjuga a tidtidak ak men
menutuutupi pi kemkemungkungkinainan n baibaik k dardari i alaalat t maumaupun pun prapraktiktikan kan daldalam am melmelakukakukan an pengpengamaamatan tan iniini seperti belum homogennya darah pada pipa kapiler karena kurangnya atau tidak kita goyang seperti belum homogennya darah pada pipa kapiler karena kurangnya atau tidak kita goyang -goyangkan pipa kapiler ke kiri dan ke kanan secara horizontal sambil diputar-putar Keterbatasan goyangkan pipa kapiler ke kiri dan ke kanan secara horizontal sambil diputar-putar Keterbatasan dari sentrifugasi dengan menggunakan Sentrifugasi Mikro Hematokrit, baik itu karena kesalahan dari sentrifugasi dengan menggunakan Sentrifugasi Mikro Hematokrit, baik itu karena kesalahan manusia ataupun karena keterbatasan alat lalu tidak sempurnanya penutupan ujung pipa kapiler manusia ataupun karena keterbatasan alat lalu tidak sempurnanya penutupan ujung pipa kapiler dengan malam/wax sehingga terjadi hilangnya
BAB IV BAB IV KESIMPULAN KESIMPULAN
Dalam praktikum penentuan nilai hematokrit pada ikan mas
Dalam praktikum penentuan nilai hematokrit pada ikan mas (Cyprinus(Cyprinus carpio)
carpio) ini dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut :ini dapat kita tarik kesimpulan sebagai berikut :
•
• Darah terdiri dari dua kelompok besar Darah terdiri dari dua kelompok besar yaitu sel darah dan plasma, sel terdiri atas sel-selyaitu sel darah dan plasma, sel terdiri atas sel-sel
diskret yang memiliki bentuk khusus dan fungsi b
diskret yang memiliki bentuk khusus dan fungsi berbeda secara umum sistem peredaranerbeda secara umum sistem peredaran darah pada semua vertebrata adalah sama, meskipun perbedaan-perbedaan mendetail darah pada semua vertebrata adalah sama, meskipun perbedaan-perbedaan mendetail tetap ada di antara setiap k
tetap ada di antara setiap kelompok hewan. Hal tersebut tergantung elompok hewan. Hal tersebut tergantung anatomi, fisiologi,anatomi, fisiologi, dan kondisi lingkungan.
dan kondisi lingkungan.
•
• Untuk mengetahui jumlah sel darah merah dalam darah dapat dilihat dari nilaiUntuk mengetahui jumlah sel darah merah dalam darah dapat dilihat dari nilai
hematokritnya dengan melakukan penentuan nilai hematokritnya; hematokritnya dengan melakukan penentuan nilai hematokritnya;
•
• Ada hubungan dan korelasi yang sangat kuat antara hematokrit dan jumlah hemoglobinAda hubungan dan korelasi yang sangat kuat antara hematokrit dan jumlah hemoglobin
darah, semakin rendah jumlah sel-sel darah merah maka semakin rendah pula kandungan darah, semakin rendah jumlah sel-sel darah merah maka semakin rendah pula kandungan hemolobin darah.
•
• Nilai hematokrit ini berhubungan dengan laju metabolisme, cara hidup ikan, jenis Nilai hematokrit ini berhubungan dengan laju metabolisme, cara hidup ikan, jenis
kelamin ikan dan spesies ikan tersebut, kelamin ikan dan spesies ikan tersebut,
•
• Semakin tinggi nilai hematokrit pada suatu ikan Semakin tinggi nilai hematokrit pada suatu ikan maka semakin tinggi pula jumlah selmaka semakin tinggi pula jumlah sel
darah merahnya; darah merahnya; DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA http://maswira.wordpress.com/2008/09/17/darah-ikan-2/ http://maswira.wordpress.com/2008/09/17/darah-ikan-2/ (diakses pada tanggal
(diakses pada tanggal 4 Desember 2009)4 Desember 2009) http://nyetnyetanyet
http://nyetnyetanyet.wordpress.com/2009.wordpress.com/2009/10/24/laporan-hematr/10/24/laporan-hematrokit-fha/okit-fha/ (diakses pada tanggal