SIFAT KIMIA DAN EKSTRAKSI KEMASAN PLASTIK
SIFAT KIMIA DAN EKSTRAKSI KEMASAN PLASTIK
TUJUAN PERCOBAAN TUJUAN PERCOBAAN
Mahasiswa dapat mengenal sifat-sifat bahan kimia masing-masing pengemas. Mahasiswa dapat mengenal sifat-sifat bahan kimia masing-masing pengemas.
PERALATAN DAN BAHAN PERALATAN DAN BAHAN
Peralatan yang digunakan yaitu rak dan tabung reaksi. Peralatan yang digunakan yaitu rak dan tabung reaksi.
Bahan yang digunakan yaitu PVC, HDPE, DPE, Cell!phan, "a#H $%&, arutan sabun Bahan yang digunakan yaitu PVC, HDPE, DPE, Cell!phan, "a#H $%&, arutan sabun $&, asam sitrat,
$&, asam sitrat, H'#' dan (lk!h!H'#' dan (lk!h!l.l.
DASAR TEORI DASAR TEORI
Bahan pengemas yang baik adalah yang dapat melindungi pr!duk dari k!ntaminasi Bahan pengemas yang baik adalah yang dapat melindungi pr!duk dari k!ntaminasi ke
kerurusaksakan an memekakaninis s dadan n kekerurusaksakan an fifisiksik. . )e)elailain n ititu, u, kekemamasasan n haharurus s amaman an dadan n titidadak k men*emari pr!duk yang dikemasnya.
men*emari pr!duk yang dikemasnya.
+emasan plastik tersusun dari bahan kimia alami maupun sintesis yang mempunyai +emasan plastik tersusun dari bahan kimia alami maupun sintesis yang mempunyai sif
sifat at kimkimia ia dadan n kekelalarutrutan an teterharhadadap p pepelarlarut ut yayang ng beberbrbededa a tetergrganantutung ng papada da babahahann penyusunnya.
penyusunnya. +emasan +emasan yang yang dapat dapat dilarutkan dilarutkan !leh !leh pr!duk pr!duk yang yang dikemas dikemas tentunya tentunya dapatdapat men*em
men*emari pr!duk tersebut. )elain itu, ari pr!duk tersebut. )elain itu, apabilapabila a kemasakemasan n dapat larut tidak dapat larut tidak tahan terhadaptahan terhadap pr!duknya
pr!duknya maka maka fungsi fungsi pengemas pengemas sebagai sebagai pelindung pelindung pr!duk pr!duk menadi menadi berkurang. berkurang. #leh#leh kar
karena ena pempemilihilihan an penpengemgemasan asan plaplastik stik harharus us disdisesuesuaikaikan an dendengan gan pr!pr!duk duk yanyang g akaakann dikemasnya.
LANGKAH KERJA
$. Menggunting masing-masing bahan pengemas fle/ible, sebanyak 0 buah dan masing-masing berukuran $/1*m.
'. Menimbang masing-masing dan memasukkan ke test tube.
2. Menuang masing-masing pelarut ke tes tube samapi bahan terendam, kemudian membiarkan selama '3 am.
Bahan yang terendam diangkat kemudia men*u*i dengan air bagi bahan direndam "a#H, larutan sabun dan asam sitrat. )edangkan bagi minyak g!reng setelah bahan dibersihkan dengan kertas, harus di*elupkan alk!h!l untuk menghilangkan sisa-sisanya dan mengakhiri semua bahan pengemasan, kemudian dibiarkan dan harus ditimbang kembali.
Disusun Oleh :
Kelomo! I
N"m" : #$ Ahm"%"n &usu' A(l"n )*+#,,*-*#*./0 /$ Del" Re1in" P2"3i4i )*+#,,*-*#*.,0 ,$ De5i"n" A%i36" Pu32i )*+#,,*-*#*.-0 -$ Di"h Push"s"2i )*+#,,*-*#*..0 .$ Di"n Fe72i"n3i P )*+#,,*-*#*.+0 +$ Dim"s A1un1 Bu%i S )*+#,,*-*#*.80 8$ In%i32i F"il"s"'" )*+#,,*-*#*.90 Kel"s : - KF
DATA PENGAMATAN
Sampel Ket. NaOH 10% Sabun 1%
HDPE Wo 0,6639 gr 0,688 gr W1 0,008 gr 0,669! gr Peruba"an #at 0,0369 gr 0,019$ gr % Peruba"an !,!6% $,9% P& Wo 0,061 gr 0,0$3 gr W1 0,0! gr 0,0$' gr Peruba"an #at 0,000' gr 0,0001 gr % Peruba"an 0,!3% 0,1'%
ANALISA PERCOBAAN
Pada praktikum ini, dilakukan penguian sifat kimia dan ekstraksi bahan pengemas. 4uuan dari praktikum ini adalah dapat mengenali sifat kimia masing-masing bahan pengemas. Bahan pengemas yang diui yaitu berbagai enis plastik yang di*elupkan di berbagai enis larutan.
Plastik merupakan bahan pengemas yang sangat p!pular dikalangan industri pangan saat ini. Plastik pada umumnya terdiri dari p!limer karb!n, karb!n dengan !ksigen, nitr!gen, kl!rin, atau belerang di bagian dari rantai di alur utama yang menghubungkan unit m!n!mer menadi kesatuan. Herudiyant!,M.). '%%5.
)ifat plastik adalah kuat, ringan, tidak berkarat, bersifat term!plastis direkatkan melalui panas, dapat diberi label atau *etakan dengan berbagai kreasi, mudah diubah bentuknya, dan dapat digunakan dalam bentuk tunggal k!mp!sit atau multilapis dengan hampir semua enis bahan lain seperti kart!n, kertas, plastik dan lainnya yang disebut sebagai pr!ses laminasi. Herudiyant!,M.). '%%5.
)ampel plastik yang digunakan adalah PVC dan HDPE. Masing-masing enis plastik ini terbuata dari p!limer yang berbeda-beda. +ita perlu untuk mengui kereaktifan enis plastik pada bahan kimia. Bahan kimia yang digunakan adalah H'#', "a#H, asam sitrat,
air sabun, dan minyak g!reng.
Pertama-pertama preparasi bahan pengemas terlebih dahulu, bahan pengemas dip!t!ng dengan ukuran $/1*m, sebanyak 0 buah pada masing-masing kel!mp!k. )etelah dip!t!ng sesuai ketentuan, berbagai sampel tersebut ditimbang berat awal sebelum perlakuan, setelah itu *atat, dan masukan ke dalam larutan seperti H'#', "a#H, (sam
sitrat, (ir sabun, dan minyak g!reng. +emudian bahan pengemas ditunggu selama '3 am, setelah itu timbang masa bahan pengemas. )ebelum dilakukan penimbangan dilakukan pen*u*ian. 6ntuk pen*elupan pada minyak g!reng dan H'#', bahan diangkat dari tempat
pen*elupan kemudian di*u*i dengan alk!h!l karena minyak merupakan pelarut n!n p!lar, !leh karena itu untuk membersihkan sisa-sisa minyak harus menggunakan alk!h!l yang dapat mengemulsi minyak karena uga bersifat n!n p!lar. )edangkan yang lain, *ukup di*u*i dengan air biasa karena plastik yang direndam dengan $ & sabun dan $%& asam sitrat harus di*u*i terlebih dahulu dengan air. )abun merupakan bahan pelarut yang bersifat p!lar dan n!n p!lar sedangkan asam sitrat merupakan pelarut !rganik yang bersifat p!lar, !leh karena itu untuk men*u*i plastik yang direndam dengan kedua pelarut
Berdasarkan hasil pengamatan, dapat terlihat bahwa teradi perubahan berat sampel sebelum dan sesudah dilakukan perendaman. Beberapa sampel beratnya bertambah dan yang lainnya beratnya berkurang. 4eradinya perubahan berat tersebut karena adanya reaksi yang teradi antara plastik dengan pelarut. 7ika beratnya bertambah berarti plastik tersebut menyerap larutan sedangkan ika beratnya berkurang berarti plastik terserap !leh larutan sedangkan apabila plastik tersebut beratnya k!nstan, maka dapat dikatakan plastik tersebut tidak bereaksi dengan pelarut tersebut.
HDPE
HDPE High Density P!lyethilen dapat digunakan untuk suhu tinggi sampai $'%
%C, kurang transparan, dan dapat dibuat kantung plasti*. )ering digunakan sebagai
kemasan kaku wadah, uga berbagai tutup wadah. )elain itu ketahanan HDPE terhadap bahan8bahan kimia dapat dibedakan, yaitu 9
- terhadap lemak dan minyak 9 sangat baik - terhadap basa 9 sangat baik
- terhadap asam 9 sangat baik, namun pada asam sitrat pekat HDPE tidak tahan.
Berdasarkan te!ri, HDPE sangat baik terhadap asam dan basa. Plastik HDPE pada hasil pengamatan, plastik HDPE menyerap pada larutan asam sirat $%&, "a#H $%&, larutan sabun $%&, H'#' dan paling banyak menyerap larutan pada sampel larutan "a#H
$%& dan berat yang mengalami penurunan pada larutan minyak g!reng yang menunukkan bahwa plastik tersebut dapat larut dalam larutan minyak g!reng. Pada bahan pengemas terlihat uga bahwa HDPE rentan pada H'#'. Hal ini disebabkan karena sifat kimia dari
HDPE yang tahan terhadap air namun elek terhadap !ksigen. #leh karena itu, HDPE sering dipakai sebagai penutup wadah karena memepunyai kerapatan yang tinggi dan memberikan perlindungan yang baik terhadap air.
P<C
PVC P!ly:inyl *hl!ride merupakan plastik tipis yang bersifat fleksibel. )elain itu PVC memiliki sifat 9
- permeabilitas terhadap gas dan air rendah - tahan minyak dan lemak
Menurut Bu*kle, $;50, PVC memiliki ketahanan terhadap bahan-bahan kimia yang berbeda, yaitu 9
- terhadap lemak dan minyak 9 sedang sampai baik - terhadap asam 9 baik
- terhadap basa 9 baik
Berdasarkan hasil pengamatan plastik PVC dapat menyerap larutan pada larutan asam sirat $%&, "a#H $%&, H'#'dan minyak g!reng sedangkan pada larutan sabun $%&,
plastik PP dapat larut pada larutan tersebut. Plastik PVC tidak *!*!k digunakan untuk bahan pangan yang bersifat asam, berminyak dan pelarut !rganik. PVC mengandung
DEH( di-'-etil-heksil-adipat yang dapat bereaksi pada bahan pangan karena DEH( melumer pada suhu -$0%C sehingga dibatasi penggunaannya pada bahan pangan. <alaupun
PVC kurang tahan terhadap asam peng!ksida, namun bukan menunukkan tidak tahan terhadap asam asetat. <alaupun tahan terhadap minyak dan lemak, namun penggunaan PVC pada bahan-bahan yang mengandung minyak dibatasi, hal ini dikarenakan minayk dapat melarutkan k!mp!nen-k!mp!nen plastik sehingga menadi t!ksik.
Menurut literatur apabila teradi perubahan warna atau kekeruhan. Hal ini membuktikan bahwa larutan dapat mengubah bentuk struktur dari plastik, dilihat dari bentuk m!lekul plastik yang ber*abang atau linier.
$ Pada asam sitrat $%&, H'#' $%&, "a#H $%& dan sabun $& plastik HDPE menyerap
pelarut tersebut. Pada pelarut minyak g!reng, plastik terlarut dalam pelarut tersebut, sehingga beratnya berkurang.
' Pada asam sitrat $%&, H'#' $%&, minyak g!reng dan "a#H $%&, plastik PVC
menyerap pada pelarut tersebut.
2 )emakin lama waktu k!ntak antara makanan tersebut dan kemasan plastik, umlah m!n!mer yang bermigrasi dapat makin tinggi umlahnya.
DAFTAR PUSTAKA
Bu*kle, +.(.$;5=. >lmu Pangan. Peneremah 9 Har i Purn!m! dan (di!n!. 6> Press, 7akarta.
"urminah, Mimi. '%%'. Penelitian )ifat Berbagai Bahan +emasan Plastik dan +ertas )erta Pengaruhnya 4erhadap Bahan yang Dikemas. 7urusan 4ekn!l!gi Pertanian, ?aperta 6)6.
@iAal )yarief, )assya )antausa, )t. >syana B. $;55. 4ekn!l!gi Pengemasan Pangan. ab!rat!rium @ekayasa Pr!ses pangan P(6 >PB, B!g!r.