• Tidak ada hasil yang ditemukan

WAKE UP MORNING DAILY TRUST 24 Oktober 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "WAKE UP MORNING DAILY TRUST 24 Oktober 2013"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

1

www.trust.co.id

Indikator Pasar

Ulasan Pasar

Pergerakan IHSG

Market News Highlight

Source: BI, IDX, Bloomberg, Reuters, Chartnexus, TrustOnline

IHSG menguat di tengah pelemahan bursa saham Asia...

Meski laju bursa saham Asia berada di zona merah namun, IHSG tampaknya lebih memperhatikan laju bursa

saham AS dan Eropa sebelumnya yang ditutup positif. Laju IHSG terus bergerak naik didukung dengan

terapresiasinya nilai tukar Rupiah dan kembalinya asing melakukan nett buy. Pelaku pasar pun tampak

antusias dan memanfaatkan saham-saham yang melemah sehari sebelumnya untuk kembali masuk. Hampir

mayoritas saham-saham mengalami kenaikan sehingga menopang kenaikan indeks sektoral. Sepanjang

perdagangan, IHSG menyentuh level 4609,11 (level tertingginya) di pertengahn sesi 2 dan menyentuh level

4530,14 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4546,50. Volume perdagangan dan nilai total

transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan

transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Estimasi Pergerakan IHSG

Pada perdagangan Kamis (24/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4500-4520 dan resistance

4577-4615. Berpola menyerupai shooting star dekati upper bollinger bands (UBB). MACD kembali naik

dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba kembali melanjutkan

kenaikan. Kenaikan IHSG ditopang volume dan nilai perdagangan serta tidak adanya gap yang terbentuk.

Meski memiliki potensi kenaikan namun, terkadang adanya aksi profit taking dapat menghambat kenaikan

tersebut. Diharapkan tren kenaikan jangka pendek IHSG tidak terpatahkan. Tetap mewaspadai potensi

pembalikan arah.

• Laju nilai tukar Rupiah masih dalam tren kenaikannya setelah pelaku pasar merespon rilis pertumbuhan

nonfarm payrolls AS yang di bawah estimasi sehingga memberikan petunjuk adanya perlambatan dan

penurunan unemployment rate AS yang dirasa kurang signifikan. Adanya sentimen tersebut menimbulkan

penilaian bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan stimulusnya. Rupiah berada di bawah target

resisten Rp11332. Rp11332-11241 (kurs tengah BI).

• Laju bursa saham Asia berbalik melemah meski bursa saham AS ditutup menguat sebelumnya.

Pelemahan terjadi setelah beredar pemberitaan kenaikan rate pasar uang China. Kenaikan rate tersebut

terjadi seiring langkah bank sentral China yang menolak melakukan injeksi pendanaan kepada sistem

keuangan China. Di sisi lain, dengan kenaikan rate tersebut membuat penilaian terhadap perekonomian

China akan melambat sehingga direspon negatif pelaku pasar. Penurunan harga sejumlah komoditas turut

memberikan sentimen negatif.

• Pelemahan tidak hanya terjadi di bursa saham Asia, bursa saham Eropa pun berbalik mendekam di zona

merah setelah rilis beberapa kinerja emiten a.l Orange SA. dan STMicroelectronics NV. dilaporkan di

bawah estimasi. Rilis tersebut membuat persepsi akan melemahnya kinerja emiten-emiten lainnya.

Sentimen negatif juga datang dari meningkatnya defisit perdagangan Spanyol. Adanya perubahan aturan

perbankan Eropa dari ECB untuk menaikkan capital ratio menjadi 8%, kenaikan business confidence

Perancis, dan kenaikan tipis consumer confidence zona Euro tidak banyak direspon positif.

Pasca mengalami reli beberapa hari sebelumnya, laju bursa saham AS kembali melemah. Rilis kinerja

emiten mulai menjadi fokus pelaku pasar dimana sebelumnya sentimen banyak didominasi perkembangan

kesepakatan anggaran AS. Rilis kinerja dari beberapa emiten a.l Caterpillar Inc., Broadcom Corp., yang di

bawah estimasi dan meningkatnya volatility index (VIX) memberikan sentimen negatif. Dari 169 emiten

yang berada dalam indeks S&P500 yang telah melaporkan kinerjanya, 76% melampaui estimasi profit dan

54%-nya melampaui estimasi pendapatan.

(2)

2

www.trust.co.id

Diterpa Isu Go private, UNVR Kena Autoreject

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terkena autoreject alias penghentian perdagangan

otomatis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga sahamnya bergerak melebihi batas yang telah

ditentukan. Pada pukul 15.00 WIB kemarin, menyentuh harga tertinggi Rp 37.350 per saham,

harganya naik 20% dari harga pembukaan. Seperti diketahui, dalam aturan perdagangan BEI,

untuk harga saham di bawah Rp 200, maka perdagangan sahamnya akan dihentikan jika naik

atau turun sebesar 35%. Untuk saham yang ada di kisaran harga Rp 200 hingga Rp 5.000 per

saham sebesar 25%, dan di atas Rp 5.000 sebesar 20%. Sedangkan, untuk saham IPO,

ketentuannya berbeda, yaitu naik dua kali dari ketentuan normal. Kenaikan harga ini akibat

tertiup isu rencana go private UNVR. Isu yang beredar, UNVR akan melakukan delisting dari

papan pencatatan BEI. Namun, hal itu dibantah UNVR. UNVR masih tetap akan menjadi

penghuni BEI. Namun, pada penutupan perdagangan, saham UNVR ditutup di harga Rp 31.700

per saham. Diperkirakan rentang support 27050-29350 dan resistance 35700-40000. Shooting

star menuju area upper bollinger band. RSI, William's %R, dan Stochastic’s membentuk pola

downreversal menuju area oversold.

EXCL Hemat Belanja Modal

PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengharapkan bisa mendapatkan penghematan belanja modal mulai

Q4-13 seiring dioptimalkannya blok ketiga frekuensi 3G. EXCL setidaknya menargetkan

penghematan capex lebih dari 500 miliar rupiah. Pada awal tahun 2013 EXCL menyiapkan

belanja modal sekitar 8 triliun rupiah untuk membangun sekitar 8 hingga 9 ribu BTS yang 60 %

di antaranya Node B untuk layanan 3G. Untuk mendapatkan tambahan blok ketiga di frekuensi

3G EXCL mengeluarkan dana sekitar 544 miliar rupiah untuk regulatory fee. Sementara itu, blok

ketiga akan dimanfaatkan jika jaringan mulai congest (padat) dengan alokasi dana khusus

pengembangan blok ketiga sekitar 9 miliar hingga 14,7 miliar rupiah tahun ini. Sekadar

diketahui, EXCL di frekuensi 3G menempati blok 8-9-10. Diperkirakan rentang support

4600-4650 dan resistance 4700-4775. Tweezers bottom diatas area middle bollinger band. RSI,

William's %R, dan Stochastic’s membentuk pola sideways pada area overbought.

Per September, Laba

BJB

R

Tumbuh 15,9%

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk. (BJBR) membukukan laba bersih

senilai Rp1,1 triliun hingga posisi Q3-13, tumbuh 15,9% dari periode Q3-12. Pertumbuhan kredit

yang tercatat sebesar 34,4%, melampaui rata-rata pertumbuhan industri sebanyak 22,9%

menjadi penggerak utama pencapaian laba BJBR. BJBR mencatat penyaluran kredit sebesar

Rp44,1 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp56,6 triliun.

Dengan pertumbuhan tersebut, aset BJB sampai dengan akhir Q3-13 mencapai Rp75,9 triliun

atau tumbuh 12% dari periode Q3-12. Diperkirakan rentang support 910-920 dan resistance

940-960. Gravestone doji menuju area upper bollinger band. RSI, William's %R, dan

Stochastic’s membentuk pola downreversal menuju area oversold.

BBRI Cetak Laba Rp15,2 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mencatat perolehan laba bersih setelah pajak Q3-13 sebesar

Rp15,2 triliun, naik sebesar 17,07%. Pencapaian ini didukung oleh pendapatan bunga bersih

sebesar Rp30,30 triliun, naik sebesar 16,6%. Peningkatan NII tersebut juga tampak dari NIM

BBRI sebesar 8,25%, meningkat dari NIM di Q3-13 sebesar 8,08%. Capaian tersebut

bersumber dari keberhasilan BBRI dalam pengelolaan aktiva produktif, yang menghasilkan

peningkatan pendapatan bunga dan pengelolaan liabilitas, agar biaya dana tetap terjaga. Kredit

BBRI juga meningkat 29,96%, dengan tetap menjaga NPL yang rendah yaitu 0,43% nett. Kredit

mikro BBRI tumbuh sebesar 26,86%, meningkat dari Rp101,1 triliun menjadi sebesar Rp128,22

triliun. Pertumbuhan kredit mikro BBRI tersebut tidak hanya menghasilkan peningkatan

outstanding pinjaman, tetapi juga menghasilkan peningkatan jumlah debitur. Pertumbuhan

penyaluran kredit mikro yang tinggi diikuti dengan kualitas kreditnya (NPL) yang terjaga pada

0,48%. Fee based Income meningkat sebesar 22,2% yang berasal dari transaksi e-banking

sebesar 63,4%. Dari sisi transaksi, ATM BBRI mengalami kenaikan 57,1%, dari 523,9 juta

transaksi pada Q3-12 lalu menjadi 823,2 juta transaksi. Sedangkan jumlah transaksi SMS

Banking BBRI turut naik hingga 81,4% menjadi 57,7juta transaksi. Diperkirakan rentang support

7950-8050 dan resistance 8200-8250. Doji star menuju area upper bollinger band. RSI,

William's %R, dan Stochastic’s membentuk pola upreversal menuju area overbought.

Berita Emiten

(3)

3

www.trust.co.id

Stocks View

BoW : Buy on Weakness TB : Trading Buy TS : Trading Sell BAH : Buy And Hold

Code Open High Low Close Prev ∆% S1 S2 S3 Pivot R1 R2 R3 Spt Rst Rec

AALI 21,050 21,300 20,800 21,100 21,000 0.48 20,825 20,563 20,325 21,063 21,325 21,563 21,825 20,825 21,563 TS BWPT 920 940 900 900 910 -1.10 890 875 850 915 930 955 970 890 955 TS LSIP 1,580 1,640 1,550 1,570 1,570 0.00 1,530 1,495 1,440 1,585 1,620 1,675 1,710 1,530 1,675 TB SIMP 780 800 770 770 780 -1.28 760 750 730 780 790 810 820 760 810 TB ADRO 1,070 1,090 1,050 1,060 1,070 -0.93 1,045 1,028 1,005 1,068 1,085 1,108 1,125 1,045 1,108 TB ANTM 1,580 1,620 1,580 1,600 1,570 1.91 1,570 1,555 1,530 1,595 1,610 1,635 1,650 1,570 1,635 TS HRUM 3,150 3,200 3,050 3,075 3,150 -2.38 3,038 2,969 2,888 3,119 3,188 3,269 3,338 3,038 3,269 TS INCO 2,700 2,750 2,675 2,700 2,625 2.86 2,663 2,631 2,588 2,706 2,738 2,781 2,813 2,663 2,781 TS ITMG 33,000 33,000 32,500 32,550 33,000 -1.36 32,525 32,263 32,025 32,763 33,025 33,263 33,525 32,525 33,263 BoW PTBA 13,850 14,000 13,600 13,650 13,850 -1.44 13,550 13,375 13,150 13,775 13,950 14,175 14,350 13,550 14,175 TB CPIN 4,000 4,100 4,000 4,025 3,975 1.26 3,963 3,931 3,863 4,031 4,063 4,131 4,163 3,963 4,131 TS MAIN 3,500 3,525 3,475 3,475 3,475 0.00 3,463 3,444 3,413 3,494 3,513 3,544 3,563 3,463 3,544 TS JPFA 1,460 1,500 1,460 1,480 1,460 1.37 1,450 1,435 1,410 1,475 1,490 1,515 1,530 1,450 1,515 TS INTP 19,750 20,100 19,750 19,900 19,500 2.05 19,650 19,525 19,300 19,875 20,000 20,225 20,350 19,650 20,225 TS SMGR 14,050 14,500 14,050 14,150 13,950 1.43 13,875 13,738 13,425 14,188 14,325 14,638 14,775 13,875 14,638 TS SMCB 2,700 2,775 2,700 2,775 2,675 3.74 2,700 2,663 2,625 2,738 2,775 2,813 2,850 2,700 2,813 TS ARNA 900 910 830 850 900 -5.56 835 793 755 873 915 953 995 835 953 TB ASII 6,650 6,800 6,650 6,700 6,650 0.75 6,600 6,550 6,450 6,700 6,750 6,850 6,900 6,600 6,850 TS GJTL 2,475 2,500 2,400 2,400 2,450 -2.04 2,388 2,344 2,288 2,444 2,488 2,544 2,588 2,388 2,544 BoW IMAS 5,200 5,250 5,200 5,250 5,200 0.96 5,200 5,175 5,150 5,225 5,250 5,275 5,300 5,200 5,275 TS GGRM 37,500 37,750 36,300 36,850 37,100 -0.67 36,450 35,650 35,000 37,100 37,900 38,550 39,350 36,450 38,550 TB ICBP 11,200 11,200 10,950 10,950 11,000 -0.45 10,950 10,825 10,700 11,075 11,200 11,325 11,450 10,950 11,325 TS INDF 7,200 7,400 7,100 7,400 7,150 3.50 7,150 6,975 6,850 7,275 7,450 7,575 7,750 7,150 7,575 BoW KLBF 1,350 1,370 1,340 1,350 1,340 0.75 1,335 1,323 1,305 1,353 1,365 1,383 1,395 1,335 1,383 BoW ROTI 6,400 6,450 6,250 6,300 6,350 -0.79 6,250 6,150 6,050 6,350 6,450 6,550 6,650 6,250 6,550 TS UNVR 31,150 37,350 31,050 31,700 30,800 2.92 28,275 26,513 21,975 32,813 34,575 39,113 40,875 28,275 39,113 BoW ADHI 1,940 1,980 1,930 1,960 1,930 1.55 1,925 1,903 1,875 1,953 1,975 2,003 2,025 1,925 2,003 TS ASRI 610 660 610 640 600 6.67 600 580 550 630 650 680 700 600 680 TS BSDE 1,600 1,640 1,590 1,610 1,590 1.26 1,580 1,560 1,530 1,610 1,630 1,660 1,680 1,580 1,660 TS CTRA 960 1,050 960 1,030 950 8.42 950 910 860 1,000 1,040 1,090 1,130 950 1,090 TB CTRS 2,100 2,275 2,100 2,125 2,075 2.41 2,025 1,975 1,850 2,150 2,200 2,325 2,375 2,025 2,325 BoW CTRP 800 840 800 820 800 2.50 790 775 750 815 830 855 870 790 855 BoW LPKR 1,030 1,060 1,030 1,040 1,030 0.97 1,020 1,010 990 1,040 1,050 1,070 1,080 1,020 1,070 TB LPCK 5,950 6,300 5,800 6,150 5,800 6.03 5,800 5,550 5,300 6,050 6,300 6,550 6,800 5,800 6,550 TB SSIA 780 830 780 810 770 5.19 770 750 720 800 820 850 870 770 850 TS WIKA 1,950 1,990 1,950 1,970 1,940 1.55 1,940 1,925 1,900 1,965 1,980 2,005 2,020 1,940 2,005 TS WSKT 590 610 590 600 590 1.69 585 578 565 598 605 618 625 585 618 TS EXCL 4,700 4,725 4,650 4,675 4,700 -0.53 4,650 4,613 4,575 4,688 4,725 4,763 4,800 4,650 4,763 TS INDY 830 850 820 820 830 -1.20 810 800 780 830 840 860 870 810 860 TS ISAT 4,375 4,425 4,350 4,350 4,375 -0.57 4,325 4,300 4,250 4,375 4,400 4,450 4,475 4,325 4,450 TS JSMR 5,700 5,750 5,650 5,650 5,650 0.00 5,625 5,588 5,525 5,688 5,725 5,788 5,825 5,625 5,788 TB PGAS 5,300 5,350 5,200 5,200 5,300 -1.89 5,175 5,113 5,025 5,263 5,325 5,413 5,475 5,175 5,413 TB TLKM 2,275 2,300 2,225 2,250 2,250 0.00 2,225 2,188 2,150 2,263 2,300 2,338 2,375 2,225 2,338 BoW BBCA 10,550 10,700 10,500 10,500 10,550 -0.47 10,425 10,363 10,225 10,563 10,625 10,763 10,825 10,425 10,763 TS BBNI 4,600 4,650 4,575 4,600 4,575 0.55 4,563 4,531 4,488 4,606 4,638 4,681 4,713 4,563 4,681 TS BBRI 8,100 8,200 8,050 8,150 8,050 1.24 8,050 7,975 7,900 8,125 8,200 8,275 8,350 8,050 8,275 TS BDMN 4,150 4,175 4,125 4,150 4,150 0.00 4,125 4,100 4,075 4,150 4,175 4,200 4,225 4,125 4,200 TS BMRI 8,200 8,500 8,200 8,450 8,150 3.68 8,175 8,038 7,875 8,338 8,475 8,638 8,775 8,175 8,638 TS PNBN 750 760 740 740 750 -1.33 735 728 715 748 755 768 775 735 768 TS AKRA 4,800 4,800 4,725 4,750 4,725 0.53 4,738 4,694 4,663 4,769 4,813 4,844 4,888 4,738 4,844 TS BHIT 360 365 355 365 360 1.39 358 351 348 361 368 371 378 358 371 TS BMTR 1,950 1,960 1,930 1,930 1,950 -1.03 1,925 1,913 1,895 1,943 1,955 1,973 1,985 1,925 1,973 TS SCMA 2,375 2,400 2,325 2,375 2,350 1.06 2,338 2,294 2,263 2,369 2,413 2,444 2,488 2,338 2,444 BoW MAPI 6,100 6,150 6,050 6,100 6,100 0.00 6,050 6,000 5,950 6,100 6,150 6,200 6,250 6,050 6,200 TS MNCN 2,725 2,750 2,650 2,650 2,750 -3.64 2,638 2,594 2,538 2,694 2,738 2,794 2,838 2,638 2,794 BoW RALS 1,350 1,380 1,350 1,370 1,350 1.48 1,345 1,333 1,315 1,363 1,375 1,393 1,405 1,345 1,393 TS UNTR 18,000 18,000 17,400 17,500 17,700 -1.13 17,450 17,125 16,850 17,725 18,050 18,325 18,650 17,450 18,325 TS VIVA 235 245 230 240 235 2.13 230 223 215 238 245 253 260 230 253 TB Target Agrikultur Pertambangan Infrastruktur Keuangan Perdagangan Industri Dasar Aneka Industri Barang Konsumer Properti

(4)

4

www.trust.co.id

Oktober 2013

24 Oktober 2013

23 Oktober 2013

Kalender Ekonomi

Code:

NZD N. Zealand CNY China GRM German SPN Spanyol JPN Japan FRN France CAD Canada PHP Philippine AUD Australia GBP England EUR Eropa KRW Sth. Korea IDR Indonesia INR India ITA Italia SWD Swedia

Act : Actual Frcst : Forecast Prev : Previous

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

1.20%

0.50%

0.40%

98.00

97.59

95.00

0.20%

0.20%

0.20%

2.20%

2.62%

2.40%

-1.00%

-0.40%

104.00

103.28

102.80

-1800M

-523.2M

-790M

-1.60%

-1.10%

-0.20%

0.30%

-14.50

-14.27

-14.90

0.30%

0.00%

-0.50%

43K

39.4K

38.8K

8.50%

8.80%

0.30%

0.98%

1.00%

1.00%

1.00%

1.00%

5.246M

3.999M

Asia Pasific

Europe

America

Inflation Rate QoQ AUD

Business Confidence FRN

Import Price Index MoM

Inflation Rate YoY AUD

Bank of England Minutes GBP

Import Price Index YoY

Consumer Price Index AUD

Balance of Trade SPN

Export Price Index YoY

CB Leading Index AUD

Consumer Confidence €

Export Price Index MoM

House Price Index YoY

House Price Index MoM

BoC Interest Rate Decision CAD

EIA Crude Oil Stocks Chg

BBA Mortgage Approvals GBP

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

Act

Frcst

Prev

-458M -1191M 361K 358K 50.2 51.3 50.7 2818K 2859K 380.7B 26.50% 26.26% 52.8 52.8 143.6B 54 53.7 425K 421K 3.50% 3.50% 102.51 102.4 7.90% 51.6 51.1 51.4 51.1 52.6 52.1 50 49.8

Asia Pasific

Europe

America

Balance of Trade NZD European Council Meeting € Initial Jobless Claims

HSBC Manufacturing PMI CNY Services PMI FRN Continuing Jobless Claims

Foreign Bond Investment JPN Unemployment Rate SPN Markit Manufacturing PMI

Foreign Investment in Jpn Stock JPN Services PMI GRM New Home Sales

Consumer Confidence ITA Manufacturing PMI GRM Manufacturing PMI € Services PMI € Manufacturing PMI FRN

New Home Sales MoM EIA Natural Gas Storage Chg Interest Rate Decision PHP

(5)

6

www.trust.co.id

Disclaimer:

Jakarta Branch :

Jl. Pluit Sakti Raya Blok A21 No. 28

Jakarta Utara 14450

Telp : 021 – 666 75018 / 666 75019 /

666 75020 / 666 75021

Fax : 021 – 666 75022

E-Mail : [email protected]

Medan Branch :

Gedung Uni Plaza Lt. 2, Suite S2-03

Jl. MT Haryono No. A-1 Medan

Telp : 061 – 455 5156

Fax : 061 – 455 5204

E-Mail : [email protected]

Bali Branch :

Pertokoan Ngurah Rai Permai Blok i

Jl. By Pass Ngurah Rai No. 999

Tuban – Kuta 80361

Telp : 0361 – 757 112 / 757 118

Fax : 0271 - 767 712

E-mail : [email protected]

The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or

completeness of the information. However, none of PT Trust Securities (BR) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes

any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information

and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue

thereof. All the information and opinions contained in this document have been collected by one of or derived from sources considered reliable and trustworthy. No

under name or warranties, either directly or indirectly from the PT. Trust Securities or any other party from PT. Trust Securities, including the other side of the PT.

Trust Securities of documents can be obtained, as to the accuracy or completeness of the information contained in this document all opinions and estimates in this

report represents our consideration on the date indicated and may change at any time without notice. This document was not intended as an offer, or solicitation of

an offer, a request to buy or sell securities and all matters relating to securities (such as securities mentioned herein, or from the same publisher, of the warrant or

preemptive rights advance or other interests of such securities). © PT Trust Securities in 2012.

Head Office :

Permata Senayan Blok B No. 10 - 11

Jl. Tentara Pelajar. Jakarta 12210, Indonesia

Telp : 021 – 5794 0678

Fax : 021 – 5794 0676

E-mail : [email protected]

Website :

www.trust.co.id

Wisma Nusantara, Lt. 26

Jl. M.H Thamrin Kav. 59

Jakarta 10350

Telp : 021 – 316 1416

Fax : 021 – 390 6629

E-mail : [email protected]

Research Team :

Reza Priyambada

[email protected]

[email protected]

Yusuf Nugraha

[email protected]

Equity Team :

Jakarta Branch

Patal Senayan

Pluit

Wisma Nusantara

Puspa Rini

[email protected]

I Wayan Sudiantara Rudy Irawan

S. Reza Pramudita

[email protected]

[email protected]

[email protected]

Sardjono

[email protected]

Bali Branch

Medan Branch

Komang Ayu

Dewi

[email protected]

[email protected]

Fixed Income Team :

Ana Ekawati

Henny Setyowaty

Jelly Rayne Andrea Nelwan

Referensi

Dokumen terkait

Komposisi kimia yang terkandung dalam batu ginjal dan saluran kemih dapat diketahui dengan menggunakan analisis kimia khusus untuk mengetahui adanya kalsium, magnesium,

Berdasarkan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Januari 2017, inflasi Kota Metro disebabkan oleh adanya kenaikan indeks pada kelompok perumahan, air, listrik,

Menu ini terdiri dari 3 halaman, yakni untuk melihat daftar Order , form input data Order dan form edit Order.. Dalam halaman daftar Order, anda dapat melihat daftar Order

Melalui RT-PCR dan sikuen nukleotida sebagian genom virus dapat disimpulkan bahwa penyakit klorosis pada tanaman tomat di Indonesia berasosiasi dengan infeksi TICV dan

Guru melakukan penilaian terhadap peserta didik dalam kegiatan mengamati gambar pada kolom “ayo

Hal ini menunjukan bahwa sebaran mangrove yang ada di desa Bumiharjo Kecamatan Keling Kabupaten Jepara adalah dominan hasil replant (rehabilitasi). Struktur Komunitas

15. Suku Anak Dalam adalah salah satu suku bangsa yang hidup di pulau .... Ada berapa wilayah suku Anak Dalam hidup di Jambi? a. Mata pencaharian suku Anak Dalam adalah ....

Menurut Sinurat (2012), strategi card sort memiliki beberapa kekurangan antara lain: (1) Tidak semua materi dapat diajarkan dengan strategi ini, materi- materi yang