Praktikum Hidrogeologi
Praktikum Hidrogeologi
ACARA
ACARA
GEOLOGI AIR TANAH
PRETEST
PRETEST
JELASKAN & GAMBARKAN SIKLUS HIDROLOGI JELASKAN & GAMBARKAN SIKLUS HIDROLOGI
SECARA SECARA
SINGKAT DAN JELAS ! SINGKAT DAN JELAS !
Definisi Istilah Bidang Sumberdaya Air
Definisi Istilah Bidang Sumberdaya Air
HidrometeorologiHidrometeorologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat
fisik air atmosfer fisik air atmosfer
HidrologiHidrologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat fisik : Ilmu yang mempelajari keterdapatan dan sifat fisik ––
hidrolik air permukaan hidrolik air permukaan
HidrogeologiHidrogeologi : Ilmu yang mempelajari keterdapatan, sifat fisik : Ilmu yang mempelajari keterdapatan, sifat fisik ––
hidrolik, dan perilaku
Siklus Hidrologi
Siklus Hidrologi
JENIS-JENIS AIR (WHITE, 1957)
JENIS-JENIS AIR (WHITE, 1957)
Air JuvenilAir Juvenil : Air yang berasal dari hasil proses: Air yang berasal dari hasil proses kristalisasi larutan magma dan
kristalisasi larutan magma dan bukan merupakanbukan merupakan bagian dari hidrosfer.
bagian dari hidrosfer.
Air MeteorikAir Meteorik : Air yang berasal dari siklus: Air yang berasal dari siklus hidrologi. Dengan kata lain, Air tanah yang hidrologi. Dengan kata lain, Air tanah yang
berasal dari peresapan air dari permukaan. Air berasal dari peresapan air dari permukaan. Air tanah jenis ini merupakan jenis yg paling
tanah jenis ini merupakan jenis yg paling melimpah di bumi .
melimpah di bumi .
Air KonnatAir Konnat : Merupakan air fosil, yaitu air: Merupakan air fosil, yaitu air meteorik yang terperangkap oleh
meteorik yang terperangkap oleh proses-prosesproses-proses geologi seperti pembentukan formasi dalam
geologi seperti pembentukan formasi dalam
cekungan sedimentasi, proses pengangkatan dan cekungan sedimentasi, proses pengangkatan dan proses lainnya. Jenis air ini tidak lagi
proses lainnya. Jenis air ini tidak lagi mempunyaimempunyai hubungan dengan siklus hidrologi
JENIS-JENIS AIR (WHITE, 1957)
JENIS-JENIS AIR (WHITE, 1957)
Air MetamorfikAir Metamorfik : Salah satu bagian dari air: Salah satu bagian dari air
konnat, terjadi akibat proses r
konnat, terjadi akibat proses rekristalisasiekristalisasi mineral yang mengandung air selama proses mineral yang mengandung air selama proses pembentukan batuan metamorf.
pembentukan batuan metamorf.
Air MagmatikAir Magmatik : Air yang berasal dari hasil: Air yang berasal dari hasil
pembentukan larutan magma dan bercampur pembentukan larutan magma dan bercampur dengan air meteorik.
ZONA AERASI, ZONA SUTRASI, ZONA AERASI, ZONA SUTRASI,
ZONA SATURASI ZONA SATURASI
Zona Aerasi : Ruang Zona Aerasi : Ruang antar butir dalam tubuh dan atauantar butir dalam tubuh dan atau
lapisan-lapisan batuan yang ada di dalam bumi, lapisan lapisan-lapisan batuan yang ada di dalam bumi, lapisan
paling atas biasanya pori atau ruang antar butir hanya diisi paling atas biasanya pori atau ruang antar butir hanya diisi oleh udara
oleh udara
Zona Sutrasi : Ruang berpori sebagai peresapan dari atasZona Sutrasi : Ruang berpori sebagai peresapan dari atas
permukaan bergerak turun mengisi lapisan yang berpori permukaan bergerak turun mengisi lapisan yang berpori
Zona Saturasi : Bagian tanah Zona Saturasi : Bagian tanah atau batuan yang terisi penuhatau batuan yang terisi penuh
oleh air dibawah pengaruh tekanan hidrostatik oleh air dibawah pengaruh tekanan hidrostatik
Water table ini biasanya bentukn
Water table ini biasanya bentuknya sesuai atau mengikutiya sesuai atau mengikuti topografi di atasnya, permukaan air tanah di
topografi di atasnya, permukaan air tanah di bukit lebihbukit lebih tinggi daripada permukaan air tanah di lembah. Lama tinggi daripada permukaan air tanah di lembah. Lama kelamaan air tanah pada bukit ini
kelamaan air tanah pada bukit ini akan semakin menurunakan semakin menurun mendekati ketinggian air tanah di lembah
mendekati ketinggian air tanah di lembah namun hal ininamun hal ini jarang terjadi karena akan selalu
jarang terjadi karena akan selalu ada air yangada air yang
menggantikan yang berasal dari rembesan hujan. menggantikan yang berasal dari rembesan hujan. Peristiwa ini dinamakan
Peristiwa ini dinamakan rechargerecharge dan zona rembesannyadan zona rembesannya dinamakan
dinamakan recharge arearecharge area atauatau zona rembesanzona rembesan dandan daerah dimana tempat air keluar dinamakan
daerah dimana tempat air keluar dinamakan dischargedischarge
area area..
JENIS-JENIS MATAAIR
JENIS-JENIS MATAAIR
(Todd, 1980)
(Todd, 1980)
1. Mataair Depresi (
1. Mataair Depresi ( Depression Spring Depression Spring) : Mataair) : Mataair yang disebabkan karena permukaan tanah
yang disebabkan karena permukaan tanah memotong muka airtanah (
JENIS-JENIS MATAAIR
JENIS-JENIS MATAAIR
(Todd, 1980)
(Todd, 1980)
2. Mataair Kontak (
2. Mataair Kontak (Contact SpringContact Spring) : Mata) : Mata air akibat kontak antara lapisan akifer air akibat kontak antara lapisan akifer
dengan lapisan impermeabel pada bagian dengan lapisan impermeabel pada bagian bawahnya.
JENIS-JENIS
JENIS-JENIS MATAAIR MATAAIR (Todd, (Todd, 1980)1980) 3.
3. Mataair Mataair Rekahan Rekahan (( Fracture Spring Fracture Spring) : Mataair yang) : Mataair yang dihasilkan oleh akifer tertekan yang terpotong
dihasilkan oleh akifer tertekan yang terpotong oleh lapisan impermeabel.
JENIS-JENIS
JENIS-JENIS
MATAAIR
MATAAIR
(Todd,
(Todd,
1980)
1980)
4. Mataair Pelarutan (
4. Mataair Pelarutan ( Solution Tubular Solution Tubular Spring
Spring) : Mataair yang terjadi akibat) : Mataair yang terjadi akibat pelarutan batuan oleh air tanah.
Tipologi Sistem Akifer
Tipologi Sistem Akifer
5
5
Tipologi Sistem Akifer
Tipologi Sistem Akifer
untuk wilayah
untuk wilayah
Indonesia, yaitu:
Indonesia, yaitu:
Tipologi Sistem Akifer Endapan GunungapiTipologi Sistem Akifer Endapan Gunungapi
Tipologi Sistem Akifer Endapan AluvialTipologi Sistem Akifer Endapan Aluvial
Tipologi Sistem Akifer Batuan SedimenTipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
Tipologi Sistem Akifer Batuan Kristalin danTipologi Sistem Akifer Batuan Kristalin dan
Metamorf. Metamorf.
Tipologi Sistem Akifer Endapan GlasialTipologi Sistem Akifer Endapan Glasial (Puradimad
Tipologi Sistem Akifer
Tipologi Sistem Akifer Endapan
Endapan
Gunungapi
Gunungapi
(S.Mandel,1981 (S.Mandel,1981 ) )Tipologi Sistem Akifer Endapan Aluvial
Tipologi Sistem Akifer Endapan Aluvial
(S.Mandel,
(S.Mandel,
1981)
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
1. Akifer Sedimen 1. Akifer Sedimen (S. Mandel, (S. Mandel, 1981) 1981)
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
(S. Mandel,
(S. Mandel,
1981)
1981) 2. Akifer Sedimen Terlipat
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
Tipologi Sistem Akifer Batuan Sedimen
(S. Mandel, (S. Mandel, 1981)
1981)
3. Akifer Sedimen Media
Tipologi Sistem Akifer Batuan Kristalin dan
Tipologi Sistem Akifer Batuan Kristalin dan
Metamorf
Metamorf
(S. Mandel, (S. Mandel, 1981) 1981)Sifat batuan terhadap airtanah
Sifat batuan terhadap airtanah
Akifer (Akifer (Aquifer Aquifer ) : Lapisan yang dapat menyimpan dan) : Lapisan yang dapat menyimpan dan
mengalirkan air dalam jumlah yang ekonomis. Contoh : mengalirkan air dalam jumlah yang ekonomis. Contoh : Pasir, kerikil, batupasir, batugamping rekahan.
Pasir, kerikil, batupasir, batugamping rekahan.
Akitar (Akitar (Aquitard Aquitard ) : Lapisan batuan yang dapat) : Lapisan batuan yang dapat
menyimpan air dan mengalirkan d
menyimpan air dan mengalirkan dalam jumlah yangalam jumlah yang terbatas, misalnya lempung pasiran.
terbatas, misalnya lempung pasiran.
Akiklud (Akiklud (Aquiclude Aquiclude ) : Lapisan yang mampu menyimpan ) : Lapisan yang mampu menyimpan air,air,
tetapi tidak dapat mengalirkan air d
tetapi tidak dapat mengalirkan air dalam jumlah yangalam jumlah yang berarti, misalnya lempung, serpih, tuf.
berarti, misalnya lempung, serpih, tuf.
Akifug (Akifug (Aquifug Aquifug ) : Lapisan batuan yang kedap air) : Lapisan batuan yang kedap air, tidak, tidak
dapat menyimpan dan mengalirkan air, misalkan batuan dapat menyimpan dan mengalirkan air, misalkan batuan kristalin, batuan metamorf.
kristalin, batuan metamorf.
P P r r o o d d u u k k t t i i v v i i t t a a s s - K K e e c c i i l l
Karakterisasi Isian Air tanah
Karakterisasi Isian Air tanah
Besarnya isian airtanah tergantung indeks Besarnya isian airtanah tergantung indeks hidrogeologi :
hidrogeologi :
Geomorfologi meliputi kemiringan topografi danGeomorfologi meliputi kemiringan topografi dan
jaringan sistem hidrologi permukaan jaringan sistem hidrologi permukaan
Geologi bawah permukaan, tertama berkaitan eratGeologi bawah permukaan, tertama berkaitan erat
dengan batuan dengan batuan
Kondisi permukaan tanah, pedologi, tanamanKondisi permukaan tanah, pedologi, tanaman
penutup dan kelembaban penutup dan kelembaban
(Castany,1902) (Castany,1902)
DAERAH ALIRAN SUNGAI ( DAS )
DAERAH ALIRAN SUNGAI ( DAS )
Suatu kesatuan wilayah tata air yang
Suatu kesatuan wilayah tata air yang
terbentuk secara alamiah, yang berfungsi
terbentuk secara alamiah, yang berfungsi
menampung, menyimpan dan mengalirkan
menampung, menyimpan dan mengalirkan
air yang berasal dari curah hujan ke danau
air yang berasal dari curah hujan ke danau
atau ke laut secara alami, yang batas di darat
atau ke laut secara alami, yang batas di darat
merupakan pemisah topografis dan batas di
merupakan pemisah topografis dan batas di
laut sampai dengan daerah perairan yang
laut sampai dengan daerah perairan yang
masih terpengaruh aktivitas daratan.
Beberapa sungai suplai airnya berasal dari mata air.Beberapa sungai suplai airnya berasal dari mata air.
Sungai yang mendapatkan air dari mata
Sungai yang mendapatkan air dari mata air yang takair yang tak pernah kering, maka dasar sungainya
pernah kering, maka dasar sungainya selalu dialiriselalu dialiri alir sepanjang waktu, sungai tersebut tidak pernah alir sepanjang waktu, sungai tersebut tidak pernah kering, sungai yang demikian disebut
kering, sungai yang demikian disebut SUNGAISUNGAI EFFLUENT
EFFLUENT. Ada juga sungai yang aliran airnya. Ada juga sungai yang aliran airnya
meresap kedalam tanah menjadi air tanah, sehingga meresap kedalam tanah menjadi air tanah, sehingga pada musim kering aliran air sungai tidak ada,
pada musim kering aliran air sungai tidak ada, disebut juga
disebut juga SUNGAI INFFLUENTSUNGAI INFFLUENT
SUNGAI BAWAH TANAH,SUNGAI BAWAH TANAH, sungai yg beradasungai yg berada
dibawah permukaan, akibat pelarutan dari dibawah permukaan, akibat pelarutan dari batugamping
Tugas
Tugas
1. Buat penampang dari A
1. Buat penampang dari A
ke B di milimeter blok.
ke B di milimeter blok.
2. Perhitungkan koreksi
2. Perhitungkan koreksi
dip pada peta geologi.
dip pada peta geologi.
3. tentukan sistem akuifer
3. tentukan sistem akuifer
pada peta geologi
pada peta geologi
4. tentukan sifat litologi
4. tentukan sifat litologi
terhadap air tanah
terhadap air tanah
5. tentukan arah aliran air
5. tentukan arah aliran air
tanah tanah 65 65 65 65 60 60 55 55 50 50 50 50
Tugas 2 Tugas 2
1. Buat penampang dari
1. Buat penampang dari
C ke D di milimeter C ke D di milimeter blok. blok. 2. Perhitungkan koreksi 2. Perhitungkan koreksi
dip pada peta geologi.
dip pada peta geologi.
3. tentukan sistem
3. tentukan sistem
akuifer
akuifer
4. tentukan sifat litologi
4. tentukan sifat litologi
terhadap air tanah
terhadap air tanah
5. tentukan arah aliran
5. tentukan arah aliran
air tanah air tanah 30 30 65 65 65 65 65 65 65 65 70 70 75 75 60 60 70 70
POST TEST
POST TEST
1. JELASKAN ISTILAH DARI:1. JELASKAN ISTILAH DARI: A. AKIFER A. AKIFER B. AKITAR B. AKITAR C.AKIKLUD C.AKIKLUD D. AKIFUG D. AKIFUG E. AIR METEORIK E. AIR METEORIK F. AIR JUVENILE F. AIR JUVENILE G. AIR KONAT G. AIR KONAT H. EFFLUENT H. EFFLUENT I. INFFLUENT I. INFFLUENT
2. GAMBARKAN DAN JELASKAN 4 JENIS MATA AIR 2. GAMBARKAN DAN JELASKAN 4 JENIS MATA AIR
DAFTAR ASISTEN
DAFTAR ASISTEN
INDRA INDRA HIDAYAT HIDAYAT : : kel.1 kel.1 no. no. 1-101-10
M. M. ABDURROZABDURROZAK AK : : kel.1 kel.1 no. no. 11-2011-20
DANI DANI IBRAHIM IBRAHIM : : kel.2 kel.2 no. no. 1-101-10
YUDHISTIRA BAYU YUDHISTIRA BAYU : kel.2 no. 11-20: kel.2 no. 11-20
AKHMAD M. FARHAN AKHMAD M. FARHAN : kel.3 no. 1-10: kel.3 no. 1-10
DOMINIKUS DOMINIKUS DEKA DEKA D. D. : : kel.3 kel.3 no. no. 11-2011-20
ANTONI WALTER P. ANTONI WALTER P. : kel.4 no. 1-10: kel.4 no. 1-10